💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

Soal UAS UT STAG4328 Panduan Praktik Agripreneurship dan Kunci Jawaban

Soal UT STAG4328 Panduan Praktik Agripreneurship
Soal UT STAG4328 Panduan Praktik Agripreneurship

Buka modul pertama, udah disuruh punya pola pikir agripreneur, tapi masih mikir jadi petani itu gampang. STAG4328 Panduan Praktik Agripreneurship memang langsung mengubah cara pandang kita dari awal, terutama di Modul 01 tentang pola pikir. Modul 02 soal design thinking juga bikin sadar bahwa agribisnis butuh solusi kreatif. Contoh soal UT di sini sengaja kami susun untuk menjembatani teori dan praktik di lapangan.

Kamu mungkin bakal nemu soal yang ngetes pemahaman soal value map di Modul 05 atau cara bikin target keuangan di Modul 07. Dua topik itu sering bikin mahasiswa UT keliru karena terlalu teknis. Coba langsung kerjakan bank soal UT Agribisnis itu untuk menguji diri. Soal ujian UT di halaman ini juga mencakup teori perubahan dari Modul 08.

Setiap soal yang kami sediakan di bawah ini sudah lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan terperinci. Jadi kalau jawabanmu berbeda, kamu bisa langsung cek alasannya di pembahasan. Cara ini lebih efektif daripada sekadar membaca ulang modul dari awal.

Soal UT STAG4328 Panduan Praktik Agripreneurship

1.

Karakteristik utama seorang agripreneur yang membedakannya dari pengusaha biasa adalah kemampuannya untuk…

  • A. mengelola risiko bisnis dengan baik
  • B. mengintegrasikan inovasi dengan nilai-nilai kelestarian lingkungan dan sosial dalam usaha pertanian
  • C. memperoleh modal usaha yang besar dari investor
  • D. menguasai teknik budidaya pertanian modern
Jawaban: B
Sikap agripreneur tidak hanya berorientasi profit, tetapi juga menggabungkan inovasi dengan dampak lingkungan dan sosial yang positif.
2.

Menurut konsep agripreneurship, pola pikir yang paling tepat untuk memulai usaha di sektor agribisnis adalah…

  • A. fokus pada skala besar dan produksi massal sejak awal
  • B. berani mengambil risiko, kreatif, dan mampu melihat peluang dari permasalahan di sektor pertanian
  • C. pasrah terhadap kondisi alam dan pasar yang ada
  • D. menunggu bantuan pemerintah atau investor sebelum memulai usaha
Jawaban: B
Pola pikir agripreneurship menuntut keberanian mengambil risiko, kreativitas, dan kepekaan terhadap peluang yang muncul dari tantangan di sektor agribisnis.
3.

Dalam design thinking, tahapan pertama yang harus dilakukan untuk memahami kebutuhan pengguna adalah…

  • A. bereksperimen dengan berbagai solusi
  • B. mendefinisikan masalah secara jelas
  • C. melakukan riset dan observasi mendalam terhadap pengguna
  • D. membuat prototipe produk
Jawaban: C
Tahap awal design thinking adalah empathize, yaitu memahami pengguna melalui riset dan observasi agar solusi yang dikembangkan tepat sasaran.
4.

Salah satu model design thinking yang menekankan pada proses iteratif dan pengulangan untuk menyempurnakan ide adalah model…

  • A. Paralel tanpa Umpan Balik
  • B. Struktur Kaku (Rigid Structure)
  • C. Linear Satu Arah
  • D. Gambar 8 (Eight Diamond)
Jawaban: D
Model Gambar 8 dalam design thinking menekankan siklus berulang untuk menemukan solusi terbaik melalui tahapan yang tidak kaku dan fleksibel.
5.

