Aplikasi Gratis

Soalut.com

v1.3.0

Install sekali, akses kapan saja tanpa browser

Ribuan soal & modul lengkap di aplikasi

GET IT ON Google Play

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir! 💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung
Rp
Rp
Rp
Rp
Selalu Gratis
Ribuan soal UT gratis,
karena kamu peduli
Ikut Dukung Sekarang

Soal UAS UT PWKL4407 Pembangunan Bertumpu pada Komunitas dan Kunci Jawaban

Aplikasi Gratis

Soalut.com
★★★★★ 5.0
Gratis
GET IT ON Google Play
Soal UT PWKL4407 Pembangunan Bertumpu pada Komunitas
Soal UT PWKL4407 Pembangunan Bertumpu pada Komunitas

Pulang shift malam, buka Modul 1 Kegiatan Belajar 2 soal landasan hukum, rasanya campur aduk. Materi PWKL4407 Pembangunan Bertumpu pada Komunitas itu memang luas, dari asas partisipatif sampai peran pemangku kepentingan di Modul 2. Kadang bingung mana yang harus dihafal. latihan soal UT di halaman ini bisa jadi panduan untuk fokus ke topik yang sering muncul. Coba kerjakan bagian Modul 3 dulu, soal pembangunan partisipatif lumayan sering bikin pusing.

Banyak mahasiswa UT kesulitan membedakan perencanaan partisipatif di Modul 4 dengan teknik survei swadaya di Modul 5. Keduanya saling sambung, tapi pendekatannya lain. Hal itu wajar. Halaman ini sediakan prediksi soal UAS Perencanaan Wilayah dan Kota yang langsung ngincar poin-poin inti tiap KB. Latihan soal berikut bisa kamu pakai buat tes pemahaman secara bertahap.

Soal Ujian UT di bawah ini nyerempet inti Modul 7 soal rencana tindak sampai Modul 9 tentang peran masyarakat dalam penataan ruang. Setiap soal kami lengkapi dengan kunci jawaban dan pembahasan rinci, bukan sekadar daftar jawaban. Kalau ada jawabanmu beda dengan kunci, sempetin baca dulu alasannya sebelum lanjut. latihan UAS Universitas Terbuka di halaman ini sengaja dibuat per KB biar kamu bisa lihat sendiri bagian mana yang masih perlu diulang.

Soal UT PWKL4407 Pembangunan Bertumpu pada Komunitas

1.

Dalam konteks pembangunan bertumpu pada komunitas, apakah yang dimaksud dengan 'komunitas'?

  • A. Sekelompok orang yang tinggal di satu wilayah administratif
  • B. Kumpulan orang yang memiliki kepentingan dan tujuan bersama dalam suatu wilayah
  • C. Semua warga negara Indonesia yang terdaftar secara resmi
  • D. Organisasi non-pemerintah yang bergerak di bidang pembangunan
Jawaban: B
Komunitas dalam pembangunan bertumpu pada komunitas merujuk pada sekelompok orang yang memiliki kepentingan dan tujuan bersama dalam suatu wilayah, bukan sekadar administratif.
2.

Pembangunan bertumpu pada komunitas menekankan pentingnya partisipasi aktif. Siapa aktor utama dalam pendekatan ini?

  • A. Pemerintah pusat
  • B. Investor swasta
  • C. Masyarakat setempat
  • D. Lembaga donor internasional
Jawaban: C
Pendekatan ini menempatkan masyarakat setempat sebagai aktor utama yang terlibat langsung dalam proses pembangunan.
3.

Manakah dari berikut ini yang BUKAN merupakan ciri khas pembangunan bertumpu pada komunitas?

  • A. Pengambilan keputusan dilakukan secara top-down
  • B. Mengutamakan kearifan lokal
  • C. Pemberdayaan masyarakat sebagai tujuan
  • D. Adanya kemitraan antara masyarakat dan pemerintah
Jawaban: A
Pembangunan bertumpu pada komunitas bersifat partisipatif, bukan top-down. Keputusan diambil bersama masyarakat.
4.

Dalam proses pembangunan bertumpu pada komunitas, apa yang dimaksud dengan 'pemberdayaan'?

  • A. Meningkatkan kemampuan dan kemandirian masyarakat untuk mengelola pembangunan
  • B. Memberikan bantuan dana langsung kepada masyarakat
  • C. Menggantikan peran pemerintah dalam pembangunan
  • D. Memfokuskan pembangunan hanya pada sektor ekonomi
Jawaban: A
Pemberdayaan adalah proses meningkatkan kemampuan dan kemandirian masyarakat agar mampu mengelola pembangunan secara mandiri.
5.

Komunitas memiliki potensi sumber daya lokal. Contoh sumber daya lokal yang paling tepat adalah?

  • A. Dana Alokasi Umum dari pemerintah pusat
  • B. Tenaga ahli asing yang didatangkan
  • C. Pinjaman bank dengan bunga rendah
  • D. Pengetahuan tradisional tentang pertanian
Jawaban: D
Pengetahuan tradisional merupakan sumber daya lokal yang dimiliki komunitas, berbeda dengan dana eksternal atau tenaga asing.
6.

Salah satu prinsip dasar pembangunan bertumpu pada komunitas adalah 'keberlanjutan'. Apa yang dimaksud dengan hal ini?

  • A. Manfaat pembangunan dapat dinikmati dalam jangka panjang tanpa merusak lingkungan
  • B. Proyek pembangunan terus didanai oleh pihak luar
  • C. Pembangunan fokus pada hasil jangka pendek
  • D. Pembangunan harus mengikuti rencana pemerintah pusat
Jawaban: A
Keberlanjutan berarti pembangunan menghasilkan manfaat jangka panjang dengan tetap menjaga keseimbangan lingkungan dan sosial.
7.

Landasan pemikiran pembangunan bertumpu pada komunitas menekankan bahwa masyarakat adalh subjek, bukan objek. Implikasinya adalah?

  • A. Masyarakat terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan
  • B. Masyarakat hanya menerima instruksi dari pemerintah
  • C. Pembangunan ditentukan sepenuhnya oleh pihak luar
  • D. Masyarakat tidak perlu dilibatkan dalam evaluasi
Jawaban: A
Sebagai subjek, masyarakat aktif terlibat dalam setiap tahap pembangunan, dari perencanaan hingga evaluasi.
8.

Apa tujuan utama dari pembangunan bertumpu pada komunitas?

