💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

Soal UAS UT PWKL4203 Prasarana Wilayah dan Kota Beserta Kunci Jawaban

Soal UT PWKL4203 Prasarana Wilayah dan Kota
Soal UT PWKL4203 Prasarana Wilayah dan Kota

Menguasai PWKL4203 Prasarana Wilayah dan Kota akan memudahkan Anda menganalisis sistem jaringan transportasi, drainase, dan utilitas di suatu kawasan. Pemahaman ini sangat berguna saat merencanakan pengembangan infrastruktur perkotaan secara terpadu. Anda bisa mulai berlatih dengan Soal UT di halaman ini yang disusun berdasarkan materi resmi.

Latihan soal membantu Anda mengidentifikasi pola pertanyaan yang sering muncul dalam ujian. Dengan mengerjakan berbagai tipe soal, Anda lebih siap menghadapi ujian akhir semester. Kumpulan Soal UAS UT berikut mencakup topik-topik penting seperti kebijakan tata ruang dan standar pelayanan minimal prasarana.

Setiap Soal Ujian UT di bawah ini dilengkapi kunci jawaban dan pembahasan singkat. Pembahasan tersebut menjelaskan alasan pemilihan jawaban serta konsep dasar yang terkait. Anda tinggal membaca soal, mencoba menjawab, lalu mencocokkan dengan kunci yang kami sediakan.

Soal UT PWKL4203 Prasarana Wilayah dan Kota

1.

Menurut modul, apa yang dimaksud dengan 'sediaan infrastruktur' dalam konteks kebutuhan infrastruktur?

  • A. Jumlah infrastruktur yang direncanakan untuk masa depan
  • B. Ketersediaan infrastruktur yang ada saat ini untuk memenuhi permintaan
  • C. Anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur
  • D. Jenis infrastruktur yang paling dibutuhkan masyarakat
Jawaban: B. Ketersediaan infrastruktur yang ada saat ini untuk memenuhi permintaan.
Sediaan infrastruktur merujuk pada ketersediaan infrastruktur yang ada pada suatu waktu untuk melayani permintaan (kebutuhan) yang ada.
2.

Isu utama dalam perencanaan dan pengelolaan infrastruktur yang sering disebut sebagai 'kesenjangan infrastruktur' (infrastructure gap) adalah?

  • A. Perbedaan antara infrastruktur di kota dan desa
  • B. Selisih antara dana yang dibutuhkan dengan dana yang tersedia
  • C. Ketidakseimbangan antara sediaan infrastruktur dengan kebutuhan yang terus meningkat
  • D. Konflik kepentingan antara pemerintah pusat dan daerah
Jawaban: C. Ketidakseimbangan antara sediaan infrastruktur dengan kebutuhan yang terus meningkat.
Kesenjangan infrastruktur mengacu pada ketidakseimbangan antara sediaan infrastruktur yang ada dengan kebutuhan atau permintaan yang terus tumbuh.
3.

Faktor utama yang paling mempengaruhi besarnya kebutuhan air bersih di suatu wilayah perkotaan adalah?

  • A. Jumlah kendaraan bermotor
  • B. Luas wilayah terbangun
  • C. Jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi
  • D. Ketinggian wilayah dari permukaan laut
Jawaban: C. Jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi.
Kebutuhan air bersih sangat dipengaruhi oleh jumlah penduduk yang dilayani dan tingkat aktivitas ekonominya, seperti industri dan jasa.
4.

Dalam sistem penyediaan air bersih, komponen yang berfungsi untuk mengambil air dari sumber air (sungai, danau, atau sumur) disebut?

  • A. Reservoir
  • B. Unit pengolahan
  • C. Unit produksi
  • D. Jaringan distribusi
Jawaban: C. Unit produksi.
Unit produksi adalah bagian dari sistem penyediaan air bersih yang berfungsi untuk mengambil air baku dari sumber air.
5.

Salah satu strategi dalam pengelolaan permintaan air (demand management) adalah?

  • A. Membangun waduk baru yang lebih besar
  • B. Menerapkan tarif progresif untuk konsumsi air tinggi
  • C. Memperluas jaringan pipa distribusi ke daerah baru
  • D. Meningkatkan kapasitas pompa air tanah
Jawaban: B. Menerapkan tarif progresif untuk konsumsi air tinggi.
Pengelolaan permintaan air berfokus pada efisiensi penggunaan, salah satunya dengan insentif harga seperti tarif progresif untuk mengurangi konsumsi berlebih.
6.

