Aplikasi Gratis

Soalut.com

v1.3.0

Install sekali, akses kapan saja tanpa browser

Ribuan soal & modul lengkap di aplikasi

GET IT ON Google Play

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir! 💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung
Rp
Rp
Rp
Rp
Selalu Gratis
Ribuan soal UT gratis,
karena kamu peduli
Ikut Dukung Sekarang

Soal UAS UT PWKL4309 Perencanaan Wilayah dan Kunci Jawaban

Aplikasi Gratis

Soalut.com
★★★★★ 5.0
Gratis
GET IT ON Google Play
Soal UT PWKL4309 Perencanaan Wilayah
Soal UT PWKL4309 Perencanaan Wilayah

Banyak yang terjebak menganggap analisis di Modul 1 sama untuk wilayah nasional dan regional, padahal konsepnya beda. Perbedaan antara Analisis Nasional Vs Analisis Wilayah? itu sering bikin salah paham saat ujian karena ruang lingkupnya tidak sama. Padahal ini fundamental banget. Referensi soal UT di halaman ini bisa bantu kamu paham perbedaan inti dari Kegiatan Belajar 3 Modul 1 PWKL4309 Perencanaan Wilayah.

Lanjut ke Modul 3, proyeksi penduduk pakai Model Kohort kadang bingung sama Model Multi-Region karena sama-sama hitung pertumbuhan. Bedanya di sumber data dan asumsi ruang, yang sering muncul di soal UAS UT Perencanaan Wilayah dan Kota . Cobain langsung latihan topik ini. Latihan UAS UT kami susun per Kegiatan Belajar biar kamu gak tersesat.

Soal UAS UT di bawah ini nyerempet inti tiap KB, dari klasifikasi wilayah sampai strategi pemberdayaan masyarakat di Modul 8. Setiap soal lengkap dengan kunci jawaban sekaligus pembahasan, bukan sekadar jawaban benar-salah. Kalau ada yang jawabannya beda dari kunci, baca dulu pembahasannya sebelum lanjut ke nomor berikutnya.

Soal UT PWKL4309 Perencanaan Wilayah

1.

Perencanaan wilayah didefinisikan sebagai suatu proses yang sistematis dan rasional untuk mencapai tujuan pembangunan suatu wilayah. Berdasarkan definisi tersebut, karakteristik utama dari perencanaan wilayah adalah…

  • A. bersifat jangka pendek dan reaktif terhadap perubahan
  • B. dilakukan tanpa analisis data untuk menghemat biaya
  • C. bersifat sistematis, rasional, dan berorientasi pada tujuan
  • D. hanya berfokus pada sektor ekonomi saja
Jawaban: C
Perencanaan wilayah adalah proses sistematis dan rasional untuk mencapai tujuan pembangunan, sehingga karakteristik utamanya adalah sistematis, rasional, dan berorientasi pada tujuan.
2.

Dalam konteks perencanaan wilayah, penggunaan teori lokasi sangat penting untuk menentukan penempatan kegiatan ekonomi. Salah satu aplikasi teori lokasi adalah menentukan lokasi industri yang optimal. Faktor utama yang dipertimbangkan dalam teori lokasi neoklasik adalah…

  • A. biaya transportasi dan tenaga kerja
  • B. preferensi pribadi pengusaha
  • C. kebijakan pemerintah daerah
  • D. aspek budaya masyarakat
Jawaban: A
Teori lokasi neoklasik menekankan faktor biaya transportasi dan tenaga kerja sebagai penentu utama lokasi kegiatan ekonomi.
3.

Seorang perencana wilayah ingin mengidentifikasi daerah yang memiliki karakteristik homogen berdasarkan kriteria tertentu, seperti tingkat pendapatan dan jenis tanah. Klasifikasi wilayah yang paling tepat digunakan adalah…

  • A. wilayah homogen
  • B. wilayah nodal
  • C. wilayah perencanaan
  • D. wilayah administratif
Jawaban: A
Wilayah homogen adalah klasifikasi wilayah yang didasarkan pada keseragaman karakteristik tertentu, seperti pendapatan atau jenis tanah.
4.

Analisis wilayah dilakukan untuk memahami fenomena di dalam suatu wilayah, sedangkan analisis nasional melihat gambaran secara keseluruhan negara. Perbedaan mendasar antara analisis nasional dan analisis wilayah terletak pada…

  • A. jumlah data yang digunakan
  • B. skala analisis dan cakupan ruang
  • C. metode pengumpulan data
  • D. waktu pelaksanaan analisis
Jawaban: B
Analisis nasional mencakup seluruh negara, sedangkan analisis wilayah fokus pada bagian tertentu, sehingga perbedaan utamanya adalah skala dan cakupan ruang.
5.

Dalam perencanaan wilayah, prinsip efisiensi dan efektivitas harus dipertimbangkan. Efisiensi dalam konteks ini berarti…

  • A. mengabaikan sumber daya yang ada
  • B. mencapai tujuan dengan biaya serendah mungkin
  • C. mengutamakan keuntungan jangka pendek
  • D. memaksimalkan jumlah output tanpa batasan
Jawaban: B
Efisiensi adalah penggunaan sumber daya secara optimal untuk mencapai tujuan dengan biaya minimal.
6.

Suatu wilayah dapat diklasifikasikan menjadi wilayah formal dan fungsional. Wilayah fungsional dicirikan oleh adanya…

  • A. interaksi dan saling ketergantungan antar pusat kegiatan
  • B. keseragaman fisik dan sosial
  • C. batas administratif yang jelas
  • D. kondisi geografis yang identik
Jawaban: A
Wilayah fungsional ditentukan oleh interaksi dan hubungan fungsional antar pusat kegiatan, bukan keseragaman.
7.

Klasifikasi wilayah berdasarkan pendekatan nodal berfokus pada adanya pusat pertumbuhan yang memengaruhi daerah sekitarnya. Contoh nyata dari wilayah nodal adalah…

  • A. kota metropolitan dengan daerah penyangganya
  • B. daerah aliran sungai
  • C. kawasan hutan lindung
  • D. wilayah pesisir pantai
Jawaban: A
Wilayah nodal berpusat pada satu pusat kegiatan (kota metropolitan) yang terhubung dengan daerah sekitarnya melalui interaksi ekonomi.
8.

Dalam perencanaan wilayah, pemilihan tingkat analisis sangat menentukan keakuratan perumusan kebijakan. Jika seorang perencana ingin memahami dampak pembangunan jalan tol terhadap mobilitas penduduk lokal, analisis yang paling sesuai adalah…

  • A. analisis nasional
  • B. analisis sektoral nasional
  • C. analisis wilayah
  • D. analisis global
Jawaban: C
Dampak lokal seperti mobilitas penduduk akibat jalan tol lebih tepat dianalisis pada tingkat wilayah untuk menangkap dinamika spesifik.
9.

