💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

Soal UAS UT SPFI4301 Fisika Statistik dan Kunci Jawaban

Soal UT SPFI4301 Fisika Statistik
Soal UT SPFI4301 Fisika Statistik

SPFI4301 Fisika Statistik mengajak Anda memahami perilaku partikel dalam sistem makroskopis. Bayangkan bagaimana jutaan atom bergerak secara acak namun menghasilkan pola yang teratur. Ini adalah kunci menguasai konsep termodinamika dan mekanika statistik.

Latihan rutin menjadi fondasi kesuksesan UAS. Dengan mengerjakan Soal UT secara konsisten, Anda membiasakan diri dengan pola pikir analitis. Percayalah, setiap usaha kecil hari ini akan berbuah manis saat ujian tiba.

Soal Ujian UT sering menguji pemahaman fundamental distribusi energi dan entropi. Jangan ragu mengulang materi yang terasa sulit. Keberhasilan Anda adalah tujuan utama dari setiap langkah belajar yang diambil. Soal UAS UT pun akan terasa lebih ringan.

Soal UT SPFI4301 Fisika Statistik

1.

Hukum pertama termodinamika menyatakan tentang kekekalan energi. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan hukum tersebut?

  • A. Energi total sistem dan lingkungan selalu bertambah
  • B. Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, tetapi dapat diubah bentuknya
  • C. Kalor selalu mengalir dari benda bersuhu rendah ke tinggi
  • D. Entropi sistem terisolasi selalu berkurang
Jawaban: B. Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, tetapi dapat diubah bentuknya.
Hukum pertama termodinamika adalah hukum kekekalan energi, yang menyatakan energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, hanya berubah bentuk.
2.

Potensial termodinamik yang didefinisikan sebagai U – TS dan sering digunakan untuk sistem pada suhu dan volume tetap adalah…

  • A. Entalpi (H)
  • B. Energi bebas Helmholtz (F)
  • C. Energi bebas Gibbs (G)
  • D. Potensial kimia (μ)
Jawaban: B. Energi bebas Helmholtz (F).
Energi bebas Helmholtz (F) didefinisikan sebagai F = U – TS dan sesuai untuk proses pada suhu dan volume tetap.
3.

Dalam teori peluang, jika dua kejadian A dan B saling bebas (independen), maka peluang terjadinya A dan B secara bersamaan adalah…

  • A. P(A) + P(B)
  • B. P(A) × P(B)
  • C. P(A) / P(B)
  • D. P(A) – P(B)
Jawaban: B. P(A) × P(B).
Untuk dua kejadian independen, peluang keduanya terjadi adalah hasil kali peluang masing-masing: P(A∩B) = P(A) × P(B).
4.

Dalam mekanika Hamilton, fungsi yang mendeskripsikan energi total sistem sebagai fungsi koordinat umum dan momentum umum disebut…

  • A. Lagrangian
  • B. Hamiltonian
  • C. Aksi
  • D. Fungsi gelombang
Jawaban: B. Hamiltonian.
Hamiltonian (H) adalah fungsi yang menyatakan energi total sistem dalam koordinat umum dan momentum umum dalam formulasi Hamilton.
5.

Keadaan mikro (microstate) dalam mekanika statistik merujuk pada…

  • A. Keadaan termodinamik makroskopik yang teramati
  • B. Konfigurasi spesifik posisi dan momentum setiap partikel pada suatu waktu
  • C. Suhu rata-rata sistem
  • D. Tekanan total sistem
Jawaban: B. Konfigurasi spesifik posisi dan momentum setiap partikel pada suatu waktu.
Keadaan mikro adalah konfigurasi detail posisi dan momentum semua partikel, sedangkan keadaan makro adalah sifat termodinamik rata-rata.
6.

