💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung

Soal UAS UT PWKL4404 Analisis Mengenai Dampak Lingkungan dan Kunci Jawaban

Aplikasi Resmi

Soalut.com — Soal Ujian UT Versi terbaru 1.2.0

★★★★★ · Gratis · 9 MB · Android
Unduh
Soal UT PWKL4404 Analisis Mengenai Dampak Lingkungan
Soal UT PWKL4404 Analisis Mengenai Dampak Lingkungan

Mahasiswa sering menghadapi kendala saat mempelajari PWKL4404 Analisis Mengenai Dampak Lingkungan. Materi yang luas dan teknis membuat banyak yang kesulitan memahami konsep inti AMDAL. Akibatnya, persiapan menghadapi Ujian Akhir Semester terasa berat. Padahal penguasaan materi ini sangat krusial untuk kelulusan.

Soal UT di halaman ini dirancang khusus untuk mengatasi masalah tersebut. Berbagai contoh kasus disajikan agar Anda lebih mudah mencerna setiap tahapan analisis dampak lingkungan. Dengan berlatih secara konsisten, pemahaman terhadap regulasi dan metodologi AMDAL bisa semakin kuat. Ini modal penting sebelum mengerjakan Soal UAS UT sesungguhnya.

Halaman ini menyediakan Soal UAS UT PWKL4404 edisi terbaru yang dilengkapi kunci jawaban dan pembahasan. Setiap soal di bawah ini kami susun agar Anda bisa langsung mengecek kebenaran jawaban. Pembahasan rincinya membantu memperjelas konsep yang mungkin masih membingungkan saat membaca modul.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UT PWKL4404 Analisis Mengenai Dampak Lingkungan

1.

Menurut Undang-Undang No. 32 Tahun 2009, apa yang dimaksud dengan lingkungan hidup?

  • A. Kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi alam itu sendiri
  • B. Hanya unsur hayati seperti flora dan fauna
  • C. Hanya unsur non-hayati seperti tanah dan air
  • D. Kawasan yang dilindungi oleh pemerintah
Jawaban: A. Kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi alam itu sendiri.
Berdasarkan UU No. 32/2009, lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya yang mempengaruhi alam, kelangsungan perikehidupan, dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain.
2.

Pembangunan yang mengabaikan daya dukung lingkungan cenderung menyebabkan…

  • A. Peningkatan kualitas hidup masyarakat
  • B. Kerusakan lingkungan dan penurunan kesejahteraan jangka panjang
  • C. Pertumbuhan ekonomi yang stabil
  • D. Keseimbangan ekosistem yang harmonis
Jawaban: B. Kerusakan lingkungan dan penurunan kesejahteraan jangka panjang.
Pembangunan yang tidak mempertimbangkan daya dukung lingkungan akan mengakibatkan degradasi sumber daya alam, pencemaran, dan pada akhirnya merugikan kesejahteraan manusia dalam jangka panjang.
3.

Salah satu prinsip pengelolaan lingkungan hidup menurut UU No. 32 Tahun 2009 adalah…

  • A. Eksploitasi sumber daya alam secara maksimal
  • B. Pencemaran membayar
  • C. Partisipatif
  • D. Sentralisasi
Jawaban: C. Partisipatif.
Prinsip pengelolaan lingkungan hidup dalam UU No. 32/2009 mencakup partisipatif, yaitu melibatkan masyarakat dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan lingkungan.
4.

Pembangunan berkelanjutan bertujuan untuk…

  • A. Memenuhi kebutuhan generasi sekarang tanpa mempertimbangkan generasi mendatang
  • B. Memenuhi kebutuhan generasi sekarang dengan tetap memperhatikan kemampuan generasi mendatang
  • C. Mengutamakan pertumbuhan ekonomi di atas segalanya
  • D. Menghentikan semua kegiatan pembangunan
Jawaban: B. Memenuhi kebutuhan generasi sekarang dengan tetap memperhatikan kemampuan generasi mendatang.
Pembangunan berkelanjutan adalah pembangunan yang memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri.
5.

