💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

Soal UAS UT PEBI4302 Evaluasi Pembelajaran Biologi dan Kunci Jawaban

Soal UT PEBI4302 Evaluasi Pembelajaran Biologi
Soal UT PEBI4302 Evaluasi Pembelajaran Biologi

Menguasai PEBI4302 Evaluasi Pembelajaran Biologi menjadi kunci sukses merancang asesmen yang bermakna bagi siswa. Anda bisa memulai persiapan dengan mengeksplorasi contoh-contoh tes dari soalut.com yang relevan. Sumber tersebut sangat membantu memahami pola pertanyaan.

Soal UT yang representatif akan melatih Anda mengidentifikasi berbagai teknik evaluasi biologi. Latihan ini krusial karena mengukur pemahaman tentang validitas dan reliabilitas instrumen. Manfaat langsungnya adalah Anda lebih siap mendesain soal berbasis kompetensi.

Berkat pemahaman dari Soal UAS UT, Anda dapat memprediksi tipe pertanyaan kompleks. Penguasaan konsep evaluasi ini akan meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Semua persiapan ini pada akhirnya memudahkan Anda meraih hasil optimal.

Soal UT PEBI4302 Evaluasi Pembelajaran Biologi

1.

Dalam konteks evaluasi pembelajaran, manakah pernyataan yang paling tepat membedakan antara tes, pengukuran, dan penilaian?

  • A. Pengukuran adalah proses memberikan angka pada suatu objek berdasarkan aturan tertentu, sedangkan penilaian adalah interpretasi data hasil pengukuran
  • B. Tes adalah proses mengumpulkan data, pengukuran adalah hasil akhir dari tes, dan penilaian adalah pemberian skor
  • C. Pengukuran lebih sempit dari tes, sedangkan penilaian lebih luas dari pengukuran
  • D. Tes hanya digunakan untuk mengukur aspek kognitif, pengukuran untuk aspek afektif, dan penilaian untuk aspek psikomotorik
Jawaban: A. Pengukuran adalah proses memberikan angka pada suatu objek berdasarkan aturan tertentu, sedangkan penilaian adalah interpretasi data hasil pengukuran.
Pengukuran adalah kegiatan memberikan angka pada objek berdasarkan aturan, sedangkan penilaian merupakan kegiatan menafsirkan hasil pengukuran untuk membuat keputusan.
2.

Berdasarkan pengelompokan alat ukur dalam pembelajaran, tes objektif termasuk ke dalam jenis tes berdasarkan…

  • A. Cara mengerjakan
  • B. Bentuk jawaban
  • C. Jumlah peserta tes
  • D. Standar nilai acuan
Jawaban: B. Bentuk jawaban.
Tes objektif dikelompokkan berdasarkan bentuk jawabannya, yaitu jawaban yang sudah ditentukan dan hanya ada satu jawaban benar.
3.

Salah satu keunggulan utama tes uraian dibandingkan tes objektif adalah…

  • A. Dapat diandalkan dalam mengingat fakta secara cepat
  • B. Mudah diperiksa secara otomatis
  • C. Mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi seperti sintesis dan evaluasi
  • D. Mengurangi subjektivitas dalam penilaian
Jawaban: C. Mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi seperti sintesis dan evaluasi.
Tes uraian unggul dalam mengukur proses berpikir kompleks, seperti analisis, sintesis, dan evaluasi, karena siswa harus merumuskan jawaban sendiri.
4.

Langkah pertama yang harus dilakukan dalam menulis tes uraian yang baik adalah…

  • A. Membuat kunci jawaban
  • B. Menentukan bobot skor setiap butir soal
  • C. Menentukan aspek kemampuan yang akan diukur
  • D. Menulis pertanyaan dengan kalimat yang panjang
Jawaban: C. Menentukan aspek kemampuan yang akan diukur.
Langkah awal dalam perencanaan tes uraian adalah menentukan tujuan dan aspek kemampuan yang akan diukur agar soal terfokus dan valid.
5.

