💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

Soal UAS UT SPAI4301 Islam dan Sains Beserta Kunci Jawaban

Soal UT SPAI4301 Islam dan Sains
Soal UT SPAI4301 Islam dan Sains

Memahami hubungan antara ilmu pengetahuan dan ajaran agama Islam memberikan manfaat luar biasa bagi kehidupan akademik maupun spiritual. Melalui SPAI4301 Islam dan Sains, mahasiswa diajak membangun cara berpikir ilmiah yang selaras dengan nilai keislaman. Persiapan ujian yang matang menjadi kunci utama meraih hasil terbaik.

Salah satu cara efektif mempersiapkan diri adalah dengan mengakses Soal UAS UT yang relevan sesuai materi kuliah. Latihan soal secara rutin membantu mahasiswa mengenali pola pertanyaan, memperkuat pemahaman konsep, dan meningkatkan kepercayaan diri sebelum menghadapi ujian sesungguhnya. Sumber belajar yang tepat sangat menentukan kualitas persiapan Anda.

Platform soalut.com hadir sebagai solusi belajar terpercaya bagi mahasiswa Universitas Terbuka di seluruh Indonesia. Kumpulan Soal UT tersedia lengkap dan mudah diakses kapan saja. Selain itu, Soal Ujian UT yang disediakan telah disesuaikan dengan kurikulum resmi, sehingga latihan Anda menjadi lebih terarah dan efisien.

Soal UT SPAI4301 Islam dan Sains

1.

Dalam perspektif Islam, sumber ilmu pengetahuan yang paling utama dan tidak bisa salah adalah…

  • A. Akal manusia yang telah terasah melalui pendidikan formal
  • B. Wahyu Allah SWT yang termaktub dalam Al-Qur'an dan Hadis
  • C. Pengalaman empiris yang diperoleh melalui eksperimen ilmiah
  • D. Tradisi keilmuan yang diwariskan oleh para ulama terdahulu
Jawaban: B. Wahyu Allah SWT yang termaktub dalam Al-Qur'an dan Hadis.
Dalam epistemologi Islam, wahyu (Al-Qur'an dan Hadis) merupakan sumber ilmu yang paling utama dan bersifat qath'i (pasti kebenarannya), sedangkan akal dan pengalaman empiris bersifat relatif dan dapat salah.
2.

Konsep tauhid sebagai landasan epistemologi Islam mengandung makna bahwa…

  • A. Seluruh ilmu pengetahuan harus bersumber dari teks-teks agama semata
  • B. Kesatuan sumber pengetahuan berasal dari Allah sehingga tidak ada dikotomi ilmu
  • C. Ilmu-ilmu duniawi tidak perlu dipelajari karena tidak berkaitan dengan akhirat
  • D. Hanya ilmuwan Muslim yang berhak mengembangkan sains dan teknologi
Jawaban: B. Kesatuan sumber pengetahuan berasal dari Allah sehingga tidak ada dikotomi ilmu.
Tauhid sebagai landasan epistemologi Islam menegaskan bahwa seluruh ilmu bersumber dari Allah (unity of knowledge), sehingga tidak ada dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum. Semua ilmu pada hakikatnya satu karena bersumber dari Yang Maha Satu.
3.

Lembaga ilmu pengetahuan yang menjadi pusat penerjemahan dan pengembangan sains pada masa kejayaan Islam klasik dikenal dengan nama…

  • A. Dar al-Ulum
  • B. Madrasah Nizhamiyyah
  • C. Baitul Hikmah
  • D. Al-Azhar
Jawaban: C. Baitul Hikmah.
Baitul Hikmah (House of Wisdom) yang didirikan pada masa Dinasti Abbasiyah di Baghdad merupakan lembaga ilmu pengetahuan terbesar pada masa klasik Islam, berfungsi sebagai pusat penerjemahan karya-karya Yunani, Persia, dan India, serta pengembangan berbagai ilmu pengetahuan.
4.

Al-Khawarizmi dikenal sebagai ilmuwan Muslim yang memberikan kontribusi besar dalam bidang…

  • A. Ilmu optik dan teori cahaya
  • B. Ilmu kimia dan alkimia
  • C. Matematika dan aljabar
  • D. Astronomi dan perbintangan
Jawaban: C. Matematika dan aljabar.
Al-Khawarizmi adalah ilmuwan Muslim abad ke-9 yang dikenal sebagai Bapak Aljabar. Karyanya 'Kitab al-Mukhtashar fi Hisab al-Jabr wal-Muqabala' menjadi dasar ilmu aljabar modern. Nama 'algoritma' juga berasal dari latinisasi namanya (Algoritmi).
5.

Metode penafsiran Al-Qur'an yang berupaya mengaitkan ayat-ayat Al-Qur'an dengan temuan-temuan ilmu pengetahuan modern disebut…

  • A. Tafsir bil-ma'tsur
  • B. Tafsir ilmi
  • C. Tafsir isyari
  • D. Tafsir maudhu'i
Jawaban: B. Tafsir ilmi.
Tafsir ilmi adalah metode penafsiran Al-Qur'an yang menggunakan pendekatan ilmu pengetahuan modern untuk menjelaskan ayat-ayat kauniyah (ayat tentang alam semesta). Metode ini memiliki pendukung maupun penentang di kalangan ulama tafsir.
6.

Ayat Al-Qur'an dalam Q.S. Al-Anbiya: 30 yang menyebutkan 'langit dan bumi dahulunya adalah sesuatu yang padu, kemudian Kami pisahkan keduanya' sering dikaitkan dengan teori sains modern tentang…

  • A. Teori evolusi Darwin
  • B. Teori Heliosentris Copernicus
  • C. Teori Big Bang
  • D. Teori Relativitas Einstein
Jawaban: C. Teori Big Bang.
Q.S. Al-Anbiya: 30 yang menggambarkan langit dan bumi awalnya menyatu kemudian dipisahkan sering dikaitkan dengan teori Big Bang dalam kosmologi modern, yang menjelaskan bahwa alam semesta berawal dari satu titik singularitas yang kemudian mengembang.
7.

