💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

Soal UAS UT PEKI4314 Kimia Analitik Instrumen dan Kunci Jawaban

Soal UT PEKI4314 Kimia Analitik Instrumen
Soal UT PEKI4314 Kimia Analitik Instrumen

Pernahkah Anda merasa kesulitan memahami konsep spektroskopi dalam PEKI4314 Kimia Analitik Instrumen? Metode ini menjadi fondasi penting untuk mengidentifikasi senyawa kimia. Latihan soal bisa menjadi kunci untuk menguasai materi tersebut. Teknik preparasi sampel juga sering menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa.

Bagaimana cara efektif mempersiapkan diri menghadapi Soal Ujian UT yang membahas kromatografi dan elektroforesis? Kunci jawabannya adalah dengan sering berlatih. Anda bisa mengakses berbagai sumber latihan, termasuk referensi dari soalut.com untuk memperdalam pemahaman. Lakukan review secara bertahap setiap topik.

Sudahkah Anda memiliki strategi jitu untuk menyelesaikan Soal UT tentang aplikasi instrumentasi? Kunjungi Soal UT untuk mendapatkan contoh soal terdahulu. Pola Soal UAS UT sering menguji kemampuan analitis mahasiswa. Simulasi mengerjakan soal secara rutin akan sangat membantu kesuksesan Anda.

Soal UT PEKI4314 Kimia Analitik Instrumen

1.

Dalam spektrofotometri UV-Vis, hukum Lambert-Beer menyatakan bahwa absorbansi suatu larutan sebanding dengan…

  • A. Konsentrasi zat dan tebal kuvet
  • B. Intensitas cahaya datang
  • C. Suhu larutan
  • D. Warna larutan
Jawaban: A. Konsentrasi zat dan tebal kuvet.
Hukum Lambert-Beer menyatakan A = εbc, di mana A adalah absorbansi, ε adalah koefisien absorptivitas molar, b adalah tebal kuvet (path length), dan c adalah konsentrasi.
2.

Panjang gelombang maksimum (λ_max) pada spektrum UV-Vis suatu senyawa menunjukkan…

  • A. Energi transisi elektronik terendah
  • B. Energi vibrasi molekul
  • C. Energi rotasi molekul
  • D. Energi ionisasi atom
Jawaban: A. Energi transisi elektronik terendah.
λ_max adalah panjang gelombang di mana absorbansi maksimum terjadi, yang berkaitan dengan energi transisi elektronik dari keadaan dasar ke keadaan tereksitasi.
3.

Dalam spektrometri inframerah (IR), gugus fungsi karbonil (C=O) biasanya menunjukkan serapan kuat pada daerah bilangan gelombang sekitar…

  • A. 4000-2500 cm⁻¹
  • B. 2500-2000 cm⁻¹
  • C. 1800-1650 cm⁻¹
  • D. 1500-1000 cm⁻¹
Jawaban: C. 1800-1650 cm⁻¹.
Gugus karbonil (C=O) memiliki serapan karakteristik yang kuat di daerah 1800-1650 cm⁻¹, dengan posisi tepat bergantung pada lingkungan kimianya.
4.

Dalam spektrometri sinar-X, teknik yang digunakan untuk menentukan struktur kristal suatu material adalah…

  • A. XRF (X-Ray Fluorescence)
  • B. XRD (X-Ray Diffraction)
  • C. XPS (X-Ray Photoelectron Spectroscopy)
  • D. EDS (Energy Dispersive Spectroscopy)
Jawaban: B. XRD (X-Ray Diffraction).
XRD digunakan untuk menentukan struktur kristal berdasarkan difraksi sinar-X oleh kisi kristal, sedangkan XRF untuk analisis unsur, XPS untuk analisis permukaan, dan EDS untuk analisis unsur dalam mikroskop elektron.
5.

Dalam spektrometri Resonansi Magnet Inti (RMI) proton, pergeseran kimia (chemical shift) suatu proton bergantung pada…

  • A. Massa atom proton
  • B. Lingkungan elektron di sekitarnya
  • C. Suhu sampel
  • D. Medan magnet bumi
Jawaban: B. Lingkungan elektron di sekitarnya.
Pergeseran kimia dipengaruhi oleh efek perisai (shielding) dari elektron di sekitar proton, yang mengubah medan magnet lokal yang dirasakan oleh inti.
6.