Agar tes objektif dapat mengukur berbagai tingkat kognitif, sebaiknya soal tes objektif disusun dengan…

  • A. Menggunakan satu jenis soal saja, misalnya pilihan ganda
  • B. Memengaruhi siswa untuk memilih jawaban yang persis sama dengan buku
  • C. Menyusun kisi-kisi soal yang mencakup Taksonomi Bloom
  • D. Menghindari soal yang berkaitan dengan aplikasi konsep
Jawaban: C. Menyusun kisi-kisi soal yang mencakup Taksonomi Bloom.
Kisi-kisi soal yang berdasarkan Taksonomi Bloom memastikan soal tes objektif mencakup berbagai jenjang kognitif dari rendah hingga tinggi.
6.

Dalam menyusun soal pilihan ganda, pengecoh (distractor) yang baik adalah…

  • A. Jawaban yang jelas salah agar siswa tidak bingung
  • B. Pilihan yang masuk akal dan menyerupai konsep yang benar
  • C. Pilihan yang semua jawabannya benar
  • D. Pilihan yang sangat sulit ditebak oleh siswa
Jawaban: B. Pilihan yang masuk akal dan menyerupai konsep yang benar.
Pengecoh yang baik harus plausibel atau masuk akal, sehingga siswa yang tidak menguasai materi akan terkecoh.
7.

Pedoman observasi yang baik sebagai alat penilaian nontes harus memiliki karakteristik…

  • A. Berisi pertanyaan tertutup
  • B. Mencantumkan indikator perilaku yang spesifik dan teramati
  • C. Hanya digunakan untuk penilaian kognitif
  • D. Bersifat rahasia dan tidak boleh diketahui siswa
Jawaban: B. Mencantumkan indikator perilaku yang spesifik dan teramati.
Pedoman observasi harus berisi indikator perilaku yang jelas, spesifik, dan dapat diamati secara langsung agar penilaian objektif.
8.

Skala sikap Likert digunakan untuk mengukur…

  • A. Pengetahuan faktual siswa
  • B. Frekuensi perilaku siswa
  • C. Kecenderungan sikap siswa terhadap suatu objek
  • D. Kemampuan psikomotorik siswa
Jawaban: C. Kecenderungan sikap siswa terhadap suatu objek.
Skala Likert mengukur sikap dengan memberikan pernyataan dan meminta responden memilih tingkat setuju atau tidak setuju.
9.

Dalam pengembangan portofolio sebagai alat penilaian, dokumen yang dikumpulkan harus bersifat…

  • A. Acak dan tidak terstruktur
  • B. Hanya berupa nilai akhir
  • C. Representatif dan mencerminkan perkembangan belajar siswa
  • D. Dirahasiakan dari siswa
Jawaban: C. Representatif dan mencerminkan perkembangan belajar siswa.
Portofolio berisi kumpulan karya siswa yang menunjukkan proses dan perkembangan belajar, sehingga harus representatif.
10.

Suatu alat penilaian dikatakan memiliki validitas isi apabila…

  • A. Skor tes konsisten dari waktu ke waktu
  • B. Butir soal sesuai dengan indikator dan materi pembelajaran
  • C. Tes dapat membedakan siswa pandai dan kurang pandai
  • D. Tes mudah diperiksa oleh guru
Jawaban: B. Butir soal sesuai dengan indikator dan materi pembelajaran.
Validitas isi mengacu pada sejauh mana butir soal mewakili seluruh materi dan indikator yang telah diajarkan.
11.

Jika suatu tes menghasilkan skor yang sama saat diujikan pada waktu berbeda kepada siswa yang sama, maka tes tersebut memiliki…

  • A. Validitas tinggi
  • B. Reliabilitas tinggi
  • C. Objektivitas tinggi
  • D. Praktikabilitas tinggi
Jawaban: B. Reliabilitas tinggi.
Reliabilitas adalah konsistensi hasil pengukuran. Skor yang stabil dalam waktu berbeda menunjukkan reliabilitas tinggi.
12.

Analisis butir soal untuk perbaikan kualitas soal dilakukan dengan melihat tingkat kesukaran dan…

  • A. Validitas isi
  • B. Daya pembeda
  • C. Reliabilitas total
  • D. Standar deviasi
Jawaban: B. Daya pembeda.
Analisis butir soal meliputi tingkat kesukaran dan daya pembeda. Daya pembeda menunjukkan kemampuan butir soal membedakan siswa pandai dan kurang pandai.
13.

