💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

Soal UAS UT EKSA4405 Ekonomi Islam dan Kunci Jawaban

Soal UT EKSA4405 Ekonomi Islam
Soal UT EKSA4405 Ekonomi Islam

Pusing sendiri ngadepin Riba, Maysir, dan Gharar di Modul 3 tuh wajar karena detailnya lumayan rumit. Apalagi bedain mana yang masuk akad gharar dan mana yang cuma risiko bisnis biasa itu sering bikin ragu. Soal UT di halaman ini sengaja dikumpulin biar kamu bisa latihan langsung. Pulang kerja sambil buka contoh soal UT di sini nggak bikin kamu mumet sendiri. EKSA4405 Ekonomi Islam emang penuh istilah teknis kayak gitu.

Modul 5 soal akad transaksi syariah sama Modul 8 tentang lembaga keuangan syariah sering banget nempel di soal UAS UT. Bukan karena materinya susah, tapi karena banyak istilah baru seperti murabahah atau ijarah yang harus dihafal plus dipahami bedanya. Bank soal UT Ekonomi Syariah ini susunannya per modul jadi kamu tinggal pilih topik yang masih terasa gelap. Coba deh kerjakan bagian akad dulu baru lanjut ke lembaga keuangannya.

Soal ujian UT di bawah ini mencakup inti dari setiap KB, dari Maqashid Syariah di Modul 1 sampai kebijakan fiskal Islam di Modul 9. Setiap soal dilengkapi kunci jawaban dan pembahasan yang jelas, jadi kamu nggak cuma tau B atau C aja. Langsung cek aja nomor yang masih bikin bingung sambil dicocokin sama penjelasannya.

Soal UT EKSA4405 Ekonomi Islam

1.

Filosofi dasar ekonomi Islam yang membedakannya dari sistem ekonomi konvensional adalah…

  • A. berorientasi pada pertumbuhan ekonomi maksimal
  • B. mengandalkan mekanisme pasar bebas sepenuhnya
  • C. mengutamakan kepemilikan individu tanpa batas
  • D. berlandaskan nilai ketuhanan, keadilan, dan kemaslahatan
Jawaban: D
Ekonomi Islam berlandaskan nilai ketuhanan, keadilan, dan kemaslahatan sebagai prinsip dasar yang membedakannya dari sistem konvensional.
2.

Sumber hukum utama dalam ekonomi Islam setelah Al-Qur'an adalah…

  • A. ijtihad
  • B. Hadis
  • C. ijma'
  • D. qiyas
Jawaban: B
Hadis merupakan sumber hukum kedua dalam Islam setelah Al-Qur'an yang menjadi pedoman dalam aktivitas ekonomi.
3.

Perbedaan mendasar antara sistem ekonomi Islam dan sistem ekonomi kapitalis terletak pada…

  • A. kebebasan kepemilikan
  • B. pandangan terhadap riba
  • C. peran pasar
  • D. sistem distribusi
Jawaban: B
Sistem ekonomi Islam melarang riba secara tegas, sedangkan kapitalis membolehkannya sebagai bagian dari mekanisme bunga.
4.

Maqashid syariah dalam ekonomi Islam bertujuan untuk…

  • A. memaksimalkan keuntungan dunia
  • B. mengatur sistem perpajakan negara
  • C. menghilangkan semua aktivitas perdagangan
  • D. menjaga lima unsur pokok kehidupan
Jawaban: D
Maqashid syariah bertujuan menjaga lima unsur pokok yaitu agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta.
5.

Pada masa Rasulullah SAW, mekanisme pasar yang diterapkan adalah…

  • A. pasar yang diawasi untuk mencegah kecurangan
  • B. pasar dengan penetapan harga oleh negara
  • C. pasar bebas tanpa intervensi
  • D. pasar tertutup untuk non-Muslim
Jawaban: A
Rasulullah SAW mengawasi pasar untuk mencegah kecurangan, penipuan, dan praktik tidak adil, bukan menetapkan harga.
6.