  • A. Menciptakan keuntungan pasar bagi investor
  • B. Meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia nasional
  • C. Mempercepat pembangunan fisik saja
  • D. Meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian masyarakat
Jawaban: D
Tujuan utamanya adalah meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian masyarakat melalui partisipasi aktif.
9.

Asas 'keswadayaan' dalam pembangunan bertumpu pada komunitas berarti?

  • A. Masyarakat menggunakan sumber daya sendiri dengan kreativitas
  • B. Masyarakat bergantung pada bantuan pemerintah sepenuhnya
  • C. Pembangunan dikelola oleh pihak swasta
  • D. Masyarakat pasif menunggu program dari luar
Jawaban: A
Keswadayaan berarti masyarakat menggerakkan sumber daya dan kreativitas sendiri, bukan bergantung penuh pada bantuan luar.
10.

Landasan hukum pembangunan bertumpu pada komunitas di Indonesia tercantum dalam?

  • A. Intruksi Presiden
  • B. Peraturan Pemerintah saja
  • C. Keputusan Menteri
  • D. Undang-Undang Dasar 1945
Jawaban: D
UUD 1945 menjadi landasan hukum utama yang mengamanatkan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan.
11.

Asas 'partisipasi' dalam pembangunan bertumpu pada komunitas menuntut agar?

  • A. Partisipasi bersifat opsional
  • B. Masyarakat hanya hadir dalam rapat perencanaan
  • C. Masyarakat dilibatkan secara aktif dalam setiap tahap pembangunan
  • D. Partisipasi dibatasi pada sumbangan dana
Jawaban: C
Partisipasi mengharuskan keterlibatan aktif masyarakat di seluruh tahap, bukan sekadar formalitas.
12.

Landasan pemikiran pembangunan bertumpu pada komunitas dipengaruhi oleh konsep 'pengembangan kapasitas'. Maksudnya?

  • A. Membangun infrastruktur fisik di komunitas
  • B. Menambah jumlah proyek pembangunan
  • C. Meningkatkan kemampuan individu dan kelembagaan komunitas
  • D. Memperkuat kekuasaan pemerintah lokal
Jawaban: C
Pengembangan kapasitas fokus pada peningkatan kemampuan sumber daya manusia dan organisasi komunitas.
13.

Siapakah yang dimaksud dengan 'pemangku kepentingan' dalam konteks pembangunan bertumpu pada komunitas?

  • A. Hanya pemerintah daerah
  • B. Semua pihak yang memiliki kepentingan dan terpengaruh oleh pembangunan
  • C. Donor asing
  • D. Kontraktor proyek
Jawaban: B
Pemangku kepentingan mencakup semua pihak yang terkait, baik langsung maupun tidak langsung, dalam proses pembangunan.
14.

Di bawah ini yang termasuk komponen pemangku kepentingan internal dalam komunitas adalah?

  • A. Pemerintah pusat
  • B. Konsultan asing
  • C. Lembaga donor
  • D. Organisasi masyarakat lokal
Jawaban: D
Organisasi masyarakat lokal bagian dari dalam komunitas, sedangkan pemerintah pusat, donor, dan konsultan adalah pihak eksternal.
15.

Apa peran utama masyarakat sebagai pemangku kepentingan dalam pembangunan bertumpu pada komunitas?

  • A. Sebagai pelaksana pasif proyek
  • B. Sebagai subjek aktif yang merencanakan dan mengelola pembangunan
  • C. Sebagai pengawas dari luar
  • D. Sebagai sumber dana utama
Jawaban: B
Masyarakat berperan aktif sebagai perencana, pelaksana, dan pengelola pembangunan, bukan pasif.
16.

Bagaimana peran pemerintah daerah sebagai pemangku kepentingan dalam pembangunan bertumpu pada komunitas?

  • A. Menentukan seluruh kebijakan sepihak
  • B. Fasilitator dan penyedia dukungan teknis
  • C. Menggantikan peran komunitas
  • D. Pemberi izin tanpa dialog
Jawaban: B
Pemerintah daerah berperan sebagai fasilitator yang mendukung komunitas dengan teknis dan kebijakan, bukan mengambil alih.
17.

Mengapa pemangku kepentingan dari sektor swasta perlu dilibatkan dalam pembangunan bertumpu pada komunitas?

  • A. Agar proyek pembangunan dapat diprivatisasi
  • B. Karena swasta adalah pemilik utama tanah
  • C. Untuk memberikan sumber daya dan keahlian tambahan
  • D. Untuk mengurangi peran pemerintah
Jawaban: C
Keterlibatan swasta dapat menyumbang sumber daya, keahlian, dan inovasi yang melengkapi upaya komunitas dan pemerintah.
18.

Apa yang dimaksud dengan pemangku kepentingan dalam konteks pembangunan bertumpu pada komunitas?

  • A. Perusahaan swasta yang mendanai proyek komunitas
  • B. Pemerintah pusat yang mengelola dana pembangunan
  • C. Individu atau kelompok yang memiliki kepentingan dan terpengaruh oleh suatu program pembangunan
  • D. Lembaga internasional yang memberikan bantuan teknis
Jawaban: C
Pemangku kepentingan adalah individu atau kelompok yang memiliki kepentingan dan terpengaruh oleh program pembangunan, termasuk masyarakat lokal, pemerintah, dan sektor swasta.
19.

Fungsi utama pemangku kepentingan dalam pembangunan bertumpu pada komunitas adalah sebagai berikut, kecuali?

  • A. Menjadi pengawas independen tanpa keterlibatan langsung
  • B. Menyediakan sumber daya dan dukungan teknis
  • C. Berpartisipasi dalam pengambilan keputusan
  • D. Memfasilitasi mobilisasi masyarakat
Jawaban: A
Fungsi pemangku kepentingan mencakup penyediaan sumber daya, partisipasi dalam keputusan, dan fasilitasi. Menjadi pengawas independen tanpa keterlibatan langsung bukan fungsi utama karena keterlibatan aktif diperlukan.
20.

Dalam pembangunan bertumpu pada komunitas, peran pemerintah daerah sebagai pemangku kepentingan adalah?

  • A. Menggantikan peran masyarakat lokal dalam perencanaan
  • B. Menyusun kebijakan dan mengalokasikan anggaran partisipatif
  • C. Mengendalikan seluruh proses secara top-down
  • D. Menghindari intervensi agar komunitas mandiri
Jawaban: B
Pemerintah daerah berfungsi menyusun kebijakan dan mengalokasikan anggaran partisipatif untuk mendukung inisiatif komunitas, bukan menggantikan atau mengendalikan sepenuhnya.
21.

