💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung

Soal UAS UT SPAR4426 Ekowisata dan Kunci Jawaban

Aplikasi Resmi

Soalut.com — Soal Ujian UT Versi terbaru 1.2.0

★★★★★ · Gratis · 9 MB · Android
Unduh
Soal UT SPAR4426 Ekowisata
Soal UT SPAR4426 Ekowisata

SPAR4426 Ekowisata menawarkan perspektif penting tentang pariwisata berkelanjutan. Memahami konsep ini membantu mahasiswa mengenali potensi alam sekitar tanpa merusaknya. Dengan berlatih Soal UT di halaman ini, Anda bisa mengukur pemahaman terhadap materi kuliah yang telah dipelajari sebelumnya.

Latihan soal sangat berguna untuk mengingat kembali istilah dan prinsip ekowisata. Materi SPAR4426 Ekowisata mencakup topik konservasi dan pemberdayaan masyarakat lokal. Untuk pendalaman lebih terarah, gunakan Soal UAS UT sebagai panduan belajar mandiri menjelang ujian akhir.

Soal Ujian UT yang kami sediakan di bawah ini dilengkapi kunci jawaban dan pembahasan rinci. Setiap jawaban dijelaskan agar Anda memahami alasan pemilihannya secara logis. Fokuslah pada analisis soal berikut untuk menguji penguasaan materi kuliah ini.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UT SPAR4426 Ekowisata

1.

Apa yang dimaksud dengan ekowisata berdasarkan definisi yang umum digunakan dalam modul 1?

  • A. Pariwisata massal yang mengutamakan hiburan
  • B. Pariwisata yang bertanggung jawab ke daerah alami yang melestarikan lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan penduduk setempat
  • C. Perjalanan bisnis yang ramah lingkungan
  • D. Wisata budaya yang hanya berfokus pada situs sejarah
Jawaban: B. Pariwisata yang bertanggung jawab ke daerah alami yang melestarikan lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan penduduk setempat.
Definisi ekowisata menekankan tanggung jawab terhadap alam dan kesejahteraan masyarakat lokal, berbeda dengan pariwisata massal.
2.

Regulasi apa di Indonesia yang menjadi dasar hukum utama untuk pengelolaan pariwisata berkelanjutan termasuk ekowisata?

  • A. Undang-Undang No. 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan
  • B. Undang-Undang No. 1 Tahun 2014 tentang Perikanan
  • C. Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
  • D. Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2011 tentang Usaha Pariwisata
Jawaban: A. Undang-Undang No. 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.
UU No. 10 Tahun 2009 adalah payung hukum utama bagi kepariwisataan di Indonesia, termasuk konsep ekowisata.
3.

Berdasarkan tipologi wisatawan, wisatawan yang memiliki kesadaran lingkungan tinggi dan mencari pengalaman belajar disebut sebagai…

  • A. Wisatawan massal
  • B. Ekowisatawan
  • C. Wisatawan petualang
  • D. Wisatawan bisnis
Jawaban: B. Ekowisatawan.
Ekowisatawan adalah segmen wisatawan yang peduli lingkungan dan mengutamakan edukasi dalam perjalanannya.
4.

Faktor apa yang paling memengaruhi pilihan wisatawan dalam memilih destinasi ekowisata?

  • A. Harga tiket yang murah
  • B. Keunikan budaya dan alam serta ketersediaan akomodasi mewah
  • C. Motivasi untuk belajar dan kesadaran lingkungan
  • D. Jarak tempuh yang dekat dari rumah
Jawaban: C. Motivasi untuk belajar dan kesadaran lingkungan.
Ekowisatawan umumnya termotivasi oleh keinginan untuk belajar dan kepedulian terhadap lingkungan, bukan kemewahan.
5.

Sumber daya ekowisata berbasis alam mencakup hal-hal berikut, kecuali…

  • A. Hutan tropis dan keanekaragaman hayati
  • B. Taman nasional dan suaka alam
  • C. Festival budaya tradisional
  • D. Gunung dan pantai
Jawaban: C. Festival budaya tradisional.
Festival budaya termasuk sumber daya berbasis budaya, bukan alam. Alam mencakup hutan, taman nasional, gunung, pantai.
6.