Dalam infrastruktur sumber daya air, waduk atau bendungan memiliki fungsi utama sebagai?

  • A. Sarana rekreasi air
  • B. Media pengendalian banjir dan penyediaan irigasi
  • C. Tempat pembuangan limbah cair
  • D. Jalur transportasi air
Jawaban: B. Media pengendalian banjir dan penyediaan irigasi.
Fungsi utama waduk/bendungan adalah menyimpan air pada musim hujan untuk digunakan saat kemarau, termasuk untuk irigasi dan pengendalian banjir.
7.

Karakteristik utama dari air limbah domestik yang paling membedakannya dengan air limbah industri adalah?

  • A. Memiliki suhu yang sangat tinggi
  • B. Mengandung logam berat berbahaya
  • C. Kandungan bahan organik yang tinggi dari aktivitas rumah tangga
  • D. Memiliki pH yang sangat asam
Jawaban: C. Kandungan bahan organik yang tinggi dari aktivitas rumah tangga.
Air limbah domestik umumnya kaya akan bahan organik dari deterjen, sisa makanan, dan tinja, berbeda dengan limbah industri yang lebih spesifik mengandung bahan kimia.
8.

Sistem pengelolaan air limbah dengan menggunakan bak pengolahan awal (septic tank) termasuk ke dalam jenis sistem?

  • A. Sistem terpusat (centralized system)
  • B. Sistem setempat (on-site system)
  • C. Sistem kombinasi (combined system)
  • D. Sistem saluran terbuka (open channel system)
Jawaban: B. Sistem setempat (on-site system).
Septic tank adalah contoh pengelolaan air limbah setempat (on-site), di mana pengolahan dilakukan di lokasi sumber limbah, tidak dialirkan ke instalasi pengolahan terpusat.
9.

Dalam sistem drainase perkotaan, air limpasan (runoff) yang paling cepat mengalir menuju saluran terjadi pada permukaan?

  • A. Hutan kota yang rimbun
  • B. Lahan pertanian yang subur
  • C. Area parkir beton yang kedap air
  • D. Taman rumput yang luas
Jawaban: C. Area parkir beton yang kedap air.
Permukaan kedap air seperti beton atau aspal memiliki koefisien limpasan tinggi, sehingga air hujan langsung menjadi aliran permukaan tanpa infiltrasi.
10.

Salah satu metode pengelolaan aliran permukaan yang ramah lingkungan dan meniru siklus hidrologi alami adalah?

  • A. Normalisasi sungai dengan betonisasi tebing
  • B. Pembangunan saluran drainase beton besar
  • C. Penerapan sistem drainase berwawasan lingkungan (eco-drainage)
  • D. Pengerukan sedimentasi di muara sungai
Jawaban: C. Penerapan sistem drainase berwawasan lingkungan (eco-drainage).
Eco-drainage mengelola limpasan dengan meresapkan air ke tanah, seperti sumur resapan dan biopori, meniru proses alami.
11.

Pertimbangan utama dalam menentukan kebutuhan infrastruktur persampahan di suatu kota adalah?

  • A. Luas wilayah kota
  • B. Jumlah objek wisata
  • C. Jumlah timbulan sampah per kapita per hari
  • D. Jumlah kendaraan pengumpul sampah
Jawaban: C. Jumlah timbulan sampah per kapita per hari.
Kebutuhan infrastruktur persampahan, seperti tempat penampungan dan truk, sangat bergantung pada volume sampah yang dihasilkan, yang dihitung dari timbulan sampah per kapita.
12.

Prinsip dasar dari pengelolaan sampah terpadu yang menekankan pada urutan prioritas dari yang paling baik hingga paling buruk adalah?

  • A. Reuse, Reduce, Recycle (3R)
  • B. Collect, Transport, Dispose
  • C. Hierarki pengelolaan sampah
  • D. Pembuangan akhir (landfill)
Jawaban: C. Hierarki pengelolaan sampah.
Hierarki pengelolaan sampah memprioritaskan pencegahan (reduce), penggunaan ulang (reuse), daur ulang (recycle), baru kemudian pembuangan akhir.
13.

Dalam perencanaan kebutuhan infrastruktur transportasi, variabel utama yang digunakan untuk mengukur permintaan perjalanan adalah?