Tokoh ekonomi Islam klasik yang terkenal dengan konsep kerja sebagai ibadah adalah…

  • A. Al-Mawardi
  • B. Al-Ghazali
  • C. Ibnu Khaldun
  • D. Abu Yusuf
Jawaban: C
Ibnu Khaldun menekankan pentingnya kerja sebagai ibadah dan faktor produksi dalam kemajuan ekonomi.
7.

Riba dalam Islam didefinisikan sebagai…

  • A. tambahan pembayaran tanpa imbalan
  • B. keuntungan dagang yang wajar
  • C. bagi hasil usaha
  • D. denda keterlambatan pembayaran
Jawaban: A
Riba adalah tambahan pembayaran yang disyaratkan dalam transaksi pinjaman tanpa adanya imbalan atau risiko.
8.

Harta dalam pandangan Islam merupakan…

  • A. amanah dari Allah SWT
  • B. milik pribadi mutlak
  • C. tujuan utama kehidupan
  • D. alat untuk bersenang-senang
Jawaban: A
Harta dipandang sebagai amanah dari Allah SWT yang harus dikelola sesuai syariah dan digunakan untuk kemaslahatan.
9.

Kepemilikan individu dalam Islam bersifat…

  • A. mutlak tanpa batas
  • B. terbatas dan berfungsi sosial
  • C. dibatasi oleh negara sepenuhnya
  • D. tidak diakui sama sekali
Jawaban: B
Kepemilikan individu dalam Islam diakui tetapi terbatas dan memiliki fungsi sosial, seperti kewajiban zakat.
10.

Dalam perspektif Islam, uang memiliki fungsi utama sebagai…

  • A. alat tukar yang netral
  • B. komoditas dagang
  • C. sumber keuntungan
  • D. barang investasi
Jawaban: A
Uang dalam Islam berfungsi sebagai alat tukar yang netral dan bukan komoditas yang diperdagangkan untuk mencari keuntungan.
11.

Konsep Economic Value of Time (EVT) dalam ekonomi Islam menekankan bahwa…

  • A. waktu tidak memiliki nilai ekonomi
  • B. waktu adalah uang yang bisa diperjualbelikan
  • C. nilai waktu hanya berlaku dalam sistem bunga
  • D. waktu memiliki nilai yang harus dihargai tetapi tidak boleh dikomersialkan
Jawaban: D
EVT mengakui nilai waktu sebagai anugerah yang harus dimanfaatkan produktif, tetapi tidak boleh dikomersialkan seperti time value of money.
12.

Akad wadi'ah dalam perbankan syariah merupakan akad…

  • A. jual beli barang
  • B. bagi hasil usaha
  • C. sewa menyewa
  • D. penitipan barang atau dana
Jawaban: D
Akad wadi'ah adalah akad penitipan di mana pihak yang dititipi bertanggung jawab menjaga barang atau dana.
13.

Dalam akad murabahah, bank syariah bertindak sebagai…

  • A. penjamin pinjaman
  • B. penyedia jasa konsultasi
  • C. penjual barang yang dibutuhkan nasabah
  • D. mitra bagi hasil
Jawaban: C
Murabahah adalah akad jual beli di mana bank membeli barang dan menjualnya kepada nasabah dengan harga pokok ditambah margin.
14.

Konsep konsumsi dalam Islam menekankan pada…

  • A. pemuasan keinginan tanpa batas
  • B. pengeluaran untuk barang mewah
  • C. pemenuhan kebutuhan sesuai syariat
  • D. menabung sebanyak mungkin
Jawaban: C
Konsumsi dalam Islam berfokus pada pemenuhan kebutuhan yang halal dan sesuai syariat, bukan pemuasan keinginan.
15.

