💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

Soal UAS UT PBIN4217 Drama dan Kunci Jawaban

Soal UT PBIN4217 Drama
Soal UT PBIN4217 Drama

Mempersiapkan ujian akhir semester dengan baik memberikan manfaat besar bagi mahasiswa. Mata kuliah PBIN4217 Drama menuntut pemahaman mendalam tentang struktur, unsur, dan pementasan karya dramatik. Latihan soal secara rutin membantu mahasiswa mengenali pola pertanyaan dan meningkatkan kepercayaan diri sebelum menghadapi ujian sesungguhnya.

Salah satu cara efektif belajar adalah mengerjakan Soal UAS UT yang relevan dengan materi drama. Mahasiswa dapat memahami konsep lebih cepat melalui latihan berulang. Sumber latihan berkualitas tersedia di soalut.com, tempat mahasiswa menemukan berbagai referensi soal yang sesuai dengan kurikulum Universitas Terbuka secara lengkap.

Mengakses Soal UT memungkinkan mahasiswa berlatih dengan Soal Ujian UT dari berbagai semester sebelumnya. Pola belajar ini melatih kemampuan analisis teks drama, mengidentifikasi tokoh, dan memahami konflik dramatik secara sistematis, sehingga hasil ujian akhir semester dapat dicapai secara optimal dan memuaskan.

Soal UT PBIN4217 Drama

1.

Drama merupakan karya sastra yang memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan puisi dan prosa. Salah satu ciri utama drama adalah…

  • A. Ditulis dalam bentuk narasi yang panjang dan mendetail
  • B. Disajikan dalam bentuk dialog antartokoh yang dimaksudkan untuk dipentaskan
  • C. Menggunakan gaya bahasa kiasan yang dominan dan imajinatif
  • D. Berfokus pada perasaan batin pengarang secara mendalam
Jawaban: B. Disajikan dalam bentuk dialog antartokoh yang dimaksudkan untuk dipentaskan.
Drama memiliki ciri khas berupa dialog antartokoh yang dirancang untuk dipentaskan di atas panggung, berbeda dengan prosa yang berbentuk narasi atau puisi yang mengungkapkan perasaan batin.
2.

Dalam klasifikasi jenis-jenis drama, drama yang menampilkan kisah sedih dan berakhir dengan kemalangan atau kematian tokoh utama disebut…

  • A. Komedi
  • B. Melodrama
  • C. Tragedi
  • D. Opera
Jawaban: C. Tragedi.
Tragedi adalah jenis drama yang menampilkan kisah tokoh yang mengalami penderitaan besar dan berakhir dengan kemalangan atau kematian, sedangkan komedi berakhir bahagia dan melodrama bersifat campuran dengan emosi yang berlebihan.
3.

Dalam pembelajaran drama di sekolah, pendekatan yang paling efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap karya drama adalah…

  • A. Hanya membaca teks drama secara mandiri tanpa diskusi
  • B. Menghafal seluruh isi naskah drama tanpa memahami maknanya
  • C. Memadukan kegiatan membaca, mendiskusikan, dan mementaskan drama
  • D. Menonton film tanpa mengaitkan dengan teks drama
Jawaban: C. Memadukan kegiatan membaca, mendiskusikan, dan mementaskan drama.
Pembelajaran drama yang efektif memadukan kegiatan membaca, mendiskusikan isi dan unsur drama, serta mementaskan atau bermain peran agar siswa mendapatkan pengalaman langsung yang holistik.
4.

Asal usul drama di Indonesia tidak terlepas dari pengaruh tradisi pertunjukan lokal. Pertunjukan tradisional yang dianggap sebagai cikal bakal drama di Indonesia adalah…

  • A. Pertunjukan sirkus dan akrobatik dari budaya Barat
  • B. Ritual dan upacara adat yang mengandung unsur teater seperti wayang dan ketoprak
  • C. Pertunjukan musik modern yang berkembang di perkotaan
  • D. Pertunjukan olahraga tradisional yang bersifat kompetitif
Jawaban: B. Ritual dan upacara adat yang mengandung unsur teater seperti wayang dan ketoprak.
Drama di Indonesia berasal dari tradisi pertunjukan lokal seperti wayang, ketoprak, dan lenong yang mengandung unsur teater berupa cerita, dialog, dan peran, sehingga menjadi fondasi perkembangan drama modern Indonesia.
5.

