Pernahkah Anda bertanya bagaimana perubahan struktur penduduk memengaruhi kebijakan pemerintah? Mata kuliah FSSO4408 Sosiologi Kependudukan membahas dinamika tersebut secara mendalam. Bagi Anda yang sedang mempersiapkan ujian akhir, Soal UT di halaman ini dirancang untuk menguji pemahaman Anda terhadap teori dan data kependudukan.
Apa saja konsep inti yang perlu dikuasai dalam Sosiologi Kependudukan? Materi meliputi transisi demografi, migrasi, dan kebijakan populasi. Soal UAS UT menjadi acuan utama untuk mengevaluasi penguasaan Anda terhadap seluruh modul. Latihan intensif sangat membantu mengingat cakupan materinya yang luas.
Halaman ini khusus menyediakan Soal Ujian UT FSSO4408 yang dilengkapi kunci jawaban dan pembahasan rinci. Setiap soal berikut kami susun agar Anda bisa langsung mencocokkan pemahaman dengan penjelasan yang tersedia. Tidak ada materi generik di sini, semuanya spesifik untuk mata kuliah ini.
Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.
Soal UT FSSO4408 Sosiologi Kependudukan
1.
Sosiologi kependudukan dapat didefinisikan sebagai kajian yang mempelajari tentang…
A. Hubungan antara variabel demografi dengan struktur sosial masyarakat
B. Pertumbuhan ekonomi suatu negara berdasarkan jumlah penduduk
C. Perubahan iklim akibat kepadatan penduduk
D. Sistem politik yang berlaku di suatu wilayah berdasarkan data kependudukan
Jawaban: A. Hubungan antara variabel demografi dengan struktur sosial masyarakat. Sosiologi kependudukan adalah cabang sosiologi yang mengkaji hubungan timbal balik antara variabel demografi (seperti kelahiran, kematian, migrasi) dengan struktur dan proses sosial dalam masyarakat.
2.
Dalam sosiologi kependudukan, variabel demografi seperti tingkat kelahiran dipandang memiliki hubungan erat dengan faktor sosiologis. Contoh hubungan tersebut adalah…
A. Tingkat kelahiran yang tinggi selalu disebabkan oleh faktor geografis
B. Tingkat kelahiran dipengaruhi oleh norma sosial dan nilai budaya tentang keluarga
C. Tingkat kelahiran hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah tanpa pengaruh sosial
D. Tingkat kelahiran tidak memiliki kaitan dengan pendidikan perempuan
Jawaban: B. Tingkat kelahiran dipengaruhi oleh norma sosial dan nilai budaya tentang keluarga. Variabel demografi seperti fertilitas sangat dipengaruhi oleh faktor sosiologis, seperti norma sosial, nilai budaya, dan tingkat pendidikan, yang membentuk perilaku reproduksi masyarakat.
3.
Komposisi penduduk berdasarkan usia dan jenis kelamin pada suatu wilayah biasanya disajikan dalam bentuk…
A. Diagram garis
B. Piramida penduduk
C. Tabel frekuensi sederhana
D. Peta tematik
Jawaban: B. Piramida penduduk. Piramida penduduk adalah grafik batang yang menunjukkan komposisi penduduk berdasarkan kelompok usia dan jenis kelamin, sehingga memudahkan analisis struktur demografi.
4.
Distribusi penduduk yang tidak merata di Indonesia sering kali disebabkan oleh faktor…
A. Kesuburan tanah yang sama di seluruh wilayah
B. Pembangunan ekonomi yang terpusat di Pulau Jawa
C. Tingkat kelahiran yang seragam antar provinsi
D. Kebijakan transmigrasi yang sudah tidak berlaku
Jawaban: B. Pembangunan ekonomi yang terpusat di Pulau Jawa. Distribusi penduduk yang timpang, terutama terkonsentrasi di Pulau Jawa, dipengaruhi oleh faktor ekonomi dan pembangunan yang terpusat, menarik migrasi penduduk dari daerah lain.
