Soalut.com gratis berkat dukungan kamu. Bantu kami tetap online.❤ Gratis selamanya

Donasi sekarang

Soal UAS UT FSAB4206 Manajemen Operasi Bisnis dan Kunci Jawaban

Soal UAS UT FSAB4206 Manajemen Operasi Bisnis dan Kunci Jawaban
Soal UT FSAB4206 Manajemen Operasi Bisnis

Menjelang Ujian Akhir Semester di Universitas Terbuka, banyak mahasiswa mulai merasakan tekanan yang cukup nyata. Kuncinya bukan membaca semua halaman, melainkan tahu bagaimana cara menyerap isi materi agar benar-benar dipahami. Soal UAS UT FSAB4206 Manajemen Operasi Bisnis adalah salah satu yang perlu kamu persiapkan sejak jauh hari.

Mata kuliah FSAB4206 Manajemen Operasi Bisnis bukan mata kuliah biasa. Di sini kamu akan belajar bagaimana merancang pesan komunikasi yang benar-benar sampai ke audiensnya, sekaligus memilih media yang paling efektif untuk menyampaikannya.

Cara paling efisien untuk mengukur sejauh mana kamu siap menghadapi Soal UAS UT adalah dengan langsung mengerjakan soal latihan. Latihan soal bukan aktivitas sampingan, ini inti dari persiapan. Lewat Soal Latihan UT, kamu bisa mengenali pola pertanyaan yang sering muncul, melatih kecepatan berpikir.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UT FSAB4206 Manajemen Operasi Bisnis

1.

Manajemen operasi secara umum didefinisikan sebagai serangkaian aktivitas yang bertujuan untuk menciptakan nilai dalam bentuk barang dan jasa melalui proses…

  • A. Distribusi input kepada seluruh pemangku kepentingan perusahaan
  • B. Transformasi input menjadi output
  • C. Pemasaran produk kepada konsumen akhir
  • D. Akumulasi sumber daya untuk tujuan jangka panjang
Jawaban: B. Transformasi input menjadi output
Manajemen operasi adalah sekumpulan aktivitas untuk menciptakan nilai dalam bentuk barang dan jasa dengan mengubah input menjadi output, sesuai definisi yang diacu dalam BMP Manajemen Operasi.
2.

Yang dimaksud dengan produktivitas dalam konteks manajemen operasi adalah…

  • A. Rasio antara output yang dihasilkan dengan input yang digunakan
  • B. Jumlah total barang yang diproduksi dalam satu periode waktu
  • C. Tingkat kepuasan konsumen terhadap produk yang dihasilkan perusahaan
  • D. Kemampuan perusahaan dalam memenuhi permintaan pasar secara tepat waktu
Jawaban: A. Rasio antara output yang dihasilkan dengan input yang digunakan
Produktivitas diukur sebagai perbandingan antara output yang dihasilkan dengan input yang digunakan, sehingga semakin tinggi rasio tersebut, semakin produktif suatu proses operasi.
3.

Salah satu karakteristik utama bisnis jasa yang membedakannya dari bisnis manufaktur adalah…

  • A. Produk jasa dapat disimpan dan dikirimkan kepada konsumen
  • B. Kualitas jasa mudah diukur secara objektif
  • C. Produksi dan konsumsi jasa berlangsung pada waktu yang bersamaan
  • D. Otomasi proses jasa lebih mudah diterapkan dibandingkan manufaktur
Jawaban: C. Produksi dan konsumsi jasa berlangsung pada waktu yang bersamaan
Berbeda dengan barang, jasa tidak dapat dipisahkan antara proses produksi dan konsumsinya, sehingga keduanya terjadi secara simultan pada saat yang sama.
4.

Strategi operasi yang berfokus pada pengurangan biaya produksi melalui volume yang besar disebut strategi…

  • A. Diferensiasi produk
  • B. Fokus pada ceruk pasar
  • C. Fleksibilitas operasional
  • D. Kepemimpinan biaya
Jawaban: D. Kepemimpinan biaya
Strategi kepemimpinan biaya bertujuan menghasilkan produk dengan biaya paling rendah melalui efisiensi skala besar, sehingga perusahaan dapat menawarkan harga yang kompetitif di pasar.
5.

Sebuah perusahaan sepatu memproduksi 5.000 pasang sepatu per bulan dengan menggunakan 50 tenaga kerja. Apabila bulan berikutnya perusahaan berhasil memproduksi 6.000 pasang dengan jumlah tenaga kerja yang sama, maka kondisi ini menggambarkan…

  • A. Peningkatan kapasitas produksi yang disebabkan oleh penambahan input
  • B. Peningkatan produktivitas tenaga kerja
  • C. Penurunan efisiensi proses operasional
  • D. Perubahan strategi diferensiasi produk
Jawaban: B. Peningkatan produktivitas tenaga kerja
Karena output meningkat dari 5.000 menjadi 6.000 unit dengan input tenaga kerja yang sama, rasio output per input meningkat, yang menandakan peningkatan produktivitas tenaga kerja.
6.

