Aplikasi Gratis

Soalut.com

v1.3.0

Install sekali, akses kapan saja tanpa browser

Ribuan soal & modul lengkap di aplikasi

GET IT ON Google Play

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir! 💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung
Rp
Rp
Rp
Rp
Selalu Gratis
Ribuan soal UT gratis,
karena kamu peduli
Ikut Dukung Sekarang

Soal UAS UT SPAR4426 Ekowisata dan Kunci Jawaban

Aplikasi Gratis

Soalut.com
★★★★★ 5.0
Gratis
GET IT ON Google Play
Soal UT SPAR4426 Ekowisata
Soal UT SPAR4426 Ekowisata

Banyak mahasiswa UT baru sadar kalau ekowisata bukan cuma soal jalan-jalan ke pantai. Modul 1 tentang sejarah dan definisi ekowisata sering dianggap sepele, padahal jadi fondasi buat modul berikutnya. Tanpa itu, sustainable tourism terdengar abstrak. Kumpulan soal Universitas Terbuka di halaman ini langsung menyasar konsep-konsep dasar biar kamu nggak tersesat di SPAR4426 Ekowisata.

Modul 4 soal isu strategis internal dan Modul 8 tentang destinasi ekowisata bahari adalah dua topik paling sering bikin mahasiswa keliru. Bukan karena materinya susah, tapi karena kaitannya beda dari pratinjau di awal. Coba kerjakan bagian itu dulu sambil buka modulnya. Kumpulan soal UT Pariwisata ini disusun per kegiatan belajar, jadi kamu bisa langsung fokus ke sub-bab yang masih remang-remang.

Soal UAS UT di bawah ini nyerempet inti tiap KB, dari regulasi pariwisata di Modul 1 sampai praktik terbaik ekowisata bahari di Modul 9. Setiap soal dilengkapi kunci jawaban plus pembahasan, bukan sekedar pilihan A, B, C atau D. Prediksi soal UAS UT ini cocok buat ngetes pemahaman sambil mengukur kesiapan kamu sebelum hari H.

Soal UT SPAR4426 Ekowisata

1.

Apa yang mendasari lahirnya konsep ekowisata pada tahun 1980-an?

  • A. Adanya kebijakan pemerintah yang mewajibkan setiap destinasi wisata menerapkan prinsip ramah lingkungan
  • B. Keinginan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke negara berkembang
  • C. Meningkatnya kesadaran akan dampak negatif pariwisata massal terhadap lingkungan
  • D. Dorongan dari organisasi pariwisata dunia untuk menyeragamkan definisi pariwisata
Jawaban: C
Ekowisata lahir sebagai respons terhadap dampak negatif pariwisata massal yang merusak lingkungan dan budaya lokal.
2.

Menurut The International Ecotourism Society (TIES), ekowisata adalah perjalanan bertanggung jawab ke kawasan alami yang …

  • A. Mengutamakan kenyamanan wisatawan dengan fasilitas mewah
  • B. Memberikan layanan wisata dengan biaya murah bagi semua kalangan
  • C. Berfokus pada kegiatan petualangan ekstrem di alam liar
  • D. Melestarikan lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat
Jawaban: D
Definisi TIES menekankan tanggung jawab terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat lokal sebagai inti ekowisata.
3.

Hubungan antara pariwisata dan lingkungan dapat bersifat negatif apabila …

  • A. Wisatawan diajak menanam pohon di kawasan konservasi
  • B. Aktivitas wisata menyebabkan kerusakan terumbu karang akibat jangkar kapal
  • C. Pembangunan hotel dilakukan dengan memperhatikan daya dukung lingkungan
  • D. Pendapatan dari wisata digunakan untuk rehabilitasi habitat satwa
Jawaban: B
Kerusakan terumbu karang akibat jangkar kapal merupakan dampak negatif langsung dari aktivitas pariwisata terhadap lingkungan.
4.

Prinsip dasar ekowisata yang membedakannya dari pariwisata massal adalah …

  • A. Minimnya dampak lingkungan dan partisipasi aktif masyarakat lokal
  • B. Jumlah kunjungan wisatawan yang sebanyak-banyaknya
  • C. Fokus pada pengembangan infrastruktur modern di kawasan wisata
  • D. Pemasaran wisata secara global dengan target keuntungan maksimal
Jawaban: A
Ekowisata menekankan dampak lingkungan yang minimal dan pelibatan masyarakat lokal dalam pengelolaan wisata.
5.

Apa yang menjadi fokus utama pada awal perkembangan ekowisata?

  • A. Wisata ke destinasi buatan seperti taman hiburan
  • B. Perjalanan ke kawasan alami yang masih asli dan belum banyak dijamah
  • C. Wisata belanja di pusat perbelanjaan besar
  • D. Pariwisata berbasis teknologi virtual
Jawaban: B
Ekowisata awal berpusat pada perjalanan ke kawasan alami yang masih asli untuk menikmati keindahan alam tanpa merusaknya.
6.

Ekowisata memiliki hubungan saling menguntungkan dengan lingkungan apabila …

  • A. Wisatawan membawa pulang souvenir dari bahan alami yang dilindungi
  • B. Satwa liar dipindahkan ke kandang untuk atraksi wisata
  • C. Kawasan wisata dibuka seluas-luasnya tanpa batasan pengunjung
  • D. Pendapatan dari ekowisata digunakan untuk mendanai program konservasi
Jawaban: D
Hubungan saling menguntungkan terjadi ketika pendapatan ekowisata dimanfaatkan untuk mendukung upaya konservasi lingkungan.
7.

Regulasi pariwisata di Indonesia yang secara khusus mengatur tentang ekowisata tercantum dalam …

  • A. Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 14 Tahun 2016 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan
  • B. Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional
  • C. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
  • D. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan
Jawaban: D
Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan menjadi dasar hukum utama yang mengatur penyelenggaraan pariwisata termasuk ekowisata di Indonesia.
8.

Peluang usaha ramah lingkungan di bidang ekowisata dapat diwujudkan melalui …

  • A. Penyediaan jasa pemandu wisata lokal yang bersertifikat
  • B. Pembangunan resor mewah di tengah hutan lindung
  • C. Penambangan batu di kawasan wisata untuk bahan bangunan
  • D. Penangkapan ikan dengan bom untuk hiburan wisatawan
Jawaban: A
Jasa pemandu wisata lokal merupakan usaha ramah lingkungan yang memberdayakan masyarakat tanpa merusak alam.
9.