Biaya produksi dalam perspektif ekonomi Islam selain biaya material juga mencakup…

  • A. biaya moral dan sosial
  • B. biaya spekulasi pasar
  • C. biaya bunga pinjaman
  • D. biaya iklan berlebihan
Jawaban: A
Ekonomi Islam memasukkan biaya moral dan sosial, seperti dampak lingkungan dan keadilan tenaga kerja, dalam biaya produksi.
16.

Baitul Maal wat Tamwil (BMT) memiliki fungsi utama sebagai…

  • A. bank sentral syariah
  • B. pasar modal syariah
  • C. lembaga keuangan mikro syariah
  • D. lembaga penjamin simpanan
Jawaban: C
BMT berfungsi sebagai lembaga keuangan mikro syariah yang menghimpun dana dan menyalurkan pembiayaan kepada usaha kecil.
17.

Kebijakan fiskal dalam Islam menekankan pada instrumen utama berupa…

  • A. pajak progresif dan utang publik
  • B. zakat, infak, sedekah, dan wakaf
  • C. cetak uang untuk membiayai defisit
  • D. subsidi untuk semua sektor
Jawaban: B
Instrumen utama kebijakan fiskal Islam adalah zakat, infak, sedekah, dan wakaf sebagai sumber penerimaan negara dan distribusi kesejahteraan.
18.

Pernyataan yang paling tepat mengenai hubungan antara Maqashid Syariah dan ekonomi Islam adalah bahwa Maqashid Syariah berfungsi sebagai…

  • A. Landasan filosofis yang tidak terkait dengan tujuan material
  • B. Konsep hukum yang hanya mengatur aspek ibadah ritual
  • C. Kerangka acuan untuk mencapai kesejahteraan dengan melindungi lima unsur pokok kehidupan
  • D. Pedoman bagi pemerintah dalam menetapkan kebijakan moneter semata
Jawaban: C
Maqashid Syariah bertujuan melindungi agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta sebagai dasar kesejahteraan dalam ekonomi Islam.
19.

Sumber hukum ekonomi Islam yang disepakati oleh mayoritas ulama selain Al-Quran dan Sunnah adalah…

  • A. Ijma dan Qiyas
  • B. Istihsan
  • C. Maslahah mursalah
  • D. Urf
Jawaban: A
Ijma dan Qiyas merupakan sumber hukum yang disepakati oleh jumhur ulama setelah Al-Quran dan Sunnah.
20.

Sistem ekonomi kapitalis dan ekonomi Islam berbeda dalam hal prinsip kepemilikan. Dalam ekonomi Islam, kepemilikan pribadi diakui namun…

  • A. Dibatasi tanpa adanya hak orang lain sedikitpun
  • B. Tunduk pada aturan syariah yang mengharuskan fungsi sosial dari harta
  • C. Harus digunakan untuk kepentingan sosial saja
  • D. Dihapuskan demi kepemilikan negara
Jawaban: B
Islam mengakui kepemilikan pribadi namun kepemilikan tersebut harus memperhatikan fungsi sosial sesuai syariah.
21.

Pada masa Khulafaur Rasyidin, kebijakan ekonomi yang diterbitkan oleh Umar bin Khattab untuk mengatasi kelangkaan daging dengan cara melarang penimbunan hewan ternak merupakan contoh penerapan prinsip…

  • A. Liberalisasi pasar
  • B. Intervensi pasar untuk mencegah praktik spekulatif
  • C. Penetapan harga secara sepihak
  • D. Swasembada pangan
Jawaban: B
Kebijakan Umar bin Khattab melarang penimbunan merupakan bentuk intervensi pasar untuk mencegah spekulasi dan menjaga stabilitas harga.
22.

Dalam pemikiran ekonomi Islam klasik, Ibnu Taimiyah mengemukakan konsep tentang faktor-faktor yang mempengaruhi harga. Menurutnya, harga yang adil adalah harga yang terbentuk dari…

  • A. Kekuatan monopoli penguasa
  • B. Kekuatan penawaran dan permintaan yang ditentukan oleh mekanisme pasar bebas sepenuhnya
  • C. Kekuatan pasar yang berlandaskan pada moral dan larangan eksploitasi
  • D. Keputusan pemerintah secara sepihak
Jawaban: C
Ibnu Taimiyah menyatakan harga adil adalah hasil kekuatan pasar yang berjalan dengan moralitas Islam dan tanpa eksploitasi.
23.