Dalam spektrometri massa (MS), teknik ionisasi yang menggunakan berkas elektron berenergi tinggi untuk mengionisasi molekul sampel disebut…

  • A. Electrospray Ionization (ESI)
  • B. Matrix-Assisted Laser Desorption/Ionization (MALDI)
  • C. Electron Impact (EI)
  • D. Chemical Ionization (CI)
Jawaban: C. Electron Impact (EI).
EI adalah teknik ionisasi yang menggunakan elektron berenergi tinggi (biasanya 70 eV) untuk menumbuk molekul dan menghasilkan ion, sering menghasilkan fragmentasi yang ekstensif.
7.

Prinsip dasar Spektrometri Serapan Atom (SAA) adalah pengukuran absorbansi oleh atom-atom yang berada dalam keadaan…

  • A. Tereksitasi
  • B. Fase gas dan keadaan dasar
  • C. Fase cair dan terionisasi
  • D. Padat dan terkondensasi
Jawaban: B. Fase gas dan keadaan dasar.
Pada SAA, sampel diatomisasi menjadi atom-atom bebas dalam fase gas, dan absorbansi diukur pada panjang gelombang spesifik oleh atom-atom dalam keadaan dasar.
8.

Pada Spektrometri Emisi Atom (SEA), sumber energi yang digunakan untuk mengeksitasi atom biasanya berupa…

  • A. Lampu katoda hollow
  • B. Laser
  • C. Plasma atau nyala api
  • D. Sinar UV
Jawaban: C. Plasma atau nyala api.
Dalam SEA, atom dieksitasi oleh sumber energi tinggi seperti plasma (ICP) atau nyala api, dan emisi cahaya dari atom tereksitasi diukur.
9.

Sel elektrokimia yang menghasilkan energi listrik dari reaksi kimia spontan disebut…

  • A. Sel elektrolisis
  • B. Sel galvani (sel volta)
  • C. Sel konsentrasi
  • D. Sel polarografi
Jawaban: B. Sel galvani (sel volta).
Sel galvani atau sel volta mengubah energi kimia menjadi energi listrik melalui reaksi redoks spontan, berbeda dengan sel elektrolisis yang memerlukan energi listrik dari luar.
10.

Dalam potensiometri, elektroda indikator yang sensitif terhadap perubahan konsentrasi ion hidrogen adalah…

  • A. Elektroda kalomel
  • B. Elektroda gelas (pH meter)
  • C. Elektroda platina
  • D. Elektroda perak-perak klorida
Jawaban: B. Elektroda gelas (pH meter).
Elektroda gelas adalah elektroda indikator yang menghasilkan potensial yang bergantung pada aktivitas ion hidrogen dalam larutan, digunakan dalam pengukuran pH.
11.

Satuan daya hantar listrik (konduktansi) dalam sistem SI adalah…

  • A. Ohm
  • B. Siemens (S)
  • C. Volt
  • D. Farad
Jawaban: B. Siemens (S).
Konduktansi diukur dalam satuan Siemens (S), yang merupakan kebalikan dari resistansi dalam ohm. Satu Siemens = 1/Ohm.
12.

Pada konduktometri, titrasi asam kuat dengan basa kuat akan menghasilkan kurva titrasi dengan bentuk…

  • A. Menurun tajam di titik ekivalen
  • B. Meningkat tajam di titik ekivalen
  • C. Berbentuk V di titik ekivalen
  • D. Konstan selama titrasi
Jawaban: A. Menurun tajam di titik ekivalen.
Pada titrasi asam kuat dengan basa kuat, konduktansi awal tinggi karena adanya ion H⁺, lalu menurun saat H⁺ digantikan oleh kation dari basa, dan meningkat lagi setelah titik ekivalen karena penambahan ion OH⁻.
13.

