Soalut.com gratis berkat dukungan kamu. Bantu kami tetap online.❤ Gratis selamanya

Donasi sekarang

Soal UAS UT PUST4210 Preservasi dan Konservasi Media Informasi Beserta Kunci Jawaban

Soal UAS UT PUST4210 Preservasi dan Konservasi Media Informasi Beserta Kunci Jawaban
Soal UT PUST4210 Preservasi dan Konservasi Media Informasi

Memasuki fase Ujian Akhir Semester (UAS) di Universitas Terbuka (UT) bukan sekadar soal hafalan, melainkan soal kesiapan mental dan strategi belajar yang matang. Mahasiswa UT dituntut mampu menyerap materi dari berbagai modul tebal, lalu mengolahnya menjadi pemahaman yang benar-benar melekat.

Di antara mata kuliah yang wajib ditempuh, PUST4210 Preservasi dan Konservasi Media Informasi menempati posisi penting dalam kurikulum. Lebih dari sekadar nilai di transkrip, mata kuliah ini membentuk cara pandang mahasiswa terhadap pentingnya menjaga warisan informasi sebagai bagian dari tanggung jawab intelektual.

Mengerjakan Soal UAS UT PUST4210 Preservasi dan Konservasi Media Informasi secara rutin adalah langkah cerdas yang sering diremehkan. Latihan soal bukan sekadar rutinitas, ia adalah cermin yang memantulkan seberapa dalam kamu benar-benar menguasai materi, bukan hanya seberapa banyak halaman modul yang sudah kamu baca.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UAS UT PUST4210 Preservasi dan Konservasi Media Informasi

1.

Tujuan utama dari kegiatan preservasi media informasi di perpustakaan adalah…

  • A. Menambah koleksi baru setiap tahun
  • B. Mempercantik tampilan fisik bahan pustaka
  • C. Menjaga ketersediaan informasi untuk generasi mendatang
  • D. Meningkatkan jumlah pengunjung perpustakaan
C. Menjaga ketersediaan informasi untuk generasi mendatang
2.

Perbedaan mendasar antara preservasi dan konservasi media informasi adalah…

  • A. Konservasi bersifat preventif, sedangkan preservasi bersifat kuratif
  • B. Preservasi mencakup upaya menyeluruh menjaga koleksi, sedangkan konservasi fokus pada perbaikan fisik bahan yang rusak
  • C. Preservasi hanya berlaku untuk bahan digital, konservasi untuk bahan cetak
  • D. Keduanya identik dan tidak ada perbedaan
B. Preservasi mencakup upaya menyeluruh menjaga koleksi, sedangkan konservasi fokus pada perbaikan fisik bahan yang rusak
3.

Media rekam informasi yang menggunakan pita magnetik sebagai tempat penyimpanan data termasuk dalam kategori…

  • A. Media optik
  • B. Media kertas
  • C. Media magnetik
  • D. Media mikro
C. Media magnetik
4.

Salah satu karakteristik utama media informasi yang membedakannya dari benda biasa adalah…

  • A. Memiliki warna yang menarik
  • B. Mengandung kandungan informasi yang dapat direproduksi
  • C. Berukuran kecil dan mudah dibawa
  • D. Terbuat dari bahan yang tidak mudah terbakar
B. Mengandung kandungan informasi yang dapat direproduksi
5.

Proses pembuatan media informasi jenis mikrofis dimulai dari tahap…

  • A. Scanning dokumen ke format digital
  • B. Pemotretan dokumen dengan kamera khusus berukuran kecil
  • C. Pencetakan ulang dokumen asli
  • D. Laminasi dokumen original
B. Pemotretan dokumen dengan kamera khusus berukuran kecil
6.

Faktor biologis yang paling umum menyebabkan kerusakan bahan pustaka di perpustakaan tropis seperti Indonesia adalah…

  • A. Sinar ultraviolet dari matahari
  • B. Jamur dan serangga seperti rayap serta kutu buku
  • C. Fluktuasi suhu yang ekstrem
  • D. Kandungan asam dalam kertas
B. Jamur dan serangga seperti rayap serta kutu buku
7.