Analisis nasional sering digunakan untuk merumuskan kebijakan makro, namun memiliki keterbatasan dalam perencanaan wilayah. Keterbatasan utama analisis nasional adalah…

  • A. tidak mampu menangkap variasi antar daerah
  • B. data yang tersedia terlalu rinci
  • C. biaya analisis yang sangat rendah
  • D. waktu pelaksanaan yang singkat
Jawaban: A
Analisis nasional cenderung mengabaikan perbedaan antar daerah, sehingga kurang tepat untuk permasalahan spesifik wilayah.
10.

Perbedaan antara analisis nasional dan analisis wilayah juga terlihat pada tujuan analisis. Analisis wilayah bertujuan untuk…

  • A. menyamakan kebijakan di seluruh daerah
  • B. mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya spesifik daerah
  • C. menghilangkan perbedaan regional
  • D. memusatkan pembangunan di satu kawasan
Jawaban: B
Analisis wilayah berfokus pada pengembangan potensi dan penyelesaian masalah spesifik di daerah tertentu.
11.

Klasifikasi wilayah perencanaan diciptakan untuk memudahkan koordinasi dan implementasi program. Salah satu ciri wilayah perencanaan adalah…

  • A. bersifat statis dan tidak berubah
  • B. dibatasi oleh kondisi alam saja
  • C. ditetapkan berdasarkan tujuan perencanaan tertentu
  • D. hanya berlaku untuk satu sektor
Jawaban: C
Wilayah perencanaan adalah wilayah yang ditetapkan untuk mencapai tujuan perencanaan tertentu, sehingga bersifat dinamis dan adaptif.
12.

Aliran barang dan jasa antar daerah menciptakan suatu sistem wilayah. Konsep ini mendasari klasifikasi wilayah berdasarkan…

  • A. kesamaan budaya
  • B. batas administrasi
  • C. kesamaan topografi
  • D. hubungan fungsional
Jawaban: D
Hubungan fungsional antar daerah melalui aliran barang dan jasa membentuk suatu sistem yang menjadi dasar klasifikasi wilayah fungsional.
13.

Analisis wilayah lebih menekankan pada pendekatan bottom-up dibanding analisis nasional yang cenderung top-down. Kelebihan pendekatan bottom-up dalam perencanaan wilayah adalah…

  • A. kebijakan menjadi lebih seragam di semua daerah
  • B. partisipasi masyarakat lokal lebih terakomodasi
  • C. proses perencanaan menjadi lebih cepat
  • D. biaya koordinasi menjadi lebih murah
Jawaban: B
Pendekatan bottom-up memungkinkan masukan dari masyarakat lokal sehingga kebutuhan daerah lebih terakomodasi.
14.

Teori lokasi neoklasik mengasumsikan bahwa pengusaha selalu berusaha meminimalkan biaya produksi. Dalam menentukan lokasi pabrik, faktor yang paling dominan menurut teori ini adalah…

  • A. ketersediaan tenaga kerja terampil
  • B. kedekatan dengan pasar konsumen saja
  • C. biaya transportasi bahan baku dan produk jadi
  • D. insentif pajak dari pemerintah
Jawaban: C
Teori neoklasik menekankan minimisasi biaya transportasi sebagai penentu utama lokasi produksi.
15.

Menurut teori lokasi neoklasik, sebuah perusahaan akan memilih lokasi yang meminimalkan total biaya transportasi. Jika biaya transportasi bahan baku lebih tinggi daripada biaya transportasi produk jadi, perusahaan cenderung berlokasi di dekat…

  • A. kawasan industri
  • B. pasar
  • C. pusat pemerintahan
  • D. sumber bahan baku
Jawaban: D
Lokasi optimal adalah di dekat sumber bahan baku untuk mengurangi biaya transportasi yang lebih mahal.
16.

Model Weber dalam teori lokasi neoklasik menggunakan segitiga lokasi. Konsep ini digunakan untuk menentukan lokasi optimal dengan mempertimbangkan…

  • A. biaya air dan listrik
  • B. biaya sewa tanah
  • C. biaya tenaga kerja di berbagai daerah
  • D. biaya transportasi dari dua titik sumber dan satu titik pasar
Jawaban: D
Segitiga lokasi Weber mempertimbangkan biaya transportasi dari dua sumber bahan baku dan satu pasar untuk menentukan lokasi pabrik.
17.

Dalam teori lokasi neoklasik, selain biaya transportasi, biaya tenaga kerja juga menjadi faktor pertimbangan. Jika suatu daerah memiliki upah tenaga kerja yang sangat rendah namun yang lain lebih tinggi, perusahaan akan memilih lokasi dengan…

  • A. upah tenaga kerja terendah tanpa mempertimbangkan biaya transportasi
  • B. mengabaikan faktor biaya
  • C. hanya berdasarkan kedekatan dengan pasar
  • D. total biaya gabungan transportasi dan tenaga kerja yang paling kecil
Jawaban: D
Perusahaan akan meminimalkan total biaya gabungan transportasi dan tenaga kerja, tidak hanya salah satu faktor saja.
18.

Teori lokasi neoklasik pada dasarnya menggunakan asumsi bahwa produsen bertujuan untuk…

  • A. meminimalkan risiko usaha dengan memilih lokasi yang aman secara politis
  • B. memaksimalkan kepuasan pribadi dalam pemilihan lokasi usaha
  • C. memaksimalkan keuntungan dengan memilih lokasi yang meminimalkan biaya transportasi dan tenaga kerja
  • D. menyeimbangkan antara biaya dan pendapatan secara subjektif
Jawaban: C
Teori lokasi neoklasik menggunakan asumsi rasionalitas produsen yang bertujuan memaksimalkan keuntungan melalui minimasi biaya, terutama biaya transportasi dan tenaga kerja.
19.

Dalam konteks teori lokasi neoklasik, faktor biaya transportasi sangat ditekankan oleh model dari…

  • A. Christaller
  • B. Isard
  • C. Losch
  • D. Weber
Jawaban: D
Model lokasi industri dari Alfred Weber menekankan pada biaya transportasi sebagai faktor utama dalam penentuan lokasi optimal.
20.