5.
Fertilitas dalam demografi mengacu pada…
A. Jumlah kematian bayi dalam satu tahun
B. Kemampuan seorang wanita untuk melahirkan anak hidup
C. Proses perpindahan penduduk antar negara
D. Pertambahan penduduk akibat imigrasi
Jawaban: B. Kemampuan seorang wanita untuk melahirkan anak hidup. Fertilitas adalah kemampuan reproduksi nyata seorang wanita yang menghasilkan kelahiran hidup, berbeda dengan fekunditas yang merupakan kemampuan biologis potensial.
6.
Migrasi internal adalah perpindahan penduduk yang terjadi…
A. Antar negara dengan melewati batas wilayah internasional
B. Di dalam wilayah suatu negara, misalnya dari desa ke kota
C. Hanya dilakukan oleh tenaga kerja terdidik
D. Secara paksa akibat bencana alam
Jawaban: B. Di dalam wilayah suatu negara, misalnya dari desa ke kota. Migrasi internal adalah perpindahan penduduk dalam batas wilayah suatu negara, seperti urbanisasi dari desa ke kota, tanpa melintasi perbatasan internasional.
7.
Struktur demografi berdasarkan etnisitas penting dipelajari dalam sosiologi kependudukan karena…
A. Etnisitas tidak memengaruhi akses terhadap sumber daya
B. Perbedaan etnis dapat menyebabkan ketimpangan sosial dan ekonomi
C. Semua etnis memiliki karakteristik demografi yang identik
D. Etnisitas hanya relevan dalam studi sejarah
Jawaban: B. Perbedaan etnis dapat menyebabkan ketimpangan sosial dan ekonomi. Etnisitas berkaitan dengan perbedaan identitas budaya yang sering memengaruhi distribusi kekuasaan, kesempatan ekonomi, dan akses terhadap layanan publik, sehingga menimbulkan masalah sosial.
8.
Dalam struktur demografi, disabilitas sebagai variabel sosial menunjukkan bahwa…
A. Penyandang disabilitas tidak terdata dalam sensus
B. Kelompok disabilitas sering menghadapi hambatan akses layanan kesehatan dan pendidikan
C. Disabilitas hanya terkait dengan faktor genetik
D. Semua penyandang disabilitas memiliki kebutuhan yang sama
Jawaban: B. Kelompok disabilitas sering menghadapi hambatan akses layanan kesehatan dan pendidikan. Disabilitas merupakan dimensi penting dalam struktur demografi karena kelompok ini rentan mengalami diskriminasi dan kesulitan mengakses berbagai layanan publik, yang berdampak pada kesejahteraan sosial.
9.
Teori yang dikemukakan oleh Thomas Robert Malthus menyatakan bahwa…
A. Pertumbuhan penduduk tidak terkait dengan sumber daya alam
B. Pertumbuhan penduduk meningkat secara geometrik, sedangkan sumber daya meningkat secara aritmatik
C. Kemiskinan disebabkan oleh distribusi sumber daya yang tidak merata
D. Penduduk akan selalu terkontrol oleh teknologi
Jawaban: B. Pertumbuhan penduduk meningkat secara geometrik, sedangkan sumber daya meningkat secara aritmatik. Menurut Malthus, penduduk tumbuh secara geometrik (2,4,8,…) sementara produksi pangan tumbuh secara aritmatik (1,2,3,…), sehingga akan terjadi ketidakseimbangan yang menyebabkan bencana.
10.
Aliran Neo-Malthusian berbeda dari Malthusian klasik karena…
A. Menolak penggunaan alat kontrasepsi
B. Mendukung program pengendalian penduduk melalui keluarga berencana
C. Tidak mengakui adanya keterbatasan sumber daya
D. Berfokus pada pertumbuhan penduduk di negara maju
Jawaban: B. Mendukung program pengendalian penduduk melalui keluarga berencana. Neo-Malthusian mengadopsi pandangan Malthus tetapi lebih menekankan pada intervensi aktif seperti program keluarga berencana untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk.