Apa yang membedakan peran LSM sebagai pemangku kepentingan dibandingkan sektor swasta dalam pembangunan komunitas?

  • A. LSM hanya berperan di desa, swasta di kota
  • B. LSM selalu didanai pemerintah, swasta dari investor
  • C. LSM fokus pada pemberdayaan dan advokasi, sementara swasta fokus pada keuntungan
  • D. Swasta lebih peduli lingkungan daripada LSM
Jawaban: C
LSM biasanya berorientasi pada pemberdayaan dan advokasi sosial, sedangkan sektor swasta lebih mengejar keuntungan ekonomi dalam keterlibatannya.
22.

Jika terjadi konflik kepentingan antar pemangku kepentingan dalam suatu proyek komunitas, langkah pertama yang tepat adalah?

  • A. Menghentikan proyek secara permanen
  • B. Memutuskan berdasarkan suara mayoritas tanpa diskusi
  • C. Menyerahkan keputusan kepada pihak eksternal
  • D. Mengadakan musyawarah untuk mencapai konsensus
Jawaban: D
Musyawarah adalah langkah awal yang sesuai untuk menyelesaikan konflik kepentingan dengan melibatkan semua pihak dalam dialog.
23.

Siapa yang biasanya bertindak sebagai fasilitator utama dalam pembangunan bertumpu pada komunitas?

  • A. Perusahaan multinasional
  • B. Konsultan dari luar daerah
  • C. Militer atau aparat keamanan
  • D. Pemimpin komunitas lokal
Jawaban: D
Pemimpin komunitas lokal sering menjadi fasilitator utama karena pemahaman mendalam tentang kebutuhan dan dinamika setempat.
24.

Salah satu fungsi pemangku kepentingan dalam pembangunan bertumpu pada komunitas adalah sebagai penyedia informasi. Contoh nyata dari fungsi ini adalah?

  • A. Warga memberikan data tentang kondisi infrastruktur desa
  • B. Pemerintah menutup akses data publik
  • C. Swasta menyembunyikan rencana investasi
  • D. LSM mengabaikan masukan masyarakat
Jawaban: A
Penyedia informasi berarti memberikan data yang relevan, seperti warga yang melaporkan kondisi infrastruktur untuk perencanaan partisipatif.
25.

Apa pengertian pembangunan partisipatif menurut landasan pemikiran?

  • A. Proses pembangunan yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan
  • B. Pembangunan yang hanya dikelola oleh pemerintah pusat
  • C. Program bantuan luar negeri tanpa keterlibatan lokal
  • D. Pembangunan yang didasarkan pada keputusan elit
Jawaban: A
Pembangunan partisipatif menekankan keterlibatan aktif masyarakat dalam seluruh tahapan, mulai perencanaan hingga evaluasi.
26.

Tujuan utama dari pembangunan partisipatif adalah?

  • A. Memusatkan kekuasaan pada pemerintah
  • B. Mempercepat proyek tanpa mempertimbangkan input lokal
  • C. Mengurangi biaya dengan mengabaikan partisipasi
  • D. Meningkatkan rasa memiliki dan keberlanjutan program
Jawaban: D
Tujuan utamanya adalah meningkatkan rasa memiliki masyarakat sehingga program lebih berkelanjutan dan sesuai kebutuhan.
27.

Manfaat pembangunan partisipatif bagi masyarakat adalah?

  • A. Proyek menjadi lebih mahal karena partisipasi
  • B. Masyarakat hanya menjadi penerima hasil proyek
  • C. Masyarakat mendapat kesempatan untuk memutuskan prioritas pembangunan
  • D. Masyarakat kehilangan kendali atas sumber daya
Jawaban: C
Manfaatnya termasuk kesempatan menentukan prioritas, sehingga hasil pembangunan lebih sesuai kebutuhan lokal.
28.

Hambatan umum dalam pembangunan partisipatif adalah?

  • A. Ketersediaan dana yang berlebihan
  • B. Rendahnya kesadaran dan kapasitas masyarakat
  • C. Dukungan penuh dari semua pihak
  • D. Teknologi canggih yang mudah diakses
Jawaban: B
Rendahnya kesadaran dan kapasitas masyarakat sering menghambat partisipasi efektif dalam pembangunan.
29.

Apa yang dimaksud dengan hambatan struktural dalam pembangunan partisipatif?

  • A. Kurangnya fasilitas fisik seperti gedung pertemuan
  • B. Konflik antar warga karena perbedaan pendapat
  • C. Kebijakan dan birokrasi yang tidak mendukung partisipasi
  • D. Minat masyarakat yang tinggi terhadap proyek
Jawaban: C
Hambatan struktural terkait dengan kebijakan atau birokrasi kaku yang membatasi ruang partisipasi masyarakat.
30.

Dalam mengatasi hambatan pembangunan partisipatif, strategi yang tepat adalah?

  • A. Melakukan pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat
  • B. Memaksakan keputusan dari atas
  • C. Mengurangi jumlah pertemuan publik
  • D. Mengabaikan masukan masyarakat yang kritis
Jawaban: A
Pendidikan dan pelatihan meningkatkan kapasitas masyarakat untuk berpartisipasi secara efektif.
31.

Ancangan pembangunan partisipatif yang menekankan pada dialog dan kesepakatan bersama disebut?

  • A. Pendekatan partisipatif deliberatif
  • B. Pendekatan top-down
  • C. Pendekatan teknokratis
  • D. Pendekatan otoriter
Jawaban: A
Pendekatan deliberatif mengutamakan dialog dan musyawarah untuk mencapai kesepakatan bersama dalam perencanaan.
32.

Langkah pertama dalam pembangunan partisipatif adalah?

  • A. Pendanaan dari pihak eksternal
  • B. Pelaksanaan proyek secara langsung
  • C. Evaluasi hasil tanpa perencanaan
  • D. Identifikasi kebutuhan dan potensi komunitas
Jawaban: D
Langkah awal adalah identifikasi kebutuhan dan potensi komunitas agar perencanaan sesuai kondisi lokal.
33.

Dalam langkah pembangunan partisipatif, setelah identifikasi masalah, tahap berikutnya adalah?

  • A. Penghentian program
  • B. Perencanaan aksi bersama
  • C. Pembangunan fisik tanpa konsultasi
  • D. Penyerahan wewenang kepada investor
Jawaban: B
Setelah identifikasi, tahap selanjutnya adalah perencanaan aksi bersama yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
34.

Contoh penerapan ancangan partisipatif dalam komunitas adalah?

