💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung

Soal UAS UT FSSO4401 Sosiologi Lingkungan dan Kunci Jawaban

Aplikasi Resmi

Soalut.com — Soal Ujian UT Versi terbaru 1.2.0

★★★★★ · Gratis · 9 MB · Android
Unduh
Soal UT FSSO4401 Sosiologi Lingkungan
Soal UT FSSO4401 Sosiologi Lingkungan

Semangat belajar Anda untuk FSSO4401 Sosiologi Lingkungan patut diacungi jempol. Materi tentang interaksi manusia dengan alam memang menantang. Soal UT di halaman ini dirancang untuk menguatkan pemahaman Anda secara bertahap.

Latihan soal menjadi kunci sukses menghadapi ujian. Setiap pertanyaan menyimulasikan materi yang sering keluar di semester sebelumnya. Soal UAS UT khusus untuk mata kuliah ini membantu Anda mengukur kesiapan sebelum hari H tiba.

Soal Ujian UT di halaman ini dilengkapi kunci jawaban dan pembahasan terperinci. Anda bisa mencocokkan jawaban langsung sambil memahami alur penalaran setiap soal. Kami sediakan pula ringkasan materi agar belajar Anda lebih efisien.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UT FSSO4401 Sosiologi Lingkungan

1.

Menurut kajian sosiologi lingkungan, fokus utama yang membedakannya dari sosiologi umum adalah…

  • A. Interaksi sosial antar individu dalam masyarakat perkotaan
  • B. Hubungan timbal balik antara masyarakat dengan lingkungan alamnya
  • C. Struktur sosial dalam komunitas pedesaan terpencil
  • D. Perubahan sosial akibat modernisasi industri
Jawaban: B. Hubungan timbal balik antara masyarakat dengan lingkungan alamnya.
Sosiologi lingkungan secara khusus mempelajari interaksi timbal balik antara masyarakat dan lingkungan alam, berbeda dengan sosiologi umum yang lebih luas pada struktur dan interaksi sosial.
2.

Perkembangan kajian sosiologi lingkungan pada tahun 1970-an didorong oleh kesadaran akan…

  • A. Munculnya gerakan feminisme gelombang pertama
  • B. Krisis minyak dunia dan dampaknya pada ekonomi global
  • C. Krisis lingkungan global seperti polusi dan kerusakan ekosistem
  • D. Revolusi digital dan teknologi informasi
Jawaban: C. Krisis lingkungan global seperti polusi dan kerusakan ekosistem.
Pada tahun 1970-an, kesadaran akan krisis lingkungan global, seperti polusi industri dan kerusakan ekosistem, mendorong perkembangan sosiologi lingkungan sebagai disiplin ilmu.
3.

Teologi lingkungan dalam perspektif agama Islam menekankan konsep bahwa manusia adalah…

  • A. Penguasa mutlak yang boleh mengeksploitasi alam tanpa batas
  • B. Khalifah di bumi yang bertanggung jawab menjaga dan merawat alam
  • C. Makhluk yang terpisah dari alam dan tidak terikat dengan lingkungan
  • D. Penakluk alam yang harus mengubah lingkungan untuk kepentingannya
Jawaban: B. Khalifah di bumi yang bertanggung jawab menjaga dan merawat alam.
Dalam Islam, manusia berperan sebagai khalifah (pemimpin) di bumi yang memiliki amanah untuk menjaga, merawat, dan tidak merusak lingkungan alam.
4.

Salah satu prinsip etika lingkungan yang menekankan bahwa alam memiliki nilai intrinsik terlepas dari kegunaannya bagi manusia disebut…

  • A. Antroposentrisme
  • B. Biosentrisme
  • C. Ekonomisme
  • D. Utilitarianisme
Jawaban: B. Biosentrisme.
Biosentrisme adalah pandangan etika yang menilai bahwa setiap makhluk hidup memiliki nilai intrinsik dan hak untuk hidup, tidak hanya bernilai karena berguna bagi manusia.
5.