11.
Dalam penelitian sosiologi kependudukan, metode kuantitatif sering digunakan untuk…
A. Mendapatkan data statistik seperti angka kelahiran dan kematian
B. Memahami makna mendalam dari pengalaman migran
C. Menganalisis dokumen sejarah secara deskriptif
D. Membangun teori tanpa data empiris
Jawaban: A. Mendapatkan data statistik seperti angka kelahiran dan kematian. Metode kuantitatif berguna untuk mengumpulkan dan menganalisis data numerik, seperti sensus dan survei, untuk mengukur variabel demografi seperti fertilitas, mortalitas, dan migrasi.
12.
Gapminder adalah alat visualisasi data yang bermanfaat dalam sosiologi kependudukan karena…
A. Menyediakan data hanya tentang negara maju
B. Menampilkan tren demografi dan sosial secara interaktif dalam bentuk grafik
C. Hanya dapat digunakan untuk data kualitatif
D. Menggantikan kebutuhan akan sensus nasional
Jawaban: B. Menampilkan tren demografi dan sosial secara interaktif dalam bentuk grafik. Gapminder memungkinkan pengguna untuk mengeksplorasi data demografi global secara interaktif, sehingga membantu memahami hubungan antara berbagai indikator seperti pendapatan, harapan hidup, dan fertilitas.
13.
Salah satu masalah sosial yang terkait dengan fertilitas adalah…
A. Peningkatan angka harapan hidup yang stabil
B. Tingginya angka kelahiran pada remaja yang berdampak pada putus sekolah
C. Penurunan jumlah imigran
D. Meningkatnya distribusi penduduk usia produktif
Jawaban: B. Tingginya angka kelahiran pada remaja yang berdampak pada putus sekolah. Fertilitas remaja yang tinggi sering dikaitkan dengan masalah sosial seperti kemiskinan, putus sekolah, dan kesehatan ibu dan anak yang buruk.
14.
Tingkat kematian ibu melahirkan yang tinggi di suatu wilayah menunjukkan…
A. Kualitas layanan kesehatan dan gizi yang baik
B. Adanya masalah mortalitas yang memerlukan intervensi medis dan sosial
C. Tingkat pendidikan perempuan yang sudah tinggi
D. Angka kelahiran yang sangat rendah
Jawaban: B. Adanya masalah mortalitas yang memerlukan intervensi medis dan sosial. Angka kematian ibu yang tinggi merupakan indikator buruknya akses dan kualitas layanan kesehatan maternal, yang merupakan masalah sosial serius terkait mortalitas.
15.
Permasalahan migrasi tenaga kerja di Indonesia seringkali muncul akibat…
A. Kesempatan kerja yang melimpah di daerah asal
B. Ketidakseimbangan pembangunan ekonomi antar daerah
C. Tingkat upah yang sama di seluruh wilayah
D. Kebijakan bebas visa bagi pekerja asing
Jawaban: B. Ketidakseimbangan pembangunan ekonomi antar daerah. Ketimpangan pembangunan ekonomi antar daerah mendorong tenaga kerja untuk bermigrasi ke pusat-pusat ekonomi, namun seringkali menghadapi masalah seperti eksploitasi dan perlindungan hukum yang lemah.
16.
Masalah sosial terkait penduduk usia tua antara lain…
A. Meningkatnya angka partisipasi angkatan kerja
B. Beban biaya kesehatan dan jaminan sosial yang semakin besar
C. Tingginya angka kelahiran pada kelompok lansia
D. Penurunan angka harapan hidup secara drastis
Jawaban: B. Beban biaya kesehatan dan jaminan sosial yang semakin besar. Pertumbuhan penduduk usia lanjut meningkatkan kebutuhan akan layanan kesehatan dan sistem jaminan sosial, yang jika tidak dikelola baik dapat menjadi beban ekonomi dan sosial.
