💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

Soal UAS UT PEKI4309 Kimia Anorganik 2 dan Kunci Jawaban

Soal UT PEKI4309 Kimia Anorganik 2
Soal UT PEKI4309 Kimia Anorganik 2

Persiapan UAS untuk PEKI4309 Kimia Anorganik 2 sering kali menimbulkan rasa cemas. Namun, ketahuilah bahwa setiap usaha belajar akan membuahkan hasil yang manis. Kuncinya adalah percaya pada proses dan menjaga konsistensi dalam memahami materi.

Soal UAS UT dapat ditaklukkan dengan strategi belajar yang tepat. Anda bisa mengakses kumpulan latihan di soalut.com untuk mengasah pemahaman. Latihan rutin membantu mengenali pola pertanyaan dan memperkuat ingatan tentang konsep kompleks.

Dengan berlatih menggunakan Soal UT, kepercayaan diri Anda akan meningkat. Ingatlah bahwa Soal Ujian UT dirancang untuk mengukur kompetensi Anda secara objektif. Teruslah belajar dengan tekun, karena kesuksesan dimulai dari langkah kecil yang konsisten.

Soal UT PEKI4309 Kimia Anorganik 2

1.

Dalam struktur kristal logam, jenis kisi yang memiliki bilangan koordinasi 12 dan faktor kemasan 0,74 adalah…

  • A. Kubus sederhana (simple cubic)
  • B. Kubus berpusat badan (body-centered cubic)
  • C. Kubus berpusat muka (face-centered cubic)
  • D. Heksagonal sederhana (simple hexagonal)
Jawaban: C. Kubus berpusat muka (face-centered cubic).
Kubus berpusat muka (FCC) memiliki bilangan koordinasi 12 dan faktor kemasan 0,74, menjadikannya struktur dengan kerapatan tertinggi kedua setelah heksagonal tumpukan rapat (HCP) yang juga memiliki nilai sama.
2.

Pada padatan ionik dengan struktur NaCl, ion klorida (Cl⁻) membentuk susunan kubus berpusat muka, sedangkan ion natrium (Na⁺) menempati…

  • A. Seluruh lubang tetrahedral
  • B. Setengah dari lubang tetrahedral
  • C. Seluruh lubang oktahedral
  • D. Setengah dari lubang oktahedral
Jawaban: C. Seluruh lubang oktahedral.
Dalam struktur NaCl, ion Cl⁻ membentuk kisi FCC dan ion Na⁺ menempati seluruh lubang oktahedral, menghasilkan rasio koordinasi 6:6.
3.

Kekosongan (vacancy) pada kristal merupakan salah satu jenis ketidaksempurnaan yang dapat mempengaruhi sifat material. Jenis cacat ini termasuk dalam kategori…

  • A. Cacat titik (point defect)
  • B. Cacat garis (line defect)
  • C. Cacat bidang (planar defect)
  • D. Cacat volume (volume defect)
Jawaban: A. Cacat titik (point defect).
Kekosongan adalah ketiadaan atom pada situs kisi yang seharusnya terisi, termasuk dalam cacat titik karena hanya melibatkan satu titik kisi.
4.

Energi kisi (lattice energy) suatu padatan ionik dapat dihitung menggunakan persamaan Born-Landé. Faktor yang paling mempengaruhi besar energi kisi menurut persamaan tersebut adalah…

  • A. Suhu dan tekanan
  • B. Muatan ion dan jarak antar ion
  • C. Massa atom dan volume sel satuan
  • D. Konduktivitas listrik dan titik leleh
Jawaban: B. Muatan ion dan jarak antar ion.
Persamaan Born-Landé menunjukkan bahwa energi kisi berbanding lurus dengan hasil kali muatan ion dan berbanding terbalik dengan jarak antar ion, sehingga muatan dan jarak merupakan faktor dominan.
5.