AMDAL merupakan singkatan dari…

  • A. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan
  • B. Analisis Manajemen Dampak Lingkungan
  • C. Aplikasi Metode Dampak Lingkungan
  • D. Analisis Monitoring Dampak Lingkungan
Jawaban: A. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan.
AMDAL adalah singkatan dari Analisis Mengenai Dampak Lingkungan, yang merupakan kajian mengenai dampak penting suatu usaha atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup.
6.

Peran utama AMDAL dalam pengelolaan lingkungan hidup adalah sebagai…

  • A. Sarana untuk menunda pembangunan
  • B. Alat untuk meningkatkan biaya proyek
  • C. Instrumen pencegahan dampak negatif dan pengambilan keputusan
  • D. Dokumen formalitas tanpa pengaruh
Jawaban: C. Instrumen pencegahan dampak negatif dan pengambilan keputusan.
AMDAL berperan sebagai instrumen pencegahan dampak negatif lingkungan sejak tahap perencanaan, membantu pengambilan keputusan apakah suatu kegiatan layak atau tidak dilaksanakan.
7.

Peraturan perundang-undangan yang menjadi dasar utama pelaksanaan AMDAL di Indonesia adalah…

  • A. UU No. 5 Tahun 1990
  • B. UU No. 32 Tahun 2009
  • C. UU No. 41 Tahun 1999
  • D. UU No. 18 Tahun 2008
Jawaban: B. UU No. 32 Tahun 2009.
Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup merupakan landasan hukum utama bagi pelaksanaan AMDAL di Indonesia.
8.

Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 17 Tahun 2001 mengatur tentang…

  • A. Baku mutu lingkungan
  • B. Jenis usaha dan/atau kegiatan yang wajib dilengkapi AMDAL
  • C. Sanksi pidana lingkungan
  • D. Pengelolaan limbah B3
Jawaban: B. Jenis usaha dan/atau kegiatan yang wajib dilengkapi AMDAL.
Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 17 Tahun 2001 mengatur tentang jenis usaha dan/atau kegiatan yang wajib dilengkapi dengan AMDAL.
9.

Langkah pertama dalam prosedur studi AMDAL adalah…

  • A. Penyusunan ANDAL
  • B. Penyusunan RKL-RPL
  • C. Penapisan (screening)
  • D. Pengumuman rencana kegiatan
Jawaban: C. Penapisan (screening).
Penapisan atau screening merupakan langkah awal untuk menentukan apakah suatu rencana usaha atau kegiatan wajib menyusun AMDAL atau tidak.
10.

Dokumen KA-ANDAL (Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan) berfungsi sebagai…

  • A. Laporan akhir hasil analisis dampak
  • B. Rencana detail pengelolaan lingkungan
  • C. Panduan ruang lingkup studi ANDAL
  • D. Dokumen pemantauan lingkungan
Jawaban: C. Panduan ruang lingkup studi ANDAL.
KA-ANDAL berfungsi sebagai pedoman yang memuat ruang lingkup, metodologi, dan pendekatan yang akan digunakan dalam penyusunan dokumen ANDAL.
11.

Rona lingkungan hidup adalah…

  • A. Kondisi lingkungan yang diharapkan setelah proyek selesai
  • B. Kondisi lingkungan saat ini sebelum adanya rencana kegiatan
  • C. Dampak negatif dari kegiatan pembangunan
  • D. Proyeksi dampak lingkungan di masa depan
Jawaban: B. Kondisi lingkungan saat ini sebelum adanya rencana kegiatan.
Rona lingkungan hidup menggambarkan kondisi awal lingkungan (fisik, kimia, biologi, sosial, ekonomi, budaya) di lokasi rencana kegiatan sebelum kegiatan dimulai.
12.

Tahapan kegiatan dalam AMDAL meliputi…

  • A. Pra-konstruksi, konstruksi, operasi, dan pasca-operasi
  • B. Hanya tahap operasi
  • C. Perencanaan dan evaluasi saja
  • D. Konstruksi dan pemeliharaan
Jawaban: A. Pra-konstruksi, konstruksi, operasi, dan pasca-operasi.
Tahapan kegiatan dalam AMDAL mencakup pra-konstruksi, konstruksi, operasi, dan pasca-operasi untuk mengidentifikasi dampak pada setiap fase.
13.

