💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung

Soal UAS UT SOSI4206 Teori Sosiologi Modern dan Kunci Jawaban

Aplikasi Resmi

Soalut.com — Soal Ujian UT Versi terbaru 1.2.0

★★★★★ · Gratis · 9 MB · Android
Unduh
Soal UT SOSI4206 Teori Sosiologi Modern
Soal UT SOSI4206 Teori Sosiologi Modern

Mahasiswa seringkali kesulitan menguasai SOSI4206 Teori Sosiologi Modern karena materinya abstrak. Padahal pemahaman teori kritis sangat diuji saat UAS. Tanpa latihan soal relevan, nilai maksimal sulit diraih. Untuk mengatasinya, Soal UT di halaman ini dirancang sesuai silabus resmi.

Kumpulan Soal UAS UT untuk matkul ini hadir sebagai solusi latihan mandiri. Soal Ujian UT disusun menyerupai format asli. Cukup kerjakan secara rutin, pola pertanyaan tentang pemikiran Bourdieu hingga Giddens bisa lebih dipahami.

Halaman ini menyediakan paket soal yang dilengkapi kunci jawaban dan pembahasan. Kami sediakan juga analisis opsi jawaban salah agar belajar lebih efisien. Tidak ada lagi kebingungan saat menjawab studi kasus sosiologi.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UT SOSI4206 Teori Sosiologi Modern

1.

Dalam sosiologi, paradigma merupakan suatu pandangan fundamental tentang apa yang menjadi pokok permasalahan dalam suatu ilmu. Apa yang dimaksud dengan paradigma dalam konteks sosiologi?

  • A. Kumpulan teori yang sudah terbukti kebenarannya
  • B. Pandangan hidup seorang sosiolog
  • C. Perspektif atau cara pandang mendasar mengenai objek kajian sosiologi
  • D. Metode penelitian yang digunakan dalam sosiologi
Jawaban: C. Perspektif atau cara pandang mendasar mengenai objek kajian sosiologi.
Paradigma dalam sosiologi adalah cara pandang mendasar atau kerangka berpikir yang menjadi acuan dalam memahami objek kajian sosiologi, bukan sekadar kumpulan teori atau metode.
2.

Menurut Talcott Parsons, sistem tindakan sosial memiliki empat subsistem yang saling terkait. Manakah yang termasuk subsistem dalam skema AGIL?

  • A. Adaptation, Goal Attainment, Integration, Latency
  • B. Action, Group, Interaction, Legitimacy
  • C. Adaptation, Group, Integration, Latency
  • D. Action, Goal Attainment, Integration, Legitimacy
Jawaban: A. Adaptation, Goal Attainment, Integration, Latency.
Skema AGIL dari Parsons terdiri dari Adaptation (adaptasi), Goal Attainment (pencapaian tujuan), Integration (integrasi), dan Latency (pemeliharaan pola).
3.

Robert K. Merton membedakan antara fungsi manifes dan fungsi laten. Apa yang dimaksud dengan fungsi laten?

  • A. Fungsi yang disengaja dan diakui oleh masyarakat
  • B. Konsekuensi objektif yang tidak disengaja dan tidak diakui
  • C. Fungsi yang hanya berlaku pada kelompok tertentu
  • D. Dampak negatif dari suatu struktur sosial
Jawaban: B. Konsekuensi objektif yang tidak disengaja dan tidak diakui.
Fungsi laten adalah konsekuensi objektif yang tidak dimaksudkan dan tidak diakui oleh para pelaku, berbeda dengan fungsi manifes yang disengaja dan diakui.
4.

Menurut Ralf Dahrendorf, sumber utama konflik sosial dalam masyarakat adalah?

  • A. Perbedaan kepentingan ekonomi antar kelas
  • B. Pembagian otoritas yang tidak merata
  • C. Perbedaan nilai dan norma budaya
  • D. Ketidaksetaraan distribusi kekayaan
Jawaban: B. Pembagian otoritas yang tidak merata.
Dahrendorf berpendapat bahwa konflik sosial berasal dari pembagian otoritas yang tidak merata dalam masyarakat, bukan semata-mata faktor ekonomi.
5.

Lewis A. Coser berpendapat bahwa konflik dapat meningkatkan solidaritas kelompok. Dalam kondisi apa konflik eksternal justru memperkuat kohesi internal?

  • A. Ketika kelompok memiliki struktur yang longgar
  • B. Ketika kelompok sudah memiliki ikatan yang kuat sebelumnya
  • C. Ketika konflik melibatkan isu-isu pribadi
  • D. Ketika konflik berlangsung dalam waktu singkat
Jawaban: B. Ketika kelompok sudah memiliki ikatan yang kuat sebelumnya.
Menurut Coser, konflik dengan kelompok luar dapat memperkuat solidaritas internal jika kelompok tersebut sebelumnya sudah memiliki ikatan yang kuat dan kohesif.
6.