Tingkat kelembaban udara ideal untuk penyimpanan bahan pustaka kertas adalah…

  • A. 20–30%
  • B. 70–80%
  • C. 45–60%
  • D. 85–95%
C. 45–60%
8.

Upaya pencegahan kerusakan bahan pustaka yang bersifat preventif meliputi…

  • A. Perbaikan jilid buku yang rusak
  • B. Penggantian halaman yang sobek
  • C. Pengaturan suhu dan kelembaban ruang penyimpanan
  • D. Digitalisasi bahan yang telah rusak
C. Pengaturan suhu dan kelembaban ruang penyimpanan
9.

Fumigasi pada bahan pustaka bertujuan untuk…

  • A. Membersihkan debu dari permukaan buku
  • B. Membasmi hama biologis seperti serangga dan jamur
  • C. Menghilangkan noda minyak pada kertas
  • D. Memperkuat struktur kertas yang rapuh
B. Membasmi hama biologis seperti serangga dan jamur
10.

Bahan kimia yang umum digunakan dalam fumigasi bahan pustaka harus memenuhi syarat berikut, kecuali…

  • A. Efektif membasmi hama
  • B. Tidak merusak bahan pustaka
  • C. Berbau harum agar koleksi wangi
  • D. Aman bagi petugas setelah proses selesai
C. Berbau harum agar koleksi wangi
11.

Disaster Preparedness Plan di perpustakaan adalah…

  • A. Rencana pembelian koleksi baru pasca bencana
  • B. Dokumen perencanaan untuk mencegah, merespons, dan memulihkan dampak bencana terhadap koleksi
  • C. Prosedur evakuasi khusus untuk pustakawan
  • D. Daftar koleksi yang perlu diprioritaskan untuk digitalisasi
B. Dokumen perencanaan untuk mencegah, merespons, dan memulihkan dampak bencana terhadap koleksi
12.

Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum menyusun Disaster Preparedness Plan adalah…

  • A. Melatih staf melakukan fumigasi
  • B. Membeli peralatan pemadam kebakaran
  • C. Melakukan identifikasi dan penilaian risiko bencana
  • D. Mendaftarkan koleksi ke asuransi
C. Melakukan identifikasi dan penilaian risiko bencana
13.

Pemeliharaan fisik media informasi mencakup kegiatan berikut, kecuali…

  • A. Pembersihan rutin debu dari rak dan koleksi
  • B. Pengecekan kondisi fisik bahan secara berkala
  • C. Penambahan anggaran perpustakaan setiap tahun
  • D. Penggantian kotak atau wadah pelindung yang rusak
C. Penambahan anggaran perpustakaan setiap tahun
14.

Teknik perawatan fisik media yang tepat untuk rekaman audio visual adalah…

  • A. Menyimpannya dalam posisi mendatar di tempat lembab
  • B. Membersihkan dengan air dan sabun cair
  • C. Menyimpan pada suhu dan kelembaban terkontrol dalam wadah tertutup
  • D. Mendekatkan pada sumber panas agar cepat kering
C. Menyimpan pada suhu dan kelembaban terkontrol dalam wadah tertutup
15.

Penjilidan ulang bahan pustaka dilakukan dengan tujuan utama untuk…

  • A. Mengubah penampilan buku agar lebih modern
  • B. Memperpanjang usia pakai bahan pustaka yang jilidannya rusak
  • C. Meningkatkan nilai jual koleksi langka
  • D. Menyeragamkan warna sampul koleksi
B. Memperpanjang usia pakai bahan pustaka yang jilidannya rusak
16.

Dalam konteks alih media, istilah “reproduksi” berarti…

  • A. Penghancuran bahan asli setelah didigitalisasi
  • B. Pembuatan salinan informasi dalam format atau media yang berbeda
  • C. Peminjaman koleksi antar perpustakaan
  • D. Penggandaan katalog perpustakaan
B. Pembuatan salinan informasi dalam format atau media yang berbeda
17.

