💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung

Soal UAS UT PAJA3336 Akuntansi Biaya I dan Kunci Jawaban

Aplikasi Resmi

Soalut.com — Soal Ujian UT

★★★★★ · Gratis · 9 MB · Android
Unduh
Soal UT PAJA3336 Akuntansi Biaya I
Soal UT PAJA3336 Akuntansi Biaya I

Ujian Akhir Semester PAJA3336 Akuntansi Biaya I memang menantang, namun kesuksesan dimulai dari persiapan matang. Mahasiswa yang rajin berlatih mengerjakan berbagai tipe soal akan lebih percaya diri menghadapi ujian. Kesiapan mental dan pemahaman konsep yang kuat menjadi kunci meraih nilai terbaik.

Persiapan optimal memerlukan referensi berkualitas yang bisa Anda temukan di soalut.com sebagai panduan belajar. Mengerjakan Soal UT secara rutin membantu mengidentifikasi kelemahan dan memperkuat pemahaman materi. Latihan konsisten membuat Anda familiar dengan pola soal yang sering muncul dalam ujian.

Soal UAS UT tahun-tahun sebelumnya menjadi bahan latihan efektif untuk mengukur kemampuan Anda. Jangan menunda persiapan hingga menit terakhir karena pemahaman akuntansi biaya membutuhkan waktu. Soal Ujian UT yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh akan mengantarkan Anda menuju kesuksesan akademik yang gemilang.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UT PAJA3336 Akuntansi Biaya I

1.

Akuntansi biaya adalah proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, dan penyajian biaya pembuatan dan penjualan produk atau jasa dengan cara tertentu, serta penafsiran terhadapnya. Manakah yang merupakan tujuan utama dari akuntansi biaya?

  • A. Menyusun laporan keuangan untuk pihak eksternal
  • B. Menentukan harga pokok produk dan membantu manajemen dalam perencanaan dan pengendalian biaya
  • C. Menghitung pajak penghasilan perusahaan
  • D. Membuat laporan audit internal
Jawaban: B. Menentukan harga pokok produk dan membantu manajemen dalam perencanaan dan pengendalian biaya.
Tujuan utama akuntansi biaya adalah menentukan harga pokok produk (product costing) dan membantu manajemen dalam perencanaan serta pengendalian biaya untuk pengambilan keputusan.
2.

Biaya yang berubah secara proporsional dengan perubahan volume aktivitas disebut sebagai:

  • A. Biaya tetap
  • B. Biaya variabel
  • C. Biaya semi variabel
  • D. Biaya campuran
Jawaban: B. Biaya variabel.
Biaya variabel adalah biaya yang berubah secara total sebanding dengan perubahan volume aktivitas, tetapi per unitnya tetap konstan.
3.

Dalam analisis CVP, contribution margin ratio dihitung dengan formula:

  • A. Total Revenue / Total Cost
  • B. Contribution Margin / Sales Revenue
  • C. Fixed Cost / Variable Cost
  • D. Net Income / Sales Revenue
Jawaban: B. Contribution Margin / Sales Revenue.
Contribution margin ratio adalah perbandingan antara contribution margin dengan sales revenue, yang menunjukkan persentase penjualan yang tersedia untuk menutup biaya tetap dan menghasilkan laba.
4.

Break Even Point (BEP) dalam unit dapat dihitung dengan rumus:

  • A. Total Fixed Cost / (Selling Price per Unit – Variable Cost per Unit)
  • B. Total Fixed Cost / Selling Price per Unit
  • C. Total Variable Cost / Contribution Margin
  • D. Total Revenue – Total Cost
Jawaban: A. Total Fixed Cost / (Selling Price per Unit – Variable Cost per Unit).
BEP dalam unit dihitung dengan membagi total biaya tetap dengan contribution margin per unit (harga jual per unit dikurangi biaya variabel per unit).
5.

