💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

Soal UAS UT PEFI4417 Praktikum Fisika 2 dan Kunci Jawaban

Soal UT PEFI4417 Praktikum Fisika 2
Soal UT PEFI4417 Praktikum Fisika 2

Pernahkah Anda merasa kesulitan memahami konsep listrik dan magnet dalam mata kuliah PEFI4417 Praktikum Fisika 2? Praktikum ini menuntut ketelitian mengukur dan menganalisis data untuk mencapai kesimpulan akurat.

Apakah Anda sudah mencari contoh Soal UT sebagai persiapan terbaik? Menguji pemahaman Anda melalui berbagai latihan soal sangat penting sebelum menghadapi ujian akhir.

Tahukah Anda bahwa mengerjakan Soal UAS UT dari soalut.com dapat meningkatkan kepercayaan diri? Melatih diri dengan Soal Ujian UT membantu Anda menguasai materi dan strategi menjawab soal dengan efektif.

Soal UT PEFI4417 Praktikum Fisika 2

1.

Dalam pengukuran panjang suatu benda menggunakan jangka sorong, diperoleh hasil pengukuran 5,42 cm. Jika ketelitian jangka sorong adalah 0,01 cm, bagaimana cara menuliskan hasil pengukuran tersebut dengan menyertakan ketidakpastiannya?

  • A. (5,42 ± 0,01) cm
  • B. (5,42 ± 0,005) cm
  • C. (5,42 ± 0,05) cm
  • D. (5,42 ± 0,1) cm
Jawaban: B. (5,42 ± 0,005) cm.
Ketidakpastian mutlak jangka sorong adalah setengah dari ketelitian, yaitu 0,005 cm, sehingga hasil pengukuran ditulis (5,42 ± 0,005) cm.
2.

Dalam analisis data praktikum, grafik digunakan untuk memperlihatkan hubungan antara dua variabel. Fungsi dari garis linear (trendline) pada grafik adalah …

  • A. Menghubungkan semua titik data secara acak
  • B. Menampilkan nilai rata-rata variabel dependen
  • C. Menunjukkan kecenderungan atau pola umum data
  • D. Memberikan skala pada sumbu x dan sumbu y
Jawaban: C. Menunjukkan kecenderungan atau pola umum data.
Garis linear pada grafik berfungsi untuk menunjukkan kecenderungan pola hubungan antara dua variabel, misalnya linear atau tidaknya data.
3.

Pada praktikum fisika, laporan praktikum harus disusun secara sistematis. Bagian yang berisi tentang tujuan dilakukannya percobaan termasuk dalam …

  • A. Pendahuluan
  • B. Dasar Teori
  • C. Prosedur
  • D. Kesimpulan
Jawaban: A. Pendahuluan.
Pendahuluan pada laporan praktikum mencakup latar belakang, rumusan masalah, dan tujuan percobaan.
4.

Sebuah benda diletakkan di depan cermin cekung dengan jarak fokus 10 cm. Jika jarak benda 30 cm dari cermin, sifat bayangan yang terbentuk adalah …

  • A. Nyata, tegak, diperbesar
  • B. Nyata, terbalik, diperkecil
  • C. Maya, tegak, diperbesar
  • D. Nyata, terbalik, sama besar
Jawaban: B. Nyata, terbalik, diperkecil.
Menggunakan rumus cermin dan perbesaran, diperoleh bayangan nyata, terbalik, dan diperkecil karena jarak benda lebih besar dari fokus dan 2f.
5.

Pada percobaan lensa cembung, sebuah benda setinggi 2 cm diletakkan pada jarak 15 cm di depan lensa dengan fokus 10 cm. Tinggi bayangan yang terbentuk adalah …

  • A. 1 cm
  • B. 2 cm
  • C. 3 cm
  • D. 4 cm
Jawaban: D. 4 cm.
Dengan rumus lensa, jarak bayangan = 30 cm, perbesaran = 2, sehingga tinggi bayangan = 2 x 2 = 4 cm.
6.

Dalam percobaan pembiasan pada prisma, sudut deviasi minimum terjadi ketika …

  • A. Sudut datang sama dengan sudut deviasi
  • B. Sudut datang sama dengan sudut bias
  • C. Sudut datang sama dengan sudut keluar
  • D. Sudut deviasi sama dengan sudut puncak prisma
Jawaban: C. Sudut datang sama dengan sudut keluar.
Pada sudut deviasi minimum, sudut datang sama dengan sudut keluar, sehingga sinar simetris terhadap prisma.
7.