Dalam peramalan permintaan, metode yang menggunakan data historis penjualan masa lalu sebagai dasar prediksi termasuk dalam kelompok metode…

  • A. Kuantitatif
  • B. Kualitatif
  • C. Delphi
  • D. Riset pasar
Jawaban: A. Kuantitatif
Metode kuantitatif menggunakan data historis dan teknik matematis/statistik untuk membuat perkiraan ke depan, berbeda dengan metode kualitatif yang mengandalkan penilaian subjektif atau opini ahli.
7.

Metode rata-rata bergerak (moving average) dalam peramalan digunakan untuk…

  • A. Mengidentifikasi tren jangka panjang dengan mempertimbangkan faktor musiman
  • B. Memperkirakan permintaan berdasarkan pendapat sekelompok ahli
  • C. Meratakan fluktuasi data historis dengan menghitung nilai rata-rata beberapa periode terakhir
  • D. Menghitung korelasi antara variabel bebas dan variabel terikat permintaan
Jawaban: C. Meratakan fluktuasi data historis dengan menghitung nilai rata-rata beberapa periode terakhir
Rata-rata bergerak bekerja dengan cara menghitung rata-rata dari sejumlah periode data historis yang bergeser maju, sehingga fluktuasi acak dalam data dapat diperhalus.
8.

Pendekatan peramalan yang mengandalkan penilaian, intuisi, dan opini dari sekelompok pakar tanpa menggunakan data numerik disebut metode…

  • A. Regresi linier
  • B. Analisis deret waktu
  • C. Rata-rata bergerak berbobot
  • D. Kualitatif
Jawaban: D. Kualitatif
Metode kualitatif dalam peramalan mengandalkan penilaian subjektif, intuisi, dan pendapat para ahli, dan biasanya digunakan ketika data historis tidak tersedia atau tidak relevan.
9.

Desain produk yang baik harus mempertimbangkan kemudahan proses produksi. Konsep ini dikenal dengan istilah…

  • A. Value engineering
  • B. Design for manufacturability
  • C. Product life cycle
  • D. Quality function deployment
Jawaban: B. Design for manufacturability
Design for manufacturability adalah pendekatan desain produk yang mempertimbangkan kemudahan dan efisiensi proses produksi sejak tahap perancangan, sehingga mengurangi biaya dan waktu produksi.
10.

Tahapan dalam siklus hidup produk (product life cycle) secara berurutan yang benar adalah…

  • A. Pertumbuhan, perkenalan, kedewasaan, penurunan
  • B. Perkenalan, kedewasaan, pertumbuhan, penurunan
  • C. Perkenalan, pertumbuhan, kedewasaan, penurunan
  • D. Pertumbuhan, perkenalan, penurunan, kedewasaan
Jawaban: C. Perkenalan, pertumbuhan, kedewasaan, penurunan
Siklus hidup produk terdiri dari empat tahap berurutan: perkenalan (introduction), pertumbuhan (growth), kedewasaan (maturity), dan penurunan (decline), yang menggambarkan perkembangan produk di pasar.
11.

Manajemen kualitas total (Total Quality Management/TQM) menekankan bahwa tanggung jawab kualitas ada pada…

  • A. Seluruh anggota organisasi dari semua tingkatan
  • B. Departemen pengendalian kualitas secara eksklusif
  • C. Manajer produksi sebagai penanggung jawab utama
  • D. Tim inspektur kualitas yang bertugas di lini produksi
Jawaban: A. Seluruh anggota organisasi dari semua tingkatan
TQM menekankan bahwa kualitas bukan hanya tanggung jawab departemen tertentu, melainkan merupakan komitmen seluruh organisasi dari manajemen puncak hingga karyawan operasional.
12.

Siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act) yang diperkenalkan oleh W. Edwards Deming merupakan alat untuk…

  • A. Menganalisis kebutuhan tenaga kerja dalam proses produksi
  • B. Menentukan lokasi pabrik yang optimal bagi perusahaan
  • C. Merencanakan kapasitas produksi jangka menengah
  • D. Perbaikan kualitas secara berkelanjutan
Jawaban: D. Perbaikan kualitas secara berkelanjutan
Siklus PDCA adalah metode manajemen iteratif yang digunakan untuk pengendalian dan peningkatan kualitas secara berkesinambungan melalui empat tahap: merencanakan, melaksanakan, memeriksa, dan bertindak.
13.

Diagram sebab-akibat (fishbone diagram) dalam pengendalian kualitas digunakan untuk…

  • A. Menampilkan distribusi frekuensi cacat produk dalam bentuk batang
  • B. Mengidentifikasi dan menganalisis akar penyebab masalah kualitas
  • C. Memantau variasi proses produksi dari waktu ke waktu
  • D. Menentukan batas kendali atas dan batas kendali bawah proses
Jawaban: B. Mengidentifikasi dan menganalisis akar penyebab masalah kualitas
Diagram Ishikawa atau fishbone digunakan untuk menelusuri berbagai faktor penyebab (mesin, metode, manusia, material, lingkungan) yang berkontribusi pada suatu masalah kualitas tertentu.
14.

