Aplikasi Gratis

Soalut.com

v1.3.0

Install sekali, akses kapan saja tanpa browser

Ribuan soal & modul lengkap di aplikasi

GET IT ON Google Play

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir! 💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung
Rp
Rp
Rp
Rp
Selalu Gratis
Ribuan soal UT gratis,
karena kamu peduli
Ikut Dukung Sekarang

Soal UAS UT PWKL4404 Analisis Mengenai Dampak Lingkungan dan Kunci Jawaban

Aplikasi Gratis

Soalut.com
★★★★★ 5.0
Gratis
GET IT ON Google Play
Soal UT PWKL4404 Analisis Mengenai Dampak Lingkungan
Soal UT PWKL4404 Analisis Mengenai Dampak Lingkungan

Biasa pulang malam, buka modul PWKL4404 Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Analisis Mengedap Dampak Lingkungan, malah deg-degan sendiri. Apalagi pas nemu bahasan Modul 5 soal langkah-langkah AMDAL dan Modul 9 tentang dokumen ANDAL, rasanya pusing banget. Itu dua topik yang sering bikin greget. Kumpulan soal UT di halaman ini aku susun persis kayak yang sering bikin mahasiswa UT mikir keras.

Modul 1 tentang lingkungan hidup dan Modul 5 soal prosedur AMDAL jadi favorit dosen untuk diujikan. Bukan karena isinya rumit, tapi detail prosedurnya panjang dan gampang lupa. Bayangin harus hafal alur penyusunan KA-ANDAL sampai RKL-RPL. Soal UT Perencanaan Wilayah dan Kota ini bisa jadi teman latihan biar nggak kaget pas ujian.

Soal UAS UT di bawah ini mencakup inti dari setiap KB, mulai dari rona lingkungan sampai metode evaluasi dampak. Setiap nomor telah dilengkapi kunci jawaban dan pembahasan biar kamu paham kenapa jawabannya begitu. Bank soal UAS UT yang kami sediakan cocok buat latihan langsung tanpa mikir panjang.

Soal UT PWKL4404 Analisis Mengenai Dampak Lingkungan

1.

Lingkungan hidup menurut definisi umum terdiri dari unsur biotik dan abiotik. Manakah dari berikut ini yang termasuk unsur abiotik?

  • A. Tanah
  • B. Hewan
  • C. Tumbuhan
  • D. Manusia
Jawaban: A
Unsur abiotik adalah komponen tak hidup seperti tanah, air, dan udara. Tumbuhan, hewan, dan manusia termasuk biotik.
2.

Fungsi lingkungan hidup yang mendukung kehidupan manusia secara langsung, seperti penyediaan oksigen dan air bersih, termasuk dalam kategori fungsi?

  • A. Fungsi habitat
  • B. Fungsi penyedia jasa
  • C. Fungsi produksi
  • D. Fungsi informasi
Jawaban: B
Fungsi lingkungan sebagai penyedia jasa mencakup penyediaan kebutuhan dasar seperti oksigen dan air bersih.
3.

Sumber daya alam yang dapat diperbarui ditandai dengan kemampuannya untuk pulih secara alami. Contoh sumber daya alam yang dapat diperbarui adalah?

  • A. Minyak bumi
  • B. Gas alam
  • C. Batubara
  • D. Hutan
Jawaban: D
Hutan merupakan sumber daya alam yang dapat diperbarui karena dapat tumbuh kembali secara alami, berbeda dengan minyak bumi, gas alam, dan batubara yang tidak dapat diperbarui.
4.

Pencemaran lingkungan dapat disebabkan oleh aktivitas manusia. Salah satu jenis pencemaran adalah pencemaran udara yang ditandai dengan?

  • A. Adanya polutan seperti karbon monoksida
  • B. Penurunan kualitas tanah
  • C. Meningkatnya populasi ikan
  • D. Perubahan suhu air
Jawaban: A
Pencemaran udara terjadi akibat masuknya polutan seperti karbon monoksida ke atmosfer, yang dapat membahayakan kesehatan.
5.

Konservasi lingkungan bertujuan untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Prinsip utama dalam konservasi adalah?

  • A. Memanfaatkan sumber daya secara berlebihan
  • B. Meningkatkan polusi industri
  • C. Melestarikan keanekaragaman hayati
  • D. Mengabaikan daur ulang
Jawaban: C
Konservasi bertujuan melestarikan keanekaragaman hayati dan menjaga keseimbangan ekosistem agar tetap berkelanjutan.
6.

Pembangunan sering diartikan sebagai proses perubahan menuju perbaikan. Menurut konsep modern, pembangunan harus memperhatikan?

  • A. Hanya pertumbuhan ekonomi
  • B. Aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan
  • C. Keuntungan jangka pendek
  • D. Eksploitasi sumber daya alam
Jawaban: B
Pembangunan modern menekankan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keadilan sosial, dan kelestarian lingkungan.
7.

Pembangunan berwawasan lingkungan dikenal dengan istilah pembangunan berkelanjutan. Ciri utama pembangunan berkelanjutan adalah?

  • A. Mengabaikan generasi mendatang
  • B. Fokus pada industrialisasi besar-besaran
  • C. Memenuhi kebutuhan sekarang tanpa mengorbankan masa depan
  • D. Mengutamakan ekspor sumber daya
Jawaban: C
Pembangunan berkelanjutan bertujuan memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengurangi kemampuan generasi mendatang memenuhi kebutuhannya.
8.

Indikator keberhasilan pembangunan tidak hanya dilihat dari pendapatan per kapita, tetapi juga dari?

  • A. Tingkat polusi
  • B. Indeks Pembangunan Manusia
  • C. Jumlah ekspor
  • D. Luas lahan pertanian
Jawaban: B
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengukur aspek pendidikan, kesehatan, dan standar hidup sebagai indikator kesejahteraan.
9.

Dampak negatif pembangunan yang tidak terkendali terhadap lingkungan adalah?

  • A. Peningkatan keanekaragaman hayati
  • B. Konservasi sumber daya
  • C. Perbaikan kualitas udara
  • D. Pencemaran dan kerusakan ekosistem
Jawaban: D
Pembangunan tanpa perencanaan lingkungan sering menyebabkan pencemaran dan kerusakan ekosistem.
10.

Pembangunan yang hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi tanpa mempertimbangkan lingkungan disebut dengan?