Sumber daya budaya dalam ekowisata meliputi…

  • A. Terumbu karang
  • B. Air terjun
  • C. Tradisi dan upacara adat
  • D. Danau alami
Jawaban: C. Tradisi dan upacara adat.
Budaya mencakup tradisi, upacara adat, kesenian, dan kearifan lokal, bukan bentang alam.
7.

Salah satu isu strategis internal dalam pengembangan ekowisata adalah…

  • A. Pengaruh perubahan iklim global
  • B. Konflik kepentingan antara masyarakat lokal dan investor
  • C. Fluktuasi nilai tukar mata uang
  • D. Persaingan dengan destinasi internasional
Jawaban: B. Konflik kepentingan antara masyarakat lokal dan investor.
Isu internal melibatkan faktor dari dalam seperti konflik pemangku kepentingan, SDM, dan tata kelola.
8.

Isu strategis eksternal yang dapat memengaruhi pengembangan ekowisata adalah…

  • A. Rendahnya kapasitas sumber daya manusia
  • B. Kualitas produk wisata yang belum standar
  • C. Perubahan kebijakan pemerintah pusat
  • D. Kurangnya kerjasama antardesa
Jawaban: C. Perubahan kebijakan pemerintah pusat.
Isu eksternal berasal dari luar seperti kebijakan, pasar global, bencana alam, atau pandemi.
9.

Pengelolaan fisik lansekap ekowisata lebih menekankan pada…

  • A. Pengaturan zonasi dan infrastruktur
  • B. Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan
  • C. Pemasaran digital
  • D. Pengembangan paket wisata
Jawaban: A. Pengaturan zonasi dan infrastruktur.
Pengelolaan fisik mencakup aspek tata ruang, bangunan, jalur, dan fasilitas pendukung di lokasi wisata.
10.

Pengelolaan nonfisik dalam ekowisata bertujuan untuk…

  • A. Membangun jembatan dan toilet
  • B. Mengelola hubungan dengan masyarakat dan edukasi
  • C. Menata taman dan kebun
  • D. Menyediakan akomodasi
Jawaban: B. Mengelola hubungan dengan masyarakat dan edukasi.
Nonfisik mencakup aspek sosial, kelembagaan, pelatihan, dan kesadaran lingkungan.
11.

Apa perbedaan utama antara kuliner biasa dan ekowisata gastronomi?

  • A. Ekowisata gastronomi hanya menyajikan makanan mahal
  • B. Kuliner biasa tidak menggunakan bahan lokal
  • C. Ekowisata gastronomi menekankan pada keberlanjutan, asal usul pangan, dan tradisi lokal
  • D. Kuliner biasa selalu disajikan di restoran
Jawaban: C. Ekowisata gastronomi menekankan pada keberlanjutan, asal usul pangan, dan tradisi lokal.
Gastronomi berkelanjutan menghubungkan pangan dengan budaya, lingkungan, dan kesejahteraan.
12.

Sumber pangan lokal yang ramah lingkungan dalam ekowisata sebaiknya…

  • A. Diimpor dari negara lain untuk variasi
  • B. Diproduksi secara organik dan sesuai musim
  • C. Menggunakan bahan instan kemasan
  • D. Berbahan dasar daging impor
Jawaban: B. Diproduksi secara organik dan sesuai musim.
Pangan lokal organik dan musiman mengurangi jejak karbon dan mendukung petani setempat.
13.

Manakah ekosistem pesisir yang menyediakan jasa perlindungan pantai dari abrasi?

  • A. Terumbu karang
  • B. Hutan mangrove
  • C. Padang lamun
  • D. Semua jawaban benar
Jawaban: D. Semua jawaban benar.
Mangrove, terumbu karang, dan lamun bersama-sama melindungi pantai dari erosi dan gelombang.
14.

Zonasi di kawasan konservasi perairan bertujuan untuk…

  • A. Memisahkan wisatawan berdasarkan kasta
  • B. Mengelola penggunaan ruang agar kegiatan wisata tidak merusak ekosistem
  • C. Membatasi akses nelayan tradisional
  • D. Mempermudah pembangunan hotel
Jawaban: B. Mengelola penggunaan ruang agar kegiatan wisata tidak merusak ekosistem.
Zonasi seperti inti, pemanfaatan, dan rehabilitasi mengatur kegiatan agar lestari.
15.

Sumber daya ekowisata bahari yang paling umum dimanfaatkan antara lain…

  • A. Hutan hujan tropis
  • B. Air terjun pegunungan
  • C. Padang lamun dan biota laut
  • D. Candi bersejarah
Jawaban: C. Padang lamun dan biota laut.
Padang lamun, terumbu karang, dan biota laut adalah andalan ekowisata bahari.
16.