  • A. Pemerintah membangun jembatan tanpa diskusi dengan warga
  • B. Warga dan pemerintah bersama merancang program sanitasi desa
  • C. Perusahaan menentukan lokasi pabrik secara sepihak
  • D. LSM memaksakan proyek tanpa persetujuan lokal
Jawaban: B
Penerapan ancangan partisipatif terlihat ketika warga dan pemerintah bersama merancang program, menunjukkan keterlibatan aktif.
35.

Ancangan pembangunan partisipatif yang menekankan pada peran masyarakat sebagai subjek pembangunan disebut ancangan apa?

  • A. Ancangan teknokratis
  • B. Ancangan top-down
  • C. Ancangan bottom-up
  • D. Ancangan pragmatis
Jawaban: C
Ancangan bottom-up menempatkan masyarakat sebagai subjek dan pengambil keputusan utama dalam pembangunan partisipatif.
36.

Langkah pertama dalam pembangunan partisipatif menurut modul adalah?

  • A. Pelaksanaan kegiatan pembangunan
  • B. Penyusunan rencana kegiatan
  • C. Identifikasi masalah dan potensi masyarakat
  • D. Evaluasi hasil kegiatan
Jawaban: C
Identifikasi masalah dan potensi menjadi langkah awal agar partisipasi masyarakat sesuai kebutuhan lokal.
37.

Pengertian perencanaan partisipatif adalah proses perencanaan yang melibatkan?

  • A. Hanya pemerintah pusat
  • B. Seluruh pemangku kepentingan termasuk masyarakat
  • C. Hanya lembaga swadaya masyarakat
  • D. Hanya tokoh masyarakat
Jawaban: B
Perencanaan partisipatif melibatkan seluruh pemangku kepentingan termasuk masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta secara aktif.
38.

Tujuan utama dari perencanaan partisipatif adalah?

  • A. Menciptakan rencana yang sesuai dengan visi pemerintah
  • B. Mempercepat proses pembangunan
  • C. Menekan biaya pembangunan
  • D. Menghasilkan rencana yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat
Jawaban: D
Tujuan perencanaan partisipatif adalah menghasilkan rencana yang responsif terhadap kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
39.

Posisi perencanaan partisipatif dalam siklus pembangunan berada pada tahap?

  • A. Perencanaan
  • B. Implementasi
  • C. Evaluasi
  • D. Monitoring
Jawaban: A
Perencanaan partisipatif berada pada tahap perencanaan dalam siklus pembangunan sebagai langkah awal yang partisipatif.
40.

Manfaat perencanaan partisipatif bagi masyarakat adalah?

  • A. Meningkatkan ketergantungan pada pemerintah
  • B. Memusatkan kekuasaan pada elit lokal
  • C. Mengurangi konflik karena keputusan bersama
  • D. Memperlambat proses pembangunan
Jawaban: C
Partisipasi dalam perencanaan mengurangi konflik karena keputusan diambil secara bersama dan transparan.
41.

Salah satu syarat keberhasilan perencanaan partisipatif adalah?

  • A. Adanya tekanan dari pemerintah pusat
  • B. Kesadaran dan kemauan masyarakat untuk berpartisipasi
  • C. Dana yang besar dari donor
  • D. Teknologi modern yang canggih
Jawaban: B
Keberhasilan perencanaan partisipatif bergantung pada kesadaran dan kemauan masyarakat untuk terlibat aktif.
42.

Dalam perencanaan partisipatif, peran pemerintah adalah sebagai?

  • A. Penguasa tunggal
  • B. Pelaksana lapangan
  • C. Fasilitator dan pendamping
  • D. Pengawas ketat
Jawaban: C
Pemerintah berperan sebagai fasilitator dan pendamping yang memfasilitasi proses partisipasi masyarakat.
43.

Dalam lingkup komunitas, perencanaan partisipatif sering dilakukan melalui forum apa?

  • A. Musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang)
  • B. Rapat kabinet
  • C. Sidang parlemen
  • D. Diskusi akademik
Jawaban: A
Musrenbang merupakan forum perencanaan partisipatif di tingkat komunitas yang melibatkan masyarakat dan pemerintah.
44.

Salah satu langkah perencanaan partisipatif dalam komunitas adalah?

  • A. Identifikasi sumber daya dan kebutuhan masyarakat
  • B. Penetapan prioritas oleh pemerintah
  • C. Pembagian bantuan tanpa diskusi
  • D. Pelaksanaan proyek tanpa evaluasi
Jawaban: A
Identifikasi sumber daya dan kebutuhan masyarakat merupakan langkah awal dalam perencanaan partisipatif komunitas.
45.

Keterlibatan kelompok rentan seperti perempuan dan miskin dalam perencanaan partisipatif bertujuan untuk?

  • A. Memenuhi kuota undangan
  • B. Menambah jumlah peserta
  • C. Mempermudah administrasi
  • D. Menjamin keadilan dan inklusivitas
Jawaban: D
Keterlibatan kelompok rentan menjamin keadilan dan inklusivitas sehingga semua suara terdengar dalam perencanaan.
46.

Dalam perencanaan partisipatif komunitas, hasil musyawarah sebaiknya?

  • A. Disepakati bersama dan ditindaklanjuti
  • B. Dokumen rahasia
  • C. Diserahkan pada pihak luar
  • D. Diabaikan jika tidak sesuai visi pemerintah
Jawaban: A
Hasil musyawarah harus disepakati bersama dan ditindaklanjuti agar partisipasi masyarakat bermakna.
47.

Dasar pengenalan lingkungan permukiman dimulai dengan pemahaman tentang?

  • A. Sejarah politik nasional
  • B. Data demografi dan kondisi fisik lingkungan
  • C. Teori ekonomi makro
  • D. Kebijakan luar negeri
Jawaban: B
Pengenalan lingkungan permukiman dimulai dengan data demografi dan kondisi fisik seperti tata ruang, fasilitas, dan infrastruktur.
48.

Salah satu elemen penting dalam pengenalan lingkungan permukiman adalah?

  • A. Jumlah penduduk dan mata pencaharian
  • B. Jumlah menteri kabinet
  • C. Harga saham global
  • D. Jumlah partai politik
Jawaban: A
Jumlah penduduk dan mata pencaharian merupakan elemen penting untuk memahami karakteristik permukiman.
49.

Tujuan dasar pengenalan lingkungan permukiman dalam survei swadaya adalah?