Konsep hukum alam dalam Islam yang menunjukkan keteraturan dan konsistensi ciptaan Allah dalam menjalankan alam semesta dikenal dengan istilah…

  • A. Qadha dan qadar
  • B. Sunnatullah
  • C. Hikmah ilahiyah
  • D. Taqdir Allah
Jawaban: B. Sunnatullah.
Sunnatullah adalah konsep Islam tentang hukum-hukum atau ketetapan Allah yang berlaku secara konsisten dan teratur di alam semesta. Konsep ini menjadi landasan teologis bagi aktivitas ilmiah dalam Islam, karena keteraturan alam memungkinkan penelitian ilmiah.
8.

Teori evolusi Darwin mendapat respons beragam dari pemikir Islam. Mayoritas ulama menolak teori evolusi khususnya karena…

  • A. Teori evolusi bertentangan dengan metodologi ilmiah yang valid
  • B. Darwin bukan ilmuwan yang kredibel dalam bidang biologi
  • C. Teori evolusi menyatakan manusia berasal dari kera yang bertentangan dengan penciptaan Adam dalam Al-Qur'an
  • D. Teori evolusi tidak pernah terbukti secara empiris
Jawaban: C. Teori evolusi menyatakan manusia berasal dari kera yang bertentangan dengan penciptaan Adam dalam Al-Qur'an.
Mayoritas ulama Islam menolak teori evolusi yang diterapkan pada manusia karena bertentangan dengan konsep Al-Qur'an tentang penciptaan Adam a.s. secara langsung oleh Allah. Meski beberapa pemikir Islam menerima evolusi untuk makhluk hidup lain, asal-usul manusia dari Adam tetap menjadi prinsip yang tidak bisa dikompromikan.
9.

Dalam psikologi Islam, istilah yang merujuk pada kecenderungan alami manusia untuk mengenal dan menyembah Allah disebut…

  • A. Ruh
  • B. Aql
  • C. Qalb
  • D. Fitrah
Jawaban: D. Fitrah.
Fitrah dalam psikologi Islam merujuk pada kodrat atau kecenderungan bawaan manusia yang murni untuk mengenal kebenaran dan mengesakan Allah. Konsep ini relevan dengan kajian psikologi tentang religiusitas bawaan manusia.
10.

Ibnu Khaldun dikenal sebagai pelopor ilmu sosiologi karena kontribusinya yang monumental melalui karya…

  • A. Kitab al-Qanun fi al-Thibb
  • B. Muqaddimah
  • C. Ihya Ulumuddin
  • D. Tahafut al-Falasifah
Jawaban: B. Muqaddimah.
Ibnu Khaldun (1332-1406 M) menulis Muqaddimah yang berisi teori-teori tentang dinamika sosial, peradaban, ashabiyyah (solidaritas sosial), dan siklus kejatuhan-kebangkitan peradaban. Karya ini menjadikannya dianggap sebagai salah satu pelopor sosiologi dan historiografi modern.
11.

Tokoh yang mencetuskan konsep islamisasi ilmu pengetahuan dengan menjadikan tauhid sebagai kerangka pemersatu seluruh ilmu adalah…

  • A. Fazlur Rahman
  • B. Syed Muhammad Naquib al-Attas
  • C. Ismail Raji al-Faruqi
  • D. Amin Abdullah
Jawaban: C. Ismail Raji al-Faruqi.
Ismail Raji al-Faruqi adalah tokoh utama islamisasi ilmu yang merumuskan bahwa tauhid harus menjadi titik tolak dan kerangka epistemologis seluruh ilmu pengetahuan. Ia menulis 'Islamization of Knowledge' dan mendirikan IIIT (International Institute of Islamic Thought).
12.

Model integrasi-interkoneksi dalam islamisasi ilmu pengetahuan yang dikembangkan oleh Amin Abdullah bertujuan untuk…

  • A. Menggantikan seluruh kurikulum ilmu umum dengan ilmu agama Islam
  • B. Membangun dialog dan saling memperkaya antara ilmu agama dan ilmu umum secara kritis
  • C. Memisahkan secara tegas antara ilmu-ilmu keislaman dan sains modern
  • D. Menjadikan Al-Qur'an sebagai buku teks utama semua mata pelajaran
Jawaban: B. Membangun dialog dan saling memperkaya antara ilmu agama dan ilmu umum secara kritis.
Model integrasi-interkoneksi Amin Abdullah (UIN Sunan Kalijaga) menolak dikotomi dan isolasi antara ilmu agama dan ilmu umum, sekaligus menolak pembauran tanpa kritik. Modelnya mengupayakan dialog, saling memperkaya, dan keterhubungan kritis antara kedua domain ilmu tersebut.
13.

Prinsip etika penelitian dalam Islam yang mewajibkan seorang ilmuwan untuk menyampaikan hasil penelitian secara jujur tanpa manipulasi data berkaitan dengan nilai…

  • A. Tawadhu (rendah hati)
  • B. Amanah (dapat dipercaya)
  • C. Syura (musyawarah)
  • D. Zuhud (sederhana)
Jawaban: B. Amanah (dapat dipercaya).
Amanah merupakan nilai etika Islam yang mewajibkan kejujuran dan kepercayaan dalam menyampaikan informasi, termasuk dalam penelitian ilmiah. Manipulasi data merupakan pengkhianatan amanah yang bertentangan dengan etika Islam dan prinsip integritas ilmiah.
14.