Salah satu pemikir ekonomi Islam kontemporer yang memperkenalkan konsep profit-loss sharing sebagai mekanisme utama perbankan syariah adalah…

  • A. Ibnu Khaldun
  • B. Muhammad Baqir al-Sadr
  • C. Abu Yusuf
  • D. Al-Ghazali
Jawaban: B
Muhammad Baqir al-Sadr memperkenalkan konsep profit-loss sharing sebagai mekanisme utama dalam perbankan syariah kontemporer.
24.

Jual beli barang yang mengandung gharar (ketidakjelasan) yang signifikan hukumnya dalam Islam adalah…

  • A. Mubah
  • B. Haram
  • C. Makruh
  • D. Sumah
Jawaban: B
Jual beli yang mengandung gharar signifikan diharamkan dalam Islam karena dapat menimbulkan ketidakadilan dan pertikaian.
25.

Dalam konsep kepemilikan dalam Islam, harta yang dimiliki secara pribadi tidak boleh digunakan untuk hal-hal yang dilarang syariah. Hal ini menunjukkan bahwa kepemilikan dalam Islam bersifat…

  • A. Mutlak dan tidak terbatas
  • B. Komunal tanpa hak individu
  • C. Individualistik tanpa tanggung jawab sosial
  • D. Fungsional dan terikat dengan nilai ibadah
Jawaban: D
Kepemilikan dalam Islam bersifat fungsional, digunakan sesuai syariah dan memiliki fungsi sosial serta nilai ibadah.
26.

Perbedaan mendasar antara konsep time value of money dalam ekonomi konvensional dan economic value of time dalam ekonomi Islam adalah bahwa dalam ekonomi Islam…

  • A. Uang dianggap komoditas yang dapat diperdagangkan secara independen
  • B. Time value of money menjadi dasar penetapan bunga bank
  • C. Waktu dianggap memiliki nilai ekonomi tetapi uang tidak boleh menghasilkan uang tanpa usaha
  • D. Uang tidak memiliki nilai waktu sama sekali
Jawaban: C
Ekonomi Islam mengakui nilai ekonomi dari waktu, namun uang tidak boleh menghasilkan uang tanpa aktivitas riil atau usaha.
27.

Dalam akad mudharabah, jika terjadi kerugian usaha yang bukan diakibatkan oleh kelalaian pengelola, maka kerugian ditanggung oleh…

  • A. Pengelola (mudharib)
  • B. Keduanya secara proporsional
  • C. Pemilik modal (shahibul mal)
  • D. Pihak ketiga sebagai penjamin
Jawaban: C
Dalam mudharabah, kerugian usaha yang bukan akibat kelalaian pengelola ditanggung oleh pemilik modal (shahibul mal) karena pengelola hanya kehilangan waktu dan tenaga.
28.

Seorang muslim yang mengkonsumsi barang dan jasa harus mempertimbangkan aspek halal, thayyib, dan tidak berlebihan. Pernyataan ini menggambarkan bahwa dalam teori konsumsi Islam, motif konsumsi utama adalah untuk…

  • A. Memenuhi keinginan pribadi tanpa batas
  • B. Memaksimalkan utilitas material
  • C. Menyaingi konsumsi orang lain
  • D. Mencapai maslahah dunia dan akhirat
Jawaban: D
Konsumsi dalam Islam bertujuan untuk mencapai maslahah yaitu kesejahteraan di dunia dan akhirat dengan mematuhi syariah.
29.

