💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

Soal UAS UT SATS4421 Metode Statistika Multivariat dan Kunci Jawaban

Soal UT SATS4421 Metode Statistika Multivariat
Soal UT SATS4421 Metode Statistika Multivariat

Matriks invers di Modul 1 itu memang bagian yang paling bikin mikir keras dari SATS4421 Metode Statistika Multivariat. Kebanyakan dari kita sudah lupa cara hitung invers manual, padahal di sini jadi dasar untuk semua analisis selanjutnya. Duh, repot banget. Bank soal Universitas Terbuka di halaman ini mencakup langsung topik invers matriks dan vektor random dari Modul 2 biar kamu tidak bingung duluan.

Distribusi normal multivariat di Modul 4 dan sampling dari distribusi itu di Modul 5 adalah dua KB yang paling sering muncul bersama di ujian. Banyak yang gagal paham karena lupa sifat-sifat matriks kovariansi yang asimetris. Coba kerjakan soal di bagian bawah dulu. Kumpulan soal UT Statistika ini sengaja disusun per modul untuk fokus ke topik yang masih membuat pusing.

Soal UAS UT di bawah ini menguji langsung inti tiap KB, mulai dari uji hipotesis vektor mean di Modul 6 sampai matriks kovariansi di Modul 8. Setiap soal dilengkapi kunci jawaban dan pembahasan, jadi bukan cuma tahu jawabannya tetapi juga paham langkahnya. Kalau ada yang jawabanmu meleset, baca pelan pembahasannya sebelum lanjut ke nomor berikutnya.

Soal UT SATS4421 Metode Statistika Multivariat

1.

Dalam analisis multivariat, matriks data yang terdiri dari n baris dan p kolom memiliki interpretasi bahwa n menyatakan jumlah variabel dan p menyatakan jumlah observasi. Di dalam suatu matriks, elemen baris ke-i dan kolom ke-j dinotasikan sebagai a_ij. Jika matriks A memiliki ordo m x n, maka banyaknya baris matriks A adalah?

  • A. n
  • B. m x n
  • C. m
  • D. n x m
Jawaban: C
Banyaknya baris matriks ditunjukkan oleh bilangan pertama pada ordo, yaitu m.
2.

Matriks invers dari matriks A, dinotasikan A^(-1), hanya dapat dihitung jika A memenuhi sifat tertentu. Matriks berikut yang pasti memiliki invers adalah?

  • A. Matriks singular
  • B. Matriks dengan semua elemen nol
  • C. Matriks non-singular dengan determinan tidak nol
  • D. Matriks persegi dengan determinan nol
Jawaban: C
Matriks non-singular memiliki determinan tidak nol sehingga memiliki invers.
3.

Vektor random adalah vektor yang komponen-komponennya terdiri dari variabel random. Dalam analisis multivariat, vektor random sering dinotasikan dengan huruf tebal. Jika X adalah vektor random dengan elemen X1, X2, …, Xp, maka nilai harapan dari vektor random tersebut adalah vektor yang elemennya berupa?

  • A. Nilai harapan dari setiap Xi
  • B. Modus dari setiap Xi
  • C. Varians dari setiap Xi
  • D. Median dari setiap Xi
Jawaban: A
Nilai harapan vektor random adalah vektor yang berisi nilai harapan dari setiap komponennya.
4.

Matriks random adalah matriks yang elemen-elemennya adalah variabel random. Jika Y adalah matriks random berukuran n x p, maka matriks varians-kovarians dari baris-baris Y didefinisikan sebagai?

  • A. Matriks berukuran n x n
  • B. Matriks berukuran p x p
  • C. Matriks berukuran n x p
  • D. Matriks berukuran p x n
Jawaban: B
Matriks varians-kovarians dari vektor random berdimensi p berukuran p x p.
5.