  • A. Pembangunan berkelanjutan
  • B. Pembangunan partisipatif
  • C. Pembangunan hijau
  • D. Pembangunan konvensional
Jawaban: D
Pembangunan konvensional cenderung mengabaikan aspek lingkungan dan hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi jangka pendek.
11.

Tujuan utama pengelolaan lingkungan hidup adalah?

  • A. Meningkatkan pencemaran
  • B. Mengabaikan peraturan lingkungan
  • C. Mencapai keseimbangan antara pemanfaatan dan pelestarian
  • D. Mengeksploitasi sumber daya maksimal
Jawaban: C
Pengelolaan lingkungan bertujuan menyeimbangkan pemanfaatan sumber daya dengan upaya pelestarian untuk keberlanjutan.
12.

Prinsip pencegahan dalam pengelolaan lingkungan hidup menekankan bahwa?

  • A. Tindakan pencegahan lebih baik daripada pemulihan
  • B. Dampak lingkungan tidak perlu diperkirakan
  • C. Pemulihan lingkungan lebih murah
  • D. Pencemaran diabaikan
Jawaban: A
Prinsip pencegahan menekankan bahwa mencegah dampak negatif lebih efektif dan lebih murah dibandingkan memperbaiki kerusakan.
13.

Instrumen pengelolaan lingkungan hidup yang bersifat preventif adalah?

  • A. Denda pencemaran
  • B. AMDAL
  • C. Sanksi pidana
  • D. Pembersihan limbah
Jawaban: B
AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) merupakan instrumen preventif untuk menilai dampak sebelum kegiatan dilaksanakan.
14.

Salah satu asas pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia adalah asas?

  • A. Tanggung jawab negara
  • B. Eksploitasi
  • C. Individualisme
  • D. Kapitalisme
Jawaban: A
Asas tanggung jawab negara berarti negara bertanggung jawab atas perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
15.

Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup sangat penting karena?

  • A. Hanya pemerintah yang berperan
  • B. Masyarakat dapat mengabaikan aturan
  • C. Tidak memerlukan dukungan publik
  • D. Masyarakat sebagai pelaku dan penerima dampak
Jawaban: D
Partisipasi masyarakat diperlukan karena mereka terlibat langsung dan merasakan dampak pengelolaan lingkungan.
16.

Konsep pembangunan berkelanjutan menekankan pada tiga pilar utama, yaitu?

  • A. Ekonomi, sosial, dan lingkungan
  • B. Politik, budaya, dan militer
  • C. Teknologi, industri, dan perdagangan
  • D. Pendidikan, kesehatan, dan pariwisata
Jawaban: A
Tiga pilar pembangunan berkelanjutan adalah ekonomi berkelanjutan, sosial berkelanjutan, dan lingkungan berkelanjutan.
17.

Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) mencakup 17 tujuan global. Salah satu tujuannya adalah?

  • A. Meningkatkan polusi industri
  • B. Mengurangi jumlah penduduk
  • C. Menjamin kehidupan sehat dan sejahtera
  • D. Menghilangkan hutan
Jawaban: C
Salah satu tujuan SDGs adalah menjamin kehidupan yang sehat dan mendorong kesejahteraan bagi semua usia.
18.

Pembangunan berkelanjutan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan generasi sekarang tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang. Peran generasi mendatang dalam pembangunan berkelanjutan adalah sebagai…

  • A. pihak yang diabaikan
  • B. objek pembangunan
  • C. subjek pembangunan
  • D. pengguna sumber daya saat ini
Jawaban: C
Generasi mendatang merupakan subjek pembangunan yang harus dipertimbangkan haknya untuk menikmati sumber daya.
19.

Konsep pembangunan berkelanjutan menekankan keseimbangan antara tiga pilar utama. Berikut yang termasuk pilar ekonomi dalam konsep tersebut adalah…

  • A. pertumbuhan ekonomi yang inklusif
  • B. penggunaan sumber daya terbarukan
  • C. pelestarian keanekaragaman hayati
  • D. keadilan sosial
Jawaban: A
Pilar ekonomi berfokus pada pertumbuhan ekonomi yang inklusif, efisien, dan berkelanjutan.
20.

Dalam pembangunan berkelanjutan, prinsip 'precautionary principle' berarti bahwa…

  • A. tindakan pencegahan diambil jika ada ancaman kerusakan lingkungan
  • B. pembangunan harus dilanjutkan meskipun ada risiko
  • C. sumber daya alam dapat dieksploitasi tanpa batas
  • D. kebutuhan generasi sekarang lebih prioritas
Jawaban: A
Prinsip kehati-hatian menyatakan bahwa tindakan pencegahan harus diambil meskipun ketidakpastian ilmiah masih ada.
21.

AMDAL sebagai sistem manajemen lingkungan berfungsi untuk…

  • A. meningkatkan produksi industri
  • B. mencegah dampak negatif sejak tahap perencanaan
  • C. mengganti peraturan lingkungan
  • D. mempercepat proses pembangunan
Jawaban: B
AMDAL bertujuan untuk mengidentifikasi, memprediksi, dan mengelola dampak lingkungan secara preventif.
22.

Salah satu langkah awal dalam sistem manajemen lingkungan melalui AMDAL adalah…

  • A. penapisan (screening) kegiatan wajib AMDAL
  • B. evaluasi dampak setelah proyek selesai
  • C. pembangunan infrastruktur
  • D. pengelolaan lingkungan pasca konstruksi
Jawaban: A
Penapisan (screening) dilakukan untuk menentukan apakah suatu kegiatan wajib AMDAL atau tidak.
23.

AMDAL berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan dengan cara…

  • A. mengabaikan dampak lingkungan demi keuntungan ekonomi
  • B. menunda semua proyek pembangunan
  • C. memastikan kegiatan pembangunan mempertimbangkan aspek ekologi
  • D. mengurangi partisipasi masyarakat
Jawaban: C
AMDAL mengintegrasikan pertimbangan ekologi ke dalam perencanaan proyek, mendukung keseimbangan pilar pembangunan berkelanjutan.
24.

Dokumen AMDAL merujuk pada tiga pilar pembangunan berkelanjutan. Pilar lingkungan terkait dengan…

  • A. pertumbuhan produk domestik bruto
  • B. keadilan distribusi sumber daya
  • C. perlindungan ekosistem dan keanekaragaman hayati
  • D. peningkatan lapangan kerja
Jawaban: C
Pilar lingkungan berfokus pada perlindungan alam, ekosistem, dan keanekaragaman hayati.
25.

