💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung

Soal UAS UT PEMA4302 Evaluasi Pembelajaran Matematika dan Kunci Jawaban

Aplikasi Resmi

Soalut.com — Soal Ujian UT

★★★★★ · Gratis · 9 MB · Android
Unduh
Soal UT PEMA4302 Evaluasi Pembelajaran Matematika
Soal UT PEMA4302 Evaluasi Pembelajaran Matematika

Mahasiswa Universitas Terbuka yang mengikuti tutorial online PEMA4302 Evaluasi Pembelajaran Matematika perlu menyadari bahwa kemampuan mengkonstruksi alat tes yang valid merupakan kompetensi kunci. Mata kuliah ini membekali calon pendidik dengan prinsip dan teknik evaluasi yang tepat. Persiapan menghadapi ujian akhir semester tentu memerlukan strategi belajar yang efektif.

Salah satu sumber belajar yang dapat diandalkan adalah soalut.com yang menyediakan referensi latihan. Platform ini membantu mahasiswa mengukur pemahaman konsep evaluasi pembelajaran matematika melalui contoh-contoh terstruktur. Memanfaatkan Soal UT secara rutin akan membiasakan Anda dengan pola soal yang sering diujikan.

Konsistensi dalam mengerjakan Soal UAS UT sangat dianjurkan untuk mengasah kemampuan analisis. Sementara itu, mempelajari Soal Ujian UT dari tahun sebelumnya dapat memberikan gambaran tentang bobot materi yang diujikan. Kedua jenis soal tersebut saling melengkapi dalam persiapan menghadapi ujian akhir semester.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UT PEMA4302 Evaluasi Pembelajaran Matematika

1.

Hakikat evaluasi pembelajaran mencakup tiga konsep utama, yaitu tes, pengukuran, dan penilaian. Manakah pernyataan yang paling tepat mengenai perbedaan antara pengukuran dan penilaian?

  • A. Pengukuran bersifat kualitatif, sedangkan penilaian bersifat kuantitatif.
  • B. Pengukuran adalah proses memberikan angka, sedangkan penilaian adalah proses interpretasi data.
  • C. Pengukuran hanya dilakukan pada akhir pembelajaran, sedangkan penilaian dilakukan di awal.
  • D. Pengukuran menggunakan alat nontes, sedangkan penilaian menggunakan alat tes.
Jawaban: B. Pengukuran adalah proses memberikan angka, sedangkan penilaian adalah proses interpretasi data..
Pengukuran adalah proses kuantifikasi (pemberian angka), sedangkan penilaian adalah proses interpretasi atau pengambilan keputusan berdasarkan data pengukuran.
2.

Dalam kegiatan belajar tentang pengelompokan alat ukur, tes dibedakan berdasarkan bentuknya. Manakah yang termasuk dalam kelompok tes berdasarkan bentuk?

  • A. Tes sumatif
  • B. Tes diagnostik
  • C. Tes uraian
  • D. Tes formatif
Jawaban: C. Tes uraian.
Tes berdasarkan bentuk terdiri dari tes uraian (essay) dan tes objektif, sedangkan tes sumatif, formatif, dan diagnostik adalah pengelompokan berdasarkan tujuan.
3.

Salah satu keunggulan tes uraian adalah mampu mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi. Namun, kelemahan utama tes uraian adalah…

  • A. Mudah dalam penyekoran
  • B. Hanya cocok untuk materi hafalan
  • C. Subjektivitas dalam penyekoran
  • D. Tidak memerlukan pedoman penskoran
Jawaban: C. Subjektivitas dalam penyekoran.
Kelemahan utama tes uraian adalah subjektivitas dalam penyekoran karena jawaban siswa bervariasi, sehingga diperlukan pedoman penskoran yang jelas.
4.