Ensembel kanonik dalam mekanika statistik digunakan untuk sistem yang…

  • A. Tertutup dan terisolasi dengan energi tetap
  • B. Terbuka dengan jumlah partikel berubah
  • C. Tertutup tetapi dapat bertukar kalor dengan reservoir pada suhu tetap
  • D. Tidak memiliki interaksi antar partikel
Jawaban: C. Tertutup tetapi dapat bertukar kalor dengan reservoir pada suhu tetap.
Ensembel kanonik menggambarkan sistem tertutup yang berhubungan dengan reservoir panas pada suhu tetap, sehingga energi dapat berubah.
7.

Dalam statistik klasik, asas yang menyatakan bahwa partikel identik tidak dapat dibedakan (indistinguishable) dan setiap keadaan mikro memiliki bobot yang sama adalah…

  • A. Hukum kedua termodinamika
  • B. Asas ketidakpastian Heisenberg
  • C. Koreksi Gibbs
  • D. Postulat fundamental mekanika statistik
Jawaban: D. Postulat fundamental mekanika statistik.
Postulat fundamental mekanika statistik menyatakan bahwa untuk sistem terisolasi, semua keadaan mikro yang mungkin memiliki probabilitas yang sama.
8.

Gas tak ideal memiliki penyimpangan dari hukum gas ideal karena adanya…

  • A. Gerak Brown partikel
  • B. Gaya tarik-menarik antar molekul dan volume molekul yang tak dapat diabaikan
  • C. Kecepatan molekul yang sangat tinggi
  • D. Efek relativistik
Jawaban: B. Gaya tarik-menarik antar molekul dan volume molekul yang tak dapat diabaikan.
Gas tak ideal menyimpang karena gaya intermolekul dan volume molekul yang signifikan, dimodelkan misalnya dengan persamaan van der Waals.
9.

Fungsi partisi untuk gas ideal monoatomik dalam ruang tiga dimensi berbanding lurus dengan…

  • A. V^(3/2)
  • B. V
  • C. V^2
  • D. V^(1/2)
Jawaban: B. V.
Fungsi partisi translasi gas ideal monoatomik sebanding dengan volume V, karena partikel bebas bergerak dalam ruang.
10.

Distribusi kecepatan Maxwell-Boltzmann untuk molekul gas ideal pada suhu T menunjukkan bahwa laju yang paling mungkin (most probable speed) adalah…

  • A. √(2kT/m)
  • B. √(3kT/m)
  • C. √(8kT/πm)
  • D. √(kT/m)
Jawaban: A. √(2kT/m).
Laju paling mungkin (v_p) dalam distribusi Maxwell-Boltzmann adalah √(2kT/m).
11.

Energi dalam (U) gas ideal monoatomik untuk N partikel pada suhu T adalah…

  • A. (3/2)NkT
  • B. (5/2)NkT
  • C. (1/2)NkT
  • D. (7/2)NkT
Jawaban: A. (3/2)NkT.
Gas ideal monoatomik memiliki 3 derajat kebebasan translasi, sehingga energi dalam U = (3/2)NkT.
12.

Kapasitas kalor pada volume tetap (Cv) untuk gas diatomik pada suhu tinggi (vibrasi aktif) mendekati nilai…

  • A. (3/2)R
  • B. (5/2)R
  • C. (7/2)R
  • D. (1/2)R
Jawaban: C. (7/2)R.
Gas diatomik memiliki 3 translasi, 2 rotasi, dan 2 vibrasi (energi kinetik + potensial), total 7 derajat kebebasan, sehingga Cv = (7/2)R.
13.

Fungsi distribusi untuk partikel yang mematuhi statistik Bose-Einstein memiliki bentuk…

  • A. 1/(e^(α+βε) + 1)
  • B. 1/(e^(α+βε) – 1)
  • C. e^(-α-βε)
  • D. 1/(e^(α+βε))
Jawaban: B. 1/(e^(α+βε) – 1).
Distribusi Bose-Einstein untuk boson adalah f = 1/(e^(α+βε) – 1), dengan α = -μ/kT dan β = 1/kT.
14.