Peranan AMDAL dalam pengelolaan lingkungan hidup adalah sebagai alat…

  • A. represif setelah terjadi kerusakan
  • B. preventif untuk mencegah kerusakan
  • C. kuratif untuk memulihkan lingkungan
  • D. propaganda pembangunan
Jawaban: B
AMDAL berperan preventif dengan mengidentifikasi dampak negatif sejak awal perencanaan.
26.

AMDAL membantu pengambil keputusan dengan menyediakan informasi tentang…

  • A. keuntungan finansial semata
  • B. riwayat perusahaan
  • C. kebijakan politik
  • D. dampak lingkungan dan cara pengelolaannya
Jawaban: D
AMDAL menyajikan informasi dampak lingkungan dan rencana pengelolaan, membantu keputusan yang bertanggung jawab.
27.

Salah satu peran AMDAL dalam pengelolaan lingkungan adalah mendorong partisipasi masyarakat. Hal ini tercermin dalam…

  • A. pembiayaan proyek
  • B. penentuan lokasi proyek
  • C. proses konsultasi publik
  • D. pemilihan kontraktor
Jawaban: C
Konsultasi publik merupakan bagian dari prosedur AMDAL yang melibatkan masyarakat.
28.

Implementasi AMDAL dapat mengurangi konflik lingkungan karena…

  • A. memfasilitasi dialog antara pemangku kepentingan
  • B. mengabaikan kepentingan masyarakat
  • C. memperkuat posisi pengusaha
  • D. menutup akses informasi
Jawaban: A
AMDAL membuka ruang dialog antara pemerintah, pengusaha, dan masyarakat, mengurangi potensi konflik.
29.

Dalam konteks pengelolaan lingkungan, AMDAL berfungsi sebagai…

  • A. rekomendasi yang tidak wajib
  • B. instrumen hukum yang mengikat
  • C. dokumen formalitas
  • D. laporan akhir proyek
Jawaban: B
AMDAL merupakan instrumen hukum yang wajib dipenuhi oleh pemrakarsa kegiatan.
30.

Undang-undang yang menjadi dasar hukum terkait lingkungan hidup di Indonesia adalah…

  • A. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009
  • B. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2009
  • C. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003
  • D. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011
Jawaban: A
UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup adalah landasan hukum utama.
31.

Prinsip tanggung jawab negara dalam pengelolaan lingkungan hidup diatur dalam peraturan perundang-undangan. Hal ini berarti…

  • A. negara bebas dari kewajiban lingkungan
  • B. perusahaan tidak terikat aturan lingkungan
  • C. masyarakat tidak perlu peduli lingkungan
  • D. negara bertanggung jawab atas pengelolaan lingkungan
Jawaban: D
Negara memiliki tanggung jawab untuk melindungi dan mengelola lingkungan hidup sesuai peraturan.
32.

Sanksi administratif dalam peraturan lingkungan hidup dapat berupa…

  • A. sita aset
  • B. hukuman penjara
  • C. denda pidana
  • D. pencabutan izin
Jawaban: D
Sanksi administratif meliputi teguran, paksaan pemerintah, dan pencabutan izin.
33.

Peraturan perundang-undangan lingkungan hidup menekankan asas 'pencemar membayar'. Maksud asas ini adalah…

  • A. pencemar mendapat kompensasi
  • B. pencemar harus menanggung biaya pengelolaan limbah
  • C. negara yang membayar kerusakan
  • D. masyarakat yang menanggung biaya
Jawaban: B
Asas 'pencemar membayar' mewajibkan pihak yang mencemari untuk menanggung biaya penanganan dan pemulihan.
34.

Hak gugat organisasi lingkungan hidup diatur dalam peraturan perundang-undangan. Syarat utama organisasi yang dapat menggugat adalah…

  • A. berlokasi di ibu kota
  • B. milik pemerintah
  • C. berafiliasi dengan politisi
  • D. berbadan hukum
Jawaban: D
Organisasi lingkungan hidup yang berbadan hukum dapat mengajukan gugatan perwakilan (class action) sesuai hukum.
35.

Undang-Undang yang menjadi dasar utama perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia adalah…

  • A. UU No. 23 Tahun 1997
  • B. UU No. 26 Tahun 2007
  • C. UU No. 18 Tahun 2013
  • D. UU No. 32 Tahun 2009
Jawaban: D
Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup merupakan landasan hukum utama terkait lingkungan hidup di Indonesia.
36.

Peraturan Pemerintah yang mengatur tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup adalah…

  • A. PP No. 22 Tahun 2021
  • B. PP No. 27 Tahun 1999
  • C. PP No. 27 Tahun 2012
  • D. PP No. 82 Tahun 2001
Jawaban: A
PP No. 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup menggantikan PP sebelumnya terkait AMDAL.
37.

Dokumen AMDAL yang memuat hasil penilaian dampak penting suatu rencana usaha atau kegiatan disebut…

  • A. RKL
  • B. ANDAL
  • C. RPL
  • D. KA-ANDAL
Jawaban: B
ANDAL (Analisis Dampak Lingkungan) merupakan dokumen yang berisi telaahan secara cermat dan mendalam tentang dampak penting suatu rencana usaha.
38.

Berdasarkan PP No. 22 Tahun 2021, dokumen AMDAL terdiri dari…

  • A. KA-ANDAL, ANDAL, RKL, dan RPL
  • B. ANDAL, RKL, dan RPL
  • C. KA-ANDAL dan ANDAL
  • D. ANDAL dan RKL
Jawaban: A
Dalam PP No. 22 Tahun 2021, dokumen AMDAL meliputi KA-ANDAL, ANDAL, RKL, dan RPL.
39.

Komisi Penilai AMDAL dibentuk oleh…

  • A. Menteri Lingkungan Hidup
  • B. Gubernur
  • C. Presiden
  • D. Menteri terkait
Jawaban: A
Komisi Penilai AMDAL dibentuk oleh Menteri Lingkungan Hidup sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
40.

Sanksi administratif terhadap pelanggaran ketentuan AMDAL dapat berupa…

  • A. denda
  • B. teguran lisan
  • C. kurungan badan
  • D. pencabutan izin
Jawaban: D
Sanksi administratif dalam pengelolaan lingkungan hidup meliputi teguran tertulis, paksaan pemerintah, pembekuan izin, dan pencabutan izin.
41.