  • A. Sejajar
  • B. Memiliki panjang yang sama
  • C. Identik
  • D. Saling tegak lurus
Jawaban: D
Hasil kali dalam nol menunjukkan kedua vektor saling orthogonal atau tegak lurus.
6.

Statistik dari sampel random multivariat meliputi vektor rata-rata sampel dan matriks kovarians sampel. Matriks kovarians sampel yang tidak bias (unbiased) untuk populasi dengan n pengamatan dan p variabel menggunakan pembagi?

  • A. n-1
  • B. n
  • C. n-p
  • D. p-1
Jawaban: A
Pembagi n-1 digunakan untuk mendapatkan estimator tak bias dari matriks kovarians populasi.
7.

Distribusi normal multivariat adalah perluasan distribusi normal univariat ke dimensi p. Fungsi densitas normal multivariat melibatkan vektor mean dan matriks kovarians. Jika matriks kovarians berbentuk matriks diagonal dengan elemen diagonal sama, maka sebaran data akan berbentuk?

  • A. Elips memanjang
  • B. Hiperbola
  • C. Lingkaran atau bola
  • D. Linear
Jawaban: C
Matriks kovarians diagonal dengan varians sama menghasilkan kontur berbentuk lingkaran (atau bola untuk p>2).
8.

Salah satu sifat penting distribusi normal multivariat adalah bahwa transformasi linear dari vektor normal multivariat juga berdistribusi normal. Jika X ~ N_p(μ, Σ) dan A adalah matriks konstan berukuran q x p, maka distribusi dari Y = AX adalah?

  • A. N_q(μ, Σ)
  • B. N_p(Aμ, AΣA')
  • C. N_q(Aμ, AΣA')
  • D. N_p(μ, AΣ)
Jawaban: C
Transformasi linear menghasilkan distribusi normal multivariat dengan mean Aμ dan kovarians AΣA'.
9.

Dalam sampling dari distribusi normal multivariat, vektor rata-rata sampel X̄ dan matriks kovarians sampel S merupakan statistik yang penting. Distribusi dari vektor rata-rata sampel X̄ untuk sampel acak berukuran n dari populasi N_p(μ, Σ) adalah?

  • A. N_p(μ, Σ)
  • B. N_p(μ, (n-1)Σ)
  • C. N_p(μ, Σ/n^2)
  • D. N_p(μ, Σ/n)
Jawaban: D
X̄ berdistribusi N_p(μ, Σ/n) karena varians mengecil dengan faktor 1/n.
10.

Distribusi sampling dari matriks kovarians sampel S sering dihubungkan dengan distribusi Wishart. Jika S adalah matriks kovarians sampel dari n pengamatan normal multivariat dengan matriks kovarians Σ, maka (n-1)S berdistribusi?

  • A. Wishart dengan derajat bebas n-1 dan matriks skala Σ
  • B. Normal multivariat dengan mean Σ
  • C. Chi-kuadrat dengan derajat bebas p
  • D. T-Student dengan derajat bebas n-p
Jawaban: A
(n-1)S berdistribusi Wishart, yaitu W_p(n-1, Σ).
11.

Inferensi vektor mean populasi dilakukan untuk menguji hipotesis bahwa vektor mean populasi sama dengan vektor tertentu. Dalam uji hipotesis H0: μ = μ0, statistik uji Hotelling's T^2 dihitung berdasarkan?

  • A. n(X̄ – μ0)' S^(-1) (X̄ – μ0)
  • B. (n-1)(X̄ – μ0)' (X̄ – μ0)
  • C. X̄' S X̄
  • D. (X̄ – μ0)' (X̄ – μ0)
Jawaban: A
Statistik T^2 = n(X̄ – μ0)'S^(-1)(X̄ – μ0) digunakan untuk menguji vektor mean.
12.

Interval konfidensi untuk mean populasi multivariat dapat dibangun menggunakan elipsoid konfidensi. Elipsoid konfidensi (1-α)100% untuk vektor mean μ diberikan oleh?