Diketahui energi kisi NaCl adalah -788 kJ/mol dan energi hidrasi ion Na⁺ dan Cl⁻ masing-masing adalah -406 kJ/mol dan -363 kJ/mol. Berdasarkan data tersebut, entalpi pelarutan NaCl adalah…

  • A. +19 kJ/mol
  • B. -19 kJ/mol
  • C. +788 kJ/mol
  • D. -788 kJ/mol
Jawaban: A. +19 kJ/mol.
Entalpi pelarutan = energi hidrasi total – energi kisi = (-406 + (-363)) – (-788) = -769 + 788 = +19 kJ/mol, menunjukkan proses endoterm.
6.

Suatu reaksi redoks memiliki potensial sel standar (E°sel) sebesar +1,10 V. Nilai tersebut menunjukkan bahwa reaksi…

  • A. Tidak spontan pada kondisi standar
  • B. Spontan pada kondisi standar
  • C. Memerlukan katalis untuk berlangsung
  • D. Bersifat reversibel sempurna
Jawaban: B. Spontan pada kondisi standar.
Reaksi redoks dengan E°sel positif (>0) bersifat spontan pada kondisi standar, sesuai dengan hubungan ΔG° = -nFE°sel yang negatif.
7.

Dalam diagram Frost untuk mangan, titik terendah pada diagram menunjukkan spesies dengan…

  • A. Bilangan oksidasi tertinggi
  • B. Bilangan oksidasi terendah
  • C. Kestabilan termodinamika paling tinggi
  • D. Kestabilan termodinamika paling rendah
Jawaban: C. Kestabilan termodinamika paling tinggi.
Diagram Frost memplot potensial reduksi terhadap bilangan oksidasi; spesies pada titik terendah paling stabil terhadap disproporsionasi.
8.

Ekstraksi logam dari bijihnya sering menggunakan karbon sebagai reduktor. Prinsip ini didasarkan pada diagram Ellingham, yang menunjukkan bahwa…

  • A. Oksida logam lebih stabil dari CO₂ pada suhu tinggi
  • B. Karbon dapat mereduksi oksida logam jika ΔG reaksi reduksi negatif
  • C. Logam selalu lebih reaktif dari karbon
  • D. Proses reduksi selalu eksoterm
Jawaban: B. Karbon dapat mereduksi oksida logam jika ΔG reaksi reduksi negatif.
Diagram Ellingham menunjukkan kestabilan oksida; reduksi oleh karbon terjadi jika perubahan energi bebas Gibbs reaksi reduksi negatif.
9.

Logam alkali seperti natrium umumnya diisolasi melalui proses elektrolisis lelehan garamnya, bukan dari larutan air, karena…

  • A. Logam alkali mudah menguap pada suhu tinggi
  • B. Air akan tereduksi lebih mudah daripada ion logam alkali
  • C. Garam logam alkali tidak larut dalam air
  • D. Biaya elektrolisis larutan lebih mahal
Jawaban: B. Air akan tereduksi lebih mudah daripada ion logam alkali.
Dalam larutan air, potensial reduksi air lebih positif daripada ion Na⁺, sehingga air lebih mudah tereduksi menghasilkan gas H₂.
10.

Senyawa natrium oksida (Na₂O) jika direaksikan dengan air akan menghasilkan…

  • A. NaOH dan H₂
  • B. NaOH dan O₂
  • C. NaH dan H₂O₂
  • D. NaOH saja
Jawaban: D. NaOH saja.
Oksida logam alkali bersifat basa dan bereaksi dengan air membentuk hidroksida: Na₂O + H₂O → 2 NaOH.
11.

Kalsium karbonat (CaCO₃) jika dipanaskan pada suhu tinggi akan terurai menjadi…

  • A. CaO dan CO₂
  • B. CaO dan CO
  • C. Ca dan CO₂
  • D. CaC₂ dan O₂
Jawaban: A. CaO dan CO₂.
Pemanasan CaCO₃ (kalsinasi) menghasilkan CaO (kapur tohor) dan gas CO₂, reaksi: CaCO₃ → CaO + CO₂.
12.