Perkembangan drama modern di Indonesia mengalami fase penting pada masa penjajahan Belanda. Pada masa itu, bentuk drama yang populer di kalangan masyarakat perkotaan adalah…

  • A. Drama wayang kulit yang murni bersifat tradisional
  • B. Komedi stambul yang memadukan unsur Barat dan lokal
  • C. Drama realis ala Eropa yang sepenuhnya mengikuti gaya Barat
  • D. Drama pantomim yang tidak menggunakan dialog sama sekali
Jawaban: B. Komedi stambul yang memadukan unsur Barat dan lokal.
Komedi stambul adalah bentuk drama yang populer pada masa kolonial Belanda, merupakan perpaduan antara pengaruh budaya Barat (terutama Arab-Melayu-Eropa) dengan unsur budaya lokal, dan banyak digemari masyarakat perkotaan.
6.

Unsur intrinsik drama yang berfungsi sebagai tulang punggung cerita karena mengatur rangkaian peristiwa dari awal hingga akhir adalah…

  • A. Tema
  • B. Latar
  • C. Alur
  • D. Amanat
Jawaban: C. Alur.
Alur (plot) merupakan unsur intrinsik yang mengatur rangkaian peristiwa secara logis dan kronologis dari awal, konflik, klimaks, hingga penyelesaian, sehingga menjadi kerangka utama cerita drama.
7.

Unsur ekstrinsik drama mencakup faktor-faktor di luar teks yang memengaruhi penciptaan drama. Contoh unsur ekstrinsik yang paling relevan adalah…

  • A. Dialog dan monolog yang diucapkan tokoh
  • B. Latar tempat dan waktu dalam cerita
  • C. Latar belakang sosial budaya pengarang dan kondisi masyarakat
  • D. Konflik antartokoh dalam naskah drama
Jawaban: C. Latar belakang sosial budaya pengarang dan kondisi masyarakat.
Unsur ekstrinsik adalah faktor di luar teks drama seperti latar belakang sosial budaya pengarang, kondisi masyarakat, pandangan hidup, dan nilai-nilai di luar teks yang memengaruhi penciptaan drama.
8.

Dalam analisis alur drama, bagian yang menggambarkan puncak ketegangan konflik dalam cerita disebut…

  • A. Eksposisi
  • B. Komplikasi
  • C. Klimaks
  • D. Resolusi
Jawaban: C. Klimaks.
Klimaks adalah bagian alur yang menggambarkan puncak ketegangan konflik, titik tertinggi dalam drama di mana permasalahan mencapai puncaknya sebelum memasuki tahap penyelesaian atau resolusi.
9.

Dalam analisis tokoh dan penokohan, teknik penggambaran watak tokoh melalui ucapan, pikiran, dan tindakan tokoh itu sendiri disebut teknik…

  • A. Analitik atau langsung
  • B. Dramatik atau tidak langsung
  • C. Deskriptif naratif
  • D. Omniscient atau serba tahu
Jawaban: B. Dramatik atau tidak langsung.
Teknik dramatik (tidak langsung) adalah cara penggambaran watak tokoh melalui dialog, tindakan, pikiran, dan reaksi tokoh itu sendiri, sehingga pembaca/penonton menyimpulkan sendiri karakter tokoh tersebut.
10.

Dialog dalam drama memiliki fungsi yang sangat penting. Salah satu fungsi utama dialog dalam drama adalah…

  • A. Menggantikan seluruh peran narasi pengarang secara tersembunyi
  • B. Menggerakkan alur cerita dan mengungkapkan karakter tokoh
  • C. Memperpanjang durasi pementasan agar lebih lama
  • D. Menghilangkan kebutuhan akan latar dan setting panggung
Jawaban: B. Menggerakkan alur cerita dan mengungkapkan karakter tokoh.
Dialog dalam drama berfungsi untuk menggerakkan alur cerita, mengungkapkan karakter dan perasaan tokoh, serta menyampaikan informasi penting kepada penonton tentang situasi dan konflik dalam cerita.
11.

Latar dalam drama mencakup tiga dimensi utama. Latar yang menggambarkan suasana emosional atau psikologis yang melingkupi peristiwa dalam drama disebut latar…

  • A. Tempat
  • B. Waktu
  • C. Sosial
  • D. Suasana
Jawaban: D. Suasana.
Latar suasana (atmosfer) menggambarkan kondisi emosional atau psikologis yang melingkupi peristiwa, seperti suasana mencekam, sedih, atau gembira, berbeda dari latar tempat (lokasi), waktu (kapan), dan sosial (kondisi masyarakat).
12.