Pada suhu sangat rendah, gas fermion membentuk keadaan yang disebut gas Fermi, di mana semua keadaan energi terendah terisi hingga energi Fermi. Prinsip yang melarang dua fermion menempati keadaan kuantum yang sama adalah…

  • A. Prinsip ketidakpastian Heisenberg
  • B. Prinsip eksklusi Pauli
  • C. Hukum kekekalan momentum
  • D. Postulat de Broglie
Jawaban: B. Prinsip eksklusi Pauli.
Prinsip eksklusi Pauli menyatakan bahwa tidak ada dua fermion identik yang dapat menempati keadaan kuantum yang sama.
15.

Distribusi Fermi-Dirac untuk fermion pada suhu nol mutlak (T=0 K) menunjukkan bahwa fungsi distribusi f(ε) bernilai…

  • A. 0 untuk ε < ε_F, dan 1 untuk ε > ε_F
  • B. 1 untuk ε < ε_F, dan 0 untuk ε > ε_F
  • C. 0.5 pada ε = 0
  • D. 1 untuk semua ε
Jawaban: B. 1 untuk ε < ε_F, dan 0 untuk ε > ε_F.
Pada T=0 K, semua keadaan dengan energi di bawah energi Fermi (ε_F) terisi penuh (f=1), dan di atasnya kosong (f=0).
16.

Aplikasi statistik Bose-Einstein pada foton menghasilkan hukum radiasi benda hitam Planck, yang menyatakan bahwa rapat energi spektral sebanding dengan…

  • A. ν^2
  • B. ν^3 / (e^(hν/kT) – 1)
  • C. ν e^(-hν/kT)
  • D. ν^4
Jawaban: B. ν^3 / (e^(hν/kT) – 1).
Rumus Planck: u(ν) = (8πhν^3/c^3) * 1/(e^(hν/kT)-1), sehingga rapat energi spektral sebanding dengan ν^3/(e^(hν/kT)-1).
17.

Salah satu aplikasi statistik kuantum pada sistem lain adalah model elektron bebas dalam logam, yang menggunakan distribusi…

  • A. Maxwell-Boltzmann
  • B. Bose-Einstein
  • C. Fermi-Dirac
  • D. Planck
Jawaban: C. Fermi-Dirac.
Elektron adalah fermion, sehingga dalam model elektron bebas digunakan distribusi Fermi-Dirac untuk menjelaskan sifat termal dan listrik logam.
18.

Hukum kedua termodinamika menyatakan bahwa entropi total sistem terisolasi selalu meningkat. Manakah pernyataan berikut yang TIDAK sesuai dengan hukum tersebut?

  • A. Proses spontan hanya terjadi jika entropi total bertambah
  • B. Entropi adalah ukuran ketidakteraturan sistem
  • C. Mesin kalor sempurna (efisiensi 100%) mungkin dibuat
  • D. Proses reversibel tidak mengubah entropi total
Jawaban: C. Mesin kalor sempurna (efisiensi 100%) mungkin dibuat.
Hukum kedua termodinamika melarang mesin kalor dengan efisiensi 100% karena sebagian kalor harus dibuang ke reservoir dingin, sehingga entropi total meningkat.
19.

Potensial termodinamik Gibbs (G) didefinisikan sebagai G = U – TS + PV. Dalam sistem tertutup pada suhu dan tekanan konstan, kondisi kesetimbangan dicapai ketika:

  • A. G maksimum
  • B. G minimum
  • C. Entalpi (H) minimum
  • D. Energi dalam (U) minimum
Jawaban: B. G minimum.
Pada suhu dan tekanan konstan, sistem mencapai kesetimbangan pada nilai Gibbs (G) minimum, yang merupakan kriteria stabilitas termodinamik.
20.

Dalam teori peluang, fungsi distribusi probabilitas untuk variabel acak kontinu harus memenuhi syarat normalisasi. Jika f(x) adalah fungsi densitas probabilitas, maka integral dari f(x) dari -∞ hingga ∞ sama dengan:

  • A. 0
  • B. 1
  • C.
  • D. Tergantung pada variabel x
Jawaban: B. 1.
Syarat normalisasi mengharuskan luas total di bawah kurva fungsi densitas probabilitas sama dengan 1, karena total probabilitas semua kejadian adalah 1.
21.