Pada interferensi celah ganda, jarak antara dua celah adalah 0,2 mm dan layar diletakkan 1 m dari celah. Jika panjang gelombang cahaya yang digunakan 500 nm, jarak antara dua garis terang berurutan adalah …

  • A. 1,5 mm
  • B. 2,0 mm
  • C. 2,5 mm
  • D. 3,0 mm
Jawaban: C. 2,5 mm.
Menggunakan rumus interferensi celah ganda, Δy = λL/d = (500×10^-9 x 1) / (2×10^-4) = 2,5×10^-3 m = 2,5 mm.
8.

Dalam percobaan cincin Newton, pola cincin gelap dan terang diamati karena …

  • A. Pemantulan cahaya pada lapisan tipis udara antara lensa dan kaca
  • B. Pembiasan cahaya pada lensa
  • C. Difraksi cahaya pada ujung celah
  • D. Polarisasi cahaya oleh kaca
Jawaban: A. Pemantulan cahaya pada lapisan tipis udara antara lensa dan kaca.
Cincin Newton terjadi karena interferensi antara cahaya yang dipantulkan dari permukaan lensa dan kaca, dengan lapisan udara tipis di antaranya.
9.

Pada percobaan polarisasi dengan polaroid, intensitas cahaya yang diteruskan pada analisator dapat diatur dengan …

  • A. Mengubah jarak polaroid ke sumber cahaya
  • B. Memutar analisator sehingga sumbu transmisinya membentuk sudut terhadap polarisator
  • C. Menambah jumlah polaroid
  • D. Mengganti jenis sumber cahaya
Jawaban: B. Memutar analisator sehingga sumbu transmisinya membentuk sudut terhadap polarisator.
Hukum Malus menyatakan intensitas cahaya yang diteruskan bergantung pada sudut antara sumbu transmisi polarisator dan analisator.
10.

Ketika elektroskop bermuatan positif didekati oleh benda bermuatan negatif, daun elektroskop akan …

  • A. Mekar lebih lebar
  • B. Mekar sedikit
  • C. Menguncup
  • D. Tidak bergerak
Jawaban: C. Menguncup.
Ketika benda negatif didekatkan, muatan positif pada kepala elektroskop tertarik ke atas, mengurangi muatan pada daun, sehingga daun menguncup.
11.

Kapasitas kapasitor plat sejajar bergantung pada …

  • A. Harga muatan yang tersimpan
  • B. Tegangan yang diberikan
  • C. Luas plat dan jarak antar plat
  • D. Bentuk plat
Jawaban: C. Luas plat dan jarak antar plat.
Kapasitas kapasitor plat sejajar sebanding dengan luas plat dan berbanding terbalik dengan jarak antar plat, sesuai rumus C = εA/d.
12.

Dalam rangkaian kapasitor seri, kapasitas total …

  • A. Lebih besar dari masing-masing kapasitor
  • B. Lebih kecil dari kapasitor terkecil
  • C. Sama dengan jumlah kapasitor
  • D. Tergantung tegangan sumber
Jawaban: B. Lebih kecil dari kapasitor terkecil.
Pada rangkaian seri, kapasitas total lebih kecil dari kapasitor terkecil karena 1/Ctotal = 1/C1 + 1/C2 + …
13.

Pada percobaan Gaya Coulomb, jika jarak antara dua muatan diperbesar menjadi dua kali semula, gaya interaksi menjadi …

  • A. Dua kali semula
  • B. Empat kali semula
  • C. Setengah kali semula
  • D. Seperempat kali semula
Jawaban: D. Seperempat kali semula.
Hukum Coulomb: F ∝ 1/r², sehingga jika r diperbesar 2 kali, F menjadi 1/4 kali semula.
14.

Pada percobaan dioda, dioda akan menghantarkan arus listrik jika diberi bias …

  • A. Maju (forward bias)
  • B. Mundur (reverse bias)
  • C. Bolak-balik (AC)
  • D. Tegangan nol
Jawaban: A. Maju (forward bias).
Dioda bersifat konduktif hanya pada bias maju, yaitu ketika anoda lebih positif dari katoda.
15.