Perusahaan konveksi muslimah memproduksi baju dengan biaya tetap Rp10.000.000 dan biaya variabel rata-rata Rp50.000 per unit. Jika harga jual Rp80.000 per unit, maka jumlah unit yang harus diproduksi agar mencapai titik impas (BEP) dalam perspektif ekonomi Islam adalah…

  • A. 333 unit
  • B. 250 unit
  • C. 300 unit
  • D. 200 unit
Jawaban: A
BEP = Biaya Tetap / (Harga Jual per unit – Biaya Variabel per unit) = 10.000.000 / (80.000 – 50.000) = 10.000.000 / 30.000 = 333,33 unit, sehingga minimal 333 unit.
30.

Prinsip operasional Bank Syariah yang membedakannya dari bank konvensional adalah…

  • A. Larangan riba dan penggunaan akad bagi hasil serta jual beli berbasis syariah
  • B. Penetapan bunga simpanan minimum
  • C. Penggunaan sistem kredit tanpa agunan
  • D. Orientasi keuntungan maksimal tanpa batas
Jawaban: A
Prinsip utama bank syariah adalah larangan riba dan penerapan akad syariah seperti mudharabah dan murabahah sebagai pengganti bunga.
31.

Dalam asuransi syariah (takaful), akad yang mendasari kontribusi peserta adalah akad…

  • A. Jual beli
  • B. Sewa menyewa
  • C. Wadi'ah
  • D. Tolong menolong (tabarru) dan mudharabah
Jawaban: D
Asuransi syariah didasarkan pada akad tabarru (dana kebajikan) untuk saling menanggung risiko dan akad mudharabah untuk investasi.
32.

Baitul Maal wat Tamwil (BMT) memiliki fungsi ganda, yaitu sebagai lembaga sosial dan lembaga bisnis. Fungsi bisnis BMT dijalankan melalui…

  • A. Penghimpunan dan penyaluran zakat
  • B. Pembayaran pajak
  • C. Pengelolaan dana pensiun
  • D. Pembiayaan usaha mikro dan kecil dengan akad syariah
Jawaban: D
Fungsi bisnis BMT adalah menyalurkan pembiayaan kepada usaha mikro dan kecil berdasarkan prinsip syariah, sementara fungsi sosialnya mengelola zakat dan sedekah.
33.

Salah satu instrumen kebijakan fiskal dalam Islam yang bersifat wajib dan memiliki tujuan untuk pemerataan pendapatan adalah…

  • A. Zakat
  • B. Pajak progresif
  • C. Subsidi
  • D. Pinjaman pemerintah
Jawaban: A
Zakat adalah instrumen fiskal wajib dalam Islam yang bertujuan membersihkan harta dan mendistribusikan kekayaan secara adil untuk pemerataan pendapatan.
34.

Dalam sistem moneter Islam, salah satu sasaran pokok kebijakan moneter adalah stabilitas nilai uang. Instrumen yang digunakan untuk mencapai sasaran tersebut antara lain melalui…

  • A. Penerbitan sukuk dan pengaturan cadangan wajib tanpa riba
  • B. Penetapan suku bunga acuan
  • C. Operasi pasar terbuka berbasis surat berharga berbunga
  • D. Pencetakan uang sebanyak-banyaknya
Jawaban: A
Dalam sistem moneter Islam, instrumen seperti sukuk (obligasi syariah) dan pengaturan giro wajib minimum (GWM) digunakan tanpa melibatkan riba.
35.

Berikut ini adalah ciri utama sistem ekonomi Islam, kecuali…

  • A. Berlandaskan pada nilai tauhid dan keadilan
  • B. Melarang praktik riba dalam transaksi
  • C. Mengakui kepemilikan pribadi tanpa batas
  • D. Menjadikan maslahah sebagai tujuan akhir
Jawaban: C
Sistem ekonomi Islam mengakui kepemilikan pribadi namun dibatasi oleh aturan syariah, bukan tanpa batas.
36.