Perusahaan A mendapati bahwa 80% keluhan pelanggan disebabkan oleh 20% jenis cacat produk. Prinsip yang menjelaskan fenomena ini disebut…

  • A. Prinsip Pareto
  • B. Prinsip Six Sigma
  • C. Prinsip Kaizen
  • D. Prinsip Taguchi
Jawaban: A. Prinsip Pareto
Prinsip Pareto atau aturan 80/20 menyatakan bahwa sebagian besar masalah (80%) biasanya disebabkan oleh sejumlah kecil penyebab (20%), sehingga penanganan prioritas dapat difokuskan pada penyebab utama tersebut.
15.

Kapasitas desain (design capacity) dalam manajemen operasi merujuk pada…

  • A. Kapasitas aktual yang dicapai dalam kondisi operasional nyata
  • B. Kapasitas yang tersisa setelah dikurangi gangguan dan pemeliharaan
  • C. Kapasitas maksimum teoritis yang dapat dicapai oleh fasilitas produksi
  • D. Kapasitas yang direncanakan untuk memenuhi permintaan jangka pendek
Jawaban: C. Kapasitas maksimum teoritis yang dapat dicapai oleh fasilitas produksi
Kapasitas desain adalah output maksimum yang secara teoritis dapat dicapai oleh suatu fasilitas dalam kondisi ideal tanpa hambatan, dan menjadi acuan dasar dalam perencanaan kapasitas.
16.

Utilisasi kapasitas dihitung dengan rumus…

  • A. Kapasitas efektif dibagi kapasitas desain dikali 100%
  • B. Output aktual dibagi kapasitas efektif dikali 100%
  • C. Kapasitas desain dikurangi kapasitas efektif dibagi total jam kerja
  • D. Output aktual dibagi kapasitas desain dikali 100%
Jawaban: D. Output aktual dibagi kapasitas desain dikali 100%
Utilisasi kapasitas mengukur seberapa besar kapasitas desain yang benar-benar digunakan, dengan rumus: (output aktual / kapasitas desain) x 100%, sedangkan efisiensi menggunakan kapasitas efektif sebagai pembagi.
17.

Analisis titik impas (break-even analysis) digunakan manajer operasi untuk menentukan…

  • A. Harga jual produk yang paling kompetitif di pasar
  • B. Volume produksi di mana total pendapatan sama dengan total biaya
  • C. Tingkat kapasitas optimal yang harus dimiliki perusahaan
  • D. Proporsi biaya variabel terhadap biaya tetap perusahaan
Jawaban: B. Volume produksi di mana total pendapatan sama dengan total biaya
Titik impas adalah titik di mana total pendapatan tepat sama dengan total biaya, sehingga perusahaan tidak mengalami keuntungan maupun kerugian, dan digunakan sebagai acuan keputusan kapasitas.
18.

Faktor utama yang perlu dipertimbangkan dalam penentuan lokasi fasilitas perusahaan manufaktur adalah…

  • A. Kedekatan dengan bahan baku, pasar, dan ketersediaan tenaga kerja
  • B. Ketersediaan mesin-mesin produksi terbaru di wilayah tersebut
  • C. Tingkat popularitas merek perusahaan di lokasi yang dituju
  • D. Jumlah pesaing yang beroperasi di area yang sama
Jawaban: A. Kedekatan dengan bahan baku, pasar, dan ketersediaan tenaga kerja
Tiga faktor utama dalam penentuan lokasi manufaktur adalah akses terhadap bahan baku, kedekatan dengan pasar konsumen, serta ketersediaan dan biaya tenaga kerja yang mempengaruhi efisiensi operasional.
19.

Metode pusat gravitasi (center of gravity method) dalam penentuan lokasi digunakan untuk…

  • A. Membandingkan dua lokasi berdasarkan faktor kualitatif secara subjektif
  • B. Mengevaluasi lokasi berdasarkan skor tertimbang dari berbagai kriteria
  • C. Menentukan lokasi fasilitas distribusi yang meminimalkan biaya transportasi
  • D. Menganalisis kapasitas gudang berdasarkan volume barang yang didistribusikan
Jawaban: C. Menentukan lokasi fasilitas distribusi yang meminimalkan biaya transportasi
Metode pusat gravitasi menggunakan koordinat geografis dan volume pengiriman dari berbagai titik untuk menentukan lokasi optimal fasilitas distribusi yang akan meminimalkan total biaya transportasi.
20.

Tata letak berorientasi proses (process-oriented layout) paling tepat diterapkan pada jenis produksi…

  • A. Produksi massal dengan volume tinggi dan variasi produk rendah
  • B. Produksi kontinu untuk industri kimia dan minyak bumi
  • C. Produksi lini perakitan dengan kecepatan tetap
  • D. Produksi dengan volume rendah dan variasi produk tinggi
Jawaban: D. Produksi dengan volume rendah dan variasi produk tinggi
Tata letak berorientasi proses mengelompokkan mesin berdasarkan fungsi sejenis dan cocok untuk produksi job shop yang memerlukan fleksibilitas tinggi karena volume rendah dengan beragam jenis produk.
21.