Salah satu prinsip dalam regulasi pariwisata berkelanjutan yang terkait dengan ekowisata adalah …

  • A. Mengintegrasikan prinsip konservasi dalam setiap kegiatan wisata
  • B. Mengutamakan pembangunan infrastruktur besar di kawasan konservasi
  • C. Menghilangkan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengelolaan wisata
  • D. Memaksimalkan jumlah kunjungan tanpa batasan waktu
Jawaban: A
Regulasi pariwisata berkelanjutan menekankan integrasi konservasi dalam kegiatan wisata untuk menjaga kelestarian lingkungan.
10.

Dalam konteks peluang usaha ramah lingkungan, ekowisata dapat dikembangkan melalui konsep …

  • A. Pertambangan emas skala kecil di sekitar destinasi wisata
  • B. Pabrik pengolahan kayu di kawasan hutan wisata
  • C. Homestay berbasis masyarakat di desa wisata
  • D. Pembangunan mal di tepi pantai
Jawaban: C
Homestay berbasis masyarakat merupakan usaha ramah lingkungan yang melibatkan warga lokal dan meminimalkan dampak negatif.
11.

Regulasi yang mengatur tentang pengelolaan kawasan konservasi yang dapat menjadi destinasi ekowisata adalah …

  • A. Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2010 tentang Pemanfaatan Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam
  • B. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya
  • C. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
  • D. Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan
Jawaban: A
Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2010 mengatur pemanfaatan kawasan suaka alam dan pelestarian alam untuk kegiatan seperti ekowisata.
12.

Usaha ekowisata yang ramah lingkungan harus memenuhi syarat …

  • A. Menggunakan bahan bangunan impor yang tahan lama
  • B. Menyediakan atraksi wisata yang spektakuler dan mahal
  • C. Menerapkan sistem pengelolaan limbah yang baik
  • D. Mengganti ekosistem alami dengan taman buatan
Jawaban: C
Pengelolaan limbah yang baik merupakan syarat penting dalam usaha ramah lingkungan untuk menjaga kebersihan dan kelestarian alam.
13.

Faktor yang memengaruhi perilaku konsumen dalam memilih ekowisata adalah …

  • A. Harga tiket yang murah tanpa mempedulikan kualitas lingkungan
  • B. Kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan dan budaya
  • C. Tersedianya fasilitas hiburan malam yang lengkap
  • D. Kemudahan akses transportasi umum ke pusat perbelanjaan
Jawaban: B
Kesadaran lingkungan dan budaya menjadi motivasi utama bagi ekowisatawan dalam memilih destinasi wisata yang bertanggung jawab.
14.

Tipologi wisatawan yang cenderung memilih ekowisata adalah wisatawan …

  • A. Massa yang menyukai wisata pantai dengan keramaian
  • B. Bisnis yang mengutamakan pertemuan dan konferensi
  • C. Petualang yang mencari pengalaman alam dan belajar tentang budaya lokal
  • D. Hedonis yang menginginkan kemewahan dan kenyamanan maksimal
Jawaban: C
Wisatawan petualang memiliki minat terhadap alam dan budaya lokal, sehingga cocok dengan prinsip ekowisata.
15.

Perilaku ekowisatawan yang bertanggung jawab ditunjukkan dengan …

  • A. Membuang sampah sembarangan di jalur pendakian
  • B. Mengikuti aturan konservasi dan tidak merusak habitat
  • C. Mengambil batu atau karang sebagai souvenir
  • D. Memberi makan satwa liar agar jinak
Jawaban: B
Ekowisatawan bertanggung jawab mematuhi aturan konservasi untuk menjaga keaslian dan kelestarian lingkungan.
16.

Salah satu ciri ekowisatawan berdasarkan tipologi adalah …

  • A. Lebih memilih resor mewah daripada penginapan sederhana
  • B. Menghindari interaksi dengan masyarakat lokal
  • C. Mengutamakan belanja di pusat oleh-oleh
  • D. Tertarik pada kegiatan seperti pengamatan burung dan trekking
Jawaban: D
Ekowisatawan biasanya menyukai kegiatan yang dekat dengan alam seperti pengamatan burung dan trekking.
17.

Pilihan destinasi ekowisatawan sering dipengaruhi oleh …

  • A. Komitmen destinasi terhadap praktik berkelanjutan dan konservasi
  • B. Popularitas destinasi di media sosial tanpa informasi lingkungan
  • C. Ketersediaan klub malam dan pusat hiburan
  • D. Harga paket wisata yang termurah di pasaran
Jawaban: A
Komitmen terhadap keberlanjutan dan konservasi menjadi faktor penentu bagi ekowisatawan dalam memilih destinasi.
18.

Tipologi wisatawan yang memiliki kesadaran lingkungan tinggi dan memilih produk wisata yang ramah lingkungan disebut sebagai…

  • A. Ekowisatawan keras
  • B. Wisatawan massal
  • C. Wisatawan petualang
  • D. Wisatawan bisnis
Jawaban: A
Ekowisatawan keras adalah tipologi wisatawan yang sangat peduli lingkungan, aktivitasnya terfokus pada konservasi, dan memilih produk wisata berkelanjutan.
19.

Faktor internal yang mempengaruhi pilihan ekowisatawan terhadap destinasi wisata alam adalah…

  • A. Motivasi dan nilai personal wisatawan
  • B. Kondisi cuaca di destinasi
  • C. Kebijakan pemerintah daerah
  • D. Ketersediaan akomodasi mewah
Jawaban: A
Motivasi dan nilai personal merupakan faktor internal dari dalam diri wisatawan yang mendorong pemilihan destinasi ekowisata yang sesuai dengan kepedulian lingkungan.
20.

Ekowisatawan cenderung memilih destinasi yang menawarkan pengalaman autentik dan interaksi langsung dengan alam. Hal ini menunjukkan bahwa perilaku ekowisatawan dipengaruhi oleh…

  • A. Harga paket wisata
  • B. Popularitas destinasi di media sosial
  • C. Kemudahan akses transportasi
  • D. Kebutuhan akan keunikan pengalaman
Jawaban: D
Kebutuhan akan keunikan pengalaman mendorong ekowisatawan mencari destinasi autentik yang belum banyak diubah oleh aktivitas manusia.
21.

