💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

Soal UAS UT SPAR4311 Perencanaan Pariwisata dan Kunci Jawaban

Soal UT SPAR4311 Perencanaan Pariwisata
Soal UT SPAR4311 Perencanaan Pariwisata

Pulang kerja sambil buka modul, bingung antara faktor permintaan di Modul 2 sama dampak pariwisata di Modul 3. Dua topik itu sering muncul bareng di soal, padahal pendekatannya beda. Bikin mikir keras. Soal Universitas Terbuka di halaman ini bantu kamu bedain konsep-konsep semacam itu di SPAR4311 Perencanaan Pariwisata. Fokus ke inti tiap KB biar nggak tersesat.

Modul 5 tentang destinasi wisata dan Modul 7 soal daya tarik wisata adalah dua area paling krusial buat dipahami. Namun banyak yang lupa kalau penetapan destinasi ada prosedurnya. Coba kerjakan bagian itu dulu. Prediksi soal UAS Perencanaan Wilayah dan Kota juga bisa jadi gambaran, meski beda matkul, polanya mirip soal spasial.

Soal UAS UT di bawah ini mencakup tiap KB dari Modul 9 tentang kebijakan nasional hingga praktik penyusunan paket wisata. Setiap soal dilengkapi kunci jawaban dan pembahasan, jadi kamu bisa langsung cocokkan dan pahami alasannya. Jangan lompat ke soal berikutnya kalau belum ngerti logikanya. Prediksi UAS Universitas Terbuka ini sekaligus jadi tolok ukur sejauh mana materi sudah dikuasai.

Soal UT SPAR4311 Perencanaan Pariwisata

1.

Apa yang menjadi alasan utama mengapa perencanaan pariwisata dianggap penting dalam konteks pembangunan berkelanjutan?

  • A. Memaksimalkan jumlah kunjungan wisatawan tanpa batasan
  • B. Fokus hanya pada peningkatan pendapatan daerah
  • C. Mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan secara seimbang
  • D. Memusatkan pembangunan hanya di perkotaan
Jawaban: C
Perencanaan pariwisata penting karena memungkinkan pengelolaan dampak secara terpadu sehingga pembangunan dapat berkelanjutan dengan menyeimbangkan berbagai aspek.
2.

Dalam pendekatan perencanaan pariwisata, metode yang menekankan partisipasi aktif masyarakat lokal dalam pengambilan keputusan disebut juga sebagai?

  • A. Pendekatan bottom-up
  • B. Pendekatan top-down
  • C. Pendekatan sektoral
  • D. Pendekatan terpusat
Jawaban: A
Pendekatan bottom-up melibatkan masyarakat sebagai subjek utama dalam perencanaan sehingga lebih responsif terhadap kebutuhan lokal.
3.

Tahap akhir dalam proses penyusunan perencanaan pariwisata adalah?

  • A. Pengumpulan data awal
  • B. Implementasi dan evaluasi rencana
  • C. Analisis potensi wisata
  • D. Penentuan visi dan misi
Jawaban: B
Setelah perencanaan disusun dan disepakati, tahap implementasi dilanjutkan dengan monitoring dan evaluasi untuk mengukur efektivitas.
4.

Faktor pendorong utama terjadinya pariwisata dari sisi permintaan adalah?

  • A. Motivasi dan kebutuhan wisatawan untuk bepergian
  • B. Akses transportasi yang mudah
  • C. Ketersediaan akomodasi yang memadai
  • D. Promosi destinasi yang gencar
Jawaban: A
Permintaan pariwisata muncul karena adanya motivasi intrinsik wisatawan seperti keinginan rekreasi atau pengalaman baru.
5.

Faktor penawaran dalam pariwisata yang paling esensial dan harus tersedia adalah?

  • A. Daya tarik wisata dan fasilitas pendukung
  • B. Kebijakan pemerintah yang longgar
  • C. Kurs mata uang yang menguntungkan
  • D. Cuaca yang selalu cerah
Jawaban: A
Penawaran pariwisata bergantung pada ketersediaan daya tarik dan infrastruktur yang memungkinkan wisatawan menikmati perjalanan.
6.

Dampak negatif pariwisata yang perlu diantisipasi dalam perencanaan adalah?

  • A. Peningkatan pendapatan masyarakat
  • B. Pelestarian budaya lokal
  • C. Pembukaan lapangan kerja baru
  • D. Kerusakan lingkungan akibat over-tourism
Jawaban: D
Over-tourism dapat menyebabkan tekanan ekologis seperti pencemaran dan kerusakan habitat sehingga perlu direncanakan dengan baik.
7.