Setelah memeriksa hasil tes uraian, langkah pertama dalam mengolah data hasil pengukuran adalah…

  • A. Menghitung mean
  • B. Mengubah skor mentah menjadi nilai akhir
  • C. Membuat tabel distribusi frekuensi
  • D. Menyusun kisi-kisi soal
Jawaban: A. Menghitung mean.
Langkah awal pengolahan data adalah menghitung ukuran pemusatan data seperti mean untuk mendapatkan gambaran umum hasil belajar.
14.

Dalam statistika sederhana, median adalah…

  • A. Nilai yang paling sering muncul
  • B. Nilai tengah setelah data diurutkan
  • C. Selisih antara nilai tertinggi dan terendah
  • D. Rata-rata dari seluruh data
Jawaban: B. Nilai tengah setelah data diurutkan.
Median merupakan nilai tengah dari sekumpulan data yang telah diurutkan.
15.

Alat evaluasi tes dalam pembelajaran biologi sebaiknya disusun dengan memperhatikan…

  • A. Hanya aspek kognitif tingkat rendah
  • B. Karakteristik materi dan keterampilan biologi
  • C. Jumlah siswa di kelas
  • D. Hari ujian yang ditentukan
Jawaban: B. Karakteristik materi dan keterampilan biologi.
Tes biologi harus sesuai dengan karakteristik materi, seperti praktikum atau teori, dan mengukur keterampilan biologi.
16.

Tes sumatif dalam pembelajaran biologi biasanya dilaksanakan pada…

  • A. Akhir setiap pertemuan
  • B. Awal pembelajaran
  • C. Akhir semester atau akhir program
  • D. Setiap minggu
Jawaban: C. Akhir semester atau akhir program.
Tes sumatif dilaksanakan pada akhir semester atau program untuk menilai pencapaian kompetensi secara keseluruhan.
17.

Langkah awal dalam menyusun penilaian portofolio pada pembelajaran biologi adalah…

  • A. Mengumpulkan semua hasil kerja siswa
  • B. Menentukan tujuan dan jenis portofolio
  • C. Memberikan skor pada setiap dokumen
  • D. Menutup portofolio untuk revisi
Jawaban: B. Menentukan tujuan dan jenis portofolio.
Sebelum mengumpulkan portofolio, guru harus menetapkan tujuan yang jelas dan jenis portofolio (misalnya portofolio perkembangan) agar terarah.
18.

Dalam konteks pembelajaran biologi, manakah yang membedakan tes, pengukuran, dan penilaian?

  • A. Tes adalah proses kuantitatif, pengukuran adalah alat, dan penilaian adalah interpretasi kualitatif
  • B. Tes adalah alat untuk mengukur, pengukuran adalah proses kuantitatif, dan penilaian adalah interpretasi data hasil pengukuran
  • C. Tes adalah interpretasi data, pengukuran adalah alat, dan penilaian adalah proses kuantitatif
  • D. Tes, pengukuran, dan penilaian memiliki arti yang sama dan dapat digunakan secara bergantian
Jawaban: B. Tes adalah alat untuk mengukur, pengukuran adalah proses kuantitatif, dan penilaian adalah interpretasi data hasil pengukuran.
Tes merupakan alat ukur (instrumen), pengukuran adalah proses kuantitatif untuk memperoleh data, dan penilaian adalah interpretasi terhadap data hasil pengukuran untuk membuat keputusan.
19.

Seorang guru biologi ingin menilai sikap siswa terhadap kerja kelompok saat praktikum. Alat ukur yang paling tepat digunakan adalah…

  • A. tes objektif pilihan ganda
  • B. tes uraian
  • C. skala sikap
  • D. inventori kepribadian
Jawaban: C. skala sikap.
Skala sikap digunakan untuk mengukur sikap, minat, atau persepsi seseorang terhadap suatu objek, dalam hal ini kerja kelompok saat praktikum.
20.