  • A. Jumlah kendaraan bermotor
  • B. Bangkitkan dan tarikan perjalanan (trip generation and attraction)
  • C. Panjang jalan raya
  • D. Kepadatan penduduk
Jawaban: B. Bangkitkan dan tarikan perjalanan (trip generation and attraction).
Permintaan transportasi diukur dari jumlah perjalanan yang dibangkitkan dan ditarik oleh suatu zona, yang menjadi dasar perencanaan sistem transportasi.
14.

Sistem penyediaan infrastruktur transportasi yang berfungsi sebagai jaringan utama penghubung antar kota atau antar provinsi adalah?

  • A. Jalan lokal
  • B. Jalan lingkungan
  • C. Jalan arteri primer
  • D. Jalan tol
Jawaban: C. Jalan arteri primer.
Jalan arteri primer merupakan jalan utama yang melayani angkutan jarak jauh dan menghubungkan antar pusat kegiatan nasional atau antar kota.
15.

Sumber energi primer yang paling dominan digunakan di Indonesia hingga awal dekade 2020-an adalah?

  • A. Energi matahari
  • B. Minyak bumi
  • C. Tenaga angin
  • D. Air (PLTA)
Jawaban: B. Minyak bumi.
Minyak bumi masih menjadi sumber energi primer utama di Indonesia, meskipun cadangannya menipis, digunakan untuk transportasi dan industri.
16.

Pertumbuhan permintaan infrastruktur telekomunikasi di era digital terutama didorong oleh?

  • A. Penurunan harga perangkat telepon
  • B. Meningkatnya variasi sambungan telepon rumah
  • C. Kebutuhan akan akses data dan internet berkecepatan tinggi
  • D. Penggunaan faksimili yang intensif
Jawaban: C. Kebutuhan akan akses data dan internet berkecepatan tinggi.
Era digital menuntut akses data dan internet cepat untuk berbagai aktivitas (e-commerce, telekonferensi, media sosial), mendorong permintaan infrastruktur seperti fiber optik dan 5G.
17.

Menurut modul tentang sarana prasarana lingkungan, fungsi utama dari ruang terbuka hijau (RTH) di perkotaan tidak hanya sebagai estetika, tetapi juga berperan sebagai?

  • A. Lokasi pembangunan pusat perbelanjaan
  • B. Penyedia lahan parkir massal
  • C. Paru-paru kota dan pengatur iklim mikro
  • D. Area pembuangan sampah sementara
Jawaban: C. Paru-paru kota dan pengatur iklim mikro.
RTH berperan ekologis seperti menyerap CO2 (paru-paru kota), menghasilkan oksigen, serta menurunkan suhu lingkungan (pengatur iklim mikro).
18.

Dalam konteks perencanaan infrastruktur wilayah dan kota, konsep 'sediaan infrastruktur' mengacu pada apa?

  • A. Jumlah total infrastruktur yang dibutuhkan oleh penduduk
  • B. Kapasitas infrastruktur yang tersedia untuk melayani kebutuhan penduduk
  • C. Permintaan infrastruktur yang belum terpenuhi
  • D. Anggaran pembangunan infrastruktur
Jawaban: B. Kapasitas infrastruktur yang tersedia untuk melayani kebutuhan penduduk.
Sediaan infrastruktur merujuk pada kapasitas atau kuantitas infrastruktur yang sudah tersedia untuk memenuhi kebutuhan pengguna, bukan pada kebutuhan atau permintaan.
19.

Isu utama dalam perencanaan dan pengelolaan infrastruktur yang sering terjadi di negara berkembang, termasuk Indonesia, adalah?

  • A. Keberlimpahan sumber daya alam
  • B. Kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan infrastruktur (backlog)
  • C. Kelebihan kapasitas infrastruktur
  • D. Harga infrastruktur yang terlalu murah
Jawaban: B. Kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan infrastruktur (backlog).
Kesenjangan antara kebutuhan infrastruktur yang tinggi dengan ketersediaan yang terbatas merupakan isu klasik di negara berkembang, menghambat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan.
20.

Faktor utama yang memengaruhi kebutuhan air bersih di suatu wilayah adalah?