Salah satu kelemahan utama dari teori lokasi neoklasik adalah…

  • A. mengabaikan faktor sumber daya alam dalam lokasi
  • B. mengasumsikan produsen memiliki pengetahuan sempurna tentang biaya dan pasar
  • C. terlalu menekankan pada faktor sosial budaya
  • D. tidak mempertimbangkan biaya tenaga kerja
Jawaban: B
Teori neoklasik mengasumsikan rasionalitas sempurna dan pengetahuan penuh, yang sulit terjadi di dunia nyata.
21.

Teori behaviour dalam perencanaan wilayah berbeda dari teori neoklasik karena teori behaviour menekankan pada…

  • A. perilaku rasional mutlak pelaku ekonomi
  • B. asumsi persaingan sempurna di pasar
  • C. faktor psikologis dan kognitif dalam pengambilan keputusan lokasi
  • D. analisis makroekonomi tanpa mempertimbangkan individu
Jawaban: C
Teori behaviour menekankan pada perilaku manusia yang dipengaruhi oleh faktor kognitif, psikologis, dan keterbatasan informasi.
22.

Konsep 'satisficing' dalam teori behaviour merujuk pada…

  • A. usaha mencapai keuntungan maksimal secara terus-menerus
  • B. pencarian informasi hingga diperoleh solusi terbaik
  • C. keputusan yang diambil cukup memuaskan meskipun tidak optimal
  • D. keputusan berdasarkan intuisi tanpa pertimbangan biaya
Jawaban: C
Satisficing adalah konsep dari Herbert Simon di mana individu memilih solusi yang cukup memuaskan, bukan optimal, karena keterbatasan kognitif.
23.

Dalam teori behaviour, faktor yang sering menghalangi pengambil keputusan untuk mencapai lokasi optimal adalah…

  • A. ketersediaan tenaga kerja yang melimpah
  • B. kebijakan pemerintah yang stabil
  • C. harga tanah yang selalu rendah
  • D. informasi yang tidak sempurna dan biaya pencarian
Jawaban: D
Informasi tidak sempurna dan biaya untuk mencari informasi menjadi hambatan dalam mencapai lokasi optimal menurut teori behaviour.
24.

Pendekatan behaviour dalam teori lokasi lebih sering menggunakan analisis…

  • A. deskriptif dan kualitatif
  • B. kuantitatif murni
  • C. ekonometrika
  • D. input-output
Jawaban: A
Teori behaviour lebih sering menggunakan pendekatan deskriptif dan kualitatif karena berkaitan dengan perilaku individu yang kompleks.
25.

Dalam teori behaviour, 'bounded rationality' berarti…

  • A. rasionalitas tanpa batas seperti diasumsikan teori neoklasik
  • B. rasionalitas yang hanya berlaku pada sektor publik
  • C. rasionalitas yang dibatasi oleh informasi dan kemampuan kognitif
  • D. rasionalitas yang didasarkan pada emosi semata
Jawaban: C
Bounded rationality adalah konsep bahwa pengambil keputusan memiliki batasan dalam informasi dan kemampuan memproses, sehingga tidak selalu rasional sempurna.
26.

Teori ketergantungan lokasi menekankan bahwa lokasi suatu kegiatan ekonomi sangat dipengaruhi oleh…

  • A. lokasi kegiatan ekonomi lainnya dan interaksi antar ruang
  • B. kebijakan pemerintah pusat
  • C. iklim dan kondisi geografis semata
  • D. sejarah kolonial
Jawaban: A
Teori ketergantungan lokasi menekankan keterkaitan antar lokasi di mana satu kegiatan memengaruhi kegiatan lainnya dalam ruang.
27.

Konsep keseimbangan ruang dalam teori lokasi menyatakan bahwa…

  • A. terdapat kecenderungan pergerakan sumber daya untuk mencapai keseimbangan antar wilayah
  • B. semua wilayah memiliki tingkat pembangunan yang sama
  • C. tidak ada interaksi antar wilayah
  • D. pemerintah harus campur tangan penuh
Jawaban: A
Keseimbangan ruang mengacu pada mekanisme pasar yang mendorong pergerakan faktor produksi untuk mencapai keseimbangan spasial.
28.

Faktor yang memperkuat ketergantungan lokasi antar wilayah adalah…

  • A. isolasi geografis
  • B. arus barang, jasa, dan informasi yang intensif
  • C. kebijakan proteksi perdagangan
  • D. sentralisasi pemerintahan
Jawaban: B
Arus barang, jasa, dan informasi yang intensif menciptakan saling ketergantungan lokasi antar wilayah.
29.

Dalam teori ketergantungan lokasi, konsep 'core-periphery' menggambarkan…

  • A. hubungan setara antar wilayah
  • B. tidak ada perbedaan kekuasaan
  • C. kemandirian wilayah pinggiran
  • D. dominasi wilayah pusat atas wilayah pinggiran
Jawaban: D
Konsep core-periphery menunjukkan wilayah pusat lebih dominan dan memengaruhi perkembangan wilayah pinggiran.
30.

Salah satu sumber pertumbuhan penduduk suatu wilayah adalah…

  • A. ekspor barang
  • B. migrasi
  • C. peningkatan investasi
  • D. kebijakan moneter
Jawaban: B
Migrasi merupakan salah satu sumber pertumbuhan penduduk selain kelahiran dan kematian.
31.

Komponen utama pertumbuhan penduduk alami meliputi…

  • A. kelahiran dan kematian
  • B. migrasi masuk dan keluar
  • C. urbanisasi dan ruralisasi
  • D. tenaga kerja dan pengangguran
Jawaban: A
Pertumbuhan penduduk alami dihitung dari selisih kelahiran dan kematian.
32.

Migrasi neto suatu wilayah dihitung sebagai…

  • A. jumlah kelahiran dikurangi kematian
  • B. jumlah tenaga kerja dikurangi pengangguran
  • C. jumlah penduduk awal dikurangi penduduk akhir
  • D. jumlah migran masuk dikurangi migran keluar
Jawaban: D
Migrasi neto adalah selisih antara jumlah migran yang masuk dan yang keluar dari suatu wilayah.
33.

Faktor yang memengaruhi tingkat kelahiran suatu wilayah antara lain…

  • A. jumlah ekspor barang
  • B. tingkat pendidikan dan kesadaran keluarga berencana
  • C. kebijakan tarif impor
  • D. pembangunan infrastruktur
Jawaban: B
Tingkat pendidikan dan program keluarga berencana sangat memengaruhi angka kelahiran di suatu wilayah.
34.

Data sensus penduduk sangat berguna untuk mengetahui…

  • A. struktur umur dan jenis kelamin penduduk
  • B. arus perdagangan antar wilayah
  • C. produktivitas sektor pertanian
  • D. tingkat inflasi regional
Jawaban: A
Sensus penduduk memberikan data tentang struktur demografi seperti umur dan jenis kelamin.
35.