Dalam analisis tema drama, tema mayor adalah…

  • A. Tema sampingan yang mendukung tema utama secara tidak langsung
  • B. Tema utama yang menjadi pokok pikiran menyeluruh dalam drama
  • C. Tema yang hanya muncul pada bagian awal drama saja
  • D. Tema yang berkaitan dengan konflik antartokoh semata
Jawaban: B. Tema utama yang menjadi pokok pikiran menyeluruh dalam drama.
Tema mayor adalah tema utama yang menjadi pokok pikiran menyeluruh dan mendominasi keseluruhan cerita drama, sedangkan tema minor adalah tema sampingan yang mendukung tema utama.
13.

Bermain peran (role playing) dalam konteks pembelajaran drama memiliki tujuan utama yaitu…

  • A. Melatih siswa menghafal teks secara verbatim tanpa ekspresi
  • B. Mengembangkan kemampuan empati, kreativitas, dan ekspresi diri siswa
  • C. Menilai kemampuan membaca nyaring siswa di depan kelas
  • D. Mempersiapkan siswa menjadi aktor profesional
Jawaban: B. Mengembangkan kemampuan empati, kreativitas, dan ekspresi diri siswa.
Bermain peran dalam pembelajaran drama bertujuan mengembangkan kemampuan empati dengan menempatkan diri pada posisi tokoh lain, melatih kreativitas, dan mengembangkan kemampuan ekspresi diri siswa secara menyeluruh.
14.

Dalam pementasan drama, unsur yang bertanggung jawab atas pengaturan cahaya, dekorasi, dan tata panggung secara keseluruhan disebut…

  • A. Sutradara
  • B. Penata artistik (art director)
  • C. Penulis naskah (dramaturgi)
  • D. Pemain (aktor)
Jawaban: B. Penata artistik (art director).
Penata artistik (art director) bertanggung jawab atas seluruh aspek visual pementasan termasuk tata cahaya, dekorasi, dan setting panggung, sehingga menciptakan atmosfer yang sesuai dengan tuntutan naskah.
15.

Pantomim sebagai seni pertunjukan memiliki karakteristik yang membedakannya dari drama biasa. Ciri utama pantomim adalah…

  • A. Menggunakan dialog yang sangat panjang dan puitis
  • B. Mengandalkan gerak tubuh dan ekspresi wajah tanpa menggunakan kata-kata
  • C. Memerlukan properti panggung yang sangat lengkap dan mewah
  • D. Selalu dibawakan oleh kelompok besar minimal sepuluh orang
Jawaban: B. Mengandalkan gerak tubuh dan ekspresi wajah tanpa menggunakan kata-kata.
Pantomim adalah seni pertunjukan yang mengandalkan gerak tubuh (gesture), mimik wajah, dan ekspresi fisik tanpa menggunakan kata-kata atau dialog verbal, sehingga komunikasi sepenuhnya bersifat nonverbal.
16.

Dalam kegiatan menulis naskah drama, hal pertama yang harus ditentukan oleh penulis sebelum mengembangkan dialog adalah…

  • A. Jumlah penonton yang akan menyaksikan pementasan
  • B. Tema, tokoh, dan garis besar alur cerita
  • C. Biaya produksi dan anggaran pementasan
  • D. Kostum dan tata rias para pemain
Jawaban: B. Tema, tokoh, dan garis besar alur cerita.
Sebelum mengembangkan dialog, penulis naskah drama harus terlebih dahulu menentukan tema (pokok gagasan), tokoh beserta karakternya, dan garis besar alur cerita sebagai kerangka dasar penulisan.
17.

Dalam apresiasi drama, kegiatan menilai kelebihan dan kekurangan pementasan drama mencakup aspek-aspek berikut, kecuali…

  • A. Kualitas akting dan penghayatan peran para pemain
  • B. Kesesuaian tata panggung dan pencahayaan dengan suasana cerita
  • C. Harga tiket masuk dan keuntungan finansial penyelenggara
  • D. Kemampuan sutradara dalam menginterpretasikan naskah
Jawaban: C. Harga tiket masuk dan keuntungan finansial penyelenggara.
Penilaian pementasan drama dari sudut apresiasi sastra dan seni mencakup aspek akting, tata panggung, pencahayaan, penyutradaraan, dan unsur artistik lainnya, bukan aspek finansial seperti harga tiket atau keuntungan penyelenggara.
18.