George C. Homans mengemukakan bahwa perilaku sosial dapat dijelaskan melalui prinsip pertukaran. Manakah pernyataan yang sesuai dengan proposisi sukses dalam teori Homans?

  • A. Semakin sering suatu tindakan dihargai, semakin besar kemungkinan tindakan itu diulang
  • B. Tindakan yang menghasilkan hukuman akan dihindari
  • C. Nilai dari suatu imbalan mempengaruhi frekuensi tindakan
  • D. Tindakan manusia bersifat rasional dan kalkulatif
Jawaban: A. Semakin sering suatu tindakan dihargai, semakin besar kemungkinan tindakan itu diulang.
Proposisi sukses Homans menyatakan bahwa jika suatu tindakan sering mendapatkan imbalan, maka tindakan tersebut cenderung akan diulangi.
7.

Menurut Charles Horton Cooley, konsep 'the looking-glass self' merujuk pada?

  • A. Citra diri yang terbentuk melalui cermin fisik
  • B. Proses pembentukan diri berdasarkan persepsi orang lain terhadap kita
  • C. Diri yang bersifat statis dan tidak berubah
  • D. Kesadaran diri yang muncul secara independen
Jawaban: B. Proses pembentukan diri berdasarkan persepsi orang lain terhadap kita.
Looking-glass self adalah konsep bahwa diri seseorang terbentuk melalui imajinasi tentang bagaimana orang lain memandang dirinya, bukan melalui cermin fisik.
8.

George Herbert Mead membedakan antara 'I' dan 'Me' dalam perkembangan diri. Apa yang dimaksud dengan 'Me'?

  • A. Aspek spontan dan kreatif dari diri
  • B. Sikap terorganisir dari orang lain yang diinternalisasi
  • C. Dorongan biologis yang tidak terkendali
  • D. Kesadaran diri yang bersifat individual
Jawaban: B. Sikap terorganisir dari orang lain yang diinternalisasi.
'Me' adalah aspek diri yang merupakan sikap terorganisir dari orang lain yang telah diinternalisasi, bersifat normatif dan sosial.
9.

William Isaac Thomas mengemukakan teorema terkenalnya, 'If men define situations as real, they are real in their consequences'. Pernyataan ini menekankan pada?

  • A. Fakta objektif lebih penting daripada persepsi
  • B. Definisi situasi subjektif dapat menghasilkan konsekuensi nyata
  • C. Realitas sosial bersifat tetap dan tidak berubah
  • D. Manusia tidak memiliki kebebasan dalam mendefinisikan situasi
Jawaban: B. Definisi situasi subjektif dapat menghasilkan konsekuensi nyata.
Teorema Thomas menunjukkan bahwa persepsi subjektif tentang situasi, meskipun tidak akurat secara objektif, dapat menghasilkan akibat yang nyata dan mempengaruhi perilaku.
10.

Herbert Blumer mengembangkan tiga premis dasar interaksionisme simbolik. Manakah yang bukan termasuk premis tersebut?

  • A. Manusia bertindak berdasarkan makna yang diberikan pada sesuatu
  • B. Makna muncul dari interaksi sosial
  • C. Makna dimodifikasi melalui proses interpretatif
  • D. Makna bersifat tetap dan universal
Jawaban: D. Makna bersifat tetap dan universal.
Blumer menekankan bahwa makna bersifat dinamis dan berubah melalui interaksi, bukan tetap dan universal.
11.

Erving Goffman menggunakan konsep dramaturgi untuk menjelaskan interaksi sosial. Apa yang dimaksud dengan 'panggung depan' (front stage)?

  • A. Area pribadi di mana individu bebas menjadi diri sendiri
  • B. Tempat di mana individu menampilkan perilaku yang sesuai dengan peran sosial yang diharapkan
  • C. Area belakang yang tersembunyi dari publik
  • D. Tempat di mana individu beristirahat dari peran sosial
Jawaban: B. Tempat di mana individu menampilkan perilaku yang sesuai dengan peran sosial yang diharapkan.
Front stage adalah area di mana individu tampil di hadapan publik dan menyesuaikan perilaku dengan ekspektasi sosial, berbeda dengan back stage.
12.

Peter L. Berger berpendapat bahwa realitas sosial dibangun melalui proses dialektika. Tiga momen dalam konstruksi sosial menurut Berger adalah?

  • A. Eksternalisasi, objektivasi, internalisasi
  • B. Adaptasi, integrasi, diferensiasi
  • C. Konflik, konsensus, perubahan
  • D. Tradisi, modernitas, postmodernitas
Jawaban: A. Eksternalisasi, objektivasi, internalisasi.
Berger mengemukakan tiga momen dalam konstruksi sosial: eksternalisasi (penciptaan), objektivasi (pelembagaan), dan internalisasi (penerimaan kembali).
13.