Sistem Job Costing paling cocok digunakan untuk perusahaan yang:

  • A. Memproduksi produk secara massal dan homogen
  • B. Memproduksi produk yang unik sesuai pesanan pelanggan
  • C. Bergerak di bidang jasa perbankan
  • D. Memproduksi produk dalam proses berkelanjutan
Jawaban: B. Memproduksi produk yang unik sesuai pesanan pelanggan.
Job Costing digunakan untuk perusahaan yang memproduksi produk atau jasa yang unik dan berbeda sesuai dengan spesifikasi pesanan pelanggan.
6.

Activity-Based Costing (ABC) mengalokasikan overhead berdasarkan:

  • A. Jam kerja langsung saja
  • B. Biaya bahan baku langsung
  • C. Aktivitas-aktivitas yang mengkonsumsi sumber daya
  • D. Volume produksi total
Jawaban: C. Aktivitas-aktivitas yang mengkonsumsi sumber daya.
ABC mengalokasikan biaya overhead berdasarkan aktivitas-aktivitas yang mengkonsumsi sumber daya, menggunakan cost driver yang lebih akurat daripada metode tradisional.
7.

Anggaran yang disusun untuk berbagai tingkat aktivitas dan dapat disesuaikan dengan tingkat aktivitas aktual disebut:

  • A. Master budget
  • B. Static budget
  • C. Flexible budget
  • D. Operating budget
Jawaban: C. Flexible budget.
Flexible budget adalah anggaran yang dapat disesuaikan dengan berbagai tingkat aktivitas, sehingga berguna untuk analisis variance yang lebih akurat.
8.

Variance yang terjadi karena perbedaan antara harga aktual dengan harga standar disebut:

  • A. Volume variance
  • B. Price variance
  • C. Efficiency variance
  • D. Mix variance
Jawaban: B. Price variance.
Price variance (varians harga) mengukur perbedaan antara harga aktual yang dibayar dengan harga standar yang dianggarkan untuk input tertentu.
9.

Dalam analisis perilaku biaya, metode yang memisahkan biaya campuran menjadi komponen tetap dan variabel dengan menggunakan data titik tertinggi dan terendah adalah:

  • A. Metode least square
  • B. Metode high-low
  • C. Metode scattergraph
  • D. Metode regresi berganda
Jawaban: B. Metode high-low.
Metode high-low menggunakan data pada titik aktivitas tertinggi dan terendah untuk memisahkan biaya tetap dan variabel dari biaya campuran.
10.

Dalam pengambilan keputusan jangka pendek, biaya yang relevan adalah:

  • A. Biaya yang telah terjadi di masa lalu (sunk cost)
  • B. Biaya yang berbeda di antara alternatif keputusan
  • C. Biaya tetap yang tidak dapat dihindari
  • D. Biaya depresiasi
Jawaban: B. Biaya yang berbeda di antara alternatif keputusan.
Biaya relevan adalah biaya yang berbeda di antara alternatif keputusan dan mempengaruhi keputusan masa depan, bukan biaya masa lalu atau biaya yang sama untuk semua alternatif.
11.

Metode alokasi biaya departemen pembantu yang mengakui jasa timbal balik antar departemen pembantu adalah:

  • A. Metode langsung (direct method)
  • B. Metode bertahap (step-down method)
  • C. Metode aljabar (reciprocal method)
  • D. Metode single rate
Jawaban: C. Metode aljabar (reciprocal method).
Metode aljabar atau reciprocal method mengakui dan mengalokasikan jasa timbal balik yang terjadi antar departemen pembantu secara simultan.
12.

Common cost yang dialokasikan ke produk bersama sebaiknya menggunakan dasar alokasi:

  • A. Hanya berdasarkan volume produksi
  • B. Berdasarkan kemampuan produk untuk menanggung biaya (ability to bear)
  • C. Hanya berdasarkan berat fisik produk
  • D. Tidak perlu dialokasikan
Jawaban: B. Berdasarkan kemampuan produk untuk menanggung biaya (ability to bear).
Common cost sebaiknya dialokasikan berdasarkan dasar yang rasional seperti nilai jual relatif atau kemampuan produk untuk menanggung biaya, bukan hanya faktor fisik semata.
13.