  • A. Menentukan pajak daerah
  • B. Menyusun laporan keuangan
  • C. Mengiklankan produk
  • D. Memperoleh data untuk perencanaan partisipatif
Jawaban: D
Pengenalan lingkungan permukiman bertujuan memperoleh data akurat untuk mendukung perencanaan partisipatif dan pembangunan berbasis komunitas.
50.

Ancangan pembangunan partisipatif yang menekankan peran fasilitator dari luar disebut?

  • A. Ancangan partisipatif murni
  • B. Ancangan partisipatif terbimbing
  • C. Ancangan otoriter
  • D. Ancangan liberal
Jawaban: B
Ancangan partisipatif terbimbing melibatkan fasilitator dari luar yang membantu masyarakat dalam proses partisipatif.
51.

Dalam perencanaan partisipatif komunitas, konflik antar kelompok diselesaikan melalui?

  • A. Keputusan sepihak pemerintah
  • B. Intervensi militer
  • C. Voting tanpa diskusi
  • D. Musyawarah dan konsensus
Jawaban: D
Konflik diselesaikan melalui musyawarah dan konsensus untuk mencapai kesepakatan bersama yang diterima semua pihak.
52.

Dalam dasar pengenalan lingkungan permukiman, istilah 'permukiman' merujuk pada…

  • A. Bagian dari lingkungan hunian yang terdiri atas lebih dari satu satuan rumah yang mempunyai prasarana, sarana, dan utilitas umum
  • B. Kumpulan rumah yang dibangun secara terencana
  • C. Kawasan industri yang dilengkapi perumahan pekerja
  • D. Daerah perkotaan dengan kepadatan penduduk tinggi
Jawaban: A
Permukiman adalah bagian dari lingkungan hunian yang terdiri dari lebih dari satu satuan rumah yang dilengkapi prasarana, sarana, dan utilitas umum.
53.

Komponen fisik utama yang diamati dalam pengenalan lingkungan permukiman meliputi…

  • A. Kondisi sosial ekonomi penduduk
  • B. Jumlah organisasi masyarakat
  • C. Tingkat pendidikan warga
  • D. Prasarana, sarana, dan utilitas umum
Jawaban: D
Komponen fisik utama dalam pengenalan lingkungan permukiman adalah prasarana, sarana, dan utilitas umum yang mendukung kehidupan masyarakat.
54.

Tujuan utama melakukan pengenalan lingkungan permukiman adalah untuk…

  • A. Menentukan nilai jual properti
  • B. Membuat peta wisata lokal
  • C. Mengidentifikasi warga yang tidak patuh aturan
  • D. Memahami kondisi dan potensi wilayah sebagai dasar perencanaan pembangunan
Jawaban: D
Pengenalan lingkungan permukiman bertujuan memahami kondisi dan potensi wilayah sebagai dasar bagi perencanaan pembangunan yang partisipatif.
55.

Survei swadaya dalam konteks pembangunan bertumpu pada komunitas dilakukan oleh…

  • A. Anggota komunitas sendiri secara mandiri
  • B. Konsultan eksternal yang dibayar pemerintah
  • C. Tenaga ahli dari perguruan tinggi
  • D. Aparat desa yang ditugaskan
Jawaban: A
Survei swadaya adalah survei yang dilakukan oleh anggota komunitas sendiri secara mandiri untuk mengidentifikasi kebutuhan dan potensi wilayah.
56.

Salah satu kelebihan survei swadaya dibanding survei eksternal adalah…

  • A. Biaya yang sangat mahal
  • B. Mengandalkan data sekunder dari pemerintah
  • C. Waktu pelaksanaan yang lebih lama
  • D. Meningkatkan rasa memiliki dan partisipasi masyarakat
Jawaban: D
Survei swadaya meningkatkan rasa memiliki dan partisipasi masyarakat karena mereka terlibat langsung dalam proses pengumpulan data.
57.

Langkah pertama dalam menyusun survei swadaya adalah…

  • A. Menyusun laporan hasil survei
  • B. Melatih petugas survei
  • C. Menentukan tujuan dan ruang lingkup survei
  • D. Mengumpulkan data lapangan
Jawaban: C
Langkah pertama adalah menentukan tujuan dan ruang lingkup survei agar kegiatan terarah dan sesuai kebutuhan komunitas.
58.

Dalam survei swadaya, data yang dikumpulkan terutama bersifat…

  • A. Data primer yang diperoleh langsung dari lapangan
  • B. Data sekunder dari laporan tahunan
  • C. Data teori dari buku referensi
  • D. Data historis dari arsip desa
Jawaban: A
Survei swadaya mengumpulkan data primer langsung dari lapangan oleh anggota komunitas untuk menggambarkan kondisi aktual.
59.

Peralatan sederhana yang dapat digunakan dalam survei swadaya untuk mengukur luas lahan adalah…

  • A. GPS digital
  • B. Drone
  • C. Meteran atau tali ukur
  • D. Teodolit
Jawaban: C
Meteran atau tali ukur merupakan peralatan sederhana yang mudah digunakan warga dalam survei swadaya untuk mengukur luas lahan.
60.

Agar data survei swadaya akurat, petugas survei harus…

  • A. Bekerja sendiri tanpa koordinasi
  • B. Mendapat pelatihan singkat tentang teknik pengumpulan data
  • C. Mengabaikan data yang sulit diperoleh
  • D. Hanya mewawancarai tokoh masyarakat
Jawaban: B
Pelatihan singkat diperlukan agar petugas survei memahami teknik pengumpulan data yang benar sehingga data yang diperoleh akurat.
61.

Prioritas pribadi dalam penetapan prioritas pembangunan didasarkan pada…

  • A. Kebutuhan dan keinginan individu warga
  • B. Keputusan musyawarah desa
  • C. Peraturan pemerintah pusat
  • D. Rencana strategis daerah
Jawaban: A
Prioritas pribadi ditentukan oleh kebutuhan dan keinginan individu warga, bukan oleh keputusan kelompok atau pemerintah.
62.

Penetapan prioritas kelompok dilakukan melalui…

  • A. Keputusan sepihak oleh kepala desa
  • B. Voting tertutup oleh pengurus
  • C. Musyawarah dan diskusi antar anggota komunitas
  • D. Penunjukan langsung oleh donatur
Jawaban: C
Prioritas kelompok ditetapkan melalui musyawarah dan diskusi antar anggota komunitas untuk mencapai kesepakatan bersama.
63.