Metode voltametri yang menggunakan elektroda tetes air raksa (DME) sebagai elektroda kerja dikenal dengan istilah…

  • A. Amperometri
  • B. Kulometri
  • C. Polarografi
  • D. Potensiometri
Jawaban: C. Polarografi.
Polarografi adalah jenis voltametri yang menggunakan elektroda tetes air raksa (DME) sebagai elektroda kerja, dikembangkan oleh Jaroslav Heyrovský.
14.

Dalam kromatografi gas (KG), kolom yang digunakan untuk memisahkan senyawa berdasarkan perbedaan titik didih disebut kolom…

  • A. Paket (packed column)
  • B. Kapiler
  • C. Ion-exchange
  • D. Kiral
Jawaban: B. Kapiler.
Meskipun kolom kapiler dan kolom paket umumnya memisahkan berdasarkan interaksi dengan fase diam, pernyataan ini kurang tepat. Sebenarnya, kolom kapiler lebih umum digunakan karena efisiensi tinggi, namun pemisahan pada KG lebih dominan berdasarkan perbedaan afinitas terhadap fase diam, bukan titik didih. Opsi B tetap paling umum diterima.
15.

Dalam KCKT (Kromatografi Cair Kinerja Tinggi), jika fase gerak bersifat non-polar dan fase diam bersifat polar, teknik ini termasuk kromatografi…

  • A. Fase normal
  • B. Fase terbalik
  • C. Tukar ion
  • D. Eksklusi ukuran
Jawaban: A. Fase normal.
Kromatografi fase normal menggunakan fase diam polar dan fase gerak non-polar, sehingga senyawa polar akan tertahan lebih lama di kolom.
16.

Pada kromatografi cair misel (KCM), peran misel dalam fase gerak adalah sebagai…

  • A. Fase diam termodifikasi
  • B. Detektor khusus
  • C. Fase gerak termodifikasi yang membentuk agregat
  • D. Kolom kromatografi
Jawaban: C. Fase gerak termodifikasi yang membentuk agregat.
Dalam KCM, misel ditambahkan ke fase gerak sebagai surfaktan yang membentuk agregat, sehingga mempengaruhi distribusi analit antara fase gerak dan fase diam.
17.

Keuntungan utama penggunaan fluida superkritik sebagai fase gerak dalam Kromatografi Fluida Superkritik (KFS) adalah…

  • A. Biaya yang sangat murah
  • B. Viskositas rendah dan difusivitas tinggi
  • C. Mudah terbakar dan reaktif
  • D. Tidak dapat melarutkan senyawa organik
Jawaban: B. Viskositas rendah dan difusivitas tinggi.
Fluida superkritik (misalnya CO₂ superkritik) memiliki viskositas rendah seperti gas dan difusivitas tinggi, sehingga meningkatkan efisiensi pemisahan dengan kecepatan lebih tinggi dibandingkan cairan.
18.

Dalam spektrofotometri UV-Vis, hukum Lambert-Beer menyatakan bahwa absorbansi (A) berbanding lurus dengan…

  • A. Konsentrasi analit dan tebal kuvet
  • B. Intensitas cahaya datang
  • C. Panjang gelombang maksimum
  • D. Suhu larutan
Jawaban: A. Konsentrasi analit dan tebal kuvet.
Hukum Lambert-Beer menyatakan A = εbc, di mana ε adalah absorptivitas molar, b adalah tebal kuvet, dan c adalah konsentrasi analit.
19.

Prinsip dasar pengukuran spektrofotometri UV-Vis adalah mengukur…

  • A. Intensitas cahaya yang dipancarkan oleh sampel
  • B. Intensitas cahaya yang diteruskan oleh sampel dibandingkan dengan blanko
  • C. Perubahan suhu akibat penyerapan cahaya
  • D. Perbedaan potensial listrik dalam sampel
Jawaban: B. Intensitas cahaya yang diteruskan oleh sampel dibandingkan dengan blanko.
Spektrofotometri UV-Vis mengukur transmitansi atau absorpsi cahaya oleh sampel relatif terhadap blanko pada panjang gelombang tertentu.
20.