Elemen dinamis dalam pariwisata yang menyebabkan perubahan pola kunjungan wisatawan adalah?

  • A. Tren dan preferensi pasar yang berubah
  • B. Kekakuan kebijakan pemerintah
  • C. Sifat statis destinasi wisata
  • D. Monotoninya produk wisata
Jawaban: A
Pariwisata bersifat dinamis karena dipengaruhi oleh perubahan tren, teknologi, dan selera wisatawan yang terus berkembang.
8.

Proses terjadinya perjalanan wisata dimulai dari?

  • A. Keputusan untuk melakukan perjalanan
  • B. Tiba di destinasi wisata
  • C. Pemesanan tiket transportasi
  • D. Mencari informasi cuaca
Jawaban: A
Langkah awal perjalanan wisata adalah keputusan wisatawan untuk bepergian yang dipengaruhi oleh motivasi dan informasi.
9.

Strategi efektif untuk mendorong perjalanan wisatawan adalah dengan?

  • A. Membatasi akses ke destinasi
  • B. Melakukan promosi terpadu dan kemudahan akses
  • C. Meningkatkan harga tiket masuk
  • D. Menambah aturan birokrasi
Jawaban: B
Promosi dan kemudahan akses merupakan pendorong utama bagi wisatawan untuk memutuskan melakukan perjalanan.
10.

Destinasi wisata dalam sistem pariwisata berperan sebagai?

  • A. Pusat produksi barang kerajinan
  • B. Tempat transit pesawat
  • C. Titik akhir perjalanan wisatawan
  • D. Lokasi pembuatan visa
Jawaban: C
Destinasi adalah lokasi utama yang menjadi tujuan wisatawan dan tempat berlangsungnya aktivitas wisata.
11.

Salah satu prinsip manajemen destinasi pariwisata adalah?

  • A. Memusatkan pengelolaan pada satu pihak saja
  • B. Mengabaikan aspek keberlanjutan demi ekonomi
  • C. Menutup destinasi dari akses wisatawan
  • D. Menyatukan pemangku kepentingan untuk pengelolaan bersama
Jawaban: D
Manajemen destinasi efektif memerlukan kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat.
12.

Ciri utama pariwisata perkotaan adalah?

  • A. Bersifat alami dan pedesaan
  • B. Berbasis pada atraksi buatan dan fasilitas modern
  • C. Melibatkan aktivitas pertanian
  • D. Mengandalkan sumber daya laut
Jawaban: B
Pariwisata perkotaan ditandai dengan atraksi seperti museum, pusat perbelanjaan, dan infrastruktur hiburan modern.
13.

Pariwisata perdesaan seringkali terkait dengan kegiatan?

  • A. Jalan-jalan di mall
  • B. Konser musik internasional
  • C. Agrowisata dan wisata budaya lokal
  • D. Olahraga ekstrem
Jawaban: C
Pariwisata perdesaan umumnya melibatkan interaksi dengan alam dan budaya lokal seperti agrowisata.
14.

Daya tarik wisata yang termasuk kategori atraksi buatan manusia adalah?

  • A. Gunung dan pantai
  • B. Hutan lindung
  • C. Taman hiburan dan gedung bersejarah
  • D. Air terjun alami
Jawaban: C
Atraksi buatan manusia sengaja dibangun seperti taman hiburan dan museum.
15.

Pembangunan daya tarik wisata yang baik harus mempertimbangkan?

  • A. Kepentingan investor semata
  • B. Daya dukung lingkungan dan keunikan lokal
  • C. Jumlah wisatawan sebanyak mungkin
  • D. Standar internasional tanpa adaptasi lokal
Jawaban: B
Pembangunan atraksi harus memperhatikan aspek keberlanjutan dan kearifan lokal agar tetap autentik.
16.

Produk pariwisata terdiri dari kombinasi atraksi, aksesibilitas, amenities, dan?

  • A. Asuransi perjalanan
  • B. Akuntansi keuangan
  • C. Pajak hotel
  • D. Layanan tambahan atau ancillary
Jawaban: D
Empat komponen dasar produk pariwisata adalah atraksi, akses, amenitas, dan layanan tambahan.
17.

Kebijakan pembangunan kepariwisataan nasional Indonesia tertuang dalam?