Salah satu metode yang digunakan untuk menyelaraskan prioritas pribadi menjadi prioritas kelompok adalah…

  • A. Analisis biaya manfaat individu
  • B. Teknik peringkat atau ranking
  • C. Studi kelayakan finansial
  • D. Audit sosial
Jawaban: B
Teknik peringkat atau ranking digunakan untuk menyelaraskan prioritas pribadi menjadi prioritas kelompok dengan cara memberi skor pada setiap usulan.
64.

Jika terjadi perbedaan pendapat dalam penetapan prioritas kelompok, langkah terbaik adalah…

  • A. Melakukan musyawarah untuk mencapai mufakat
  • B. Memutuskan berdasarkan suara terbanyak tanpa diskusi
  • C. Mengabaikan pendapat minoritas
  • D. Menunda keputusan tanpa batas waktu
Jawaban: A
Musyawarah untuk mencapai mufakat adalah langkah terbaik dalam mengatasi perbedaan pendapat dalam penetapan prioritas kelompok.
65.

Manfaat penetapan prioritas yang baik dalam pembangunan komunitas adalah…

  • A. Membuat program pembangunan menjadi lebih mahal
  • B. Memperpanjang waktu perencanaan
  • C. Mengurangi partisipasi warga
  • D. Mengoptimalkan sumber daya yang terbatas untuk hasil maksimal
Jawaban: D
Penetapan prioritas mengoptimalkan sumber daya yang terbatas agar digunakan untuk program yang paling dibutuhkan dan berdampak besar.
66.

Matriks Pencapaian Tujuan adalah alat yang digunakan untuk…

  • A. Mencatat pengeluaran keuangan
  • B. Membandingkan alternatif kegiatan berdasarkan kriteria tertentu
  • C. Menyusun jadwal pelaksanaan proyek
  • D. Membagi tugas antar anggota kelompok
Jawaban: B
Matriks Pencapaian Tujuan digunakan untuk membandingkan alternatif kegiatan berdasarkan kriteria tertentu seperti biaya, manfaat, dan kemudahan.
67.

Dalam Matriks Pencapaian Tujuan, setiap alternatif kegiatan diberi skor pada setiap kriteria. Skor tertinggi menunjukkan…

  • A. Kegiatan paling sulit dilaksanakan
  • B. Kegiatan yang paling sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai
  • C. Kegiatan dengan biaya termahal
  • D. Kegiatan yang membutuhkan waktu paling lama
Jawaban: B
Skor tertinggi menunjukkan kegiatan yang paling sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.
68.

Penerapan Matriks Pencapaian Tujuan dalam komunitas bertujuan untuk…

  • A. Memperumit proses pengambilan keputusan
  • B. Menghilangkan peran tokoh masyarakat
  • C. Memastikan keputusan diambil secara objektif dan transparan
  • D. Mengganti musyawarah dengan perhitungan matematis
Jawaban: C
Matriks Pencapaian Tujuan membantu pengambilan keputusan secara objektif dan transparan karena didasarkan pada skor kriteria yang disepakati bersama.
69.

Dalam Matriks Pencapaian Tujuan, apa yang dimaksud dengan 'tujuan' yang akan dicapai?

  • A. Hasil yang diinginkan dari suatu kegiatan atau program
  • B. Sasaran yang bersifat abstrak dan tidak terukur
  • C. Proses pelaksanaan kegiatan secara berkelanjutan
  • D. Kumpulan sumber daya yang digunakan untuk mencapai target
Jawaban: A
Tujuan dalam matriks pencapaian tujuan mengacu pada hasil yang ingin dicapai dari suatu kegiatan atau program, sehingga menjadi acuan dalam penyusunan langkah-langkah selanjutnya.
70.

Dalam penerapan Matriks Pencapaian Tujuan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah:

  • A. Menentukan indikator keberhasilan
  • B. Menyusun rencana anggaran
  • C. Mengidentifikasi tujuan yang ingin dicapai
  • D. Melakukan evaluasi terhadap hasil
Jawaban: C
Langkah pertama dalam penerapan matriks pencapaian tujuan adalah mengidentifikasi tujuan yang akan dicapai, karena tujuan menjadi dasar untuk langkah-langkah selanjutnya seperti penentuan indikator dan rencana tindak.
71.

Apa yang dimaksud dengan 'rencana tindak' dalam konteks pembangunan bertumpu pada komunitas?

  • A. Dokumen yang berisi analisis masalah masyarakat
  • B. Kumpulan kebijakan pemerintah untuk pembangunan
  • C. Rencana operasional yang merinci kegiatan, waktu, dan penanggung jawab
  • D. Laporan evaluasi program yang telah dilaksanakan
Jawaban: C
Rencana tindak adalah rencana operasional yang merinci kegiatan, jadwal waktu, dan penanggung jawab untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan dalam pembangunan bertumpu pada komunitas.
72.

Dasar penyusunan rencana tindak yang paling utama adalah:

  • A. Anggaran dana yang tersedia
  • B. Hasil survei swadaya dan prioritas kebutuhan
  • C. Kebijakan pemerintah pusat
  • D. Opini publik dari media massa
Jawaban: B
Dasar penyusunan rencana tindak adalah hasil survei swadaya dan penetapan prioritas kebutuhan, karena kedua hal ini memberikan data dan arah yang jelas untuk merencanakan tindakan yang tepat.
73.

Salah satu fungsi rencana tindak adalah:

  • A. Menggantikan peran pemimpin komunitas
  • B. Menjamin ketersediaan dana secara terus-menerus
  • C. Mengarahkan pelaksanaan kegiatan agar terstruktur
  • D. Menghilangkan konflik dalam masyarakat
Jawaban: C
Rencana tindak berfungsi mengarahkan pelaksanaan kegiatan agar terstruktur dan terorganisir, sehingga setiap langkah dapat dilakukan secara sistematis dan efisien.
74.

Dalam penyusunan rencana tindak, komponen waktu sangat penting karena:

  • A. Waktu menentukan besarnya anggaran
  • B. Waktu menjadi acuan untuk menyelesaikan kegiatan tepat sasaran
  • C. Waktu tidak berpengaruh pada keberhasilan
  • D. Waktu hanya dibutuhkan untuk dokumentasi
Jawaban: B
Waktu menjadi acuan penting dalam rencana tindak karena membantu mengatur jadwal pelaksanaan sehingga kegiatan dapat diselesaikan tepat sasaran dan sesuai target yang ditetapkan.
75.