Dalam mekanika klasik, persamaan Hamilton untuk sistem dengan derajat kebebasan N dinyatakan dalam koordinat umum qi dan momentum umum pi. Manakah pernyataan yang benar tentang persamaan Hamilton?

  • A. ∂H/∂qi = dp_i/dt
  • B. ∂H/∂pi = dq_i/dt
  • C. ∂H/∂t = 0 selalu
  • D. H adalah fungsi Lagrange
Jawaban: B. ∂H/∂pi = dq_i/dt.
Persamaan Hamilton menyatakan bahwa ∂H/∂pi = q_i dot = dq_i/dt, dan ∂H/∂qi = -p_i dot = -dp_i/dt.
22.

Dalam mekanika statistik, keadaan mikro (microstate) suatu sistem adalah:

  • A. Keadaan makroskopik yang teramati
  • B. Konfigurasi spesifik posisi dan momentum setiap partikel
  • C. Rata-rata semua keadaan partikel
  • D. Tingkat energi total sistem
Jawaban: B. Konfigurasi spesifik posisi dan momentum setiap partikel.
Keadaan mikro adalah deskripsi lengkap sistem pada tingkat partikel individual, mencakup posisi dan momentum setiap partikel.
23.

Jika suatu sistem memiliki dua tingkat energi dengan energi E1 dan E2 (E2 > E1) dan terdegenerasi masing-masing g1 dan g2, maka jumlah keadaan mikro untuk sistem dengan N partikel yang terdistribusi adalah:

  • A. g1^N1 * g2^N2
  • B. N!/(N1! N2!) * g1^N1 * g2^N2
  • C. N!/(N1! N2!)
  • D. g1 + g2
Jawaban: B. N!/(N1! N2!) * g1^N1 * g2^N2.
Jumlah keadaan mikro dihitung dengan kombinasi distribusi partikel dan degenerasi, yaitu faktor kombinatorial N!/(N1!N2!) dikalikan dengan faktor degenerasi g1^N1 * g2^N2.
24.

Dalam statistik klasik, asumsi yang mendasari distribusi Maxwell-Boltzmann adalah bahwa partikel-partikel sistem:

  • A. Tidak dapat dibedakan (indistinguishable)
  • B. Dapat dibedakan (distinguishable)
  • C. Mematuhi prinsip larangan Pauli
  • D. Hanya menempati tingkat energi diskrit
Jawaban: B. Dapat dibedakan (distinguishable).
Statistik klasik mengasumsikan partikel dapat dibedakan, berbeda dengan statistik kuantum yang menganggap partikel identik tidak dapat dibedakan.
25.

Gas tak ideal memiliki penyimpangan dari gas ideal karena adanya interaksi antarmolekul. Persamaan van der Waals untuk gas tak ideal adalah (P + a/V^2)(V – b) = RT. Parameter b dalam persamaan ini merepresentasikan:

  • A. Gaya tarik antarmolekul
  • B. Volume eksklusi molekul
  • C. Tekanan internal
  • D. Konstanta Boltzmann
Jawaban: B. Volume eksklusi molekul.
Parameter b adalah volume yang ditempati molekul sendiri (volume eksklusi), sehingga volume efektif gas menjadi V – b.
26.

Fungsi partisi kanonik (Z) untuk gas ideal monoatomik dalam volume V pada suhu T adalah Z = (V/λ^3)^N, dengan λ = h/√(2πmkT). λ disebut sebagai:

  • A. Panjang gelombang de Broglie termal
  • B. Konstanta Planck
  • C. Jari-jari atom
  • D. Faktor degenerasi
Jawaban: A. Panjang gelombang de Broglie termal.
λ adalah panjang gelombang de Broglie termal yang merupakan panjang gelombang khas partikel pada suhu T, muncul dalam fungsi partisi gas ideal.
27.