Jenis kegiatan yang wajib dilengkapi AMDAL ditetapkan berdasarkan…

  • A. Keputusan gubernur setempat
  • B. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup
  • C. Keputusan presiden
  • D. Peraturan daerah
Jawaban: B. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup.
Jenis kegiatan yang wajib AMDAL diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup, yang mencantumkan kriteria dan daftar kegiatan yang berpotensi menimbulkan dampak penting.
14.

Contoh kegiatan yang termasuk wajib AMDAL adalah…

  • A. Pembangunan rumah tinggal pribadi
  • B. Pembangunan pabrik kimia skala besar
  • C. Usaha warung makan kecil
  • D. Kegiatan pertanian tradisional
Jawaban: B. Pembangunan pabrik kimia skala besar.
Pembangunan pabrik kimia skala besar termasuk kegiatan yang berpotensi menimbulkan dampak penting terhadap lingkungan, sehingga wajib menyusun AMDAL.
15.

Metode pengumpulan data primer dalam studi AMDAL dapat dilakukan melalui…

  • A. Studi literatur dan analisis dokumen
  • B. Survei lapangan dan wawancara
  • C. Penggunaan data sekunder dari instansi
  • D. Pemodelan matematis tanpa data lapangan
Jawaban: B. Survei lapangan dan wawancara.
Data primer diperoleh langsung dari lapangan melalui survei, observasi, wawancara, dan pengukuran langsung, berbeda dengan data sekunder yang berasal dari sumber yang sudah ada.
16.

Metode prakiraan dampak digunakan untuk…

  • A. Menggambarkan rona lingkungan saat ini
  • B. Memprediksi perubahan lingkungan akibat kegiatan
  • C. Mengevaluasi kelayakan ekonomi proyek
  • D. Menyusun rencana anggaran
Jawaban: B. Memprediksi perubahan lingkungan akibat kegiatan.
Metode prakiraan dampak digunakan untuk memprediksi besaran dan sifat perubahan lingkungan yang mungkin terjadi sebagai akibat dari rencana kegiatan.
17.

Dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) berisi…

  • A. Hasil analisis dampak lingkungan
  • B. Usulan tindakan untuk mengelola dampak negatif dan meningkatkan dampak positif
  • C. Prosedur penapisan AMDAL
  • D. Data rona lingkungan awal
Jawaban: B. Usulan tindakan untuk mengelola dampak negatif dan meningkatkan dampak positif.
RKL memuat usulan tindakan pengelolaan lingkungan yang akan dilakukan untuk mencegah, mengendalikan, dan menanggulangi dampak negatif serta meningkatkan dampak positif.
18.

Menurut Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009, definisi lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan perikehidupan, dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. Manakah dari berikut ini yang BUKAN merupakan komponen lingkungan hidup?

  • A. Manusia dan perilakunya
  • B. Benda dan daya
  • C. Kebijakan pemerintah daerah
  • D. Makhluk hidup selain manusia
Jawaban: C. Kebijakan pemerintah daerah.
Kebijakan pemerintah daerah merupakan produk administrasi, bukan komponen fisik atau biologis lingkungan hidup sebagaimana didefinisikan dalam UU 32/2009.
19.

Konsep pembangunan berkelanjutan menekankan keseimbangan antara tiga pilar utama. Di bawah ini yang merupakan tiga pilar pembangunan berkelanjutan adalah…

  • A. Ekonomi, sosial, dan politik
  • B. Ekonomi, sosial, dan lingkungan
  • C. Lingkungan, budaya, dan teknologi
  • D. Sosial, budaya, dan pertahanan
Jawaban: B. Ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Pilar pembangunan berkelanjutan terdiri dari ekonomi, sosial, dan lingkungan yang saling terkait untuk menjamin kualitas hidup saat ini dan masa depan.
20.