  • A. (X̄ – μ)' S^(-1) (X̄ – μ) ≤ χ^2_p(α)
  • B. n(X̄ – μ)' S^(-1) (X̄ – μ) ≤ ((n-1)p/(n-p)) F_{p, n-p}(α)
  • C. n(X̄ – μ)' Σ^(-1) (X̄ – μ) ≤ Z_α
  • D. (X̄ – μ)' (X̄ – μ) ≤ t_{n-1}(α/2)
Jawaban: B
Elipsoid konfidensi menggunakan distribusi F dengan faktor ((n-1)p/(n-p)).
13.

Dalam membandingkan vektor mean dari dua populasi independen, uji hipotesis H0: μ1 = μ2 dapat dilakukan. Asumsi yang diperlukan antara lain?

  • A. Kedua populasi memiliki varians yang berbeda
  • B. Kedua populasi memiliki ukuran sampel yang sama
  • C. Kedua populasi memiliki mean yang sama
  • D. Kedua populasi memiliki matriks kovarians yang sama
Jawaban: D
Asumsi matriks kovarians sama diperlukan untuk uji dua sampel menggunakan T^2.
14.

Perbandingan beberapa vektor mean dapat dianalisis menggunakan MANOVA (Multivariate Analysis of Variance). Dalam MANOVA, matriks jumlah kuadrat dan cross product (SSP) untuk perlakuan dan galat dihitung. Statistik uji yang paling sering digunakan adalah?

  • A. Korelasi Pearson
  • B. Wilks' Lambda
  • C. Hotelling's T^2
  • D. Chi-Square
Jawaban: B
Wilks' Lambda adalah statistik uji yang umum dalam MANOVA untuk membandingkan beberapa vektor mean.
15.

Inferensi matriks kovariansi mencakup uji hipotesis bahwa matriks kovarians populasi sama dengan matriks tertentu. Uji likelihood ratio untuk H0: Σ = Σ0 menggunakan statistik uji yang melibatkan determinan dari S dan Σ0. Statistik tersebut dirumuskan sebagai?

  • A. n (ln|S| – ln|Σ0|)
  • B. (n-1) [ln|Σ0| – ln|S| + tr(S Σ0^(-1)) – p]
  • C. (n-p) tr(S Σ0^(-1))
  • D. |S| / |Σ0|
Jawaban: B
Statistik uji likelihood ratio untuk matriks kovarians menggunakan bentuk di atas.
16.

Menguji independensi antara dua himpunan variabel dilakukan dengan memeriksa submatriks kovarians. Jika vektor random X dibagi menjadi X1 dan X2, maka hipotesis independensi antara X1 dan X2 setara dengan?

  • A. Matriks kovarians antara X1 dan X2 sama dengan nol
  • B. Vektor mean X1 dan X2 sama
  • C. Matriks kovarians X1 diagonal
  • D. Matriks kovarians X2 identitas
Jawaban: A
Independensi antara dua himpunan variabel berarti semua kovarians antar himpunan adalah nol.
17.

Dalam analisis korelasi, korelasi parsial mengukur hubungan antara dua variabel setelah efek variabel lain dihilangkan. Jika korelasi parsial antara Y dan X1 dengan mengontrol X2 bernilai 0,8, maka interpretasinya adalah?

  • A. Tidak ada hubungan linear antara Y dan X1 setelah mengontrol X2
  • B. Variabel X2 tidak berpengaruh terhadap Y
  • C. Hubungan antara Y dan X1 sama dengan korelasi sederhana
  • D. Hubungan linear antara Y dan X1 setelah mengontrol X2 adalah kuat dan positif
Jawaban: D
Nilai 0,8 menunjukkan korelasi positif yang kuat antara Y dan X1 setelah mengontrol X2.
18.