Paradigma baru dalam sosiologi lingkungan yang menolak pandangan antroposentris dan mengintegrasikan faktor lingkungan sebagai variabel penting dalam analisis sosial disebut…

  • A. Paradigma dominasi sosial
  • B. Paradigma ekologi baru
  • C. Paradigma modernisasi ekologis
  • D. Paradigma konstruktivisme sosial
Jawaban: B. Paradigma ekologi baru.
Paradigma ekologi baru (New Ecological Paradigm) menantang pandangan antroposentris dan mengakui bahwa lingkungan alam adalah faktor penting yang memengaruhi dan dipengaruhi oleh masyarakat.
6.

Gerakan lingkungan yang muncul sebagai reaksi terhadap krisis ekologi dan menuntut perubahan kebijakan dalam skala global dipelopori oleh tokoh seperti…

  • A. Karl Marx dan Friedrich Engels
  • B. Rachel Carson dan Aldo Leopold
  • C. Emile Durkheim dan Max Weber
  • D. Auguste Comte dan Herbert Spencer
Jawaban: B. Rachel Carson dan Aldo Leopold.
Rachel Carson melalui bukunya 'Silent Spring' dan Aldo Leopold dengan 'Land Ethic' menjadi pelopor gerakan lingkungan modern yang menyadarkan publik akan dampak aktivitas manusia terhadap alam.
7.

Wacana politik lingkungan global seperti Sustainable Development Goals (SDGs) menekankan pentingnya…

  • A. Pertumbuhan ekonomi tanpa batas untuk kesejahteraan
  • B. Integrasi antara pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan
  • C. Pembangunan yang hanya berfokus pada konservasi alam
  • D. Penghapusan industri modern demi lingkungan
Jawaban: B. Integrasi antara pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan.
SDGs menekankan pendekatan terintegrasi antara tiga pilar: pembangunan ekonomi, inklusivitas sosial, dan perlindungan lingkungan untuk mencapai keberlanjutan.
8.

Implikasi kebijakan nasional seperti Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 terhadap lingkungan adalah…

  • A. Memberikan kebebasan penuh bagi industri untuk mengeksploitasi sumber daya
  • B. Mengatur perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup secara terpadu
  • C. Menghapuskan semua regulasi terkait lingkungan
  • D. Memfokuskan hanya pada pembangunan infrastruktur
Jawaban: B. Mengatur perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup secara terpadu.
UU No. 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup bertujuan untuk melindungi lingkungan hidup Indonesia melalui pengelolaan yang terpadu dan berkelanjutan.
9.

Konsumsi berlebihan dalam masyarakat modern sering disebut sebagai akar masalah lingkungan karena…

  • A. Meningkatkan produksi dan inovasi teknologi
  • B. Mendorong eksploitasi sumber daya alam yang tidak berkelanjutan
  • C. Memperkuat ekonomi lokal dan tradisional
  • D. Mengurangi jumlah sampah dan limbah
Jawaban: B. Mendorong eksploitasi sumber daya alam yang tidak berkelanjutan.
Konsumsi berlebihan (konsumerisme) mendorong produksi massal yang memerlukan eksploitasi sumber daya alam secara terus-menerus, yang seringkali melebihi daya dukung lingkungan.
10.

Salah satu strategi pengendalian konsumsi yang efektif untuk mengurangi dampak lingkungan adalah…

  • A. Meningkatkan iklan produk untuk mendorong pembelian
  • B. Menerapkan konsep reuse, reduce, dan recycle
  • C. Mempercepat pergantian model produk elektronik
  • D. Menggunakan kemasan sekali pakai yang lebih murah
Jawaban: B. Menerapkan konsep reuse, reduce, dan recycle.
Konsep 3R (reduce, reuse, recycle) adalah strategi pengendalian konsumsi yang mengurangi penggunaan sumber daya baru, memperpanjang umur pakai produk, dan meminimalkan limbah.
11.