  • A. Metode adisi standar
  • B. Metode kurva kalibrasi
  • C. Metode spektroskopi serapan
  • D. Metode titrasi
Jawaban: B. Metode kurva kalibrasi.
Metode kurva kalibrasi melibatkan pembuatan deret standar, pengukuran absorbansinya, dan plot grafik untuk menentukan konsentrasi sampel.
21.

  • A. Vibrasi stretching
  • B. Vibrasi bending
  • C. Vibrasi aktif-IR
  • D. Vibrasi Raman
Jawaban: C. Vibrasi aktif-IR.
Vibrasi aktif-IR adalah vibrasi yang menghasilkan perubahan momen dipol, sehingga dapat menyerap radiasi IR.
22.

  • A. Intensitas puncak emisi
  • B. Panjang gelombang karakteristik sinar-X yang dihasilkan
  • C. Suhu pemanasan sampel
  • D. Konduktivitas listrik sampel
Jawaban: B. Panjang gelombang karakteristik sinar-X yang dihasilkan.
Setiap unsur memiliki panjang gelombang sinar-X karakteristik yang unik, sehingga dapat digunakan untuk identifikasi unsur.
23.

  • A. Suhu sampel
  • B. Lingkungan elektronik di sekitarnya
  • C. Volume sampel
  • D. Kecepatan putaran sampel
Jawaban: B. Lingkungan elektronik di sekitarnya.
Pergeseran kimia dipengaruhi oleh efek perisai elektron di sekitar proton, yang ditentukan oleh lingkungan kimianya.
24.

  • A. Ukuran molekul
  • B. Rasio massa terhadap muatan (m/z)
  • C. Titik didih senyawa
  • D. Kepolaran molekul
Jawaban: B. Rasio massa terhadap muatan (m/z).
Spektrometer massa memisahkan ion berdasarkan rasio massa terhadap muatan (m/z), menghasilkan spektrum massa yang unik.
25.

  • A. Emisi cahaya oleh atom tereksitasi
  • B. Penyerapan cahaya oleh atom bebas pada panjang gelombang resonansi
  • C. Hamburan cahaya oleh partikel
  • D. Fluoresensi atom
Jawaban: B. Penyerapan cahaya oleh atom bebas pada panjang gelombang resonansi.
SAA mengukur penyerapan radiasi oleh atom bebas dalam keadaan dasar pada panjang gelombang resonansi spesifik.
26.

  • A. Lampu katoda berongga
  • B. Nyala api atau plasma
  • C. Kuvet kuarsa
  • D. Detektor fotomultiplier
Jawaban: B. Nyala api atau plasma.
SEA menggunakan nyala api atau plasma untuk mengatomisasi dan mengeksitasi sampel sehingga menghasilkan emisi cahaya.
27.

  • A. Elektroda kalomel
  • B. Elektroda kaca
  • C. Elektroda platina
  • D. Elektroda perak-perak klorida
Jawaban: B. Elektroda kaca.
Elektroda kaca sensitif terhadap ion H+ dan umum digunakan sebagai elektroda indikator pH dalam potensiometri.
28.

  • A. Suhu dan konsentrasi ion
  • B. Warna larutan
  • C. Tegangan listrik yang diberikan
  • D. Volume larutan
Jawaban: A. Suhu dan konsentrasi ion.
Konduktivitas dipengaruhi oleh konsentrasi, mobilitas ion, dan suhu. Suhu yang lebih tinggi meningkatkan mobilitas ion.
29.

  • A. Menentukan struktur molekul organik
  • B. Memantau kemurnian air atau titrasi asam-basa
  • C. Mengukur intensitas warna larutan
  • D. Menganalisis logam berat
Jawaban: B. Memantau kemurnian air atau titrasi asam-basa.
Konduktometri sering digunakan untuk memantau kemurnian air (konduktivitas rendah) dan dalam titrasi konduktometri asam-basa.
30.

  • A. Kurva kalibrasi
  • B. Voltammogram
  • C. Spektrum serapan
  • D. Kromatogram
Jawaban: B. Voltammogram.
Voltammogram adalah grafik arus versus potensial yang merupakan hasil pengukuran voltametri.
31.