Hasil akhir dari praktik unit 1 dalam design thinking adalah…

  • A. sebuah model bisnis yang siap diimplementasikan
  • B. laporan analisis keuangan usaha
  • C. produk jadi yang siap dijual ke pasar
  • D. ide bisnis yang telah diuji dan divisualisasikan
Jawaban: D
Praktik unit 1 bertujuan menghasilkan ide bisnis berbasis design thinking yang telah melalui proses validasi dan visualisasi sebagai landasan pengembangan selanjutnya.
6.

Dalam model bisnis, elemen yang menjelaskan bagaimana perusahaan menghasilkan pendapatan disebut…

  • A. proposisi nilai (value proposition)
  • B. segmen pelanggan (customer segments)
  • C. arus pendapatan (revenue streams)
  • D. sumber daya utama (key resources)
Jawaban: C
Arus pendapatan (revenue streams) menggambarkan cara perusahaan memperoleh uang dari setiap segmen pelanggan yang dilayani.
7.

Implementasi model bisnis pada sektor agribisnis memerlukan penyesuaian khusus karena…

  • A. sektor agribisnis tidak membutuhkan model bisnis yang rumit
  • B. bisnis pertanian hanya bergantung pada satu jenis produk
  • C. model bisnis tidak dapat diterapkan pada usaha kecil di pedesaan
  • D. karakteristik pertanian sangat dipengaruhi oleh faktor alam, musim, dan rantai pasok yang unik
Jawaban: D
Sektor agribisnis memiliki karakteristik seperti ketergantungan pada alam, musim panen, dan rantai pasok yang kompleks sehingga model bisnis harus disesuaikan.
8.

Perbedaan utama antara model bisnis sosial dan model bisnis konvensional terletak pada…

  • A. jenis produk yang dijual kepada konsumen
  • B. besarnya modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha
  • C. tujuan akhir bisnis, di mana bisnis sosial mengutamakan dampak sosial di samping keuntungan
  • D. jumlah tenaga kerja yang dipekerjakan dalam organisasi
Jawaban: C
Bisnis sosial menggabungkan misi sosial dengan kegiatan komersial, sehingga keuntungan bukan satu-satunya tujuan, melainkan juga dampak sosial yang positif.
9.

Dalam implementasi model bisnis sosial di sektor agribisnis, contoh kegiatan yang mencerminkan dampak sosial adalah…

  • A. menjual produk dengan harga paling murah di pasaran
  • B. memberdayakan petani kecil melalui pelatihan dan akses pasar yang adil
  • C. membangun pabrik pengolahan hasil pertanian skala besar
  • D. mengekspor semua produk ke luar negeri
Jawaban: B
Pemberdayaan petani kecil melalui pelatihan dan akses pasar yang adil merupakan wujud konkret dampak sosial dalam model bisnis sosial di agribisnis.
10.

Dalam praktik unit 2, pengembangan model bisnis dilakukan dengan tujuan untuk…

  • A. merumuskan dan memvalidasi bagaimana organisasi menciptakan, memberikan, dan menangkap nilai
  • B. merancang strategi pemasaran produk
  • C. menyusun laporan keuangan akhir tahun
  • D. membangun jaringan distribusi fisik produk pertanian
Jawaban: A
Praktik unit 2 fokus pada perumusan dan validasi model bisnis yang jelas, mencakup cara organisasi menciptakan, memberikan, dan menangkap nilai dari produknya.
11.

Komponen utama dalam customer profile yang menggambarkan kesulitan atau masalah yang dihadapi pelanggan adalah…

  • A. kendala (pains)
  • B. tugas (jobs)
  • C. manfaat (gains)
  • D. keinginan (desires)
Jawaban: A
Dalam customer profile, pains menggambarkan masalah, risiko, atau hambatan yang dialami pelanggan dan ingin diatasi oleh produk atau layanan.
12.