Distribusi kecepatan Maxwell untuk gas ideal monoatomik dalam tiga dimensi memiliki fungsi f(v) proporsional terhadap v^2 exp(-mv^2/(2kT)). Kecepatan yang paling mungkin (v_mp) adalah:

  • A. √(2kT/m)
  • B. √(3kT/m)
  • C. √(8kT/(πm))
  • D. √(kT/m)
Jawaban: A. √(2kT/m).
Kecepatan paling mungkin diperoleh dari turunan fungsi distribusi, yaitu v_mp = √(2kT/m). Kecepatan rata-rata adalah √(8kT/(πm)).
28.

Energi dalam (U) gas ideal monoatomik dengan N partikel pada suhu T adalah U = (3/2)NkT. Kapasitas kalor pada volume konstan (Cv) untuk gas ini adalah:

  • A. (3/2)Nk
  • B. (5/2)Nk
  • C. (1/2)Nk
  • D. (3/2)R
Jawaban: A. (3/2)Nk.
Cv = (∂U/∂T)_V = (3/2)Nk. Untuk gas ideal monoatomik, energi kinetik rata-rata per partikel adalah (3/2)kT, sehingga Cv tetap (3/2)Nk.
29.

Gas diatomik pada suhu tinggi memiliki kapasitas kalor Cv = (7/2)Nk. Kontribusi tambahan dari (7/2) dibanding gas monoatomik berasal dari:

  • A. Derajat kebebasan vibrasi dan rotasi
  • B. Hanya derajat kebebasan rotasi
  • C. Hanya derajat kebebasan vibrasi
  • D. Interaksi antarmolekul
Jawaban: A. Derajat kebebasan vibrasi dan rotasi.
Gas diatomik memiliki derajat kebebasan translasi (3), rotasi (2), dan vibrasi (2) yang teraktivasi pada suhu tinggi, memberikan kontribusi total (7/2)Nk.
30.

Dalam statistik kuantum, fungsi distribusi untuk sistem boson yang tidak saling berinteraksi adalah:

  • A. f(E) = 1/(exp((E-μ)/kT) + 1)
  • B. f(E) = 1/(exp((E-μ)/kT) – 1)
  • C. f(E) = exp(-(E-μ)/kT)
  • D. f(E) = 1/(exp((E-μ)/kT))
Jawaban: B. f(E) = 1/(exp((E-μ)/kT) – 1).
Distribusi Bose-Einstein untuk boson adalah f(E) = 1/(exp((E-μ)/kT) – 1), yang memungkinkan banyak partikel menempati tingkat energi yang sama.
31.

Distribusi Fermi-Dirac untuk fermion memiliki sifat bahwa pada suhu T = 0 K, semua tingkat energi di bawah energi Fermi (E_F) terisi penuh, dan di atas E_F kosong. Fungsi distribusi pada E = E_F untuk T > 0 adalah:

  • A. 1
  • B. 0
  • C. 1/2
  • D. Tergantung pada suhu
Jawaban: C. 1/2.
Pada E = E_F, nilai distribusi Fermi-Dirac f(E_F) = 1/2 untuk sembarang suhu, karena μ ≈ E_F dan exp(0)=1.
32.

Dalam distribusi Bose-Einstein, potensial kimia μ harus selalu kurang dari tingkat energi terendah sistem (μ < E_0). Jika μ mendekati E_0, maka fenomena yang terjadi adalah:

  • A. Kondensasi Bose-Einstein
  • B. Degenerasi spin
  • C. Efek fotolistrik
  • D. Radiasi benda hitam
Jawaban: A. Kondensasi Bose-Einstein.
Ketika μ mendekati E_0, jumlah partikel pada tingkat energi terendah menjadi sangat besar secara makroskopik, yang dikenal sebagai kondensasi Bose-Einstein.
33.