Komponen pertumbuhan penduduk suatu wilayah yang mencakup jumlah kelahiran dan kematian disebut sebagai pertumbuhan…

  • A. total
  • B. sosial
  • C. migrasi
  • D. alami
Jawaban: D
Pertumbuhan alami penduduk dihitung dari selisih antara jumlah kelahiran dan kematian di suatu wilayah.
36.

Dalam model kohort untuk proyeksi penduduk, kelompok umur yang digunakan biasanya memiliki interval…

  • A. 10 tahun
  • B. 5 tahun
  • C. 1 tahun
  • D. 15 tahun
Jawaban: B
Model kohort umumnya menggunakan interval umur 5 tahunan untuk memudahkan perhitungan angka kelahiran, kematian, dan migrasi.
37.

Rumus dasar yang digunakan dalam model kohort untuk memproyeksikan jumlah penduduk usia tertentu adalah dengan mengalikan jumlah penduduk awal dengan…

  • A. angka kelangsungan hidup
  • B. angka kelahiran kasar
  • C. angka migrasi neto
  • D. angka kematian kasar
Jawaban: A
Proyeksi penduduk model kohort menggunakan angka kelangsungan hidup (survival rate) untuk memperkirakan jumlah penduduk yang bertahan hidup hingga usia berikutnya.
38.

Faktor yang paling berpengaruh terhadap perubahan struktur umur penduduk dalam proyeksi model kohort adalah…

  • A. tingkat kelahiran
  • B. semua benar
  • C. migrasi
  • D. tingkat kematian
Jawaban: B
Ketiga faktor yaitu tingkat kelahiran, tingkat kematian, dan migrasi secara bersama-sama mempengaruhi perubahan struktur umur penduduk dalam model kohort.
39.

Data yang sangat diperlukan dalam menghitung proyeksi penduduk model kohort adalah…

  • A. jumlah sekolah
  • B. jumlah rumah tangga
  • C. luas wilayah
  • D. jumlah penduduk per kelompok umur dan jenis kelamin
Jawaban: D
Model kohort membutuhkan data penduduk yang dirinci menurut kelompok umur dan jenis kelamin sebagai dasar proyeksi.
40.

Jika suatu wilayah memiliki angka kelahiran tinggi dan angka kematian rendah, maka proyeksi penduduk akan menunjukkan…

  • A. pertumbuhan penduduk yang cepat
  • B. pertumbuhan penduduk yang lambat
  • C. penurunan jumlah penduduk
  • D. stagnasi penduduk
Jawaban: A
Angka kelahiran tinggi dan kematian rendah menyebabkan pertumbuhan penduduk alami yang positif dan cepat.
41.

Model multi-region dalam proyeksi penduduk membedakan proyeksi berdasarkan…

  • A. hanya satu wilayah
  • B. wilayah dan arus migrasi antar wilayah
  • C. kelompok umur saja
  • D. jenis kelamin saja
Jawaban: B
Model multi-region memperhitungkan migrasi antar wilayah sehingga proyeksi penduduk dilakukan secara simultan untuk beberapa wilayah.
42.

Pada model multi-region, matriks yang digunakan untuk menghubungkan perpindahan penduduk antar wilayah disebut…

  • A. matriks kohort
  • B. matriks input-output
  • C. matriks migrasi
  • D. matriks sosial
Jawaban: C
Matriks migrasi mencatat arus perpindahan penduduk dari satu wilayah ke wilayah lain yang menjadi dasar perhitungan model multi-region.
43.

Keunggulan utama model multi-region dibandingkan model kohort sederhana adalah kemampuannya dalam menangani…

  • A. kematian
  • B. kelahiran
  • C. migrasi antar wilayah secara eksplisit
  • D. struktur umur
Jawaban: C
Model multi-region secara eksplisit memasukkan arus migrasi antar wilayah sehingga proyeksi lebih akurat untuk sistem wilayah yang saling terhubung.
44.

Dalam model multi-region, jika migrasi neto antar wilayah positif, maka wilayah tersebut mengalami…

  • A. pertambahan penduduk dari migrasi
  • B. pengurangan penduduk dari migrasi
  • C. tidak ada perubahan
  • D. penurunan kelahiran
Jawaban: A
Migrasi neto positif menunjukkan lebih banyak penduduk yang masuk ke wilayah tersebut dibandingkan yang keluar, sehingga menambah jumlah penduduk.
45.

Data dasar yang dibutuhkan untuk proyeksi multi-region selain data penduduk per kelompok umur adalah…

  • A. data topografi
  • B. data curah hujan
  • C. data arus migrasi antar wilayah
  • D. data sumber daya alam
Jawaban: C
Model multi-region memerlukan data arus migrasi antar wilayah untuk menyusun matriks migrasi yang digunakan dalam proyeksi.
46.

Teori pertumbuhan wilayah yang menekankan peran ekspor sebagai motor penggerak ekonomi daerah disebut…

  • A. teori ketergantungan
  • B. teori polarisasi
  • C. teori neo-klasik
  • D. teori basis ekspor
Jawaban: D
Teori basis ekspor menyatakan bahwa pertumbuhan wilayah didorong oleh sektor ekspor yang menjual barang ke luar wilayah.
47.

Menurut teori pertumbuhan neo-klasik, perbedaan tingkat pertumbuhan antar wilayah akan hilang karena…

  • A. keunggulan komparatif
  • B. kebijakan pemerintah
  • C. perbedaan teknologi
  • D. mobilitas faktor produksi
Jawaban: D
Teori neo-klasik berpendapat bahwa mobilitas tenaga kerja dan modal akan menyamakan tingkat pertumbuhan antar wilayah dalam jangka panjang.
48.

Konsep trickle-down effect dalam teori pertumbuhan wilayah menyatakan bahwa…

  • A. pertumbuhan wilayah maju akan merembet ke wilayah tertinggal
  • B. wilayah miskin akan semakin tertinggal
  • C. pemerataan terjadi secara otomatis
  • D. investasi hanya terkonsentrasi
Jawaban: A
Trickle-down effect adalah gagasan bahwa manfaat pertumbuhan di wilayah maju akan menyebar ke wilayah sekitarnya melalui efek menetes ke bawah.
49.

Teori polarisasi menyatakan bahwa pertumbuhan cenderung terkonsentrasi di…

  • A. daerah pedesaan
  • B. pusat-pusat pertumbuhan
  • C. wilayah perbatasan
  • D. kawasan lindung
Jawaban: B
Teori polarisasi (misalnya Myrdal) menyatakan bahwa kegiatan ekonomi cenderung berkumpul di pusat-pusat pertumbuhan yang memiliki aglomerasi.
50.