Fungsi dari value map dalam pengembangan produk adalah untuk…

  • A. menggambarkan proses produksi barang secara rinci
  • B. memetakan bagaimana produk dapat memberikan manfaat dan mengatasi masalah pelanggan
  • C. menentukan harga jual akhir produk di pasaran
  • D. menganalisis kinerja keuangan perusahaan
Jawaban: B
Value map berfungsi untuk memvisualisasikan bagaimana produk menciptakan nilai dengan memberikan manfaat (gain creators) dan mengatasi masalah pelanggan (pain relievers).
13.

Salah satu aspek kunci dalam team building untuk bisnis pertanian adalah…

  • A. membangun kepercayaan dan kolaborasi antar anggota yang memiliki keahlian beragam
  • B. menghindari konflik dalam tim
  • C. memastikan semua anggota tim memiliki latar belakang yang sama
  • D. memilih anggota tim berdasarkan senioritas usia
Jawaban: A
Team building yang efektif menekankan pada pembentukan kepercayaan (trust) dan kolaborasi di antara anggota dengan latar belakang dan keahlian yang beragam untuk mencapai tujuan bersama.
14.

Kepemimpinan agile dalam tim pertanian menuntut seorang leader untuk…

  • A. bersikap adaptif, responsif terhadap perubahan, dan memberdayakan anggota tim
  • B. membuat aturan yang kaku dan tidak dapat diubah
  • C. menjalankan semua tugas sendiri tanpa delegasi
  • D. fokus hanya pada hasil jangka pendek
Jawaban: A
Pemimpin agile harus adaptif, responsif terhadap perubahan, dan mampu memberdayakan tim untuk mengambil keputusan cepat dalam lingkungan yang dinamis.
15.

Metode penetapan harga yang didasarkan pada perhitungan seluruh biaya produksi ditambah dengan margin keuntungan yang diinginkan disebut…

  • A. harga berdasarkan permintaan pasar (demand-based pricing)
  • B. harga premium (premium pricing)
  • C. harga berdasarkan biaya plus (cost-plus pricing)
  • D. harga penetrasi (penetration pricing)
Jawaban: C
Cost-plus pricing adalah metode yang menghitung total biaya produksi per unit kemudian menambahkan persentase margin keuntungan untuk menentukan harga jual.
16.

Sumber pendanaan eksternal yang paling sesuai untuk usaha agribisnis rintisan yang tidak memiliki agunan besar adalah…

  • A. pinjaman bank komersial
  • B. penerbitan obligasi perusahaan
  • C. tabungan pribadi pemilik
  • D. modal ventura atau investor malaikat
Jawaban: D
Modal ventura dan investor malaikat lebih fleksibel untuk rintisan karena fokus pada potensi pertumbuhan, bukan pada agunan fisik yang besar seperti yang disyaratkan bank.
17.

Inti dari teori perubahan dalam pengembangan organisasi yang berdampak adalah…

  • A. menjelaskan hubungan sebab-akibat antara aktivitas organisasi dengan dampak sosial yang ingin dicapai
  • B. merumuskan visi dan misi organisasi secara abstrak
  • C. menyusun laporan keuangan tahunan yang transparan
  • D. membangun jaringan pemasaran yang luas
Jawaban: A
Teori perubahan memberikan peta logis yang menghubungkan aktivitas organisasi dengan hasil dan dampak yang diharapkan, sehingga setiap langkah dapat diukur dan dievaluasi.
18.

Sikap mental yang paling utama harus dimiliki oleh seorang agripreneur agar usaha pertaniannya dapat bertahan dan berkembang adalah…

  • A. Pesimistis dan hati-hati berlebihan
  • B. Pola pikir bertumbuh (growth mindset)
  • C. Bergantung pada bantuan pemerintah
  • D. Meniru persis cara petani tradisional
Jawaban: B
Growth mindset mendorong agripreneur untuk terus belajar, beradaptasi, dan melihat kegagalan sebagai peluang perbaikan, sehingga usaha pertanian mampu bertahan dan berkembang.
19.