Rencana tindak yang baik harus bersifat:

  • A. Fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kondisi lapangan
  • B. Kaku dan tidak boleh diubah
  • C. Hanya berfokus pada aspek keuangan
  • D. Disusun oleh pihak eksternal saja
Jawaban: A
Rencana tindak yang baik bersifat fleksibel sehingga dapat disesuaikan dengan kondisi lapangan yang dinamis, namun tetap berpedoman pada tujuan yang telah ditetapkan.
76.

Dalam penyusunan rencana tindak, unsur 'pelaksana' merujuk pada:

  • A. Lembaga donor yang memberikan dana
  • B. Pihak yang bertanggung jawab menjalankan kegiatan
  • C. Pemerintah daerah sebagai pengawas
  • D. Masyarakat umum yang tidak terlibat
Jawaban: B
Unsur pelaksana merujuk pada pihak yang bertanggung jawab untuk menjalankan kegiatan dalam rencana tindak, baik itu individu atau kelompok yang terlibat langsung dalam implementasi.
77.

Langkah pertama dalam penyusunan rencana tindak adalah:

  • A. Menyusun anggaran kegiatan
  • B. Melakukan evaluasi program sebelumnya
  • C. Menentukan tujuan dan sasaran kegiatan
  • D. Membagi tugas kepada pelaksana
Jawaban: C
Langkah pertama dalam penyusunan rencana tindak adalah menentukan tujuan dan sasaran kegiatan, karena tujuan menjadi panduan untuk merencanakan langkah-langkah selanjutnya.
78.

Salah satu unsur utama dalam rencana tindak adalah 'indikator keberhasilan' yang berfungsi untuk:

  • A. Memperumit proses perencanaan
  • B. Menambah beban administrasi
  • C. Menggantikan peran evaluator
  • D. Mengukur sejauh mana tujuan tercapai
Jawaban: D
Indikator keberhasilan berfungsi sebagai alat ukur untuk mengetahui sejauh mana tujuan yang telah ditetapkan dalam rencana tindak tercapai.
79.

Dalam penyusunan rencana tindak, langkah 'menentukan sumber daya' mencakup:

  • A. Sumber daya manusia, finansial, dan material
  • B. Hanya sumber daya finansial
  • C. Hanya sumber daya manusia
  • D. Sumber daya alam yang tidak terbarukan
Jawaban: A
Menentukan sumber daya mencakup identifikasi kebutuhan sumber daya manusia, finansial, dan material yang diperlukan untuk menjalankan kegiatan dalam rencana tindak.
80.

Manusia dalam kehidupan kelompok cenderung membentuk norma karena:

  • A. Norma tidak mempengaruhi interaksi
  • B. Norma bersifat opsional dan dapat diabaikan
  • C. Norma hanya berlaku di kelompok kecil
  • D. Norma mengatur perilaku dan menciptakan keteraturan
Jawaban: D
Manusia membentuk norma dalam kelompok untuk mengatur perilaku dan menciptakan keteraturan interaksi, sehingga kelompok dapat berfungsi secara efektif dan harmonis.
81.

Salah satu ciri kehidupan kelompok adalah adanya 'solidaritas' yang berarti:

  • A. Persaingan antar anggota untuk mencapai kekuasaan
  • B. Rasa kebersamaan dan saling mendukung antar anggota
  • C. Keterpisahan anggota dalam mencapai tujuan
  • D. Ketergantungan penuh pada pemimpin kelompok
Jawaban: B
Solidaritas dalam kelompok merujuk pada rasa kebersamaan dan saling mendukung di antara anggota, yang memperkuat kohesi dan kerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
82.

Dalam kehidupan kelompok, peran 'pemimpin' sangat penting karena:

  • A. Pemimpin bertugas mengambil alih semua keputusan
  • B. Pemimpin hanya berfokus pada kepentingan pribadi
  • C. Pemimpin tidak perlu berinteraksi dengan anggota
  • D. Pemimpin mengkoordinasikan dan mengarahkan anggota
Jawaban: D
Pemimpin berperan penting dalam mengkoordinasikan dan mengarahkan anggota kelompok agar bekerja sama secara efektif mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
83.

Konflik dalam kehidupan kelompok sering terjadi karena:

  • A. Adanya kesamaan tujuan antar anggota
  • B. Ketaatan penuh pada norma kelompok
  • C. Solidaritas yang terlalu kuat
  • D. Perbedaan pendapat atau kepentingan antar anggota
Jawaban: D
Konflik dalam kelompok sering muncul akibat perbedaan pendapat atau kepentingan antar anggota, yang memerlukan penyelesaian melalui komunikasi dan musyawarah.
84.

Keputusan kelompok yang diambil melalui musyawarah mufakat memiliki kelebihan yaitu:

  • A. Keputusan diterima dan didukung oleh semua anggota
  • B. Keputusan dapat dipaksakan kepada anggota
  • C. Keputusan diambil tanpa diskusi
  • D. Keputusan hanya menguntungkan sebagian anggota
Jawaban: A
Keputusan melalui musyawarah mufakat menghasilkan kesepakatan yang diterima dan didukung oleh semua anggota, sehingga meningkatkan komitmen bersama dalam pelaksanaan.
85.

Dalam kehidupan kelompok, manusia memiliki kebutuhan untuk berafiliasi. Kebutuhan ini mendorong individu untuk…

  • A. bersaing dengan anggota kelompok lain
  • B. mencari hubungan dan diterima oleh orang lain
  • C. menguasai sumber daya kelompok
  • D. menghindari interaksi dengan anggota kelompok
Jawaban: B
Kebutuhan berafiliasi adalah dorongan untuk menjalin hubungan interpersonal yang positif dan diterima dalam kelompok.
86.

Dalam pengambilan keputusan kelompok, metode konsensus dicapai apabila…

  • A. semua anggota setuju sepenuhnya tanpa pengecualian
  • B. keputusan diambil berdasarkan suara terbanyak
  • C. semua anggota dapat menerima keputusan setelah melalui diskusi
  • D. pemimpin kelompok memutuskan sendiri
Jawaban: C
Konsensus berarti keputusan diterima oleh semua anggota meskipun tidak sepenuhnya setuju, setelah melalui proses diskusi.
87.

Salah satu kelemahan keputusan kelompok dibandingkan keputusan individu adalah…

  • A. keputusan lebih cepat diambil
  • B. informasi yang digunakan lebih terbatas
  • C. tanggung jawab lebih jelas
  • D. proses pengambilan keputusan cenderung memakan waktu lebih lama
Jawaban: D
Keputusan kelompok sering memerlukan diskusi dan negosiasi yang panjang, sehingga prosesnya lebih lambat.
88.