Tata letak berorientasi produk (product-oriented layout) yang lazim digunakan pada lini perakitan disebut juga…

  • A. Job shop layout
  • B. Assembly line layout
  • C. Fixed position layout
  • D. Cellular layout
Jawaban: B. Assembly line layout
Tata letak berorientasi produk mengatur peralatan dan stasiun kerja mengikuti urutan proses pembuatan produk, dan dikenal sebagai assembly line layout yang biasa digunakan pada produksi volume tinggi.
22.

Manajemen sumber daya manusia dalam konteks operasional mencakup keputusan tentang desain pekerjaan. Salah satu pendekatan dalam desain pekerjaan yang bertujuan memperkaya isi pekerjaan agar karyawan lebih termotivasi adalah…

  • A. Job enrichment
  • B. Job simplification
  • C. Time and motion study
  • D. Work sampling
Jawaban: A. Job enrichment
Job enrichment adalah upaya memperkaya pekerjaan dengan menambahkan dimensi vertikal seperti otonomi, tanggung jawab, dan variasi tugas yang lebih tinggi untuk meningkatkan motivasi dan kepuasan kerja karyawan.
23.

Rantai pasokan (supply chain) dalam manajemen operasi merujuk pada…

  • A. Sistem pengendalian persediaan bahan baku di gudang perusahaan
  • B. Jaringan distribusi produk jadi kepada konsumen akhir
  • C. Jaringan organisasi yang terlibat dalam aliran barang, informasi, dan dana dari pemasok hingga konsumen akhir
  • D. Hubungan kontrak antara perusahaan dengan pemasok utama bahan baku
Jawaban: C. Jaringan organisasi yang terlibat dalam aliran barang, informasi, dan dana dari pemasok hingga konsumen akhir
Rantai pasokan mencakup seluruh jaringan entitas mulai dari pemasok bahan baku, produsen, distributor, pengecer, hingga konsumen akhir beserta aliran barang, informasi, dan keuangan di antaranya.
24.

Fenomena bullwhip effect dalam rantai pasokan terjadi ketika…

  • A. Pemasok memutus pasokan bahan baku secara tiba-tiba kepada produsen
  • B. Permintaan konsumen mengalami lonjakan besar pada musim tertentu
  • C. Kapasitas gudang melebihi volume persediaan yang harus ditampung
  • D. Variasi kecil permintaan konsumen menyebabkan fluktuasi pesanan yang semakin besar di tingkat hulu rantai pasokan
Jawaban: D. Variasi kecil permintaan konsumen menyebabkan fluktuasi pesanan yang semakin besar di tingkat hulu rantai pasokan
Bullwhip effect menggambarkan amplifikasi informasi permintaan sepanjang rantai pasokan, di mana sedikit variasi di tingkat konsumen menjadi fluktuasi yang jauh lebih besar di tingkat pemasok hulu.
25.

Model Economic Order Quantity (EOQ) digunakan untuk menentukan…

  • A. Waktu yang paling tepat untuk melakukan pemesanan kembali
  • B. Jumlah pesanan yang meminimalkan total biaya pemesanan dan penyimpanan
  • C. Tingkat persediaan pengaman yang harus selalu tersedia di gudang
  • D. Proporsi ideal antara persediaan bahan baku dan barang jadi
Jawaban: B. Jumlah pesanan yang meminimalkan total biaya pemesanan dan penyimpanan
EOQ adalah model manajemen persediaan yang menentukan kuantitas pesanan optimal dengan cara meminimalkan total biaya yang terdiri dari biaya pemesanan (ordering cost) dan biaya penyimpanan (holding cost).
26.

Persediaan pengaman (safety stock) dalam manajemen persediaan berfungsi untuk…

  • A. Melindungi perusahaan dari ketidakpastian permintaan dan keterlambatan pengiriman
  • B. Mengurangi frekuensi pemesanan bahan baku kepada pemasok
  • C. Memaksimalkan penggunaan kapasitas gudang penyimpanan
  • D. Mempercepat siklus produksi dan pengiriman barang jadi
Jawaban: A. Melindungi perusahaan dari ketidakpastian permintaan dan keterlambatan pengiriman
Safety stock adalah persediaan tambahan yang disimpan sebagai penyangga (buffer) untuk mengantisipasi variasi permintaan yang tidak terduga atau keterlambatan pengiriman dari pemasok.
27.

Klasifikasi ABC dalam manajemen persediaan mengelompokkan item persediaan berdasarkan…

  • A. Urutan abjad nama item persediaan secara alfabetis
  • B. Tingkat kecepatan perputaran persediaan di gudang
  • C. Nilai penggunaan tahunan untuk memprioritaskan pengendalian
  • D. Bobot fisik dan volume setiap item persediaan di gudang
Jawaban: C. Nilai penggunaan tahunan untuk memprioritaskan pengendalian
Analisis ABC mengklasifikasikan persediaan ke dalam tiga kategori berdasarkan nilai penggunaan tahunan: kategori A bernilai tinggi (prioritas utama), B sedang, dan C rendah, untuk mengoptimalkan upaya pengendalian persediaan.
28.