Pengelolaan lingkungan hidup merupakan upaya sistematis dan terpadu. Prinsip utama dalam pengelolaan lingkungan hidup adalah…

  • A. Eksploitasi sumber daya secara maksimal
  • B. Mengutamakan pertumbuhan ekonomi di atas segalanya
  • C. Pelestarian fungsi lingkungan hidup
  • D. Mengabaikan partisipasi masyarakat
Jawaban: C. Pelestarian fungsi lingkungan hidup.
Pengelolaan lingkungan hidup bertujuan melestarikan fungsi lingkungan agar tetap mendukung kehidupan secara berkelanjutan.
21.

Pembangunan berkelanjutan sering dikaitkan dengan konsep 'triple bottom line'. Jika suatu proyek pembangunan hanya menguntungkan secara ekonomi tetapi merusak lingkungan dan mengabaikan kesejahteraan sosial, maka proyek tersebut…

  • A. Telah memenuhi prinsip pembangunan berkelanjutan
  • B. Melanggar prinsip pembangunan berkelanjutan
  • C. Sah secara hukum karena menguntungkan ekonomi
  • D. Tidak memerlukan AMDAL
Jawaban: B. Melanggar prinsip pembangunan berkelanjutan.
Pembangunan berkelanjutan memerlukan keseimbangan antara ekonomi, sosial, dan lingkungan, sehingga proyek yang merusak lingkungan dan sosial bertentangan dengan prinsip tersebut.
22.

AMDAL berfungsi sebagai sistem manajemen lingkungan dalam pembangunan. Peran AMDAL dalam konteks pembangunan berkelanjutan adalah…

  • A. Sebagai izin proyek tanpa perlu kajian
  • B. Sebagai alat untuk memprediksi dan mengelola dampak lingkungan sejak awal perencanaan
  • C. Hanya sebagai formalitas administratif
  • D. Sebagai laporan setelah proyek selesai
Jawaban: B. Sebagai alat untuk memprediksi dan mengelola dampak lingkungan sejak awal perencanaan.
AMDAL adalah instrumen pencegahan dini untuk mengidentifikasi, memprediksi, dan mengelola dampak lingkungan sebelum keputusan pembangunan diambil.
23.

Salah satu peranan AMDAL dalam pengelolaan lingkungan hidup adalah sebagai alat pengambil keputusan. Manakah pernyataan yang paling tepat mengenai peran tersebut?

  • A. AMDAL menggantikan keputusan pemerintah daerah
  • B. AMDAL memberikan rekomendasi teknis untuk meminimalkan dampak negatif
  • C. AMDAL hanya digunakan oleh pihak swasta
  • D. AMDAL tidak memerlukan data lapangan
Jawaban: B. AMDAL memberikan rekomendasi teknis untuk meminimalkan dampak negatif.
AMDAL memberikan rekomendasi berbasis data dan analisis untuk membantu pengambil keputusan dalam merencanakan kegiatan yang ramah lingkungan.
24.

Peraturan perundang-undangan terkait lingkungan hidup di Indonesia diatur dalam berbagai undang-undang. Undang-undang yang menjadi landasan utama AMDAL saat ini adalah…

  • A. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960
  • B. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009
  • C. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007
  • D. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012
Jawaban: B. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009.
UU 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup merupakan landasan hukum utama yang mengatur AMDAL di Indonesia.
25.

Salah satu peraturan turunan dari undang-undang lingkungan hidup yang mengatur prosedur AMDAL adalah Peraturan Pemerintah. Nomor berapakah PP yang mengatur tentang AMDAL?

  • A. PP Nomor 27 Tahun 2012
  • B. PP Nomor 22 Tahun 2021
  • C. PP Nomor 82 Tahun 2001
  • D. PP Nomor 24 Tahun 2018
Jawaban: B. PP Nomor 22 Tahun 2021.
PP Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup mengatur secara rinci pelaksanaan AMDAL.
26.

Dalam prosedur AMDAL, langkah pertama yang harus dilakukan oleh pemrakarsa adalah…

  • A. Menyusun dokumen RKL-RPL
  • B. Menyusun Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan (KA-ANDAL)
  • C. Melakukan uji publik tanpa dokumen
  • D. Mendapatkan izin lingkungan sebelum studi
Jawaban: B. Menyusun Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan (KA-ANDAL).
Prosedur AMDAL dimulai dengan penyusunan KA-ANDAL sebagai dokumen perencanaan studi yang akan dilakukan.
27.