Dampak sosial yang muncul akibat pembangunan bendungan besar tanpa memperhatikan lingkungan antara lain adalah…

  • A. Peningkatan populasi ikan di sungai
  • B. Relokasi paksa komunitas lokal dan hilangnya mata pencaharian
  • C. Meningkatnya debit air sungai secara alami
  • D. Berkurangnya sedimentasi di hilir sungai
Jawaban: B. Relokasi paksa komunitas lokal dan hilangnya mata pencaharian.
Pembangunan bendungan besar seringkali menyebabkan relokasi paksa penduduk setempat, banjir di area permukiman, dan hilangnya lahan pertanian yang menjadi sumber mata pencaharian utama.
12.

Kerusakan lingkungan seperti deforestasi hutan tropis berdampak sosial langsung terhadap masyarakat adat berupa…

  • A. Meningkatnya kesejahteraan ekonomi melalui industri kayu
  • B. Hilangnya sumber daya alam yang menjadi penopang kehidupan tradisional
  • C. Berkembangnya pariwisata dan infrastruktur modern
  • D. Meningkatnya akses terhadap pendidikan dan kesehatan
Jawaban: B. Hilangnya sumber daya alam yang menjadi penopang kehidupan tradisional.
Masyarakat adat sangat bergantung pada hutan untuk memenuhi kebutuhan hidup seperti pangan, obat-obatan, dan tempat tinggal. Deforestasi menghancurkan sumber daya ini dan mengancam kelangsungan hidup mereka.
13.

Kearifan lokal dalam pengelolaan lingkungan seperti sistem 'Subak' di Bali mencerminkan…

  • A. Praktik pertanian monokultur yang modern
  • B. Pengetahuan tradisional yang selaras dengan prinsip konservasi air
  • C. Eksploitasi sumber daya air secara berlebihan
  • D. Ketergantungan pada teknologi irigasi impor
Jawaban: B. Pengetahuan tradisional yang selaras dengan prinsip konservasi air.
Sistem Subak adalah sistem irigasi tradisional Bali yang berbasis pada filosofi Tri Hita Karana, mengelola air secara adil dan berkelanjutan, mencerminkan kearifan lokal dalam konservasi sumber daya air.
14.

Pemberdayaan masyarakat lokal dalam konservasi lingkungan dapat dilakukan melalui pendekatan…

  • A. Memindahkan seluruh penduduk ke luar kawasan konservasi
  • B. Melibatkan masyarakat dalam pengelolaan dan pengambilan keputusan
  • C. Melarang semua aktivitas tradisional di kawasan lindung
  • D. Menyerahkan sepenuhnya pengelolaan kepada pihak swasta asing
Jawaban: B. Melibatkan masyarakat dalam pengelolaan dan pengambilan keputusan.
Pemberdayaan masyarakat lokal melalui partisipasi aktif dalam pengelolaan dan pengambilan keputusan konservasi akan meningkatkan rasa memiliki dan keberhasilan program konservasi jangka panjang.
15.

Penyebab utama pemanasan global yang terkait dengan aktivitas sosial dan ekonomi manusia adalah…

  • A. Variasi alami aktivitas gunung berapi
  • B. Emisi gas rumah kaca dari pembakaran bahan bakar fosil
  • C. Peningkatan jumlah spesies tumbuhan di Bumi
  • D. Perubahan orbit Bumi terhadap Matahari
Jawaban: B. Emisi gas rumah kaca dari pembakaran bahan bakar fosil.
Aktivitas manusia seperti pembakaran bahan bakar fosil untuk industri, transportasi, dan pembangkit listrik menghasilkan emisi gas rumah kaca (CO2, metana) yang merupakan pendorong utama pemanasan global.
16.