Alih media ke bentuk mikro memiliki keunggulan dibandingkan format asli, yaitu…

  • A. Kualitas gambar yang jauh lebih tajam dari aslinya
  • B. Dapat dibaca tanpa alat bantu apapun
  • C. Menghemat ruang penyimpanan secara signifikan
  • D. Tidak memerlukan biaya produksi
C. Menghemat ruang penyimpanan secara signifikan
18.

Format mikro yang berbentuk lembaran transparan berisi banyak halaman dokumen disebut…

  • A. Mikrofilm
  • B. Mikrofis
  • C. Mikrokard
  • D. Mikrodisk
B. Mikrofis
19.

Alih media bahan audio visual ke format digital memerlukan perangkat utama berupa…

  • A. Mesin fotokopi resolusi tinggi
  • B. Kamera analog
  • C. Perangkat capture/konverter dan software editing
  • D. Printer laser warna
C. Perangkat capture/konverter dan software editing
20.

Pelestarian bentuk mikro di Modul 07 menekankan pentingnya…

  • A. Mencetak ulang seluruh konten mikro ke kertas
  • B. Penyimpanan pada kondisi lingkungan yang tepat dan pemeriksaan berkala
  • C. Mengganti semua koleksi mikro dengan versi digital
  • D. Memindahkan koleksi mikro ke gudang tertutup
B. Penyimpanan pada kondisi lingkungan yang tepat dan pemeriksaan berkala
21.

Tantangan utama dalam pelestarian media audio visual adalah…

  • A. Ukurannya yang terlalu besar untuk disimpan
  • B. Biaya katalogisasi yang sangat tinggi
  • C. Kerentanan terhadap kerusakan magnetik, kimia, dan obsolescence teknologi
  • D. Sulitnya mendapatkan hak cipta untuk direproduksi
C. Kerentanan terhadap kerusakan magnetik, kimia, dan obsolescence teknologi
22.

Konsep “digital preservation” dalam digitalisasi bahan pustaka mencakup…

  • A. Hanya proses scanning dokumen ke format PDF
  • B. Upaya menjaga keberlangsungan akses terhadap objek digital dalam jangka panjang
  • C. Penghapusan file yang sudah tidak relevan
  • D. Pencetakan ulang file digital ke format cetak
B. Upaya menjaga keberlangsungan akses terhadap objek digital dalam jangka panjang
23.

Standar resolusi minimum yang dianjurkan untuk digitalisasi dokumen teks agar hasilnya dapat dibaca dengan baik adalah…

  • A. 72 dpi
  • B. 150 dpi
  • C. 300 dpi
  • D. 600 dpi
C. 300 dpi
24.

Perpustakaan digital berbeda dari perpustakaan konvensional terutama karena…

  • A. Perpustakaan digital tidak memerlukan pustakawan
  • B. Koleksinya disimpan dan diakses dalam format digital melalui jaringan
  • C. Perpustakaan digital tidak memerlukan anggaran
  • D. Hanya melayani pengguna dari luar negeri
B. Koleksinya disimpan dan diakses dalam format digital melalui jaringan
25.

Metadata dalam konteks digitalisasi bahan pustaka berfungsi sebagai…

  • A. Nama file yang diberikan secara acak
  • B. Informasi deskriptif yang memudahkan temu kembali objek digital
  • C. Password untuk mengakses file digital
  • D. Format kompresi data digital
B. Informasi deskriptif yang memudahkan temu kembali objek digital
26.

Kebijakan pelestarian bahan pustaka di tingkat nasional di Indonesia secara umum dilandasi oleh…

  • A. Keputusan direktur perpustakaan masing-masing
  • B. Undang-Undang Perpustakaan dan peraturan terkait pelestarian warisan budaya
  • C. Standar dari perusahaan swasta penyedia jasa digitalisasi
  • D. Rekomendasi komunitas pustakawan internasional saja
B. Undang-Undang Perpustakaan dan peraturan terkait pelestarian warisan budaya
27.