Dalam tinjauan etika Islam, pengembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) harus berpedoman pada prinsip…

  • A. Kemajuan teknologi tanpa batas demi kemakmuran manusia
  • B. Penolakan total karena dianggap menyaingi kemampuan Allah
  • C. Kemaslahatan umat (maslahah) dan tidak melanggar nilai-nilai kemanusiaan islami
  • D. Hanya boleh dikembangkan oleh negara-negara mayoritas Muslim
Jawaban: C. Kemaslahatan umat (maslahah) dan tidak melanggar nilai-nilai kemanusiaan islami.
Etika Islam dalam teknologi modern, termasuk AI, berpedoman pada konsep maslahah (kemaslahatan) dan menghindari mafsadah (kerusakan). Teknologi boleh dikembangkan selama membawa manfaat bagi umat manusia dan tidak melanggar nilai-nilai kemanusiaan serta prinsip-prinsip Islam.
15.

Konsep khalifah dalam Islam memiliki implikasi penting bagi isu lingkungan hidup, yaitu bahwa manusia berkewajiban…

  • A. Mengeksploitasi alam semaksimal mungkin demi kemajuan peradaban
  • B. Menjaga dan melestarikan alam sebagai amanah dari Allah SWT
  • C. Menyerahkan pengelolaan alam sepenuhnya kepada ahli lingkungan non-Muslim
  • D. Menjauhkan diri dari alam agar tidak merusak keseimbangannya
Jawaban: B. Menjaga dan melestarikan alam sebagai amanah dari Allah SWT.
Konsep khalifah (QS. Al-Baqarah: 30) menempatkan manusia sebagai wakil Allah di bumi yang bertanggung jawab menjaga dan melestarikan alam. Ini menjadi dasar etika lingkungan dalam Islam (fiqh al-bi'ah) yang menolak eksploitasi berlebihan terhadap sumber daya alam.
16.

Pengobatan berdasarkan tuntunan Nabi Muhammad SAW yang mencakup penggunaan madu, habbatus sauda, dan bekam dikenal dengan istilah…

  • A. Kedokteran holistik
  • B. Thibbun Nabawi
  • C. Pengobatan alternatif
  • D. Herbal medicine
Jawaban: B. Thibbun Nabawi.
Thibbun Nabawi adalah sistem pengobatan yang bersumber dari tuntunan Nabi Muhammad SAW, meliputi penggunaan madu (QS. An-Nahl: 69), habbatus sauda (jintan hitam), bekam (hijamah), dan metode-metode lain yang diriwayatkan dalam hadis. Ini menjadi bagian penting dalam kajian kesehatan Islam.
17.

Visi peradaban Islam berbasis ilmu di masa depan mengharuskan lembaga pendidikan Islam untuk…

  • A. Menolak semua ilmu pengetahuan yang berasal dari peradaban Barat
  • B. Memfokuskan diri hanya pada ilmu-ilmu keagamaan tradisional
  • C. Mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan pengembangan sains dan teknologi secara produktif
  • D. Mengadopsi sistem pendidikan Barat secara menyeluruh tanpa modifikasi
Jawaban: C. Mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan pengembangan sains dan teknologi secara produktif.
Kebangkitan peradaban Islam di abad XXI memerlukan lembaga pendidikan Islam yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai dan etika Islam dengan pengembangan sains dan teknologi secara produktif. Ini merupakan sintesis antara warisan keilmuan Islam klasik dengan tuntutan modernitas, sebagaimana dibahas dalam Modul 8 KB 3.
18.

Dalam perspektif Islam, sumber ilmu yang paling utama dan menjadi landasan bagi semua pengetahuan lainnya adalah…

  • A. Akal manusia yang bebas berfikir
  • B. Pengalaman empiris melalui pancaindera
  • C. Wahyu Allah yang termaktub dalam Al-Qur'an dan Hadis
  • D. Tradisi para ulama yang telah teruji kebenarannya
Jawaban: C. Wahyu Allah yang termaktub dalam Al-Qur'an dan Hadis.
Dalam epistemologi Islam, wahyu (Al-Qur'an dan Hadis) merupakan sumber ilmu yang paling utama dan otoritatif karena berasal langsung dari Allah SWT, sedangkan akal dan pengalaman empiris bersifat pelengkap dan harus tunduk pada wahyu.
19.

Perbedaan mendasar antara epistemologi Islam dan epistemologi positivisme Barat terletak pada…

  • A. Epistemologi Islam menolak penggunaan metode ilmiah dalam penelitian
  • B. Positivisme Barat mengakui wahyu sebagai sumber pengetahuan yang valid
  • C. Epistemologi Islam mengintegrasikan wahyu sebagai sumber pengetahuan, sedangkan positivisme hanya mengakui empiris dan rasio
  • D. Positivisme Barat berlandaskan tauhid dalam seluruh kajian ilmiahnya
Jawaban: C. Epistemologi Islam mengintegrasikan wahyu sebagai sumber pengetahuan, sedangkan positivisme hanya mengakui empiris dan rasio.
Epistemologi Islam mengakui tiga sumber pengetahuan yaitu wahyu, akal, dan pengalaman empiris dengan wahyu sebagai puncaknya. Sementara positivisme Barat hanya mengakui pengetahuan yang dapat diverifikasi secara empiris dan rasional semata.
20.

Konsep 'unity of knowledge' (kesatuan ilmu) dalam Islam mengandung makna bahwa…

  • A. Semua ilmu harus dipelajari secara bersamaan tanpa pemisahan disiplin
  • B. Seluruh cabang ilmu pengetahuan pada hakikatnya bersumber dan bermuara pada tauhid kepada Allah
  • C. Ilmu agama lebih tinggi derajatnya dibanding ilmu umum sehingga tidak perlu diintegrasikan
  • D. Ilmu pengetahuan hanya sah apabila dihasilkan oleh ilmuwan Muslim
Jawaban: B. Seluruh cabang ilmu pengetahuan pada hakikatnya bersumber dan bermuara pada tauhid kepada Allah.
Konsep unity of knowledge dalam Islam menegaskan bahwa tidak ada dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum karena keduanya bersumber dari Allah. Tauhid menjadi landasan yang menyatukan seluruh disiplin ilmu dalam satu kerangka pandangan dunia Islam.
21.