Dalam notasi matriks, hasil kali matriks A berukuran 2×3 dengan matriks B berukuran 3×4 menghasilkan matriks berukuran…

  • A. 2×4
  • B. 3×3
  • C. 3×4
  • D. 2×3
Jawaban: A
Hasil kali matriks A(m×n) dan B(n×p) menghasilkan matriks berukuran m×p, yaitu 2×4.
19.

Invers dari matriks diagonal D=diag(2,3,4) adalah matriks diagonal dengan elemen-elemen diagonal…

  • A. -2, -3, -4
  • B. 2, 3, 4
  • C. 0,5; 0,333; 0,25
  • D. 0, 0, 0
Jawaban: C
Invers matriks diagonal diperoleh dengan mengambil kebalikan setiap elemen diagonal utama.
20.

Vektor random X terdiri dari p variabel. Matriks kovariansi dari X bersifat…

  • A. Diagonal
  • B. Simetris tetapi tidak definit
  • C. Tidak simetris
  • D. Simetris dan semi-definit positif
Jawaban: D
Matriks kovariansi selalu simetris dan semi-definit positif berdasarkan definisi varians-kovarians.
21.

Nilai harapan dari matriks random A yang berukuran n×p didefinisikan sebagai…

  • A. Matriks nol
  • B. Matriks berisi nilai harapan setiap elemen A
  • C. Matriks identitas
  • D. Determinan dari A
Jawaban: B
Nilai harapan matriks random adalah matriks dengan nilai harapan dari tiap elemennya.
22.

Dalam analisis multivariat, jarak Mahalanobis antara vektor x dan rata-rata μ dengan matriks kovariansi Σ diberikan oleh…

  • A. (x-μ)' Σ (x-μ)
  • B. (x-μ)' (x-μ)
  • C. (x-μ)' Σ⁻¹ (x-μ)
  • D. (x-μ)' Σ⁻² (x-μ)
Jawaban: C
Jarak Mahalanobis didefinisikan sebagai (x-μ)' Σ⁻¹ (x-μ), yang memperhitungkan korelasi antar variabel.
23.

Dua vektor random X dan Y dikatakan independen jika dan hanya jika…

  • A. Fungsi distribusi gabungannya merupakan hasil kali fungsi distribusi marginal
  • B. Kovariansnya positif
  • C. Korelasi antara X dan Y sama dengan 1
  • D. Mean dari X dan Y sama
Jawaban: A
Independensi berarti fungsi distribusi gabungan faktorisasi menjadi fungsi distribusi marginal masing-masing.
24.

Jika matriks data berukuran n×p telah dipusatkan (mean = 0), maka matriks varians-kovarians sampel dapat dihitung sebagai…

  • A. (1/(n-1)) X' X
  • B. (1/n) X X'
  • C. (1/(n-1)) X X'
  • D. (1/n) X' X
Jawaban: A
Untuk data terpusat, matriks varians-kovarians sampel adalah S = (1/(n-1)) X' X.
25.

Distribusi normal multivariat dengan vektor mean μ dan matriks kovariansi Σ memiliki fungsi densitas yang bergantung pada…

  • A. Hanya μ
  • B. Determinan Σ dan invers Σ
  • C. Hanya Σ
  • D. Rank dari Σ
Jawaban: B
Fungsi densitas normal multivariat mengandung (2π)⁻ᵖ/² |Σ|⁻¹/² exp(-½ (x-μ)' Σ⁻¹ (x-μ)), jadi bergantung pada determinan dan invers Σ.
26.

Jika X~Nₚ(μ,Σ) dan A adalah matriks konstanta berukuran q×p, maka distribusi dari Y=AX adalah…

  • A. N_p(Aμ, ΣA')
  • B. N_p(Aμ, AΣ)
  • C. N_q(μ, AΣ)
  • D. N_q(Aμ, AΣA')
Jawaban: D
Transformasi linier dari vektor normal multivariat menghasilkan distribusi normal dengan mean Aμ dan kovariansi AΣA'.
27.