Dalam menulis tes uraian, langkah pertama yang harus dilakukan adalah…

  • A. Membuat kunci jawaban
  • B. Menentukan bobot soal
  • C. Menyusun kisi-kisi soal
  • D. Menulis pertanyaan secara langsung
Jawaban: C. Menyusun kisi-kisi soal.
Langkah pertama adalah menyusun kisi-kisi soal yang mencakup kompetensi, materi, indikator, dan level kognitif agar tes terencana dengan baik.
5.

Tes objektif memiliki kelebihan dalam hal objektivitas penyekoran. Salah satu bentuk tes objektif yang paling sederhana adalah…

  • A. Tes menjodohkan
  • B. Tes pilihan ganda
  • C. Tes benar-salah
  • D. Tes isian singkat
Jawaban: C. Tes benar-salah.
Tes benar-salah (true-false) adalah bentuk tes objektif paling sederhana karena hanya memiliki dua pilihan jawaban.
6.

Dalam merencanakan tes objektif yang baik, hal yang harus diperhatikan adalah…

  • A. Setiap soal harus memiliki lebih dari satu jawaban benar
  • B. Pengecoh harus masuk akal dan homogen
  • C. Jumlah opsi jawaban boleh bervariasi
  • D. Soal tidak perlu diujicobakan
Jawaban: B. Pengecoh harus masuk akal dan homogen.
Pengecoh yang baik harus masuk akal dan homogen (setara) agar siswa yang tidak menguasai materi tidak mudah menebak jawaban benar.
7.

Dalam pengembangan pedoman observasi, aspek yang paling penting untuk diperhatikan adalah…

  • A. Jumlah observer yang banyak
  • B. Kejelasan indikator yang diamati
  • C. Lokasi observasi yang jauh
  • D. Waktu observasi yang singkat
Jawaban: B. Kejelasan indikator yang diamati.
Pedoman observasi yang baik harus memiliki indikator yang jelas dan terukur agar observasi dapat dilakukan secara objektif dan konsisten.
8.

Angket sebagai alat penilaian termasuk dalam kelompok…

  • A. Alat ukur tes
  • B. Alat ukur nontes
  • C. Alat ukur proyek
  • D. Alat ukur portofolio
Jawaban: B. Alat ukur nontes.
Angket adalah alat ukur nontes yang digunakan untuk mengumpulkan data sikap, pendapat, atau persepsi, bukan mengukur kemampuan kognitif.
9.

Validitas suatu alat ukur menunjukkan…

  • A. Konsistensi hasil pengukuran
  • B. Ketepatan alat ukur dalam mengukur apa yang seharusnya diukur
  • C. Kemudahan dalam administrasi tes
  • D. Tingkat kesukaran butir soal
Jawaban: B. Ketepatan alat ukur dalam mengukur apa yang seharusnya diukur.
Validitas mengacu pada sejauh mana alat ukur mampu mengukur konstruk yang dimaksud secara tepat dan akurat.
10.

Reliabilitas hasil pengukuran dapat diartikan sebagai…

  • A. Kevalidan butir soal
  • B. Keseimbangan jumlah soal
  • C. Kekonsistenan hasil pengukuran
  • D. Kesesuaian dengan kurikulum
Jawaban: C. Kekonsistenan hasil pengukuran.
Reliabilitas adalah konsistensi atau keajegan hasil pengukuran ketika dilakukan ulang pada subjek yang sama.
11.

Dalam analisis butir soal, daya pembeda adalah…

  • A. Proporsi siswa yang menjawab benar
  • B. Kemampuan butir soal membedakan siswa pandai dan kurang pandai
  • C. Tingkat kesukaran butir soal
  • D. Jumlah pengecoh yang berfungsi
Jawaban: B. Kemampuan butir soal membedakan siswa pandai dan kurang pandai.
Daya pembeda adalah indeks yang menunjukkan seberapa baik butir soal dapat membedakan antara siswa yang memiliki kemampuan tinggi dan rendah.
12.