Dua faktor utama yang mempengaruhi skala ekonomi dalam suatu wilayah adalah…

  • A. spesialisasi dan efisiensi produksi
  • B. tingkat pendidikan dan kesehatan
  • C. sumber daya alam dan iklim
  • D. budaya dan tradisi
Jawaban: A
Skala ekonomi terjadi karena spesialisasi yang meningkatkan efisiensi produksi dan menurunkan biaya rata-rata per unit output di suatu wilayah.
51.

Masalah distribusi spasial yang sering muncul akibat aglomerasi adalah…

  • A. pemerataan pembangunan
  • B. peningkatan pendapatan
  • C. kesenjangan antar wilayah
  • D. pengurangan kemiskinan
Jawaban: C
Aglomerasi menyebabkan konsentrasi kegiatan ekonomi di satu wilayah, sehingga menimbulkan kesenjangan ekonomi dan pembangunan antar wilayah lainnya.
52.

Distribusi spasial dalam suatu wilayah seringkali tidak merata. Faktor utama yang menyebabkan ketidakmerataan distribusi spasial adalah…

  • A. kesamaan sumber daya alam antar wilayah
  • B. perbedaan aksesibilitas dan infrastruktur
  • C. homogenitas budaya masyarakat
  • D. keseragaman kebijakan pemerintah daerah
Jawaban: B
Perbedaan aksesibilitas dan infrastruktur menyebabkan sumber daya dan kegiatan ekonomi terkonsentrasi di daerah tertentu sehingga distribusi spasial tidak merata.
53.

Skala ekonomi terjadi ketika peningkatan jumlah produksi menyebabkan penurunan biaya rata-rata. Dalam konteks wilayah, skala ekonomi sering terkait dengan…

  • A. penurunan jumlah tenaga kerja
  • B. peningkatan biaya transportasi
  • C. pembatasan impor barang
  • D. konsentrasi industri pada suatu lokasi
Jawaban: D
Konsentrasi industri memungkinkan pembagian kerja dan efisiensi produksi sehingga biaya rata-rata menurun, hal ini merupakan ciri skala ekonomi dalam wilayah.
54.

Aglomerasi ekonomi merujuk pada fenomena pemusatan kegiatan ekonomi di suatu lokasi. Dampak positif dari aglomerasi adalah…

  • A. meningkatnya kemacetan lalu lintas
  • B. terjadinya efisiensi melalui berbagi infrastruktur
  • C. semakin besarnya kesenjangan antar wilayah
  • D. meningkatnya polusi udara
Jawaban: B
Aglomerasi memungkinkan berbagi infrastruktur seperti jalan dan listrik sehingga biaya per unit lebih rendah dan efisiensi meningkat.
55.

Salah satu masalah yang timbul akibat distribusi spasial yang timpang adalah…

  • A. pemerataan pendapatan antar wilayah
  • B. berkurangnya mobilitas penduduk
  • C. stabilnya harga properti di seluruh wilayah
  • D. meningkatnya urbanisasi ke pusat pertumbuhan
Jawaban: D
Ketimpangan distribusi spasial mendorong penduduk pindah ke daerah dengan konsentrasi ekonomi tinggi sehingga urbanisasi meningkat.
56.

Dalam model input-output wilayah, permintaan akhir terdiri dari…

  • A. konsumsi rumah tangga, investasi, pengeluaran pemerintah, dan ekspor
  • B. hanya konsumsi rumah tangga
  • C. hanya investasi dan ekspor
  • D. konsumsi rumah tangga dan impor
Jawaban: A
Permintaan akhir dalam model input-output mencakup konsumsi rumah tangga, investasi, pengeluaran pemerintah, dan ekspor yang mendorong produksi sektoral.
57.

Matriks koefisien teknis dalam model input-output menunjukkan…

  • A. jumlah tenaga kerja per unit output
  • B. nilai tambah bruto setiap sektor
  • C. total output setiap sektor
  • D. input yang diperlukan dari setiap sektor untuk menghasilkan satu unit output sektor tertentu
Jawaban: D
Koefisien teknis (aij) menggambarkan nilai input sektor i yang dibutuhkan untuk memproduksi satu unit output sektor j.
58.

Jika suatu sektor meningkatkan ekspornya, efek domino terhadap sektor lain dapat dianalisis menggunakan…

  • A. teori lokasi neoklasik
  • B. model input-output
  • C. model pertumbuhan neoklasik
  • D. teori aglomerasi
Jawaban: B
Model input-output mampu melacak keterkaitan antar sektor sehingga dampak perubahan ekspor terhadap seluruh sektor dapat diestimasi.
59.

Dalam tabel input-output, nilai tambah bruto suatu sektor dihitung sebagai…

  • A. total input antara ditambah impor
  • B. total output dikurangi ekspor
  • C. total output dikurangi total input antara
  • D. total permintaan akhir dikurangi konsumsi
Jawaban: C
Nilai tambah bruto adalah selisih antara total output sektor dengan input antara yang digunakan dari sektor lain.
60.

Multiplier output dalam model input-output mengukur…

  • A. perubahan total output wilayah akibat perubahan satu unit permintaan akhir
  • B. perubahan jumlah tenaga kerja
  • C. perubahan harga faktor produksi
  • D. perubahan impor karena ekspor
Jawaban: A
Multiplier output menunjukkan seberapa besar total output wilayah bertambah ketika permintaan akhir berubah satu unit.
61.

Social Accounting Matrix (SAM) berbeda dari tabel input-output karena SAM juga mencakup…

  • A. arus barang antar sektor
  • B. hanya sektor produksi
  • C. distribusi pendapatan antara institusi seperti rumah tangga dan pemerintah
  • D. hubungan perdagangan internasional
Jawaban: C
SAM memperluas analisis input-output dengan memasukkan arus pendapatan dan pengeluaran antar institusi sosial ekonomi.
62.

Dalam SAM, akun institu si meliputi…

  • A. rumah tangga, perusahaan, dan pemerintah
  • B. tenaga kerja dan modal
  • C. sektor pertanian dan industri
  • D. ekspor dan impor
Jawaban: A
SAM mencatat transaksi antar institusi seperti rumah tangga, perusahaan, dan pemerintah dalam perekonomian suatu wilayah.
63.