Keunggulan utama tes uraian dalam evaluasi pembelajaran biologi adalah…

  • A. mudah dan cepat dalam pemeriksaan
  • B. dapat mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi seperti analisis dan sintesis
  • C. cakupan materi yang luas
  • D. objektivitas penilaian yang tinggi
Jawaban: B. dapat mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi seperti analisis dan sintesis.
Tes uraian memungkinkan siswa mengorganisasi, menganalisis, dan mensintesis informasi, sehingga cocok untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi.
21.

Dalam menulis tes uraian biologi, langkah pertama yang harus dilakukan seorang guru adalah…

  • A. menulis kunci jawaban
  • B. membuat pedoman penskoran
  • C. menentukan tujuan pembelajaran yang akan diukur
  • D. menentukan jumlah soal
Jawaban: C. menentukan tujuan pembelajaran yang akan diukur.
Langkah pertama dalam pengembangan tes adalah menentukan tujuan pembelajaran atau kompetensi yang akan diukur, sehingga soal yang dibuat sesuai dan valid.
22.

Salah satu kelemahan tes objektif dalam pembelajaran biologi adalah…

  • A. waktu pengerjaan lama
  • B. kurang objektif dalam penskoran
  • C. sulit mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi
  • D. mudah ditebak oleh siswa
Jawaban: C. sulit mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi.
Tes objektif, seperti pilihan ganda, lebih cocok mengukur pengetahuan faktual dan pemahaman dasar, namun kurang efektif untuk mengukur analisis, sintesis, dan evaluasi.
23.

Dalam merencanakan tes objektif yang baik, seorang guru biologi perlu membuat kisi-kisi soal. Fungsi kisi-kisi tersebut adalah…

  • A. sebagai lembar jawaban siswa
  • B. sebagai pedoman penskoran
  • C. sebagai acuan dalam penulisan soal agar sesuai dengan tujuan dan materi
  • D. sebagai alat untuk menghitung reliabilitas
Jawaban: C. sebagai acuan dalam penulisan soal agar sesuai dengan tujuan dan materi.
Kisi-kisi soal (test blue print) berfungsi sebagai panduan untuk memastikan kesesuaian antara soal dengan tujuan pembelajaran, indikator, dan materi yang telah diajarkan.
24.

Seorang guru biologi ingin mengamati keterampilan proses sains siswa saat melakukan percobaan fotosintesis. Alat penilaian non-tes yang paling sesuai adalah…

  • A. angket
  • B. pedoman observasi
  • C. wawancara
  • D. portofolio
Jawaban: B. pedoman observasi.
Pedoman observasi (lembar observasi) digunakan untuk mengamati dan mencatat perilaku atau keterampilan siswa secara langsung, seperti keterampilan proses sains saat praktikum.
25.

Instrumen nontes yang berisi serangkaian pertanyaan tertulis yang harus dijawab secara tertulis oleh responden disebut…

  • A. pedoman observasi
  • B. skala sikap
  • C. angket
  • D. pedoman wawancara
Jawaban: C. angket.
Angket atau kuesioner adalah instrumen yang berisi pertanyaan tertulis yang dijawab secara tertulis oleh responden, untuk mengumpulkan data faktual atau opini.
26.

Validitas isi pada suatu tes biologi dapat dijamin dengan cara…

  • A. menguji coba tes pada sampel siswa
  • B. membandingkan hasil tes dengan tes lain yang sudah valid
  • C. menyusun kisi-kisi soal yang mencakup seluruh materi dan tujuan pembelajaran
  • D. menggunakan rumus statistik korelasi
Jawaban: C. menyusun kisi-kisi soal yang mencakup seluruh materi dan tujuan pembelajaran.
Validitas isi memastikan bahwa tes mengukur domain materi yang representatif. Hal ini dicapai melalui penyusunan kisi-kisi soal yang komprehensif sesuai kurikulum.
27.

Apabila suatu tes menghasilkan skor yang konsisten meskipun diuji pada waktu yang berbeda, maka tes tersebut memiliki…

  • A. validitas tinggi
  • B. reliabilitas tinggi
  • C. objektivitas tinggi
  • D. praktikabilitas tinggi
Jawaban: B. reliabilitas tinggi.
Reliabilitas menunjukkan konsistensi atau keandalan hasil pengukuran. Tes yang reliabel akan memberikan hasil yang serupa jika diuji pada subjek yang sama dalam waktu berbeda.
28.