Langkah pertama dalam mengolah data hasil pengukuran adalah…

  • A. Menghitung rata-rata
  • B. Memeriksa dan menskor jawaban siswa
  • C. Membuat tabel distribusi frekuensi
  • D. Menentukan nilai akhir
Jawaban: B. Memeriksa dan menskor jawaban siswa.
Langkah awal adalah memeriksa dan memberikan skor pada setiap jawaban siswa sesuai pedoman yang telah ditetapkan.
13.

Statistika sederhana yang digunakan untuk mengetahui nilai tengah dari sekelompok data adalah…

  • A. Mean
  • B. Median
  • C. Modus
  • D. Rentang
Jawaban: B. Median.
Median adalah nilai tengah dari data yang telah diurutkan, sehingga menunjukkan letak pusat data.
14.

Aturan penyusunan soal tes objektif yang benar adalah…

  • A. Menggunakan kalimat negatif ganda
  • B. Panjang opsi jawaban dibuat seragam
  • C. Setiap soal memiliki lebih dari satu jawaban benar
  • D. Menggunakan bahasa daerah
Jawaban: B. Panjang opsi jawaban dibuat seragam.
Panjang opsi jawaban yang seragam menghindari petunjuk jawaban bagi siswa, sehingga meningkatkan validitas soal.
15.

Dalam pembuatan kisi-kisi tes, komponen yang wajib dicantumkan adalah…

  • A. Nama guru pembuat soal
  • B. Nomor urut soal
  • C. Kompetensi dasar dan indikator
  • D. Waktu pengerjaan
Jawaban: C. Kompetensi dasar dan indikator.
Kisi-kisi tes harus memuat kompetensi dasar, indikator, materi, dan level kognitif sebagai acuan pengembangan soal.
16.

Penilaian berbasis kelas dalam pembelajaran matematika menekankan pada…

  • A. Ujian akhir semester
  • B. Penilaian yang terintegrasi dengan proses pembelajaran
  • C. Tes tertulis sebagai satu-satunya alat ukur
  • D. Standar nasional yang ketat
Jawaban: B. Penilaian yang terintegrasi dengan proses pembelajaran.
Penilaian berbasis kelas menekankan penilaian yang berkelanjutan dan terintegrasi dengan proses pembelajaran, bukan hanya pada akhir.
17.

Dalam penyusunan skala sikap, teknik yang umum digunakan adalah…

  • A. Skala Likert
  • B. Skala nominal
  • C. Skala ordinal tunggal
  • D. Skala interval bebas
Jawaban: A. Skala Likert.
Skala Likert adalah teknik yang paling umum dalam penyusunan skala sikap, dengan kategori seperti sangat setuju, setuju, tidak setuju, dan sangat tidak setuju.
18.

Dalam konteks evaluasi pembelajaran matematika, manakah pernyataan yang paling tepat membedakan antara tes, pengukuran, dan penilaian?

  • A. Pengukuran adalah proses kuantitatif, sedangkan penilaian adalah proses kualitatif yang mencakup interpretasi hasil pengukuran
  • B. Tes adalah alat penilaian yang hanya digunakan untuk mengukur aspek kognitif
  • C. Penilaian selalu bersifat objektif karena didasarkan pada data numerik
  • D. Pengukuran dan penilaian adalah istilah yang sama dan dapat digunakan secara bergantian
Jawaban: A. Pengukuran adalah proses kuantitatif, sedangkan penilaian adalah proses kualitatif yang mencakup interpretasi hasil pengukuran.
Pengukuran bersifat kuantitatif (memberi angka), sedangkan penilaian bersifat kualitatif (interpretasi dan keputusan). Tes adalah salah satu alat ukur, bukan satu-satunya. Penilaian bisa subjektif tergantung konteksnya.
19.