Jika sampel random X₁,…,Xₙ berasal dari populasi Nₚ(μ,Σ), maka distribusi dari rata-rata sampel X̄ adalah…

  • A. Nₚ(μ, nΣ)
  • B. Nₚ(μ, Σ)
  • C. Nₚ(0, Σ)
  • D. Nₚ(μ, (1/n)Σ)
Jawaban: D
Rata-rata sampel dari distribusi normal multivariat berdistribusi Nₚ(μ, Σ/n).
28.

Dalam pengujian hipotesis H₀: μ=μ₀ untuk data normal multivariat dengan Σ diketahui, statistik uji yang digunakan adalah…

  • A. (X̄-μ₀)' S⁻¹ (X̄-μ₀)
  • B. (X̄-μ₀)' (Σ)⁻¹ (X̄-μ₀)
  • C. (X̄-μ₀)' (Σ/n)⁻¹ (X̄-μ₀)
  • D. (X̄-μ₀)' (S/n)⁻¹ (X̄-μ₀)
Jawaban: C
Jika Σ diketahui, gunakan statistik T² = n (X̄-μ₀)' Σ⁻¹ (X̄-μ₀) yang berdistribusi χ².
29.

Interval konfidensi simultan untuk semua kombinasi linier a'μ berdasarkan sampel normal multivariat menggunakan metode…

  • A. Tukey
  • B. Fisher
  • C. Bonferroni
  • D. Duncan
Jawaban: C
Metode Bonferroni digunakan untuk interval konfidensi simultan dengan koreksi tingkat signifikansi.
30.

Dalam analisis perbandingan pasangan vektor mean, uji T² Hotelling untuk dua sampel independen digunakan ketika…

  • A. Kedua populasi memiliki mean yang sama
  • B. Kedua populasi memiliki matriks kovariansi yang sama
  • C. Matriks kovariansi tidak diketahui
  • D. Ukuran sampel sama
Jawaban: B
Uji T² Hotelling untuk dua sampel independen mengasumsikan matriks kovariansi populasi sama.
31.

Uji MANOVA digunakan untuk membandingkan vektor mean dari…

  • A. Tiga atau lebih populasi
  • B. Dua populasi saja
  • C. Satu populasi
  • D. Populasi dengan variabel tunggal
Jawaban: A
MANOVA adalah perluasan ANOVA untuk membandingkan vektor mean dari beberapa populasi.
32.

Uji hipotesis H₀: Σ = Σ₀ untuk satu populasi normal multivariat menggunakan statistik uji berdasarkan…

  • A. Rata-rata sampel
  • B. Determinan matriks kovariansi sampel
  • C. Korelasi sampel
  • D. Vektor mean sampel
Jawaban: B
Uji untuk matriks kovariansi menggunakan statistik yang melibatkan determinan matriks kovariansi sampel.
33.

Korelasi parsial antara variabel Xᵢ dan Xⱼ dengan mengontrol variabel Xₖ diukur dari…

  • A. Koefisien regresi
  • B. Elemen matriks kovariansi
  • C. Korelasi sederhana antara Xᵢ dan Xⱼ
  • D. Elemen invers matriks korelasi
Jawaban: D
Korelasi parsial diperoleh dari elemen invers matriks korelasi, yaitu -rⁱʲ/√(rⁱⁱ rʲʲ).
34.

Dalam korelasi ganda, koefisien determinasi R² mengukur…

  • A. Proporsi variansi variabel dependen yang dijelaskan oleh variabel independen
  • B. Korelasi antara dua variabel
  • C. Korelasi parsial terkecil
  • D. Jumlah variabel independen
Jawaban: A
R² adalah proporsi variansi total variabel dependen yang dapat dijelaskan oleh model regresi linier.
35.