Penilaian KA-ANDAL dilakukan oleh komisi penilai AMDAL. Tujuan penilaian ini adalah…

  • A. Memastikan KA-ANDAL sesuai dengan kaidah ilmiah dan lingkup studi yang tepat
  • B. Menyetujui proyek tanpa perubahan
  • C. Membatalkan proyek secara sepihak
  • D. Membuat keputusan final tentang izin lingkungan
Jawaban: A. Memastikan KA-ANDAL sesuai dengan kaidah ilmiah dan lingkup studi yang tepat.
Penilaian KA-ANDAL bertujuan memverifikasi kelayakan ruang lingkup dan metodologi studi agar hasil ANDAL dapat diandalkan.
28.

Rona lingkungan (baseline environment) merupakan gambaran kondisi lingkungan saat ini sebelum kegiatan dilaksanakan. Dalam AMDAL, rona lingkungan digunakan untuk…

  • A. Sebagai referensi setelah kegiatan selesai saja
  • B. Mengidentifikasi perbedaan dampak yang mungkin timbul
  • C. Menentukan biaya proyek
  • D. Membandingkan dengan proyek lain
Jawaban: B. Mengidentifikasi perbedaan dampak yang mungkin timbul.
Rona lingkungan menjadi dasar untuk memprakirakan perubahan yang akan terjadi akibat kegiatan, sehingga dampak dapat diukur secara objektif.
29.

Tahapan kegiatan dalam AMDAL mencakup kegiatan pra-konstruksi, konstruksi, operasi, dan pasca-operasi. Manakah contoh kegiatan yang termasuk dalam tahap pra-konstruksi?

  • A. Pengoperasian mesin pabrik
  • B. Pembangunan jalan akses
  • C. Pembersihan lahan
  • D. Pemantauan limbah
Jawaban: C. Pembersihan lahan.
Pembersihan lahan merupakan kegiatan fisik awal yang termasuk dalam tahap pra-konstruksi sebelum pembangunan utama dimulai.
30.

Jenis kegiatan yang wajib dilengkapi AMDAL ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan. Dalam PP 22/2021, kriteria utama kegiatan wajib AMDAL adalah…

  • A. Berskala kecil dan berlokasi terpencil
  • B. Berpotensi menimbulkan dampak besar dan penting terhadap lingkungan
  • C. Hanya kegiatan milik perusahaan asing
  • D. Kegiatan yang sudah berjalan lebih dari 10 tahun
Jawaban: B. Berpotensi menimbulkan dampak besar dan penting terhadap lingkungan.
Kegiatan wajib AMDAL adalah yang berpotensi menimbulkan dampak besar dan penting terhadap lingkungan, seperti perubahan bentuk lahan, polusi, dan konflik sosial.
31.

Metode pengumpulan data dalam AMDAL dapat dilakukan melalui survei lapangan, wawancara, dan studi literatur. Tujuan pengumpulan data primer adalah…

  • A. Mendapatkan data spesifik dari lokasi studi secara langsung
  • B. Menghemat biaya tanpa perlu ke lapangan
  • C. Menggantikan data sekunder sepenuhnya
  • D. Hanya untuk memenuhi persyaratan formal
Jawaban: A. Mendapatkan data spesifik dari lokasi studi secara langsung.
Data primer dikumpulkan langsung dari lapangan untuk mendapatkan informasi yang akurat dan relevan mengenai kondisi lingkungan setempat.
32.

Metode prakiraan dampak digunakan untuk memperkirakan perubahan lingkungan akibat suatu kegiatan. Contoh metode prakiraan dampak yang umum digunakan adalah…

  • A. Analisis SWOT
  • B. Matriks interaksi
  • C. Anggaran biaya proyek
  • D. Pemetaan kepuasan masyarakat
Jawaban: B. Matriks interaksi.
Matriks interaksi merupakan metode untuk memprediksi dampak dengan menghubungkan komponen kegiatan dan komponen lingkungan.
33.