Keamanan gedung perpustakaan merupakan bagian dari kebijakan pelestarian karena…

  • A. Gedung yang aman meningkatkan gaji pustakawan
  • B. Lingkungan fisik yang terlindungi mencegah kerusakan dan kehilangan koleksi
  • C. Gedung mewah menarik lebih banyak donasi
  • D. Keamanan gedung tidak berkaitan dengan pelestarian
B. Lingkungan fisik yang terlindungi mencegah kerusakan dan kehilangan koleksi
28.

Sejarah perkembangan media rekam informasi menunjukkan bahwa media paling awal yang digunakan manusia adalah…

  • A. Kertas berbahan selulosa
  • B. Pita magnetik
  • C. Batu, tanah liat, dan kulit hewan
  • D. Cakram optik
C. Batu, tanah liat, dan kulit hewan
29.

Kerusakan kimiawi pada kertas yang menyebabkan kertas menjadi rapuh dan berwarna kekuningan disebabkan oleh…

  • A. Terlalu seringnya buku dipinjam
  • B. Kandungan asam (acidic content) dalam kertas itu sendiri
  • C. Paparan sinar lampu neon yang berlebihan
  • D. Kesalahan teknik penjilidan
B. Kandungan asam (acidic content) dalam kertas itu sendiri
30.

Metode deasidifikasi pada bahan pustaka bertujuan untuk…

  • A. Membasmi serangga dalam koleksi
  • B. Menetralkan kandungan asam dalam kertas untuk memperlambat degradasi
  • C. Melapisi permukaan buku dengan bahan anti-air
  • D. Memulihkan warna asli kertas yang menguning
B. Menetralkan kandungan asam dalam kertas untuk memperlambat degradasi
31.

Kondisi penyimpanan yang ideal untuk koleksi media audio visual (kaset, VHS, film) meliputi…

  • A. Suhu tinggi dan kelembaban tinggi
  • B. Suhu rendah terkontrol dan kelembaban rendah sekitar 30–40%
  • C. Disimpan di ruang terbuka agar mudah diakses
  • D. Digantung vertikal di rak terbuka
B. Suhu rendah terkontrol dan kelembaban rendah sekitar 30–40%
32.

Teknik enkapsulasi dalam konservasi bahan pustaka adalah…

  • A. Proses memasukkan buku ke dalam kapsul waktu
  • B. Metode melapisi dokumen rapuh dengan plastik polyester untuk melindunginya tanpa menempel langsung
  • C. Teknik injeksi bahan kimia ke dalam kertas
  • D. Proses pengeringan bahan yang terkena banjir
B. Metode melapisi dokumen rapuh dengan plastik polyester untuk melindunginya tanpa menempel langsung
33.

Istilah “obsolescence” dalam konteks media informasi digital merujuk pada…

  • A. Kerusakan fisik pada cakram penyimpanan
  • B. Kondisi di mana teknologi atau format media tidak dapat lagi dibaca karena perangkat pembacanya sudah tidak tersedia
  • C. Proses penghapusan data yang tidak terpakai
  • D. Biaya operasional yang meningkat
B. Kondisi di mana teknologi atau format media tidak dapat lagi dibaca karena perangkat pembacanya sudah tidak tersedia
34.

Prinsip dasar konservasi yang menyatakan bahwa setiap tindakan perbaikan harus dapat dikembalikan ke kondisi semula disebut…

  • A. Prinsip originalitas
  • B. Prinsip reversibilitas
  • C. Prinsip minimalitas
  • D. Prinsip autentisitas
B. Prinsip reversibilitas
35.

Salah satu kelemahan utama mikrofilm dibandingkan format digital adalah…

  • A. Mikrofilm tidak bisa menyimpan gambar berwarna
  • B. Kecepatan akses yang jauh lebih lambat dan membutuhkan alat baca khusus
  • C. Usia simpan mikrofilm yang lebih pendek dari kertas
  • D. Biaya produksi mikrofilm lebih murah dari digitalisasi
B. Kecepatan akses yang jauh lebih lambat dan membutuhkan alat baca khusus
36.