Apa yang dimaksud dengan destinasi ekowisata bahari?

  • A. Kota besar di tepi laut
  • B. Kawasan pesisir dan laut yang dikelola secara berkelanjutan untuk wisata alam
  • C. Pelabuhan barang
  • D. Tempat pelelangan ikan
Jawaban: B. Kawasan pesisir dan laut yang dikelola secara berkelanjutan untuk wisata alam.
Destinasi bahari berfokus pada alam laut dengan prinsip keberlanjutan dan edukasi.
17.

Salah satu contoh aktivitas dalam ekowisata bahari yang bertanggung jawab adalah…

  • A. Snorkeling sambil menyentuh terumbu karang
  • B. Memberi makan ikan predator secara langsung
  • C. Mengamati penyu dari jarak aman tanpa menyentuh
  • D. Mengumpulkan bintang laut sebagai suvenir
Jawaban: C. Mengamati penyu dari jarak aman tanpa menyentuh.
Aktivitas bertanggung jawab tidak merusak, seperti mengamati satwa tanpa interaksi langsung.
18.

Konsep ekowisata mulai dikenal secara luas pada dekade terakhir abad ke-20 sebagai respons terhadap dampak negatif pariwisata massal. Manakah dari pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan esensi utama ekowisata?

  • A. Pariwisata yang berfokus pada hiburan dan atraksi buatan manusia di area alami.
  • B. Wisata alam yang bertanggung jawab, mendukung konservasi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
  • C. Perjalanan wisata dengan harga murah dan paket hemat yang mengunjungi daerah terpencil.
  • D. Kegiatan wisata yang sepenuhnya melarang interaksi antara wisatawan dan alam untuk menjaga keaslian.
Jawaban: B. Wisata alam yang bertanggung jawab, mendukung konservasi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal..
Esensi utama ekowisata adalah perjalanan yang bertanggung jawab ke area alami yang melestarikan lingkungan dan menopang kesejahteraan penduduk setempat.
19.

Dalam regulasi pariwisata di Indonesia, peluang usaha ramah lingkungan sering dikaitkan dengan konsep pariwisata berkelanjutan. Berdasarkan Kegiatan Belajar 2 Modul 1, salah satu regulasi yang mendukung usaha ekowisata adalah…

  • A. Undang-Undang No. 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan yang menekankan pemanfaatan sumber daya alam tanpa batas.
  • B. Peraturan Pemerintah yang mendorong pembangunan hotel bintang lima di kawasan konservasi.
  • C. Undang-Undang No. 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan yang mengamanatkan prinsip berkelanjutan dan ramah lingkungan.
  • D. Regulasi yang hanya mengizinkan perusahaan asing mengelola objek wisata alam di Indonesia.
Jawaban: C. Undang-Undang No. 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan yang mengamanatkan prinsip berkelanjutan dan ramah lingkungan..
Undang-Undang No. 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan menekankan prinsip pembangunan pariwisata berkelanjutan dan ramah lingkungan, yang merupakan landasan bagi usaha ekowisata.
20.

Seorang ekowisatawan sangat peduli terhadap kelestarian lingkungan dan aktif mencari informasi tentang dampak kunjungannya. Berdasarkan tipologi wisatawan pada Kegiatan Belajar 1 Modul 2, tipe wisatawan ini paling dekat dengan kategori…

  • A. Wisatawan psikosentris
  • B. Wisatawan alosentris
  • C. Wisatawan mid-sentris
  • D. Wisatawan massal
Jawaban: B. Wisatawan alosentris.
Wisatawan alosentris cenderung mandiri, petualang, peduli lingkungan, dan memilih tujuan yang belum banyak dikunjungi, sesuai dengan karakter ekowisatawan.
21.

Perilaku dan pilihan ekowisatawan sering dipengaruhi oleh faktor internal seperti motivasi dan nilai pribadi. Manakah dari contoh berikut yang PALING MENUNJUKKAN pengaruh nilai pribadi terhadap pilihan ekowisata?