Seorang guru matematika ingin mengukur kemampuan berpikir kritis siswa melalui pemecahan masalah. Alat ukur yang paling sesuai berdasarkan pengelompokan alat ukur adalah…

  • A. Tes objektif karena mudah diskor
  • B. Tes uraian karena memungkinkan siswa menunjukkan proses berpikir
  • C. Angket untuk mengetahui pendapat siswa
  • D. Skala sikap untuk mengukur minat siswa
Jawaban: B. Tes uraian karena memungkinkan siswa menunjukkan proses berpikir.
Tes uraian (essay) tepat untuk mengukur kemampuan berpikir kritis karena siswa harus menjelaskan proses dan alasan, tidak hanya memilih jawaban.
20.

Kelebihan utama tes uraian dibandingkan tes objektif dalam evaluasi pembelajaran matematika adalah…

  • A. Dapat menjangkau materi yang luas dalam waktu singkat
  • B. Meminimalkan subjektivitas dalam penyekoran
  • C. Mengukur kemampuan siswa dalam mengorganisasi dan mengekspresikan gagasan
  • D. Lebih mudah dan cepat dalam memeriksa hasil
Jawaban: C. Mengukur kemampuan siswa dalam mengorganisasi dan mengekspresikan gagasan.
Tes uraian mengukur kemampuan tingkat tinggi seperti analisis, sintesis, dan evaluasi, termasuk mengorganisasi gagasan. Pilihan A, B, D lebih merupakan keunggulan tes objektif.
21.

Dalam menyusun tes uraian matematika, langkah pertama yang paling penting dalam perencanaan adalah…

  • A. Menulis soal secara langsung
  • B. Menentukan tujuan pembelajaran yang akan diukur
  • C. Membuat kunci jawaban terlebih dahulu
  • D. Menentukan jumlah soal
Jawaban: B. Menentukan tujuan pembelajaran yang akan diukur.
Perencanaan tes dimulai dari analisis tujuan pembelajaran untuk memastikan soal valid dan relevan dengan kompetensi yang ingin diukur.
22.

Kelemahan utama tes objektif dalam evaluasi pembelajaran matematika adalah…

  • A. Tidak dapat mengukur hafalan rumus
  • B. Cenderung mengukur kemampuan tingkat rendah
  • C. Memerlukan waktu lama dalam penyekoran
  • D. Hasilnya sulit dianalisis secara statistik
Jawaban: B. Cenderung mengukur kemampuan tingkat rendah.
Tes objektif sering kali hanya mengukur ingatan atau pemahaman dasar, kurang efektif untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi.
23.

Saat menulis tes objektif pilihan ganda untuk topik pecahan, pengecoh (distractor) yang baik harus…

  • A. Jelas salah dan mudah dikenali
  • B. Mirip dengan jawaban benar dan berdasarkan kesalahan konsep umum siswa
  • C. Tidak relevan dengan materi
  • D. Hanya berupa angka acak
Jawaban: B. Mirip dengan jawaban benar dan berdasarkan kesalahan konsep umum siswa.
Pengecoh yang baik menarik siswa yang belum paham, biasanya berasal dari miskonsepsi yang sering terjadi, sehingga tes dapat membedakan kemampuan.
24.

Dalam pengembangan skala sikap untuk mengukur minat siswa terhadap matematika, pernyataan positif dan negatif digunakan untuk…

  • A. Membuat angket lebih panjang
  • B. Menghindari response set (kecenderungan menjawab sama)
  • C. Memudahkan analisis statistik
  • D. Mengukur aspek kognitif
Jawaban: B. Menghindari response set (kecenderungan menjawab sama).
Penggunaan pernyataan positif dan negatif bertujuan mengurangi bias jawaban, seperti siswa yang cenderung selalu setuju atau tidak setuju.
25.

Portofolio dalam penilaian pembelajaran matematika paling tepat digunakan untuk…

  • A. Menilai hasil akhir secara sumatif
  • B. Menunjukkan perkembangan belajar siswa dari waktu ke waktu
  • C. Menggantikan ujian tengah semester
  • D. Mengukur kemampuan menghafal rumus
Jawaban: B. Menunjukkan perkembangan belajar siswa dari waktu ke waktu.
Portofolio bersifat formatif dan autentik, mengumpulkan bukti karya siswa sepanjang periode untuk melihat progres belajar.
26.