Dalam analisis perbaikan butir soal, indeks kesukaran butir soal yang ideal adalah…

  • A. 0,00 – 0,30
  • B. 0,31 – 0,70
  • C. 0,71 – 1,00
  • D. > 1,00
Jawaban: B. 0,31 – 0,70.
Indeks kesukaran soal yang ideal berada pada rentang 0,31 – 0,70 (sedang). Soal tidak terlalu mudah atau terlalu sulit, sehingga dapat membedakan kemampuan siswa.
29.

Skor rata-rata hasil tes biologi siswa adalah 75. Jika ada seorang siswa mendapat skor 85, simpangan baku skor adalah 5, maka nilai z-score siswa tersebut adalah…

  • A. 1
  • B. 2
  • C. 3
  • D. 4
Jawaban: B. 2.
z-score dihitung dengan (X – μ) / σ, yaitu (85 – 75) / 5 = 2,0. z-score menunjukkan posisi relatif skor terhadap rata-rata dalam satuan simpangan baku.
30.

Fungsi utama tes sumatif dalam pembelajaran biologi adalah…

  • A. memantau kemajuan belajar siswa selama proses pembelajaran
  • B. memberikan umpan balik harian kepada siswa
  • C. menilai pencapaian kompetensi siswa pada akhir suatu periode pembelajaran
  • D. mendiagnosis kesulitan belajar siswa
Jawaban: C. menilai pencapaian kompetensi siswa pada akhir suatu periode pembelajaran.
Tes sumatif dilaksanakan pada akhir program pembelajaran (misal akhir semester) untuk menilai pencapaian kompetensi siswa secara keseluruhan.
31.

Contoh alat evaluasi nontes yang dapat digunakan untuk menilai praktikum biologi tentang struktur daun adalah…

  • A. tes pilihan ganda tentang jaringan daun
  • B. lembar observasi keterampilan menggunakan mikroskop
  • C. soal esai tentang fungsi stomata
  • D. kuis tentang fotosintesis
Jawaban: B. lembar observasi keterampilan menggunakan mikroskop.
Lembar observasi cocok untuk menilai keterampilan proses dan psikomotorik siswa saat praktikum, seperti cara menggunakan mikroskop untuk mengamati struktur daun.
32.

Portofolio dalam pembelajaran biologi adalah…

  • A. kumpulan nilai ujian siswa selama satu semester
  • B. catatan harian guru tentang perilaku siswa
  • C. kumpulan karya siswa yang menunjukkan perkembangan belajar dalam biologi
  • D. lembar observasi praktikum biologi
Jawaban: C. kumpulan karya siswa yang menunjukkan perkembangan belajar dalam biologi.
Portofolio merupakan kumpulan karya atau tugas siswa yang dipilih secara sistematis untuk mendokumentasikan dan merefleksikan proses dan hasil belajar siswa.
33.

Dalam menyusun penilaian portofolio biologi, langkah pertama yang harus dilakukan adalah…

  • A. menentukan kriteria penilaian
  • B. mengumpulkan seluruh karya siswa
  • C. menetapkan tujuan dan konteks penilaian portofolio
  • D. memberikan umpan balik pada siswa
Jawaban: C. menetapkan tujuan dan konteks penilaian portofolio.
Langkah awal pengembangan portofolio adalah menetapkan tujuan, fokus, dan konteks penilaian, sehingga karya yang dikumpulkan relevan untuk mengukur kompetensi yang diinginkan.
34.

Sebuah soal tes biologi dianalisis dan diperoleh daya pembeda -0,20. Interpretasi dari hasil tersebut adalah…

  • A. soal tersebut baik karena dapat membedakan siswa pandai dan kurang pandai
  • B. soal tersebut memiliki daya pembeda rendah, perlu diperbaiki
  • C. soal tersebut dijawab lebih banyak benar oleh kelompok kurang pandai daripada kelompok pandai
  • D. soal tersebut sangat mudah sehingga semua siswa menjawab benar
Jawaban: C. soal tersebut dijawab lebih banyak benar oleh kelompok kurang pandai daripada kelompok pandai.
Daya pembeda negatif menunjukkan bahwa lebih banyak siswa kelompok bawah (kurang pandai) menjawab benar dibandingkan kelompok atas (pandai), sehingga soal tidak valid.
35.