Postmodernisme dalam sosiologi menolak narasi besar (grand narratives). Contoh narasi besar yang dikritik oleh postmodernisme adalah?

  • A. Kepercayaan pada tradisi lokal
  • B. Keyakinan pada kemajuan melalui ilmu pengetahuan
  • C. Penggunaan metode kualitatif
  • D. Penekanan pada identitas individual
Jawaban: B. Keyakinan pada kemajuan melalui ilmu pengetahuan.
Postmodernisme menolak narasi besar seperti gagasan tentang kemajuan linier melalui ilmu pengetahuan dan rasionalitas yang menjadi ciri modernisme.
14.

Tokoh postmodernisme seperti Jean Baudrillard mengemukakan konsep 'hiperrealitas'. Apa yang dimaksud dengan hiperrealitas?

  • A. Realitas yang lebih nyata dari realitas itu sendiri melalui simulasi
  • B. Realitas objektif yang tidak dapat dipahami
  • C. Dunia maya yang terpisah dari realitas fisik
  • D. Realitas yang didasarkan pada fakta empiris
Jawaban: A. Realitas yang lebih nyata dari realitas itu sendiri melalui simulasi.
Hiperrealitas adalah kondisi di mana simulasi atau representasi menjadi lebih nyata daripada realitas itu sendiri, seperti dalam dunia konsumsi dan media.
15.

Dalam teori feminisme kontemporer, konsep 'gender' dibedakan dari 'seks'. Manakah pernyataan yang tepat tentang gender?

  • A. Gender adalah perbedaan biologis antara laki-laki dan perempuan
  • B. Gender adalah konstruksi sosial tentang peran, perilaku, dan identitas yang dianggap pantas bagi laki-laki dan perempuan
  • C. Gender bersifat universal dan tidak berubah sepanjang sejarah
  • D. Gender hanya berkaitan dengan orientasi seksual
Jawaban: B. Gender adalah konstruksi sosial tentang peran, perilaku, dan identitas yang dianggap pantas bagi laki-laki dan perempuan.
Gender adalah konstruksi sosial yang membedakan peran dan identitas laki-laki dan perempuan, berbeda dengan seks yang bersifat biologis.
16.

Teori feminisme kontemporer sering mengkritik struktur patriarki. Apa yang dimaksud dengan patriarki?

  • A. Sistem sosial di mana perempuan memiliki kekuasaan dominan
  • B. Sistem sosial yang memberikan kekuasaan utama kepada laki-laki
  • C. Kesetaraan gender dalam semua aspek kehidupan
  • D. Sistem kekerabatan berdasarkan garis ibu
Jawaban: B. Sistem sosial yang memberikan kekuasaan utama kepada laki-laki.
Patriarki adalah sistem sosial yang menempatkan laki-laki sebagai pemegang kekuasaan utama dan mendominasi berbagai bidang kehidupan.
17.

Dalam konteks teori sosiologi modern, perbedaan utama antara modernisme dan postmodernisme terletak pada?

  • A. Modernisme menolak rasionalitas, postmodernisme menerimanya
  • B. Modernisme percaya pada kebenaran universal, postmodernisme meragukannya
  • C. Modernisme fokus pada struktur mikro, postmodernisme pada struktur makro
  • D. Modernisme bersifat kualitatif, postmodernisme kuantitatif
Jawaban: B. Modernisme percaya pada kebenaran universal, postmodernisme meragukannya.
Modernisme meyakini adanya kebenaran universal dan kemajuan melalui nalar, sedangkan postmodernisme meragukan klaim universal dan menekankan pluralitas makna.
18.

Paradigma sosiologi yang memandang masyarakat sebagai sistem yang saling terkait dan memiliki struktur yang stabil, serta menekankan pada konsensus dan keteraturan sosial disebut paradigma…

  • A. Konflik
  • B. Definisi Sosial
  • C. Fakta Sosial
  • D. Perilaku Sosial
Jawaban: C. Fakta Sosial.
Paradigma fakta sosial memandang masyarakat sebagai struktur yang objektif dan nyata, serta menekankan pada keteraturan dan konsensus sosial. Ini berbeda dengan paradigma definisi sosial yang fokus pada interaksi subjektif atau paradigma konflik yang menekankan pada perubahan dan ketidaksetaraan.
19.