Jika A dan B adalah matriks berukuran sama, maka (A + B)^T sama dengan …

  • A. A^T + B^T
  • B. A^T – B^T
  • C. A^T B^T
  • D. B^T A^T
Jawaban: A
Sifat transpose jumlah matriks adalah (A + B)^T = A^T + B^T.
36.

Matriks A berukuran 3×3 dengan determinan tidak nol. Invers dari matriks A adalah…

  • A. A^T
  • B. adj(A) / det(A)
  • C. det(A) / adj(A)
  • D. adj(A) * det(A)
Jawaban: B
Invers matriks persegi dengan determinan tidak nol adalah (1/det(A)) * adj(A).
37.

Dalam analisis multivariat, matriks kovariansi menggambarkan…

  • A. hubungan linier antar dua variabel saja
  • B. hubungan linier antar semua pasangan variabel
  • C. rata-rata setiap variabel
  • D. varian dari total seluruh variabel
Jawaban: B
Matriks kovariansi berisi varian dan kovarians antar semua pasangan variabel dalam vektor random.
38.

Vektor random X = [X1, X2, …, Xp]^T memiliki matriks mean E(X) yang berisi…

  • A. nilai harapan setiap Xi
  • B. kovarians antar Xi dan Xj
  • C. korelasi antar Xi dan Xj
  • D. varians setiap Xi
Jawaban: A
E(X) adalah vektor yang elemennya merupakan nilai harapan (mean) dari masing-masing variabel Xi.
39.

Pengamatan multivariat dapat divisualisasikan dalam ruang dimensi p. Dalam konsep geometri sampel, jarak antara dua vektor pengamatan dihitung menggunakan…

  • A. jarak Euclidean
  • B. jarak Manhattan
  • C. jarak Chebyshev
  • D. jarak Mahalanobis
Jawaban: D
Dalam analisis multivariat, jarak Mahalanobis memperhitungkan korelasi antar variabel dan sering digunakan pada data multivariat.
40.

Matriks kovariansi sampel S untuk data multivariat bersifat…

  • A. simetris dan definit negatif
  • B. simetris dan nonnegatif definit
  • C. asimetris dan indefinit
  • D. diagonal dan definit positif
Jawaban: B
Matriks kovariansi sampel S selalu simetris dan nonnegatif definit (semua nilai eigen >= 0).
41.

Distribusi normal multivariat dengan vektor mean μ dan matriks kovariansi Σ memiliki fungsi densitas yang bergantung pada…

  • A. determinan Σ dan kuadrat bentuk (X-μ)^T Σ^{-1} (X-μ)
  • B. trace Σ dan bentuk linear (X-μ)
  • C. invers Σ dan vektor mean μ saja
  • D. determinan Σ dan matriks identitas
Jawaban: A
Fungsi densitas normal multivariat melibatkan determinan Σ dan jarak Mahalanobis (X-μ)^T Σ^{-1} (X-μ).
42.

Jika X dan Y adalah dua subvektor dari vektor random yang berdistribusi normal multivariat, maka distribusi bersyarat X|Y juga normal. Hal ini merupakan salah satu sifat…

  • A. marginal normal
  • B. kombinasi linier normal
  • C. kondisional normal
  • D. independensi normal
Jawaban: C
Sifat kondisional normal menyatakan bahwa distribusi bersyarat dari subvektor pada subvektor lainnya juga normal multivariat.
43.

Dalam sampling dari distribusi normal multivariat, matriks S berdistribusi…

  • A. normal multivariat
  • B. chi-kuadrat
  • C. Wishart
  • D. T Hotelling
Jawaban: C
Matriks kovariansi sampel S dari sampel normal multivariat mengikuti distribusi Wishart.
44.

Distribusi sampling dari vektor mean sampel X̄ dari populasi normal multivariat adalah…

  • A. normal multivariat dengan mean μ dan kovariansi Σ/n
  • B. normal multivariat dengan mean μ dan kovariansi Σ
  • C. distribusi Wishart
  • D. distribusi T Hotelling
Jawaban: A
X̄ ~ N_p(μ, Σ/n) untuk sampel acak berukuran n dari populasi normal multivariat.
45.