Dalam konteks evaluasi pembelajaran, pengukuran (measurement) memiliki arti yang spesifik. Pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan pengertian pengukuran adalah…

  • A. Proses mengumpulkan data secara kualitatif untuk menentukan kualitas hasil belajar
  • B. Proses memberikan angka pada suatu atribut atau karakteristik objek berdasarkan aturan tertentu
  • C. Proses membandingkan hasil belajar siswa dengan standar kompetensi yang telah ditetapkan
  • D. Proses pengambilan keputusan tentang nilai akhir seorang siswa berdasarkan berbagai data
Jawaban: B. Proses memberikan angka pada suatu atribut atau karakteristik objek berdasarkan aturan tertentu.
Pengukuran adalah kegiatan kuantitatif yang memberikan angka pada suatu atribut berdasarkan aturan, berbeda dengan penilaian yang bersifat kualitatif dan evaluasi yang bersifat pengambilan keputusan.
36.

Seorang guru biologi ingin mengukur kemampuan analisis siswa terhadap proses fotosintesis. Alat ukur yang paling tepat digunakan adalah…

  • A. Tes objektif pilihan ganda dengan tingkat kesulitan rendah
  • B. Tes uraian yang menuntut siswa menjelaskan hubungan antarvariabel
  • C. Angket motivasi belajar tentang materi fotosintesis
  • D. Pedoman observasi untuk mengamati praktikum fotosintesis
Jawaban: B. Tes uraian yang menuntut siswa menjelaskan hubungan antarvariabel.
Tes uraian sangat tepat untuk mengukur kemampuan analisis karena menuntut siswa mengorganisasi dan mengungkapkan pemikiran secara mendalam, seperti menjelaskan hubungan antar variabel.
37.

Keunggulan utama dari penggunaan tes uraian dibandingkan tes objektif dalam evaluasi pembelajaran biologi adalah…

  • A. Dapat mencakup cakupan materi yang luas dalam satu kali ujian
  • B. Mudah dan cepat dalam proses penskoran
  • C. Mampu mengukur proses berpikir tingkat tinggi seperti sintesis dan evaluasi
  • D. Objektivitas penskoran sangat tinggi karena tidak dipengaruhi faktor subjektif pemeriksa
Jawaban: C. Mampu mengukur proses berpikir tingkat tinggi seperti sintesis dan evaluasi.
Tes uraian unggul dalam mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi (C4-C6) seperti sintesis dan evaluasi, meskipun penskorannya lebih subjektif dan cakupan materinya lebih terbatas.
38.

Langkah pertama yang harus dilakukan dalam menyusun perencanaan tes uraian yang baik adalah…

  • A. Menulis butir soal uraian sebanyak mungkin
  • B. Membuat kunci jawaban dan pedoman penskoran
  • C. Menyusun kisi-kisi soal berdasarkan kompetensi dasar
  • D. Menentukan batas waktu pengerjaan soal
Jawaban: C. Menyusun kisi-kisi soal berdasarkan kompetensi dasar.
Penyusunan kisi-kisi soal adalah langkah awal yang krusial karena menjadi acuan dalam menulis soal, memastikan validitas isi, dan kesesuaian dengan kompetensi dasar.
39.

Dalam tes objektif, butir soal bentuk menjodohkan (matching) paling tepat digunakan untuk mengukur kemampuan…

  • A. Mengidentifikasi hubungan antara dua hal yang sederhana dan terstruktur
  • B. Menganalisis data percobaan secara kompleks
  • C. Mengingat kembali informasi faktual secara berurutan
  • D. Menerapkan konsep dalam situasi baru yang kompleks
Jawaban: A. Mengidentifikasi hubungan antara dua hal yang sederhana dan terstruktur.
Tes menjodohkan efektif untuk mengukur kemampuan mengidentifikasi hubungan antara dua hal yang sederhana, seperti pasangan istilah dengan definisi, atau bagian dengan fungsinya.
40.