Sikap ekowisatawan terhadap konservasi lingkungan seringkali tercermin dalam perilaku…

  • A. Membuang sampah sembarangan
  • B. Memilih tur yang menggunakan kendaraan bermotor besar
  • C. Mengabaikan aturan kunjungan taman nasional
  • D. Mendukung pengelolaan sampah dan daur ulang di destinasi
Jawaban: D
Ekowisatawan yang peduli lingkungan akan mendukung praktik pengelolaan sampah dan daur ulang sebagai wujud partisipasi dalam konservasi.
22.

Kelompok ekowisatawan yang memiliki komitmen kuat terhadap prinsip keberlanjutan dan seringkali menghindari destinasi yang ramai disebut…

  • A. Ekowisatawan lunak
  • B. Wisatawan rekreasi
  • C. Ekowisatawan keras
  • D. Wisatawan bisnis
Jawaban: C
Ekowisatawan keras memiliki komitmen tinggi pada prinsip keberlanjutan dan cenderung memilih destinasi terpencil yang minim keramaian.
23.

Dalam memilih akomodasi, ekowisatawan biasanya memprioritaskan…

  • A. Hotel bintang lima dengan fasilitas lengkap
  • B. Resor mewah di tepi pantai
  • C. Lodge ekowisata yang menggunakan energi terbarukan
  • D. Villa pribadi dengan kolam renang
Jawaban: C
Ekowisatawan mengutamakan akomodasi yang ramah lingkungan seperti lodge dengan energi terbarukan untuk mengurangi dampak negatif terhadap alam.
24.

Sumber daya ekowisata berbasis alam yang berupa pemandangan indah dan bentang alam disebut…

  • A. Keanekaragaman hayati
  • B. Potensi estetika lansekap
  • C. Sumber daya geologis
  • D. Ekosistem perairan
Jawaban: B
Potensi estetika lansekap merujuk pada keindahan pemandangan dan bentang alam yang menjadi daya tarik ekowisata berbasis alam.
25.

Hutan tropis yang kaya akan flora dan fauna termasuk dalam kategori sumber daya ekowisata berbasis alam yaitu…

  • A. Sumber daya budaya
  • B. Keanekaragaman hayati
  • C. Sumber daya sejarah
  • D. Potensi agrikultur
Jawaban: B
Hutan tropis yang memiliki kekayaan flora dan fauna merupakan bagian dari keanekaragaman hayati yang menjadi sumber daya ekowisata berbasis alam.
26.

Sumber daya ekowisata berbasis alam yang terkait dengan air seperti danau, sungai, dan air terjun disebut…

  • A. Sumber daya perairan
  • B. Ekosistem darat
  • C. Geodiversity
  • D. Lansekape budaya
Jawaban: A
Sumber daya perairan mencakup danau, sungai, dan air terjun yang menjadi atraksi ekowisata alam berbasis air.
27.

Keunikan formasi batuan dan gua termasuk dalam sumber daya ekowisata berbasis alam yang disebut…

  • A. Keanekaragaman hayati
  • B. Ekosistem pesisir
  • C. Sumber daya budaya
  • D. Sumber daya geomorfologi
Jawaban: D
Formasi batuan dan gua merupakan bagian dari sumber daya geomorfologi yang mencakup bentang alam geologis.
28.

Sumber daya ekowisata berbasis alam berupa padang rumput luas yang menjadi habitat satwa liar disebut…

  • A. Savana
  • B. Hutan hujan tropis
  • C. Terumbu karang
  • D. Gletser
Jawaban: A
Savana merupakan padang rumput luas yang menjadi habitat satwa liar dan merupakan salah satu sumber daya ekowisata berbasis alam.
29.

Sumber daya ekowisata berbasis budaya yang berupa tradisi dan adat istiadat masyarakat lokal disebut…

  • A. Warisan budaya takbenda
  • B. Cagar budaya fisik
  • C. Arsitektur tradisional
  • D. Seni kontemporer
Jawaban: A
Warisan budaya takbenda mencakup tradisi, adat istiadat, dan ritual yang menjadi daya tarik ekowisata berbasis budaya.
30.

Contoh sumber daya ekowisata berbasis budaya yang bersifat fisik adalah…

  • A. Tarian daerah
  • B. Upacara adat
  • C. Candi dan situs sejarah
  • D. Cerita rakyat
Jawaban: C
Candi dan situs sejarah merupakan warisan budaya fisik yang dapat dikunjungi dan dipelajari dalam kegiatan ekowisata budaya.
31.

Kerajinan tangan khas suatu daerah yang dibuat oleh masyarakat lokal termasuk sumber daya ekowisata berbasis budaya yaitu…

  • A. Kesenian pertunjukan
  • B. Produk budaya material
  • C. Kuliner tradisional
  • D. Festival budaya
Jawaban: B
Kerajinan tangan merupakan produk budaya material yang dihasilkan oleh masyarakat lokal dan menjadi daya tarik ekowisata budaya.
32.

Ritual keagamaan yang dilakukan secara turun temurun oleh masyarakat adat termasuk dalam komponen sumber daya ekowisata berbasis budaya…

  • A. Arsitektur tradisional
  • B. Sistem pengetahuan lokal
  • C. Praktik spiritual dan kepercayaan
  • D. Seni rupa tradisional
Jawaban: C
Ritual keagamaan termasuk praktik spiritual dan kepercayaan yang merupakan warisan budaya takbenda dalam ekowisata.
33.

Sumber daya ekowisata berbasis alam yang berupa keunikan cuaca dan iklim suatu daerah disebut…

  • A. Keanekaragaman hayati
  • B. Bentang alam karst
  • C. Sumber daya air
  • D. Sumber daya atmosferik
Jawaban: D
Sumber daya atmosferik mencakup keunikan cuaca dan iklim seperti kabut, salju, atau angin yang menjadi atraksi ekowisata alam.
34.

Pengetahuan tradisional tentang tanaman obat yang dimiliki masyarakat lokal termasuk sumber daya ekowisata berbasis budaya dalam kategori…

  • A. Kesenian tradisional
  • B. Sistem pengetahuan lokal
  • C. Arsitektur vernakular
  • D. Produk kerajinan
Jawaban: B
Pengetahuan tradisional tentang tanaman obat merupakan bagian dari sistem pengetahuan lokal yang diwariskan dan menjadi daya tarik ekowisata budaya.
35.