Lembaga ilmu pengetahuan yang didirikan pada masa Khalifah Harun al-Rasyid dan menjadi pusat penerjemahan serta pengembangan sains pada peradaban Islam klasik adalah…

  • A. Al-Azhar
  • B. Nizhamiyyah
  • C. Baitul Hikmah
  • D. Dar al-Ifta
Jawaban: C. Baitul Hikmah.
Baitul Hikmah (House of Wisdom) didirikan di Baghdad pada masa Dinasti Abbasiyah khususnya pada era Khalifah Harun al-Rasyid dan berkembang pesat di masa Al-Ma'mun. Lembaga ini menjadi pusat penerjemahan karya-karya Yunani dan pengembangan berbagai ilmu pengetahuan.
22.

Al-Khawarizmi dikenal sebagai tokoh yang memberikan kontribusi monumental dalam ilmu matematika, khususnya dalam bidang…

  • A. Geometri dan trigonometri bola
  • B. Aljabar dan sistem penomoran desimal
  • C. Kalkulus dan teori bilangan prima
  • D. Statistik dan probabilitas
Jawaban: B. Aljabar dan sistem penomoran desimal.
Al-Khawarizmi adalah ilmuwan Muslim abad ke-9 yang dikenal sebagai Bapak Aljabar. Karyanya 'Al-Kitab al-Mukhtasar fi Hisab al-Jabr wal-Muqabala' menjadi dasar ilmu aljabar, dan namanya menjadi asal kata 'algoritma' dalam matematika modern.
23.

Ibnu al-Haytham memberikan revolusi dalam sejarah ilmu pengetahuan melalui karyanya dalam bidang…

  • A. Kimia dan alkimia
  • B. Ilmu optik dan metode eksperimen ilmiah
  • C. Astronomi dan navigasi
  • D. Kedokteran dan farmakologi
Jawaban: B. Ilmu optik dan metode eksperimen ilmiah.
Ibnu al-Haytham (965-1040 M) dikenal sebagai Bapak Optik Modern. Karyanya 'Kitab al-Manazir' merevolusi pemahaman tentang cahaya dan penglihatan. Ia juga dianggap sebagai pelopor metode eksperimen ilmiah yang menjadi dasar sains modern.
24.

Teori Big Bang dalam kosmologi modern dianggap relevan dengan Al-Qur'an Surah Al-Anbiya ayat 30, yang berbunyi bahwa langit dan bumi dahulunya merupakan…

  • A. Hamparan yang luas kemudian dipisahkan menjadi dua bagian
  • B. Sesuatu yang padu (ratq) kemudian dipisahkan (fatq)
  • C. Air yang beku kemudian dicairkan oleh cahaya matahari
  • D. Kegelapan mutlak kemudian diterangi oleh cahaya Allah
Jawaban: B. Sesuatu yang padu (ratq) kemudian dipisahkan (fatq).
Q.S. Al-Anbiya: 30 menyebutkan bahwa langit dan bumi pada awalnya adalah sesuatu yang padu (ratq) kemudian Allah memisahkannya (fatq). Para mufasir kontemporer mengaitkan ini dengan konsep Big Bang di mana alam semesta bermula dari satu titik tunggal yang kemudian mengembang.
25.

Dalam kajian tafsir ilmi, perdebatan utama yang muncul berkaitan dengan…

  • A. Apakah Al-Qur'an perlu diterjemahkan ke dalam bahasa ilmiah
  • B. Kekhawatiran bahwa penafsiran saintifik dapat memaksakan teori ilmiah yang berubah-ubah ke dalam teks Al-Qur'an yang bersifat abadi
  • C. Apakah ilmuwan non-Muslim diperbolehkan mengkaji ayat kauniyah
  • D. Larangan penggunaan metode komparatif dalam menafsirkan Al-Qur'an
Jawaban: B. Kekhawatiran bahwa penafsiran saintifik dapat memaksakan teori ilmiah yang berubah-ubah ke dalam teks Al-Qur'an yang bersifat abadi.
Perdebatan utama dalam tafsir ilmi adalah kekhawatiran bahwa penafsiran ilmiah dapat memaksakan teori sains yang bersifat tentatif dan berubah-ubah ke dalam ayat Al-Qur'an yang bersifat tetap dan abadi, sehingga dapat merusak otoritas dan kemurnian Al-Qur'an.
26.

Konsep 'sunnatullah' dalam hubungannya dengan ilmu fisika dapat dipahami sebagai…

  • A. Kewajiban umat Islam untuk mempelajari hukum-hukum fisika
  • B. Keteraturan hukum alam yang ditetapkan Allah sebagai pola operasional ciptaan-Nya yang tidak berubah
  • C. Larangan bagi Muslim untuk mengkaji fenomena fisika yang bertentangan dengan ajaran agama
  • D. Keajaiban fisika yang hanya dapat dipahami oleh para nabi dan ulama
Jawaban: B. Keteraturan hukum alam yang ditetapkan Allah sebagai pola operasional ciptaan-Nya yang tidak berubah.
Sunnatullah merujuk pada hukum-hukum ketetapan Allah yang berlaku secara konsisten di alam semesta. Dalam konteks fisika, ini berarti hukum-hukum alam seperti gravitasi, termodinamika, dan lainnya adalah ekspresi dari keteraturan yang Allah tetapkan dalam ciptaan-Nya.
27.