Kelemahan utama dari tes objektif pilihan ganda dalam pembelajaran biologi adalah…

  • A. Hanya dapat mengukur aspek kognitif tingkat rendah
  • B. Tidak dapat digunakan untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah
  • C. Adanya kemungkinan siswa menebak jawaban dengan benar
  • D. Proses penskoran memakan waktu yang sangat lama
Jawaban: C. Adanya kemungkinan siswa menebak jawaban dengan benar.
Kelemahan utama tes pilihan ganda adalah adanya faktor tebakan (guessing), walaupun soal pilihan ganda juga dapat mengukur kemampuan tingkat tinggi jika dirancang dengan baik.
41.

Seorang guru biologi ingin mengembangkan pedoman observasi untuk menilai sikap kerja sama siswa saat praktikum. Aspek yang harus ada dalam pedoman observasi tersebut adalah…

  • A. Daftar pertanyaan yang dijawab siswa secara tertulis
  • B. Indikator perilaku yang diamati dan skala penilaian
  • C. Rubrik penskoran untuk hasil laporan praktikum
  • D. Lembar jawaban untuk tes tertulis
Jawaban: B. Indikator perilaku yang diamati dan skala penilaian.
Pedoman observasi harus berisi indikator perilaku spesifik yang akan diamati dan dilengkapi dengan skala penilaian (misal: skala Likert) untuk mengukur intensitas sikap.
42.

Perbedaan mendasar antara angket dan wawancara sebagai alat evaluasi nontes adalah…

  • A. Angket bersifat langsung, wawancara bersifat tidak langsung
  • B. Angket menggunakan pertanyaan tertulis, wawancara menggunakan pertanyaan lisan
  • C. Angket hanya untuk data kuantitatif, wawancara hanya untuk data kualitatif
  • D. Angket dapat menjaring data lebih dalam dibandingkan wawancara
Jawaban: B. Angket menggunakan pertanyaan tertulis, wawancara menggunakan pertanyaan lisan.
Perbedaan utama terletak pada media penyampaian pertanyaan: angket disampaikan secara tertulis, sedangkan wawancara dilakukan secara lisan dan interaktif.
43.

Validitas isi (content validity) pada sebuah tes biologi sangat penting. Validitas isi dapat dijamin melalui…

  • A. Uji coba soal kepada siswa dan dianalisis secara statistik
  • B. Korelasi skor tes dengan prestasi belajar siswa di masa lalu
  • C. Penyusunan kisi-kisi soal yang representatif terhadap semua materi
  • D. Konsistensi skor tes ketika diujikan pada waktu yang berbeda
Jawaban: C. Penyusunan kisi-kisi soal yang representatif terhadap semua materi.
Validitas isi berkaitan dengan sejauh mana isi tes mewakili seluruh materi yang seharusnya diukur, yang dijamin melalui penyusunan kisi-kisi yang komprehensif.
44.

Reliabilitas suatu tes hasil belajar biologi ditunjukkan oleh…

  • A. Tes tersebut benar-benar mengukur apa yang hendak diukur
  • B. Tes tersebut menghasilkan skor yang konsisten jika diujikan berulang
  • C. Soal-soal dalam tes memiliki tingkat kesulitan yang sama
  • D. Tes tersebut sesuai dengan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan
Jawaban: B. Tes tersebut menghasilkan skor yang konsisten jika diujikan berulang.
Reliabilitas merujuk pada keajegan atau konsistensi hasil pengukuran. Tes yang reliabel akan memberikan hasil yang relatif sama meskipun diujikan pada kesempatan berbeda.
45.

Setelah melakukan analisis butir soal, diketahui sebuah soal memiliki tingkat kesukaran 0,85. Interpretasi yang tepat dari data tersebut adalah soal tersebut…

  • A. Sangat sukar karena hanya 15% siswa menjawab benar
  • B. Sangat mudah karena 85% siswa menjawab benar
  • C. Memiliki daya pembeda yang baik karena 85% siswa menjawab benar
  • D. Perlu direvisi karena tingkat kesukarannya sedang
Jawaban: B. Sangat mudah karena 85% siswa menjawab benar.
Tingkat kesukaran 0,85 berarti 85% siswa menjawab benar, sehingga soal tergolong sangat mudah (indeks mendekati 1,0). Soal yang baik memiliki indeks kesukaran antara 0,30-0,70.
46.