Sistem Just-In-Time (JIT) dalam manajemen operasi bertujuan untuk…

  • A. Memaksimalkan volume persediaan bahan baku sebagai cadangan produksi
  • B. Mempercepat proses pengiriman barang jadi kepada distributor
  • C. Meningkatkan kapasitas produksi dengan penambahan mesin baru
  • D. Mengurangi pemborosan dengan memastikan bahan dan komponen tersedia tepat saat dibutuhkan
Jawaban: D. Mengurangi pemborosan dengan memastikan bahan dan komponen tersedia tepat saat dibutuhkan
JIT adalah filosofi produksi yang bertujuan menghilangkan pemborosan dengan cara memastikan material, komponen, dan produk tersedia hanya pada waktu yang tepat dibutuhkan, sehingga persediaan diminimalkan.
29.

Penjadwalan agregat (aggregate planning) dalam manajemen operasi merupakan perencanaan yang dilakukan untuk jangka waktu…

  • A. Harian hingga mingguan untuk memenuhi pesanan spesifik pelanggan
  • B. Menengah, antara 3 hingga 18 bulan ke depan
  • C. Jangka panjang lebih dari 5 tahun untuk keputusan kapasitas strategis
  • D. Satu minggu untuk pengaturan urutan pekerjaan di lantai produksi
Jawaban: B. Menengah, antara 3 hingga 18 bulan ke depan
Penjadwalan agregat adalah perencanaan jangka menengah yang umumnya mencakup periode 3 hingga 18 bulan, berfokus pada penentuan tingkat produksi, tenaga kerja, dan persediaan secara keseluruhan.
30.

Strategi penjadwalan agregat yang menggunakan lembur atau tenaga kerja paruh waktu untuk memenuhi permintaan tinggi tanpa mengubah jumlah karyawan tetap disebut…

  • A. Strategi variasi kapasitas
  • B. Strategi tingkat produksi konstan
  • C. Strategi subkontrak
  • D. Strategi manajemen permintaan
Jawaban: A. Strategi variasi kapasitas
Strategi variasi kapasitas menyesuaikan kapasitas produksi mengikuti fluktuasi permintaan melalui lembur, jam kerja yang dikurangi, atau penggunaan tenaga kerja paruh waktu tanpa mengubah jumlah karyawan inti.
31.

Material Requirements Planning (MRP) adalah sistem yang digunakan untuk…

  • A. Mengendalikan kualitas bahan baku yang masuk dari pemasok
  • B. Mengatur tata letak gudang penyimpanan bahan baku secara efisien
  • C. Merencanakan kebutuhan material berdasarkan jadwal produksi induk
  • D. Memantau pergerakan barang dari pabrik ke titik distribusi
Jawaban: C. Merencanakan kebutuhan material berdasarkan jadwal produksi induk
MRP adalah sistem perencanaan yang menggunakan jadwal produksi induk (Master Production Schedule), bill of materials, dan data persediaan untuk menghitung kapan dan berapa banyak material yang dibutuhkan.
32.

Dokumen yang merinci struktur produk beserta semua komponen dan bahan baku yang diperlukan untuk membuat satu unit produk jadi disebut…

  • A. Master Production Schedule (MPS)
  • B. Inventory Record File (IRF)
  • C. Capacity Requirements Planning (CRP)
  • D. Bill of Materials (BOM)
Jawaban: D. Bill of Materials (BOM)
Bill of Materials adalah daftar terstruktur yang mencatat semua komponen, subrakitan, dan bahan baku beserta jumlahnya yang dibutuhkan untuk memproduksi satu unit produk akhir, dan merupakan input utama dalam sistem MRP.
33.

Penjadwalan jangka pendek (short-term scheduling) di lantai produksi bertujuan untuk…

  • A. Menentukan kapasitas produksi yang dibutuhkan dalam lima tahun ke depan
  • B. Mengalokasikan pekerjaan, mesin, dan sumber daya untuk memenuhi pesanan dengan efisien
  • C. Merumuskan strategi operasi perusahaan untuk menghadapi persaingan global
  • D. Menyusun anggaran produksi tahunan berdasarkan proyeksi permintaan
Jawaban: B. Mengalokasikan pekerjaan, mesin, dan sumber daya untuk memenuhi pesanan dengan efisien
Penjadwalan jangka pendek berfokus pada pengaturan urutan dan alokasi tugas pada mesin dan tenaga kerja dalam jangka waktu harian atau mingguan untuk memenuhi pesanan secara efisien dan tepat waktu.
34.