Vanadium pentoksida (V₂O₅) adalah oksida yang bersifat amfoter. Reaksi V₂O₅ dengan basa kuat (misalnya NaOH) akan menghasilkan…

  • A. Vanadat (VO₄³⁻)
  • B. Vanadil (VO²⁺)
  • C. Logam vanadium
  • D. Vanadium trioksida
Jawaban: A. Vanadat (VO₄³⁻).
V₂O₅ bersifat amfoter dan dalam suasana basa membentuk ion vanadat, misalnya V₂O₅ + 6 NaOH → 2 Na₃VO₄ + 3 H₂O.
13.

Salah satu senyawa kompleks besi yang penting dalam biologi adalah hemoglobin, di mana ion besi berada dalam bentuk…

  • A. Fe²⁺ yang terikat pada porfirin
  • B. Fe³⁺ yang terikat pada porfirin
  • C. Fe⁰ dalam bentuk logam
  • D. Fe²⁺ bebas tanpa ligan
Jawaban: A. Fe²⁺ yang terikat pada porfirin.
Hemoglobin mengandung ion Fe²⁺ yang terkoordinasi dengan cincin porfirin (heme), penting untuk mengikat oksigen.
14.

Besi diekstraksi dari bijih hematit (Fe₂O₃) dalam tanur tinggi. Reduktor utama yang digunakan dalam proses ini adalah…

  • A. Hidrogen
  • B. Karbon monoksida
  • C. Aluminium
  • D. Kalsium
Jawaban: B. Karbon monoksida.
Dalam tanur tinggi, karbon diubah menjadi CO, yang kemudian mereduksi Fe₂O₃ secara bertahap menjadi besi: Fe₂O₃ + 3 CO → 2 Fe + 3 CO₂.
15.

Logam perak dapat larut dalam asam nitrat encer menghasilkan gas…

  • A. NO₂
  • B. NO
  • C. N₂O
  • D. H₂
Jawaban: B. NO.
Perak bereaksi dengan HNO₃ encer menghasilkan AgNO₃, NO, dan H₂O: 3 Ag + 4 HNO₃ → 3 AgNO₃ + NO + 2 H₂O.
16.

Senyawa kompleks [Cu(NH₃)₄]²⁺ memiliki warna biru tua yang khas. Geometri koordinasi dari kompleks ini adalah…

  • A. Linear
  • B. Segitiga planar
  • C. Tetrahedral
  • D. Segiempat planar
Jawaban: D. Segiempat planar.
Kompleks [Cu(NH₃)₄]²⁺ dengan bilangan koordinasi 4 dan konfigurasi d⁹ Cu²⁺ umumnya memiliki geometri segiempat planar akibat efek Jahn-Teller.
17.

Emas tidak bereaksi dengan asam nitrat, tetapi dapat larut dalam campuran asam nitrat dan asam klorida pekat (aqua regia) karena…

  • A. HCl mengoksidasi Au menjadi Au³⁺
  • B. HNO₃ menyediakan ion Cl⁻ sebagai ligan
  • C. Terbentuk kompleks kloroaurat yang stabil
  • D. Campuran menghasilkan suhu sangat tinggi
Jawaban: C. Terbentuk kompleks kloroaurat yang stabil.
Aqua regia melarutkan emas karena HNO₃ mengoksidasi Au dan HCl menyediakan Cl⁻ membentuk kompleks stabil [AuCl₄]⁻, sehingga reaksi berlangsung: Au + 4 HCl + HNO₃ → HAuCl₄ + NO + 2 H₂O.
18.

Dalam struktur padatan logam, jenis ikatan yang bertanggung jawab atas sifat konduktivitas listrik dan panas yang tinggi adalah…

  • A. Ikatan ionik
  • B. Ikatan kovalen
  • C. Ikatan logam
  • D. Ikatan van der Waals
Jawaban: C. Ikatan logam.
Ikatan logam terbentuk dari tumpang tindih orbital atom logam, menghasilkan 'lautan elektron' yang bebas bergerak, sehingga menghantarkan listrik dan panas dengan baik.
19.