Drama merupakan salah satu bentuk karya sastra yang memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan puisi dan prosa. Ciri utama yang membedakan drama dari genre sastra lainnya adalah…

  • A. Menggunakan bahasa yang indah dan berirama
  • B. Disajikan dalam bentuk dialog antar tokoh
  • C. Mengandung unsur alur dan penokohan
  • D. Bersifat imajinatif dan fiktif
Jawaban: B. Disajikan dalam bentuk dialog antar tokoh.
Drama memiliki ciri khas utama yaitu disajikan dalam bentuk dialog atau percakapan antar tokoh, yang membedakannya dari puisi (yang bersifat liris) dan prosa (yang berupa narasi).
19.

Dalam pembelajaran drama di sekolah, pendekatan yang paling tepat digunakan untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam memahami dan menikmati drama adalah…

  • A. Pendekatan struktural yang berfokus pada analisis unsur pembangun
  • B. Pendekatan apresiatif yang melibatkan penghayatan karya secara langsung
  • C. Pendekatan behavioristik yang mengutamakan hafalan naskah
  • D. Pendekatan kognitif yang menekankan pemahaman teori drama
Jawaban: B. Pendekatan apresiatif yang melibatkan penghayatan karya secara langsung.
Pembelajaran drama sebaiknya menggunakan pendekatan apresiatif agar siswa dapat menghayati, memahami, dan menikmati karya drama secara langsung, bukan sekadar menghafal teori.
20.

Asal usul drama di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari tradisi pertunjukan rakyat yang telah ada sejak zaman dahulu. Salah satu bentuk pertunjukan yang dianggap sebagai cikal bakal drama di Indonesia adalah…

  • A. Opera dan operet yang berasal dari Eropa
  • B. Wayang dan permainan rakyat tradisional
  • C. Sandiwara modern abad ke-20
  • D. Teater kontemporer yang berkembang di kota besar
Jawaban: B. Wayang dan permainan rakyat tradisional.
Drama Indonesia berakar dari tradisi pertunjukan rakyat seperti wayang, permainan rakyat, dan ritual adat yang telah ada jauh sebelum pengaruh Barat masuk ke Indonesia.
21.

Perkembangan drama di Indonesia mengalami fase yang cukup panjang. Drama modern Indonesia mulai berkembang pesat pada masa…

  • A. Zaman prasejarah
  • B. Masa penjajahan Belanda abad ke-17
  • C. Awal abad ke-20 dengan munculnya kelompok-kelompok sandiwara
  • D. Pasca Reformasi tahun 1998
Jawaban: C. Awal abad ke-20 dengan munculnya kelompok-kelompok sandiwara.
Drama modern Indonesia mulai berkembang pada awal abad ke-20, ditandai dengan munculnya kelompok-kelompok sandiwara seperti Komedi Stambul dan kelompok drama lainnya yang mendapat pengaruh dari teater Barat.
22.

Unsur intrinsik drama yang berfungsi sebagai tulang punggung cerita dan menggerakkan jalannya peristiwa dari awal hingga akhir disebut…

  • A. Tema
  • B. Amanat
  • C. Alur
  • D. Latar
Jawaban: C. Alur.
Alur adalah unsur intrinsik drama yang merupakan rangkaian peristiwa yang tersusun secara logis dan kronologis, berfungsi sebagai tulang punggung yang menggerakkan cerita dari awal hingga akhir.
23.

Unsur ekstrinsik drama adalah unsur yang berada di luar teks drama tetapi turut mempengaruhi karya tersebut. Contoh unsur ekstrinsik yang paling tepat adalah…

  • A. Dialog dan monolog tokoh
  • B. Latar tempat dan waktu pementasan
  • C. Latar belakang sosial budaya pengarang dan nilai-nilai kemasyarakatan
  • D. Konflik yang terjadi antar tokoh
Jawaban: C. Latar belakang sosial budaya pengarang dan nilai-nilai kemasyarakatan.
Unsur ekstrinsik drama mencakup hal-hal di luar teks drama seperti latar belakang kehidupan pengarang, kondisi sosial budaya masyarakat, dan nilai-nilai yang melingkupi penciptaan drama tersebut.
24.

Dalam analisis alur drama, terdapat bagian yang menggambarkan puncak ketegangan atau konflik yang paling tinggi. Bagian ini disebut…

  • A. Eksposisi
  • B. Komplikasi
  • C. Klimaks
  • D. Resolusi
Jawaban: C. Klimaks.
Klimaks adalah bagian dari alur drama yang menggambarkan puncak ketegangan atau konflik tertinggi, di mana penonton atau pembaca merasakan tegangan maksimal sebelum cerita menuju penyelesaian.
25.