Dalam konteks kelompok, fenomena 'groupthink' ditandai dengan…

  • A. anggota bebas mengemukakan pendapat berbeda
  • B. konflik terbuka antar anggota
  • C. tekanan untuk mencapai kesepakatan tanpa kritik
  • D. pemimpin mendorong perdebatan
Jawaban: C
Groupthink adalah ketika anggota kelompok menekan perbedaan pendapat demi harmoni, sehingga keputusan tidak kritis.
89.

Metode pengambilan keputusan kelompok yang paling tepat untuk masalah kompleks dan memerlukan dukungan penuh adalah…

  • A. konsensus
  • B. kompromi
  • C. voting
  • D. otoritas
Jawaban: A
Konsensus memungkinkan partisipasi penuh dan dukungan, meskipun memakan waktu, cocok untuk masalah kompleks.
90.

Dalam teori keputusan kelompok, kehadiran pemimpin yang otoriter cenderung menghasilkan…

  • A. kreativitas tinggi
  • B. konflik berkepanjangan
  • C. partisipasi merata
  • D. keputusan sepihak dan cepat
Jawaban: D
Pemimpin otoriter mengambil keputusan sendiri tanpa masukan kelompok, sehingga proses cepat tetapi tidak partisipatif.
91.

Pendekatan peran masyarakat dalam penataan ruang yang menekankan partisipasi aktif sejak perencanaan disebut…

  • A. pendekatan bottom-up
  • B. pendekatan top-down
  • C. pendekatan sentralistik
  • D. pendekatan teknokratis
Jawaban: A
Pendekatan bottom-up melibatkan masyarakat dari bawah ke atas, mulai dari perencanaan hingga implementasi.
92.

Salah satu prinsip utama peran masyarakat dalam penataan ruang adalah…

  • A. pemerintah sebagai penguasa tunggal
  • B. masyarakat hanya sebagai objek pembangunan
  • C. keterbukaan dan akuntabilitas
  • D. pengambilan keputusan tertutup
Jawaban: C
Prinsip keterbukaan memastikan informasi dan proses penataan ruang dapat diakses dan diawasi masyarakat.
93.

Peran masyarakat dalam penataan ruang dapat diwujudkan melalui…

  • A. penyusunan rencana tata ruang partisipatif
  • B. pengabaian aspirasi lokal
  • C. dominasi kepentingan investor
  • D. penggunaan peta tanpa konsultasi
Jawaban: A
Penyusunan rencana secara partisipatif memungkinkan masyarakat memberikan masukan langsung pada dokumen perencanaan.
94.

Hambatan utama dalam penerapan pendekatan peran masyarakat dalam penataan ruang adalah…

  • A. tingkat pendidikan masyarakat yang tinggi
  • B. dukungan penuh pemerintah
  • C. ketersediaan dana yang melimpah
  • D. kesadaran masyarakat yang rendah akan hak dan kewajiban
Jawaban: D
Rendahnya kesadaran masyarakat sering menjadi kendala dalam partisipasi efektif dalam penataan ruang.
95.

Dalam konteks penataan ruang, masyarakat berperan sebagai mitra pemerintah melalui…

  • A. protes dan demonstrasi
  • B. pembiayaan proyek swasta
  • C. konsultasi publik dan musyawarah
  • D. pengawasan aparat
Jawaban: C
Konsultasi publik dan musyawarah adalah bentuk kemitraan formal antara masyarakat dan pemerintah dalam penataan ruang.
96.

Bentuk peran masyarakat dalam penataan ruang yang bersifat langsung adalah…

  • A. mengikuti sosialisasi pemerintah
  • B. memberikan saran dalam forum musyawarah
  • C. menunggu keputusan dari pusat
  • D. membaca berita di media
Jawaban: B
Memberikan saran secara langsung dalam forum merupakan partisipasi aktif dan langsung dalam proses pengambilan keputusan.
97.

Tata cara peran masyarakat dalam penataan ruang diatur dalam…

  • A. peraturan desa saja
  • B. undang-undang penataan ruang
  • C. keputusan gubernur setempat
  • D. kebiasaan adat
Jawaban: B
Undang-undang penataan ruang memberikan landasan hukum bagi partisipasi masyarakat, termasuk tata caranya.
98.

Salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam penataan ruang pada tahap pengawasan adalah…

  • A. melaporkan pelanggaran tata ruang
  • B. menyusun rencana tata ruang
  • C. membiayai pembangunan infrastruktur
  • D. membuat peta sendiri
Jawaban: A
Pengawasan oleh masyarakat dapat berupa pelaporan pelanggaran tata ruang kepada pihak berwenang.
99.

Hak masyarakat untuk memberikan masukan dalam penyusunan rencana tata ruang disebut…

  • A. hak veto
  • B. hak partisipasi
  • C. hak milik
  • D. hak monolak
Jawaban: B
Hak partisipasi adalah hak masyarakat untuk terlibat dalam perencanaan, termasuk memberikan masukan.
100.

Kewajiban masyarakat dalam penataan ruang antara lain…

  • A. menolak semua perubahan tata ruang
  • B. memaksakan kehendak kepada pemerintah
  • C. mengabaikan izin mendirikan bangunan
  • D. menjaga ketertiban dan ketaatan pada rencana tata ruang
Jawaban: D
Masyarakat wajib mematuhi rencana tata ruang yang telah ditetapkan untuk menciptakan lingkungan yang tertib.

Coba cek lagi jawabanmu untuk soal prioritas kelompok di Modul 6, itu bagian yang beda tipis sama prioritas pribadi. Banyak mahasiswa yang terkecoh karena matriks pencapaian tujuan di Modul 6 memang perlu dipahami secara bertahap. Perhatikan bedanya dia. Kalau sudah paham dasar survei swadaya di Modul 5, kamu bakal lebih mudah nyambungin ke teknik pengorganisasian masyarakat di Modul 8. Sisa waktu bisa kamu pakai buat ngulang latihan UAS UT lain yang materinya mirip.

Soal ujian UT buat PWKL4407 Pembangunan Bertumpu pada Komunitas biasanya menguji pemahaman peran masyarakat dalam penataan ruang di Modul 9. Contoh UTM sering muncul dengan pertanyaan langsung soal landasan hukum, tapi UO bisa lebih butuh analisis kasus nyata. Kamu harus bisa bedain antara pembangunan partisipatif di Modul 3 dengan perencanaan partisipatif di Modul 4. Semua ada kaitannya, jadi jangan skip satu modul pun.

Bagikan

error: Content is protected !!