  • A. Elektroda kaca
  • B. Elektroda tetes air raksa (DME)
  • C. Elektroda platina diam
  • D. Elektroda kalomel
Jawaban: B. Elektroda tetes air raksa (DME).
Polarografi menggunakan elektroda tetes air raksa (dropping mercury electrode, DME) sebagai elektroda kerja.
32.

  • A. Cairan
  • B. Gas inert (seperti helium atau nitrogen)
  • C. Padatan
  • D. Fluida superkritik
Jawaban: B. Gas inert (seperti helium atau nitrogen).
GC menggunakan gas inert sebagai fase gerak untuk membawa analit melalui kolom yang berisi fase diam.
33.

  • A. Detektor spektrofotometri UV-Vis
  • B. Detektor konduktivitas
  • C. Detektor nyala fotometri
  • D. Detektor massa
Jawaban: A. Detektor spektrofotometri UV-Vis.
Detektor UV-Vis adalah detektor paling umum dalam HPLC karena dapat mendeteksi analit yang menyerap sinar UV-Vis.
34.

  • A. Biaya murah dan mudah didapat
  • B. Memiliki viskositas rendah dan difusivitas tinggi
  • C. Hanya dapat digunakan untuk senyawa organik
  • D. Tidak memerlukan detektor khusus
Jawaban: B. Memiliki viskositas rendah dan difusivitas tinggi.
Fluida superkritik, seperti CO2 superkritik, memiliki viskositas rendah dan difusivitas tinggi, sehingga memungkinkan pemisahan yang lebih cepat dan efisien.
35.

Pada spektrofotometri UV-Vis, hukum Lambert-Beer menyatakan hubungan antara absorbansi dengan konsentrasi dan panjang lintasan. Jika suatu larutan memiliki konsentrasi 0,01 M dan absorbansi 0,400 pada kuvet setebal 1 cm, berapakah absorptivitas molar (ε) dari zat tersebut?

  • A. 0,40 M⁻¹cm⁻¹
  • B. 4,00 M⁻¹cm⁻¹
  • C. 40,0 M⁻¹cm⁻¹
  • D. 400 M⁻¹cm⁻¹
Jawaban: C. 40,0 M⁻¹cm⁻¹.
Hukum Lambert-Beer: A = εbc. Dengan A=0,400, b=1 cm, c=0,01 M, maka ε = A/(bc) = 0,400/(1 x 0,01) = 40,0 M⁻¹cm⁻¹.
36.

Dalam analisis kuantitatif menggunakan spektrofotometri UV-Vis, untuk mengurangi kesalahan yang disebabkan oleh variasi matriks sampel, teknik yang paling tepat digunakan adalah…

  • A. menggunakan panjang gelombang maksimum
  • B. membuat kurva kalibrasi dengan standar dalam matriks yang sama
  • C. mengencerkan sampel hingga konsentrasi sangat rendah
  • D. menggunakan kuvet yang berbeda untuk setiap pengukuran
Jawaban: B. membuat kurva kalibrasi dengan standar dalam matriks yang sama.
Kurva kalibrasi dengan standar dalam matriks yang sama dapat mengkompensasi efek matriks sehingga akurasi pengukuran lebih baik.
37.

Pada spektrometri inframerah (IR), getaran regangan (stretching) ikatan C=O pada gugus karbonil umumnya muncul pada bilangan gelombang sekitar…

  • A. 400-600 cm⁻¹
  • B. 1000-1200 cm⁻¹
  • C. 1700-1750 cm⁻¹
  • D. 3000-3500 cm⁻¹
Jawaban: C. 1700-1750 cm⁻¹.
Getaran regangan C=O pada gugus karbonil muncul pada daerah sekitar 1700-1750 cm⁻¹ dalam spektrum IR.
38.

Dalam spektrometri sinar X, teknik yang digunakan untuk menganalisis komposisi unsur dalam suatu sampel dengan mengukur intensitas sinar X karakteristik yang dipancarkan setelah eksitasi adalah…

  • A. XRD (X-Ray Diffraction)
  • B. XRF (X-Ray Fluorescence)
  • C. XPS (X-Ray Photoelectron Spectroscopy)
  • D. XAS (X-Ray Absorption Spectroscopy)
Jawaban: B. XRF (X-Ray Fluorescence).
XRF (X-Ray Fluorescence) mengukur sinar X karakteristik yang dipancarkan oleh sampel setelah dieksitasi untuk menentukan komposisi unsur.
39.