  • A. Undang-Undang Desa
  • B. Keputusan Presiden tentang infrastruktur
  • C. Peraturan Menteri Keuangan
  • D. Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Nasional (RIPPARNAS)
Jawaban: D
RIPPARNAS merupakan dokumen perencanaan induk yang memandu arah pembangunan pariwisata di Indonesia.
18.

Apa alasan utama perlunya perencanaan dalam pengembangan pariwisata?

  • A. Mengikuti tren pariwisata global
  • B. Menjamin keuntungan ekonomi jangka pendek
  • C. Memenuhi permintaan investor asing
  • D. Meminimalkan dampak negatif dan memaksimalkan manfaat
Jawaban: D
Perencanaan pariwisata bertujuan untuk meminimalkan dampak negatif seperti kerusakan lingkungan dan sosial, serta memaksimalkan manfaat ekonomi dan budaya bagi masyarakat lokal.
19.

Pendekatan perencanaan pariwisata yang menekankan partisipasi aktif masyarakat lokal dalam pengambilan keputusan disebut pendekatan…

  • A. Top-down
  • B. Bottom-up
  • C. Terpusat
  • D. Sektoral
Jawaban: B
Pendekatan bottom-up melibatkan masyarakat lokal sebagai subjek utama perencanaan, sehingga keputusan sesuai dengan kebutuhan dan potensi setempat.
20.

Dalam proses penyusunan rencana pariwisata, tahap setelah identifikasi isu dan potensi adalah…

  • A. Perumusan tujuan dan sasaran
  • B. Evaluasi program
  • C. Implementasi rencana
  • D. Penyusunan anggaran
Jawaban: A
Setelah mengidentifikasi isu dan potensi, langkah selanjutnya adalah merumuskan tujuan dan sasaran yang jelas sebagai panduan pengembangan pariwisata.
21.

Faktor permintaan utama yang mendorong seseorang untuk melakukan perjalanan wisata adalah…

  • A. Motivasi dan preferensi pribadi
  • B. Adanya atraksi buatan
  • C. Ketersediaan akomodasi murah
  • D. Kebijakan pemerintah
Jawaban: A
Motivasi dan preferensi pribadi seperti keinginan rekreasi, edukasi, atau petualangan merupakan faktor permintaan inti dalam pariwisata.
22.

Komponen penawaran pariwisata yang paling mendasar dan harus tersedia di suatu destinasi adalah…

  • A. Hotel bintang lima
  • B. Promosi internasional
  • C. Transportasi udara
  • D. Objek dan daya tarik wisata
Jawaban: D
Objek dan daya tarik wisata merupakan komponen utama penawaran yang menjadi alasan utama wisatawan mengunjungi suatu destinasi.
23.

Dampak positif pariwisata yang direncanakan dengan baik terhadap lingkungan adalah…

  • A. Peningkatan konsumsi air bersih
  • B. Konservasi kawasan lindung
  • C. Kerusakan ekosistem alami
  • D. Pencemaran sampah plastik
Jawaban: B
Perencanaan yang baik dapat mengarahkan pariwisata sebagai alat konservasi, misalnya melalui pendanaan untuk kawasan lindung dan edukasi lingkungan.
24.

Elemen dinamis dalam pariwisata yang paling mempengaruhi perubahan pola kunjungan wisatawan adalah…

  • A. Cuaca dan iklim
  • B. Teknologi informasi dan komunikasi
  • C. Jumlah penduduk lokal
  • D. Luas wilayah destinasi
Jawaban: B
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mengubah cara wisatawan mencari informasi, memesan, dan berbagi pengalaman, sehingga mempengaruhi pola kunjungan.
25.

Faktor dampak yang perlu dipertimbangkan dalam perencanaan pariwisata terkait aspek sosial budaya adalah…

  • A. Tingkat inflasi daerah
  • B. Harga tiket masuk objek wisata
  • C. Jumlah penerbangan langsung
  • D. Perubahan gaya hidup dan nilai tradisi
Jawaban: D
Pariwisata dapat mengubah nilai dan gaya hidup masyarakat lokal, oleh karena itu aspek sosial budaya harus direncanakan untuk menjaga keberlanjutan tradisi.
26.

Tahap awal dalam proses terjadinya perjalanan wisata adalah…

  • A. Mencari informasi destinasi
  • B. Kesadaran akan kebutuhan perjalanan
  • C. Melakukan pemesanan tiket
  • D. Menentukan anggaran perjalanan
Jawaban: B
Proses perjalanan wisata dimulai ketika seseorang menyadari adanya kebutuhan atau keinginan untuk bepergian, yang kemudian mendorong langkah selanjutnya.
27.