Implikasi sosial ekonomi dari pemanasan global yang paling terasa di negara berkembang adalah…

  • A. Meningkatnya produktivitas pertanian di daerah dingin
  • B. Meningkatnya risiko bencana alam dan kerawanan pangan
  • C. Berkurangnya jumlah pengungsi lingkungan
  • D. Stabilitas ekonomi yang lebih baik karena suhu hangat
Jawaban: B. Meningkatnya risiko bencana alam dan kerawanan pangan.
Negara berkembang sangat rentan terhadap perubahan iklim karena ketergantungan pada pertanian tadah hujan dan infrastruktur yang lemah, sehingga pemanasan global meningkatkan risiko gagal panen, kekeringan, banjir, dan kerawanan pangan.
17.

Gerakan lingkungan global seperti Greenpeace menggunakan strategi utama berupa…

  • A. Kampanye politik melalui jalur parlemen saja
  • B. Aksi langsung non-kekerasan dan advokasi publik
  • C. Pendirian perusahaan multinasional ramah lingkungan
  • D. Kerjasama militer untuk melindungi hutan
Jawaban: B. Aksi langsung non-kekerasan dan advokasi publik.
Greenpeace terkenal dengan aksi langsung non-kekerasan seperti memprotes kapal paus di laut dan kampanye advokasi publik untuk menekan pemerintah dan korporasi agar mengubah kebijakan lingkungan.
18.

Apa yang dimaksud dengan 'environmental sociology' atau sosiologi lingkungan menurut konsep dasarnya?

  • A. Studi tentang hubungan timbal balik antara masyarakat dan lingkungan fisik
  • B. Analisis tentang dampak teknologi terhadap sosial budaya
  • C. Pemahaman tentang ekosistem tanpa campur tangan manusia
  • D. Kajian tentang perubahan iklim dari perspektif ekonomi
Jawaban: A. Studi tentang hubungan timbal balik antara masyarakat dan lingkungan fisik.
Sosiologi lingkungan mempelajari interaksi antara masyarakat manusia dengan lingkungan alamnya, termasuk dampak sosial dari isu lingkungan.
19.

Kapan kajian sosiologi lingkungan mulai berkembang secara signifikan sebagai subdisiplin sosiologi?

  • A. Awal abad ke-19
  • B. Akhir abad ke-19
  • C. Pertengahan abad ke-20
  • D. Awal abad ke-21
Jawaban: C. Pertengahan abad ke-20.
Perkembangan sosiologi lingkungan mulai pesat pada pertengahan abad ke-20 seiring meningkatnya kesadaran akan krisis lingkungan global.
20.

Dalam perspektif teologi lingkungan, pandangan bahwa alam memiliki nilai sakral dan harus dihormati merupakan ajaran yang dominan dalam agama?

  • A. Agama Buddha
  • B. Agama Hindu
  • C. Agama Kristen
  • D. Agama Islam
Jawaban: B. Agama Hindu.
Dalam Hinduisme, alam dipandang sebagai manifestasi Tuhan dan memiliki nilai sakral yang harus dihormati, misalnya melalui konsep ahimsa.
21.

Etika lingkungan yang menekankan bahwa semua makhluk hidup memiliki nilai intrinsik dan layak dihormati disebut?

  • A. Antroposentrisme
  • B. Biosentrisme
  • C. Ekofeminisme
  • D. Stoikisme
Jawaban: B. Biosentrisme.
Biosentrisme adalah pandangan etika yang menganggap semua makhluk hidup memiliki nilai intrinsik, bukan hanya manusia.
22.

Paradigma 'New Ecological Paradigm' (NEP) dalam teori sosiologi lingkungan menekankan bahwa?

  • A. Manusia adalah pusat dari segala sesuatu
  • B. Lingkungan adalah sumber daya tak terbatas
  • C. Manusia adalah bagian dari ekosistem yang saling tergantung dan terbatas
  • D. Teknologi dapat mengatasi semua masalah lingkungan
Jawaban: C. Manusia adalah bagian dari ekosistem yang saling tergantung dan terbatas.
NEP menekankan bahwa manusia adalah bagian dari ekosistem global yang saling tergantung dan memiliki keterbatasan sumber daya.
23.