Apa yang dimaksud dengan sumber daya berbasis budaya dalam konteks ekowisata?

  • A. Semua benda mati seperti gunung dan sungai yang memiliki nilai budaya
  • B. Aset budaya tangible dan intangible yang menjadi daya tarik wisata dan dikelola secara berkelanjutan
  • C. Hanya bangunan kuno dan museum yang dilindungi negara
  • D. Budaya asing yang diimpor untuk menarik wisatawan
Jawaban: B
Sumber daya berbasis budaya meliputi aset tangible seperti artefak dan intangible seperti tradisi yang dikelola secara berkelanjutan untuk ekowisata.
36.

Contoh sumber daya budaya tangible dalam ekowisata adalah…

  • A. Candi Borobudur
  • B. Upacara adat
  • C. Tari tradisional
  • D. Cerita rakyat
Jawaban: A
Candi Borobudur adalah benda fisik atau tangible yang menjadi daya tarik wisata budaya.
37.

Faktor internal yang menjadi isu strategis dalam pengembangan ekowisata adalah…

  • A. Kebijakan pemerintah pusat
  • B. Kualitas sumber daya manusia pengelola
  • C. Persaingan dengan destinasi asing
  • D. Fluktuasi nilai tukar mata uang
Jawaban: B
Kualitas SDM adalah faktor internal yang dapat dikendalikan oleh pengelola destinasi ekowisata.
38.

Kelemahan dalam struktur organisasi pengelola ekowisata termasuk dalam isu strategis…

  • A. Eksternal
  • B. Internal
  • C. Global
  • D. Regional
Jawaban: B
Kelemahan struktur organisasi adalah faktor internal yang dapat diperbaiki secara langsung.
39.

Salah satu kekuatan internal yang dapat dimanfaatkan dalam pengembangan ekowisata adalah…

  • A. Perubahan kebijakan luar negeri
  • B. Krisis ekonomi global
  • C. Bencana alam
  • D. Keanekaragaman hayati yang unik
Jawaban: D
Keanekaragaman hayati adalah aset internal yang menjadi kekuatan daya tarik ekowisata.
40.

Sumber daya manusia yang tidak kompeten termasuk dalam analisis…

  • A. Peluang eksternal
  • B. Kelemahan internal
  • C. Kekuatan internal
  • D. Ancaman eksternal
Jawaban: B
Ketidakkompetenan SDM adalah kelemahan yang berasal dari dalam organisasi atau destinasi.
41.

Apa yang dimaksud dengan isu strategis internal dalam ekowisata?

  • A. Faktor dari luar yang memengaruhi pengembangan ekowisata
  • B. Kebijakan perdagangan internasional
  • C. Isu global seperti perubahan iklim
  • D. Faktor dari dalam organisasi atau destinasi yang dapat dikendalikan
Jawaban: D
Isu strategis internal melibatkan faktor yang berada dalam kendali pengelola ekowisata.
42.

Ketersediaan infrastruktur yang memadai di destinasi ekowisata termasuk dalam kategori…

  • A. Kekuatan internal
  • B. Ancaman eksternal
  • C. Kelemahan internal
  • D. Peluang eksternal
Jawaban: A
Infrastruktur yang baik adalah kekuatan internal yang mendukung pengembangan ekowisata.
43.

Isu strategis eksternal dalam ekowisata meliputi…

  • A. Kualitas pelayanan pengelola
  • B. Sistem informasi manajemen
  • C. Kompetensi staf lapangan
  • D. Kebijakan pemerintah tentang konservasi
Jawaban: D
Kebijakan pemerintah adalah faktor eksternal yang memengaruhi pengembangan ekowisata.
44.

Ancaman eksternal bagi pengembangan ekowisata dapat berupa…

  • A. Kerusakan fasilitas akibat wisatawan
  • B. Kurangnya pelatihan pemandu wisata
  • C. Penurunan kualitas sumber daya alam
  • D. Manajemen keuangan yang buruk
Jawaban: C
Penurunan kualitas sumber daya alam disebabkan oleh faktor eksternal seperti polusi atau perubahan iklim.
45.

Peluang eksternal yang dapat dimanfaatkan untuk ekowisata adalah…

  • A. Meningkatnya kesadaran global akan lingkungan
  • B. Keterbatasan dana operasional
  • C. Rendahnya partisipasi masyarakat lokal
  • D. Konflik sosial internal
Jawaban: A
Kesadaran lingkungan global adalah tren eksternal yang membuka peluang bagi ekowisata.
46.

Perubahan kebijakan tarif masuk taman nasional termasuk dalam isu strategis…

  • A. Eksternal
  • B. Internal
  • C. Operasional
  • D. Personal
Jawaban: A
Kebijakan pemerintah bersifat eksternal dan tidak sepenuhnya dapat dikendalikan oleh pengelola.
47.

Persaingan antar destinasi ekowisata di tingkat regional merupakan contoh isu…

  • A. Internal
  • B. Organisasional
  • C. Eksternal
  • D. Finansial
Jawaban: C
Persaingan berasal dari luar organisasi sehingga termasuk isu eksternal.
48.

Apa yang dimaksud dengan pengelolaan fisik dalam ekowisata?

  • A. Pengelolaan aspek nonmaterial seperti budaya
  • B. Pengelolaan pemasaran digital
  • C. Pengelolaan sumber daya fisik seperti lahan, air, dan fasilitas
  • D. Pengelolaan hubungan masyarakat
Jawaban: C
Pengelolaan fisik mencakup penanganan elemen tangible seperti lahan, air, dan bangunan.
49.

Salah satu contoh pengelolaan fisik di destinasi ekowisata adalah…

  • A. Pembuatan taman nasional
  • B. Pelatihan pemandu wisata
  • C. Promosi melalui media sosial
  • D. Pengembangan komunitas lokal
Jawaban: A
Pembuatan taman nasional melibatkan pengelolaan fisik berupa penetapan kawasan lindung.
50.

Zonasi kawasan ekowisata termasuk dalam strategi pengelolaan…

  • A. Nonfisik
  • B. Pemasaran
  • C. Fisik
  • D. Keuangan
Jawaban: C
Zonasi adalah pengaturan ruang fisik yang membagi kawasan untuk berbagai fungsi.
51.