Langkah pertama dalam studi AMDAL adalah…

  • A. penyusunan KA-ANDAL
  • B. penyusunan RKL
  • C. penyusunan RPL
  • D. penyusunan ANDAL
Jawaban: A
Tahapan studi AMDAL dimulai dengan penyusunan Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan (KA-ANDAL).
42.

Proses penapisan kegiatan wajib AMDAL dilakukan untuk menentukan…

  • A. besaran dampak
  • B. kelayakan lingkungan
  • C. apakah suatu kegiatan wajib menyusun AMDAL
  • D. jenis data yang diperlukan
Jawaban: C
Penapisan adalah proses untuk menentukan apakah suatu rencana usaha atau kegiatan wajib menyusun AMDAL atau tidak.
43.

Konsultasi publik dalam proses AMDAL bertujuan untuk…

  • A. menentukan metode penelitian
  • B. mendapatkan masukan dari masyarakat
  • C. memilih lokasi proyek
  • D. menilai kualitas lingkungan
Jawaban: B
Konsultasi publik memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memberikan masukan dan tanggapan dalam proses AMDAL.
44.

Dokumen kerangka acuan dalam AMDAL berfungsi sebagai…

  • A. laporan akhir studi
  • B. hasil evaluasi dampak
  • C. dokumen izin lingkungan
  • D. pedoman pelaksanaan studi ANDAL, RKL, dan RPL
Jawaban: D
KA-ANDAL menjadi pedoman bagi pemrakarsa dalam menyusun ANDAL, RKL, dan RPL.
45.

Penilaian KA-ANDAL dilakukan oleh…

  • A. pemrakarsa proyek
  • B. konsultan lingkungan
  • C. Komisi Penilai AMDAL
  • D. masyarakat terdampak
Jawaban: C
Komisi Penilai AMDAL bertugas menilai kelayakan dokumen KA-ANDAL yang diajukan pemrakarsa.
46.

Dalam penyusunan KA-ANDAL, muatan yang wajib ada adalah…

  • A. rincian biaya proyek
  • B. identifikasi dampak penting hipotetik
  • C. jadwal pembangunan
  • D. nama pemegang saham
Jawaban: B
KA-ANDAL harus memuat identifikasi dampak penting hipotetik yang akan dikaji dalam ANDAL.
47.

Proses penilaian KA-ANDAL harus diselesaikan dalam waktu maksimal…

  • A. 30 hari kerja
  • B. 45 hari kerja
  • C. 90 hari kerja
  • D. 60 hari kerja
Jawaban: D
Penilaian KA-ANDAL oleh Komisi Penilai AMDAL paling lama 60 hari kerja sejak dokumen diterima lengkap.
48.

Apabila KA-ANDAL dinyatakan tidak layak, pemrakarsa dapat…

  • A. mengajukan banding
  • B. memperbaiki dan mengajukan kembali
  • C. memulai proyek tanpa AMDAL
  • D. mengganti konsultan
Jawaban: B
Pemrakarsa dapat memperbaiki dokumen KA-ANDAL sesuai saran Komisi Penilai dan mengajukan kembali.
49.

Rona lingkungan yang menggambarkan kondisi lingkungan sebelum proyek disebut…

  • A. rona awal
  • B. rona akhir
  • C. rona antara
  • D. rona acuan
Jawaban: A
Rona awal adalah kondisi lingkungan hidup sebelum adanya rencana usaha atau kegiatan.
50.

Komponen rona lingkungan yang termasuk dalam aspek fisik adalah…

  • A. tingkat pendapatan masyarakat
  • B. jumlah sekolah
  • C. kualitas udara
  • D. adat istiadat
Jawaban: C
Aspek fisik lingkungan meliputi komponen seperti kualitas udara, air, tanah, dan iklim.
51.

Data rona lingkungan digunakan untuk…

  • A. menentukan harga proyek
  • B. menyusun anggaran
  • C. dasar prakiraan dampak
  • D. memilih kontraktor
Jawaban: C
Data rona lingkungan menjadi dasar untuk memprakirakan besaran dan sifat dampak yang akan timbul akibat proyek.
52.

Komponen lingkungan hidup yang menggambarkan kondisi suatu wilayah pada saat tertentu disebut sebagai…

  • A. Evaluasi dampak
  • B. Dampak lingkungan
  • C. Prakiraan dampak
  • D. Rona lingkungan awal
Jawaban: D
Rona lingkungan awal adalah gambaran kondisi lingkungan pada saat sebelum kegiatan dimulai, yang menjadi dasar perbandingan dampak.
53.

Dalam studi AMDAL, data rona lingkungan digunakan untuk…

  • A. Menentukan jenis kegiatan
  • B. Memprediksi perubahan lingkungan
  • C. Menyusun kerangka acuan
  • D. Mengevaluasi dampak
Jawaban: B
Data rona lingkungan menjadi acuan untuk memprakirakan perubahan atau dampak yang mungkin timbul akibat kegiatan.
54.

Yang termasuk komponen abiotik dalam rona lingkungan adalah…

  • A. Flora dan fauna
  • B. Penduduk dan budaya
  • C. Udara, air, dan tanah
  • D. Ekonomi dan sosial
Jawaban: C
Komponen abiotik meliputi unsur fisik-kimia seperti udara, air, dan tanah, bukan makhluk hidup atau sosial.
55.

Tujuan utama penyusunan rona lingkungan awal dalam AMDAL adalah…

  • A. Menilai kelayakan proyek
  • B. Menyusun jadwal kegiatan
  • C. Menentukan biaya pengelolaan
  • D. Memberikan gambaran kondisi sebelum proyek
Jawaban: D
Rona lingkungan awal bertujuan mendokumentasikan kondisi lingkungan sebelum kegiatan dimulai sebagai baseline.
56.

Tahapan rencana kegiatan dalam AMDAL yang pertama kali harus diidentifikasi adalah…

  • A. Tahap operasi
  • B. Tahap konstruksi
  • C. Tahap pasca-operasi
  • D. Tahap pra-konstruksi
Jawaban: D
Tahap pra-konstruksi adalah langkah awal yang mencakup persiapan lokasi sebelum pembangunan fisik dimulai.
57.