  • A. Memilih paket wisata termurah tanpa mempertimbangkan dampak lingkungan.
  • B. Mengunjungi taman nasional karena keinginan untuk belajar dan berkontribusi pada konservasi alam.
  • C. Berwisata ke pantai populer untuk berfoto dan berjemur tanpa peduli sampah.
  • D. Mengikuti tur kelompok besar yang telah diatur oleh agen perjalanan.
Jawaban: B. Mengunjungi taman nasional karena keinginan untuk belajar dan berkontribusi pada konservasi alam..
Pilihan ekowisata yang didorong oleh nilai konservasi dan keinginan belajar menunjukkan peran penting faktor internal berupa nilai-nilai lingkungan.
22.

Sumber daya ekowisata berbasis alam meliputi berbagai ekosistem yang menawarkan keindahan dan keunikan. Contoh sumber daya berbasis alam yang khas untuk ekowisata adalah…

  • A. Candi Borobudur
  • B. Museum Sejarah Jakarta
  • C. Taman Nasional Komodo
  • D. Pertunjukan Tari Kecak
Jawaban: C. Taman Nasional Komodo.
Taman Nasional Komodo adalah kawasan konservasi alam yang melindungi hewan endemik dan menjadi objek ekowisata, sehingga termasuk sumber daya berbasis alam.
23.

Selain alam, sumber daya budaya juga merupakan komponen penting dalam ekowisata. Manakah dari berikut ini yang termasuk sumber daya berbasis budaya dalam konteks ekowisata?

  • A. Air terjun dan sungai
  • B. Tradisi pertanian organik masyarakat adat
  • C. Terumbu karang dan ikan hias
  • D. Pegunungan dan hutan lindung
Jawaban: B. Tradisi pertanian organik masyarakat adat.
Tradisi pertanian organik merupakan warisan budaya dan praktik hidup masyarakat lokal yang dapat dikemas sebagai atraksi ekowisata, sehingga termasuk sumber daya budaya.
24.

Dalam isu strategis internal pengembangan ekowisata, faktor sumber daya manusia (SDM) menjadi krusial. Masalah utama yang sering muncul terkait SDM dalam pengelolaan ekowisata adalah…

  • A. Ketersediaan SDM yang melimpah dengan kualifikasi internasional
  • B. Kurangnya tingkat pendidikan dan keterampilan pengelolaan ekowisata
  • C. Tingginya minat generasi muda untuk menjadi pemandu wisata alam
  • D. Dukungan penuh dari universitas dalam pengembangan kurikulum
Jawaban: B. Kurangnya tingkat pendidikan dan keterampilan pengelolaan ekowisata.
Rendahnya kualitas SDM lokal dalam hal pengetahuan dan keterampilan ekowisata merupakan hambatan internal yang signifikan dalam pengembangan ekowisata.
25.

Isu strategis eksternal dalam pengembangan ekowisata mencakup kebijakan pemerintah dan perubahan iklim. Dampak negatif dari kebijakan pemerintah yang kurang mendukung ekowisata adalah…

  • A. Membuka akses investasi untuk ekowisata skala kecil
  • B. Mendorong pembangunan infrastruktur massif di kawasan lindung
  • C. Memberikan insentif pajak bagi pengusaha ekowisata lokal
  • D. Melibatkan masyarakat dalam perencanaan wisata
Jawaban: B. Mendorong pembangunan infrastruktur massif di kawasan lindung.
Pembangunan infrastruktur massif di kawasan lindung tanpa kajian lingkungan dapat merusak ekosistem dan bertentangan dengan prinsip ekowisata, ini adalah dampak negatif kebijakan.
26.

Pengelolaan fisik lansekap ekowisata berkaitan dengan tata ruang dan fasilitas. Prinsip utama pengelolaan fisik yang baik adalah…

  • A. Membangun gedung bertingkat dengan desain modern di tengah hutan
  • B. Menyediakan jalan aspal lebar untuk kendaraan bermotor di area inti
  • C. Menggunakan material lokal dan menyelaraskan bangunan dengan alam
  • D. Memusatkan seluruh fasilitas di satu titik agar mudah dijangkau
Jawaban: C. Menggunakan material lokal dan menyelaraskan bangunan dengan alam.
Pengelolaan fisik ekowisata harus ramah lingkungan dengan menggunakan material lokal dan desain yang harmonis dengan alam untuk meminimalkan dampak.
27.