Berdasarkan teori energi kisi, senyawa dengan energi kisi yang lebih besar cenderung memiliki titik leleh yang lebih tinggi. Sifat periodik yang paling mempengaruhi energi kisi suatu kristal ionik adalah…

  • A. Massa atom unsur
  • B. Jumlah elektron valensi
  • C. Muatan dan jari-jari ion
  • D. Keelektronegatifan unsur
Jawaban: C. Muatan dan jari-jari ion.
Energi kisi bergantung pada gaya Coulomb antara ion-ion, yang dipengaruhi oleh muatan dan jarak (jari-jari) ion.
20.

Dalam siklus Born-Haber untuk pembentukan NaCl(s), langkah yang membutuhkan energi paling besar biasanya adalah…

  • A. Ionisasi Na(g) menjadi Na⁺(g)
  • B. Afinitas elektron Cl(g) menjadi Cl⁻(g)
  • C. Disosiasi Cl₂(g) menjadi 2Cl(g)
  • D. Sublimasi Na(s) menjadi Na(g)
Jawaban: A. Ionisasi Na(g) menjadi Na⁺(g).
Energi ionisasi pertama Na(p) cukup besar (sekitar 496 kJ/mol), lebih besar dibandingkan afinitas elektron Cl yang eksotermis dan langkah-langkah lainnya dalam siklus ini.
21.

Suatu reaksi redoks berlangsung spontan jika potensial sel (E°sel) bernilai positif. Berdasarkan sifat periodik, unsur yang paling mudah teroksidasi dalam satu golongan adalah unsur dengan…

  • A. Energi ionisasi terbesar
  • B. Jari-jari atom terkecil
  • C. Energi ionisasi terkecil
  • D. Elektronegativitas terbesar
Jawaban: C. Energi ionisasi terkecil.
Unsur dengan energi ionisasi rendah lebih mudah melepaskan elektron, sehingga lebih mudah teroksidasi, terutama dalam satu golongan dari atas ke bawah.
22.

Diagram Pourbaix untuk suatu logam menunjukkan daerah stabilitas logam, oksida, dan ion dalam air pada berbagai pH dan potensial. Daerah di mana logam berada dalam bentuk teroksidasi dan larut sebagai ion disebut daerah…

  • A. Imunitas
  • B. Korosif
  • C. Pasivasi
  • D. Termodinamika
Jawaban: B. Korosif.
Daerah korosif adalah tempat logam berada dalam bentuk ion larut (misalnya Fe²⁺ atau Zn²⁺), yang mengindikasikan logam rentan terhadap korosi.
23.

Ekstraksi logam dari bijih umumnya dilakukan melalui proses reduksi. Dalam proses Hall-Héroult untuk mengekstrak aluminium dari Al₂O₃, reduksi dilakukan secara…

  • A. Pirometalurgi dengan karbon
  • B. Elektrometalurgi dalam kriolit cair
  • C. Hidrometalurgi dengan sianida
  • D. Reduksi langsung dengan hidrogen
Jawaban: B. Elektrometalurgi dalam kriolit cair.
Aluminium diekstrak melalui elektrolisis Al₂O₃ yang dilarutkan dalam kriolit (Na₃AlF₆) cair pada suhu tinggi, suatu proses elektrometalurgi.
24.

Logam alkali seperti natrium sangat reaktif terhadap air. Reaksi natrium dengan air menghasilkan gas hidrogen dan…

  • A. Natrium oksida
  • B. Natrium peroksida
  • C. Natrium hidroksida
  • D. Natrium hidrida
Jawaban: C. Natrium hidroksida.
Reaksi 2Na(s) + 2H₂O(l) → 2NaOH(aq) + H₂(g) menghasilkan larutan natrium hidroksida yang bersifat basa kuat.
25.