Pada AMDAL, tahap operasi suatu kegiatan meliputi…

  • A. Pembangunan infrastruktur
  • B. Penutupan lokasi
  • C. Kegiatan produksi atau pengoperasian utama
  • D. Perencanaan awal
Jawaban: C
Tahap operasi adalah saat kegiatan utama berlangsung, misalnya produksi pabrik atau operasi tambang.
58.

Kegiatan yang termasuk dalam tahap pasca-operasi AMDAL adalah…

  • A. Pembangunan jalan akses
  • B. Reklamasi atau rehabilitasi lahan
  • C. Pengadaan peralatan
  • D. Sosialisasi kepada masyarakat
Jawaban: B
Pasca-operasi mencakup kegiatan pemulihan lingkungan seperti reklamasi setelah kegiatan utama berakhir.
59.

Identifikasi rencana kegiatan penting dilakukan untuk…

  • A. Mengetahui potensi dampak dari setiap tahap
  • B. Menentukan biaya proyek
  • C. Menyusun laporan keuangan
  • D. Memilih lokasi proyek
Jawaban: A
Dengan mengidentifikasi setiap tahap kegiatan, dampak potensial dapat diprakirakan dan dikelola secara tepat.
60.

Dalam AMDAL, tahap konstruksi biasanya menimbulkan dampak dominan pada komponen…

  • A. Kualitas udara dan kebisingan
  • B. Keanekaragaman hayati jangka panjang
  • C. Perekonomian regional
  • D. Sosial budaya masyarakat
Jawaban: A
Tahap konstruksi sering menghasilkan emisi debu dan kebisingan dari alat berat yang mempengaruhi kualitas udara dan kebisingan.
61.

Dasar hukum yang mengatur jenis kegiatan wajib AMDAL di Indonesia adalah…

  • A. UU Nomor 32 Tahun 2009
  • B. PP Nomor 27 Tahun 2012
  • C. Permen LHK Nomor P.17/MENLHK/SETJEN/KUM.1/7/2018
  • D. UU Nomor 23 Tahun 1997
Jawaban: C
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan tersebut secara spesifik menetapkan daftar jenis kegiatan wajib AMDAL.
62.

Kegiatan yang wajib dilengkapi AMDAL berdasarkan skalanya adalah…

  • A. Semua kegiatan tanpa batas skala
  • B. Kegiatan yang berdampak besar dan penting terhadap lingkungan
  • C. Hanya kegiatan di kawasan lindung
  • D. Kegiatan yang didanai pemerintah
Jawaban: B
AMDAL diwajibkan bagi kegiatan yang diperkirakan menimbulkan dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup.
63.

Salah satu kriteria kegiatan wajib AMDAL menurut peraturan adalah…

  • A. Jenis kegiatan dengan luasan tertentu
  • B. Kegiatan padat karya
  • C. Lokasi di perkotaan
  • D. Kegiatan berskala kecil
Jawaban: A
Peraturan menetapkan kriteria spesifik seperti luas lahan atau kapasitas produksi sebagai pemicu kewajiban AMDAL.
64.

Peraturan perundangan tentang AMDAL pertama kali di Indonesia diatur dalam…

  • A. PP Nomor 27 Tahun 1999
  • B. PP Nomor 51 Tahun 1993
  • C. UU Nomor 32 Tahun 2009
  • D. PP Nomor 29 Tahun 1986
Jawaban: D
PP Nomor 29 Tahun 1986 adalah peraturan pertama yang mengatur tentang AMDAL di Indonesia.
65.

Kegiatan pembangunan yang wajib AMDAL jika berada di kawasan…

  • A. Hutan lindung
  • B. Perumahan
  • C. Kawasan industri
  • D. Pusat kota
Jawaban: A
Kawasan lindung seperti hutan lindung memiliki sensitivitas tinggi sehingga kegiatan di dalamnya wajib AMDAL.
66.

Contoh jenis usaha yang wajib AMDAL adalah…

  • A. Pertanian padi skala kecil
  • B. Pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU)
  • C. Toko kelontong
  • D. Jasa laundry
Jawaban: B
PLTU termasuk kegiatan yang berdampak besar pada lingkungan seperti polusi udara dan air, sehingga wajib AMDAL.
67.

Kegiatan pertambangan mineral logam termasuk kategori wajib AMDAL karena…

  • A. Menggunakan teknologi modern
  • B. Memiliki nilai ekonomi tinggi
  • C. Berpotensi merusak ekosistem secara signifikan
  • D. Dilakukan di daerah terpencil
Jawaban: C
Pertambangan mineral logam berpotensi menimbulkan dampak besar seperti kerusakan lahan dan pencemaran air.
68.

Selain jenis kegiatan, kewajiban AMDAL juga ditentukan oleh…

  • A. Lokasi dan besaran dampak
  • B. Waktu pelaksanaan proyek
  • C. Jumlah tenaga kerja
  • D. Sumber dana proyek
Jawaban: A
Kriteria kewajiban AMDAL meliputi jenis kegiatan, lokasi, dan besaran dampak potensial terhadap lingkungan.
69.

Berdasarkan peraturan perundang-undangan di Indonesia, jenis kegiatan yang wajib dilengkapi AMDAL ditetapkan berdasarkan kriteria tertentu. Kriteria utama yang digunakan untuk menentukan suatu kegiatan wajib AMDAL adalah…

  • A. skala kecil dan dampak rendah
  • B. besaran skala usaha dan dampak penting terhadap lingkungan
  • C. lokasi kegiatan yang berada di kawasan industri
  • D. modal usaha yang digunakan minimal 1 milyar rupiah
Jawaban: B
Kriteria wajib AMDAL diatur dalam peraturan perundangan, yaitu besaran skala usaha dan dampak penting terhadap lingkungan hidup.
70.

Salah satu jenis kegiatan yang secara spesifik disebut dalam peraturan sebagai kegiatan yang wajib AMDAL adalah pembangunan…

  • A. pasar tradisional skala kecil
  • B. jalan lingkungan perumahan
  • C. pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dengan kapasitas tertentu
  • D. toko kelontong di permukiman
Jawaban: C
Pembangkit listrik tenaga uap termasuk jenis kegiatan yang wajib AMDAL karena berpotensi menimbulkan dampak besar terhadap lingkungan.
71.