Validitas suatu tes matematika akan terpenuhi jika tes tersebut…

  • A. Memberikan hasil yang konsisten setiap kali diujikan
  • B. Mudah diperiksa oleh guru
  • C. Mengukur apa yang seharusnya diukur
  • D. Memiliki banyak soal
Jawaban: C. Mengukur apa yang seharusnya diukur.
Validitas adalah ketepatan tes dalam mengukur konstruk yang dimaksud. A adalah reabilitas, B dan D bukan kriteria validitas.
27.

Apabila hasil uji coba soal matematika menunjukkan daya beda butir soal negatif, hal ini berarti…

  • A. Soal terlalu mudah bagi semua siswa
  • B. Soal tidak valid dan perlu dibuang atau diperbaiki
  • C. Siswa kelompok atas menjawab benar lebih banyak daripada kelompok bawah
  • D. Soal memiliki reliabilitas tinggi
Jawaban: B. Soal tidak valid dan perlu dibuang atau diperbaiki.
Daya beda negatif berarti siswa pandai cenderung salah dan siswa lemah cenderung benar, menunjukkan soal bermasalah. A adalah indeks kesukaran, C adalah daya beda positif.
28.

Seorang guru akan mengolah data hasil ulangan matematika. Langkah pertama yang sebaiknya dilakukan adalah…

  • A. Menghitung rata-rata langsung dari skor mentah
  • B. Memeriksa dan mengoreksi kesalahan penyekoran
  • C. Membuat tabel distribusi frekuensi
  • D. Mengubah skor menjadi nilai huruf
Jawaban: B. Memeriksa dan mengoreksi kesalahan penyekoran.
Sebelum pengolahan lebih lanjut, pastikan data akurat dengan memeriksa kesalahan skor agar hasil analisis valid.
29.

Ukuran statistik yang paling tepat untuk melihat sebaran kemampuan siswa dalam satu kelas pada tes matematika adalah…

  • A. Mean
  • B. Median
  • C. Modus
  • D. Simpangan baku
Jawaban: D. Simpangan baku.
Simpangan baku mengukur variasi data. Mean, median, modus adalah ukuran pemusatan, bukan sebaran.
30.

Dalam penyusunan tes, aturan yang harus dipenuhi untuk soal essay (uraian) adalah…

  • A. Memberikan petunjuk yang jelas dan batasan jawaban
  • B. Menggunakan kalimat yang panjang dan kompleks
  • C. Mengabaikan pedoman penskoran
  • D. Membiarkan siswa menebak jawaban
Jawaban: A. Memberikan petunjuk yang jelas dan batasan jawaban.
Soal essay perlu petunjuk jelas (misal: 'Jelaskan langkah-langkah') dan batasan agar jawaban terarah, memudahkan penskoran.
31.

Fungsi utama kisi-kisi tes dalam penyusunan soal adalah…

  • A. Memastikan soal mencakup semua indikator secara proporsional
  • B. Menentukan nomor urut soal
  • C. Membuat soal lebih sulit
  • D. Menjadi lembar jawaban siswa
Jawaban: A. Memastikan soal mencakup semua indikator secara proporsional.
Kisi-kisi adalah tabel spesifikasi yang memetakan indikator, materi, dan level kognitif, sehingga tes valid dan representatif.
32.

Penilaian unjuk kerja (performance assessment) dalam matematika paling cocok untuk menilai kemampuan…

  • A. Menghafal rumus Pythagoras
  • B. Menyelesaikan soal cerita secara tertulis
  • C. Menggunakan alat peraga geometri untuk membuktikan teorema
  • D. Menjawab soal pilihan ganda dengan cepat
Jawaban: C. Menggunakan alat peraga geometri untuk membuktikan teorema.
Unjuk kerja menilai proses dan keterampilan praktik, seperti menggunakan alat peraga, bukan hanya hasil akhir.
33.