Senyawa oksida logam alkali tanah, seperti MgO, memiliki titik leleh yang sangat tinggi. Sifat ini terutama disebabkan oleh…

  • A. Ikatan kovalen yang kuat
  • B. Ikatan hidrogen antar molekul
  • C. Gaya van der Waals yang besar
  • D. Energi kisi yang tinggi akibat muatan ion ganda
Jawaban: D. Energi kisi yang tinggi akibat muatan ion ganda.
MgO terdiri dari ion Mg²⁺ dan O²⁻ dengan muatan tinggi dan jari-jari kecil, menghasilkan energi kisi sangat besar, sehingga titik lelehnya tinggi.
26.

Vanadium dapat membentuk senyawa dengan bilangan oksidasi +5, +4, +3, dan +2. Di antara senyawa berikut, yang memiliki vanadium dengan bilangan oksidasi tertinggi adalah…

  • A. V₂O₃
  • B. VO₂
  • C. V₂O₅
  • D. VO
Jawaban: C. V₂O₅.
Dalam V₂O₅, total muatan O²⁻ adalah -10, sehingga dua atom V harus memiliki total muatan +10, masing-masing +5, yang merupakan bilangan oksidasi tertinggi vanadium.
27.

Salah satu senyawa penting kromium adalah K₂Cr₂O₇ yang berperan sebagai oksidator kuat. Bilangan oksidasi Cr dalam K₂Cr₂O₇ adalah…

  • A. +3
  • B. +4
  • C. +5
  • D. +6
Jawaban: D. +6.
Dalam K₂Cr₂O₇, K⁺ dan O²⁻ memberikan muatan total +2 dan -14, sehingga dua Cr harus memiliki muatan total +12, masing-masing +6.
28.

Besi, kobalt, dan nikel termasuk dalam kelompok logam transisi yang bersifat feromagnetik. Unsur yang memiliki momen magnetik paling tinggi pada suhu kamar adalah…

  • A. Besi (Fe)
  • B. Kobalt (Co)
  • C. Nikel (Ni)
  • D. Semua sama
Jawaban: A. Besi (Fe).
Fe memiliki momen magnetik sekitar 2.2 μB per atom pada suhu kamar, lebih tinggi dari Co (1.7 μB) dan Ni (0.6 μB), menjadikannya yang paling feromagnetik.
29.

Senyawa kompleks besi(III) heksasianoferat(III), K₃[Fe(CN)₆], memiliki warna merah. Jenis ikatan yang dominan dalam kompleks ini antara ion Fe³⁺ dan ligan CN⁻ adalah…

  • A. Ikatan ionik
  • B. Ikatan kovalen koordinasi
  • C. Ikatan logam
  • D. Ikatan van der Waals
Jawaban: B. Ikatan kovalen koordinasi.
Dalam kompleks, ligan CN⁻ menyumbangkan pasangan elektron bebasnya ke ion logam pusat Fe³⁺ membentuk ikatan kovalen koordinasi.
30.

Tembaga, perak, dan emas dikenal sebagai logam mulia karena ketahanannya terhadap korosi. Di antara ketiganya, logam yang paling tidak reaktif secara kimia adalah…

  • A. Tembaga (Cu)
  • B. Perak (Ag)
  • C. Emas (Au)
  • D. Semua sama
Jawaban: C. Emas (Au).
Emas (Au) memiliki potensial reduksi standar sangat tinggi (E° = +1.50 V), sehingga sangat sulit dioksidasi dan sangat inert terhadap sebagian besar asam dan basa.
31.

Senyawa oksida perak, Ag₂O, digunakan dalam beberapa aplikasi, seperti dalam baterai. Bilangan oksidasi perak dalam Ag₂O adalah…

  • A. 0
  • B. +1
  • C. +2
  • D. +3
Jawaban: B. +1.
Oksida O²⁻ memiliki muatan -2, sehingga dua atom Ag harus bermuatan total +2, masing-masing +1.
32.