Tujuan utama pengelolaan fisik dalam ekowisata adalah…

  • A. Meningkatkan jumlah wisatawan sebanyak mungkin
  • B. Menghilangkan semua aktivitas manusia dari kawasan
  • C. Mengurangi biaya operasional seminimal mungkin
  • D. Melestarikan sumber daya alam dan budaya sekaligus memberi pengalaman wisata
Jawaban: D
Pengelolaan fisik bertujuan menyeimbangkan konservasi dengan penyediaan pengalaman wisata yang berkelanjutan.
52.

Dalam pengelolaan fisik ekowisata, yang dimaksud dengan daya dukung fisik adalah

  • A. ketersediaan dana operasional untuk pengelolaan
  • B. kemampuan sumber daya manusia dalam mengelola wisata
  • C. jumlah maksimum wisatawan yang dapat ditampung tanpa merusak lingkungan
  • D. tingkat kepuasan pengunjung terhadap fasilitas
Jawaban: C
Daya dukung fisik adalah kapasitas maksimum area untuk menampung wisatawan tanpa menimbulkan kerusakan lingkungan yang signifikan.
53.

Salah satu indikator keberhasilan pengelolaan fisik di destinasi ekowisata adalah

  • A. terpeliharanya infrastruktur seperti jalur setapak dan toilet
  • B. peningkatan jumlah pengunjung tanpa batas
  • C. bertambahnya kendaraan bermotor di area wisata
  • D. pembangunan hotel mewah di dalam kawasan
Jawaban: A
Pengelolaan fisik yang baik ditunjukkan dengan pemeliharaan infrastruktur dasar yang menunjang kenyamanan dan kelestarian lingkungan.
54.

Teknik yang digunakan untuk mengelola dampak fisik kunjungan wisatawan di ekowisata adalah

  • A. pemberian suvenir gratis
  • B. penambahan wahana bermain
  • C. pembatasan jumlah pengunjung melalui sistem reservasi
  • D. penggunaan lampu sorot di malam hari
Jawaban: C
Pembatasan jumlah pengunjung mengurangi tekanan fisik pada sumber daya alam dan mencegah degradasi lingkungan.
55.

Pengelolaan nonfisik dalam ekowisata meliputi aspek

  • A. pembangunan jembatan gantung
  • B. pengaturan jalur pendakian
  • C. penyediaan tempat parkir
  • D. pelatihan pemandu wisata lokal
Jawaban: D
Pengelolaan nonfisik mencakup sumber daya manusia, kebijakan, dan program edukasi, seperti pelatihan pemandu wisata.
56.

Salah satu tujuan pengelolaan nonfisik adalah meningkatkan

  • A. luas bangunan akomodasi
  • B. kesadaran lingkungan wisatawan
  • C. kapasitas parkir kendaraan
  • D. jumlah spot foto instagramable
Jawaban: B
Pengelolaan nonfisik bertujuan membentuk perilaku sadar lingkungan melalui edukasi dan interpretasi.
57.

Elemen penting dalam pengelolaan nonfisik adalah adanya

  • A. program interpretasi alam
  • B. pagar pembatas area
  • C. tembok penahan longsor
  • D. papan reklame besar
Jawaban: A
Program interpretasi alam merupakan sarana edukasi nonfisik yang memperkaya pengalaman wisatawan tanpa mengubah fisik lingkungan.
58.

Pengelolaan nonfisik dapat dilakukan melalui

  • A. pembuatan jalur khusus sepeda
  • B. pemasangan tempat sampah terpilah
  • C. pengembangan kode etik wisatawan
  • D. pembangunan gardu pandang
Jawaban: C
Kode etik wisatawan merupakan instrumen nonfisik untuk mengatur perilaku pengunjung agar ramah lingkungan.
59.

Partisipasi masyarakat lokal dalam pengelolaan nonfisik ekowisata contohnya adalah

  • A. membangun vila di tepi pantai
  • B. menjadi pemandu wisata bersertifikat
  • C. membuka toko cenderamata di pintu masuk
  • D. membersihkan sampah di jalur pendakian
Jawaban: B
Partisipasi nonfisik meliputi peran masyarakat sebagai pemandu yang memberikan edukasi, bukan sekadar aktivitas fisik.
60.

Dampak positif pengelolaan nonfisik yang baik adalah

  • A. berkurangnya konflik antara wisatawan dan masyarakat
  • B. peningkatan pendapatan dari tiket masuk
  • C. bertambahnya jumlah penginapan mewah
  • D. meningkatnya volume kendaraan wisata
Jawaban: A
Pengelolaan nonfisik yang efektif mengurangi gesekan sosial melalui komunikasi dan pemahaman bersama.
61.

Ekowisata gastronomi adalah perpaduan antara ekowisata dan

  • A. petualangan ekstrem
  • B. budaya kuliner lokal
  • C. olahraga air
  • D. fotografi alam
Jawaban: B
Ekowisata gastronomi menekankan pengalaman kuliner yang berkelanjutan dan terkait dengan budaya setempat.
62.

Salah satu prinsip ekowisata gastronomi adalah

  • A. mengolah bahan pangan lokal secara berkelanjutan
  • B. menggunakan bahan impor untuk variasi rasa
  • C. menyajikan hidangan cepat saji
  • D. mengutamakan kemasan plastik praktis
Jawaban: A
Prinsip ekowisata gastronomi meliputi penggunaan bahan lokal yang ramah lingkungan dan mendukung ekonomi lokal.
63.

Contoh kegiatan ekowisata gastronomi adalah

  • A. panjat tebing di hutan lindung
  • B. wisata kuliner ke restoran bintang lima
  • C. berbelanja oleh-oleh di pusat perbelanjaan
  • D. belajar memasak masakan tradisional dari petani lokal
Jawaban: D
Kegiatan ekowisata gastronomi melibatkan interaksi langsung dengan sumber pangan dan budaya lokal.
64.

Gastronomi dalam konteks ekowisata lebih menekankan pada

  • A. cita rasa mewah dan mahal
  • B. presentasi hidangan yang instagramable
  • C. teknik memasak modern
  • D. keberlanjutan dan cerita di balik makanan
Jawaban: D
Gastronomi berkelanjutan menghubungkan makanan dengan ekologi, budaya, dan cerita asal-usul bahan pangan.
65.