17.
Ketimpangan gender dalam akses pekerjaan formal seringkali berkaitan dengan…
A. Tingkat pendidikan perempuan yang lebih tinggi dari laki-laki
B. Norma sosial yang membatasi peran perempuan di ranah publik
C. Kebijakan afirmasi yang berlebihan untuk perempuan
D. Distribusi penduduk yang seimbang antara laki-laki dan perempuan
Jawaban: B. Norma sosial yang membatasi peran perempuan di ranah publik. Norma dan stereotip gender seringkali membatasi partisipasi perempuan dalam angkatan kerja formal, menyebabkan kesenjangan ekonomi dan sosial antara laki-laki dan perempuan.
18.
Sosiologi kependudukan dapat didefinisikan sebagai cabang ilmu yang mempelajari…
A. hubungan timbal balik antara variabel demografi dan variabel sosial dalam konteks masyarakat
B. proyeksi jumlah penduduk suatu wilayah berdasarkan data sensus
C. perhitungan angka kelahiran dan kematian tanpa kaitannya dengan faktor sosial
D. proses migrasi manusia antar negara secara murni statistika
Jawaban: A. hubungan timbal balik antara variabel demografi dan variabel sosial dalam konteks masyarakat. Sosiologi kependudukan mengkaji interaksi antara aspek demografi dan sosial, bukan hanya data kuantitatif penduduk.
19.
Hubungan variabel demografi dengan sosiologi dapat dilihat ketika perubahan angka kelahiran mempengaruhi struktur keluarga di masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa…
A. variabel demografi berdiri sendiri tanpa pengaruh sosial
B. faktor geografis lebih dominan daripada faktor sosial
C. terdapat hubungan timbal balik antara demografi dan sosiologi
D. demografi hanya berfokus pada angka tanpa konteks sosial
Jawaban: C. terdapat hubungan timbal balik antara demografi dan sosiologi. Contoh tersebut menggambarkan pengaruh variabel demografi (kelahiran) terhadap struktur sosial (keluarga), menegaskan hubungan timbal balik.
20.
Komposisi penduduk berdasarkan usia dan jenis kelamin biasanya disajikan dalam bentuk…
A. diagram batang
B. tabel frekuensi
C. piramida penduduk
D. grafik garis
Jawaban: C. piramida penduduk. Piramida penduduk adalah grafik batang yang menunjukkan distribusi penduduk berdasarkan usia dan jenis kelamin, menggambarkan komposisi demografi.
21.
Distribusi penduduk yang tidak merata di suatu negara dapat dipengaruhi oleh faktor geografis. Contoh distribusi penduduk yang terkonsentrasi di wilayah pantai disebabkan oleh…
A. tingginya angka kelahiran di daerah pegunungan
B. peluang ekonomi dan akses transportasi yang lebih baik
C. kebijakan pemerintah yang melarang migrasi
D. rendahnya tingkat harapan hidup di pedalaman
Jawaban: B. peluang ekonomi dan akses transportasi yang lebih baik. Wilayah pantai sering menawarkan peluang ekonomi dan infrastruktur yang lebih baik, menarik penduduk untuk berkonsentrasi di area tersebut.
22.
Dalam studi demografi, angka kematian kasar (Crude Death Rate) dihitung berdasarkan…
A. jumlah kematian bayi per 1000 kelahiran hidup
B. jumlah kematian per 1000 penduduk dalam satu tahun
C. perbandingan kematian ibu dan anak
D. rata-rata usia harapan hidup penduduk
Jawaban: B. jumlah kematian per 1000 penduduk dalam satu tahun. Angka kematian kasar adalah jumlah kematian total dalam setahun per 1000 penduduk, tidak spesifik pada kelompok usia tertentu.