Menurut Talcott Parsons, AGIL merupakan skema fungsional yang harus dipenuhi oleh setiap sistem sosial agar dapat bertahan. Fungsi 'Adaptation' (A) dalam skema AGIL berkaitan dengan…

  • A. Kemampuan sistem untuk menetapkan dan mencapai tujuan bersama
  • B. Kemampuan sistem untuk mempertahankan pola dan nilai-nilai yang ada
  • C. Kemampuan sistem untuk berinteraksi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan eksternal
  • D. Kemampuan sistem untuk mengintegrasikan bagian-bagian yang berbeda
Jawaban: C. Kemampuan sistem untuk berinteraksi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan eksternal.
Fungsi Adaptation (A) merujuk pada kemampuan sistem untuk beradaptasi dengan lingkungan eksternal, termasuk mengumpulkan sumber daya dan menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan. Fungsi Goal Attainment (G) untuk mencapai tujuan, Integration (I) untuk integrasi, dan Latency (L) untuk mempertahankan pola.
20.

Robert K. Merton mengkritik teori fungsionalisme struktural klasik dengan memperkenalkan konsep 'disfungsi'. Yang dimaksud dengan disfungsi adalah…

  • A. Konsekuensi objektif yang dapat diamati dan berkontribusi pada penyesuaian atau adaptasi sistem
  • B. Konsekuensi objektif yang mengurangi tingkat penyesuaian atau adaptasi sistem
  • C. Fungsi yang hanya berlaku untuk kelompok tertentu dalam masyarakat
  • D. Konsekuensi subjektif yang dirasakan oleh individu dalam masyarakat
Jawaban: B. Konsekuensi objektif yang mengurangi tingkat penyesuaian atau adaptasi sistem.
Merton membedakan antara fungsi (konsekuensi yang mendukung adaptasi sistem) dan disfungsi (konsekuensi yang mengurangi adaptasi atau mengganggu sistem). Disfungsi adalah konsekuensi negatif yang menghambat stabilitas dan integrasi sistem.
21.

Menurut Ralf Dahrendorf, konflik sosial berasal dari perbedaan kepentingan yang terstruktur dalam suatu masyarakat. Dasar utama dari konflik tersebut adalah…

  • A. Perbedaan kelas ekonomi antara borjuis dan proletar
  • B. Perebutan sumber daya alam yang langka
  • C. Perbedaan otoritas dan kekuasaan dalam asosiasi-impirasif
  • D. Perbedaan nilai dan norma budaya antar kelompok
Jawaban: C. Perbedaan otoritas dan kekuasaan dalam asosiasi-impirasif.
Dahrendorf berargumen bahwa konflik sosial muncul dari distribusi otoritas yang tidak merata dalam berbagai asosiasi (kelompok berimpirasi). Otoritas adalah sumber utama konflik, bukan semata-mata ekonomi seperti teori Marx. Perbedaan kepentingan antara yang memiliki otoritas dan yang tidak menjadi pemicu konflik.
22.

Lewis A. Coser berpendapat bahwa konflik sosial dapat memiliki fungsi positif bagi masyarakat. Salah satu fungsi positif tersebut adalah…

  • A. Konflik selalu menyebabkan disintegrasi dan kekacauan sosial
  • B. Konflik dapat meningkatkan solidaritas internal suatu kelompok
  • C. Konflik hanya menghasilkan perubahan yang bersifat destruktif
  • D. Konflik menghilangkan semua perbedaan dalam masyarakat
Jawaban: B. Konflik dapat meningkatkan solidaritas internal suatu kelompok.
Coser, dalam teorinya tentang fungsi konflik, menekankan bahwa konflik dapat memperkuat solidaritas internal kelompok. Konflik dengan kelompok luar dapat memperjelas batas-batas kelompok dan meningkatkan kohesi di antara anggota kelompok.
23.

Dalam teori pertukaran sosial George C. Homans, proposisi stimulus menyatakan bahwa…

  • A. Semakin sering seseorang memperoleh imbalan dari suatu tindakan, semakin mungkin ia mengulangi tindakan tersebut
  • B. Jika stimulus masa lalu terkait dengan imbalan, maka stimulus serupa saat ini akan menghasilkan tindakan yang serupa
  • C. Semakin berharga imbalan suatu tindakan bagi seseorang, semakin mungkin ia melakukannya
  • D. Jika imbalan atas suatu tindakan tidak lagi diperoleh, maka tindakan itu akan semakin jarang dilakukan
Jawaban: B. Jika stimulus masa lalu terkait dengan imbalan, maka stimulus serupa saat ini akan menghasilkan tindakan yang serupa.
Proposisi stimulus Homans menjelaskan bahwa jika di masa lalu, suatu stimulus tertentu menghasilkan imbalan, maka ketika stimulus yang serupa muncul, individu cenderung melakukan tindakan yang sama. Ini adalah prinsip dasar belajar dari pengalaman dalam pertukaran sosial.
24.