Dalam percobaan Hukum Ohm, hubungan antara tegangan (V) dan arus (I) pada resistor adalah …

  • A. Berbanding terbalik
  • B. Berbanding lurus
  • C. Tidak linear
  • D. Eksponensial
Jawaban: B. Berbanding lurus.
Hukum Ohm menyatakan V = I R, sehingga V dan I berbanding lurus jika R konstan.
16.

Pada percobaan Jembatan Wheatstone, prinsip yang digunakan untuk mengukur hambatan adalah …

  • A. Pembagian tegangan
  • B. Perbandingan arus
  • C. Perbandingan hambatan pada kondisi setimbang
  • D. Induksi elektromagnetik
Jawaban: C. Perbandingan hambatan pada kondisi setimbang.
Jembatan Wheatstone dalam kondisi setimbang memiliki perbandingan hambatan yang sama pada kedua cabang, sehingga hambatan yang tidak diketahui dapat dihitung.
17.

Dalam percobaan transformator, jika jumlah lilitan primer 200 dan sekunder 600, maka jenis transformator tersebut adalah …

  • A. Step-down
  • B. Step-up
  • C. Transformator arus
  • D. Transformator bolak-balik
Jawaban: B. Step-up.
Transformator step-up memiliki jumlah lilitan sekunder lebih banyak dari primer, sehingga menaikkan tegangan.
18.

Dalam pengukuran berulang, nilai rata-rata dari 5 kali pengukuran panjang suatu benda adalah 12,45 cm dengan simpangan baku 0,03 cm. Bagaimana cara melaporkan hasil pengukuran tersebut beserta ketidakpastiannya?

  • A. 12,45 ± 0,03 cm
  • B. 12,45 ± 0,03
  • C. 12,45 cm
  • D. 12,45 ± 0,05 cm
Jawaban: A. 12,45 ± 0,03 cm.
Hasil pengukuran berulang dilaporkan sebagai rata-rata ± simpangan baku, dengan satuan yang jelas.
19.

Dalam analisis data menggunakan software, fungsi regresi linier digunakan untuk menentukan hubungan antara dua variabel. Jika data menunjukkan nilai R² = 0,98, apa interpretasi dari nilai tersebut?

  • A. Tidak ada hubungan antara variabel
  • B. Hubungan linier yang sangat lemah
  • C. Hubungan linier yang sangat kuat
  • D. Data tidak cocok dengan model linier
Jawaban: C. Hubungan linier yang sangat kuat.
Nilai R² mendekati 1 menunjukkan bahwa model linier sangat cocok dengan data dan hubungan antar variabel kuat.
20.

Dalam pembuatan laporan praktikum, bagian yang berisi interpretasi hasil dan perbandingan dengan teori atau referensi lain adalah…

  • A. Pendahuluan
  • B. Metode Percobaan
  • C. Hasil dan Pembahasan
  • D. Kesimpulan
Jawaban: C. Hasil dan Pembahasan.
Bagian hasil dan pembahasan berisi interpretasi serta perbandingan hasil dengan teori atau referensi.
21.

Pada praktikum pembentukan bayangan pada cermin cekung, benda diletakkan di antara titik fokus (F) dan pusat kelengkungan (R). Sifat bayangan yang terbentuk adalah…

  • A. Nyata, terbalik, dan diperkecil
  • B. Nyata, terbalik, dan diperbesar
  • C. Maya, tegak, dan diperbesar
  • D. Maya, terbalik, dan sama besar
Jawaban: B. Nyata, terbalik, dan diperbesar.
Jika benda di antara F dan R pada cermin cekung, bayangan nyata, terbalik, dan diperbesar.
22.

Pada praktikum pembentukan bayangan pada lensa cembung, jika jarak benda lebih besar dari dua kali jarak fokus (s > 2f), sifat bayangan yang dihasilkan adalah…

  • A. Nyata, terbalik, dan diperkecil
  • B. Nyata, tegak, dan diperbesar
  • C. Maya, terbalik, dan diperbesar
  • D. Maya, tegak, dan diperkecil
Jawaban: A. Nyata, terbalik, dan diperkecil.
Untuk lensa cembung, jika s > 2f, bayangan nyata, terbalik, dan diperkecil.
23.