Manfaat ekowisata gastronomi bagi masyarakat lokal adalah

  • A. peningkatan penggunaan bahan kimia pertanian
  • B. ketergantungan pada pangan impor
  • C. pelestarian resep tradisional dan teknik bercocok tanam
  • D. hilangnya identitas kuliner lokal
Jawaban: C
Ekowisata gastronomi mendorong pelestarian warisan kuliner dan praktik pertanian tradisional yang berkelanjutan.
66.

Sumber pangan dalam ekowisata sebaiknya berasal dari

  • A. peternakan skala industri besar
  • B. impor dari luar negeri
  • C. supermarket modern di kota
  • D. sistem pertanian berkelanjutan lokal
Jawaban: D
Sumber pangan berkelanjutan dari lokal mengurangi jejak karbon dan mendukung ekonomi komunitas setempat.
67.

Salah satu tantangan dalam penyediaan sumber pangan untuk ekowisata adalah

  • A. melimpahnya produksi bahan organik
  • B. terbatasnya variasi bahan pangan lokal musiman
  • C. mudahnya distribusi dari kota
  • D. tingginya minat wisatawan terhadap makanan lokal
Jawaban: B
Ketergantungan pada musim menyebabkan keterbatasan variasi bahan pangan lokal yang tersedia setiap saat.
68.

Praktik terbaik dalam ekowisata dan sumber pangan adalah

  • A. menyajikan menu yang 100 persen dari kebun sendiri
  • B. membuang sisa makanan ke sungai
  • C. menggunakan pestisida sintetis untuk hasil maksimal
  • D. membeli bahan pangan dari rantai pasok jauh
Jawaban: A
Kemandirian pangan dari kebun sendiri mengurangi dampak transportasi dan memastikan kesegaran serta keberlanjutan.
69.

Dalam konteks ekowisata gastronomi, konsep 'sumber pangan lokal' yang berkelanjutan mengacu pada…

  • A. pangan yang didatangkan dari luar negeri untuk variasi menu
  • B. pangan yang diproduksi dengan metode industri massal
  • C. pangan yang berasal dari daerah setempat dan diproduksi dengan cara ramah lingkungan
  • D. pangan olahan yang mudah disimpan dalam waktu lama
Jawaban: C
Sumber pangan lokal berkelanjutan adalah pangan dari daerah setempat yang diproduksi secara ramah lingkungan, mendukung konservasi dan ekonomi lokal.
70.

Salah satu dampak positif ekowisata gastronomi terhadap sumber pangan lokal adalah…

  • A. meningkatkan impor bahan pangan
  • B. memperkuat rantai pasok pangan lokal dan tradisional
  • C. mengurangi keanekaragaman hayati pertanian
  • D. menyeragamkan jenis pangan yang dikonsumsi wisatawan
Jawaban: B
Ekowisata gastronomi memperkuat rantai pasok pangan lokal dengan mendorong penggunaan produk tradisional dan mendukung petani lokal.
71.

Jasa ekosistem pesisir yang berperan sebagai pelindung alami dari abrasi dan gelombang pasang adalah…

  • A. jasa penyediaan ikan
  • B. jasa pendukung siklus nutrisi
  • C. jasa budaya rekreasi
  • D. jasa regulasi seperti terumbu karang dan hutan bakau
Jawaban: D
Jasa regulasi dari ekosistem pesisir seperti terumbu karang dan hutan bakau melindungi pantai dari abrasi dan gelombang.
72.

Zonasi di kawasan konservasi pesisir dan laut yang diperuntukkan bagi aktivitas ekowisata dengan dampak rendah adalah zona…

  • A. inti
  • B. perlindungan
  • C. pemanfaatan intensif
  • D. pemanfaatan terbatas
Jawaban: D
Zona pemanfaatan terbatas memungkinkan aktivitas ekowisata dengan dampak rendah seperti pengamatan satwa dan snorkeling.
73.

Fungsi utama dari zona inti dalam ekosistem pesisir dan laut adalah…

  • A. sebagai tempat penelitian dan konservasi ketat
  • B. sebagai area rekreasi massal
  • C. sebagai lokasi budidaya perikanan
  • D. sebagai jalur pelayaran komersial
Jawaban: A
Zona inti adalah area yang dilindungi ketat untuk konservasi dan penelitian, aktivitas manusia sangat dibatasi.
74.

Ekosistem pesisir berupa hamparan lamun memberikan jasa ekosistem berupa…

  • A. sumber air tawar
  • B. bahan baku industri kosmetik
  • C. lahan untuk pembangunan hotel
  • D. penyerapan karbon dan habitat biota laut
Jawaban: D
Lamun berfungsi menyerap karbon dan menyediakan habitat bagi berbagai biota laut, termasuk sebagai daerah asuhan.
75.

Zonasi ekosistem pesisir yang memungkinkan kegiatan ekowisata seperti diving dan snorkeling secara berkelanjutan adalah zona…

  • A. penyangga
  • B. inti
  • C. pemanfaatan intensif
  • D. rehabilitasi
Jawaban: A
Zona penyangga mengelilingi zona inti dan mengakomodasi ekowisata berdampak rendah dengan pengawasan.
76.

Sumber daya ekowisata bahari yang termasuk dalam kategori sumber daya alam hayati adalah…

  • A. pantai pasir putih dan tebing karang
  • B. terumbu karang, ikan, dan penyu
  • C. museum bahari dan dermaga
  • D. candi dan situs sejarah pesisir
Jawaban: B
Sumber daya hayati adalah makhluk hidup seperti terumbu karang, ikan, dan penyu. Pantai dan tebing termasuk nonhayati.
77.

Salah satu contoh sumber daya ekowisata bahari nonhayati adalah…

  • A. rumput laut
  • B. gugusan pulau karang
  • C. hutan bakau
  • D. ikan hias
Jawaban: B
Gugusan pulau karang adalah bentang alam nonhayati, sementara rumput laut, bakau, dan ikan hias bersifat hayati.
78.

Pemanfaatan sumber daya ekowisata bahari secara berkelanjutan menekankan pada…

  • A. keseimbangan antara konservasi, edukasi, dan kesejahteraan lokal
  • B. eksploitasi maksimal untuk keuntungan ekonomi
  • C. pembangunan infrastruktur besar-besaran
  • D. pembatasan akses wisatawan secara total
Jawaban: A
Prinsip keberlanjutan ekowisata bahari adalah keseimbangan antara konservasi, edukasi, dan manfaat bagi masyarakat lokal.
79.