Langkah awal dalam menyusun skala sikap model Likert adalah…

  • A. Menentukan skor untuk setiap pilihan
  • B. Menulis pernyataan tentang objek sikap
  • C. Menguji coba skala kepada responden
  • D. Menghitung koefisien reliabilitas
Jawaban: B. Menulis pernyataan tentang objek sikap.
Pertama, peneliti harus menulis pernyataan (positif/negatif) yang relevan dengan objek sikap, baru kemudian menentukan skala dan uji coba.
34.

Keunggulan observasi sebagai alat ukur nontes dalam pembelajaran matematika adalah…

  • A. Mengukur sikap secara objektif
  • B. Dapat mencatat perilaku secara langsung dalam situasi nyata
  • C. Lebih murah dibanding angket
  • D. Tidak memerlukan pelatihan pengamat
Jawaban: B. Dapat mencatat perilaku secara langsung dalam situasi nyata.
Observasi memungkinkan pencatatan perilaku langsung dan kontekstual. Pilihan A kurang tepat karena subjektivitas pengamat bisa muncul, C dan D tidak selalu benar.
35.

Dalam konteks evaluasi pembelajaran, apa yang membedakan pengukuran (measurement) dari penilaian (assessment)?

  • A. Pengukuran bersifat kualitatif, sedangkan penilaian bersifat kuantitatif
  • B. Pengukuran adalah proses pemberian angka, sedangkan penilaian adalah interpretasi data
  • C. Pengukuran hanya dilakukan oleh guru, penilaian oleh siswa
  • D. Pengukuran dan penilaian memiliki pengertian yang sama
Jawaban: B. Pengukuran adalah proses pemberian angka, sedangkan penilaian adalah interpretasi data.
Pengukuran adalah proses kuantifikasi (pemberian angka), sedangkan penilaian adalah proses interpretasi atau pengambilan keputusan berdasarkan data hasil pengukuran (dikutip dari Modul 1 KB 1).
36.

Alat ukur yang digunakan untuk mengukur kemampuan kognitif siswa secara bertahap dari yang sederhana hingga kompleks termasuk dalam kategori…

  • A. Tes prestasi belajar
  • B. Tes bakat
  • C. Tes intelegensi
  • D. Tes kepribadian
Jawaban: A. Tes prestasi belajar.
Tes prestasi belajar mengukur kemampuan kognitif yang diperoleh dari proses pembelajaran, biasanya disusun secara bertahap (Modul 1 KB 2).
37.

Kelebihan utama tes uraian (essay) dibandingkan tes objektif adalah kemampuannya untuk…

  • A. Memeriksa hasil belajar secara objektif dan cepat
  • B. Mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi dan proses berpikir siswa
  • C. Menjangkau cakupan materi yang luas dalam waktu singkat
  • D. Menghindari subjektivitas dalam penyekoran
Jawaban: B. Mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi dan proses berpikir siswa.
Tes uraian memungkinkan siswa mengorganisasi, mengekspresikan, dan mengembangkan ide, sehingga cocok mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi (Modul 2 KB 1).
38.

Dalam menyusun tes uraian yang baik, langkah pertama yang harus dilakukan adalah…

  • A. Menulis butir soal secara langsung
  • B. Menentukan kisi-kisi tes berdasarkan kompetensi dasar
  • C. Menentukan pedoman penskoran
  • D. Menguji coba soal kepada sekelompok siswa
Jawaban: B. Menentukan kisi-kisi tes berdasarkan kompetensi dasar.
Langkah awal adalah membuat kisi-kisi yang memuat kompetensi dasar, indikator, materi, dan bentuk soal agar tes terarah dan valid (Modul 2 KB 3).
39.