Pada percobaan pembiasan pada prisma, sudut deviasi minimum terjadi ketika…

  • A. Sudut datang sama dengan sudut bias
  • B. Sudut datang lebih besar dari sudut bias
  • C. Sudut datang lebih kecil dari sudut bias
  • D. Cahaya masuk tegak lurus permukaan prisma
Jawaban: A. Sudut datang sama dengan sudut bias.
Sudut deviasi minimum terjadi saat sudut datang sama dengan sudut bias di dalam prisma.
24.

Pada percobaan interferensi celah ganda, jarak antara dua pola terang berdekatan pada layar adalah…

  • A. Berbanding lurus dengan jarak celah ke layar
  • B. Berbanding terbalik dengan panjang gelombang
  • C. Berbanding lurus dengan lebar celah
  • D. Berbanding terbalik dengan jarak antar celah
Jawaban: D. Berbanding terbalik dengan jarak antar celah.
Jarak pola terang berbanding terbalik dengan jarak antar celah (d). Semakin kecil d, semakin renggang pola.
25.

Dalam percobaan Cincin Newton, pola interferensi yang terbentuk disebabkan oleh…

  • A. Difraksi cahaya pada celah
  • B. Interferensi antara cahaya yang dipantulkan dari permukaan lensa dan kaca datar
  • C. Polarisasi cahaya oleh lensa
  • D. Refleksi total internal
Jawaban: B. Interferensi antara cahaya yang dipantulkan dari permukaan lensa dan kaca datar.
Cincin Newton terbentuk dari interferensi antara cahaya yang dipantulkan dari permukaan lensa cembung dan kaca datar.
26.

Pada percobaan polarisasi cahaya, jika cahaya melewati polarisator dan analisator yang sumbu transmisinya saling tegak lurus, intensitas cahaya yang keluar adalah…

  • A. Maksimum
  • B. Setengah dari intensitas awal
  • C. Nol
  • D. Tergantung panjang gelombang
Jawaban: C. Nol.
Ketika sumbu polarisator dan analisator tegak lurus (90°), cahaya terhalang total sehingga intensitas nol.
27.

Pada praktikum elektroskop, prinsip yang mendasarinya adalah bahwa muatan listrik sejenis akan…

  • A. Saling tarik menarik
  • B. Saling tolak menolak
  • C. Netral
  • D. Berkurang
Jawaban: B. Saling tolak menolak.
Muatan sejenis tolak-menolak, yang menyebabkan daun elektroskop membuka.
28.

Kapasitas kapasitor plat sejajar bergantung pada…

  • A. Luas plat dan jarak antar plat
  • B. Bentuk plat dan warna plat
  • C. Massa plat dan suhu
  • D. Tegangan baterai
Jawaban: A. Luas plat dan jarak antar plat.
Kapasitas kapasitor berbanding lurus dengan luas plat dan berbanding terbalik dengan jarak antar plat.
29.

Tiga kapasitor identik masing-masing 6 µF disusun seri. Kapasitas total rangkaian adalah…

  • A. 18 µF
  • B. 6 µF
  • C. 2 µF
  • D. 3 µF
Jawaban: C. 2 µF.
Kapasitor seri: 1/C_total = 1/6 + 1/6 + 1/6 = 3/6, sehingga C_total = 2 µF.
30.

Pada percobaan Gaya Coulomb, jika jarak antara dua muatan diperbesar menjadi dua kali lipat, gaya Coulomb menjadi…

  • A. Dua kali lipat
  • B. Empat kali lipat
  • C. Setengah kali lipat
  • D. Seperempat kali lipat
Jawaban: D. Seperempat kali lipat.
Gaya Coulomb berbanding terbalik dengan kuadrat jarak. Jika jarak 2x, gaya menjadi 1/4 kali.
31.

Pada percobaan Hukum Ohm, grafik hubungan antara tegangan (V) dan arus (I) untuk resistor ideal adalah…

  • A. Garis lurus melalui titik asal
  • B. Kurva eksponensial
  • C. Garis lurus tidak melalui titik asal
  • D. Lingkaran
Jawaban: A. Garis lurus melalui titik asal.
Hubungan V dan I linier (V = IR) dengan resistansi konstan, sehingga grafik garis lurus melalui titik asal.
32.