Salah satu jenis ketidaksempurnaan kristal adalah cacat Frenkel, di mana…

  • A. Kation dan anion pindah ke posisi interstisial
  • B. Kation pindah ke posisi interstisial meninggalkan vakansi
  • C. Atom asing menggantikan atom induk
  • D. Kekosongan terjadi pada sebagian titik kisi
Jawaban: B. Kation pindah ke posisi interstisial meninggalkan vakansi.
Cacat Frenkel melibatkan perpindahan ion (biasanya kation) ke posisi interstisial, menciptakan vakansi pada posisi asalnya.
33.

Dalam konteks termodinamika reduksi logam, prinsip Ellingham menunjukkan bahwa reduksi oksida logam dengan karbon lebih mudah dilakukan pada suhu tinggi karena…

  • A. Energi bebas Gibbs pembentukan CO menjadi lebih negatif
  • B. Energi kisi oksida logam menurun
  • C. Logam meleleh pada suhu tinggi
  • D. Karbon menjadi lebih reaktif
Jawaban: A. Energi bebas Gibbs pembentukan CO menjadi lebih negatif.
Pada suhu tinggi, reaksi C(s) + O₂(g) → CO₂(g) atau 2C(s) + O₂(g) → 2CO(g) memiliki ΔG yang sangat negatif, sehingga mendorong reduksi oksida logam.
34.

Senyawa karbida logam alkali tanah, seperti CaC₂, digunakan dalam industri untuk menghasilkan gas asetilena. Reaksi CaC₂ dengan air menghasilkan…

  • A. CaO dan CH₄
  • B. Ca(OH)₂ dan C₂H₂
  • C. CaCO₃ dan H₂
  • D. Ca dan C₂H₆
Jawaban: B. Ca(OH)₂ dan C₂H₂.
Reaksi CaC₂(s) + 2H₂O(l) → Ca(OH)₂(aq) + C₂H₂(g) menghasilkan kalsium hidroksida dan gas asetilena yang penting dalam pengelasan.
35.

Struktur kristal logam di mana setiap atom dikelilingi oleh 12 atom tetangga terdekat dengan pola susunan ABAB… disebut…

  • A. Body-centered cubic (BCC)
  • B. Simple cubic
  • C. Hexagonal close-packed (HCP)
  • D. Face-centered cubic (FCC)
Jawaban: C. Hexagonal close-packed (HCP).
Susunan ABAB… dengan bilangan koordinasi 12 adalah ciri khas struktur hexagonal close-packed (HCP).
36.

Dalam padatan ionik, kestabilan struktur kristal ditentukan oleh rasio jari-jari kation terhadap anion. Jika rasio jari-jari r+/r- antara 0,414 – 0,732, struktur yang paling stabil adalah…

  • A. Oktahedral
  • B. Tetrahedral
  • C. Kubus sederhana
  • D. Kubus berpusat badan
Jawaban: A. Oktahedral.
Rasio jari-jari 0,414 – 0,732 menghasilkan geometri oktahedral yang stabil, seperti pada struktur NaCl.
37.

Jenis ketidaksempurnaan kristal (defect) yang terjadi akibat kekosongan atom pada posisi kisi kristal disebut…

  • A. Defek interstisial
  • B. Defek substitusi
  • C. Defek Frenkel
  • D. Defek Schottky
Jawaban: D. Defek Schottky.
Defek Schottky adalah defek berupa kekosongan pasangan kation dan anion, sehingga terjadi kekosongan pada posisi kisi.
38.

Energi kisi (lattice energy) suatu padatan ionik bergantung pada muatan ion dan jarak antar ion. Berdasarkan Hukum Coulomb, energi kisi berbanding lurus dengan…

  • A. (Q+ * Q-) / r
  • B. (Q+ * Q-) / r^2
  • C. (Q+ + Q-) / r
  • D. (Q+ – Q-) / r
Jawaban: A. (Q+ * Q-) / r.
Energi kisi sebanding dengan hasil kali muatan ion dibagi jarak antar ion (Q+ * Q- / r), sesuai Hukum Coulomb.
39.