Peter M. Blau membedakan antara pertukaran sosial dan pertukaran ekonomi. Perbedaan utama antara keduanya adalah…

  • A. Pertukaran sosial bersifat jangka pendek, sedangkan ekonomi jangka panjang
  • B. Pertukaran sosial didasarkan pada kepercayaan dan kewajiban yang tidak terukur, sedangkan pertukaran ekonomi bersifat kontraktual dan terukur secara kuantitatif
  • C. Pertukaran sosial hanya terjadi dalam kelompok kecil, sedangkan ekonomi dalam kelompok besar
  • D. Pertukaran ekonomi lebih didasarkan pada emosi, sedangkan sosial pada rasionalitas
Jawaban: B. Pertukaran sosial didasarkan pada kepercayaan dan kewajiban yang tidak terukur, sedangkan pertukaran ekonomi bersifat kontraktual dan terukur secara kuantitatif.
Blau menekankan bahwa pertukaran sosial melibatkan kewajiban yang tidak jelas, didasarkan pada kepercayaan, dan imbalannya seringkali bersifat non-materiil. Sebaliknya, pertukaran ekonomi bersifat formal, kontraktual, dan imbalannya jelas secara kuantitatif.
25.

William James, dalam interaksionisme simbolik, memperkenalkan konsep 'diri' (self) yang majemuk. Menurut James, 'diri sosial' (social self) adalah…

  • A. Diri yang bersifat spiritual dan tidak dapat diamati
  • B. Diri yang terdiri dari pikiran, perasaan, dan kesadaran murni individu
  • C. Pengakuan dan penilaian yang diterima seseorang dari orang lain
  • D. Diri yang mencakup tubuh dan harta benda material seseorang
Jawaban: C. Pengakuan dan penilaian yang diterima seseorang dari orang lain.
Menurut James, sosial self merujuk pada bagaimana individu dipersepsikan dan dievaluasi oleh orang lain. Ia menekankan bahwa seseorang memiliki banyak diri sosial sebanyak jumlah kelompok yang memberikan respons terhadap dirinya.
26.

Charles Horton Cooley mengemukakan konsep 'looking-glass self' (cermin diri). Proses terbentuknya looking-glass self terdiri dari tiga langkah utama. Langkah ketiga adalah…

  • A. Kita membayangkan bagaimana penampilan kita di mata orang lain
  • B. Kita membayangkan bagaimana orang lain menilai penampilan kita
  • C. Kita merasakan perasaan bangga atau malu sebagai respons terhadap penilaian yang kita bayangkan
  • D. Kita mengabaikan penilaian orang lain sepenuhnya
Jawaban: C. Kita merasakan perasaan bangga atau malu sebagai respons terhadap penilaian yang kita bayangkan.
Proses looking-glass self: (1) bayangkan bagaimana kita tampak bagi orang lain, (2) bayangkan penilaian orang lain terhadap penampilan kita, dan (3) kita mengembangkan perasaan diri (seperti bangga atau malu) berdasarkan penilaian yang kita bayangkan itu. Perasaan inilah yang membentuk konsep diri.
27.

John Dewey menekankan pentingnya 'pikiran' (mind) dalam interaksi sosial. Menurut Dewey, pikiran bukanlah substansi yang statis, melainkan…

  • A. Suatu wadah yang menerima informasi dari lingkungan secara pasif
  • B. Sebuah proses yang berkembang melalui interaksi manusia dengan lingkungannya untuk memecahkan masalah
  • C. Himpunan naluri bawaan yang tidak berubah
  • D. Refleksi dari struktur otak yang bersifat biologis semata
Jawaban: B. Sebuah proses yang berkembang melalui interaksi manusia dengan lingkungannya untuk memecahkan masalah.
Dewey, sebagai pragmatis, memandang pikiran sebagai alat adaptasi. Pikiran berkembang dalam konteks sosial dan digunakan untuk menghadapi situasi problematik; pikiran berfungsi untuk merencanakan, menguji, dan memecahkan masalah dalam praktik kehidupan.
28.

Konsep 'the generalized other' (orang lain yang digeneralisasi) dari George Herbert Mead merujuk pada…

  • A. Orang-orang terdekat yang memiliki pengaruh langsung pada individu
  • B. Sikap dan harapan dari keseluruhan komunitas atau masyarakat yang diinternalisasi oleh individu
  • C. Tokoh idola yang menjadi panutan dalam bertindak
  • D. Sekelompok kecil teman sebaya yang selalu berinteraksi
Jawaban: B. Sikap dan harapan dari keseluruhan komunitas atau masyarakat yang diinternalisasi oleh individu.
'Generalized other' adalah tahap akhir dalam perkembangan diri. Ini adalah sikap komunitas secara keseluruhan yang telah terinternalisasi. Individu mampu melihat dirinya dari sudut pandang masyarakat luas, bukan hanya dari orang-orang tertentu, yang memungkinkan partisipasi dalam kegiatan sosial yang terorganisir.
29.