23.
Migrasi internal berbeda dengan migrasi eksternal dalam hal…
A. tujuan perpindahan yang hanya bersifat sementara
B. perpindahan penduduk melewati batas negara
C. perpindahan penduduk di dalam wilayah suatu negara
D. motivasi ekonomi sebagai satu-satunya penyebab
Jawaban: C. perpindahan penduduk di dalam wilayah suatu negara. Migrasi internal adalah perpindahan dalam satu negara (misal: desa ke kota), sedangkan migrasi eksternal melewati batas negara.
24.
Struktur demografi berdasarkan usia dan jenis kelamin penting untuk dianalisis karena dapat memprediksi…
A. tingkat pendidikan rata-rata penduduk
B. kebutuhan layanan sosial seperti pendidikan dan kesehatan
C. jumlah partai politik yang akan menang
D. jenis komoditas ekspor utama negara
Jawaban: B. kebutuhan layanan sosial seperti pendidikan dan kesehatan. Distribusi usia dan jenis kelamin memengaruhi kebutuhan seperti sekolah (untuk usia muda) dan layanan lansia (untuk usia tua).
25.
Dalam konteks struktur demografi, analisis berdasarkan agama dapat membantu pemerintah dalam…
A. menentukan kebijakan pajak daerah
B. merencanakan program sosial yang sensitif terhadap keragaman budaya
C. menghitung jumlah pemilih dalam pemilu
D. memprediksi cuaca musiman
Jawaban: B. merencanakan program sosial yang sensitif terhadap keragaman budaya. Data agama membantu pemerintah merancang program yang sesuai dengan nilai dan praktik keagamaan masyarakat, misalnya hari libur atau bantuan sosial.
26.
Teori yang menyatakan bahwa pertumbuhan penduduk akan selalu melebihi persediaan makanan sehingga menyebabkan kemiskinan dan kelaparan dikemukakan oleh…
A. Karl Marx
B. Thomas Robert Malthus
C. Emile Durkheim
D. Max Weber
Jawaban: B. Thomas Robert Malthus. Thomas Robert Malthus dalam 'An Essay on the Principle of Population' berpendapat bahwa populasi tumbuh secara geometrik sedangkan makanan tumbuh secara aritmetik.
27.
Aliran Neo-Malthusian berbeda dengan Malthusian klasik dalam hal…
A. penolakan terhadap semua bentuk pengendalian penduduk
B. dukungan terhadap program keluarga berencana sebagai solusi
C. keyakinan bahwa teknologi akan mengatasi keterbatasan pangan
D. pandangan bahwa kemiskinan adalah takdir yang tidak bisa diubah
Jawaban: B. dukungan terhadap program keluarga berencana sebagai solusi. Neo-Malthusian mendorong pengendalian penduduk melalui keluarga berencana dan kontrasepsi, berbeda dengan Malthus yang menekankan moral restraint.
28.
Perbedaan pendekatan antara Marxis dan Malthusian terletak pada…
A. penggunaan data kuantitatif vs. kualitatif
B. penyebab kemiskinan yang menurut Marxis adalah kapitalisme, bukan jumlah penduduk
C. pandangan tentang migrasi sebagai solusi atas kepadatan penduduk
D. tingkat analisis yang hanya pada level global
Jawaban: B. penyebab kemiskinan yang menurut Marxis adalah kapitalisme, bukan jumlah penduduk. Marx berargumen bahwa kemiskinan disebabkan oleh struktur ekonomi kapitalis yang eksploitatif, bukan oleh pertumbuhan populasi seperti kata Malthus.
29.