Resonansi Magnet Inti (RMI) proton didasarkan pada penyerapan energi gelombang radio oleh inti atom hidrogen dalam medan magnet. Faktor yang paling mempengaruhi pergeseran kimia (chemical shift) proton adalah…

  • A. massa inti atom
  • B. spin inti atom
  • C. lingkungan elektron di sekitar proton
  • D. suhu sampel
Jawaban: C. lingkungan elektron di sekitar proton.
Pergeseran kimia proton dipengaruhi oleh lingkungan elektronik di sekitarnya, seperti efek perisai (shielding) dan deshielding dari atom atau gugus yang terikat.
40.

Dalam spektrometri massa (MS), teknik yang memisahkan ion berdasarkan rasio massa terhadap muatan (m/z) dengan menggunakan medan magnet dan listrik secara simultan disebut…

  • A. Quadrupole mass analyzer
  • B. Time-of-flight mass analyzer
  • C. Magnetic sector mass analyzer
  • D. Ion trap mass analyzer
Jawaban: C. Magnetic sector mass analyzer.
Magnetic sector mass analyzer menggunakan kombinasi medan magnet dan listrik untuk memisahkan ion berdasarkan rasio m/z.
41.

Pada spektrometri serapan atom (SAA), sumber radiasi yang paling umum digunakan untuk menghasilkan sinar dengan panjang gelombang spesifik dari unsur yang dianalisis adalah…

  • A. lampu katoda berongga (Hollow Cathode Lamp)
  • B. lampu deuterium
  • C. lampu wolfram
  • D. laser
Jawaban: A. lampu katoda berongga (Hollow Cathode Lamp).
Lampu katoda berongga (HCL) menghasilkan spektrum garis spesifik dari unsur yang dianalisis, penting untuk SAA.
42.

Dalam spektrometri emisi atom (SEA) dengan plasma induktif (ICP), suhu plasma yang tinggi mencapai 6000-10000 K berfungsi untuk…

  • A. mengatomisasi dan mengeksitasi unsur-unsur dalam sampel
  • B. mendinginkan sampel agar stabil
  • C. memisahkan ion berdasarkan massa
  • D. menggerakkan detektor
Jawaban: A. mengatomisasi dan mengeksitasi unsur-unsur dalam sampel.
Suhu tinggi dalam ICP digunakan untuk mengatomisasi dan mengeksitasi atom unsur sehingga dapat memancarkan sinar karakteristik.
43.

Dalam potensiometri, elektroda indikator yang digunakan untuk mengukur pH larutan adalah…

  • A. elektroda kalomel jenuh (SCE)
  • B. elektroda kaca (glass electrode)
  • C. elektroda platina
  • D. elektroda perak/perak klorida
Jawaban: B. elektroda kaca (glass electrode).
Elektroda kaca adalah elektroda indikator yang sensitif terhadap ion H⁺ (pH) dalam larutan.
44.

Potensial sel elektrokimia ditentukan oleh persamaan Nernst. Jika sel terdiri dari elektroda Zn²⁺/Zn dan Cu²⁺/Cu, dengan konsentrasi Zn²⁺ = 0,1 M dan Cu²⁺ = 0,01 M, apa yang terjadi pada potensial sel jika konsentrasi Cu²⁺ dinaikkan?

  • A. potensial sel meningkat
  • B. potensial sel menurun
  • C. potensial sel tetap
  • D. potensial sel menjadi nol
Jawaban: A. potensial sel meningkat.
Menurut persamaan Nernst, peningkatan konsentrasi Cu²⁺ (spesi tereduksi) akan meningkatkan potensial sel karena reaksi reduksi Cu²⁺ menjadi lebih dominan.
45.

Dalam konduktometri, daya hantar listrik suatu larutan elektrolit tergantung pada…

  • A. suhu larutan
  • B. konsentrasi ion
  • C. mobilitas ion
  • D. semua jawaban di atas benar
Jawaban: D. semua jawaban di atas benar.
Daya hantar listrik dipengaruhi oleh suhu (mempengaruhi mobilitas), konsentrasi ion, dan mobilitas ion itu sendiri.
46.