Dalam menganalisis tokoh dan penokohan drama, teknik penokohan yang memperlihatkan karakter tokoh secara langsung melalui komentar pengarang atau pelukisan fisik tokoh disebut teknik…

  • A. Dramatik
  • B. Analitik
  • C. Dialog
  • D. Simbolik
Jawaban: B. Analitik.
Teknik analitik (langsung) adalah cara pengarang memperkenalkan karakter tokoh secara langsung melalui deskripsi atau komentar narator, berbeda dengan teknik dramatik yang memperlihatkan karakter melalui tindakan dan dialog tokoh.
26.

Dialog dalam drama memiliki fungsi yang sangat penting. Selain sebagai alat komunikasi antar tokoh, dialog juga berfungsi untuk…

  • A. Menggantikan fungsi narasi sepenuhnya
  • B. Memperindah penampilan fisik tokoh
  • C. Mengungkapkan karakter tokoh, menggerakkan alur, dan menyampaikan informasi
  • D. Menentukan jumlah babak dan adegan dalam drama
Jawaban: C. Mengungkapkan karakter tokoh, menggerakkan alur, dan menyampaikan informasi.
Dialog dalam drama memiliki multifungsi yaitu mengungkapkan karakter dan watak tokoh, menggerakkan alur cerita, menyampaikan informasi kepada penonton, serta membangun suasana dan konflik.
27.

Latar dalam drama tidak hanya terbatas pada tempat dan waktu, tetapi juga mencakup dimensi lain. Latar yang menggambarkan kondisi sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat dalam drama disebut latar…

  • A. Tempat
  • B. Waktu
  • C. Suasana
  • D. Sosial
Jawaban: D. Sosial.
Latar sosial merujuk pada kondisi sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat yang melatarbelakangi cerita drama. Ini berbeda dengan latar tempat (lokasi fisik), latar waktu (kapan peristiwa terjadi), dan latar suasana (atmosfer emosional).
28.

Tema dalam drama merupakan gagasan pokok atau ide sentral yang menjadi dasar seluruh isi cerita. Cara yang paling tepat untuk menentukan tema sebuah drama adalah dengan…

  • A. Membaca judul drama secara harfiah
  • B. Memahami konflik utama dan keseluruhan isi cerita secara mendalam
  • C. Menghitung frekuensi kemunculan tokoh utama
  • D. Melihat latar tempat yang paling sering muncul
Jawaban: B. Memahami konflik utama dan keseluruhan isi cerita secara mendalam.
Tema drama ditemukan dengan memahami konflik utama, keseluruhan isi cerita, hubungan antar tokoh, dan pesan yang ingin disampaikan pengarang, bukan sekadar dari judul atau aspek permukaan lainnya.
29.

Amanat drama adalah pesan moral yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca atau penonton. Amanat dalam drama dapat disampaikan secara…

  • A. Eksplisit saja, melalui pernyataan langsung tokoh
  • B. Implisit saja, melalui simbol dan tindakan tokoh
  • C. Eksplisit melalui dialog tokoh maupun implisit melalui keseluruhan jalan cerita
  • D. Hanya melalui prolog dan epilog drama
Jawaban: C. Eksplisit melalui dialog tokoh maupun implisit melalui keseluruhan jalan cerita.
Amanat drama dapat disampaikan secara eksplisit (tersurat) melalui pernyataan langsung tokoh atau pengarang, maupun secara implisit (tersirat) yang harus disimpulkan dari keseluruhan jalan cerita dan peristiwa.
30.

Dalam bermain peran, seorang pemain harus mampu menghayati karakter tokoh yang diperankan. Teknik dasar yang harus dikuasai pemain untuk menciptakan penghayatan yang baik adalah…

  • A. Teknik membaca naskah dengan lancar dan hafal
  • B. Teknik olah tubuh, olah vokal, dan olah rasa
  • C. Teknik menghafalkan semua dialog tokoh lain
  • D. Teknik berdiri di atas panggung tanpa bergerak
Jawaban: B. Teknik olah tubuh, olah vokal, dan olah rasa.
Dasar bermain peran yang baik memerlukan penguasaan tiga teknik utama yaitu olah tubuh (gerak fisik yang ekspresif), olah vokal (suara yang jelas dan berkarakter), dan olah rasa (penghayatan emosi tokoh).
31.