Respons pemikiran Islam terhadap teori evolusi Darwin secara umum dapat dikategorikan menjadi tiga kelompok, yaitu…

  • A. Menerima sepenuhnya, menolak sepenuhnya, dan tidak berpendapat
  • B. Penolakan total, penerimaan dengan modifikasi teistik, dan pandangan yang memisahkan sains dari agama
  • C. Mendukung evolusi manusia tetapi menolak evolusi hewan
  • D. Menerima evolusi kimia tetapi menolak evolusi biologi
Jawaban: B. Penolakan total, penerimaan dengan modifikasi teistik, dan pandangan yang memisahkan sains dari agama.
Respons pemikiran Islam terhadap teori evolusi terbagi dalam tiga posisi: (1) penolakan total karena dianggap bertentangan dengan penciptaan Adam, (2) penerimaan dengan modifikasi teistik yang mengakui proses evolusi namun di bawah kendali Allah, dan (3) pandangan yang memisahkan domain sains dan agama.
28.

Konsep nafs dalam psikologi Islam berbeda dengan konsep 'self' dalam psikologi Barat modern karena…

  • A. Nafs hanya merujuk pada dimensi fisik manusia sedangkan self mencakup dimensi spiritual
  • B. Nafs mencakup dimensi ruhani, moral, dan hubungan manusia dengan Allah, melampaui sekadar kajian psikologis empiris
  • C. Psikologi Islam tidak mengakui adanya perbedaan individual dalam kepribadian manusia
  • D. Konsep nafs hanya berlaku bagi umat Muslim dan tidak universal
Jawaban: B. Nafs mencakup dimensi ruhani, moral, dan hubungan manusia dengan Allah, melampaui sekadar kajian psikologis empiris.
Konsep nafs dalam Islam mencakup dimensi yang jauh lebih luas dari sekadar aspek psikologis empiris. Nafs meliputi dimensi ruhani, moral, dan hubungan vertikal manusia dengan Allah (hablun minallah), yang tidak dijangkau oleh psikologi Barat yang bersifat sekuler.
29.

Ibnu Khaldun dianggap sebagai pelopor ilmu sosiologi modern terutama karena kontribusinya dalam…

  • A. Mengembangkan teori konflik kelas sosial yang mirip dengan pemikiran Karl Marx
  • B. Memperkenalkan metodologi empiris dalam mengkaji sejarah dan dinamika masyarakat melalui konsep 'ashabiyyah
  • C. Menciptakan sistem sensus penduduk pertama di dunia Islam
  • D. Mengkaji perilaku individu dalam masyarakat menggunakan metode eksperimen laboratorium
Jawaban: B. Memperkenalkan metodologi empiris dalam mengkaji sejarah dan dinamika masyarakat melalui konsep 'ashabiyyah.
Ibnu Khaldun dalam karyanya Al-Muqaddimah memperkenalkan pendekatan empiris dan historis dalam mengkaji masyarakat. Konsep 'ashabiyyah (solidaritas sosial/group feeling) menjadi kerangka teori untuk memahami dinamika kebangkitan dan kemunduran peradaban, menjadikannya pelopor sosiologi.
30.

Ismail Raji al-Faruqi dalam konsep islamisasi ilmu pengetahuannya menjadikan tauhid sebagai kerangka utama, dengan tujuan…

  • A. Menggantikan seluruh metodologi ilmiah Barat dengan metodologi yang berasal dari fiqh Islam
  • B. Mengintegrasikan ilmu pengetahuan ke dalam kesatuan pandangan dunia tauhid sehingga ilmu tidak terlepas dari nilai-nilai ilahiah
  • C. Melarang ilmuwan Muslim mempelajari ilmu pengetahuan yang berkembang di Barat
  • D. Mewajibkan seluruh karya ilmiah ditulis dalam bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur'an
Jawaban: B. Mengintegrasikan ilmu pengetahuan ke dalam kesatuan pandangan dunia tauhid sehingga ilmu tidak terlepas dari nilai-nilai ilahiah.
Al-Faruqi dalam karyanya 'Islamization of Knowledge' berpendapat bahwa tauhid harus menjadi kerangka epistemologis bagi seluruh ilmu pengetahuan. Tujuannya adalah mengintegrasikan warisan ilmiah Islam dengan pencapaian modern sehingga ilmu tidak terlepas dari nilai-nilai tauhid dan peradaban Islam.
31.

Model integrasi-interkoneksi yang dikembangkan oleh Amin Abdullah dalam islamisasi ilmu pengetahuan berciri khas pada…

  • A. Penggabungan mutlak antara ilmu agama dan ilmu umum tanpa batas disiplin
  • B. Dialog dan saling memperkaya antara ilmu-ilmu keislaman (hadharah al-nash) dan ilmu-ilmu modern (hadharah al-'ilm) tanpa menghilangkan identitas masing-masing
  • C. Penolakan terhadap ilmu-ilmu sosial humaniora yang dianggap produk kolonialisme
  • D. Penerapan metode fiqh secara eksklusif dalam seluruh kajian ilmu pengetahuan
Jawaban: B. Dialog dan saling memperkaya antara ilmu-ilmu keislaman (hadharah al-nash) dan ilmu-ilmu modern (hadharah al-'ilm) tanpa menghilangkan identitas masing-masing.
Amin Abdullah mengembangkan model 'spider web' yang memperlihatkan interkoneksi antara hadharah al-nash (tradisi keilmuan teks/agama) dan hadharah al-'ilm (tradisi keilmuan modern). Model ini menekankan dialog dan saling memperkaya antar disiplin tanpa menghapus identitas masing-masing bidang ilmu.
32.