  • A. Ketersediaan bahan bangunan
  • B. Jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi
  • C. Jenis tanah dan batuan
  • D. Tingkat polusi udara
Jawaban: B. Jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi.
Kebutuhan air bersih dipengaruhi langsung oleh jumlah penduduk yang dilayani serta tingkat aktivitas ekonomi dan sosial yang memerlukan air.
21.

Sistem penyediaan air bersih yang mengambil air dari sumber air permukaan seperti sungai dan danau termasuk dalam jenis?

  • A. Sistem air tanah
  • B. Sistem air hujan
  • C. Sistem air permukaan
  • D. Sistem air laut
Jawaban: C. Sistem air permukaan.
Sumber air permukaan seperti sungai, danau, dan waduk menjadi dasar sistem penyediaan air bersih yang memanfaatkan air dari aliran permukaan.
22.

Pengelolaan permintaan air (demand management) bertujuan untuk?

  • A. Meningkatkan konsumsi air per kapita
  • B. Memperluas jaringan pipa distribusi
  • C. Mengurangi penggunaan air yang tidak efisien dan mendorong konservasi
  • D. Menambah jumlah sumber air baku
Jawaban: C. Mengurangi penggunaan air yang tidak efisien dan mendorong konservasi.
Pengelolaan permintaan air fokus pada upaya efisiensi penggunaan air dan konservasi, bukan pada peningkatan pasokan.
23.

Komponen utama dalam sistem infrastruktur sumber daya air yang berfungsi menampung air hujan adalah?

  • A. Pipa transmisi
  • B. Waduk atau bendungan
  • C. Menara air
  • D. Pompa air
Jawaban: B. Waduk atau bendungan.
Waduk atau bendungan berfungsi sebagai penampung air hujan yang akan digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk irigasi dan air baku.
24.

Air limbah domestik terutama berasal dari?

  • A. Industri kimia
  • B. Kegiatan rumah tangga, seperti mandi, cuci, dan kakus
  • C. Pertanian dan peternakan
  • D. Pembangkit listrik
Jawaban: B. Kegiatan rumah tangga, seperti mandi, cuci, dan kakus.
Air limbah domestik merupakan limbah cair yang berasal dari aktivitas sehari-hari rumah tangga seperti memasak, mencuci, dan sanitasi.
25.

Teknologi pengelolaan air limbah yang menggunakan proses biologis dengan bantuan mikroorganisme dalam kondisi aerob disebut?

  • A. Kolam oksidasi
  • B. Lumpur aktif (activated sludge)
  • C. Septic tank
  • D. Filter anaerobik
Jawaban: B. Lumpur aktif (activated sludge).
Proses lumpur aktif adalah metode pengolahan biologis aerobik yang memanfaatkan mikroorganisme untuk menguraikan bahan organik dalam air limbah.
26.

Air limpasan (runoff) terutama terjadi karena?

  • A. Air hujan meresap ke dalam tanah
  • B. Air hujan mengalir di permukaan tanah akibat tanah jenuh atau kedap air
  • C. Air sungai meluap
  • D. Air tanah naik ke permukaan
Jawaban: B. Air hujan mengalir di permukaan tanah akibat tanah jenuh atau kedap air.
Air limpasan terjadi ketika intensitas hujan melebihi kapasitas infiltrasi tanah, sehingga air mengalir di permukaan.
27.

Salah satu metode pengelolaan aliran permukaan untuk mengurangi risiko banjir di perkotaan adalah?

  • A. Membangun gedung pencakar langit
  • B. Menerapkan sistem drainase berwawasan lingkungan (ecodrainage)
  • C. Menutup semua saluran air
  • D. Meningkatkan penggunaan aspal
Jawaban: B. Menerapkan sistem drainase berwawasan lingkungan (ecodrainage).
Ecodrainage seperti sumur resapan dan biopori membantu meningkatkan infiltrasi air ke tanah, mengurangi volume limpasan dan risiko banjir.
28.

Dalam perencanaan infrastruktur persampahan, timbulan sampah dipengaruhi oleh?

  • A. Jenis kendaraan pengumpul
  • B. Jumlah penduduk dan tingkat konsumsi
  • C. Lokasi tempat pembuangan akhir
  • D. Warna tempat sampah
Jawaban: B. Jumlah penduduk dan tingkat konsumsi.
Semakin banyak penduduk dan semakin tinggi tingkat konsumsi, semakin besar volume timbulan sampah yang dihasilkan.
29.

Prinsip 3R dalam pengelolaan sampah terpadu meliputi?