Dalam metode kuantitatif pada sosiologi kependudukan, data biasanya dikumpulkan melalui…
A. wawancara mendalam dengan informan kunci
B. observasi partisipatif dalam komunitas
C. survei menggunakan kuesioner dengan sampel besar
D. analisis isi dokumen sejarah
Jawaban: C. survei menggunakan kuesioner dengan sampel besar. Metode kuantitatif menekankan angka dan statistik, sehingga survei dengan kuesioner berskala besar menjadi alat utama pengumpulan data.
30.
Gapminder adalah alat visualisasi data yang sering digunakan dalam sosiologi kependudukan untuk…
A. memetakan lokasi persebaran penduduk secara real-time
B. menampilkan tren perkembangan sosial dan ekonomi antarnegara secara interaktif
C. menghitung proyeksi penduduk sepuluh tahun ke depan
D. menganalisis data kualitatif dari wawancara
Jawaban: B. menampilkan tren perkembangan sosial dan ekonomi antarnegara secara interaktif. Gapminder menyajikan data statistik seperti harapan hidup dan PDB dalam grafik dinamis untuk membandingkan kondisi antarnegara dari waktu ke waktu.
31.
Permasalahan sosial yang muncul akibat tingkat fertilitas tinggi di Indonesia seringkali dikaitkan dengan…
A. meningkatnya jumlah tenaga kerja muda produktif tanpa masalah
B. tekanan pada layanan pendidikan dan kesehatan dasar
C. berkurangnya kebutuhan akan perumahan rakyat
D. naiknya tingkat tabungan nasional per kapita
Jawaban: B. tekanan pada layanan pendidikan dan kesehatan dasar. Fertilitas tinggi meningkatkan jumlah anak yang membutuhkan akses pendidikan dan kesehatan, membebani infrastruktur dan layanan publik.
32.
Salah satu dampak sosial dari menurunnya angka mortalitas (kematian) di Indonesia adalah…
A. berkurangnya jumlah penduduk usia lanjut
B. meningkatnya rasio ketergantungan usia muda
C. meningkatnya harapan hidup dan populasi lansia
D. menurunnya partisipasi angkatan kerja
Jawaban: C. meningkatnya harapan hidup dan populasi lansia. Penurunan mortalitas menyebabkan lebih banyak orang hidup lebih lama, sehingga proporsi lansia dalam populasi meningkat.
33.
Migrasi tenaga kerja Indonesia ke luar negeri seringkali menimbulkan masalah sosial berupa…
A. peningkatan keterampilan lokal secara merata
B. keretakan keluarga akibat perpisahan yang lama
C. penguatan identitas budaya di daerah asal
D. menurunnya angka pengangguran di kota besar
Jawaban: B. keretakan keluarga akibat perpisahan yang lama. Pekerja migran harus meninggalkan keluarga dalam waktu lama, berpotensi menyebabkan perceraian dan masalah psikologis bagi anak-anak yang ditinggalkan.
34.
Masalah sosial terkait penduduk usia tua (lansia) di Indonesia meliputi…
A. kekurangan tenaga kerja di sektor pertanian
B. meningkatnya angka partisipasi sekolah
C. kebutuhan akan jaminan sosial dan layanan kesehatan yang memadai
D. peningkatan mobilitas penduduk antar pulau
Jawaban: C. kebutuhan akan jaminan sosial dan layanan kesehatan yang memadai. Populasi lansia yang membesar membutuhkan dukungan khusus seperti pensiun, perawatan kesehatan jangka panjang, dan pusat kegiatan sosial.
35.
Apa yang menjadi fokus utama kajian Sosiologi Kependudukan?
A. Hubungan antara variabel demografi dengan fenomena sosial
B. Perhitungan jumlah penduduk secara matematis
C. Kebijakan pemerintah dalam mengatur kelahiran
D. Pergerakan penduduk antar negara
Jawaban: A. Hubungan antara variabel demografi dengan fenomena sosial. Sosiologi Kependudukan mengkaji hubungan timbal balik antara variabel demografi dengan aspek sosial, budaya, dan ekonomi.
36.