Prinsip etika Islam yang paling fundamental dalam penelitian ilmiah adalah…

  • A. Mengutamakan kecepatan publikasi agar ilmu segera bermanfaat bagi masyarakat
  • B. Amanah dan kejujuran ilmiah sebagai cerminan tanggung jawab kepada Allah atas setiap pengetahuan yang diperoleh
  • C. Memprioritaskan kepentingan lembaga penelitian di atas kebenaran data
  • D. Menjaga kerahasiaan hasil penelitian dari pihak luar komunitas Muslim
Jawaban: B. Amanah dan kejujuran ilmiah sebagai cerminan tanggung jawab kepada Allah atas setiap pengetahuan yang diperoleh.
Dalam etika Islam, amanah dan kejujuran ilmiah merupakan prinsip fundamental dalam penelitian karena seorang ilmuwan Muslim bertanggung jawab bukan hanya kepada sesama manusia tetapi juga kepada Allah. Manipulasi data dan plagiarisme dipandang sebagai bentuk pengkhianatan (khianat) yang dilarang dalam Islam.
33.

Dalam perspektif etika Islam, pengembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) harus memperhatikan prinsip utama…

  • A. Kecerdasan buatan harus dilarang karena bertentangan dengan konsep keunikan manusia sebagai khalifah
  • B. AI hanya boleh dikembangkan oleh ilmuwan Muslim yang memiliki ijazah dari lembaga pendidikan Islam
  • C. Pengembangan AI harus berorientasi pada kemaslahatan umat dan tidak boleh mengancam harkat martabat manusia sebagai makhluk mulia
  • D. Teknologi AI harus sepenuhnya meniru kemampuan otak manusia agar sesuai dengan fitrah penciptaan
Jawaban: C. Pengembangan AI harus berorientasi pada kemaslahatan umat dan tidak boleh mengancam harkat martabat manusia sebagai makhluk mulia.
Etika Islam memandang bahwa setiap teknologi termasuk AI harus dikembangkan berdasarkan prinsip maslahah (kemaslahatan) dan menghindari mafsadah (kerusakan). AI boleh dikembangkan selama tidak mengancam harkat martabat manusia sebagai makhluk mulia dan khalifah Allah di bumi.
34.

Konsep khalifah fil ardh dalam konteks isu lingkungan hidup mengandung implikasi bahwa manusia…

  • A. Berhak mengeksploitasi sumber daya alam secara bebas karena Allah telah menundukkan alam untuk manusia
  • B. Memiliki tanggung jawab moral dan spiritual sebagai pengelola alam yang amanah di hadapan Allah
  • C. Hanya bertanggung jawab menjaga lingkungan di wilayah yang dihuni komunitas Muslim
  • D. Tidak perlu memikirkan dampak lingkungan karena hari kiamat pasti akan datang menghancurkan alam
Jawaban: B. Memiliki tanggung jawab moral dan spiritual sebagai pengelola alam yang amanah di hadapan Allah.
Konsep khalifah fil ardh (Q.S. Al-Baqarah: 30) menegaskan bahwa manusia adalah wakil Allah di bumi yang diberi amanah untuk mengelola alam dengan penuh tanggung jawab. Eksploitasi berlebihan terhadap alam bertentangan dengan tugas kekhalifahan dan dipandang sebagai bentuk kerusakan (fasad) yang dilarang Islam.
35.

Dalam perspektif Islam, sumber ilmu pengetahuan yang paling utama dan absolut adalah…

  • A. Akal manusia yang bebas dari bias
  • B. Wahyu (Al-Qur'an dan Hadis) sebagai kebenaran mutlak dari Allah
  • C. Pengalaman empiris yang dapat diuji secara ilmiah
  • D. Tradisi para ulama yang telah teruji kebenarannya
Jawaban: B. Wahyu (Al-Qur'an dan Hadis) sebagai kebenaran mutlak dari Allah.
Dalam epistemologi Islam, wahyu (Al-Qur'an dan Hadis) merupakan sumber ilmu paling utama dan absolut karena berasal langsung dari Allah SWT, sedangkan akal dan pengalaman empiris bersifat relatif dan dapat keliru.
36.

Konsep tauhid sebagai landasan epistemologi Islam menegaskan bahwa seluruh ilmu pengetahuan pada hakikatnya…

  • A. Berdiri sendiri dan tidak berkaitan dengan nilai keagamaan
  • B. Berasal dari satu sumber, yaitu Allah, sehingga ilmu bersifat terpadu
  • C. Harus dipisahkan antara ilmu agama dan ilmu umum
  • D. Hanya dapat diperoleh melalui metode ilmiah empiris
Jawaban: B. Berasal dari satu sumber, yaitu Allah, sehingga ilmu bersifat terpadu.
Tauhid sebagai landasan epistemologi Islam menegaskan kesatuan sumber ilmu, bahwa semua pengetahuan berasal dari Allah sehingga tidak ada dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum (unity of knowledge).
37.

Lembaga ilmu pengetahuan bernama Baitul Hikmah yang menjadi pusat kemajuan sains Islam didirikan pada masa dinasti…

  • A. Umayyah di Damaskus
  • B. Fatimiyah di Kairo
  • C. Abbasiyah di Baghdad
  • D. Utsmani di Istanbul
Jawaban: C. Abbasiyah di Baghdad.
Baitul Hikmah (House of Wisdom) didirikan pada masa Dinasti Abbasiyah di Baghdad, khususnya berkembang pesat pada masa Khalifah Harun al-Rasyid dan al-Ma'mun (abad VIII–IX M), sebagai pusat penerjemahan dan pengembangan ilmu pengetahuan.
38.