Aspek nonfisik dalam pengelolaan sumber daya ekowisata meliputi aturan, etika, dan pemberdayaan masyarakat. Salah satu bentuk pengelolaan nonfisik yang efektif adalah…

  • A. Memasang pagar tinggi untuk membatasi akses wisatawan
  • B. Menyusun kode etik bagi wisatawan dan pelaku usaha
  • C. Memasang kamera pengawas di setiap sudut taman
  • D. Mengganti nama tempat wisata dengan nama asing
Jawaban: B. Menyusun kode etik bagi wisatawan dan pelaku usaha.
Kode etik mengatur perilaku wisatawan dan pengelola untuk menjaga kelestarian, ini adalah contoh instrumen pengelolaan nonfisik yang penting.
28.

Ekowisata gastronomi menghubungkan antara kuliner, budaya, dan lingkungan. Berdasarkan Kegiatan Belajar 1 Modul 6, perbedaan utama antara sekadar kuliner dengan ekowisata gastronomi adalah…

  • A. Ekowisata gastronomi fokus pada aspek sosial-budaya dan ekologi dari sistem pangan
  • B. Kuliner biasa selalu lebih murah daripada ekowisata gastronomi
  • C. Ekowisata gastronomi tidak memperbolehkan wisatawan makan di restoran
  • D. Kuliner biasa hanya menyediakan makanan cepat saji
Jawaban: A. Ekowisata gastronomi fokus pada aspek sosial-budaya dan ekologi dari sistem pangan.
Ekowisata gastronomi tidak sekedar mencicipi makanan, tetapi juga mempelajari asal-usul, proses produksi, dampak ekologis, dan budaya di balik pangan tersebut.
29.

Dalam konteks ekowisata dan sumber pangan, konsep 'farm-to-table' atau dari kebun ke meja sangat relevan. Keuntungan utama dari praktik ini dalam ekowisata adalah…

  • A. Memperkuat rantai pasok makanan impor
  • B. Menurunkan kualitas dan cita rasa masakan
  • C. Mengurangi jejak karbon dan mendukung petani lokal
  • D. Meningkatkan penggunaan bahan pengawet makanan
Jawaban: C. Mengurangi jejak karbon dan mendukung petani lokal.
Farm-to-table memotong rantai distribusi panjang, mengurangi emisi transportasi, dan memberdayakan petani setempat, sejalan dengan prinsip ekowisata berkelanjutan.
30.

Ekosistem pesisir dan laut menyediakan jasa lingkungan bagi ekowisata bahari. Salah satu jasa lingkungan utama dari terumbu karang adalah…

  • A. Sebagai sumber utama pasir pantai untuk pembangunan hotel
  • B. Menyediakan habitat bagi keanekaragaman hayati laut yang indah
  • C. Menghalangi akses kapal nelayan ke laut lepas
  • D. Memproduksi oksigen dalam jumlah kecil
Jawaban: B. Menyediakan habitat bagi keanekaragaman hayati laut yang indah.
Terumbu karang adalah rumah bagi ribuan spesies ikan dan biota laut, menjadikannya atraksi utama untuk snorkeling dan diving dalam ekowisata bahari.
31.

Zonasi di kawasan pesisir sangat penting untuk mengelola ekowisata bahari. Zona yang biasanya diperuntukkan bagi kegiatan wisata dengan dampak rendah, seperti berenang dan snorkeling, adalah…

  • A. Zona inti (core zone)
  • B. Zona pemanfaatan terbatas
  • C. Zona pemanfaatan intensif
  • D. Zona penyangga (buffer zone)
Jawaban: B. Zona pemanfaatan terbatas.
Zona pemanfaatan terbatas mengizinkan kegiatan non-ekstraktif dengan dampak kecil seperti berenang dan snorkeling, berbeda dengan zona inti yang dilindungi penuh.
32.

Sumber daya ekowisata bahari mencakup berbagai objek di laut dan pesisir. Contoh yang paling tepat sebagai sumber daya ekowisata bahari adalah…

  • A. Hutan bakau dan padang lamun
  • B. Sawah terasering di pegunungan
  • C. Gua kapur di perbukitan
  • D. Air terjun di hutan tropis
Jawaban: A. Hutan bakau dan padang lamun.
Hutan bakau dan padang lamun adalah ekosistem pesisir yang kaya akan keanekaragaman hayati dan menjadi objek wisata edukasi serta konservasi.
33.

Definisi ekowisata bahari menekankan pada kegiatan wisata di wilayah pesisir dan laut yang berkelanjutan. Manakah pernyataan yang PALING TEPAT mengenai destinasi ekowisata bahari?