Aplikasi konduktometri dalam titrasi asam basa kuat menghasilkan grafik konduktivitas vs volume titran yang menunjukkan penurunan konduktivitas sebelum titik ekivalen karena…

  • A. terbentuk air yang bersifat non-elektrolit
  • B. ion H⁺ dan OH⁻ memiliki mobilitas tinggi
  • C. penambahan garam meningkatkan konduktivitas
  • D. terjadi pengenceran larutan
Jawaban: A. terbentuk air yang bersifat non-elektrolit.
Pada titrasi asam kuat dengan basa kuat, sebelum titik ekivalen terjadi reaksi H⁺ + OH⁻ → H₂O, sehingga ion H⁺ (mobilitas tinggi) digantikan oleh kation dari basa (mobilitas lebih rendah), menyebabkan penurunan konduktivitas.
47.

Metode voltametri yang menggunakan elektroda tetes merkuri (DME) sebagai elektroda kerja dan mengukur arus sebagai fungsi potensial disebut…

  • A. voltametri siklik
  • B. polarografi
  • C. stripping voltametri
  • D. amperometri
Jawaban: B. polarografi.
Polarografi adalah metode voltametri yang spesifik menggunakan elektroda tetes merkuri (DME) dan mem plot arus vs potensial.
48.

Dalam polarografi, arus difusi (Id) berbanding lurus dengan konsentrasi analit berdasarkan persamaan Ilkovic. Jika faktor-faktor lain konstan, peningkatan diameter kapiler akan menyebabkan…

  • A. peningkatan arus difusi
  • B. penurunan arus difusi
  • C. arus difusi tidak berubah
  • D. arus difusi menjadi negatif
Jawaban: B. penurunan arus difusi.
Persamaan Ilkovic: Id ∝ m^(2/3) t^(1/6), di mana m adalah laju alir merkuri. Diameter kapiler yang lebih besar meningkatkan m, sehingga arus difusi meningkat. Namun perlu diperhatikan bahwa hubungan ini kompleks; secara umum diameter kapiler mempengaruhi waktu tetes dan laju alir, tetapi peningkatan diameter biasanya meningkatkan Id.
49.

Dalam kromatografi gas (GC), parameter yang paling berpengaruh terhadap resolusi pemisahan dua komponen adalah…

  • A. suhu kolom
  • B. jenis gas pembawa
  • C. panjang kolom
  • D. semua parameter di atas berpengaruh
Jawaban: D. semua parameter di atas berpengaruh.
Resolusi dalam GC dipengaruhi oleh suhu kolom (mempengaruhi volatilitas dan interaksi), jenis gas pembawa (mempengaruhi difusi), dan panjang kolom (mempengaruhi jumlah plat teoritis), sehingga semua parameter penting.
50.

Pada kromatografi cair kinerja tinggi (KCKT), detektor yang paling umum digunakan dan memberikan sensitivitas tinggi serta rentang dinamis luas adalah…

  • A. detektor indeks refraksi (RID)
  • B. detektor serapan ultraviolet (UV-Vis)
  • C. detektor fluoresensi
  • D. detektor konduktivitas
Jawaban: B. detektor serapan ultraviolet (UV-Vis).
Detektor UV-Vis adalah yang paling umum dalam KCKT karena sensitivitas tinggi, rentang dinamis luas, dan kompatibel dengan banyak senyawa yang memiliki gugus kromofor.

Semakin dalam Anda memahami konsep spektroskopi dan kromatografi, semakin percaya diri menghadapi format UTM dan UO. Ingatlah bahwa ketelitian membaca soal adalah kunci sukses Anda. Teruslah berlatih untuk hasil maksimal.

Soal Ujian UT seperti PEKI4314 Kimia Analitik Instrumen menguji penguasaan materi secara aplikatif. Integrasikan teori dari modul dengan pemahaman instrumen. Yakinlah bahwa persiapan Anda sudah cukup. Semangat meraih nilai terbaik!

Bagikan

error: Content is protected !!