William I. Thomas terkenal dengan teoremanya yang dikenal sebagai 'The Thomas Theorem'. Isi dari teorema tersebut adalah…

  • A. Realitas sosial adalah objektif dan tidak tergantung pada persepsi manusia
  • B. Jika manusia mendefinisikan situasi sebagai nyata, maka situasi itu menjadi nyata dalam konsekuensinya
  • C. Kebenaran harus diuji melalui metode ilmiah yang ketat
  • D. Struktur sosial menentukan sepenuhnya perilaku individu
Jawaban: B. Jika manusia mendefinisikan situasi sebagai nyata, maka situasi itu menjadi nyata dalam konsekuensinya.
Thomas Theorem menekankan pentingnya definisi situasi. Keyakinan atau persepsi subjektif seseorang tentang suatu situasi, meskipun 'salah' secara objektif, akan menghasilkan konsekuensi yang nyata. Contohnya, jika seseorang percaya bank akan bangkrut (meskipun sehat), ia akan menarik uangnya dan menyebabkan bank benar-benar bangkrut.
30.

Herbert Blumer, sebagai penerus pemikiran Mead, merumuskan tiga premis dasar interaksionisme simbolik. Premis pertama adalah…

  • A. Manusia bertindak berdasarkan makna yang diberikan pada sesuatu
  • B. Makna muncul dari interaksi sosial
  • C. Makna dimodifikasi melalui proses penafsiran
  • D. Manusia adalah organisme yang bereaksi secara mekanis terhadap stimulus
Jawaban: A. Manusia bertindak berdasarkan makna yang diberikan pada sesuatu.
Tiga premis Blumer: (1) Manusia bertindak terhadap sesuatu berdasarkan makna yang dimiliki sesuatu itu baginya. (2) Makna muncul dari interaksi sosial antar manusia. (3) Makna dimodifikasi dan ditangani melalui proses penafsiran yang digunakan individu dalam menghadapi hal-hal yang ditemuinya.
31.

Dalam teori dramaturgi Erving Goffman, konsep 'front stage' (panggung depan) adalah…

  • A. Tempat di mana individu beristirahat dan menjadi dirinya sendiri tanpa tekanan sosial
  • B. Bagian dari pertunjukan yang berfungsi secara umum dan tetap untuk mendefinisikan situasi bagi audiens
  • C. Area yang tersembunyi di mana individu mempersiapkan penampilannya
  • D. Proses interaksi yang terjadi di luar kesadaran individu
Jawaban: B. Bagian dari pertunjukan yang berfungsi secara umum dan tetap untuk mendefinisikan situasi bagi audiens.
'Front stage' adalah area pertunjukan (performance) di mana individu menampilkan peran sosial mereka di hadapan audiens. Di sini, individu berusaha menampilkan 'diri ideal' yang sesuai dengan harapan sosial. Sementara 'back stage' adalah area pribadi di mana individu bisa bersantai dan mempersiapkan diri.
32.

Peter L. Berger berpendapat bahwa masyarakat adalah produk manusia, dan sebaliknya manusia adalah produk masyarakat. Proses dialektis ini dikenal dengan tiga momen simultan. Momen 'eksternalisasi' merujuk pada…

  • A. Proses di mana dunia sosial yang objektif diserap kembali ke dalam kesadaran individu
  • B. Proses penciptaan dan pelembagaan dunia sosial oleh manusia melalui aktivitasnya
  • C. Proses di mana dunia sosial yang telah diciptakan menjadi realitas yang objektif dan terpisah dari penciptanya
  • D. Proses adaptasi manusia terhadap lingkungan alam
Jawaban: B. Proses penciptaan dan pelembagaan dunia sosial oleh manusia melalui aktivitasnya.
Berger (bersama Luckmann) menjelaskan tiga momen: Eksternalisasi (manusia menciptakan/membangun dunia sosial), Objektivasi (dunia sosial yang diciptakan menjadi realitas objektif yang mandiri), dan Internalisasi (realitas objektif tersebut diserap kembali oleh individu, membentuk kesadaran mereka).
33.

Postmodernisme dalam sosiologi menolak narasi besar (grand narrative) seperti pencerahan, modernisasi, dan kemajuan linier. Tokoh yang terkenal dengan konsep 'dekonstruksi' sebagai metode analisis adalah…

  • A. Michel Foucault
  • B. Jean-François Lyotard
  • C. Jacques Derrida
  • D. Jean Baudrillard
Jawaban: C. Jacques Derrida.
Jacques Derrida adalah tokoh utama yang mengembangkan metode 'dekonstruksi', yaitu cara membaca teks untuk mengungkapkan asumsi-asumsi yang tersembunyi dan hierarki oposisi biner yang ada di dalamnya. Lyotard terkenal dengan kritik terhadap grand narrative, Foucault dengan kuasa/pengetahuan, dan Baudrillard dengan simulacra.
34.