Salah satu kelemahan tes objektif adalah…

  • A. Memerlukan waktu lama dalam memeriksa hasil
  • B. Mendorong siswa untuk menghafal fakta tanpa pemahaman mendalam
  • C. Sulit dianalisis secara statistik
  • D. Tidak dapat digunakan untuk mengukur pengetahuan faktual
Jawaban: B. Mendorong siswa untuk menghafal fakta tanpa pemahaman mendalam.
Tes objektif cenderung mengukur pengetahuan tingkat rendah dan mendorong hafalan, karena jawaban sudah tersedia dan siswa hanya memilih (Modul 3 KB 1).
40.

Pedoman observasi yang baik sebaiknya memuat…

  • A. Kriteria penilaian yang bersifat umum tanpa rincian
  • B. Indikator perilaku yang diamati secara spesifik dan terukur
  • C. Hanya kolom untuk komentar guru
  • D. Skala penilaian tanpa deskripsi
Jawaban: B. Indikator perilaku yang diamati secara spesifik dan terukur.
Pedoman observasi harus berisi indikator perilaku yang spesifik dan terukur agar pengamatan objektif dan konsisten (Modul 4 KB 1).
41.

Portofolio dalam penilaian pembelajaran matematika berfungsi sebagai…

  • A. Kumpulan tugas akhir siswa dalam satu semester
  • B. Kumpulan hasil kerja siswa yang menunjukkan perkembangan belajar secara berkelanjutan
  • C. Catatan harian guru tentang perilaku siswa
  • D. Alat ukur yang hanya digunakan untuk penilaian sumatif
Jawaban: B. Kumpulan hasil kerja siswa yang menunjukkan perkembangan belajar secara berkelanjutan.
Portofolio adalah kumpulan karya siswa yang dipilih secara sistematis untuk menunjukkan perkembangan, usaha, dan pencapaian belajar dari waktu ke waktu (Modul 4 KB 2).
42.

Suatu tes dikatakan memiliki validitas isi apabila…

  • A. Skor tes konsisten dari waktu ke waktu
  • B. Butir-butir soal mewakili seluruh materi yang diajarkan
  • C. Tes berkorelasi tinggi dengan tes lain yang mengukur konstruk sama
  • D. Tes dapat memprediksi prestasi masa depan
Jawaban: B. Butir-butir soal mewakili seluruh materi yang diajarkan.
Validitas isi menunjukkan sejauh mana butir soal mencakup keseluruhan materi atau kompetensi yang seharusnya diukur (Modul 5 KB 1).
43.

Indeks kesukaran butir soal (p) yang ideal untuk tes prestasi belajar biasanya berkisar antara…

  • A. 0,00 – 0,30
  • B. 0,31 – 0,70
  • C. 0,71 – 1,00
  • D. 0,00 – 1,00
Jawaban: B. 0,31 – 0,70.
Butir soal dengan tingkat kesukaran sedang (ideal) memiliki p antara 0,31–0,70, karena dapat membedakan kemampuan siswa (Modul 5 KB 2).
44.

Jika seorang siswa memperoleh skor mentah 35 dari 50 soal, maka untuk mengubahnya menjadi nilai skala 100 digunakan rumus…

  • A. Skor mentah x 100
  • B. (Skor mentah / skor maksimum) x 100
  • C. (Skor mentah – skor minimum) x 100
  • D. Skor maksimum / skor mentah x 100
Jawaban: B. (Skor mentah / skor maksimum) x 100.
Konversi ke skala 100 dilakukan dengan membagi skor mentah dengan skor maksimum, lalu dikalikan 100 (Modul 6 KB 1).
45.

Dalam statistika sederhana, ukuran yang menunjukkan nilai tengah dari kumpulan data setelah diurutkan disebut…

  • A. Mean
  • B. Median
  • C. Modus
  • D. Standar deviasi
Jawaban: B. Median.
Median adalah nilai yang membagi data terurut menjadi dua bagian sama banyak (Modul 6 KB 2).
46.