Pantomim adalah salah satu bentuk seni pertunjukan yang memiliki keunikan tersendiri. Ciri utama yang membedakan pantomim dari bentuk drama lainnya adalah…

  • A. Menggunakan kostum yang sangat mewah dan berwarna-warni
  • B. Mengandalkan gerak tubuh dan ekspresi wajah tanpa menggunakan dialog
  • C. Selalu menggunakan musik sebagai pengiring utama
  • D. Dimainkan oleh banyak pemain secara bersamaan
Jawaban: B. Mengandalkan gerak tubuh dan ekspresi wajah tanpa menggunakan dialog.
Pantomim adalah seni pertunjukan yang mengandalkan gerak tubuh, ekspresi wajah, dan bahasa tubuh sebagai media ekspresi utama tanpa menggunakan kata-kata atau dialog verbal.
32.

Dalam menuturkan cerita drama secara berkelompok, hal yang paling penting untuk diperhatikan agar penuturan menjadi padu dan harmonis adalah…

  • A. Setiap anggota kelompok harus bersuara sekeras mungkin
  • B. Koordinasi, pembagian peran yang jelas, dan latihan bersama yang intensif
  • C. Hanya satu orang yang berbicara sementara yang lain diam
  • D. Menggunakan kostum yang sama persis untuk semua anggota
Jawaban: B. Koordinasi, pembagian peran yang jelas, dan latihan bersama yang intensif.
Penuturan cerita drama secara berkelompok memerlukan koordinasi yang baik, pembagian peran yang jelas bagi setiap anggota, dan latihan bersama yang intensif agar menghasilkan penuturan yang padu dan harmonis.
33.

Menulis naskah drama berbeda dengan menulis cerpen atau novel. Perbedaan mendasar dalam penulisan naskah drama terletak pada…

  • A. Penggunaan bahasa yang lebih tinggi dan formal
  • B. Jumlah halaman yang lebih banyak
  • C. Dominasi dialog, petunjuk laku (kramagung), dan pembagian babak-adegan
  • D. Keharusan menggunakan latar sejarah
Jawaban: C. Dominasi dialog, petunjuk laku (kramagung), dan pembagian babak-adegan.
Naskah drama memiliki kekhasan dalam penulisannya yaitu didominasi oleh dialog antar tokoh, dilengkapi petunjuk laku atau kramagung (stage direction), serta dibagi dalam babak dan adegan yang terstruktur.
34.

Dalam kegiatan apresiasi drama, menilai kelebihan dan kekurangan sebuah pementasan drama memerlukan kemampuan analisis yang komprehensif. Aspek-aspek yang dinilai dalam sebuah pementasan drama meliputi…

  • A. Hanya kostum dan tata rias pemain
  • B. Semata-mata kemampuan hafalan dialog para pemain
  • C. Akting pemain, tata panggung, tata cahaya, musik, kostum, dan penyutradaraan
  • D. Jumlah penonton yang hadir dan besarnya tiket masuk
Jawaban: C. Akting pemain, tata panggung, tata cahaya, musik, kostum, dan penyutradaraan.
Penilaian pementasan drama secara komprehensif mencakup berbagai aspek yaitu kualitas akting pemain, tata panggung, tata cahaya, musik pengiring, kostum dan tata rias, serta kemampuan penyutradaraan dalam mewujudkan visi artistik keseluruhan pertunjukan.
35.

Drama merupakan salah satu bentuk karya sastra yang memiliki ciri khas tersendiri. Salah satu ciri utama drama yang membedakannya dari genre sastra lainnya adalah…

  • A. Menggunakan narasi panjang yang menggambarkan peristiwa secara detail
  • B. Ditulis dalam bentuk dialog dan dimaksudkan untuk dipentaskan
  • C. Selalu mengandung unsur komedi yang menghibur penonton
  • D. Hanya dapat dinikmati melalui pembacaan naskah secara pribadi
Jawaban: B. Ditulis dalam bentuk dialog dan dimaksudkan untuk dipentaskan.
Drama memiliki ciri khas berupa penulisan dalam bentuk dialog antartokoh dan pada dasarnya dimaksudkan untuk dipentaskan di atas panggung di hadapan penonton.
36.

Berdasarkan jenis-jenis drama, drama yang menampilkan cerita sedih dan berakhir dengan kemalangan atau kematian tokoh utamanya disebut…

  • A. Komedi
  • B. Melodrama
  • C. Tragedi
  • D. Tragikomedi
Jawaban: C. Tragedi.
Tragedi adalah jenis drama yang menampilkan kisah sedih dengan konflik berat dan biasanya berakhir dengan kemalangan, penderitaan, atau kematian tokoh utamanya.
37.