Al-Khawarizmi dikenal sebagai ilmuwan Muslim yang memberikan kontribusi monumental dalam bidang…

  • A. Ilmu optik dan cahaya
  • B. Ilmu kimia dan alkimia
  • C. Matematika, khususnya aljabar
  • D. Astronomi dan kosmologi
Jawaban: C. Matematika, khususnya aljabar.
Al-Khawarizmi (780–850 M) adalah ilmuwan Muslim yang dikenal sebagai bapak aljabar melalui karyanya 'Al-Kitab al-Mukhtasar fi Hisab al-Jabr wal-Muqabala', yang menjadi dasar ilmu matematika modern.
39.

Salah satu faktor utama kemunduran peradaban sains Islam adalah…

  • A. Kurangnya minat ilmuwan Muslim terhadap ilmu pengetahuan
  • B. Serangan Mongol ke Baghdad (1258 M) yang menghancurkan pusat peradaban Islam
  • C. Larangan Al-Qur'an terhadap pengembangan ilmu eksperimental
  • D. Penolakan umat Islam terhadap ilmu pengetahuan Yunani
Jawaban: B. Serangan Mongol ke Baghdad (1258 M) yang menghancurkan pusat peradaban Islam.
Jatuhnya Baghdad ke tangan bangsa Mongol pada tahun 1258 M yang menghancurkan Baitul Hikmah dan berbagai pusat keilmuan merupakan salah satu faktor utama kemunduran peradaban sains Islam.
40.

Istilah 'ayat kauniyah' dalam Al-Qur'an merujuk kepada…

  • A. Ayat-ayat yang berisi hukum fiqih dan syariat Islam
  • B. Ayat-ayat yang berbicara tentang tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta
  • C. Ayat-ayat yang mengandung kisah para nabi dan rasul
  • D. Ayat-ayat yang membahas akidah dan keimanan kepada Allah
Jawaban: B. Ayat-ayat yang berbicara tentang tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta.
Ayat kauniyah adalah ayat-ayat Al-Qur'an yang membicarakan fenomena alam semesta sebagai tanda-tanda kebesaran dan kekuasaan Allah SWT, meliputi penciptaan langit, bumi, dan segala isinya.
41.

Relevansi Q.S. Al-Anbiya: 30 dengan teori Big Bang terletak pada pernyataan Al-Qur'an bahwa…

  • A. Langit dan bumi diciptakan dalam enam hari
  • B. Langit dan bumi dahulunya menyatu kemudian Kami pisahkan keduanya
  • C. Allah menciptakan segala sesuatu dari air
  • D. Bintang-bintang diciptakan sebagai penghias langit
Jawaban: B. Langit dan bumi dahulunya menyatu kemudian Kami pisahkan keduanya.
Q.S. Al-Anbiya: 30 menyatakan bahwa langit dan bumi dahulunya adalah satu kesatuan (ratq) lalu dipisahkan (fatq), yang oleh banyak mufassir sains dihubungkan dengan teori Big Bang tentang asal-usul alam semesta dari satu titik tunggal.
42.

Dalam pembahasan Islam dan ilmu fisika, konsep 'sunnatullah' dipahami sebagai…

  • A. Doa-doa yang dibaca oleh umat Islam dalam kehidupan sehari-hari
  • B. Hukum-hukum alam yang tetap dan teratur sebagai ketetapan Allah dalam ciptaan-Nya
  • C. Ritual ibadah yang wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim
  • D. Ilmu fiqih yang mengatur hubungan manusia dengan sesama
Jawaban: B. Hukum-hukum alam yang tetap dan teratur sebagai ketetapan Allah dalam ciptaan-Nya.
Sunnatullah merujuk pada hukum-hukum alam yang bersifat tetap dan konsisten sebagai manifestasi keteraturan dan kekuasaan Allah dalam ciptaan-Nya, yang menjadi landasan kerja ilmu fisika dan sains alam lainnya.
43.

Respons sebagian besar pemikir Islam terhadap teori evolusi Darwin adalah…

  • A. Menerima sepenuhnya karena sesuai dengan Al-Qur'an
  • B. Menolak seluruhnya karena dianggap sebagai teori ateis
  • C. Beragam, ada yang menolak, ada yang melakukan reinterpretasi dengan tetap menegaskan kekhususan penciptaan manusia
  • D. Mengabaikannya karena dianggap tidak relevan dengan ajaran Islam
Jawaban: C. Beragam, ada yang menolak, ada yang melakukan reinterpretasi dengan tetap menegaskan kekhususan penciptaan manusia.
Respons pemikir Islam terhadap teori evolusi Darwin bersifat beragam: sebagian menolak karena bertentangan dengan konsep penciptaan dalam Al-Qur'an, sebagian lain melakukan reinterpretasi namun tetap menegaskan bahwa manusia diciptakan secara khusus oleh Allah.
44.

Konsep 'nafs' dalam psikologi Islam memiliki dimensi yang lebih komprehensif dibanding konsep jiwa dalam psikologi Barat karena…

  • A. Nafs hanya merujuk pada aspek biologis manusia
  • B. Nafs mencakup dimensi spiritual yang terhubung dengan Allah, tidak hanya aspek psikologis semata
  • C. Nafs identik dengan konsep unconscious dalam teori Freud
  • D. Nafs hanya dapat dipahami melalui pendekatan behaviorisme
Jawaban: B. Nafs mencakup dimensi spiritual yang terhubung dengan Allah, tidak hanya aspek psikologis semata.
Konsep nafs dalam Islam mencakup dimensi spiritual-transendental yang terhubung dengan Allah SWT, meliputi qalb, akal, dan ruh, sehingga lebih komprehensif dibanding konsep jiwa dalam psikologi Barat yang umumnya terbatas pada dimensi psikologis.
45.