Salah satu kegunaan utama Social Accounting Matrix adalah untuk…

  • A. menganalisis dampak kebijakan terhadap distribusi pendapatan
  • B. memprediksi cuaca
  • C. menghitung inflasi nasional
  • D. mengukur tingkat pengangguran
Jawaban: A
SAM memungkinkan analisis bagaimana perubahan kebijakan fiskal atau sektoral berdampak pada distribusi pendapatan antar kelompok.
64.

Dalam SAM, keseimbangan dicapai ketika…

  • A. total output sama dengan total input
  • B. tabungan sama dengan investasi
  • C. ekspor lebih besar dari impor
  • D. total pendapatan setiap akun sama dengan total pengeluaran akun tersebut
Jawaban: D
Setiap akun dalam SAM harus memenuhi prinsip bahwa total pendapatan yang diterima sama dengan total pengeluaran yang dilakukan.
65.

Multiplier SAM lebih komprehensif daripada multiplier input-output karena…

  • A. hanya menghitung efek langsung
  • B. tidak memerlukan data statistik
  • C. memasukkan efek distribusi pendapatan dan pengeluaran antar institusi
  • D. hanya berlaku untuk negara maju
Jawaban: C
Multiplier SAM menangkap dampak tidak langsung melalui perubahan pendapatan dan pengeluaran rumah tangga, perusahaan, dan pemerintah.
66.

Langkah pertama dalam prosedur menyusun perencanaan regional adalah…

  • A. implementasi program
  • B. identifikasi masalah dan perumusan tujuan
  • C. evaluasi hasil
  • D. pemilihan proyek
Jawaban: B
Perencanaan regional dimulai dengan mengidentifikasi permasalahan yang ada kemudian merumuskan tujuan yang ingin dicapai.
67.

Proses perencanaan regional yang partisipatif melibatkan…

  • A. hanya pemerintah pusat
  • B. hanya investor asing
  • C. pemerintah daerah, swasta, dan masyarakat
  • D. lembaga internasional saja
Jawaban: C
Partisipasi semua pemangku kepentingan termasuk pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat penting untuk keberhasilan perencanaan regional.
68.

Koordinasi lintas sektoral dalam perencanaan regional bertujuan untuk…

  • A. menghindari tumpang tindih program dan mengoptimalkan sumber daya
  • B. mempercepat pembangunan hanya pada satu sektor
  • C. mengurangi peran pemerintah daerah
  • D. memusatkan perencanaan di tingkat nasional
Jawaban: A
Koordinasi lintas sektoral memastikan program antar sektor saling mendukung dan tidak tumpang tindih sehingga sumber daya digunakan efisien.
69.

Langkah pertama dalam prosedur menyusun perencanaan regional adalah …

  • A. Menyusun visi dan misi
  • B. Melakukan identifikasi masalah dan potensi wilayah
  • C. Merumuskan tujuan dan sasaran
  • D. Menentukan indikator keberhasilan
Jawaban: B
Identifikasi masalah dan potensi wilayah merupakan langkah awal untuk memahami kondisi wilayah sebelum merumuskan visi, misi, tujuan, dan sasaran.
70.

Dalam proses perencanaan regional, setelah tujuan dan sasaran ditetapkan, langkah selanjutnya adalah …

  • A. Mengidentifikasi alternatif kebijakan
  • B. Melakukan evaluasi hasil
  • C. Menyusun rencana tindak
  • D. Membentuk tim perencana
Jawaban: A
Identifikasi alternatif kebijakan dilakukan untuk menentukan cara mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.
71.

Koordinator lintas sektoral dalam perencanaan wilayah bertujuan untuk …

  • A. Menghindari tumpang tindih dan disharmoni kebijakan
  • B. Memperkuat wewenang masing-masing sektor
  • C. Mempercepat proses perencanaan tanpa partisipasi
  • D. Mengutamakan kepentingan sektor tertentu
Jawaban: A
Koordinasi lintas sektoral diperlukan untuk menyelaraskan kebijakan antar sektor sehingga tidak terjadi tumpang tindih dan disharmoni.
72.

Salah satu prinsip utama dalam koordinasi lintas sektoral adalah …

  • A. Sentralisasi keputusan
  • B. Komunikasi satu arah
  • C. Mengabaikan masukan dari daerah
  • D. Partisipasi aktif semua pihak terkait
Jawaban: D
Partisipasi aktif dari semua pemangku kepentingan memastikan koordinasi berjalan efektif dan menghasilkan keputusan yang komprehensif.
73.

Forum koordinasi lintas sektoral biasanya melibatkan perwakilan dari …

  • A. Hanya pemerintah pusat
  • B. Hanya sektor industri
  • C. Pemerintah pusat, daerah, dan sektor swasta
  • D. Lembaga internasional
Jawaban: C
Koordinasi lintas sektoral melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta untuk mencapai sinergi.
74.

Dampak positif dari koordinasi lintas sektoral terhadap pembangunan wilayah adalah …

  • A. Memperlambat pengambilan keputusan
  • B. Menambah birokrasi yang rumit
  • C. Meningkatkan efisiensi dan efektivitas program
  • D. Mengurangi akuntabilitas
Jawaban: C
Koordinasi yang baik mengurangi duplikasi program dan penggunaan sumber daya yang tidak efisien, sehingga meningkatkan efisiensi dan efektivitas.
75.

Tantangan utama dalam koordinasi lintas sektoral adalah …

  • A. Kejelasan tujuan bersama
  • B. Perbedaan kepentingan antara sektor
  • C. Ketersediaan dana yang mencukupi
  • D. Dukungan teknologi informasi
Jawaban: B
Setiap sektor memiliki prioritas dan kepentingan yang berbeda, sehingga menyelaraskannya menjadi tantangan dalam koordinasi.
76.

Analisis yang berorientasi geografis dalam perencanaan wilayah berfokus pada …

  • A. Aspek ekonomi makro
  • B. Kebijakan fiskal
  • C. Pola persebaran ruang dan interaksi spasial
  • D. Pengembangan sumber daya manusia
Jawaban: C
Analisis geografis menekankan pada aspek spasial seperti distribusi aktivitas, pola penggunaan lahan, dan interaksi antar wilayah.
77.

Sistem Informasi Geografis (SIG) sering digunakan dalam analisis perencanaan wilayah karena kemampuannya untuk …

  • A. Memvisualisasikan data spasial
  • B. Menghitung pendapatan nasional
  • C. Menyusun kebijakan moneter
  • D. Mengelola administrasi pemerintahan
Jawaban: A
SIG unggul dalam mengolah dan menampilkan data yang terkait dengan lokasi atau ruang, sehingga memudahkan analisis geografis.
78.