Dalam pembelajaran drama di sekolah, pendekatan yang menekankan keterlibatan siswa secara aktif dalam kegiatan bermain peran dan ekspresi kreatif disebut pendekatan…

  • A. Pendekatan tekstual
  • B. Pendekatan performatif
  • C. Pendekatan struktural
  • D. Pendekatan historis
Jawaban: B. Pendekatan performatif.
Pendekatan performatif dalam pembelajaran drama menekankan keterlibatan langsung siswa melalui kegiatan bermain peran, improvisasi, dan ekspresi kreatif, bukan sekadar analisis teks.
38.

Asal usul drama di Indonesia pada mulanya sangat erat kaitannya dengan kegiatan ritual dan upacara adat. Pertunjukan yang dianggap sebagai akar drama tradisional Indonesia adalah…

  • A. Pertunjukan wayang dan tari topeng
  • B. Pembacaan puisi di istana kerajaan
  • C. Pertunjukan musik gamelan
  • D. Lomba bercerita di lingkungan kerajaan
Jawaban: A. Pertunjukan wayang dan tari topeng.
Drama tradisional Indonesia berakar dari pertunjukan wayang dan tari topeng yang mengandung unsur cerita, dialog, dan pementasan serta berkaitan erat dengan ritual adat dan kepercayaan masyarakat.
39.

Perkembangan drama modern di Indonesia ditandai dengan munculnya drama berbahasa Melayu yang dikenal dengan sebutan…

  • A. Drama arena
  • B. Sandiwara atau Komedi Stambul
  • C. Drama absurd
  • D. Drama realisme
Jawaban: B. Sandiwara atau Komedi Stambul.
Perkembangan drama modern Indonesia ditandai dengan munculnya Komedi Stambul dan sandiwara yang menggunakan bahasa Melayu dan menjadi cikal bakal drama modern Indonesia pada awal abad ke-20.
40.

Unsur intrinsik drama yang mengatur jalannya peristiwa dari awal hingga akhir cerita secara berurutan disebut…

  • A. Tema
  • B. Amanat
  • C. Alur
  • D. Latar
Jawaban: C. Alur.
Alur adalah unsur intrinsik drama yang mengatur rangkaian peristiwa atau jalannya cerita dari awal hingga akhir, mencakup eksposisi, komplikasi, klimaks, dan resolusi.
41.

Dalam analisis alur drama, bagian yang menggambarkan pengenalan tokoh, latar, dan situasi awal cerita sebelum konflik berkembang disebut…

  • A. Klimaks
  • B. Eksposisi
  • C. Resolusi
  • D. Komplikasi
Jawaban: B. Eksposisi.
Eksposisi adalah bagian awal alur yang berfungsi memperkenalkan tokoh-tokoh, latar tempat dan waktu, serta situasi awal cerita sebelum konflik mulai berkembang.
42.

Dalam analisis tokoh drama, tokoh yang memiliki watak kompleks, mengalami perkembangan karakter sepanjang cerita, dan tidak dapat digambarkan hanya dengan satu sifat saja disebut tokoh…

  • A. Tokoh flat (datar)
  • B. Tokoh statis
  • C. Tokoh round (bulat)
  • D. Tokoh figuran
Jawaban: C. Tokoh round (bulat).
Tokoh round atau tokoh bulat adalah tokoh yang memiliki watak kompleks dan multidimensi, mengalami perkembangan karakter sepanjang cerita, dan tidak dapat dideskripsikan hanya dengan satu sifat.
43.

Fungsi dialog dalam drama tidak hanya sebagai sarana komunikasi antartokoh, tetapi juga berfungsi untuk…

  • A. Menggantikan peran sutradara dalam pementasan
  • B. Mengungkapkan karakter tokoh dan menggerakkan alur cerita
  • C. Mendeskripsikan latar secara langsung kepada penonton
  • D. Memberikan informasi biografi penulis drama
Jawaban: B. Mengungkapkan karakter tokoh dan menggerakkan alur cerita.
Dialog dalam drama berfungsi ganda, yaitu sebagai sarana komunikasi antartokoh sekaligus sebagai alat untuk mengungkapkan karakter tokoh dan menggerakkan alur cerita ke depan.
44.

Tema drama yang bersifat universal dan menyangkut persoalan kemanusiaan yang mendasar, seperti cinta, keserakahan, dan keadilan, termasuk dalam kategori tema…

  • A. Tema sosial
  • B. Tema lokal
  • C. Tema personal
  • D. Tema abadi (perennial)
Jawaban: D. Tema abadi (perennial).
Tema abadi atau perennial adalah tema yang bersifat universal, menyangkut persoalan kemanusiaan mendasar seperti cinta, kematian, keadilan, dan keserakahan yang selalu relevan di setiap zaman.
45.