Evaluasi dampak bertujuan menentukan tingkat kepentingan dampak. Manakah pertanyaan yang tepat dalam proses evaluasi dampak?

  • A. Berapa biaya yang diperlukan untuk mitigasi?
  • B. Seberapa besar dan pentingkah dampak tersebut bagi lingkungan dan masyarakat?
  • C. Siapa yang bertanggung jawab atas proyek?
  • D. Kapan proyek akan dimulai?
Jawaban: B. Seberapa besar dan pentingkah dampak tersebut bagi lingkungan dan masyarakat?.
Evaluasi dampak fokus pada besaran dan kepentingan dampak untuk menentukan prioritas penanganan dan rekomendasi pengelolaan.
34.

Dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) merupakan bagian akhir dari proses AMDAL. Fungsi utama RKL adalah…

  • A. Mendokumentasikan dampak yang sudah terjadi
  • B. Merencanakan tindakan untuk mengelola dampak negatif selama kegiatan berlangsung
  • C. Menggantikan dokumen ANDAL
  • D. Memberikan izin operasi kegiatan
Jawaban: B. Merencanakan tindakan untuk mengelola dampak negatif selama kegiatan berlangsung.
RKL berisi rencana pengelolaan dampak negatif yang timbul akibat kegiatan, termasuk langkah mitigasi dan pengendalian.
35.

Lingkungan hidup terdiri dari empat komponen utama, yaitu komponen air, tanah, udara, dan biotik. Komponen biotik meliputi apa saja?

  • A. Air, tanah, dan mineral
  • B. Manusia, hewan, dan tumbuhan
  • C. Udara, cahaya matahari, dan suhu
  • D. Batu, mineral, dan air
Jawaban: B. Manusia, hewan, dan tumbuhan.
Komponen biotik adalah komponen hidup yang mencakup manusia, hewan, dan tumbuhan, sedangkan komponen abiotik mencakup air, tanah, dan udara.
36.

Pembangunan yang tidak berwawasan lingkungan seringkali menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Salah satu dampak utama dari pembangunan yang tidak ramah lingkungan adalah?

  • A. Meningkatnya pendapatan masyarakat secara merata
  • B. Terciptanya ekosistem yang stabil
  • C. Kerusakan sumber daya alam dan pencemaran
  • D. Berkurangnya jumlah penduduk
Jawaban: C. Kerusakan sumber daya alam dan pencemaran.
Pembangunan tanpa wawasan lingkungan cenderung mengeksploitasi sumber daya alam dan menghasilkan limbah yang mencemari lingkungan, menyebabkan kerusakan.
37.

Pengelolaan lingkungan hidup adalah upaya sistematis dan terpadu yang dilakukan untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup. Prinsip dasar pengelolaan lingkungan hidup meliputi?

  • A. Eksploitasi sumber daya secara maksimal
  • B. Pencegahan dan penanggulangan pencemaran serta pemulihan
  • C. Mengabaikan dampak lingkungan demi ekonomi
  • D. Prioritas pada industri berat
Jawaban: B. Pencegahan dan penanggulangan pencemaran serta pemulihan.
Pengelolaan lingkungan hidup berfokus pada pencegahan, penanggulangan pencemaran, dan pemulihan lingkungan untuk menjaga kelestarian fungsi lingkungan.
38.

Pembangunan berkelanjutan didefinisikan sebagai pembangunan yang memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang. Konsep ini menekankan pada tiga pilar utama, yaitu?

  • A. Ekonomi, sosial, dan lingkungan
  • B. Politik, budaya, dan pendidikan
  • C. Industri, perdagangan, dan jasa
  • D. Hukum, keamanan, dan pertahanan
Jawaban: A. Ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Pembangunan berkelanjutan berlandaskan pada keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan untuk kesejahteraan jangka panjang.
39.

AMDAL merupakan singkatan dari Analisis Mengenai Dampak Lingkungan. Fungsi utama AMDAL dalam sistem manajemen lingkungan adalah?