Gerakan lingkungan yang muncul sebagai respons terhadap industrialisasi dan kapitalisme, dengan fokus pada keadilan sosial dan lingkungan, disebut?

  • A. Deep ecology
  • B. Ekofeminisme
  • C. Gerakan keadilan lingkungan
  • D. Konservasionisme
Jawaban: C. Gerakan keadilan lingkungan.
Gerakan keadilan lingkungan menekankan bahwa dampak lingkungan tidak merata dan seringkali menimpa kelompok miskin dan minoritas.
24.

Konferensi PBB tentang Lingkungan Hidup Manusia yang pertama dan menjadi tonggak politik lingkungan global diadakan di?

  • A. Rio de Janeiro
  • B. Stockholm
  • C. Kyoto
  • D. Paris
Jawaban: B. Stockholm.
Konferensi Stockholm 1972 adalah konferensi PBB pertama yang membahas lingkungan hidup manusia dan menjadi awal politik lingkungan global.
25.

Salah satu implikasi kebijakan nasional yang seringkali berdampak negatif terhadap lingkungan di Indonesia adalah?

  • A. Kebijakan penghijauan kota
  • B. Kebijakan perlindungan hutan adat
  • C. Kebijakan konversi hutan untuk perkebunan sawit
  • D. Kebijakan energi terbarukan
Jawaban: C. Kebijakan konversi hutan untuk perkebunan sawit.
Kebijakan konversi hutan untuk perkebunan kelapa sawit seringkali menyebabkan deforestasi dan kerusakan ekosistem.
26.

Apa yang dimaksud dengan 'produksi bersih' (clean production) dalam konteks produksi berkelanjutan?

  • A. Produksi dengan biaya paling murah
  • B. Produksi yang meminimalkan limbah dan polusi sepanjang siklus hidup produk
  • C. Produksi yang menggunakan bahan baku impor
  • D. Produksi yang hanya menggunakan tenaga kerja manual
Jawaban: B. Produksi yang meminimalkan limbah dan polusi sepanjang siklus hidup produk.
Produksi bersih adalah strategi untuk mengurangi dampak lingkungan dengan meminimalkan limbah dan polusi di setiap tahap produksi.
27.

Fenomena konsumerisme yang berlebihan dapat dikendalikan melalui konsep?

  • A. Konsumsi berorientasi status
  • B. Konsumsi hijau atau konsumsi berkelanjutan
  • C. Konsumsi berbasis iklan
  • D. Konsumsi impulsif
Jawaban: B. Konsumsi hijau atau konsumsi berkelanjutan.
Konsumsi hijau atau berkelanjutan mendorong konsumen untuk memilih produk yang ramah lingkungan dan mengurangi pemborosan.
28.

Dampak sosial yang timbul akibat pembangunan bendungan besar tanpa relokasi yang memadai termasuk dalam jenis dampak?

  • A. Dampak ekonomi
  • B. Dampak budaya
  • C. Dampak relokasi dan resettlement
  • D. Dampak kesehatan
Jawaban: C. Dampak relokasi dan resettlement.
Pembangunan bendungan seringkali memaksa masyarakat pindah (relokasi) dan dapat menyebabkan konflik sosial jika tidak dikelola baik.
29.

Kerusakan lingkungan seperti pencemaran air sungai akibat limbah industri dapat menyebabkan dampak sosial berupa?

  • A. Meningkatnya pariwisata
  • B. Menurunnya angka kesehatan dan konflik akses air bersih
  • C. Meningkatnya produksi perikanan
  • D. Meningkatnya kesuburan tanah
Jawaban: B. Menurunnya angka kesehatan dan konflik akses air bersih.
Pencemaran air sungai dapat menyebabkan penyakit dan memicu konflik antar pengguna air bersih.
30.

Contoh kearifan lokal dalam konservasi lingkungan yang dikenal di Indonesia adalah?

  • A. Sistem subak di Bali
  • B. Pertanian monokultur
  • C. Penambangan terbuka
  • D. Pembangunan mal
Jawaban: A. Sistem subak di Bali.
Sistem subak adalah sistem irigasi tradisional Bali yang berbasis kearifan lokal dan terbukti berkelanjutan.
31.