Pada percobaan Jembatan Wheatstone, kondisi setimbang terjadi ketika…

  • A. Arus pada galvanometer maksimum
  • B. Tegangan sumber nol
  • C. Tidak ada arus yang mengalir melalui galvanometer
  • D. Hambatan semua cabang sama
Jawaban: C. Tidak ada arus yang mengalir melalui galvanometer.
Jembatan Wheatstone setimbang saat galvanometer menunjukkan arus nol, yaitu beda potensial antara dua titik sama.
33.

Percobaan Oersted membuktikan bahwa…

  • A. Muatan listrik menghasilkan medan listrik
  • B. Arus listrik menghasilkan medan magnet
  • C. Magnet dapat menghasilkan listrik
  • D. Medan magnet mempengaruhi muatan diam
Jawaban: B. Arus listrik menghasilkan medan magnet.
Oersted menemukan bahwa arus listrik dalam kawat menghasilkan medan magnet yang mempengaruhi jarum kompas.
34.

Pada transformator ideal, perbandingan tegangan primer dan sekunder bergantung pada…

  • A. Bahan inti besi
  • B. Diameter kawat
  • C. Perbandingan jumlah lilitan
  • D. Frekuensi sumber
Jawaban: C. Perbandingan jumlah lilitan.
Pada transformator ideal, Vp/Vs = Np/Ns, sehingga perbandingan tegangan sama dengan perbandingan jumlah lilitan.
35.

Dalam kegiatan praktikum Fisika, pengukuran berulang suatu besaran menghasilkan data yang bervariasi. Jika seorang mahasiswa melakukan 5 kali pengukuran panjang dengan hasil (dalam cm) 12,2; 12,4; 12,3; 12,1; 12,0, maka nilai rata-rata dan ketidakpastian pengukuran (simpangan baku) dari data tersebut adalah…

  • A. Rata-rata = 12,2 cm, ketidakpastian = 0,14 cm
  • B. Rata-rata = 12,2 cm, ketidakpastian = 0,16 cm
  • C. Rata-rata = 12,3 cm, ketidakpastian = 0,14 cm
  • D. Rata-rata = 12,3 cm, ketidakpastian = 0,16 cm
Jawaban: A. Rata-rata = 12,2 cm, ketidakpastian = 0,14 cm.
Rata-rata = (12,2+12,4+12,3+12,1+12,0)/5 = 61,0/5 = 12,2 cm. Simpangan baku dihitung dari akar jumlah kuadrat deviasi dibagi n-1: [(0^2+0,2^2+0,1^2+(-0,1)^2+(-0,2)^2)/4]^(1/2)=[0,10/4]^(1/2)=0,025^(1/2)=0,158≈0,16 cm. Jadi jawabannya A.
36.

Dalam pembuatan grafik menggunakan software untuk analisis data praktikum, jika data menunjukkan hubungan linear antara variabel x dan y, langkah yang tepat untuk menentukan gradien garis adalah…

  • A. Menghubungkan titik-titik data secara acak
  • B. Menggunakan metode regresi linear untuk mendapatkan garis terbaik
  • C. Memilih dua titik ekstrim untuk dihubungkan
  • D. Menggambar garis lengkung yang melalui semua titik
Jawaban: B. Menggunakan metode regresi linear untuk mendapatkan garis terbaik.
Metode regresi linear digunakan untuk mendapatkan garis terbaik yang meminimalkan jarak vertikal antara titik data dan garis, sehingga memberikan gradien yang akurat.
37.

Dalam laporan praktikum, bagian yang berisi interpretasi hasil percobaan dan perbandingan dengan teori yang mendasarinya adalah…

  • A. Tujuan
  • B. Landasan Teori
  • C. Pembahasan
  • D. Kesimpulan
Jawaban: C. Pembahasan.
Bagian pembahasan berisi analisis dan interpretasi hasil percobaan, termasuk perbandingan dengan teori yang relevan, sedangkan kesimpulan hanya merangkum hasil utama.
38.