  • A. Sebagai izin usaha setelah proyek berjalan
  • B. Sebagai alat perencanaan untuk mencegah dampak negatif sebelum proyek dilaksanakan
  • C. Sebagai laporan akhir proyek
  • D. Sebagai dokumen pemasaran perusahaan
Jawaban: B. Sebagai alat perencanaan untuk mencegah dampak negatif sebelum proyek dilaksanakan.
AMDAL digunakan sebagai alat perencanaan dan pengambilan keputusan untuk memperkirakan dampak sebelum suatu kegiatan atau proyek dilaksanakan, sehingga pencegahan dapat dilakukan.
40.

Peranan AMDAL dalam pengelolaan lingkungan hidup sangat penting. Salah satu peran AMDAL adalah?

  • A. Memastikan proyek berjalan tanpa hambatan birokrasi
  • B. Menyediakan data untuk penelitian akademis
  • C. Menjamin bahwa dampak lingkungan telah dipertimbangkan sejak awal perencanaan
  • D. Menggantikan semua peraturan daerah
Jawaban: C. Menjamin bahwa dampak lingkungan telah dipertimbangkan sejak awal perencanaan.
AMDAL memastikan dampak lingkungan dipertimbangkan secara komprehensif dalam proses perencanaan, sehingga pengelolaan lingkungan dapat diintegrasikan sejak awal.
41.

Peraturan perundang-undangan terkait lingkungan hidup di Indonesia terus mengalami pembaruan. Undang-undang yang menjadi dasar utama pengelolaan lingkungan hidup saat ini adalah?

  • A. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
  • B. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Pokok-Pokok Agraria
  • C. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang
  • D. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah
Jawaban: A. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
UU No. 32 Tahun 2009 adalah landasan hukum utama yang mengatur perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup secara menyeluruh di Indonesia.
42.

Aturan hukum yang secara spesifik mengatur tentang prosedur dan tata laksana AMDAL di Indonesia diatur dalam?

  • A. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan
  • B. Peraturan Daerah setiap provinsi
  • C. Keputusan Presiden
  • D. Peraturan Bank Indonesia
Jawaban: A. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (sekarang Menteri Lingkungan Hidup) mengatur secara detail prosedur, jenis kegiatan, dan tata laksana AMDAL.
43.

Langkah pertama dalam prosedur studi AMDAL yang harus dilakukan oleh pemrakarsa proyek adalah?

  • A. Menyusun Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL)
  • B. Menyusun Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan (KA-ANDAL)
  • C. Melakukan uji coba operasional proyek
  • D. Publikasi hasil studi ke media massa
Jawaban: B. Menyusun Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan (KA-ANDAL).
Langkah awal studi AMDAL adalah penyusunan KA-ANDAL yang merupakan panduan untuk melakukan analisis dampak lingkungan secara sistematis.
44.

Dalam tahapan studi AMDAL, dokumen KA-ANDAL dinilai oleh komisi penilai AMDAL. Tujuan penilaian ini adalah untuk?

  • A. Menentukan besarnya denda proyek
  • B. Memastikan KA-ANDAL layak secara metodologi dan substansi untuk dilanjutkan ke tahap ANDAL
  • C. Membatalkan proyek
  • D. Menyetujui lokasi proyek
Jawaban: B. Memastikan KA-ANDAL layak secara metodologi dan substansi untuk dilanjutkan ke tahap ANDAL.
Penilaian KA-ANDAL bertujuan memvalidasi bahwa ruang lingkup, metode, dan data yang akan digunakan dalam ANDAL sudah tepat dan terarah.
45.

Rona lingkungan dasar harus digambarkan dalam AMDAL untuk mengetahui kondisi awal lingkungan. Komponen rona lingkungan yang termasuk dalam aspek fisika-kimia adalah?

  • A. Iklim, topografi, dan kualitas air
  • B. Sosial ekonomi masyarakat
  • C. Budaya dan adat istiadat
  • D. Kesehatan masyarakat
Jawaban: A. Iklim, topografi, dan kualitas air.
Aspek fisika-kimia mencakup kondisi fisik dan kimia lingkungan seperti iklim, topografi, geologi, kualitas air, dan udara.
46.