Metode penilaian persediaan yang mengasumsikan barang yang pertama kali dibeli akan dijual terlebih dahulu adalah:

  • A. LIFO (Last In First Out)
  • B. FIFO (First In First Out)
  • C. Weighted Average
  • D. Specific Identification
Jawaban: B. FIFO (First In First Out).
FIFO (First In First Out) mengasumsikan bahwa barang yang pertama kali dibeli atau diproduksi akan dijual atau digunakan terlebih dahulu.
14.

Dalam Process Costing, equivalent units digunakan untuk:

  • A. Menghitung jumlah unit yang dijual
  • B. Mengkonversi unit dalam proses menjadi unit yang sudah selesai untuk tujuan alokasi biaya
  • C. Menentukan harga jual produk
  • D. Menghitung biaya overhead
Jawaban: B. Mengkonversi unit dalam proses menjadi unit yang sudah selesai untuk tujuan alokasi biaya.
Equivalent units mengkonversi unit dalam proses (yang belum selesai) menjadi unit ekuivalen yang selesai, sehingga biaya dapat dialokasikan secara proporsional.
15.

Biaya produk gagal normal (normal spoilage) dalam job costing diperlakukan sebagai:

  • A. Kerugian periode berjalan
  • B. Bagian dari biaya produksi normal dan dialokasikan ke unit baik
  • C. Biaya administrasi
  • D. Pengurang pendapatan
Jawaban: B. Bagian dari biaya produksi normal dan dialokasikan ke unit baik.
Normal spoilage dianggap sebagai bagian dari biaya produksi normal dan dialokasikan ke unit yang baik, karena merupakan bagian inheren dari proses produksi.
16.

Transfer price yang didasarkan pada harga pasar eksternal cocok digunakan ketika:

  • A. Tidak ada pasar eksternal untuk produk tersebut
  • B. Terdapat pasar kompetitif yang aktif untuk produk intermediate
  • C. Divisi penjual memiliki kapasitas berlebih
  • D. Produk sangat terspesialisasi
Jawaban: B. Terdapat pasar kompetitif yang aktif untuk produk intermediate.
Transfer price berdasarkan harga pasar paling tepat ketika terdapat pasar eksternal yang kompetitif dan aktif, karena mencerminkan nilai pasar yang objektif.
17.

Metode capital budgeting yang memperhitungkan time value of money adalah:

  • A. Payback period
  • B. Accounting rate of return
  • C. Net Present Value (NPV)
  • D. Simple rate of return
Jawaban: C. Net Present Value (NPV).
Net Present Value (NPV) memperhitungkan time value of money dengan mendiskontokan arus kas masa depan ke nilai sekarang, berbeda dengan payback period dan accounting rate of return yang tidak memperhitungkan time value of money.
18.

Dalam akuntansi biaya, sistem perhitungan biaya yang mencatat biaya pada saat terjadinya dan mengakumulasikan biaya untuk setiap pesanan disebut:

  • A. Process costing
  • B. Job costing
  • C. Activity-based costing
  • D. Standard costing
Jawaban: B. Job costing.
Job costing adalah sistem akuntansi biaya yang mencatat dan mengakumulasikan biaya untuk setiap pesanan atau pekerjaan secara terpisah, cocok untuk produksi berdasarkan pesanan.
19.

Biaya yang berubah secara total seiring dengan perubahan volume aktivitas tetapi tetap konstan per unit disebut:

  • A. Biaya tetap
  • B. Biaya variabel
  • C. Biaya semivariabel
  • D. Biaya campuran
Jawaban: B. Biaya variabel.
Biaya variabel adalah biaya yang totalnya berubah proporsional dengan volume aktivitas, tetapi biaya per unitnya tetap konstan.
20.