Konsep konservasi yang melibatkan pemberdayaan masyarakat lokal secara aktif dan partisipatif disebut?

  • A. Konservasi eksklusif
  • B. Konservasi partisipatif
  • C. Konservasi top-down
  • D. Konservasi otoriter
Jawaban: B. Konservasi partisipatif.
Konservasi partisipatif melibatkan masyarakat lokal dalam perencanaan dan pengelolaan sumber daya alam agar lebih efektif dan adil.
32.

Gas rumah kaca utama yang dihasilkan dari aktivitas manusia dan menjadi penyebab utama pemanasan global adalah?

  • A. Oksigen
  • B. Nitrogen
  • C. Karbon dioksida
  • D. Hidrogen
Jawaban: C. Karbon dioksida.
Karbon dioksida (CO2) adalah gas rumah kaca utama yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil, penyebab utama pemanasan global.
33.

Implikasi sosial ekonomi dari pemanasan global di sektor pertanian adalah?

  • A. Peningkatan hasil panen secara merata
  • B. Ketidakpastian musim tanam dan penurunan produktivitas
  • C. Penurunan suhu yang menguntungkan
  • D. Bertambahnya lahan subur
Jawaban: B. Ketidakpastian musim tanam dan penurunan produktivitas.
Pemanasan global menyebabkan perubahan pola curah hujan dan cuaca ekstrem, sehingga mengganggu musim tanam dan menurunkan hasil pertanian.
34.

Salah satu contoh gerakan lingkungan global yang berfokus pada isu perubahan iklim dan melibatkan generasi muda adalah?

  • A. Gerakan Konservasi Hutan Adat
  • B. Gerakan Fridays for Future
  • C. Gerakan Anti-Korupsi Lingkungan
  • D. Gerakan Pembersihan Sungai Lokal
Jawaban: B. Gerakan Fridays for Future.
Fridays for Future adalah gerakan global yang dipelopori oleh Greta Thunberg, di mana pelajar mogok sekolah setiap Jumat untuk menuntut aksi terhadap perubahan iklim.
35.

Ruang lingkup kajian sosiologi lingkungan mencakup interaksi antara masyarakat dan lingkungan. Manakah dari berikut ini yang BUKAN merupakan fokus utama dalam ruang lingkup kajian sosiologi lingkungan?

  • A. Dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan fisik
  • B. Pengaruh kondisi lingkungan terhadap struktur sosial
  • C. Proses fotosintesis pada tumbuhan
  • D. Gerakan sosial yang terkait dengan isu lingkungan
Jawaban: C. Proses fotosintesis pada tumbuhan.
Proses fotosintesis adalah kajian biologi, bukan sosiologi. Sosiologi lingkungan fokus pada interaksi sosial dan manusia dengan lingkungan.
36.

Perkembangan kajian sosiologi lingkungan dipengaruhi oleh kesadaran akan krisis lingkungan. Faktor utama yang mendorong munculnya sosiologi lingkungan sebagai subdisiplin ilmu adalah…

  • A. Penemuan teori evolusi Darwin
  • B. Revolusi industri dan dampak polusinya
  • C. Perkembangan teknologi komputer
  • D. Peningkatan jumlah penduduk dunia
Jawaban: B. Revolusi industri dan dampak polusinya.
Revolusi industri memicu dampak lingkungan yang masif dan memunculkan kesadaran sosial akan pentingnya hubungan timbal balik antara masyarakat dan lingkungan.
37.

Dalam teologi lingkungan, pandangan bahwa alam memiliki nilai spiritual dan harus dihormati karena merupakan ciptaan Tuhan merupakan inti dari perspektif…

  • A. Antroposentrisme
  • B. Sekularisme
  • C. Religius atau agama
  • D. Materialisme
Jawaban: C. Religius atau agama.
Perspektif religius atau agama menekankan alam sebagai ciptaan Tuhan yang sakral dan mewajibkan manusia untuk merawatnya.
38.