Dalam siklus Born-Haber untuk pembentukan NaCl, besarnya energi kisi dapat dihitung dengan menjumlahkan entalpi sublimasi, disosiasi, ionisasi, afinitas elektron, dan entalpi pembentukan. Jika entalpi pembentukan NaCl adalah -411 kJ/mol, energi kisi yang dihasilkan biasanya bernilai…

  • A. Positif kecil
  • B. Negatif besar
  • C. Positif besar
  • D. Nol
Jawaban: B. Negatif besar.
Energi kisi adalah proses eksotermik yang melepaskan energi besar, sehingga bernilai negatif besar.
40.

Kelarutan padatan ionik dalam air sangat dipengaruhi oleh energi kisi dan energi hidrasi. Suatu senyawa akan mudah larut jika…

  • A. Energi kisi > energi hidrasi
  • B. Energi kisi < energi hidrasi
  • C. Energi kisi = energi hidrasi
  • D. Energi kisi sama dengan energi kisi lawan
Jawaban: B. Energi kisi < energi hidrasi.
Kelarutan tinggi terjadi ketika energi hidrasi lebih besar dari energi kisi, sehingga ion-ion lebih stabil dalam larutan.
41.

Reaksi redoks spontan terjadi jika potensial sel (E°sel) bernilai positif. Hubungan antara E°sel dengan perubahan energi bebas Gibbs (ΔG°) adalah…

  • A. ΔG° = -nFE°sel
  • B. ΔG° = nFE°sel
  • C. ΔG° = -nF/E°sel
  • D. ΔG° = nF/E°sel
Jawaban: A. ΔG° = -nFE°sel.
ΔG° = -nFE°sel, di mana n adalah jumlah elektron dan F adalah konstanta Faraday; reaksi spontan jika ΔG° negatif dan E°sel positif.
42.

Berdasarkan sifat periodik, unsur dengan potensial reduksi standar (E°) paling positif cenderung lebih mudah mengalami reduksi. Unsur berikut yang memiliki E° paling positif adalah…

  • A. Li
  • B. Na
  • C. F2
  • D. Cl2
Jawaban: C. F2.
F2 memiliki E° reduksi paling positif (+2,87 V) dibanding halogen lain dan logam alkali, menunjukkan sifat pengoksidasi kuat.
43.

Diagram Pourbaix untuk logam besi menunjukkan daerah stabilitas Fe, Fe2+, dan Fe3+ sebagai fungsi pH dan potensial. Pada pH rendah dan potensial tinggi, spesies yang dominan adalah…

  • A. Fe (logam)
  • B. Fe(OH)2
  • C. Fe2+
  • D. Fe3+
Jawaban: D. Fe3+.
Pada pH rendah (asam) dan potensial tinggi, Fe3+ stabil karena kondisi oksidatif kuat.
44.

Ekstraksi logam dari bijihnya menggunakan prinsip reduksi. Untuk logam yang sangat reaktif seperti aluminium, metode reduksi yang tepat adalah…

  • A. Reduksi karbon
  • B. Reduksi dengan gas hidrogen
  • C. Elektrolisis leburan
  • D. Reduksi dengan besi
Jawaban: C. Elektrolisis leburan.
Aluminium sangat reaktif, sehingga diekstraksi dengan elektrolisis leburan Al2O3 dalam kriolit karena tidak dapat direduksi oleh karbon.
45.

Logam alkali seperti natrium diperoleh dari elektrolisis lelehan NaCl. Reaksi yang terjadi di katoda adalah…

  • A. 2Cl- → Cl2 + 2e-
  • B. Na+ + e- → Na
  • C. Na → Na+ + e-
  • D. 2H2O + 2e- → H2 + 2OH-
Jawaban: B. Na+ + e- → Na.
Di katoda terjadi reduksi ion Na+ menjadi logam Na: Na+ + e- → Na.
46.