Dalam AMDAL, rencana kegiatan yang akan dianalisis harus dirinci berdasarkan tahapan. Tiga tahapan utama kegiatan yang perlu diuraikan dalam AMDAL adalah?

  • A. Tahap konstruksi, tahap operasi, dan tahap pasca operasi
  • B. Tahap perencanaan, tahap konstruksi, dan tahap pemasaran
  • C. Tahap studi kelayakan, tahap konstruksi, dan tahap audit
  • D. Tahap survei, tahap desain, dan tahap penjualan
Jawaban: A. Tahap konstruksi, tahap operasi, dan tahap pasca operasi.
Dampak lingkungan dianalisis pada setiap tahap kegiatan, yaitu prakonstruksi/konstruksi, operasi, dan pasca operasi, termasuk kemungkinan penutupan atau rehabilitasi.
47.

Peraturan perundangan menetapkan jenis kegiatan tertentu wajib memiliki AMDAL. Dasar utama penentuan jenis kegiatan wajib AMDAL adalah?

  • A. Keuntungan ekonomi proyek
  • B. Potensi dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup
  • C. Kepemilikan modal proyek
  • D. Lokasi proyek di perkotaan
Jawaban: B. Potensi dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup.
Jenis kegiatan yang diperkirakan akan menimbulkan dampak besar dan penting terhadap lingkungan wajib dilengkapi dengan studi AMDAL.
48.

Dalam metode AMDAL, prakiraan dampak bertujuan untuk mengestimasi perubahan yang akan terjadi akibat kegiatan. Metode yang sering digunakan untuk prakiraan dampak kualitatif adalah?

  • A. Model matematika
  • B. Matriks interaksi Leopold
  • C. Simulasi fisik
  • D. Analisis statistik regresi
Jawaban: B. Matriks interaksi Leopold.
Matriks Leopold adalah salah satu metode kualitatif yang digunakan untuk mengidentifikasi dan memprediksi interaksi antara kegiatan dan komponen lingkungan.
49.

Evaluasi dampak merupakan tahap akhir dalam analisis dampak. Tujuan evaluasi dampak adalah untuk?

  • A. Menghitung biaya proyek
  • B. Menentukan signifikansi dampak terhadap lingkungan dan keberlanjutan proyek
  • C. Mempersiapkan laporan keuangan
  • D. Menjadwalkan proyek
Jawaban: B. Menentukan signifikansi dampak terhadap lingkungan dan keberlanjutan proyek.
Evaluasi dampak menilai seberapa penting dan serius dampak yang diprakirakan, sehingga dapat diputuskan apakah dampak tersebut dapat diterima atau perlu dimitigasi.
50.

Dokumen Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL) merupakan hasil dari studi AMDAL. Isi pokok dari dokumen ANDAL meliputi?

  • A. Rencana detail anggaran biaya proyek
  • B. Analisis dampak besar dan penting yang telah diprediksi beserta dengan rencana pengelolaan dan pemantauannya
  • C. Daftar nama tenaga kerja proyek
  • D. Profil perusahaan pemrakarsa
Jawaban: B. Analisis dampak besar dan penting yang telah diprediksi beserta dengan rencana pengelolaan dan pemantauannya.
ANDAL berisi analisis dampak yang komprehensif, serta menjadi dasar dalam penyusunan RKL (Rencana Pengelolaan Lingkungan) dan RPL (Rencana Pemantauan Lingkungan).

Latihan soal di atas memang tidak dibuat dalam format UTM atau UO. Namun, pola pertanyaan kasus dan analisisnya sangat mirip dengan soal ujian nanti. Manfaatkan halaman ini untuk latihan mandiri. Ulangi mengerjakan soal yang sulit dan cari referensi dari modul.

Pemahaman mendalam terhadap materi PWKL4404 Analisis Mengenai Dampak Lingkungan adalah kunci sukses UAS. Fokuslah pada pemahaman konsep utama dari soal yang sudah dibaca. Soal Ujian UT biasanya menguji penerapan teori pada studi kasus konkret. Kuasai pola analisisnya agar kamu lebih percaya diri.

Bagikan

error: Content is protected !!