Metode pengumpulan data untuk AMDAL yang dilakukan dengan mengamati langsung kondisi lapangan dan mencatat fenomena yang terjadi disebut…

  • A. wawancara
  • B. studi literatur
  • C. observasi lapangan
  • D. kuisioner
Jawaban: C
Observasi lapangan adalah metode pengumpulan data dengan pengamatan langsung terhadap objek atau kondisi lingkungan di lokasi studi.
72.

Analisis data kualitatif dalam AMDAL sering digunakan untuk mengevaluasi dampak yang bersifat…

  • A. terukur secara numerik
  • B. non-numerik seperti persepsi masyarakat
  • C. statistik inferensial
  • D. regresi linear
Jawaban: B
Data kualitatif berkaitan dengan aspek non-numerik, misalnya persepsi, sikap, atau pandangan masyarakat terhadap suatu rencana kegiatan.
73.

Dalam pengumpulan data AMDAL, teknik sampling yang digunakan jika populasi tersebar secara heterogen dan ingin diperoleh data yang representatif dari setiap subkelompok adalah…

  • A. simple random sampling
  • B. stratified random sampling
  • C. convenience sampling
  • D. systematic sampling
Jawaban: B
Stratified random sampling membagi populasi ke dalam subkelompok (strata) dan mengambil sampel dari setiap strata sehingga representatif.
74.

Sumber data sekunder dalam studi AMDAL dapat diperoleh dari…

  • A. hasil wawancara langsung dengan masyarakat
  • B. observasi lapangan oleh tim
  • C. laporan pemerintah atau instansi terkait
  • D. survei rumah tangga
Jawaban: C
Data sekunder adalah data yang sudah dikumpulkan pihak lain, misalnya laporan pemerintah, data statistik, atau dokumen instansi terkait.
75.

Metode analisis data yang digunakan untuk membandingkan kondisi lingkungan sebelum dan sesudah adanya kegiatan disebut analisis…

  • A. deskriptif
  • B. temporal
  • C. spasial
  • D. komparatif
Jawaban: D
Analisis komparatif membandingkan dua kondisi atau lebih, dalam hal ini kondisi lingkungan sebelum dan sesudah kegiatan.
76.

Dalam metode prakiraan dampak AMDAL, pendekatan yang menggunakan data serupa dari proyek sebelumnya untuk memprediksi dampak disebut…

  • A. analogi
  • B. analitis
  • C. eksperimental
  • D. pemodelan matematika
Jawaban: A
Pendekatan analogi mendasarkan prakiraan pada data atau pengalaman dari proyek sejenis yang sudah ada.
77.

Metode prakiraan dampak dengan menggunakan model matematika untuk menghitung perubahan kualitas udara akibat emisi kegiatan disebut…

  • A. metode overlay
  • B. metode simulasi
  • C. metode checklist
  • D. metode matriks
Jawaban: B
Metode simulasi menggunakan model matematika untuk memproyeksikan perubahan komponen lingkungan seperti penyebaran polutan udara.
78.

Prakiraan dampak dengan cara membuat peta tematik dari berbagai parameter lingkungan yang ditumpuk (overlay) untuk melihat interaksi dampak dikenal sebagai…

  • A. metode matriks
  • B. metode jaringan
  • C. metode SIG (Sistem Informasi Geografis)
  • D. metode ad hoc
Jawaban: C
Metode SIG menggunakan overlay peta tematik yang saling ditumpuk untuk menganalisis spasial dampak lingkungan.
79.

Metode prakiraan dampak yang dilakukan dengan melakukan konsultasi atau diskusi bersama pakar dari berbagai bidang disebut…

  • A. metode ad hoc
  • B. metode checklist
  • C. metode simulasi
  • D. metode analogi
Jawaban: A
Metode ad hoc adalah teknik perkiraan dampak yang melibatkan sekelompok ahli untuk memberikan penilaian secara cepat.
80.

Dalam prakiraan dampak, skala intensitas dampak sering dinyatakan dalam kategori seperti…

  • A. positif dan negatif
  • B. besar, sedang, kecil
  • C. primer dan sekunder
  • D. langsung dan tidak langsung
Jawaban: B
Intensitas dampak biasanya dikategorikan menjadi besar, sedang, atau kecil untuk menggambarkan tingkat perubahan yang terjadi.
81.

Metode evaluasi dampak yang dilakukan dengan memberikan bobot pada setiap komponen lingkungan berdasarkan tingkat kepentingannya disebut…

  • A. metode matriks
  • B. metode skoring dan bobot
  • C. metode grafik
  • D. metode jaringan
Jawaban: B
Skoring dan bobot adalah teknik evaluasi dengan memberi nilai (skor) pada setiap dampak dan bobot sesuai kepentingan komponen.
82.

Dalam evaluasi dampak, matriks yang menghubungkan antara rencana kegiatan dengan komponen lingkungan yang terdampak sering disebut…

  • A. matriks interaksi
  • B. matriks korelasi
  • C. matriks regresi
  • D. matriks swot
Jawaban: A
Matriks interaksi digunakan untuk menunjukkan hubungan antara setiap tahapan kegiatan dengan komponen lingkungan yang terkena dampak.
83.

Salah satu teknik evaluasi dampak yang menggunakan diagram untuk menunjukkan hubungan sebab akibat dari suatu dampak disebut…

  • A. metode jaringan
  • B. metode matriks
  • C. metode overlay
  • D. metode checklist
Jawaban: A
Metode jaringan menggambarkan hubungan sebab akibat antar dampak dalam bentuk diagram yang memperlihatkan rantai dampak.
84.

Hasil dari evaluasi dampak biasanya digunakan untuk menentukan…

  • A. besarnya biaya proyek
  • B. jadwal pelaksanaan kegiatan
  • C. tingkat kepentingan dampak dan tindakan pengelolaan yang diperlukan
  • D. jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan
Jawaban: C
Evaluasi dampak bertujuan untuk menentukan tingkat kepentingan dampak sehingga dapat direncanakan tindakan pengelolaan yang tepat.
85.

Dalam metode evaluasi dampak lingkungan, matriks interaksi digunakan untuk mengidentifikasi hubungan antara komponen lingkungan dan tahapan kegiatan. Apa fungsi utama dari matriks interaksi dalam konteks ini?