Titik di mana total pendapatan sama dengan total biaya sehingga perusahaan tidak mengalami laba atau rugi disebut:

  • A. Margin of safety
  • B. Contribution margin
  • C. Break even point
  • D. Operating leverage
Jawaban: C. Break even point.
Break even point adalah titik impas di mana total pendapatan sama dengan total biaya, sehingga laba atau rugi sama dengan nol.
21.

Dalam analisis CVP, contribution margin ratio dihitung dengan rumus:

  • A. Contribution margin / Sales
  • B. Sales – Variable costs
  • C. Fixed costs / Contribution margin per unit
  • D. Sales / Total costs
Jawaban: A. Contribution margin / Sales.
Contribution margin ratio adalah rasio contribution margin terhadap penjualan (Contribution margin / Sales), menunjukkan persentase penjualan yang tersedia untuk menutup biaya tetap.
22.

Activity-Based Costing (ABC) mengalokasikan biaya overhead berdasarkan:

  • A. Jam tenaga kerja langsung
  • B. Biaya bahan baku
  • C. Aktivitas yang mengkonsumsi sumber daya
  • D. Volume produksi
Jawaban: C. Aktivitas yang mengkonsumsi sumber daya.
ABC mengalokasikan biaya overhead berdasarkan aktivitas yang mengkonsumsi sumber daya, memberikan informasi biaya yang lebih akurat dibanding metode tradisional.
23.

Anggaran yang dapat disesuaikan dengan level aktivitas aktual disebut:

  • A. Master budget
  • B. Static budget
  • C. Flexible budget
  • D. Operating budget
Jawaban: C. Flexible budget.
Flexible budget adalah anggaran yang dapat disesuaikan dengan berbagai level aktivitas, memungkinkan perbandingan yang lebih bermakna dengan hasil aktual.
24.

Selisih antara biaya aktual dengan biaya yang dianggarkan disebut:

  • A. Standard cost
  • B. Variance
  • C. Flexible budget
  • D. Budget slack
Jawaban: B. Variance.
Variance adalah selisih atau perbedaan antara biaya aktual dengan biaya standar atau yang dianggarkan, digunakan untuk analisis kinerja.
25.

Metode pemisahan biaya campuran yang menggunakan titik aktivitas tertinggi dan terendah adalah:

  • A. Metode least squares
  • B. Metode high-low
  • C. Metode scattergraph
  • D. Metode regresi
Jawaban: B. Metode high-low.
Metode high-low menggunakan data pada titik aktivitas tertinggi dan terendah untuk memisahkan komponen biaya tetap dan variabel dari biaya campuran.
26.

Dalam pengambilan keputusan jangka pendek, biaya yang relevan adalah:

  • A. Sunk cost
  • B. Biaya yang berbeda antar alternatif
  • C. Biaya yang sudah terjadi
  • D. Biaya tetap yang tidak dapat dihindari
Jawaban: B. Biaya yang berbeda antar alternatif.
Biaya relevan adalah biaya yang berbeda antar alternatif keputusan dan akan terjadi di masa depan, mempengaruhi keputusan yang akan diambil.
27.

Metode alokasi biaya departemen jasa yang mengakui timbal balik antar departemen jasa adalah:

  • A. Metode langsung
  • B. Metode bertahap
  • C. Metode aljabar (reciprocal)
  • D. Metode single rate
Jawaban: C. Metode aljabar (reciprocal).
Metode aljabar atau reciprocal method mengakui saling memberikan jasa antar departemen jasa secara penuh, memberikan alokasi yang paling akurat.
28.

Biaya yang terjadi untuk memproduksi dua atau lebih produk secara bersamaan dari satu proses produksi disebut:

  • A. Common cost
  • B. Joint cost
  • C. Separable cost
  • D. Incremental cost
Jawaban: B. Joint cost.
Joint cost adalah biaya yang terjadi dalam proses produksi bersama yang menghasilkan dua atau lebih produk secara simultan sampai split-off point.
29.