Aturan pengurutan pekerjaan Shortest Processing Time (SPT) memprioritaskan pekerjaan berdasarkan…

  • A. Waktu proses paling singkat dikerjakan terlebih dahulu
  • B. Tenggat waktu jatuh tempo paling awal dikerjakan terlebih dahulu
  • C. Pekerjaan yang masuk terlebih dahulu diselesaikan lebih dulu
  • D. Nilai kontrak paling tinggi diprioritaskan untuk dikerjakan dahulu
Jawaban: A. Waktu proses paling singkat dikerjakan terlebih dahulu
Aturan SPT mengutamakan pekerjaan yang memiliki waktu pemrosesan paling pendek untuk dikerjakan lebih dulu, karena terbukti meminimalkan rata-rata waktu penyelesaian dan rata-rata pekerjaan dalam sistem.
35.

Manajemen proyek yang efektif memerlukan alat bantu untuk menggambarkan urutan dan ketergantungan antartask. Alat yang menampilkan diagram batang untuk menunjukkan jadwal dan kemajuan proyek disebut…

  • A. Diagram jaringan CPM
  • B. Diagram PERT
  • C. Gantt chart
  • D. Fishbone diagram
Jawaban: C. Gantt chart
Gantt chart adalah diagram batang horizontal yang menampilkan daftar kegiatan proyek beserta jadwal mulai dan selesai setiap kegiatan, sehingga kemajuan proyek dapat dipantau secara visual dengan mudah.
36.

Critical Path Method (CPM) dalam manajemen proyek digunakan untuk mengidentifikasi…

  • A. Anggaran biaya minimum yang dibutuhkan untuk menyelesaikan seluruh proyek
  • B. Jumlah sumber daya manusia yang paling optimal dalam setiap fase proyek
  • C. Tingkat risiko keterlambatan dari setiap kegiatan proyek secara probabilistik
  • D. Urutan kegiatan terpanjang yang menentukan durasi minimum penyelesaian proyek
Jawaban: D. Urutan kegiatan terpanjang yang menentukan durasi minimum penyelesaian proyek
CPM mengidentifikasi jalur kritis yaitu rangkaian kegiatan yang memiliki total durasi terpanjang, yang menentukan waktu penyelesaian proyek paling cepat dan tidak memiliki slack time (kelonggaran waktu).
37.

Perbedaan utama antara PERT dan CPM dalam manajemen proyek adalah…

  • A. PERT digunakan untuk proyek besar, sedangkan CPM untuk proyek skala kecil
  • B. PERT menggunakan estimasi waktu probabilistik, sedangkan CPM menggunakan estimasi waktu deterministik
  • C. PERT berfokus pada biaya, sedangkan CPM berfokus pada waktu penyelesaian
  • D. PERT menggunakan diagram batang, sedangkan CPM menggunakan diagram jaringan
Jawaban: B. PERT menggunakan estimasi waktu probabilistik, sedangkan CPM menggunakan estimasi waktu deterministik
PERT menggunakan tiga estimasi waktu (optimistik, paling mungkin, pesimistik) untuk menghitung waktu yang diharapkan secara probabilistik, sementara CPM menggunakan satu estimasi waktu yang pasti untuk setiap kegiatan.
38.

Pemeliharaan produktif total (Total Productive Maintenance/TPM) bertujuan untuk…

  • A. Memaksimalkan efektivitas peralatan dengan melibatkan seluruh karyawan dalam kegiatan pemeliharaan
  • B. Mengganti seluruh mesin produksi secara berkala sesuai jadwal yang ditetapkan
  • C. Menyerahkan seluruh kegiatan perbaikan mesin kepada teknisi spesialis eksternal
  • D. Mengurangi frekuensi pemeliharaan dengan cara memilih mesin berteknologi tinggi
Jawaban: A. Memaksimalkan efektivitas peralatan dengan melibatkan seluruh karyawan dalam kegiatan pemeliharaan
TPM adalah pendekatan pemeliharaan yang melibatkan operator mesin dalam kegiatan perawatan rutin, dengan tujuan memaksimalkan efektivitas peralatan (OEE) dan mencegah kerusakan melalui keterlibatan seluruh karyawan.
39.

Perusahaan menggunakan outsourcing untuk sebagian fungsi operasinya. Keputusan ini mencerminkan pertimbangan strategis berupa…

  • A. Keinginan untuk meningkatkan penguasaan teknologi secara internal
  • B. Upaya memperbesar skala produksi melalui integrasi vertikal
  • C. Fokus pada kompetensi inti dengan menyerahkan aktivitas non-inti kepada pihak lain
  • D. Keinginan untuk menguasai seluruh rantai pasokan secara penuh
Jawaban: C. Fokus pada kompetensi inti dengan menyerahkan aktivitas non-inti kepada pihak lain
Outsourcing dilakukan agar perusahaan dapat berkonsentrasi pada kegiatan yang menjadi keunggulan utamanya (core competency), sementara aktivitas pendukung yang bukan keahlian utama dialihkan kepada pihak luar yang lebih kompeten.
40.