Variabel demografi seperti usia dan jenis kelamin dalam Sosiologi Kependudukan digunakan untuk menganalisis…
A. Penyebab terjadinya bencana alam
B. Struktur sosial dan pola perilaku masyarakat
C. Perubahan iklim global
D. Sistem pemerintahan suatu negara
Jawaban: B. Struktur sosial dan pola perilaku masyarakat. Variabel demografi membantu memahami struktur sosial, seperti distribusi usia mempengaruhi pola pendidikan dan tenaga kerja.
37.
Komposisi penduduk berdasarkan usia dan jenis kelamin dapat digambarkan melalui alat visual bernama…
A. Diagram lingkaran
B. Grafik batang
C. Piramida penduduk
D. Peta tematik
Jawaban: C. Piramida penduduk. Piramida penduduk adalah grafik yang menunjukkan distribusi penduduk berdasarkan kelompok usia dan jenis kelamin.
38.
Piramida penduduk dengan bentuk lebar di dasar dan semakin meruncing ke atas mengindikasikan…
A. Tingkat kelahiran tinggi dan harapan hidup rendah
B. Tingkat kelahiran rendah dan harapan hidup tinggi
C. Migrasi keluar yang masif
D. Penduduk usia tua dominan
Jawaban: A. Tingkat kelahiran tinggi dan harapan hidup rendah. Bentuk piramida lebar di dasar menunjukkan angka kelahiran tinggi, sementara runcing di atas menunjukkan banyak penduduk meninggal di usia muda.
39.
Dalam proses demografi, istilah 'natalitas' merujuk pada…
A. Angka kematian bayi
B. Jumlah kelahiran hidup per 1000 penduduk per tahun
C. Perpindahan penduduk ke luar negeri
D. Rasio harapan hidup
Jawaban: B. Jumlah kelahiran hidup per 1000 penduduk per tahun. Natalitas adalah angka kelahiran kasar (CBR) yang mengukur jumlah kelahiran per seribu penduduk dalam setahun.
40.
Migrasi internal di Indonesia sering terjadi dari desa ke kota. Faktor penarik utama migrasi tersebut adalah…
A. Bencana alam di desa
B. Ketersediaan lapangan kerja di kota
C. Harga properti di desa murah
D. Keinginan untuk berwisata
Jawaban: B. Ketersediaan lapangan kerja di kota. Faktor penarik seperti kesempatan kerja dan pendidikan mendorong migrasi dari desa ke kota.
41.
Struktur demografi berdasarkan etnisitas penting dipelajari untuk memahami…
A. Keanekaragaman hayati
B. Konflik identitas dan integrasi sosial
C. Sistem transportasi publik
D. Produksi pertanian
Jawaban: B. Konflik identitas dan integrasi sosial. Etnisitas mempengaruhi interaksi sosial dan potensi konflik horizontal jika tidak dikelola dengan baik.
42.
Kelompok penduduk dengan disabilitas dalam struktur demografi sering menghadapi hambatan dalam…
A. Akses layanan publik
B. Penurunan angka kelahiran
C. Peningkatan pendapatan nasional
D. Pengembangan teknologi
Jawaban: A. Akses layanan publik. Hambatan aksesibilitas fisik dan sosial menyebabkan kelompok disabilitas rentan terpinggirkan dalam layanan publik.
43.
Teori Malthus menyatakan bahwa pertumbuhan penduduk cenderung…
A. Linear, sedangkan pertumbuhan pangan eksponensial
B. Eksponensial, sedangkan pertumbuhan pangan linear
C. Stabil, sedangkan pertumbuhan pangan menurun
D. Tidak terkait dengan pertumbuhan pangan
Jawaban: B. Eksponensial, sedangkan pertumbuhan pangan linear. Malthus berpendapat penduduk tumbuh secara geometrik (eksponensial), sementara pangan tumbuh secara aritmetik (linear).