Amanat dalam drama merupakan pesan moral yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca atau penonton. Amanat yang disampaikan secara langsung dan tersurat dalam dialog atau narasi disebut amanat…

  • A. Tersirat
  • B. Implisit
  • C. Tersurat atau eksplisit
  • D. Simbolik
Jawaban: C. Tersurat atau eksplisit.
Amanat tersurat atau eksplisit adalah pesan moral yang disampaikan secara langsung dan jelas melalui dialog tokoh atau narasi dalam drama, sehingga mudah dipahami penonton atau pembaca.
46.

Dalam teknik bermain peran, kemampuan seorang aktor untuk merasakan dan menghayati emosi tokoh yang diperankan sehingga ekspresi yang ditampilkan terasa natural dan meyakinkan disebut…

  • A. Improvisasi
  • B. Blocking
  • C. Penghayatan (internalisasi peran)
  • D. Gesture
Jawaban: C. Penghayatan (internalisasi peran).
Penghayatan atau internalisasi peran adalah kemampuan aktor untuk benar-benar merasakan dan mendalami emosi tokoh yang diperankan, sehingga penampilan di atas panggung terasa natural dan meyakinkan.
47.

Dalam pementasan drama, posisi dan pergerakan para aktor di atas panggung yang diatur oleh sutradara untuk menciptakan komposisi visual yang efektif disebut…

  • A. Blocking
  • B. Setting
  • C. Make-up
  • D. Properti
Jawaban: A. Blocking.
Blocking adalah pengaturan posisi dan pergerakan para aktor di atas panggung yang ditentukan oleh sutradara untuk menciptakan komposisi visual yang menarik dan mendukung cerita.
48.

Pantomim sebagai salah satu bentuk seni pertunjukan memiliki ciri khas yang sangat menonjol dibandingkan drama biasa, yaitu…

  • A. Menggunakan dialog yang sangat minim
  • B. Selalu menggunakan kostum yang mencolok
  • C. Menyampaikan cerita sepenuhnya melalui gerak tubuh tanpa kata-kata
  • D. Hanya dapat dilakukan oleh satu orang pemain saja
Jawaban: C. Menyampaikan cerita sepenuhnya melalui gerak tubuh tanpa kata-kata.
Pantomim adalah seni pertunjukan yang menyampaikan cerita, perasaan, dan ekspresi sepenuhnya melalui gerak tubuh (gesture) tanpa menggunakan kata-kata atau dialog sama sekali.
49.

Dalam kegiatan apresiasi drama, kegiatan menilai pementasan drama mencakup berbagai aspek. Aspek yang berkaitan dengan kemampuan aktor dalam mengucapkan dialog dengan jelas, tepat, dan ekspresif disebut…

  • A. Artistik
  • B. Vokal
  • C. Kostum
  • D. Tata panggung
Jawaban: B. Vokal.
Aspek vokal dalam penilaian pementasan drama berkaitan dengan kemampuan aktor mengucapkan dialog dengan artikulasi yang jelas, intonasi yang tepat, volume suara yang memadai, dan ekspresi yang sesuai.
50.

Dalam menulis naskah drama sederhana, tahap yang dilakukan penulis untuk mengubah cerita dari bentuk prosa (cerpen atau novel) menjadi bentuk drama dengan mempertahankan isi cerita disebut…

  • A. Meringkas cerita
  • B. Menyadur cerita
  • C. Mendramatisasi atau mengadaptasi cerita ke dalam bentuk drama
  • D. Menganalisis cerita
Jawaban: C. Mendramatisasi atau mengadaptasi cerita ke dalam bentuk drama.
Mengubah cerita prosa seperti cerpen atau novel ke dalam bentuk drama disebut mendramatisasi atau mengadaptasi cerita, yaitu proses mengubah narasi menjadi dialog dan petunjuk pementasan dengan mempertahankan isi cerita aslinya.

Semoga latihan dengan Soal UAS UT ini membantu kamu memahami konsep drama secara menyeluruh. Persiapkan dirimu menghadapi format ujian UT, baik UTM maupun UO, dengan terus berlatih dan memahami materi inti. Keyakinan dan kesiapan adalah kunci sukses ujianmu.

Tetap semangat dan jangan menyerah dalam mempersiapkan ujian PBIN4217 Drama. Kuasai setiap materi, mulai dari struktur hingga analisis naskah drama, agar kamu mampu menjawab soal dengan percaya diri. Keberhasilanmu dimulai dari persiapan yang sungguh-sungguh sejak hari ini.

Bagikan

error: Content is protected !!