Untuk gas elektron dalam logam (fermion), energi Fermi E_F pada suhu T = 0 K sebanding dengan:

  • A. N/V^(2/3)
  • B. N/V^(1/3)
  • C. N^(2/3)/V^(2/3)
  • D. N^(1/3)/V
Jawaban: C. N^(2/3)/V^(2/3).
Energi Fermi E_F ∝ (N/V)^(2/3), di mana N adalah jumlah elektron dan V adalah volume, sehingga E_F ∝ N^(2/3)/V^(2/3).
34.

Aplikasi statistik kuantum Bose-Einstein pada foton menghasilkan hukum radiasi benda hitam Planck. Rapat energi radiasi per frekuensi (u(ν)) sebanding dengan:

  • A. ν^3/(exp(hν/kT) – 1)
  • B. ν^2/(exp(hν/kT) + 1)
  • C. ν/(exp(hν/kT) – 1)
  • D. ν^4/(exp(hν/kT) + 1)
Jawaban: A. ν^3/(exp(hν/kT) – 1).
Hukum Planck untuk radiasi benda hitam adalah u(ν) = (8πhν^3/c^3) * 1/(exp(hν/kT)-1), sehingga u(ν) sebanding dengan ν^3/(exp(hν/kT)-1).
35.

Hukum termodinamika pertama menyatakan tentang kekekalan energi. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan hukum tersebut?

  • A. Energi dapat diciptakan dan dimusnahkan dalam sistem tertutup
  • B. Perubahan energi dalam sistem sama dengan kalor yang ditambahkan dikurangi kerja yang dilakukan sistem
  • C. Entropi sistem terisolasi selalu berkurang
  • D. Suhu nol mutlak tidak dapat dicapai
Jawaban: B. Perubahan energi dalam sistem sama dengan kalor yang ditambahkan dikurangi kerja yang dilakukan sistem.
Hukum pertama termodinamika menyatakan ΔU = Q – W, di mana perubahan energi dalam sistem sama dengan kalor yang ditambahkan dikurangi kerja yang dilakukan sistem.
36.

Potensial termodinamik yang sesuai untuk sistem dengan jumlah partikel tetap dan proses isotermal-isobarik adalah…

  • A. Energi dalam (U)
  • B. Entalpi (H)
  • C. Energi bebas Gibbs (G)
  • D. Energi bebas Helmholtz (F)
Jawaban: C. Energi bebas Gibbs (G).
Energi bebas Gibbs (G) adalah potensial termodinamik yang tepat untuk proses isotermal-isobarik, karena perubahan G (ΔG) menunjukkan kerja non-PV maksimum yang dapat dilakukan sistem pada suhu dan tekanan konstan.
37.

Dalam teori peluang, jika dua kejadian A dan B saling bebas (independent), maka peluang terjadinya A dan B secara bersamaan adalah…

  • A. P(A) + P(B)
  • B. P(A) × P(B)
  • C. P(A) / P(B)
  • D. P(A) – P(B)
Jawaban: B. P(A) × P(B).
Untuk kejadian saling bebas, P(A ∩ B) = P(A) × P(B).
38.

Dalam mekanika Hamilton, fungsi Hamilton H untuk partikel bermassa m yang bergerak dalam potensial V(x) didefinisikan sebagai…

  • A. H = p + q, dengan p momentum dan q koordinat
  • B. H = p²/(2m) + V(x), di mana p adalah momentum kanonik
  • C. H = m v²/2 – V(x)
  • D. H = F × x, dengan F adalah gaya
Jawaban: B. H = p²/(2m) + V(x), di mana p adalah momentum kanonik.
Fungsi Hamilton adalah total energi sistem, yang untuk partikel tunggal dalam potensial V(x) adalah H = p²/(2m) + V(x).
39.