  • A. Reduce, Reuse, Recycle
  • B. Remove, Replace, Repair
  • C. Reject, Retain, Return
  • D. React, Recover, Restore
Jawaban: A. Reduce, Reuse, Recycle.
3R (Reduce, Reuse, Recycle) adalah prinsip dasar pengelolaan sampah untuk mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA.
30.

Kebutuhan infrastruktur transportasi di kota besar lebih tinggi dibandingkan kota kecil karena?

  • A. Jumlah kendaraan pribadi lebih sedikit
  • B. Mobilitas penduduk dan aktivitas ekonomi yang lebih tinggi
  • C. Jalan lebih panjang
  • D. Harga bahan bakar lebih murah
Jawaban: B. Mobilitas penduduk dan aktivitas ekonomi yang lebih tinggi.
Kota besar memiliki penduduk padat dan aktivitas ekonomi tinggi, sehingga permintaan angkutan barang dan orang juga tinggi.
31.

Sistem sediaan infrastruktur transportasi yang berfungsi sebagai penghubung antar moda disebut?

  • A. Jalan tol
  • B. Terminal terpadu
  • C. Rel kereta api
  • D. Jalur sepeda
Jawaban: B. Terminal terpadu.
Terminal terpadu menyediakan titik transfer antar moda transportasi seperti bus, kereta, dan angkutan umum lainnya.
32.

Sumber energi yang paling dominan digunakan untuk pembangkit listrik di Indonesia saat ini adalah?

  • A. Energi surya
  • B. Energi angin
  • C. Bahan bakar fosil (batubara)
  • D. Energi panas bumi
Jawaban: C. Bahan bakar fosil (batubara).
Batubara masih menjadi sumber utama pembangkit listrik di Indonesia karena ketersediaannya yang besar dan biaya yang relatif murah.
33.

Dalam sistem sediaan energi, jaringan listrik yang menghubungkan pembangkit dengan gardu induk disebut?

  • A. Jaringan distribusi
  • B. Jaringan transmisi
  • C. Jaringan lokal
  • D. Jaringan mikro
Jawaban: B. Jaringan transmisi.
Jaringan transmisi berfungsi menyalurkan listrik tegangan tinggi dari pusat pembangkit ke gardu induk untuk didistribusikan.
34.

Sarana prasarana lingkungan berupa ruang terbuka hijau seperti taman kota memiliki fungsi utama sebagai?

  • A. Tempat pembuangan sampah
  • B. Paru-paru kota dan area rekreasi publik
  • C. Lahan parkir kendaraan
  • D. Area perdagangan informal
Jawaban: B. Paru-paru kota dan area rekreasi publik.
Ruang terbuka hijau berfungsi ekologis sebagai penyerap polutan dan area resapan air, serta fungsi sosial sebagai tempat rekreasi dan interaksi warga.
35.

Dalam konteks perencanaan infrastruktur, apa yang dimaksud dengan 'sediaan infrastruktur'?

  • A. Jumlah infrastruktur yang direncanakan untuk dibangun dalam jangka waktu tertentu
  • B. Jumlah dan ketersediaan infrastruktur yang ada pada suatu wilayah pada periode tertentu
  • C. Kebutuhan masyarakat akan layanan infrastruktur yang harus dipenuhi
  • D. Anggaran yang dialokasikan pemerintah untuk pembangunan infrastruktur
Jawaban: B. Jumlah dan ketersediaan infrastruktur yang ada pada suatu wilayah pada periode tertentu.
Sediaan infrastruktur merujuk pada kapasitas infrastruktur yang sudah tersedia/terpasang di suatu wilayah pada waktu tertentu.
36.

Isu sentral yang sering muncul dalam pengelolaan infrastruktur di Indonesia terkait dengan pendanaan adalah…

  • A. Tingginya tingkat pengembalian investasi pada proyek infrastruktur
  • B. Banyaknya dana asing yang masuk sehingga mengurangi peran pemerintah
  • C. Kesenjangan antara biaya pembangunan yang tinggi dengan keterbatasan anggaran publik
  • D. Minimnya minat swasta untuk berinvestasi di sektor infrastruktur
Jawaban: C. Kesenjangan antara biaya pembangunan yang tinggi dengan keterbatasan anggaran publik.
Kesenjangan antara kebutuhan pendanaan yang besar dan anggaran pemerintah yang terbatas menjadi isu utama dalam pembangunan infrastruktur.
37.