Aturan umum dalam penulisan soal pilihan ganda yang baik adalah…

  • A. Semua pilihan jawaban harus panjangnya sama
  • B. Pilihan jawaban harus homogen dalam bentuk dan isi
  • C. Menggunakan negatif ganda (double negative) pada soal
  • D. Semakin banyak pilihan jawaban semakin baik, misalnya 6 opsi
Jawaban: B. Pilihan jawaban harus homogen dalam bentuk dan isi.
Pilihan jawaban harus homogen (setara) dalam bentuk dan isi agar tidak memberi petunjuk jawaban yang benar (Modul 7 KB 1).
47.

Kisi-kisi tes berfungsi sebagai…

  • A. Pedoman penskoran hasil tes
  • B. Daftar nama siswa yang akan diuji
  • C. Peta distribusi soal yang mengacu pada kompetensi dan indikator
  • D. Jadwal pelaksanaan tes
Jawaban: C. Peta distribusi soal yang mengacu pada kompetensi dan indikator.
Kisi-kisi adalah tabel yang memuat hubungan antara kompetensi, indikator, materi, dan nomor soal sehingga tes menjadi terstruktur (Modul 7 KB 2).
48.

Dalam penilaian berbasis kelas, penilaian unjuk kerja (performance assessment) sangat tepat digunakan untuk menilai…

  • A. Kemampuan menghafal rumus matematika
  • B. Keterampilan siswa dalam memecahkan masalah matematika secara prosedural
  • C. Pengetahuan faktual tentang definisi matematika
  • D. Sikap siswa terhadap matematika
Jawaban: B. Keterampilan siswa dalam memecahkan masalah matematika secara prosedural.
Penilaian unjuk kerja menilai kemampuan siswa dalam mendemonstrasikan keterampilan atau prosedur tertentu, seperti pemecahan masalah matematika (Modul 8 KB 1).
49.

Skala Likert yang umum digunakan dalam angket sikap terdiri dari…

  • A. Dua kategori jawaban (setuju/tidak setuju)
  • B. Empat kategori jawaban (sangat setuju, setuju, tidak setuju, sangat tidak setuju)
  • C. Lima kategori jawaban (sangat setuju, setuju, ragu-ragu, tidak setuju, sangat tidak setuju)
  • D. Tiga kategori jawaban (positif, netral, negatif)
Jawaban: C. Lima kategori jawaban (sangat setuju, setuju, ragu-ragu, tidak setuju, sangat tidak setuju).
Skala Likert klasik menggunakan 5 pilihan: Sangat Setuju (SS), Setuju (S), Ragu-ragu (R), Tidak Setuju (TS), dan Sangat Tidak Setuju (STS) (Modul 9 KB 3).
50.

Dalam observasi sistematis, keuntungan utama menggunakan lembar observasi terstruktur adalah…

  • A. Guru bebas mencatat apapun yang dilihat
  • B. Mengurangi subjektivitas dan memudahkan analisis data
  • C. Observasi dilakukan tanpa persiapan
  • D. Hanya fokus pada satu aspek perilaku siswa
Jawaban: B. Mengurangi subjektivitas dan memudahkan analisis data.
Lembar observasi terstruktur dengan indikator jelas mengurangi subjektivitas pengamat dan memudahkan pengolahan data (Modul 9 KB 2).

Mempelajari materi ini membantu Anda memahami prinsip evaluasi dan menyusun instrumen penilaian yang tepat. Manfaatkan Soal UAS UT sebagai latihan untuk mengukur pemahaman Anda terhadap konsep-konsep kunci, baik dalam format Ujian Tulis Mandiri maupun Ujian Online.

Soal latihan ini mencerminkan model ujian di Universitas Terbuka yang menguji penguasaan Anda terhadap PEMA4302 Evaluasi Pembelajaran Matematika. Teruslah berlatih dengan rajin agar hasil ujian Anda optimal dan pemahaman tentang evaluasi pembelajaran matematika semakin matang.

Bagikan

error: Content is protected !!