Sumber hukum utama dalam ekonomi Islam yang menjadi pedoman pertama adalah…

  • A. Ijtihad ulama
  • B. Al-Qur'an
  • C. Hadis Nabi
  • D. Ijma' dan Qiyas
Jawaban: B
Al-Qur'an adalah sumber hukum utama dan pertama dalam Islam yang menjadi dasar pengambilan keputusan ekonomi.
37.

Pada masa Khulafaur Rasyidin, kebijakan yang diterapkan oleh Khalifah Umar bin Khattab terkait sektor pertanian adalah…

  • A. Memberikan tanah secara cuma-cuma kepada petani
  • B. Menetapkan sistem pajak tetap untuk semua lahan
  • C. Melarang kepemilikan tanah oleh individu
  • D. Membagi tanah taklukan sebagai milik negara dan dikelola petani dengan sistem kharaj
Jawaban: D
Umar bin Khattab memutuskan tanah taklukan tidak dibagi kepada tentara, melainkan sebagai milik negara dengan petani membayar kharaj.
38.

Praktik maysir dalam transaksi keuangan dilarang dalam Islam karena mengandung unsur…

  • A. Ketidakpastian yang tinggi dan spekulasi
  • B. Penambahan utang secara berlipat
  • C. Penipuan terhadap kualitas barang
  • D. Pemaksaan dalam akad
Jawaban: A
Maysir adalah perjudian atau spekulasi yang mengandung unsur ketidakpastian dan untung-untungan.
39.

Dalam konsep Islam, harta pada hakikatnya adalah…

  • A. Milik mutlak individu yang diperoleh dengan kerja keras
  • B. Tidak memiliki nilai spiritual
  • C. Alat untuk mencapai kekuasaan dunia
  • D. Amanah dari Allah yang harus dikelola sesuai syariah
Jawaban: D
Islam memandang harta sebagai amanah dari Allah yang penggunaannya harus sesuai dengan ketentuan-Nya.
40.

Kepemilikan umum dalam ekonomi Islam mencakup sumber daya alam seperti…

  • A. Hasil pertanian milik petani
  • B. Barang tambang, hutan, dan air
  • C. Kendaraan pribadi
  • D. Uang simpanan di bank
Jawaban: B
Sumber daya alam strategis seperti tambang, hutan, dan air termasuk dalam kepemilikan umum untuk kemaslahatan bersama.
41.

Dalam pandangan Islam, uang berfungsi sebagai…

  • A. Alat tukar dan satuan hitung, bukan sebagai komoditas
  • B. Komoditas yang dapat diperjualbelikan dengan keuntungan
  • C. Barang investasi jangka panjang
  • D. Sumber nilai tambah secara intrinsik
Jawaban: A
Uang dalam Islam adalah alat tukar dan satuan hitung, bukan komoditas yang diperdagangkan untuk mendapatkan keuntungan.
42.

Konsep Economic Value of Time dalam ekonomi Islam berbeda dengan time value of money karena…

  • A. Menekankan bahwa waktu tidak memiliki nilai ekonomi
  • B. Menyatakan bahwa waktu adalah berkah yang harus dimanfaatkan produktif tanpa riba
  • C. Menganggap nilai uang selalu tetap sepanjang waktu
  • D. Membolehkan diskon atas pembayaran lebih awal
Jawaban: B
Economic Value of Time menekankan produktivitas waktu, bukan karena faktor bunga atau riba yang melekat pada uang.
43.

Akad wadi'ah dalam perbankan syariah termasuk jenis akad…

  • A. Bagi hasil
  • B. Pinjaman dengan imbalan
  • C. Titipan
  • D. Jual beli
Jawaban: C
Wadi'ah adalah akad titipan di mana pihak yang dititipi bertanggung jawab menjaga barang titipan.
44.

Dalam akad jual beli murabahah, penjual wajib…

  • A. Menginformasikan harga beli dan keuntungan yang diambil
  • B. Memberikan diskon setelah transaksi
  • C. Menyerahkan barang tanpa menyebut harga beli
  • D. Membagi keuntungan di masa depan
Jawaban: A
Murabahah adalah jual beli dengan menyebut harga beli dan keuntungan yang disepakati bersama.
45.