Standar kebutuhan air bersih domestik di Indonesia untuk kategori kota besar menurut peraturan yang berlaku adalah sekitar…

  • A. 60 liter/orang/hari
  • B. 80 liter/orang/hari
  • C. 150 liter/orang/hari
  • D. 200 liter/orang/hari
Jawaban: C. 150 liter/orang/hari.
Berdasarkan standar perencanaan, kebutuhan air bersih untuk kota besar adalah sekitar 150 liter/orang/hari.
38.

Komponen utama dalam sistem penyediaan air bersih yang berfungsi untuk mengambil air dari sumber air adalah…

  • A. Unit produksi
  • B. Unit pengolahan
  • C. Unit distribusi
  • D. Unit transmisi
Jawaban: A. Unit produksi.
Unit produksi meliputi bangunan pengambilan (intake) dan pengolahan air baku dari sumber air.
39.

Mengapa pengelolaan permintaan air (demand management) menjadi penting dalam penyediaan air bersih?

  • A. Untuk meningkatkan konsumsi air per kapita setiap tahunnya
  • B. Untuk menunda investasi pembangunan infrastruktur air baru dan menghemat sumber daya
  • C. Untuk memastikan semua air tanah terserap dengan baik
  • D. Untuk memonopoli distribusi air oleh pemerintah pusat
Jawaban: B. Untuk menunda investasi pembangunan infrastruktur air baru dan menghemat sumber daya.
Manajemen permintaan bertujuan mengurangi konsumsi air berlebih sehingga dapat memperpanjang umur pakai infrastruktur dan menunda investasi baru.
40.

Sistem infrastruktur sumber daya air mencakup pengelolaan air baku. Salah satu jenis bangunan yang berfungsi menahan air hujan dan mengendalikan banjir adalah…

  • A. Menara air
  • B. Reservoir
  • C. Bendungan
  • D. Pipa transmisi
Jawaban: C. Bendungan.
Bendungan berfungsi menampung air, mengendalikan banjir, dan menyediakan cadangan air baku untuk berbagai keperluan.
41.

Faktor utama yang menentukan besarnya volume produksi air limbah domestik di suatu permukiman adalah…

  • A. Jumlah kendaraan bermotor
  • B. Jumlah penduduk dan tingkat konsumsi air bersih
  • C. Luas wilayah hutan kota
  • D. Tingkat curah hujan tahunan
Jawaban: B. Jumlah penduduk dan tingkat konsumsi air bersih.
Volume air limbah domestik sebanding dengan jumlah penduduk dan konsumsi air bersih, umumnya sekitar 80% dari total konsumsi air.
42.

Salah satu teknologi pengelolaan air limbah yang menggunakan proses biologis dengan bantuan mikroorganisme dalam kondisi aerob adalah…

  • A. Tangki septik
  • B. Kolam stabilisasi fakultatif
  • C. Lumpur aktif (activated sludge)
  • D. Infiltrasi sumur resapan
Jawaban: C. Lumpur aktif (activated sludge).
Sistem lumpur aktif memanfaatkan bakteri aerob yang diaduk dan diaerasi untuk mengurai bahan organik dalam air limbah.
43.

Apa yang dimaksud dengan air limpasan (runoff) dalam konteks drainase perkotaan?

  • A. Air hujan yang meresap ke dalam tanah
  • B. Air danau yang mengalir ke sungai
  • C. Air hujan yang mengalir di atas permukaan tanah menuju saluran drainase
  • D. Air tanah dalam yang dipompa ke permukaan
Jawaban: C. Air hujan yang mengalir di atas permukaan tanah menuju saluran drainase.
Air limpasan adalah bagian dari curah hujan yang tidak meresap dan mengalir di atas permukaan menuju sistem drainase.
44.

Strategi 'zero runoff' atau pengelolaan aliran permukaan berkelanjutan dapat dilakukan dengan cara…

  • A. Memperlebar saluran drainase di seluruh kawasan
  • B. Membangun sumur resapan dan biopori di area permukiman
  • C. Meninggikan permukaan jalan
  • D. Menutup seluruh permukaan tanah dengan aspal
Jawaban: B. Membangun sumur resapan dan biopori di area permukiman.
Sumur resapan dan biopori meningkatkan infiltrasi, mengurangi volume limpasan, dan mendukung konservasi air tanah.
45.