Etika lingkungan yang berfokus pada nilai intrinsik makhluk hidup selain manusia, tanpa memandang kegunaannya bagi manusia, dikenal dengan istilah…

  • A. Antroposentrisme
  • B. Biosentrisme
  • C. Egosentrisme
  • D. Sosiosentrisme
Jawaban: B. Biosentrisme.
Biosentrisme adalah pandangan etika yang memberikan nilai moral pada seluruh makhluk hidup, bukan hanya pada manusia.
39.

Paradigma yang mendominasi teori sosiologi lingkungan dan melihat bahwa masalah lingkungan disebabkan oleh sistem sosial yang eksploitatif termasuk dalam paradigma…

  • A. Ekonomi neoklasik
  • B. Modernisasi ekologis
  • C. Ekologi Marxis
  • D. Realisme lingkungan
Jawaban: C. Ekologi Marxis.
Ekologi Marxis atau ekonomi politik lingkungan melihat kapitalisme dan struktur kelas sebagai penyebab utama kerusakan lingkungan.
40.

Gerakan lingkungan yang menekankan perubahan gaya hidup individu sebagai solusi utama atas krisis lingkungan, seperti mengurangi konsumsi plastik, merupakan contoh dari…

  • A. Biosentrisme
  • B. Ekofeminisme
  • C. Deep ecology
  • D. Modernisasi ekologis
Jawaban: D. Modernisasi ekologis.
Modernisasi ekologis seringkali menekankan pada peran individu dan teknologi dalam memperbaiki lingkungan, termasuk melalui perubahan gaya hidup dan konsumsi.
41.

Wacana politik lingkungan global seperti Protokol Kyoto dan Perjanjian Paris terkait erat dengan isu…

  • A. Polusi udara lokal
  • B. Kerusakan hutan akibat illegal logging
  • C. Pemanasan global dan perubahan iklim
  • D. Krisis air bersih di perkotaan
Jawaban: C. Pemanasan global dan perubahan iklim.
Protokol Kyoto dan Perjanjian Paris adalah perjanjian internasional yang secara spesifik bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan mengatasi pemanasan global.
42.

Implikasi dari politik lingkungan nasional yang lemah, misalnya lemahnya penegakan hukum terhadap pembalakan liar, dapat menyebabkan…

  • A. Meningkatnya investasi asing di sektor kehutanan
  • B. Berkurangnya debit air di daerah hilir
  • C. Meningkatnya ekspor kayu legal
  • D. Membaiknya kesejahteraan masyarakat
Jawaban: B. Berkurangnya debit air di daerah hilir.
Pembalakan liar menyebabkan kerusakan hutan yang berdampak pada menurunnya kemampuan tanah menyerap air, sehingga mengurangi debit air di sungai dan daerah hilir.
43.

Produksi massal barang murah dengan kualitas rendah yang cepat rusak dan tidak dapat diperbaiki, sehingga mendorong konsumen untuk membeli produk baru, merupakan praktik yang disebut…

  • A. Konsumsi berkelanjutan
  • B. Planned obsolescence
  • C. Produksi ramah lingkungan
  • D. Daur ulang
Jawaban: B. Planned obsolescence.
Planned obsolescence atau usang terencana adalah strategi perusahaan untuk memperpendek umur produk agar konsumen terus membeli produk baru.
44.

Upaya pengendalian konsumsi yang dapat dilakukan oleh individu untuk mengurangi dampak lingkungan adalah…

  • A. Membeli barang dalam kemasan besar yang lebih hemat
  • B. Mengikuti tren fashion terbaru setiap musim
  • C. Menggunakan kendaraan pribadi untuk kenyamanan
  • D. Memilih produk lokal dan musiman
Jawaban: D. Memilih produk lokal dan musiman.
Produk lokal dan musiman mengurangi jejak karbon dari transportasi dan penyimpanan jangka panjang, sehingga lebih ramah lingkungan.
45.