Langkah yang tepat untuk mengubah skor mentah menjadi nilai akhir pada skala 0-100 adalah…

  • A. Menjumlahkan semua skor yang diperoleh siswa
  • B. Mengalikan skor mentah dengan 100
  • C. Membagi skor mentah dengan skor maksimum ideal, lalu dikalikan 100
  • D. Mengurangkan skor mentah dengan standar deviasi
Jawaban: C. Membagi skor mentah dengan skor maksimum ideal, lalu dikalikan 100.
Konversi skor mentah ke nilai skala 0-100 dilakukan dengan rumus: (skor mentah / skor maksimum ideal) x 100. Ini adalah teknik penskoran sederhana (PAN).
47.

Dalam statistika sederhana, ukuran tendensi sentral yang paling tepat digunakan untuk data hasil tes yang memiliki nilai ekstrem (pencilan) adalah…

  • A. Mean
  • B. Median
  • C. Modus
  • D. Range
Jawaban: B. Median.
Median lebih tepat digunakan jika data mengandung nilai ekstrem karena median tidak terpengaruh oleh nilai yang sangat tinggi atau rendah, tidak seperti mean yang sensitif terhadap pencilan.
48.

Tes sumatif dalam pembelajaran biologi pada akhir semester berfungsi untuk…

  • A. Memantau kemajuan belajar siswa selama proses pembelajaran
  • B. Mengetahui kesulitan belajar siswa pada setiap topik
  • C. Mengukur pencapaian kompetensi siswa secara menyeluruh pada akhir periode
  • D. Memberikan umpan balik untuk perbaikan pembelajaran selanjutnya
Jawaban: C. Mengukur pencapaian kompetensi siswa secara menyeluruh pada akhir periode.
Tes sumatif dilaksanakan pada akhir periode pembelajaran (semester) untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa secara menyeluruh dan menjadi dasar penentuan nilai akhir.
49.

Seorang guru biologi ingin menilai kinerja siswa dalam melakukan praktikum pengamatan sel menggunakan mikroskop. Instrumen evaluasi nontes yang paling tepat adalah…

  • A. Angket tentang minat siswa terhadap mikroskop
  • B. Pedoman observasi dengan daftar cek (checklist) keterampilan
  • C. Tes uraian tentang fungsi bagian mikroskop
  • D. Portofolio berisi gambar sel hasil pengamatan
Jawaban: B. Pedoman observasi dengan daftar cek (checklist) keterampilan.
Pedoman observasi dengan daftar cek (checklist) sangat tepat untuk menilai kinerja psikomotorik, seperti langkah-langkah menggunakan mikroskop, karena memungkinkan pengamatan langsung.
50.

Langkah yang benar dalam menyusun penilaian portofolio pada pembelajaran biologi adalah…

  • A. Mengumpulkan semua tugas siswa tanpa kriteria tertentu
  • B. Menentukan tujuan, kriteria penilaian, dan jenis karya yang akan dikumpulkan
  • C. Memilih satu karya terbaik siswa sebagai penilaian akhir
  • D. Menilai portofolio hanya berdasarkan jumlah halaman yang dikumpulkan
Jawaban: B. Menentukan tujuan, kriteria penilaian, dan jenis karya yang akan dikumpulkan.
Penyusunan portofolio harus diawali dengan penentuan tujuan yang jelas, kriteria penilaian (rubrik), dan jenis karya yang relevan dengan kompetensi yang dinilai.

Latihan soal ini membantu Anda memahami pola pertanyaan yang kerap muncul. Format Ujian UT seperti UTM dan UO pun dapat lebih mudah dikuasai. Teruslah berlatih agar semakin percaya diri menghadapi ujian sesungguhnya.

Soal Ujian UT untuk PEBI4302 Evaluasi Pembelajaran Biologi memang dirancang mengukur kompetensi secara komprehensif. Gunakan latihan ini sebagai bekal meraih hasil maksimal. Semoga sukses dalam perjuangan akademik Anda.

Bagikan

error: Content is protected !!