Dalam mekanika statistik, perbedaan utama antara 'keadaan' (state) dan 'tingkat energi' (energy level) adalah…

  • A. Keadaan menunjukkan posisi partikel, tingkat energi menunjukkan kecepatan partikel
  • B. Keadaan adalah konfigurasi spesifik sistem, sementara tingkat energi adalah nilai energi yang mungkin dimiliki sistem
  • C. Keadaan hanya berlaku untuk sistem klasik, tingkat energi hanya untuk sistem kuantum
  • D. Keadaan dan tingkat energi adalah istilah yang sama
Jawaban: B. Keadaan adalah konfigurasi spesifik sistem, sementara tingkat energi adalah nilai energi yang mungkin dimiliki sistem.
Keadaan (state) merujuk pada susunan spesifik partikel dalam ruang fase, sedangkan tingkat energi adalah nilai energi tertentu yang dapat dimiliki sistem oleh berbagai keadaan.
40.

Jika suatu sistem memiliki 3 partikel yang dapat menempati 2 tingkat energi (E₁ dan E₂) dan setiap tingkat energi dapat menampung banyak partikel, jumlah microstate yang mungkin untuk macrostate dengan distribusi (2 partikel di E₁, 1 partikel di E₂) adalah…

  • A. 1
  • B. 3
  • C. 6
  • D. 9
Jawaban: B. 3.
Jumlah microstate untuk distribusi (N₁, N₂) dengan N = N₁ + N₂ adalah N!/(N₁! N₂!) = 3!/(2!1!) = 3.
41.

Dalam statistik klasik untuk gas ideal, fungsi partisi kanonik Z untuk N partikel tak berinteraksi adalah…

  • A. Z = (Z₁)ᵑ, dengan Z₁ fungsi partisi satu partikel
  • B. Z = Z₁ / N
  • C. Z = (Z₁)ᵑ / N!
  • D. Z = exp(N Z₁)
Jawaban: C. Z = (Z₁)ᵑ / N!.
Koreksi Gibbs diperlukan untuk gas klasik karena partikel tak terbedakan, sehingga Z = (Z₁)ᵑ / N!.
42.

Untuk gas tak ideal, faktor kompresibilitas Z = PV/(NkT) nilainya…

  • A. Selalu sama dengan 1 untuk semua tekanan
  • B. Dapat berbeda dari 1 karena adanya interaksi antar partikel
  • C. Hanya bergantung pada suhu, tidak pada tekanan
  • D. Bernilai 0 untuk gas nyata
Jawaban: B. Dapat berbeda dari 1 karena adanya interaksi antar partikel.
Gas tak ideal memiliki interaksi antar partikel, sehingga PV ≠ NkT. Faktor kompresibilitas Z menyimpang dari 1 akibat gaya tarik dan tolak antar molekul.
43.

Dalam gas monoatomik ideal, energi internal U untuk N partikel pada suhu T adalah…

  • A. U = (3/2) NkT
  • B. U = (5/2) NkT
  • C. U = NkT
  • D. U = (1/2) NkT
Jawaban: A. U = (3/2) NkT.
Gas monoatomik ideal memiliki 3 derajat kebebasan translasi, sehingga energi internal U = (3/2)NkT menurut teorema ekuipartisi.
44.

Distribusi kecepatan Maxwell untuk molekul gas ideal pada suhu T memiliki bentuk…

  • A. f(v) = 4π (m/(2πkT))^(3/2) v² exp(-mv²/(2kT))
  • B. f(v) = 4π (m/(2πkT))^(3/2) v exp(-mv²/(2kT))
  • C. f(v) = 4π (m/(2πkT)) v² exp(-mv²/(kT))
  • D. f(v) = (m/(2πkT))^(3/2) exp(-mv²/(2kT))
Jawaban: A. f(v) = 4π (m/(2πkT))^(3/2) v² exp(-mv²/(2kT)).
Distribusi kecepatan Maxwell adalah f(v) dv = 4π (m/(2πkT))^(3/2) v² exp(-mv²/(2kT)) dv, yang merupakan distribusi probabilitas laju partikel.
45.

Untuk gas diatomik ideal pada suhu tinggi, kapasitas kalor pada volume konstan Cv adalah…

  • A. (3/2) Nk
  • B. (5/2) Nk
  • C. (7/2) Nk
  • D. Nk
Jawaban: C. (7/2) Nk.
Gas diatomik pada suhu tinggi memiliki 3 derajat translasi, 2 rotasi, dan 2 vibrasi (kinetik dan potensial), total 7 derajat kebebasan, sehingga Cv = (7/2)Nk.
46.