Dampak sosial yang bersifat langsung dan dirasakan dalam waktu singkat oleh masyarakat akibat pembangunan bendungan, seperti relokasi pemukiman, disebut dampak…

  • A. Primer
  • B. Sekunder
  • C. Tersier
  • D. Kumulatif
Jawaban: A. Primer.
Dampak sosial primer adalah dampak langsung yang terjadi segera setelah adanya proyek pembangunan.
46.

Kerusakan lingkungan seperti pencemaran sungai akibat limbah pabrik dapat menimbulkan implikasi sosial berupa…

  • A. Meningkatnya hasil tangkapan ikan
  • B. Munculnya penyakit kulit pada warga
  • C. Meningkatnya kualitas air minum
  • D. Berkurangnya biaya pengobatan
Jawaban: B. Munculnya penyakit kulit pada warga.
Pencemaran sungai dengan limbah kimia berbahaya dapat menyebabkan berbagai penyakit pada masyarakat yang bergantung pada sungai tersebut, termasuk penyakit kulit.
47.

Kearifan lokal dalam pengelolaan lingkungan, seperti sistem Subak di Bali, menunjukkan adanya…

  • A. Pengetahuan tradisional yang lestari
  • B. Ketergantungan pada teknologi modern
  • C. Eksploitasi sumber daya alam secara besar-besaran
  • D. Individualisme dalam bertani
Jawaban: A. Pengetahuan tradisional yang lestari.
Sistem Subak adalah kearifan lokal berupa organisasi pengairan tradisional yang berbasis pada gotong royong dan pengetahuan ekologis yang telah berlangsung lama dan lestari.
48.

Salah satu strategi konservasi yang memberdayakan masyarakat lokal adalah dengan…

  • A. Melarang masyarakat masuk ke kawasan hutan
  • B. Mengganti tanaman lokal dengan tanaman eksotis
  • C. Melibatkan masyarakat dalam pengelolaan taman nasional
  • D. Mengusir masyarakat adat dari wilayahnya
Jawaban: C. Melibatkan masyarakat dalam pengelolaan taman nasional.
Pemberdayaan masyarakat lokal melalui keterlibatan mereka dalam pengelolaan konservasi dapat meningkatkan efektivitas pelestarian sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka.
49.

Dampak sosial ekonomi utama dari pemanasan global bagi negara kepulauan adalah…

  • A. Meningkatnya luas daratan
  • B. Ancaman hilangnya pemukiman akibat naiknya permukaan air laut
  • C. Meningkatnya produksi pertanian
  • D. Berkurangnya frekuensi bencana alam
Jawaban: B. Ancaman hilangnya pemukiman akibat naiknya permukaan air laut.
Mencairnya es di kutub akibat pemanasan global menyebabkan naiknya permukaan air laut, yang mengancam pemukiman dan infrastruktur di negara kepulauan.
50.

Gerakan lingkungan global yang bersifat transnasional dan menggunakan media sosial untuk menggalang dukungan serta aksi protes secara serentak di berbagai negara disebut…

  • A. Gerakan NIMBY
  • B. Environmental Justice
  • C. Gerakan akar rumput lokal
  • D. Gerakan jaringan atau network movement
Jawaban: D. Gerakan jaringan atau network movement.
Gerakan jaringan (network movement) memanfaatkan teknologi informasi dan organisasi yang longgar untuk mengkoordinasikan aksi secara global dengan cepat dan efektif.

Soal UAS UT di halaman ini sudah mewakili tipe soal yang akan kamu temui di UTM maupun UO. Kerjakan ulang soal-soal di atas agar pemahamanmu semakin kuat.

FSSO4401 Sosiologi Lingkungan membahas interaksi manusia dan alam. Kuasai konsep dasarnya dengan baik. Soal Ujian UT yang sudah kamu latih di sini menjadi modal utama menghadapi ujian nanti.

Bagikan

error: Content is protected !!