Pada percobaan pembentukan bayangan cermin cekung, sebuah benda diletakkan pada jarak 15 cm di depan cermin dengan jarak fokus 10 cm. Sifat bayangan yang terbentuk adalah…

  • A. Nyata, terbalik, diperbesar
  • B. Nyata, tegak, diperkecil
  • C. Maya, tegak, diperbesar
  • D. Maya, terbalik, sama besar
Jawaban: A. Nyata, terbalik, diperbesar.
Jarak benda (15 cm) > fokus (10 cm), sehingga bayangan bersifat nyata dan terbalik. Menggunakan rumus 1/s + 1/s' = 1/f, diperoleh s'=30 cm, sehingga perbesaran = |s'/s|=2 kali (diperbesar).
39.

Sebuah benda setinggi 2 cm diletakkan 12 cm di depan lensa cembung dengan jarak fokus 8 cm. Tinggi bayangan yang terbentuk adalah…

  • A. 1 cm
  • B. 2 cm
  • C. 3 cm
  • D. 4 cm
Jawaban: D. 4 cm.
1/s' = 1/f – 1/s = 1/8 – 1/12 = (3-2)/24 = 1/24, jadi s'=24 cm. Perbesaran M = |s'/s| = 24/12=2. Tinggi bayangan = M×tinggi benda = 2×2=4 cm.
40.

Pada percobaan pembiasan cahaya melalui prisma, sudut deviasi minimum terjadi ketika…

  • A. Sudut datang lebih besar dari sudut bias
  • B. Cahaya masuk simetris terhadap prisma
  • C. Sudut datang sama dengan sudut deviasi
  • D. Indeks bias prisma lebih kecil dari udara
Jawaban: B. Cahaya masuk simetris terhadap prisma.
Sudut deviasi minimum terjadi saat sinar di dalam prisma sejajar dengan alas prisma, yang berarti sudut datang sama dengan sudut bias pada sisi keluar sehingga cahaya masuk simetris.
41.

Dalam percobaan interferensi celah ganda, jika jarak antar celah diperbesar, maka pola interferensi yang teramati pada layar akan menunjukkan…

  • A. Jarak antar pita terang semakin lebar
  • B. Jarak antar pita terang semakin sempit
  • C. Pita terang menjadi lebih redup
  • D. Tidak ada perubahan pada jarak pita
Jawaban: B. Jarak antar pita terang semakin sempit.
Jarak antar pita terang pada interferensi celah ganda diberikan oleh Δy = λL/d, dengan d adalah jarak celah. Jika d diperbesar, maka Δy mengecil, sehingga jarak antar pita terang menjadi lebih sempit.
42.

Pada percobaan cincin Newton, pola cincin gelap dan terang disebabkan oleh…

  • A. Difraksi cahaya pada celah
  • B. Interferensi lapisan tipis antara lensa dan kaca datar
  • C. Polarisasi cahaya oleh lensa
  • D. Pembiasan cahaya pada permukaan lensa
Jawaban: B. Interferensi lapisan tipis antara lensa dan kaca datar.
Cincin Newton terbentuk karena interferensi antara cahaya yang dipantulkan dari permukaan bawah lensa dan permukaan atas kaca datar, yang membentuk lapisan tipis udara.
43.

Dalam praktikum polarisasi cahaya, jika dua polarisator dipasang dengan sumbu transmisi saling tegak lurus, maka intensitas cahaya yang diteruskan adalah…

  • A. Maksimum
  • B. Setengah dari intensitas awal
  • C. Nol
  • D. Sama dengan intensitas awal
Jawaban: C. Nol.
Ketika sumbu transmisi dua polarisator saling tegak lurus, tidak ada komponen cahaya yang dapat melewati polarisator kedua, sehingga intensitas yang diteruskan menjadi nol.
44.

Pada percobaan elektroskop, jika sebuah benda bermuatan positif didekatkan ke kepala elektroskop yang netral, maka distribusi muatan pada daun elektroskop adalah…

  • A. Daun elektroskop bermuatan positif
  • B. Daun elektroskop bermuatan negatif
  • C. Daun elektroskop tetap netral
  • D. Daun elektroskop tidak bermuatan
Jawaban: B. Daun elektroskop bermuatan negatif.
Karena induksi, muatan positif pada benda akan menarik muatan negatif ke kepala elektroskop, meninggalkan muatan positif pada daun. Namun, karena elektroskop netral, sebenarnya muatan negatif tertarik ke kepala, dan daun kehilangan elektron sehingga bermuatan positif. Koreksi: jawaban yang benar adalah A karena daun kehilangan elektron. Seharusnya: benda positif menarik elektron ke kepala, daun kekurangan elektron → positif.
45.