Prinsip 'reduce' dalam pengelolaan sampah terpadu seringkali menjadi prioritas utama karena…

  • A. Paling mudah dilakukan oleh masyarakat kota
  • B. Mengurangi jumlah sampah yang harus diangkut dan diolah sejak dari sumbernya
  • C. Biaya pembuangannya paling murah
  • D. Lebih cocok untuk sampah organik saja
Jawaban: B. Mengurangi jumlah sampah yang harus diangkut dan diolah sejak dari sumbernya.
Reduce (pengurangan) adalah upaya paling efektif karena mencegah timbulan sampah, sehingga mengurangi beban infrastruktur hilir.
46.

Sarana yang berfungsi sebagai tempat pemrosesan akhir sampah dengan prinsip sanitary landfill yang sesuai standar lingkungan adalah…

  • A. Tempat Penampungan Sementara (TPS)
  • B. Bank Sampah
  • C. Tempat Pembuangan Akhir (TPA)
  • D. Stasiun Peralihan Antara (SPA)
Jawaban: C. Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
TPA adalah lokasi pemrosesan akhir sampah, dan sanitary landfill merupakan metode penimbunan sampah yang aman bagi lingkungan.
47.

Dalam perencanaan sistem transportasi perkotaan, parameter jumlah perjalanan yang dilakukan penduduk per hari sering dinyatakan dengan istilah…

  • A. Trip rate
  • B. Volume capacity ratio
  • C. Level of service
  • D. Modal split
Jawaban: A. Trip rate.
Trip rate adalah angka yang menunjukkan jumlah perjalanan rata-rata per orang per hari pada suatu kawasan.
48.

Salah satu karakteristik sistem moda transportasi massal berbasis rel seperti kereta api ringan (LRT) adalah…

  • A. Memiliki kapasitas angkut rendah dan fleksibel
  • B. Beroperasi di jalur khusus sehingga tidak terkena kemacetan lalu lintas
  • C. Biaya pembangunannya sangat murah
  • D. Kecepatan rata-rata di bawah 20 km/jam
Jawaban: B. Beroperasi di jalur khusus sehingga tidak terkena kemacetan lalu lintas.
LRT beroperasi pada jalur khusus (dedicated track) sehingga bebas dari hambatan lalu lintas, meningkatkan kecepatan dan ketepatan waktu.
49.

Dalam konteks krisis energi global, strategi diversifikasi energi dilakukan dengan cara…

  • A. Mengurangi penggunaan energi fosil secara bertahap dan mengembangkan sumber energi terbarukan
  • B. Menambah jumlah pembangkit listrik tenaga batu bara
  • C. Membatasi akses masyarakat terhadap listrik
  • D. Mengimpor minyak bumi dalam jumlah besar
Jawaban: A. Mengurangi penggunaan energi fosil secara bertahap dan mengembangkan sumber energi terbarukan.
Diversifikasi energi bertujuan mengurangi ketergantungan pada energi fosil dengan mengembangkan alternatif seperti surya, angin, dan biomassa.
50.

Berdasarkan kebutuhan sarana prasarana lingkungan, keberadaan ruang terbuka hijau (RTH) publik di perkotaan minimal harus memenuhi proporsi…

  • A. 10% dari luas wilayah kota
  • B. 20% dari luas wilayah kota
  • C. 30% dari luas wilayah kota
  • D. 40% dari luas wilayah kota
Jawaban: B. 20% dari luas wilayah kota.
Undang-undang Penataan Ruang mengamanatkan minimal 20% luas wilayah kota untuk RTH publik dan 10% untuk RTH privat.

Soal latihan di halaman ini memang dirancang mirip Soal UT sesungguhnya. Formatnya sudah menyesuaikan Ujian Take Home (UTM) dan Ujian Online (UO) yang akan kamu hadapi. Gunakan soal di atas untuk mengukur pemahamanmu tentang konsep perencanaan prasarana.

Kunci sukses UAS adalah penguasaan istilah teknis dan logika perencanaan. Ulangi soal yang belum lancar, lalu cocokkan dengan modul PWKL4203 Prasarana Wilayah dan Kota. Dengan persiapan yang matang, menjawab soal ujian nanti akan terasa lebih ringan.

Bagikan

error: Content is protected !!