Dalam manajemen bencana perpustakaan, fase “response” atau respons berlangsung saat…

  • A. Sebelum bencana terjadi, saat menyusun rencana
  • B. Bencana sedang atau baru saja terjadi dan tim bergerak menanggulangi dampaknya
  • C. Beberapa tahun setelah bencana untuk evaluasi
  • D. Saat membeli peralatan baru pasca bencana
B. Bencana sedang atau baru saja terjadi dan tim bergerak menanggulangi dampaknya
37.

Format file digital yang direkomendasikan untuk pelestarian jangka panjang dokumen teks adalah…

  • A. DOCX
  • B. PDF/A
  • C. TXT biasa
  • D. HTML dinamis
B. PDF/A
38.

Pemilihan bahan kotak pelindung (box) untuk penyimpanan bahan pustaka langka harus memperhatikan…

  • A. Warna kotak yang serasi dengan interior ruangan
  • B. Sifat bebas asam (acid-free) agar tidak merusak koleksi di dalamnya
  • C. Harga yang paling murah di pasaran
  • D. Kemudahan dalam proses pembuatan kotak
B. Sifat bebas asam (acid-free) agar tidak merusak koleksi di dalamnya
39.

Peran pustakawan dalam program preservasi dan konservasi adalah…

  • A. Hanya sebatas melayani peminjaman buku
  • B. Sebagai koordinator aktif yang merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program pelestarian
  • C. Menyerahkan seluruh tanggung jawab kepada teknisi konservasi
  • D. Fokus pada pengembangan koleksi baru saja
B. Sebagai koordinator aktif yang merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program pelestarian
40.

Kegiatan “stock opname” dalam perpustakaan berkaitan dengan preservasi karena…

  • A. Merupakan kegiatan wajib yang diperintahkan pemerintah
  • B. Membantu mengidentifikasi koleksi yang rusak, hilang, atau membutuhkan perawatan
  • C. Meningkatkan statistik kunjungan perpustakaan
  • D. Digunakan untuk menghitung anggaran tahunan perpustakaan
B. Membantu mengidentifikasi koleksi yang rusak, hilang, atau membutuhkan perawatan
41.

Teknologi OCR (Optical Character Recognition) dalam digitalisasi bahan pustaka digunakan untuk…

  • A. Mengubah file audio menjadi teks
  • B. Mengubah gambar hasil scan menjadi teks yang dapat dicari dan diedit
  • C. Mengkompresi ukuran file gambar
  • D. Mencetak dokumen digital ke format mikro
B. Mengubah gambar hasil scan menjadi teks yang dapat dicari dan diedit
42.

Aspek hukum yang perlu diperhatikan dalam kegiatan alih media bahan pustaka berkaitan dengan…

  • A. Izin mendirikan bangunan perpustakaan
  • B. Hak cipta atas karya yang dialihkan medianya
  • C. Peraturan kepegawaian pustakawan
  • D. Standar akreditasi perpustakaan nasional
B. Hak cipta atas karya yang dialihkan medianya
43.

Kerusakan pada bahan pustaka akibat cahaya terjadi karena…

  • A. Cahaya membuat kertas menjadi terlalu dingin
  • B. Radiasi ultraviolet dari cahaya mempercepat proses oksidasi dan degradasi kertas serta tinta
  • C. Cahaya menarik serangga ke dalam koleksi
  • D. Pencahayaan yang terang mengubah warna sampul buku
B. Radiasi ultraviolet dari cahaya mempercepat proses oksidasi dan degradasi kertas serta tinta
44.