  • A. Destinasi ekowisata bahari harus dilengkapi dengan wahana permainan mekanik
  • B. Destinasi ekowisata bahari harus memiliki sertifikat ramah lingkungan dan melibatkan masyarakat lokal
  • C. Destinasi ekowisata bahari hanya boleh dikunjungi oleh wisatawan asing
  • D. Destinasi ekowisata bahari harus berupa pulau pribadi yang eksklusif
Jawaban: B. Destinasi ekowisata bahari harus memiliki sertifikat ramah lingkungan dan melibatkan masyarakat lokal.
Destinasi ekowisata bahari yang baik menerapkan prinsip berkelanjutan, ramah lingkungan, dan memberdayakan masyarakat setempat, baik melalui sertifikasi maupun praktik langsung.
34.

Dalam pengembangan destinasi ekowisata bahari, partisipasi masyarakat lokal sangat penting. Manfaat utama keterlibatan masyarakat adalah…

  • A. Mengurangi jumlah wisatawan yang berkunjung
  • B. Meningkatkan kontrol pemerintah pusat secara langsung
  • C. Menjamin keberlanjutan pengelolaan dan distribusi manfaat ekonomi yang adil
  • D. Mempermudah pembangunan resor mewah di tepi pantai
Jawaban: C. Menjamin keberlanjutan pengelolaan dan distribusi manfaat ekonomi yang adil.
Partisipasi masyarakat memastikan bahwa pengelolaan sumber daya berjalan lestari karena masyarakat memiliki kepentingan langsung, sekaligus mereka mendapat keuntungan ekonomi dari ekowisata.
35.

Menurut sejarah perkembangan ekowisata, konsep ekowisata pertama kali dipopulerkan oleh Hector Ceballos-Lascurain pada tahun 1983. Apa definisi ekowisata yang dikemukakannya?

  • A. Perjalanan wisata massal ke daerah alami
  • B. Perjalanan wisata ke daerah alami yang bertujuan untuk menikmati, mempelajari, dan berpartisipasi dalam konservasi
  • C. Wisata yang hanya berfokus pada hiburan di kawasan buatan
  • D. Kegiatan bisnis pariwisata yang mengutamakan keuntungan tanpa mempedulikan lingkungan
Jawaban: B. Perjalanan wisata ke daerah alami yang bertujuan untuk menikmati, mempelajari, dan berpartisipasi dalam konservasi.
Hector Ceballos-Lascurain mendefinisikan ekowisata sebagai perjalanan ke daerah alami dengan tujuan menikmati, mempelajari, dan berpartisipasi dalam upaya konservasi.
36.

Berdasarkan regulasi di Indonesia, undang-undang yang menjadi landasan utama penyelenggaraan kepariwisataan dan memberikan peluang usaha ramah lingkungan adalah…

  • A. Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati
  • B. Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
  • C. Undang-Undang No. 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan
  • D. Undang-Undang No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan
Jawaban: C. Undang-Undang No. 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.
Undang-Undang No. 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan merupakan regulasi utama yang mengatur kepariwisataan di Indonesia, termasuk peluang usaha pariwisata yang ramah lingkungan.
37.

Dalam analisis perilaku konsumen ekowisata, tipologi wisatawan dapat dibedakan berdasarkan tingkat kepeduliannya terhadap lingkungan. Wisatawan yang sangat peduli lingkungan dan mencari pengalaman belajar mendalam tentang alam disebut…

  • A. Wisatawan massal
  • B. Wisatawan petualang
  • C. Wisatawan ekologis (ecotourist)
  • D. Wisatawan rekreasi
Jawaban: C. Wisatawan ekologis (ecotourist).
Wisatawan ekologis atau ecotourist memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan dan memilih destinasi yang memberikan pengalaman belajar serta mendukung konservasi.
38.

Ekowisatawan cenderung memilih destinasi yang menawarkan interaksi langsung dengan alam dan budaya lokal. Faktor utama yang memengaruhi pilihan ekowisatawan adalah…

  • A. Harga tiket yang murah
  • B. Ketersediaan fasilitas hiburan malam
  • C. Keaslian (authenticity) pengalaman dan komitmen terhadap konservasi
  • D. Jarak tempuh yang sangat dekat dari kota
Jawaban: C. Keaslian (authenticity) pengalaman dan komitmen terhadap konservasi.
Ekowisatawan mengutamakan keaslian pengalaman alam dan budaya, serta komitmen destinasi terhadap konservasi lingkungan.
39.