Uji hipotesis untuk vektor mean populasi: H0: μ = μ0 vs H1: μ ≠ μ0 menggunakan statistik T^2 Hotelling. Jika T^2 > c, maka keputusan adalah…

  • A. gagal tolak H0
  • B. tolak H0
  • C. tidak dapat disimpulkan
  • D. terima H1 pada taraf nyata 0%
Jawaban: B
Statistik uji T^2 dibandingkan dengan nilai kritis; jika lebih besar, H0 ditolak.
46.

Interval konfidensi simultan untuk vektor mean populasi dapat dibangun menggunakan…

  • A. distribusi normal univariat
  • B. distribusi T Hotelling
  • C. distribusi F
  • D. distribusi chi-kuadrat
Jawaban: C
Interval konfidensi simultan untuk mean multivariat sering menggunakan distribusi F melalui transformasi T^2.
47.

Pada uji perbandingan dua vektor mean independen, asumsi yang diperlukan adalah…

  • A. kedua populasi memiliki matriks kovariansi berbeda
  • B. kedua populasi tidak normal
  • C. kedua populasi normal multivariat dengan matriks kovariansi sama
  • D. kedua populasi memiliki ukuran sampel sama
Jawaban: C
Uji dua sampel independen mengasumsikan kedua populasi normal multivariat dengan matriks kovariansi yang sama.
48.

Untuk menguji H0: Σ = Σ0 pada populasi normal multivariat, statistik uji yang digunakan adalah…

  • A. uji rasio likelihood berdasarkan determinan matriks S
  • B. uji T Hotelling
  • C. uji F
  • D. uji z
Jawaban: A
Uji hipotesis matriks kovariansi menggunakan statistik uji rasio likelihood yang melibatkan determinan matriks kovariansi sampel.
49.

Koefisien korelasi parsial antara X1 dan X2 setelah mengendalikan X3 mengukur…

  • A. korelasi antara X1 dan X2 tanpa memperhitungkan variabel lain
  • B. korelasi antara X1 dan X2 setelah menghilangkan pengaruh linier X3
  • C. korelasi antara X1 dan X3 setelah menghilangkan pengaruh X2
  • D. korelasi ganda antara X1 dan semua variabel
Jawaban: B
Korelasi parsial mengukur hubungan dua variabel setelah efek variabel lain dihilangkan.
50.

Koefisien korelasi ganda R^2 menunjukkan…

  • A. korelasi linier antara satu variabel dependen dan satu variabel independen
  • B. proporsi varians variabel dependen yang dijelaskan oleh model regresi linier
  • C. korelasi parsial antar variabel independen
  • D. korelasi semi parsial antar variabel dependen
Jawaban: B
R^2 adalah proporsi varians variabel dependen yang dapat dijelaskan oleh variabel-variabel independen dalam model regresi.

Vektor random dan matriks kovariansi biasanya yang paling sering bikin mahasiswa UT keliru. Padahal banyak soal UAS Metode Statistika Multivariat bergantung pada pemahaman dua konsep itu. Tanpa dasar matriks yang kuat, distribusi normal multivariat di Modul 4 bisa terasa seperti bahasa alien. Sempatkan ulang latihan Modul 1 dan 2 sambil berdamai dengan notasi matriks.

Biasanya soal UTM lebih banyak ke hitungan langsung, tapi UO sering muncul dari topik inferensi vektor mean dan uji matriks kovariansi. Di SATS4421 Metode Statistika Multivariat, bagian pengujian hipotesis itu yang jadi penentu nilai. Ada banyak prediksi soal UAS UT lain di sini kalau kamu mau lanjut latihan matkul lain. Selesaikan satu soal dulu, lalu evaluasi.

Bagikan

error: Content is protected !!