Menurut konsep konsumsi Islam, tujuan utama seorang muslim dalam berkonsumsi adalah…

  • A. Memenuhi kebutuhan untuk mencapai maslahah
  • B. Memaksimalkan kepuasan pribadi tanpa batas
  • C. Mengikuti tren gaya hidup modern
  • D. Menghabiskan seluruh pendapatan
Jawaban: A
Konsumsi dalam Islam bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan meraih maslahah (kebaikan dunia dan akhirat).
46.

Rasionalitas ekonomi dalam perspektif Islam berbeda dengan rasionalitas konvensional karena…

  • A. Hanya mempertimbangkan keuntungan materi
  • B. Mengabaikan aspek etika dan moral
  • C. Memasukkan pertimbangan nilai spiritual dan syariah
  • D. Berorientasi pada jangka pendek
Jawaban: C
Rasionalitas ekonomi Islam melibatkan pertimbangan spiritual dan kepatuhan pada aturan syariah, bukan semata materi.
47.

Biaya produksi dalam ekonomi Islam selain mempertimbangkan biaya eksplisit juga harus memperhatikan…

  • A. Biaya bunga pinjaman
  • B. Biaya peluang tenaga kerja
  • C. Zakat atas kelebihan hasil
  • D. Inflasi pasar
Jawaban: C
Dalam Islam, zakat menjadi salah satu kewajiban yang harus diperhitungkan sebagai bagian dari biaya produksi.
48.

Lembaga keuangan syariah yang berfungsi mengelola dana sosial dan komersial secara terintegrasi adalah…

  • A. Pasar modal syariah
  • B. Asuransi syariah
  • C. FinTech syariah
  • D. Baitul Maal wat Tamwil (BMT)
Jawaban: D
BMT menjalankan fungsi baitul maal (pengelolaan dana sosial) dan baitul tamwil (pembiayaan usaha produktif).
49.

Dalam kebijakan fiskal Islam, instrumen utama yang digunakan untuk mengatur penerimaan negara adalah…

  • A. Pajak progresif tanpa batas
  • B. Zakat, kharaj, jizyah, dan usyur
  • C. Pinjaman luar negeri
  • D. Penerbitan obligasi berbunga
Jawaban: B
Sumber penerimaan negara dalam Islam meliputi zakat, kharaj (pajak tanah), jizyah, dan usyur (bea cukai).
50.

Sistem moneter Islam menolak konsep bunga dan menawarkan alternatif berupa…

  • A. Sistem kurs tetap tanpa fluktuasi
  • B. Sentralisasi penuh pada bank sentral
  • C. Pencetakan uang tanpa cadangan
  • D. Pembiayaan berbasis bagi hasil dan jual beli
Jawaban: D
Sistem moneter Islam menggunakan instrumen bagi hasil (mudharabah, musyarakah) dan jual beli (murabahah) sebagai pengganti bunga.

Coba analisis satu soal dari Modul 5 tentang akad murabahah dan bandingkan dengan soal riba di Modul 3. Pola soal UAS UT biasanya menggabungkan dua konsep ini dalam satu kasus. Banyak yang hafal definisi tapi kesulitan saat diminta membedakan margin keuntungan dengan bunga. Kalau kamu sudah bisa membedakan itu di latihan, sisanya tinggal memahami overlap antar modul. Masih ada kumpulan soal UAS UT lain untuk cek pemahaman kamu lebih jauh.

Soal Ujian UT untuk EKSA4405 Ekonomi Islam sering menyasar perbedaan time value of money dengan economic value of time. Format UTM biasanya hafalan, tapi kalau UO langsung minta analisis kontrak bagi hasil. Kamu harus bisa membedakan kapan suatu transaksi masuk kategori gharar dan kapan itu hanya risiko bisnis biasa. Bagian itu jadi penentu antara dapat B atau A di akhir.

Bagikan

error: Content is protected !!