Sumber daya ekowisata berbasis alam meliputi berbagai ekosistem yang memiliki daya tarik wisata. Contoh sumber daya berbasis alam yang paling khas dalam ekowisata adalah…

  • A. Museum dan galeri seni
  • B. Candi dan situs arkeologi
  • C. Taman nasional, hutan hujan tropis, dan terumbu karang
  • D. Pusat perbelanjaan dan taman kota
Jawaban: C. Taman nasional, hutan hujan tropis, dan terumbu karang.
Taman nasional, hutan hujan tropis, dan terumbu karang merupakan contoh sumber daya alam yang menjadi daya tarik utama ekowisata.
40.

Selain sumber daya alam, ekowisata juga memanfaatkan sumber daya berbasis budaya. Komponen utama sumber daya budaya dalam ekowisata adalah…

  • A. Hotel berbintang dan restoran mewah
  • B. Tradisi, kearifan lokal, dan kehidupan masyarakat adat
  • C. Pertunjukan musik modern
  • D. Pusat perbelanjaan internasional
Jawaban: B. Tradisi, kearifan lokal, dan kehidupan masyarakat adat.
Sumber daya budaya dalam ekowisata mencakup tradisi, kearifan lokal, dan kehidupan masyarakat adat yang otentik.
41.

Isu strategis internal dalam pengembangan ekowisata sering kali berkaitan dengan kelemahan yang ada di dalam pengelola destinasi. Contoh isu strategis internal yang umum dihadapi adalah…

  • A. Perubahan iklim global
  • B. Krisis ekonomi internasional
  • C. Kurangnya kapasitas sumber daya manusia pengelola
  • D. Persaingan dari destinasi luar negeri
Jawaban: C. Kurangnya kapasitas sumber daya manusia pengelola.
Kurangnya kapasitas SDM pengelola merupakan isu internal yang dapat menghambat pengembangan ekowisata karena berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan dan pengelolaan.
42.

Isu strategis eksternal dalam pengembangan ekowisata dapat berasal dari faktor di luar kendali pengelola. Faktor eksternal yang paling signifikan mempengaruhi ekowisata adalah…

  • A. Kebijakan internal perusahaan
  • B. Motivasi kerja karyawan
  • C. Perubahan iklim dan kerusakan lingkungan global
  • D. Jadwal pelatihan staf
Jawaban: C. Perubahan iklim dan kerusakan lingkungan global.
Perubahan iklim dan kerusakan lingkungan global merupakan faktor eksternal yang secara langsung memengaruhi kelestarian sumber daya ekowisata.
43.

Pengelolaan fisik lansekap ekowisata bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara pemanfaatan wisata dan konservasi. Salah satu teknik pengelolaan fisik yang efektif adalah…

  • A. Membangun hotel bertingkat di pusat kawasan
  • B. Penentuan daya dukung (carrying capacity) kawasan
  • C. Menebang pohon untuk memperluas area parkir
  • D. Memperkeras seluruh permukaan tanah dengan beton
Jawaban: B. Penentuan daya dukung (carrying capacity) kawasan.
Penentuan daya dukung kawasan penting untuk membatasi jumlah wisatawan agar tidak merusak ekosistem.
44.

Pengelolaan nonfisik dalam ekowisata mencakup aspek kelembagaan dan pemberdayaan masyarakat. Tujuan utama pengelolaan nonfisik adalah…

  • A. Meningkatkan jumlah infrastruktur fisik
  • B. Membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat lokal dalam konservasi
  • C. Memperluas area komersial
  • D. Menarik investor asing sebanyak-banyaknya
Jawaban: B. Membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat lokal dalam konservasi.
Pengelolaan nonfisik fokus pada peningkatan kesadaran, partisipasi, dan kapasitas masyarakat lokal untuk mendukung konservasi dan ekowisata.
45.