Penyimpanan bahan pustaka dengan sistem “cold storage” terutama diterapkan untuk…

  • A. Buku teks pelajaran kurikulum nasional
  • B. Media film seluloid, foto, dan rekaman magnetik yang sangat sensitif terhadap degradasi
  • C. Dokumen yang sering dipinjam oleh pengguna
  • D. Majalah dan koran terbaru
B. Media film seluloid, foto, dan rekaman magnetik yang sangat sensitif terhadap degradasi
45.

Dalam hierarki prioritas penyelamatan koleksi saat bencana, koleksi yang didahulukan adalah…

  • A. Koleksi terbaru yang baru diterima perpustakaan
  • B. Koleksi paling populer berdasarkan statistik peminjaman
  • C. Koleksi yang paling bernilai, langka, dan tidak tergantikan
  • D. Koleksi yang paling mudah dijangkau secara fisik
C. Koleksi yang paling bernilai, langka, dan tidak tergantikan
46.

Istilah “emulation” dalam pelestarian digital berarti…

  • A. Mencetak ulang dokumen digital ke format cetak
  • B. Penggunaan software yang meniru lingkungan komputasi lama sehingga file kuno tetap dapat dibaca
  • C. Proses backup data ke server cloud
  • D. Konversi format file ke versi terbaru
B. Penggunaan software yang meniru lingkungan komputasi lama sehingga file kuno tetap dapat dibaca
47.

Manfaat utama memiliki kebijakan pelestarian tertulis di perpustakaan adalah…

  • A. Menjadi syarat akreditasi perpustakaan nasional
  • B. Memberikan panduan sistematis dan konsisten dalam pengambilan keputusan terkait pelestarian koleksi
  • C. Meningkatkan gaji staf perpustakaan
  • D. Mempermudah proses pengadaan koleksi baru
B. Memberikan panduan sistematis dan konsisten dalam pengambilan keputusan terkait pelestarian koleksi
48.

Apa yang dimaksud dengan “migrasi” dalam pelestarian digital?

  • A. Pemindahan fisik server ke lokasi baru
  • B. Proses perpindahan data dari satu format atau platform ke format/platform yang lebih baru agar tetap dapat diakses
  • C. Penghapusan data yang sudah kadaluarsa
  • D. Pengiriman koleksi digital ke perpustakaan lain
B. Proses perpindahan data dari satu format atau platform ke format/platform yang lebih baru agar tetap dapat diakses
49.

Indikator utama keberhasilan program preservasi dan konservasi di perpustakaan dapat diukur dari…

  • A. Jumlah buku baru yang dibeli setiap tahunnya
  • B. Tingkat kehadiran pengunjung harian
  • C. Persentase koleksi dalam kondisi baik dan tingkat ketercapaian akses jangka panjang terhadap informasi
  • D. Besarnya anggaran yang telah dihabiskan untuk kegiatan preservasi
C. Persentase koleksi dalam kondisi baik dan tingkat ketercapaian akses jangka panjang terhadap informasi
50.

Kolaborasi antarperpustakaan dalam program pelestarian media informasi bertujuan untuk…

  • A. Mengurangi persaingan antarperpustakaan dalam pengadaan koleksi
  • B. Berbagi sumber daya, keahlian, dan tanggung jawab dalam menjaga warisan informasi kolektif
  • C. Menyamakan sistem klasifikasi yang digunakan
  • D. Mengurangi jumlah pustakawan yang dibutuhkan
B. Berbagi sumber daya, keahlian, dan tanggung jawab dalam menjaga warisan informasi kolektif

Konsistensi dalam mengerjakan Soal Latihan UT terbukti mengasah ketajaman analisis sekaligus membangun kepercayaan diri sebelum hari ujian tiba. Baik melalui Ujian Tatap Muka (UTM), Ujian Online (UO), maupun Take Home Exam (THE).

Gunakan Kisi-kisi Soal UT sebagai kompas belajar, bukan sekadar daftar tebakan. Susun peta konsep dari setiap modul, hubungkan antar topik secara logis, dan jadikan proses belajar ini sebagai investasi jangka panjang.

Bagikan:

error: Content is protected !!