Peta tematik yang menunjukkan kepadatan penduduk per kecamatan termasuk ke dalam analisis yang berorientasi …

  • A. Tujuan
  • B. Geografis
  • C. Sektoral
  • D. Ekonomi
Jawaban: B
Peta tematik seperti kepadatan penduduk merupakan representasi data spasial yang menjadi ciri analisis berorientasi geografis.
79.

Analisis buffer dalam SIG digunakan untuk …

  • A. Menghitung jarak antar titik
  • B. Membuat jaringan jalan
  • C. Menentukan zona pengaruh di sekitar suatu objek
  • D. Mengelompokkan data berdasarkan kesamaan
Jawaban: C
Analisis buffer menciptakan zona pada jarak tertentu dari objek geografis untuk mengetahui area yang terpengaruh.
80.

Overlay peta untuk menentukan lokasi ideal pembangunan infrastruktur merupakan contoh analisis …

  • A. Berorientasi geografis
  • B. Berorientasi tujuan
  • C. Biaya manfaat
  • D. Kebijakan publik
Jawaban: A
Overlay menggabungkan berbagai data spasial untuk analisis lokasi, sesuai dengan pendekatan geografis.
81.

Analisis yang berorientasi tujuan dalam perencanaan wilayah lebih ditekankan pada …

  • A. Pemetaan sumber daya alam
  • B. Pola penggunaan lahan
  • C. Interaksi antar wilayah
  • D. Pencapaian sasaran pembangunan tertentu
Jawaban: D
Pendekatan berorientasi tujuan berfokus pada bagaimana mencapai sasaran yang telah ditetapkan dalam rencana pembangunan.
82.

Metode analisis biaya manfaat termasuk ke dalam analisis berorientasi tujuan karena …

  • A. Menentukan zona aglomerasi
  • B. Memetakan distribusi penduduk
  • C. Menganalisis arus transportasi
  • D. Mengukur efisiensi dari suatu proyek
Jawaban: D
Analisis biaya manfaat mengevaluasi kelayakan suatu proyek dengan membandingkan biaya dan manfaat, sejalan dengan pencapaian tujuan.
83.

Analisis SWOT sering digunakan dalam perencanaan wilayah berorientasi tujuan untuk …

  • A. Memetakan persebaran industri
  • B. Mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman
  • C. Menghitung proyeksi penduduk
  • D. Membuat peta topografi
Jawaban: B
SWOT membantu merumuskan strategi berdasarkan faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pencapaian tujuan.
84.

Indikator keberhasilan dalam analisis berorientasi tujuan harus bersifat …

  • A. Hanya bersifat kualitatif
  • B. Abstrak dan umum
  • C. Subjektif tanpa dasar data
  • D. Spesifik dan terukur
Jawaban: D
Indikator yang baik harus spesifik dan terukur agar dapat dievaluasi secara objektif apakah tujuan tercapai.
85.

Dalam konteks perencanaan wilayah, pemberdayaan masyarakat dianggap penting karena dapat meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan. Manakah dari berikut ini yang merupakan alasan utama mengapa pemberdayaan masyarakat menjadi krusial dalam perencanaan wilayah?

  • A. Meningkatkan efisiensi anggaran pembangunan
  • B. Memperkuat struktur birokrasi daerah
  • C. Mengurangi ketergantungan pada pemerintah pusat
  • D. Mempercepat industrialisasi wilayah
Jawaban: C
Pemberdayaan masyarakat mengurangi ketergantungan pada pemerintah pusat dengan mendorong kemandirian lokal dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.
86.

Partisipasi masyarakat dalam perencanaan wilayah dapat diwujudkan melalui berbagai mekanisme. Salah satu bentuk partisipasi yang paling efektif dalam pemberdayaan masyarakat adalah?

  • A. Menyusun rencana pembangunan secara individual
  • B. Mengikuti program pelatihan keterampilan
  • C. Menunggu instruksi dari pemerintah daerah
  • D. Terlibat dalam musyawarah perencanaan pembangunan
Jawaban: D
Musyawarah perencanaan pembangunan memungkinkan masyarakat berpartisipasi aktif dalam menentukan prioritas dan arah pembangunan wilayah.
87.

Pemberdayaan masyarakat dalam perencanaan wilayah bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola sumber daya lokal. Salah satu indikator keberhasilan pemberdayaan masyarakat adalah?

  • A. Meningkatnya jumlah investasi asing di wilayah
  • B. Berkurangnya jumlah penduduk miskin secara drastis
  • C. Meningkatnya kemampuan masyarakat dalam mengambil keputusan
  • D. Meningkatnya penerimaan pajak daerah
Jawaban: C
Kemampuan masyarakat dalam mengambil keputusan merupakan indikator pemberdayaan karena menunjukkan adanya kemandirian dan partisipasi aktif.
88.

Dalam konteks pemberdayaan masyarakat, peran perencana wilayah adalah sebagai fasilitator yang mendorong masyarakat untuk?

  • A. Mengikuti seluruh rencana yang telah ditetapkan pemerintah
  • B. Mengandalkan bantuan teknis dari pihak luar
  • C. Bersaing dengan wilayah lain dalam menarik investasi
  • D. Mengidentifikasi masalah dan potensi wilayah secara mandiri
Jawaban: D
Fasilitator mendorong masyarakat untuk mandiri mengidentifikasi masalah dan potensi, sehingga perencanaan lebih sesuai dengan kebutuhan lokal.
89.

Dalam strategi pemberdayaan masyarakat, pendekatan 'bottom-up' lebih diutamakan dibandingkan 'top-down' karena?

  • A. Lebih cepat dalam pelaksanaan program
  • B. Lebih murah dalam hal biaya administrasi
  • C. Lebih mudah dalam pengawasan oleh pemerintah pusat
  • D. Lebih sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat setempat
Jawaban: D
Pendekatan bottom-up memungkinkan perencanaan yang responsif terhadap kebutuhan lokal, sehingga lebih efektif dalam pemberdayaan.
90.

Salah satu strategi pemberdayaan masyarakat adalah melalui pengembangan kapasitas. Kegiatan yang termasuk dalam pengembangan kapasitas adalah?

  • A. Pemberian bantuan langsung tunai
  • B. Pelatihan keterampilan dan manajemen organisasi
  • C. Pembangunan infrastruktur fisik
  • D. Penyediaan pinjaman modal usaha
Jawaban: B
Pelatihan keterampilan dan manajemen organisasi meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola sumber daya dan berpartisipasi dalam pembangunan.
91.

Dalam perencanaan wilayah, strategi pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan memerlukan adanya kemitraan antara pemerintah, swasta, dan masyarakat. Manfaat utama dari kemitraan ini adalah?