Metode penilaian persediaan yang mengasumsikan barang yang dibeli pertama dijual pertama adalah:

  • A. LIFO (Last In First Out)
  • B. FIFO (First In First Out)
  • C. Weighted average
  • D. Specific identification
Jawaban: B. FIFO (First In First Out).
FIFO (First In First Out) adalah metode penilaian persediaan yang mengasumsikan barang yang dibeli atau diproduksi pertama akan dijual atau digunakan pertama.
30.

Dalam process costing, unit ekuivalen untuk biaya konversi dihitung dengan mempertimbangkan:

  • A. Hanya unit yang selesai
  • B. Unit selesai dan persentase penyelesaian WIP akhir
  • C. Hanya WIP awal
  • D. Total unit yang masuk produksi
Jawaban: B. Unit selesai dan persentase penyelesaian WIP akhir.
Unit ekuivalen untuk biaya konversi dihitung dengan menjumlahkan unit yang selesai ditransfer dan unit dalam WIP akhir dikalikan dengan persentase penyelesaiannya.
31.

Produk yang tidak memenuhi standar kualitas dan harus dibuang atau dijual dengan harga rendah disebut:

  • A. Scrap
  • B. Rework
  • C. Spoilage
  • D. Defective unit
Jawaban: C. Spoilage.
Spoilage adalah produk yang tidak memenuhi standar kualitas dan tidak dapat diperbaiki secara ekonomis, harus dibuang atau dijual dengan harga jauh di bawah harga normal.
32.

Biaya yang dikeluarkan untuk mencegah produk cacat sebelum terjadi termasuk dalam kategori:

  • A. Prevention costs
  • B. Appraisal costs
  • C. Internal failure costs
  • D. External failure costs
Jawaban: A. Prevention costs.
Prevention costs adalah biaya kualitas yang dikeluarkan untuk mencegah terjadinya produk cacat, seperti pelatihan karyawan dan desain proses yang baik.
33.

Dalam penetapan harga jual, metode cost-plus pricing menambahkan markup pada:

  • A. Harga pasar
  • B. Biaya produksi
  • C. Harga kompetitor
  • D. Nilai persepsi pelanggan
Jawaban: B. Biaya produksi.
Cost-plus pricing adalah metode penetapan harga dengan menambahkan persentase markup tertentu pada biaya produksi atau biaya penuh produk.
34.

Metode capital budgeting yang mempertimbangkan nilai waktu uang dan menghitung tingkat pengembalian investasi adalah:

  • A. Payback period
  • B. Accounting rate of return
  • C. Internal rate of return (IRR)
  • D. Simple rate of return
Jawaban: C. Internal rate of return (IRR).
Internal Rate of Return (IRR) adalah metode capital budgeting yang mempertimbangkan nilai waktu uang dan menghitung tingkat diskonto yang membuat NPV sama dengan nol.
35.

Akuntansi biaya terutama digunakan untuk membantu manajemen dalam hal apa?

  • A. Pelaporan kepada pihak eksternal
  • B. Perencanaan dan pengendalian biaya
  • C. Penyusunan laporan keuangan publik
  • D. Audit eksternal
Jawaban: B. Perencanaan dan pengendalian biaya.
Akuntansi biaya dirancang khusus untuk membantu manajemen dalam perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan terkait biaya operasional perusahaan.
36.

Biaya yang berubah secara proporsional dengan perubahan volume aktivitas disebut?

  • A. Biaya tetap
  • B. Biaya semi variabel
  • C. Biaya variabel
  • D. Biaya campuran
Jawaban: C. Biaya variabel.
Biaya variabel adalah biaya yang berubah secara proporsional dengan perubahan tingkat aktivitas atau volume produksi.
37.

Dalam analisis CVP, contribution margin adalah?

  • A. Penjualan dikurangi biaya tetap
  • B. Penjualan dikurangi biaya variabel
  • C. Laba bersih ditambah pajak
  • D. Total biaya dikurangi biaya variabel
Jawaban: B. Penjualan dikurangi biaya variabel.
Contribution margin dihitung dengan mengurangkan biaya variabel dari penjualan, yang menunjukkan kontribusi untuk menutup biaya tetap dan menghasilkan laba.
38.