Fungsi distribusi dalam statistik kuantum untuk fermion (Fermi-Dirac) adalah…

  • A. f(ε) = 1/[exp(α + βε) – 1]
  • B. f(ε) = 1/[exp(α + βε) + 1]
  • C. f(ε) = exp(α + βε)
  • D. f(ε) = 1/[exp(α + βε)]
Jawaban: B. f(ε) = 1/[exp(α + βε) + 1].
Distribusi Fermi-Dirac untuk fermion (yang mematuhi prinsip larangan Pauli) adalah f(ε) = 1/[exp(α + βε) + 1].
47.

Pada suhu nol mutlak (T = 0 K), distribusi Fermi-Dirac menunjukkan bahwa…

  • A. Semua fermion berada pada tingkat energi terendah
  • B. Semua tingkat energi terisi hingga energi Fermi, dan kosong di atasnya
  • C. Tidak ada fermion dalam sistem
  • D. Fermion terdistribusi secara merata di semua tingkat energi
Jawaban: B. Semua tingkat energi terisi hingga energi Fermi, dan kosong di atasnya.
Pada T=0 K, fungsi distribusi Fermi-Dirac menjadi fungsi step: f(ε)=1 untuk ε<εF dan f(ε)=0 untuk ε>εF, sehingga semua tingkat energi terisi hingga energi Fermi.
48.

Distribusi Bose-Einstein untuk boson memiliki sifat…

  • A. Jumlah partikel per tingkat energi dapat lebih dari satu tanpa batas
  • B. Maksimal satu partikel per tingkat energi
  • C. Partikel hanya menempati tingkat energi genap
  • D. Distribusi sama dengan distribusi Maxwell-Boltzmann
Jawaban: A. Jumlah partikel per tingkat energi dapat lebih dari satu tanpa batas.
Boson tidak mematuhi prinsip larangan Pauli, sehingga jumlah partikel per tingkat energi dapat tak terbatas. Distribusi Bose-Einstein f(ε)=1/[exp(α+βε)-1].
49.

Aplikasi statistik untuk gas elektron dalam logam menggunakan distribusi…

  • A. Maxwell-Boltzmann
  • B. Bose-Einstein
  • C. Fermi-Dirac
  • D. Distribusi kanonik
Jawaban: C. Fermi-Dirac.
Elektron adalah fermion (spin 1/2), sehingga dalam logam, elektron mengikuti statistik Fermi-Dirac. Ini menjelaskan fenomena seperti kapasitas kalor elektronik dan konduktivitas.
50.

Dalam aplikasi statistik kuantum untuk foton (radiasi benda hitam), distribusi yang digunakan adalah…

  • A. Distribusi Fermi-Dirac dengan α = 0
  • B. Distribusi Bose-Einstein dengan α = 0
  • C. Distribusi Maxwell-Boltzmann
  • D. Distribusi kanonik klasik
Jawaban: B. Distribusi Bose-Einstein dengan α = 0.
Foton adalah boson dengan potensial kimia nol (μ=0, sehingga α=0). Distribusi Bose-Einstein dengan α=0 menghasilkan distribusi Planck untuk radiasi benda hitam, f(ε)=1/[exp(βε)-1].

Soal UAS UT ini merangkum konsep esensial distribusi energi dan fluktuasi sistem. Memahami soal-soal ini melatih Anda menerapkan teori pada fenomena nyata. Manfaatkan format ujian UT seperti UTM dan UO untuk simulasi kondisi tes yang sesungguhnya.

Latihan soal untuk SPFI4301 Fisika Statistik menjadi bekal penting menghadapi ujian. Kuasai setiap tipe soal dengan cermat agar nilai optimal tercapai. Semoga materi ini membantu Anda meraih prestasi terbaik di SPFI4301 Fisika Statistik.

Bagikan

error: Content is protected !!