  • A. Mengoptimalkan sumber daya dan memperkuat sinergi
  • B. Mempercepat proses pengambilan keputusan
  • C. Mengurangi peran masyarakat dalam perencanaan
  • D. Memusatkan wewenang pada pemerintah daerah
Jawaban: A
Kemitraan mengoptimalkan sumber daya dan memperkuat sinergi, sehingga pemberdayaan masyarakat lebih efektif dan berkelanjutan.
92.

Salah satu tantangan dalam strategi pemberdayaan masyarakat adalah resistensi terhadap perubahan. Cara mengatasi resistensi ini adalah dengan?

  • A. Memaksakan program dari atas
  • B. Melakukan sosialisasi dan dialog partisipatif
  • C. Memberikan sanksi bagi yang menolak
  • D. Menghentikan program pemberdayaan
Jawaban: B
Sosialisasi dan dialog partisipatif membantu masyarakat memahami manfaat perubahan, sehingga resistensi dapat dikurangi.
93.

Permasalahan utama dalam perencanaan wilayah yang sering muncul adalah ketimpangan pembangunan antar daerah. Salah satu penyebab ketimpangan ini adalah?

  • A. Konsentrasi investasi di wilayah tertentu
  • B. Keseragaman potensi sumber daya alam
  • C. Pemerataan infrastruktur yang baik
  • D. Kebijakan desentralisasi yang sempurna
Jawaban: A
Konsentrasi investasi di wilayah tertentu menyebabkan ketimpangan karena daerah lain tidak mendapatkan manfaat pembangunan yang sama.
94.

Dalam perencanaan wilayah, konflik kepentingan antara pemerintah pusat dan daerah sering terjadi. Sumber utama konflik ini adalah?

  • A. Koordinasi yang baik antar sektor
  • B. Ketersediaan sumber daya yang melimpah
  • C. Kesamaan prioritas pembangunan
  • D. Perbedaan tujuan pembangunan nasional dan lokal
Jawaban: D
Perbedaan tujuan antara pembangunan nasional dan lokal sering menimbulkan konflik karena prioritas yang tidak selaras.
95.

Permasalahan lingkungan dalam perencanaan wilayah, seperti degradasi lahan, sering disebabkan oleh?

  • A. Penerapan teknologi ramah lingkungan
  • B. Eksploitasi sumber daya yang tidak terkendali
  • C. Partisipasi masyarakat dalam konservasi
  • D. Kebijakan tata ruang yang ketat
Jawaban: B
Eksploitasi sumber daya yang tidak terkendali menyebabkan degradasi lahan karena tidak diimbangi dengan upaya pelestarian.
96.

Salah satu permasalahan dalam perencanaan wilayah adalah rendahnya kualitas sumber daya manusia. Dampak dari masalah ini terhadap pembangunan wilayah adalah?

  • A. Meningkatnya produktivitas sektor industri
  • B. Terhambatnya inovasi dan adopsi teknologi
  • C. Meningkatnya investasi asing langsung
  • D. Mempercepat pembangunan infrastruktur
Jawaban: B
Rendahnya kualitas SDM menghambat inovasi dan adopsi teknologi, sehingga pembangunan wilayah menjadi lambat.
97.

Sebuah wilayah mengalami penurunan ekonomi akibat stagnasi sektor industri. Dalam prosedur perencanaan wilayah, langkah pertama yang harus dilakukan adalah?

  • A. Menyusun rencana tata ruang baru
  • B. Mengalokasikan anggaran untuk subsidi
  • C. Melakukan analisis situasi dan identifikasi masalah
  • D. Membangun infrastruktur transportasi
Jawaban: C
Analisis situasi dan identifikasi masalah merupakan langkah awal dalam perencanaan untuk memahami akar permasalahan sebelum merumuskan solusi.
98.

Dalam contoh kasus perencanaan wilayah, solusi untuk mengatasi ketimpangan antar daerah adalah dengan menerapkan strategi?

  • A. Pengembangan pusat-pusat pertumbuhan baru
  • B. Pembangunan terpusat di ibu kota
  • C. Mengurangi anggaran daerah tertinggal
  • D. Memusatkan investasi pada sektor primer
Jawaban: A
Pengembangan pusat-pusat pertumbuhan baru dapat mendorong pemerataan pembangunan dan mengurangi ketimpangan antar daerah.
99.

Dalam proses perencanaan wilayah, koordinasi lintas sektoral diperlukan untuk menghindari tumpang tindih program. Contoh konkret koordinasi ini adalah?

  • A. Setiap sektor menyusun rencana sendiri tanpa konsultasi
  • B. Penyerahan wewenang sepenuhnya pada pemerintah pusat
  • C. Pembentukan forum komunikasi antar dinas terkait
  • D. Penggunaan dana desa untuk semua sektor
Jawaban: C
Forum komunikasi antar dinas memungkinkan sinkronisasi program dan menghindari duplikasi serta tumpang tindih.
100.

Sebuah wilayah pesisir menghadapi masalah abrasi. Solusi komprehensif yang sesuai dengan prosedur perencanaan wilayah adalah?

  • A. Menyusun rencana pengelolaan wilayah pesisir terpadu melibatkan masyarakat
  • B. Membangun tembok laut tanpa kajian dampak
  • C. Merelokasi seluruh penduduk ke daerah lain
  • D. Menghentikan semua aktivitas di pesisir
Jawaban: A
Rencana pengelolaan terpadu yang melibatkan masyarakat merupakan solusi komprehensif karena mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi secara berkelanjutan.

Coba cek lagi jawabanmu untuk soal yang pakai model proyeksi cohort dan multi-region di Modul 3 , dua metode itu sering bikin pusing karena beda asumsi distribusi spasialnya. Kalau sudah paham perbedaan itu, soal input-output dan SAM di Modul 5 jadi lebih mudah dilacak alur antar sektornya. Polanya selalu gitu. Ada banyak kumpulan soal UAS UT lain yang bisa kamu pakai buat bandingin tipe soal dari modul lain.

Yang paling sering jadi jebakan di ujian PWKL4309 Perencanaan Wilayah adalah bagian koordinasi lintas sektoral di Modul 6. Soal UAS UT biasanya nguji apakah kamu bisa bedain mana analisis berorientasi geografis dan mana yang berorientasi tujuan. Kalau udah hafal prosedur perencanaan regional, sisanya tinggal ngerangka studi kasus di Modul 9 , belajar dari pola jawaban itu jauh lebih efektif daripada hafal teori doang.

Bagikan

error: Content is protected !!