Sumber daya ekowisata bahari berupa biota laut yang dilindungi undang-undang, misalnya…

  • A. penyu sisik
  • B. udang windu
  • C. ikan tongkol
  • D. kerang hijau
Jawaban: A
Penyu sisik termasuk spesies yang dilindungi undang-undang karena statusnya terancam punah.
80.

Kegiatan ekowisata bahari yang memanfaatkan sumber daya alam tanpa merusak ekosistem adalah…

  • A. penangkapan ikan menggunakan bom
  • B. pembangunan hotel di tepi pantai
  • C. pengamatan burung di hutan bakau
  • D. pengambilan karang untuk souvenir
Jawaban: C
Pengamatan burung di hutan bakau adalah aktivitas nonkonsumtif yang tidak merusak ekosistem.
81.

Definisi ekowisata bahari menurut konsep ekowisata menekankan pada…

  • A. wisata yang berorientasi pada hiburan dan kemewahan
  • B. wisata massal di kawasan pantai
  • C. wisata yang bertanggung jawab terhadap lingkungan laut dan budaya lokal
  • D. wisata yang hanya melibatkan kegiatan berperahu
Jawaban: C
Ekowisata bahari adalah wisata bertanggung jawab yang melindungi lingkungan laut dan menghormati budaya setempat.
82.

Salah satu prinsip dasar ekowisata bahari adalah menyediakan pengalaman edukatif bagi wisatawan, contohnya dengan…

  • A. menyediakan fasilitas mewah di atas perahu
  • B. memandu wisatawan tentang ekosistem terumbu karang
  • C. membiarkan wisatawan memberi makan hiu
  • D. mengadakan pesta pantai setiap malam
Jawaban: B
Edukasi tentang ekosistem terumbu karang meningkatkan kesadaran konservasi wisatawan.
83.

Dalam ekowisata bahari, aktivitas yang termasuk kategori berdampak rendah adalah…

  • A. jet ski di sekitar terumbu karang
  • B. snorkeling dengan menginjak karang
  • C. memancing menggunakan pukat harimau
  • D. mengamati lumba-lumba dari jarak aman
Jawaban: D
Pengamatan lumba-lumba dari jarak aman tidak mengganggu satwa dan ekosistem.
84.

Destinasi ekowisata bahari yang dikenal dengan keanekaragaman hayati lautnya dan dikelola secara berkelanjutan adalah…

  • A. Kawasan wisata di pusat kota
  • B. Pusat perbelanjaan di Jakarta
  • C. Raja Ampat di Papua Barat
  • D. Gunung Bromo di Jawa Timur
Jawaban: C
Raja Ampat terkenal dengan keanekaragaman hayati laut tinggi dan pengelolaan ekowisata berkelanjutan.
85.

Ekowisata bahari merupakan suatu kegiatan mengunjungi suatu kawasan perairan atau pesisir yang bersifat alami dan berkelanjutan serta ditujukan untuk mendukung upaya konservasi. Definisi ini menekankan pada aspek apa yang paling mendasar dari ekowisata bahari?

  • A. Kegiatan wisata massal di pantai
  • B. Pemanfaatan sumber daya laut secara maksimal
  • C. Pengembangan infrastruktur modern
  • D. Kunjungan yang bersifat alami dan berkelanjutan
Jawaban: D
Definisi ekowisata bahari menekankan pada kunjungan ke kawasan alami dan berkelanjutan, bukan wisata massal atau pembangunan infrastruktur modern.
86.

Destinasi ekowisata bahari yang terkenal di Indonesia, seperti Taman Nasional Bunaken, memiliki keunikan utama berupa ekosistem bawah laut yang kaya. Ekosistem apa yang menjadi daya tarik utama di destinasi tersebut?

  • A. Hutan bakau
  • B. Terumbu karang
  • C. Padang lamun
  • D. Pantai berpasir putih
Jawaban: B
Taman Nasional Bunaken terkenal dengan keindahan terumbu karang yang menjadi daya tarik utama ekowisata bahari.
87.

Salah satu karakteristik destinasi ekowisata bahari adalah adanya zonasi yang jelas untuk melindungi ekosistem. Zona inti pada destinasi tersebut biasanya digunakan untuk apa?

  • A. Kegiatan pariwisata massal
  • B. Pembangunan hotel dan resor
  • C. Penelitian dan konservasi
  • D. Aktivitas memancing komersial
Jawaban: C
Zona inti dalam ekowisata bahari diperuntukkan bagi penelitian dan konservasi untuk menjaga kelestarian ekosistem.
88.

Destinasi ekowisata bahari di Indonesia yang dikenal dengan keberadaan penyu hijau dan penyu sisik sebagai daya tarik utamanya adalah?

  • A. Pantai Kuta, Bali
  • B. Taman Nasional Komodo
  • C. Pantai Pangumbahan, Sukabumi
  • D. Raja Ampat
Jawaban: C
Pantai Pangumbahan di Sukabumi merupakan habitat utama penyu hijau dan penyu sisik, menjadikannya destinasi ekowisata bahari.
89.

Dalam pengelolaan destinasi ekowisata bahari, prinsip keberlanjutan sangat diutamakan. Salah satu indikator keberhasilan prinsip tersebut adalah…

  • A. Peningkatan jumlah wisatawan setiap tahun
  • B. Pembangunan resor mewah di tepi pantai
  • C. Penggunaan bahan bakar fosil untuk transportasi laut
  • D. Pelestarian ekosistem dan kesejahteraan masyarakat lokal
Jawaban: D
Keberlanjutan ekowisata bahari diukur dari keseimbangan antara pelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat sekitar.
90.

Destinasi ekowisata bahari Wakatobi di Sulawesi Tenggara dikenal karena program konservasi terumbu karang yang melibatkan masyarakat lokal. Manfaat langsung dari program tersebut bagi masyarakat adalah?

  • A. Larangan total melaut
  • B. Relokasi ke daerah lain
  • C. Pembangunan pabrik pengolahan ikan
  • D. Peningkatan pendapatan dari pariwisata
Jawaban: D
Program konservasi di Wakatobi memberikan alternatif pendapatan bagi masyarakat melalui sektor pariwisata.
91.