Ibnu Khaldun dikenal sebagai pelopor ilmu sosiologi karena kontribusinya melalui karya…

  • A. Al-Qanun fi al-Tibb yang membahas kedokteran sosial
  • B. Muqaddimah yang menganalisis dinamika masyarakat dan peradaban secara sistematis
  • C. Ihya Ulumuddin yang membahas moralitas sosial dalam Islam
  • D. Al-Jabr wa al-Muqabala yang membahas matematika sosial
Jawaban: B. Muqaddimah yang menganalisis dinamika masyarakat dan peradaban secara sistematis.
Ibnu Khaldun (1332–1406 M) menulis Muqaddimah yang berisi analisis sistematis tentang dinamika masyarakat, siklus peradaban, dan faktor-faktor perubahan sosial, sehingga ia diakui sebagai pelopor ilmu sosiologi dan sejarah modern.
46.

Ismail Raji al-Faruqi dalam konsep islamisasi ilmu pengetahuannya menjadikan tauhid sebagai…

  • A. Metode penelitian empiris yang bebas nilai
  • B. Kerangka utama (master plan) yang mengintegrasikan seluruh bidang ilmu pengetahuan
  • C. Pembatas antara ilmu agama dan ilmu sains modern
  • D. Syarat administratif bagi lembaga pendidikan Islam
Jawaban: B. Kerangka utama (master plan) yang mengintegrasikan seluruh bidang ilmu pengetahuan.
Al-Faruqi dalam karyanya 'Islamization of Knowledge' menjadikan tauhid sebagai kerangka utama (meta-framework) yang mengintegrasikan seluruh disiplin ilmu, karena tauhid adalah inti dari pandangan dunia Islam.
47.

Model integrasi-interkoneksi yang dikembangkan oleh Amin Abdullah bertujuan untuk…

  • A. Memisahkan secara tegas antara ilmu agama dan ilmu umum
  • B. Menghapuskan semua ilmu Barat dari kurikulum pendidikan Islam
  • C. Membangun dialog dan keterkaitan antara ilmu-ilmu keislaman dan ilmu-ilmu umum secara dialogis
  • D. Menjadikan ilmu sains sebagai tafsir utama Al-Qur'an
Jawaban: C. Membangun dialog dan keterkaitan antara ilmu-ilmu keislaman dan ilmu-ilmu umum secara dialogis.
Model integrasi-interkoneksi Amin Abdullah bertujuan membangun dialog produktif antara ilmu-ilmu keislaman (hadlarah al-nash) dan ilmu-ilmu sosial-humaniora serta sains (hadlarah al-ilm) untuk mengatasi dikotomi keilmuan.
48.

Prinsip etika penelitian ilmiah dalam Islam yang paling mendasar adalah…

  • A. Mengutamakan kepentingan pribadi dan kelompok dalam publikasi ilmiah
  • B. Kejujuran (amanah) dan tanggung jawab ilmiah sebagai bentuk ibadah kepada Allah
  • C. Kebebasan mutlak ilmuwan tanpa batas etika agama
  • D. Mengikuti standar Barat sebagai tolak ukur kualitas penelitian
Jawaban: B. Kejujuran (amanah) dan tanggung jawab ilmiah sebagai bentuk ibadah kepada Allah.
Etika penelitian dalam Islam didasarkan pada nilai kejujuran (amanah) dan tanggung jawab ilmiah yang dipandang sebagai bentuk ibadah, karena setiap ilmuwan Muslim akan dimintai pertanggungjawaban atas ilmunya di hadapan Allah.
49.

Konsep 'khalifah' dalam konteks etika lingkungan hidup Islam bermakna bahwa manusia…

  • A. Bebas mengeksploitasi alam demi kemajuan peradaban manusia
  • B. Adalah penguasa mutlak atas alam semesta
  • C. Bertugas sebagai wakil Allah untuk menjaga dan memakmurkan bumi secara bertanggung jawab
  • D. Tidak memiliki kewajiban terhadap kelestarian lingkungan
Jawaban: C. Bertugas sebagai wakil Allah untuk menjaga dan memakmurkan bumi secara bertanggung jawab.
Konsep khalifah dalam Islam (Q.S. Al-Baqarah: 30) menempatkan manusia sebagai wakil Allah di bumi yang berkewajiban menjaga, memelihara, dan memakmurkan bumi secara bertanggung jawab, bukan mengeksploitasinya secara semena-mena.
50.

Visi masa depan hubungan Islam dan sains di abad XXI menuntut peran lembaga pendidikan Islam untuk…

  • A. Kembali ke metode pendidikan abad pertengahan yang terpisah dari sains modern
  • B. Mengadopsi seluruh paradigma sains Barat tanpa filter nilai-nilai Islam
  • C. Mengembangkan sains berbasis nilai-nilai Islam untuk kemaslahatan umat dan peradaban global
  • D. Membatasi pengajaran sains hanya pada ilmu-ilmu keislaman klasik
Jawaban: C. Mengembangkan sains berbasis nilai-nilai Islam untuk kemaslahatan umat dan peradaban global.
Visi Islam dan sains di era kontemporer mengharuskan lembaga pendidikan Islam untuk mengembangkan tradisi keilmuan yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan kemajuan sains modern demi kemaslahatan umat (maslahah) dan kontribusi pada peradaban global.

Berlatih menggunakan Soal UAS UT membantu mahasiswa memahami pola soal sekaligus mengukur kesiapan diri sebelum ujian sesungguhnya. Latihan rutin juga melatih kemampuan berpikir kritis dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan perkembangan ilmu pengetahuan modern, baik untuk format UTM maupun UO.

Semoga kumpulan soal latihan ini memberikan manfaat nyata dalam perjalanan belajar Anda. Kuasai setiap materi dengan sungguh-sungguh agar dapat menghadapi ujian SPAI4301 Islam dan Sains dengan percaya diri dan meraih hasil terbaik.

Bagikan

error: Content is protected !!