Strategi yang efektif untuk mendorong kunjungan wisatawan domestik adalah…

  • A. Mengadakan festival budaya lokal secara rutin
  • B. Mengurangi frekuensi penerbangan
  • C. Menaikkan harga tiket pesawat
  • D. Menutup akses ke destinasi populer
Jawaban: A
Festival budaya lokal dapat menarik wisatawan domestik karena menawarkan pengalaman unik dan memperkuat citra destinasi.
28.

Dalam sistem destinasi wisata, komponen yang bertindak sebagai penghubung antara wisatawan dengan atraksi adalah…

  • A. Akomodasi
  • B. Pemerintah daerah
  • C. Transportasi dan aksesibilitas
  • D. Media massa
Jawaban: C
Transportasi dan aksesibilitas memungkinkan wisatawan mencapai atraksi wisata, sehingga menjadi penghubung utama dalam sistem destinasi.
29.

Penetapan suatu kawasan sebagai destinasi pariwisata harus didasarkan pada…

  • A. Popularitas di media sosial
  • B. Keinginan investor saja
  • C. Potensi dan daya tarik wisata yang dimiliki
  • D. Jumlah penduduk terbanyak
Jawaban: C
Destinasi pariwisata ditetapkan berdasarkan potensi dan daya tarik wisata yang dimiliki, seperti keindahan alam, budaya, atau sejarah.
30.

Ciri khas pariwisata perkotaan dibandingkan pariwisata perdesaan adalah…

  • A. Ketersediaan infrastruktur modern dan atraksi buatan
  • B. Ketergantungan pada alam terbuka
  • C. Kegiatan agrowisata dominan
  • D. Jumlah wisatawan yang sedikit
Jawaban: A
Pariwisata perkotaan ditandai dengan infrastruktur modern seperti pusat perbelanjaan, museum, dan taman hiburan buatan yang menjadi daya tarik utama.
31.

Manfaat utama pengembangan pariwisata perdesaan bagi masyarakat lokal adalah…

  • A. Urbanisasi yang cepat
  • B. Kerusakan lahan pertanian
  • C. Peningkatan pendapatan dari sektor non-pertanian
  • D. Ketergantungan pada impor barang
Jawaban: C
Pariwisata perdesaan membuka peluang usaha baru seperti homestay dan kerajinan tangan sehingga meningkatkan pendapatan di luar sektor pertanian.
32.

Hal yang paling penting dalam pembangunan daya tarik wisata baru adalah…

  • A. Keunikan dan autentisitas yang dimiliki
  • B. Fasilitas mewah yang lengkap
  • C. Lokasi yang dekat dengan bandara
  • D. Biaya masuk yang murah
Jawaban: A
Keunikan dan autentisitas menjadi daya tarik utama yang membedakan suatu objek wisata dengan lainnya dan menarik minat wisatawan.
33.

Produk pariwisata terdiri dari empat komponen utama, yaitu atraksi, aksesibilitas, amenitas, dan…

  • A. Promosi
  • B. Investasi
  • C. Regulasi
  • D. Ancillary services (layanan tambahan)
Jawaban: D
Selain atraksi, aksesibilitas, dan amenitas, ancillary services seperti biro perjalanan dan asuransi wisata merupakan komponen produk pariwisata.
34.

Dokumen kebijakan pembangunan kepariwisataan nasional di Indonesia yang menjadi acuan utama adalah…

  • A. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah
  • B. Undang-Undang Dasar 1945
  • C. Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional (RIPPARNAS)
  • D. Peraturan Desa tentang Pariwisata
Jawaban: C
RIPPARNAS merupakan dokumen perencanaan induk yang menjadi pedoman bagi semua pemangku kepentingan dalam pembangunan pariwisata nasional.
35.

Salah satu alasan utama perlunya perencanaan pariwisata adalah untuk menghindari dampak negatif dan memaksimalkan manfaat. Prinsip ini menekankan bahwa perencanaan pariwisata harus bersifat…

  • A. terpusat dan sporadis
  • B. tradisional dan diskriminatif
  • C. reaktif dan semi-terstruktur
  • D. antisipatif dan komprehensif
Jawaban: D
Perencanaan pariwisata yang baik bersifat antisipatif untuk mencegah kerugian dan komprehensif untuk mencakup berbagai aspek, bukan reaktif atau terpusat secara kaku.
36.