Keunggulan kompetitif yang berasal dari kemampuan operasi bisnis untuk merespons perubahan permintaan dengan cepat tanpa mengorbankan kualitas dan biaya disebut…

  • A. Keunggulan biaya
  • B. Keunggulan kualitas
  • C. Keunggulan ketergantungan
  • D. Keunggulan fleksibilitas
Jawaban: D. Keunggulan fleksibilitas
Fleksibilitas sebagai prioritas kompetitif operasional mengacu pada kemampuan perusahaan dalam menyesuaikan volume, ragam produk, atau proses secara cepat sebagai respons terhadap perubahan permintaan pasar.
41.

Pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan perbedaan antara bisnis global dan bisnis multinasional adalah…

  • A. Bisnis global beroperasi di satu negara, sedangkan bisnis multinasional di beberapa negara
  • B. Bisnis global memandang dunia sebagai pasar tunggal yang terintegrasi, sedangkan bisnis multinasional memiliki fasilitas di beberapa negara namun tetap menyesuaikan produk dengan kondisi lokal
  • C. Bisnis global berfokus pada ekspor, sedangkan bisnis multinasional berfokus pada impor bahan baku
  • D. Bisnis global dikelola oleh satu manajer pusat, sedangkan bisnis multinasional dikelola secara terdesentralisasi
Jawaban: B. Bisnis global memandang dunia sebagai pasar tunggal yang terintegrasi, sedangkan bisnis multinasional memiliki fasilitas di beberapa negara namun tetap menyesuaikan produk dengan kondisi lokal
Bisnis global beroperasi secara terintegrasi dari berbagai negara dan melihat dunia sebagai satu pasar, sementara bisnis multinasional mempunyai fasilitas di berbagai negara namun mengadaptasi strategi sesuai kondisi masing-masing negara.
42.

Proses pengembangan produk baru biasanya dimulai dari tahap generasi ide dan diakhiri dengan komersialisasi. Tahap yang dilakukan untuk menguji penerimaan produk baru di pasar terbatas sebelum diluncurkan secara massal disebut…

  • A. Uji pasar (market testing)
  • B. Penyaringan ide (idea screening)
  • C. Pengembangan konsep produk
  • D. Analisis bisnis
Jawaban: A. Uji pasar (market testing)
Uji pasar adalah tahap dalam pengembangan produk di mana produk yang telah dikembangkan diperkenalkan kepada segmen pasar yang terbatas untuk mengukur respons konsumen sebelum dilakukan peluncuran penuh secara komersial.
43.

Penerapan teknologi ERP (Enterprise Resource Planning) dalam manajemen operasi bisnis bertujuan untuk…

  • A. Menggantikan tenaga kerja manusia dengan sistem otomasi penuh
  • B. Menganalisis data pasar untuk keperluan riset dan pengembangan produk
  • C. Mengintegrasikan berbagai fungsi bisnis dalam satu sistem informasi terpadu
  • D. Membangun sistem pengendalian kualitas berbasis kecerdasan buatan
Jawaban: C. Mengintegrasikan berbagai fungsi bisnis dalam satu sistem informasi terpadu
ERP adalah sistem informasi terintegrasi yang menghubungkan berbagai departemen seperti produksi, keuangan, sumber daya manusia, dan rantai pasokan dalam satu platform tunggal untuk meningkatkan koordinasi dan efisiensi.
44.

Salah satu tujuan penerapan sistem lean manufacturing dalam operasi bisnis adalah…

  • A. Meningkatkan jumlah persediaan untuk menjamin kelancaran produksi
  • B. Memperluas ragam produk yang ditawarkan kepada pelanggan
  • C. Menambah jumlah mesin produksi untuk meningkatkan kapasitas
  • D. Mengeliminasi pemborosan (waste) di seluruh proses produksi
Jawaban: D. Mengeliminasi pemborosan (waste) di seluruh proses produksi
Lean manufacturing adalah pendekatan yang berfokus pada identifikasi dan eliminasi segala bentuk pemborosan (muda) dalam proses produksi, termasuk kelebihan persediaan, waktu tunggu, gerakan tidak perlu, dan cacat produk.
45.

Perhatikan dua perusahaan berikut. Perusahaan X menggunakan strategi produksi untuk stok (make-to-stock), sementara Perusahaan Y menggunakan strategi produksi berdasarkan pesanan (make-to-order). Perbedaan utama dampak operasional antara kedua strategi ini adalah…

  • A. Perusahaan X memiliki biaya pemasaran lebih tinggi karena harus mendorong penjualan stok
  • B. Perusahaan X menanggung risiko kelebihan persediaan, sedangkan Perusahaan Y memiliki lead time pengiriman yang lebih panjang
  • C. Perusahaan Y memerlukan kapasitas produksi jauh lebih besar dari Perusahaan X
  • D. Perusahaan X lebih mudah memenuhi permintaan produk yang sangat bervariasi
Jawaban: B. Perusahaan X menanggung risiko kelebihan persediaan, sedangkan Perusahaan Y memiliki lead time pengiriman yang lebih panjang
Make-to-stock berisiko kelebihan persediaan jika permintaan tidak sesuai prediksi, sementara make-to-order tidak memiliki risiko persediaan berlebih namun konsumen harus menunggu lebih lama karena produk baru dibuat setelah pesanan diterima.
46.