  • A. Menunjukkan keterkaitan antara setiap rencana kegiatan dengan komponen lingkungan yang mungkin terkena dampak
  • B. Menghitung besaran dampak secara kuantitatif dengan rumus statistik
  • C. Menyusun prioritas dampak berdasarkan urutan waktu kejadian
  • D. Mengevaluasi dampak lingkungan secara langsung melalui observasi lapangan
Jawaban: A
Matriks interaksi berfungsi untuk menunjukkan secara visual keterkaitan antara setiap rencana kegiatan dengan komponen lingkungan, sehingga dampak potensial dapat diidentifikasi secara sistematis.
86.

Dokumen Kerangka Acuan-Analisis Dampak Lingkungan (KA-ANDAL) merupakan dokumen awal yang sangat penting dalam proses AMDAL. Apa tujuan utama dari penyusunan KA-ANDAL?

  • A. Memberikan acuan bagi pemrakarsa dan penyusun AMDAL dalam melakukan studi ANDAL, termasuk ruang lingkup dan metodologi
  • B. Menyusun rencana pengelolaan lingkungan setelah ANDAL selesai
  • C. Menggantikan dokumen ANDAL untuk kegiatan berskala kecil
  • D. Menjadi laporan akhir studi AMDAL yang disahkan oleh pemerintah
Jawaban: A
KA-ANDAL berfungsi sebagai acuan yang memuat ruang lingkup, metodologi, dan batasan studi ANDAL, sehingga studi dapat dilakukan secara terarah dan sesuai standar.
87.

Salah satu komponen yang harus ada dalam dokumen Kerangka Acuan-Analisis Dampak Lingkungan (KA-ANDAL) adalah identifikasi rencana kegiatan. Mengapa identifikasi ini sangat penting dalam KA-ANDAL?

  • A. Untuk memastikan kegiatan tidak menimbulkan dampak sama sekali
  • B. Sebagai dasar untuk menentukan komponen lingkungan yang akan dikaji dampaknya
  • C. Agar pemrakarsa dapat menghemat biaya studi AMDAL
  • D. Untuk memenuhi persyaratan administratif tanpa perlu analisis lebih lanjut
Jawaban: B
Identifikasi rencana kegiatan dalam KA-ANDAL menjadi dasar untuk menentukan komponen lingkungan mana yang perlu dikaji, sehingga studi dampak dapat difokuskan pada aspek yang relevan.
88.

Dalam penyusunan dokumen Kerangka Acuan-Analisis Dampak Lingkungan (KA-ANDAL), metode pengumpulan data harus dijelaskan secara rinci. Mengapa hal ini penting?

  • A. Karena metode pengumpulan data tidak mempengaruhi kualitas studi
  • B. Untuk mempersingkat waktu penyusunan dokumen ANDAL
  • C. Agar data yang dikumpulkan dapat diverifikasi keabsahannya oleh pihak berwenang
  • D. Agar pemrakarsa dapat menggunakan data dari studi lain tanpa perubahan
Jawaban: C
Penjelasan rinci metode pengumpulan data dalam KA-ANDAL memungkinkan verifikasi oleh komisi penilai, sehingga keabsahan dan keakuratan data dapat dipertanggungjawabkan.
89.

Dokumen Kerangka Acuan-Analisis Dampak Lingkungan (KA-ANDAL) harus mendapat persetujuan dari institusi tertentu sebelum studi ANDAL dilaksanakan. Siapa yang berwenang menyetujui KA-ANDAL?

  • A. Komisi Penilai AMDAL yang dibentuk oleh instansi lingkungan hidup terkait
  • B. Kepala daerah setempat secara langsung karena kegiatan berskala lokal
  • C. Pemrakarsa kegiatan tanpa perlu persetujuan pihak lain
  • D. Masyarakat yang terkena dampak melalui referendum
Jawaban: A
Persetujuan KA-ANDAL dilakukan oleh Komisi Penilai AMDAL untuk memastikan ruang lingkup dan metodologi studi sudah sesuai sebelum ANDAL disusun.
90.

Dalam dokumen Kerangka Acuan-Analisis Dampak Lingkungan (KA-ANDAL), terdapat bagian yang menjelaskan tata waktu pelaksanaan studi. Mengapa informasi ini perlu dicantumkan?

  • A. Agar studi ANDAL dapat diselesaikan tanpa batasan waktu
  • B. Untuk menyembunyikan durasi studi dari publik
  • C. Karena tata waktu tidak berpengaruh pada kualitas dokumen
  • D. Untuk memastikan proses studi berjalan sesuai jadwal dan dapat dimonitor oleh penilai
Jawaban: D
Tata waktu dalam KA-ANDAL diperlukan agar penilai dan pemrakarsa dapat memonitor kemajuan studi, serta memastikan penyelesaian sesuai dengan tenggat yang ditetapkan.
91.

Dokumen Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL) merupakan kajian inti dalam proses AMDAL. Apa yang menjadi fokus utama dari dokumen ANDAL?

  • A. Menyusun rencana pemantauan lingkungan jangka panjang
  • B. Memberikan gambaran umum tentang kegiatan tanpa analisis dampak
  • C. Menggantikan dokumen RKL-RPL dalam satu kesatuan
  • D. Melakukan prakiraan dampak penting dari suatu rencana usaha atau kegiatan terhadap lingkungan hidup
Jawaban: D
ANDAL berfokus pada prakiraan dampak penting yang akan timbul akibat suatu kegiatan, sehingga dapat diketahui besaran dan sifat dampak tersebut.
92.

Salah satu komponen yang harus ada dalam dokumen Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL) adalah evaluasi dampak secara holistik. Apa tujuan dari evaluasi ini?

  • A. Menentukan dampak positif dan negatif secara terpisah tanpa integrasi
  • B. Menilai dampak secara keseluruhan dengan mempertimbangkan interaksi antar komponen lingkungan
  • C. Menyusun daftar dampak tanpa prioritas
  • D. Mengabaikan dampak yang tidak signifikan dalam analisis
Jawaban: B
Evaluasi dampak secara holistik dalam ANDAL bertujuan untuk menilai dampak secara terpadu, mempertimbangkan interaksi antar komponen sehingga gambaran dampak keseluruhan lebih akurat.
93.

Dalam dokumen Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL), analisis data rona lingkungan awal sangat penting dilakukan. Mengapa langkah ini diperlukan?