Dalam pendekatan perencanaan pariwisata, metode yang menekankan partisipasi aktif masyarakat lokal sejak tahap awal perencanaan dikenal sebagai pendekatan…

  • A. top-down
  • B. dari dalam ke luar (inside-out)
  • C. sektoral
  • D. bottom-up
Jawaban: D
Pendekatan bottom-up melibatkan aspirasi dan peran masyarakat lokal dalam setiap langkah perencanaan, berbeda dengan top-down yang bersifat instruktif dari pemerintah pusat.
37.

Proses penyusunan rencana pariwisata yang ideal dimulai dari identifikasi isu strategis, perumusan visi misi, hingga ke tahap implementasi. Tipe rencana yang berfokus pada jangka panjang dan menyeluruh serta menjadi acuan induk disebut sebagai…

  • A. Rencana Operasional
  • B. Rencana Sektoral
  • C. Rencana Induk (Master Plan)
  • D. Rencana Tahunan
Jawaban: C
Rencana Induk (Master Plan) bersifat menyeluruh, strategis, dan berjangka panjang, menjadi pedoman bagi rencana turunan seperti rencana operasional.
38.

Terbentuknya pariwisata pada suatu daerah memerlukan tiga komponen utama yang saling terkait, yaitu adanya manusia (wisatawan), sumber daya (atraksi), dan…

  • A. sarana prasarana
  • B. teknologi modern
  • C. modal investasi
  • D. izin pemerintah
Jawaban: A
Selain wisatawan dan atraksi, keberadaan sarana prasarana seperti transportasi dan akomodasi menjadi syarat mutlak agar kegiatan pariwisata dapat berlangsung.
39.

Faktor permintaan dalam pariwisata dipengaruhi oleh kemampuan dan keinginan seseorang untuk melakukan perjalanan. Salah satu indikator utama dari faktor permintaan adalah…

  • A. jumlah hotel bintang lima
  • B. tingkat pendapatan disposable
  • C. aksesibilitas jalan raya
  • D. kebijakan pajak daerah
Jawaban: B
Permintaan wisata sangat dipengaruhi oleh pendapatan disposable (sisa pendapatan setelah kebutuhan pokok), karena menentukan kemampuan finansial seseorang untuk bepergian.
40.

Komponen penawaran pariwisata mencakup berbagai elemen yang ditawarkan kepada wisatawan. Yang termasuk dalam faktor penawaran adalah…

  • A. motivasi perjalanan wisatawan
  • B. frekuensi liburan tahunan
  • C. daya tarik wisata
  • D. tingkat inflasi nasional
Jawaban: C
Daya tarik wisata merupakan elemen inti dari penawaran, yaitu produk yang disediakan oleh destinasi untuk menarik kunjungan wisatawan.
41.

Perencanaan dampak dalam pariwisata perlu memperhatikan aspek ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan. Dampak ekonomi negatif yang sering muncul akibat pariwisata adalah…

  • A. terbukanya peluang usaha baru
  • B. pelestarian kesenian tradisional
  • C. peningkatan kualitas infrastruktur
  • D. kebocoran ekonomi (economic leakage)
Jawaban: D
Kebocoran ekonomi terjadi ketika pendapatan pariwisata lebih banyak mengalir keluar daerah, misalnya untuk membayar impor barang atau tenaga kerja asing, sehingga kurang memberi manfaat lokal.
42.

Elemen dinamis dalam pariwisata menunjukkan bahwa sistem pariwisata terus berubah. Faktor eksternal yang sangat memengaruhi dinamika pariwisata saat ini adalah…

  • A. pandemi dan perubahan preferensi wisatawan
  • B. stabilitas harga tiket pesawat
  • C. musim penghujan yang panjang
  • D. jam operasional objek wisata
Jawaban: A
Peristiwa global seperti pandemi secara drastis mengubah pola perjalanan dan preferensi wisatawan, menjadikannya sebagai faktor dinamis yang dominan.
43.

Proses terjadinya perjalanan wisata dimulai ketika seseorang memiliki keinginan dan kemampuan. Tahap selanjutnya sebelum memutuskan destinasi adalah…

  • A. memesan hotel
  • B. mengemas koper
  • C. mencari informasi wisata
  • D. memberi tahu keluarga
Jawaban: C
Setelah memiliki motivasi dan kemampuan, calon wisatawan akan mencari informasi untuk membandingkan destinasi, biaya, dan fasilitas sebelum menentukan pilihan.
44.