Teori feminisme kontemporer, khususnya feminisme radikal, berfokus pada…

  • A. Kesetaraan akses dan kesempatan antara laki-laki dan perempuan dalam struktur yang ada saat ini
  • B. Penghapusan patriarki sebagai akar utama penindasan terhadap perempuan
  • C. Analisis tentang bagaimana kapitalisme mengeksploitasi tenaga kerja perempuan
  • D. Kritik terhadap peran gender dari sudut pandang budaya dan bahasa
Jawaban: B. Penghapusan patriarki sebagai akar utama penindasan terhadap perempuan.
Feminisme radikal berargumen bahwa penindasan terhadap perempuan adalah bentuk penindasan yang paling fundamental, yang berakar pada sistem patriarki. Mereka menargetkan transformasi total struktur sosial, reproduksi, dan seksualitas untuk menghilangkan dominasi laki-laki. Feminisme liberal lebih pada kesetaraan akses, feminisme Marxis/Sosialis pada kapitalisme, dan feminisme posmodern pada bahasa/kultur.
35.

Paradigma sosiologi yang memandang masyarakat sebagai sistem yang saling terkait dan memiliki fungsi untuk menjaga keseimbangan disebut dengan paradigma…

  • A. Konflik
  • B. Fungsionalisme Struktural
  • C. Interaksionisme Simbolik
  • D. Pertukaran Sosial
Jawaban: B. Fungsionalisme Struktural.
Paradigma fungsionalisme struktural menekankan pada keseimbangan dan keteraturan sosial di mana setiap elemen masyarakat memiliki fungsi tertentu.
36.

Menurut Talcott Parsons, tindakan sosial selalu diorientasikan pada…

  • A. Kebutuhan individu semata
  • B. Nilai dan norma yang berlaku
  • C. Kekuasaan dan otoritas
  • D. Keuntungan material
Jawaban: B. Nilai dan norma yang berlaku.
Parsons menyatakan bahwa tindakan sosial dipandu oleh nilai dan norma yang disepakati bersama dalam masyarakat.
37.

Konsep 'disfungsi' dalam teori Robert K. Merton merujuk pada…

  • A. Fungsi yang memperkuat stabilitas sosial
  • B. Fungsi yang memperlemah atau mengganggu sistem sosial
  • C. Fungsi yang tersembunyi dan tidak disadari
  • D. Fungsi yang hanya berlaku pada kelompok tertentu
Jawaban: B. Fungsi yang memperlemah atau mengganggu sistem sosial.
Disfungsi adalah konsekuensi negatif dari suatu struktur sosial yang dapat mengganggu keseimbangan sistem.
38.

Menurut Ralf Dahrendorf, sumber utama konflik sosial adalah…

  • A. Perbedaan kepentingan ekonomi
  • B. Perebutan sumber daya alam
  • C. Distribusi otoritas yang tidak merata
  • D. Perbedaan nilai budaya
Jawaban: C. Distribusi otoritas yang tidak merata.
Dahrendorf berpendapat bahwa konflik muncul akibat perbedaan wewenang (otoritas) dalam kelompok atau masyarakat.
39.

Lewis A. Coser berpendapat bahwa konflik dapat memperkuat solidaritas sosial apabila…

  • A. Konflik terjadi secara terus-menerus
  • B. Konflik melibatkan kelompok eksternal
  • C. Konflik bersifat destruktif dan kekerasan
  • D. Konflik hanya terjadi dalam kelompok kecil
Jawaban: B. Konflik melibatkan kelompok eksternal.
Coser menyatakan bahwa konflik dengan kelompok luar dapat memperkuat kohesi internal kelompok.
40.

Menurut George C. Homans, prinsip dasar dalam teori pertukaran sosial adalah bahwa individu cenderung mengulangi perilaku yang…

  • A. Memberikan hukuman
  • B. Dihargai dan menguntungkan
  • C. Mengikuti norma sosial
  • D. Menyebabkan konflik
Jawaban: B. Dihargai dan menguntungkan.
Homans menggunakan prinsip behaviorisme: perilaku yang mendapat imbalan cenderung diulang.
41.

Konsep 'diri cermin' (looking-glass self) diperkenalkan oleh…

  • A. William James
  • B. Charles Horton Cooley
  • C. John Dewey
  • D. George Herbert Mead
Jawaban: B. Charles Horton Cooley.
Cooley mengemukakan konsep looking-glass self, yaitu diri yang terbentuk dari persepsi orang lain terhadap kita.
42.