Sebuah kapasitor plat sejajar memiliki luas plat A dan jarak antar plat d. Jika jarak antar plat diperbesar menjadi 2d, maka kapasitansinya menjadi…

  • A. Tetap sama
  • B. Dua kali lebih besar
  • C. Setengah kali lebih besar
  • D. Empat kali lebih besar
Jawaban: C. Setengah kali lebih besar.
Kapasitansi kapasitor plat sejajar C = ε0 A/d. Jika d menjadi 2d, maka C' = ε0 A/(2d) = C/2, sehingga kapasitansinya menjadi setengah kali lebih besar.
46.

Dua kapasitor masing-masing 6 μF dan 3 μF dirangkai seri. Kapasitansi total rangkaian tersebut adalah…

  • A. 9 μF
  • B. 4,5 μF
  • C. 2 μF
  • D. 18 μF
Jawaban: C. 2 μF.
Rumus kapasitor seri: 1/C_total = 1/C1 + 1/C2 = 1/6 + 1/3 = 1/6 + 2/6 = 3/6 = 1/2, maka C_total = 2 μF.
47.

Pada percobaan gaya Coulomb, dua muatan titik masing-masing +q dan -q diletakkan pada jarak r. Jika jarak kedua muatan diperkecil menjadi setengahnya, maka gaya Coulomb yang terjadi menjadi…

  • A. Sama besar
  • B. Dua kali lebih besar
  • C. Empat kali lebih besar
  • D. Setengah kali lebih besar
Jawaban: C. Empat kali lebih besar.
Gaya Coulomb F = k q1 q2 / r^2. Jika r menjadi 1/2 r, maka F' = k q1 q2 / (1/2 r)^2 = k q1 q2 / (1/4 r^2) = 4 F, sehingga gaya menjadi empat kali lebih besar.
48.

Dalam rangkaian Hukum Ohm, jika tegangan pada sebuah resistor 10 Ω adalah 5 V, maka arus yang mengalir adalah…

  • A. 0,2 A
  • B. 0,5 A
  • C. 2 A
  • D. 50 A
Jawaban: B. 0,5 A.
Menggunakan Hukum Ohm: I = V/R = 5 V / 10 Ω = 0,5 A.
49.

Pada jembatan Wheatstone, kondisi setimbang terjadi ketika…

  • A. Arus pada galvanometer maksimum
  • B. Tegangan pada galvanometer nol
  • C. Hambatan semua lengan sama
  • D. Arus listrik mengalir melalui galvanometer
Jawaban: B. Tegangan pada galvanometer nol.
Jembatan Wheatstone dikatakan setimbang ketika tidak ada beda potensial antara dua titik tengah, sehingga arus pada galvanometer nol. Kondisi ini terpenuhi jika perbandingan hambatan pada lengan jembatan sama.
50.

Pada percobaan transformator step-up, jika jumlah lilitan primer 100 dan sekunder 500, serta tegangan primer 12 V, maka tegangan sekunder adalah…

  • A. 2,4 V
  • B. 12 V
  • C. 60 V
  • D. 600 V
Jawaban: C. 60 V.
Pada transformator ideal, Vs/Vp = Ns/Np. Jadi Vs = (Ns/Np) × Vp = (500/100) × 12 V = 5 × 12 = 60 V.

Materi dalam artikel ini merangkum konsep kunci yang esensial untuk persiapan Anda. Memahami isi soal ujian dan kaitannya dengan pengukuran fisis akan sangat membantu saat menghadapi Ujian Tengah Semester (UTM) dan Ujian Online (UO). Manfaatkan rangkuman ini sebagai panduan belajar.

Dengan penguasaan yang baik terhadap PEFI4417 Praktikum Fisika 2, Anda akan lebih percaya diri mengerjakan Soal UAS UT. Pastikan untuk terus berlatih soal-soal terkait untuk mempertajam pemahaman. Semoga hasil ujian Anda memuaskan dan memberikan nilai terbaik.

Bagikan

error: Content is protected !!