  • A. Agar pemrakarsa dapat mengubah data sesuai keinginan
  • B. Karena data rona lingkungan tidak diperlukan dalam AMDAL
  • C. Untuk memenuhi persyaratan administratif tanpa perlu analisis
  • D. Sebagai referensi untuk membandingkan kondisi lingkungan setelah kegiatan berlangsung
Jawaban: D
Analisis data rona lingkungan awal memberikan gambaran kondisi eksisting yang menjadi dasar untuk membandingkan perubahan lingkungan setelah kegiatan, sehingga dampak dapat diukur secara objektif.
94.

Salah satu metode yang digunakan dalam prakiraan dampak pada dokumen Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL) adalah pemodelan matematika. Dalam kondisi apa metode ini paling tepat digunakan?

  • A. Ketika data lapangan sangat terbatas dan tidak dapat diakses
  • B. Untuk memperkirakan dampak yang bersifat kualitatif seperti estetika
  • C. Ketika dampak yang diprakirakan memiliki hubungan kuantitatif yang kompleks dengan parameter lingkungan
  • D. Sebagai satu-satunya metode yang diakui dalam AMDAL
Jawaban: C
Pemodelan matematika tepat digunakan ketika dampak dapat diukur secara kuantitatif dan memiliki hubungan kompleks, seperti penyebaran polutan, sehingga prakiraan lebih akurat.
95.

Dokumen Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL) harus disusun oleh pihak yang memiliki kompetensi tertentu. Siapa yang berwenang menyusun ANDAL?

  • A. Pemrakarsa kegiatan sendiri tanpa bantuan ahli
  • B. Tenaga ahli yang tersertifikasi di bidang lingkungan hidup
  • C. Masyarakat umum yang peduli lingkungan
  • D. Pemerintah daerah melalui dinas terkait
Jawaban: B
ANDAL harus disusun oleh tenaga ahli yang tersertifikasi di bidang lingkungan hidup untuk menjamin kualitas dan keakuratan analisis dampak lingkungan.
96.

Dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) merupakan tindak lanjut dari ANDAL. Apa perbedaan utama antara RKL dan RPL?

  • A. RKL hanya untuk dampak positif, RPL untuk dampak negatif
  • B. RKL dan RPL memiliki isi yang sama persis
  • C. RKL fokus pada pengelolaan dampak, sedangkan RPL fokus pada pemantauan dampak
  • D. RKL disusun setelah RPL selesai
Jawaban: C
RKL berisi rencana pengelolaan untuk meminimalkan dampak negatif, sedangkan RPL berisi rencana pemantauan untuk mengevaluasi efektivitas pengelolaan dan perubahan lingkungan.
97.

Dalam dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL), terdapat uraian tentang sasaran pengelolaan. Mengapa sasaran ini perlu ditetapkan dengan jelas?

  • A. Karena sasaran tidak mempengaruhi kegiatan pengelolaan
  • B. Agar pengelolaan dampak dapat diukur keberhasilannya secara objektif
  • C. Untuk memenuhi kewajiban administratif saja
  • D. Agar pemrakarsa dapat mengabaikan dampak yang sulit dikelola
Jawaban: B
Sasaran pengelolaan yang jelas dalam RKL memungkinkan evaluasi keberhasilan pengelolaan secara objektif, sehingga efektivitas tindakan dapat dinilai.
98.

Dokumen Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) harus mencakup indikator yang akan dipantau. Apa fungsi indikator dalam RPL?

  • A. Untuk mengukur perubahan kualitas lingkungan secara spesifik dan terukur
  • B. Sebagai hiasan dokumen tanpa fungsi praktis
  • C. Menggantikan data ilmiah dalam laporan
  • D. Agar pemantauan dapat dilakukan tanpa peralatan
Jawaban: A
Indikator dalam RPL berfungsi sebagai parameter yang spesifik dan terukur untuk memantau perubahan kualitas lingkungan, sehingga hasil pemantauan dapat dianalisis secara ilmiah.
99.

Dalam penyusunan dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL), pendekatan pengelolaan dampak harus bersifat adaptif. Apa yang dimaksud dengan pendekatan adaptif ini?

  • A. Pengelolaan dilakukan tanpa perubahan meskipun kondisi berubah
  • B. Pengelolaan hanya dilakukan pada awal kegiatan
  • C. Pendekatan yang mengabaikan masukan dari masyarakat
  • D. Rencana pengelolaan dapat disesuaikan berdasarkan hasil pemantauan dan perubahan kondisi lingkungan
Jawaban: D
Pendekatan adaptif dalam RKL berarti rencana pengelolaan dapat disesuaikan dengan hasil pemantauan dan dinamika lingkungan, sehingga lebih responsif terhadap perubahan.
100.

Dokumen Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) dan Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) harus diintegrasikan dengan pelaksanaan kegiatan. Mengapa integrasi ini penting?

  • A. Karena sistem manajemen lingkungan dapat berjalan terpisah dari kegiatan
  • B. Integrasi hanya diperlukan untuk kegiatan berskala besar
  • C. Agar pengelolaan dan pemantauan lingkungan menjadi bagian tak terpisahkan dari operasional kegiatan
  • D. Untuk mengurangi biaya operasional perusahaan
Jawaban: C
Integrasi RKL dan RPL ke dalam kegiatan memastikan bahwa aspek lingkungan menjadi bagian inheren dari operasional, sehingga dampak dapat dikelola dan dipantau secara berkelanjutan.

Bagian modul tentang metodologi AMDAL itu yang paling sering bikin mahasiswa UT keliru. Banyak yang hafal definisi dampak lingkungan tapi kesulitan pas harus bedain metode prakiraan dan evaluasi dampak langsung di soal kasus. Bedanya tipis tapi krusial. Padahal dari pengalaman, soal tipe UO di PWKL4404 Analisis Mengenai Dampak Lingkungan suka banget nguji bagian itu dengan skenario proyek nyata.

Biasanya soal UAS UT matkul ini nggak cuma nyuruh ngafalin tahapan AMDAL, tapi juga minta kamu nentuin komponen lingkungan mana yang kena dampak signifikan dari suatu rencana kegiatan. Ada banyak prediksi soal UAS UT lain di sini kalau kamu mau lanjut latihan pemahaman peraturan dan dokumen KA-ANDAL. Yang penting jangan panik pas liat soal panjang, baca dulu pelan-pelan rencana kegiatannya.

Bagikan

error: Content is protected !!