Menurut George Herbert Mead, tahap akhir dalam perkembangan konsep diri adalah…

  • A. Tahap bermain (play stage)
  • B. Tahap permainan (game stage)
  • C. Tahap imitasi
  • D. Tahap persiapan
Jawaban: B. Tahap permainan (game stage).
Pada tahap game stage, individu mulai memahami peran banyak orang secara bersamaan dan 'generalized other'.
43.

Konsep 'definisi situasi' yang menyatakan bahwa 'jika situasi didefinisikan sebagai nyata, maka konsekuensinya nyata' dikemukakan oleh…

  • A. Herbert Blumer
  • B. William Isaac Thomas
  • C. Erving Goffman
  • D. Peter L. Berger
Jawaban: B. William Isaac Thomas.
Thomas terkenal dengan teoremanya tentang definisi situasi yang mempengaruhi perilaku sosial.
44.

Herbert Blumer menekankan bahwa interaksionisme simbolik bertumpu pada tiga premis utama, salah satunya adalah…

  • A. Manusia bertindak berdasarkan makna yang diberikan pada objek
  • B. Struktur sosial menentukan segala tindakan individu
  • C. Konflik adalah pendorong utama perubahan sosial
  • D. Masyarakat bersifat statis dan tidak berubah
Jawaban: A. Manusia bertindak berdasarkan makna yang diberikan pada objek.
Blumer menyatakan bahwa makna muncul dari interaksi sosial dan menjadi dasar tindakan manusia.
45.

Erving Goffman menggunakan pendekatan dramaturgi untuk menganalisis interaksi sosial. Istilah yang merujuk pada perilaku individu di hadapan audiens disebut…

  • A. Panggung belakang (back stage)
  • B. Panggung depan (front stage)
  • C. Manajemen kesan
  • D. Peran sosial
Jawaban: B. Panggung depan (front stage).
Front stage adalah area di mana individu tampil sesuai dengan peran yang diharapkan audiens.
46.

Menurut Peter L. Berger, realitas sosial bersifat ganda, yaitu…

  • A. Objektif dan subjektif
  • B. Materiil dan immateriil
  • C. Individual dan kolektif
  • D. Struktural dan kultural
Jawaban: A. Objektif dan subjektif.
Berger menyatakan bahwa realitas sosial memiliki dimensi objektif (struktur) dan subjektif (kesadaran individu).
47.

Postmodernisme dalam sosiologi muncul sebagai kritik terhadap…

  • A. Masyarakat tradisional
  • B. Modernisme dan narasi besar
  • C. Teori konflik
  • D. Interaksionisme simbolik
Jawaban: B. Modernisme dan narasi besar.
Postmodernisme menolak narasi besar (grand narrative) modernisme seperti kemajuan linear dan universalitas kebenaran.
48.

Salah satu tokoh postmodernisme yang terkenal dengan konsep 'dekonstruksi' adalah…

  • A. Michel Foucault
  • B. Jean Baudrillard
  • C. Jacques Derrida
  • D. Jean-François Lyotard
Jawaban: C. Jacques Derrida.
Derrida mengembangkan metode dekonstruksi untuk membongkar asumsi-asumsi dalam teks dan pemikiran modern.
49.

Teori feminisme kontemporer menekankan bahwa gender adalah…

  • A. Fakta biologis yang alami
  • B. Konstruksi sosial yang terbentuk melalui interaksi
  • C. Sama dengan jenis kelamin
  • D. Tidak relevan dalam analisis sosiologi
Jawaban: B. Konstruksi sosial yang terbentuk melalui interaksi.
Feminisme kontemporer memandang gender sebagai hasil konstruksi sosial, bukan sekadar perbedaan biologis.
50.

Teori sosiologi gender berusaha menjelaskan bahwa ketimpangan gender disebabkan oleh…

  • A. Perbedaan fisik antara laki-laki dan perempuan
  • B. Struktur sosial dan budaya yang patriarkis
  • C. Faktor genetik yang tidak dapat diubah
  • D. Kehendak individu masing-masing
Jawaban: B. Struktur sosial dan budaya yang patriarkis.
Pendekatan sosiologi gender melihat ketimpangan sebagai produk dari sistem sosial dan nilai-nilai patriarki.

Materi di atas bisa jadi pengingat inti SOSI4206 Teori Sosiologi Modern. Pahami keterkaitan antarkonsep agar lebih mudah menjawab Soal UAS UT nantinya. Format ujian UT seperti UTM dan UO memang menuntut pemahaman, bukan sekadar hafalan.

Semoga soal-soal di halaman ini membantu memperkuat pemahaman Anda. SOSI4206 Teori Sosiologi Modern memang membutuhkan ketelitian membaca setiap kasus. Gunakan waktu belajar Anda dengan bijak agar hasilnya maksimal.

Bagikan

error: Content is protected !!