Ekowisata gastronomi merupakan perpaduan antara wisata kuliner dan prinsip keberlanjutan. Karakteristik utama dari ekowisata gastronomi adalah…

  • A. Menyajikan makanan cepat saji internasional
  • B. Menggunakan bahan pangan lokal, organik, dan ramah lingkungan
  • C. Mengimpor bahan makanan dari luar negeri
  • D. Fokus pada makanan instan dan kemasan
Jawaban: B. Menggunakan bahan pangan lokal, organik, dan ramah lingkungan.
Ekowisata gastronomi menekankan penggunaan bahan pangan lokal, organik, dan ramah lingkungan untuk mendukung keberlanjutan.
46.

Dalam konteks ekowisata, sumber pangan yang berkelanjutan harus memenuhi prinsip tertentu. Prinsip utama sumber pangan berkelanjutan adalah…

  • A. Diproduksi secara massal dengan biaya murah
  • B. Berasal dari perikanan tangkap tanpa batas
  • C. Tidak merusak lingkungan, mendukung kesejahteraan petani, dan menjaga keanekaragaman hayati
  • D. Menggunakan banyak pupuk kimia untuk hasil maksimal
Jawaban: C. Tidak merusak lingkungan, mendukung kesejahteraan petani, dan menjaga keanekaragaman hayati.
Sumber pangan berkelanjutan harus ramah lingkungan, mendukung kesejahteraan produsen lokal, dan menjaga keanekaragaman hayati.
47.

Ekosistem pesisir dan laut menyediakan berbagai jasa ekosistem yang mendukung ekowisata bahari. Salah satu jasa ekosistem yang paling penting adalah…

  • A. Menghasilkan energi fosil
  • B. Melindungi pantai dari abrasi dan menyediakan habitat biota laut
  • C. Sebagai tempat pembuangan limbah industri
  • D. Menyediakan lahan untuk pertanian intensif
Jawaban: B. Melindungi pantai dari abrasi dan menyediakan habitat biota laut.
Ekosistem pesisir seperti terumbu karang dan mangrove melindungi pantai dari abrasi dan menyediakan habitat bagi biota laut yang menjadi daya tarik wisata.
48.

Zonasi di kawasan pesisir dan laut penting untuk pengelolaan ekowisata bahari. Zona yang diperuntukkan bagi kegiatan wisata dengan dampak rendah disebut…

  • A. Zona inti
  • B. Zona pemanfaatan terbatas
  • C. Zona industri
  • D. Zona pemukiman padat
Jawaban: B. Zona pemanfaatan terbatas.
Zona pemanfaatan terbatas memungkinkan kegiatan wisata dengan dampak rendah, seperti snorkeling dan pengamatan satwa, tanpa merusak ekosistem.
49.

Sumber daya ekowisata bahari mencakup berbagai atraksi alam di laut. Contoh sumber daya ekowisata bahari yang paling umum adalah…

  • A. Gunung berapi darat
  • B. Hutan mangrove, terumbu karang, dan padang lamun
  • C. Padang rumput savana
  • D. Air terjun di pegunungan
Jawaban: B. Hutan mangrove, terumbu karang, dan padang lamun.
Hutan mangrove, terumbu karang, dan padang lamun merupakan ekosistem bahari yang menjadi daya tarik utama ekowisata bahari.
50.

Destinasi ekowisata bahari harus memenuhi kriteria tertentu untuk dapat dikategorikan sebagai ekowisata. Definisi ekowisata bahari yang tepat adalah…

  • A. Setiap kegiatan wisata di pantai dan laut tanpa batasan
  • B. Wisata bahari yang mengutamakan konservasi, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat lokal
  • C. Wisata memancing komersial berskala besar
  • D. Wisata kapal pesiar mewah yang mengunjungi banyak pelabuhan
Jawaban: B. Wisata bahari yang mengutamakan konservasi, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat lokal.
Ekowisata bahari menekankan konservasi ekosistem laut, memberikan edukasi kepada wisatawan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Soal yang sudah kamu kerjakan di halaman ini adalah gambaran nyata bentuk Soal UAS UT yang akan kamu temui nanti. Format UTM dengan pilihan ganda dan UO untuk soal esai sudah terwakili di sini. Manfaatkan pemahaman dari setiap jawaban untuk menguatkan ingatanmu pada konsep ekowisata.

Latihan mandiri seperti ini membuat kamu lebih familiar dengan pola soal. Fokuslah pada materi yang masih terasa sulit, karena itulah modal terpenting untuk UAS. Nantinya, SPAR4426 Ekowisata akan terasa lebih ringan jika kamu sudah terbiasa dengan variasi soal seperti di artikel ini.

Bagikan

error: Content is protected !!