Untuk mendorong perjalanan wisatawan, strategi promosi yang efektif harus disesuaikan dengan segmen pasar. Strategi yang menargetkan wisatawan niche dengan minat khusus seperti birdwatching disebut…

  • A. niche marketing
  • B. cause marketing
  • C. mass marketing
  • D. digital marketing
Jawaban: A
Niche marketing berfokus pada segmen pasar yang spesifik dan kecil, menawarkan pengalaman unik yang sesuai dengan minat khusus kelompok tersebut.
45.

Dalam sistem destinasi wisata, peran utama transportasi adalah sebagai…

  • A. daya tarik utama
  • B. penyedia souvenir
  • C. penunjang aksesibilitas
  • D. pengelola tiket masuk
Jawaban: C
Transportasi berfungsi sebagai aksesibilitas yang menghubungkan wisatawan dari daerah asal ke destinasi dan antar atraksi di dalam destinasi.
46.

Penetapan destinasi pariwisata harus mempertimbangkan aspek keunikan dan daya saing. Manajemen destinasi yang baik mencakup koordinasi antara pemangku kepentingan untuk…

  • A. menaikkan harga tiket setinggi-tingginya
  • B. membatasi jumlah kunjungan wisatawan
  • C. menghapus semua atraksi buatan
  • D. menjamin pengalaman wisata yang berkualitas
Jawaban: D
Manajemen destinasi bertujuan menciptakan pengalaman yang memuaskan bagi wisatawan melalui sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat.
47.

Pariwisata perkotaan sering mengandalkan atraksi seperti pusat perbelanjaan, gedung bersejarah, dan event internasional. Kelemahan utama pariwisata perkotaan adalah…

  • A. biaya pengelolaan yang rendah
  • B. potensi kemacetan dan polusi
  • C. partisipasi masyarakat yang tinggi
  • D. keragaman atraksi alam
Jawaban: B
Kepadatan kota menyebabkan kemacetan lalu lintas dan polusi udara, yang merupakan dampak negatif signifikan dari pariwisata perkotaan.
48.

Pariwisata perdesaan menawarkan pengalaman autentik dan kedekatan dengan alam. Keberhasilan pariwisata perdesaan sangat bergantung pada…

  • A. keterlibatan aktif komunitas lokal
  • B. pembangunan gedung pencakar langit
  • C. duta besar asing
  • D. jumlah mall dan hotel berbintang
Jawaban: A
Pariwisata perdesaan mengandalkan kearifan lokal dan partisipasi masyarakat sebagai tuan rumah, sehingga keterlibatan komunitas menjadi kunci utama.
49.

Pembangunan daya tarik wisata harus dilakukan secara bertanggung jawab agar tidak merusak lingkungan. Prinsip yang menekankan batas maksimal pengunjung tanpa mengganggu ekosistem disebut…

  • A. sustainable yield
  • B. carrying capacity
  • C. multiplier effect
  • D. tourist bubble
Jawaban: B
Carrying capacity (daya dukung) adalah batas maksimal jumlah wisatawan yang dapat ditampung suatu destinasi tanpa menimbulkan kerusakan fisik, sosial, atau lingkungan.
50.

Dalam pengembangan produk pariwisata, unsur atraksi, aksesibilitas, dan amenitas harus saling mendukung. Amenitas merujuk pada…

  • A. objek wisata alam atau budaya
  • B. fasilitas pendukung seperti akomodasi dan restoran
  • C. jalan tol menuju lokasi wisata
  • D. sistem informasi digital
Jawaban: B
Amenitas adalah fasilitas pelengkap yang membuat wisatawan nyaman, seperti hotel, tempat makan, toilet umum, dan pusat informasi.

Soal jebakan biasanya muncul di faktor penawaran dan permintaan pariwisata Modul 2. Banyak yang hafal teorinya tapi lupa bedain studi kasus dampak ekonomi sama dampak lingkungan. Perbedaannya tipis, tapi sangat menentukan. Kalau di UAS nanti ketemu soal tentang penetapan destinasi, jangan buru-buru jawab tanpa lihat konteks wilayahnya dulu.

Format SPAR4311 Perencanaan Pariwisata di UAS sering nguji pemahaman soal pembangunan daya tarik wisata dan kebijakan RIPPARNAS. Soal UTM biasanya lebih ke definisi, tapi soal UO butuh analisis kaitan antara modul satu sama lain. Ada banyak latihan UAS UT lain di sini kalau kamu mau cek pola soal dari tahun sebelumnya.

Bagikan

error: Content is protected !!