Break even point terjadi ketika?

  • A. Laba sama dengan biaya variabel
  • B. Pendapatan sama dengan total biaya
  • C. Biaya tetap sama dengan biaya variabel
  • D. Laba maksimal tercapai
Jawaban: B. Pendapatan sama dengan total biaya.
Break even point adalah titik di mana total pendapatan sama dengan total biaya, sehingga perusahaan tidak mengalami laba maupun rugi.
39.

Job costing paling cocok digunakan untuk perusahaan yang?

  • A. Memproduksi produk massal secara kontinyu
  • B. Memproduksi produk yang unik dan berbeda untuk setiap pesanan
  • C. Memproduksi satu jenis produk saja
  • D. Menggunakan proses produksi otomatis
Jawaban: B. Memproduksi produk yang unik dan berbeda untuk setiap pesanan.
Job costing dirancang untuk perusahaan yang memproduksi produk yang berbeda-beda sesuai pesanan pelanggan, di mana setiap job memiliki karakteristik unik.
40.

Activity-Based Costing (ABC) mengalokasikan overhead berdasarkan?

  • A. Jam tenaga kerja langsung saja
  • B. Volume produksi
  • C. Aktivitas yang mengkonsumsi sumber daya
  • D. Biaya bahan baku
Jawaban: C. Aktivitas yang mengkonsumsi sumber daya.
ABC mengalokasikan biaya overhead berdasarkan aktivitas yang benar-benar mengkonsumsi sumber daya, memberikan alokasi biaya yang lebih akurat.
41.

Anggaran yang disesuaikan dengan tingkat aktivitas aktual disebut?

  • A. Master budget
  • B. Static budget
  • C. Flexible budget
  • D. Operating budget
Jawaban: C. Flexible budget.
Flexible budget adalah anggaran yang disesuaikan dengan tingkat aktivitas aktual, memungkinkan perbandingan yang lebih bermakna antara anggaran dan realisasi.
42.

Variance yang menguntungkan terjadi ketika?

  • A. Biaya aktual lebih besar dari anggaran
  • B. Biaya aktual lebih kecil dari anggaran
  • C. Pendapatan aktual lebih kecil dari anggaran
  • D. Tidak ada perbedaan antara aktual dan anggaran
Jawaban: B. Biaya aktual lebih kecil dari anggaran.
Variance menguntungkan untuk biaya terjadi ketika biaya aktual lebih rendah dari yang dianggarkan, menunjukkan efisiensi biaya.
43.

Dalam analisis perilaku biaya, metode high-low digunakan untuk?

  • A. Menghitung biaya tetap saja
  • B. Memisahkan biaya campuran menjadi komponen tetap dan variabel
  • C. Menghitung contribution margin
  • D. Menentukan harga jual produk
Jawaban: B. Memisahkan biaya campuran menjadi komponen tetap dan variabel.
Metode high-low menggunakan titik aktivitas tertinggi dan terendah untuk memisahkan biaya campuran menjadi komponen biaya tetap dan variabel.
44.

Dalam pengambilan keputusan jangka pendek, biaya yang relevan adalah?

  • A. Biaya yang telah terjadi di masa lalu
  • B. Biaya yang akan berbeda di antara alternatif keputusan
  • C. Biaya tetap yang sudah committed
  • D. Semua biaya historis
Jawaban: B. Biaya yang akan berbeda di antara alternatif keputusan.
Biaya relevan adalah biaya masa depan yang akan berbeda di antara alternatif keputusan yang tersedia, sehingga mempengaruhi keputusan.
45.

Metode direct method dalam alokasi biaya departemen jasa?