44.
Pandangan Neo-Malthusian menekankan pentingnya…
A. Peningkatan imigrasi untuk mengisi tenaga kerja
B. Kontrol kelahiran melalui program keluarga berencana
C. Industrialisasi tanpa batas
D. Ekspansi wilayah untuk pemukiman
Jawaban: B. Kontrol kelahiran melalui program keluarga berencana. Neo-Malthusian mendorong pengendalian populasi melalui kontrasepsi untuk mencegah krisis sumber daya.
45.
Dalam penelitian kuantitatif Sosiologi Kependudukan, data utama yang digunakan berasal dari…
A. Wawancara mendalam
B. Observasi partisipatif
C. Sensus dan survei
D. Studi kasus tunggal
Jawaban: C. Sensus dan survei. Penelitian kuantitatif menggunakan data numerik seperti sensus atau survei untuk analisis statistik.
46.
Alat visualisasi data seperti Gapminder bermanfaat untuk…
A. Menulis narasi sejarah
B. Menampilkan hubungan antar variabel demografi secara interaktif
C. Membuat peta analog
D. Menyusun teks undang-undang
Jawaban: B. Menampilkan hubungan antar variabel demografi secara interaktif. Gapminder menampilkan data demografi dalam grafik interaktif yang menghubungkan pendapatan, harapan hidup, dan populasi.
47.
Fertilitas tinggi di suatu daerah dapat menimbulkan masalah sosial seperti…
A. Penurunan angka pengangguran
B. Tekanan pada layanan kesehatan dan pendidikan
C. Meningkatnya produktivitas per kapita
D. Stabilitas harga properti
Jawaban: B. Tekanan pada layanan kesehatan dan pendidikan. Fertilitas tinggi meningkatkan beban pada fasilitas umum seperti sekolah dan rumah sakit.
48.
Mortalitas dipengaruhi oleh faktor sosial ekonomi. Mana yang paling relevan?
A. Jumlah bintang di galaksi
B. Akses terhadap layanan kesehatan
C. Warna bendera negara
D. Preferensi musik masyarakat
Jawaban: B. Akses terhadap layanan kesehatan. Akses kesehatan yang baik menurunkan angka kematian, terutama pada ibu dan anak.
49.
Permasalahan migrasi tenaga kerja Indonesia di luar negeri seringkali terkait dengan…
A. Kelebihan tenaga kerja di sektor pertanian
B. Rendahnya perlindungan hukum dan praktik eksploitasi
C. Tingginya upah di pasar lokal
D. Kurangnya minat bekerja di luar negeri
Jawaban: B. Rendahnya perlindungan hukum dan praktik eksploitasi. Rendahnya perlindungan hukum membuat TKI rentan terhadap eksploitasi dan pelanggaran hak.
50.
Penduduk usia tua yang meningkat pesat di Indonesia menimbulkan masalah sosial berupa…
A. Penurunan angka harapan hidup
B. Beban biaya pensiun dan perawatan kesehatan
C. Peningkatan angka kelahiran
D. Migrasi besar-besaran ke luar negeri
Jawaban: B. Beban biaya pensiun dan perawatan kesehatan. Peningkatan populasi lansia membutuhkan lebih banyak dana pensiun, layanan kesehatan, dan dukungan sosial.
Terima kasih sudah mengerjakan soal-soal di atas dengan saksama. Ingatlah, soal Ujian UT ini adalah simulasi yang bisa menunjukkan kesiapanmu. Ujian sesungguhnya nanti akan terdiri dari Ujian Tulis Mandiri (UTM) dan Ujian Online (UO).
Semua latihan di halaman ini dirancang membantumu menguasai FSSO4408 Sosiologi Kependudukan. Materi demografi dan teori kependudukan di soal di atas adalah fondasi penting. Pelajari kembali jawaban yang masih ragu. Kamu pasti mampu menghadapi UAS.