Senyawa oksida logam alkali tanah seperti MgO memiliki titik leleh yang sangat tinggi karena ikatan ionik yang kuat. Sifat MgO dalam air menghasilkan larutan yang bersifat…

  • A. Asam
  • B. Basa
  • C. Netral
  • D. Amfoter
Jawaban: B. Basa.
MgO bereaksi dengan air membentuk Mg(OH)2 yang bersifat basa lemah.
47.

Unsur kromium dalam senyawa K2Cr2O7 memiliki bilangan oksidasi +6. Senyawa ini dalam suasana asam dapat mengoksidasi Fe2+ menjadi Fe3+. Perubahan bilangan oksidasi kromium setelah reaksi adalah…

  • A. +6 menjadi +3
  • B. +6 menjadi +2
  • C. +6 menjadi +4
  • D. +6 menjadi 0
Jawaban: A. +6 menjadi +3.
Dalam suasana asam, Cr(VI) direduksi menjadi Cr(III) dengan perubahan bilangan oksidasi dari +6 ke +3.
48.

Besi (Fe) dapat membentuk senyawa kompleks seperti [Fe(CN)6]4- dan [Fe(CN)6]3-. Perbedaan bilangan oksidasi besi dalam kedua kompleks tersebut adalah…

  • A. Fe dalam [Fe(CN)6]4- = +2, dalam [Fe(CN)6]3- = +3
  • B. Fe dalam [Fe(CN)6]4- = +3, dalam [Fe(CN)6]3- = +2
  • C. Fe dalam [Fe(CN)6]4- = +4, dalam [Fe(CN)6]3- = +2
  • D. Fe dalam [Fe(CN)6]4- = +2, dalam [Fe(CN)6]3- = +4
Jawaban: A. Fe dalam [Fe(CN)6]4- = +2, dalam [Fe(CN)6]3- = +3.
Ligan CN- bermuatan -1, sehingga [Fe(CN)6]4- memiliki Fe dengan bilangan oksidasi +2, dan [Fe(CN)6]3- memiliki Fe +3.
49.

Tembaga (Cu) memiliki dua bilangan oksidasi utama, yaitu +1 dan +2. Senyawa Cu2O (tembaga(I) oksida) tidak stabil dalam air karena mengalami disproporsionasi menjadi Cu dan CuO. Produk reaksi disproporsionasi tersebut adalah…

  • A. Cu dan Cu2+
  • B. Cu2+ dan Cu2O
  • C. Cu2+ dan CuO
  • D. Cu dan CuO
Jawaban: A. Cu dan Cu2+.
Cu+ tidak stabil dalam air dan mengalami disproporsionasi: 2Cu+ → Cu + Cu2+.
50.

Perak (Ag) membentuk senyawa kompleks dengan amonia, yaitu [Ag(NH3)2]+. Kompleks ini digunakan dalam reaksi cermin perak untuk mengidentifikasi aldehida. Geometri ion kompleks [Ag(NH3)2]+ adalah…

  • A. Linear
  • B. Tetrahedral
  • C. Oktahedral
  • D. Bujur sangkar
Jawaban: A. Linear.
Ion Ag+ dengan bilangan koordinasi 2 membentuk geometri linear, sesuai teori VSEPR dengan pasangan elektron non-ikatan.

Latihan soal ini merangkum manfaat memahami teori simetri molekul dan ikatan logam dalam kristal. Penguasaan konsep tersebut sangat membantu Anda mengerjakan Soal UT yang sering menguji penerapan prinsip dasar. Format ujian UT seperti UTM dan UO pun akan terasa lebih mudah dengan pemahaman ini.

Semoga latihan ini menjadi bekal berharga menghadapi UAS PEKI4309 Kimia Anorganik 2. Teruslah berlatih agar Anda lebih percaya diri menjawab Soal Ujian UT nanti. Selamat belajar dan sukses selalu untuk Anda, mahasiswa Universitas Terbuka.

Bagikan

error: Content is protected !!