  • A. Mengalokasikan biaya departemen jasa ke departemen jasa lain terlebih dahulu
  • B. Mengalokasikan langsung ke departemen produksi tanpa mempertimbangkan jasa antar departemen jasa
  • C. Menggunakan sistem persamaan simultan
  • D. Mengalokasikan secara bertahap berdasarkan urutan tertentu
Jawaban: B. Mengalokasikan langsung ke departemen produksi tanpa mempertimbangkan jasa antar departemen jasa.
Direct method mengalokasikan biaya departemen jasa langsung ke departemen produksi tanpa mempertimbangkan layanan antar departemen jasa.
46.

Metode penilaian persediaan FIFO mengasumsikan bahwa?

  • A. Barang yang dibeli terakhir dijual terlebih dahulu
  • B. Barang yang dibeli pertama dijual terlebih dahulu
  • C. Semua barang memiliki biaya rata-rata
  • D. Barang dinilai berdasarkan harga pasar
Jawaban: B. Barang yang dibeli pertama dijual terlebih dahulu.
FIFO (First In First Out) mengasumsikan bahwa barang yang dibeli atau diproduksi pertama kali akan dijual atau digunakan terlebih dahulu.
47.

Dalam process costing, equivalent units digunakan untuk?

  • A. Menghitung jumlah unit yang selesai saja
  • B. Mengkonversi unit dalam proses menjadi unit selesai ekuivalen
  • C. Menghitung biaya overhead
  • D. Menentukan harga jual
Jawaban: B. Mengkonversi unit dalam proses menjadi unit selesai ekuivalen.
Equivalent units mengkonversi unit yang masih dalam proses menjadi unit selesai ekuivalen untuk tujuan perhitungan biaya yang akurat.
48.

Normal spoilage dalam process costing adalah?

  • A. Spoilage yang tidak dapat dihindari dalam kondisi operasi normal
  • B. Spoilage yang disebabkan oleh kelalaian
  • C. Spoilage yang dapat dihindari sepenuhnya
  • D. Spoilage yang terjadi di luar proses produksi
Jawaban: A. Spoilage yang tidak dapat dihindari dalam kondisi operasi normal.
Normal spoilage adalah produk gagal yang tidak dapat dihindari meskipun proses produksi berjalan secara efisien dalam kondisi operasi normal.
49.

Biaya kualitas pencegahan (prevention cost) meliputi?

  • A. Biaya inspeksi produk jadi
  • B. Biaya pelatihan karyawan untuk mencegah cacat
  • C. Biaya rework produk cacat
  • D. Biaya garansi produk
Jawaban: B. Biaya pelatihan karyawan untuk mencegah cacat.
Prevention cost adalah biaya yang dikeluarkan untuk mencegah terjadinya cacat, seperti pelatihan karyawan, perencanaan kualitas, dan pemeliharaan preventif.
50.

Dalam capital budgeting, metode Net Present Value (NPV) menghitung?

  • A. Selisih antara nilai sekarang arus kas masuk dan keluar
  • B. Periode waktu pengembalian investasi
  • C. Tingkat pengembalian internal
  • D. Total arus kas tanpa diskonto
Jawaban: A. Selisih antara nilai sekarang arus kas masuk dan keluar.
NPV menghitung selisih antara present value dari arus kas masuk dengan present value dari arus kas keluar untuk menilai kelayakan investasi.

Persiapan matang dengan latihan soal akan meningkatkan kepercayaan diri menghadapi ujian. Baik dalam format UTM maupun UO, pemahaman konsep akuntansi biaya sangat krusial. Manfaatkan Soal UAS UT sebagai sarana evaluasi kemampuan Anda. Kerjakan setiap soal dengan teliti dan pelajari pembahasannya hingga tuntas untuk hasil maksimal.

Kesuksesan dimulai dari usaha konsisten yang Anda lakukan hari ini. Jangan menunda-nunda persiapan karena waktu ujian semakin dekat. Tetap semangat berlatih dan yakinlah bahwa kerja keras Anda akan membuahkan hasil memuaskan. Raih nilai terbaik dalam ujian PAJA3336 Akuntansi Biaya I dengan persiapan yang optimal dan doa yang tulus.

Bagikan

error: Content is protected !!