Konsep kaizen dalam operasi bisnis merujuk pada…

  • A. Perbaikan berkelanjutan dan bertahap yang melibatkan seluruh anggota organisasi
  • B. Perubahan besar-besaran dan radikal pada proses produksi secara menyeluruh
  • C. Otomasi penuh terhadap seluruh lini produksi menggunakan robot industri
  • D. Standarisasi proses produksi berdasarkan tolok ukur perusahaan terbaik di industri
Jawaban: A. Perbaikan berkelanjutan dan bertahap yang melibatkan seluruh anggota organisasi
Kaizen berasal dari filosofi manajemen Jepang yang berarti “perbaikan terus-menerus”, di mana setiap karyawan dari semua tingkatan berpartisipasi aktif dalam melakukan perbaikan kecil secara berkesinambungan pada proses kerja.
47.

Dalam konteks manajemen operasi, peta proses (process chart) digunakan untuk…

  • A. Menentukan harga pokok produksi setiap unit barang yang dihasilkan
  • B. Merencanakan kebutuhan kapasitas mesin dalam jangka menengah
  • C. Mendokumentasikan dan menganalisis seluruh langkah dalam suatu proses operasional
  • D. Memetakan jalur distribusi produk dari pabrik ke konsumen akhir
Jawaban: C. Mendokumentasikan dan menganalisis seluruh langkah dalam suatu proses operasional
Peta proses adalah alat dokumentasi yang menggambarkan setiap langkah, keputusan, dan aliran dalam suatu proses operasi, sehingga memudahkan analisis untuk mengidentifikasi ketidakefisienan dan peluang perbaikan.
48.

Standar ISO 9001 dalam manajemen kualitas merupakan standar internasional yang berfokus pada…

  • A. Pengelolaan aspek lingkungan hidup dalam proses operasi bisnis
  • B. Keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan industri manufaktur
  • C. Standar produk minimum yang harus dipenuhi dalam perdagangan internasional
  • D. Sistem manajemen mutu yang memastikan organisasi memenuhi kebutuhan pelanggan secara konsisten
Jawaban: D. Sistem manajemen mutu yang memastikan organisasi memenuhi kebutuhan pelanggan secara konsisten
ISO 9001 adalah standar internasional untuk sistem manajemen mutu yang mensyaratkan organisasi mendokumentasikan proses, menetapkan standar, dan mengevaluasi kinerjanya secara berkala demi konsistensi pemenuhan kebutuhan pelanggan.
49.

Seorang manajer operasi membandingkan kinerja proses produksinya dengan proses terbaik yang ada di industri sebagai acuan perbaikan. Praktik ini dikenal sebagai…

  • A. Value stream mapping
  • B. Benchmarking
  • C. Business process reengineering
  • D. Six sigma analysis
Jawaban: B. Benchmarking
Benchmarking adalah proses membandingkan produk, layanan, atau proses suatu organisasi dengan standar terbaik yang ada di industri atau pesaing, dengan tujuan mengidentifikasi kesenjangan dan menetapkan target perbaikan.
50.

Perhatikan skenario berikut: Sebuah perusahaan ritel mengalami kehabisan stok produk unggulannya selama periode promosi, meskipun telah melakukan peramalan permintaan. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan tersebut gagal dalam aspek…

  • A. Manajemen persediaan dan koordinasi antara peramalan dengan perencanaan kapasitas
  • B. Pengembangan produk baru untuk memenuhi selera konsumen yang berubah
  • C. Penentuan lokasi toko yang kurang strategis dan aksesibel bagi konsumen
  • D. Penerapan standar kualitas produk yang tidak sesuai dengan harapan pelanggan
Jawaban: A. Manajemen persediaan dan koordinasi antara peramalan dengan perencanaan kapasitas
Kehabisan stok saat permintaan tinggi menunjukkan kegagalan dalam mengintegrasikan hasil peramalan permintaan dengan perencanaan persediaan dan kapasitas secara memadai, sehingga stok tidak mencukupi untuk memenuhi lonjakan permintaan aktual.

Satu hal yang perlu kamu sadari, format ujian di UT tidak selalu sama. Ada Ujian Tatap Muka atau UTM yang mengharuskan kamu hadir langsung, ada Ujian Online atau UO yang dikerjakan lewat sistem digital, dan ada Take Home Exam atau THE yang memberi kamu waktu lebih untuk mengerjakan soal di luar ruang ujian.

Setiap soal yang kamu kerjakan, setiap modul yang kamu baca pelan-pelan, semuanya menumpuk jadi kesiapan yang nyata. Percayai prosesnya. Semoga latihan dan kerja keras kamu dalam mempersiapkan Soal UAS UT FSAB4206 Manajemen Operasi Bisnis berbuah hasil yang memuaskan di hari ujian nanti.

Bagikan:

error: Content is protected !!