Aktivitas snorkeling dalam ekowisata bahari harus dilakukan dengan panduan khusus untuk mencegah kerusakan ekosistem. Apa yang menjadi larangan utama saat snorkeling di area terumbu karang?

  • A. Menggunakan pelampung
  • B. Berfoto di bawah air
  • C. Menyentuh atau menginjak terumbu karang
  • D. Menggunakan kacamata renang
Jawaban: C
Menyentuh atau menginjak terumbu karang dapat merusak ekosistem yang rapuh, sehingga dilarang dalam aktivitas snorkeling.
92.

Salah satu aktivitas ekowisata bahari yang populer adalah pengamatan burung laut di kawasan pesisir. Aktivitas ini tergolong ramah lingkungan karena…

  • A. Tidak mengganggu habitat burung
  • B. Membutuhkan perahu motor cepat
  • C. Melibatkan penangkapan burung
  • D. Menggunakan drone untuk memantau
Jawaban: A
Pengamatan burung laut yang baik tidak mengganggu habitat alami mereka, sehingga menjaga keberlanjutan ekosistem.
93.

Dalam ekowisata bahari, aktivitas kayak dan kano di perairan mangrove bertujuan untuk?

  • A. Menebang pohon mangrove
  • B. Menikmati keindahan alam tanpa merusak
  • C. Memancing ikan di sela-sela akar
  • D. Membangun jalur kayu permanen
Jawaban: B
Kayak dan kano memungkinkan wisatawan menikmati ekosistem mangrove tanpa merusak lingkungan.
94.

Praktik terbaik dalam aktivitas diving di ekowisata bahari adalah dengan tidak menggunakan sirip saat mendekati terumbu karang. Tindakan ini bertujuan untuk?

  • A. Mempercepat gerakan di air
  • B. Menghemat oksigen
  • C. Memudahkan pengambilan foto
  • D. Menghindari benturan dengan karang
Jawaban: D
Sirip dapat menyebabkan benturan yang merusak terumbu karang, sehingga dilepas saat mendekat untuk menjaga keutuhan ekosistem.
95.

Salah satu praktik terbaik dalam ekowisata bahari adalah penggunaan kapal dengan sistem jangkar ramah lingkungan, seperti jangkar sekrup. Fungsi utama dari jangkar jenis ini adalah…

  • A. Mengurangi kerusakan pada lamun dan karang
  • B. Memudahkan kapal berlabuh di pasir
  • C. Menambah kecepatan kapal
  • D. Mencegah kapal kandas
Jawaban: A
Jangkar sekrup tidak merusak dasar laut seperti lamun dan terumbu karang, sehingga lebih ramah lingkungan.
96.

Dalam kegiatan ekowisata bahari, wisatawan diwajibkan untuk tidak memberi makan ikan saat snorkeling atau diving. Larangan ini diberlakukan karena…

  • A. Menghemat biaya operasional
  • B. Mengubah perilaku alami ikan
  • C. Menghindari keracunan makanan
  • D. Mempercepat pertumbuhan alga
Jawaban: B
Memberi makan ikan dapat mengubah perilaku alami dan ketergantungan ikan pada manusia, yang merusak ekosistem.
97.

Praktik terbaik dalam pengelolaan sampah di destinasi ekowisata bahari adalah menerapkan prinsip 3R, yaitu…

  • A. Reuse, reduce, recycle
  • B. Reduce, repair, rebuild
  • C. Recycle, remove, restore
  • D. Rethink, refuse, regrow
Jawaban: A
Prinsip 3R (Reuse, Reduce, Recycle) diterapkan untuk meminimalkan sampah di kawasan ekowisata bahari.
98.

Aktivitas ekowisata bahari yang melibatkan masyarakat lokal sebagai pemandu wisata merupakan praktik terbaik karena?

  • A. Meningkatkan pendapatan dan kesadaran konservasi
  • B. Mengurangi biaya operasional
  • C. Memudahkan pengawasan wisatawan
  • D. Menambah jumlah atraksi wisata
Jawaban: A
Melibatkan masyarakat lokal memberikan manfaat ekonomi sekaligus meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya konservasi.
99.

Untuk menjaga kelestarian terumbu karang, praktik terbaik yang diterapkan di destinasi ekowisata bahari adalah dengan membatasi jumlah pengunjung di satu lokasi. Metode ini dikenal sebagai…

  • A. Zonasi
  • B. Carrying capacity
  • C. Eco-labeling
  • D. Restorasi
Jawaban: B
Carrying capacity adalah batas maksimal pengunjung yang dapat ditampung tanpa merusak ekosistem.
100.

Salah satu praktik terbaik dalam ekowisata bahari adalah penggunaan tabir surya yang ramah lingkungan, yaitu yang tidak mengandung oxybenzone. Zat ini berbahaya karena…

  • A. Menyebabkan iritasi kulit
  • B. Mengurangi efektivitas perlindungan matahari
  • C. Mencemari air dan merusak terumbu karang
  • D. Membuat air laut keruh
Jawaban: C
Oxybenzone dalam tabir surya dapat memutihkan terumbu karang dan mencemari ekosistem laut, sehingga harus dihindari.

Soal bahari dan gastronomi di atas itu yang paling sering bikin orang mikir ulang. Apalagi waktu harus bedain mana aktivitas ekowisata laut yang bener-benar ramah lingkungan dan mana yang cuma label doang. Kadang jawabannya ada di Modul 5 soal pengelolaan nonfisik, bukan di definisi dari modul awal. Kalau masih ragu di bagian zonasi ekosistem pesisir, coba buka ulang tabel di Modul 7. Ada banyak soal UAS Universitas Terbuka lain sejenis kalau mau bandingkan pola pertanyaannya.

Di SPAR4426 Ekowisata, soal UTM biasanya menguji hafalan definisi dan regulasi, sementara soal UO lebih ke kasus destinasi dan praktik lapangan. Ujiannya menggabungkan keduanya, jadi jangan cuma hafal jenis sumber daya alam tapi lupa cara ngelola konflik di dalamnya. Kuncinya pahami dulu isu strategis di Modul 4 karena itu jadi benang merah semua materi. Selesai satu topik, lanjutkan ke topik lainnya biar pola pikirnya nyambung.

Bagikan

error: Content is protected !!