Konsep agripreneurship berbeda dengan kewirausahaan umum karena secara spesifik berfokus pada…

  • A. Perdagangan produk impor skala besar
  • B. Manajemen sumber daya alam hayati dan rantai nilai pertanian
  • C. Pengembangan aplikasi digital semata
  • D. Jasa konsultasi perkotaan
Jawaban: B
Agripreneurship menekankan pengelolaan sumber daya hayati, proses produksi pertanian, dan rantai nilai dari hulu ke hilir secara berkelanjutan.
20.

Langkah pertama dalam pola pikir design thinking pada sektor agribisnis adalah…

  • A. Berempati (empathize) terhadap pengguna
  • B. Menentukan harga jual
  • C. Segera membuat prototipe produk
  • D. Menyusun studi kelayakan
Jawaban: A
Design thinking diawali dengan empati untuk memahami kebutuhan, keinginan, dan masalah pengguna secara mendalam sebelum mencari solusi.
21.

Model design thinking yang terdiri dari lima tahap: Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test dikenal sebagai model…

  • A. Business Model Canvas
  • B. Stanford d.school
  • C. Lean Startup
  • D. Double Diamond
Jawaban: B
Model Stanford d.school memperkenalkan lima tahap tersebut sebagai kerangka kerja design thinking yang paling umum digunakan.
22.

Dalam proses design thinking, pembuatan purwarupa sederhana (prototype) bertujuan untuk…

  • A. Menguji solusi secara cepat dan mendapatkan umpan balik
  • B. Menggantikan produk akhir secara permanen
  • C. Menentukan harga pokok produksi
  • D. Membuat laporan pemasaran
Jawaban: A
Prototype dibuat untuk mewujudkan ide menjadi bentuk nyata sehingga dapat diuji pengguna dan diperbaiki berdasarkan umpan balik.
23.

Komponen utama dalam Business Model Canvas yang menjelaskan segmen pelanggan yang ingin dilayani adalah…

  • A. Key Activities
  • B. Revenue Streams
  • C. Customer Segments
  • D. Cost Structure
Jawaban: C
Customer Segments mendefinisikan kelompok pelanggan berbeda yang menjadi target nilai produk atau jasa perusahaan.
24.

Penerapan model bisnis pada sektor agribisnis yang menghubungkan petani langsung dengan konsumen melalui platform digital dikenal sebagai strategi…

  • A. E-commerce pertanian
  • B. Franchising
  • C. Integrasi vertikal
  • D. Kemitraan inti-plasma
Jawaban: A
E-commerce pertanian memotong rantai distribusi panjang sehingga petani mendapat margin lebih baik dan konsumen mendapat harga lebih kompetitif.
25.

Tujuan utama model bisnis sosial adalah…

  • A. Memaksimalkan keuntungan pemegang saham
  • B. Menciptakan dampak sosial sekaligus keberlanjutan finansial
  • C. Menguasai pasar sebesar-besarnya
  • D. Menghindari pajak
Jawaban: B
Bisnis sosial berfokus pada penyelesaian masalah sosial atau lingkungan, namun tetap dirancang agar mampu mandiri secara finansial tanpa bergantung pada donasi.
26.

Implementasi model bisnis sosial di sektor agribisnis dapat dilakukan melalui program…

  • A. Ekspor produk mewah
  • B. Penimbunan hasil panen
  • C. Pertanian kontrak yang memberdayakan petani kecil
  • D. Monopoli benih
Jawaban: C
Pertanian kontrak yang adil memberdayakan petani kecil dengan akses pasar, pelatihan, dan harga yang layak, menciptakan dampak sosial positif.
27.

Dalam pengembangan produk agribisnis, profil pelanggan (customer profile) disusun untuk memahami…

  • A. Struktur biaya produksi
  • B. Pesaing utama di pasar
  • C. Kebijakan pemerintah
  • D. Pekerjaan, kesulitan, dan keuntungan yang dicari pelanggan
Jawaban: D
Customer profile menggambarkan jobs, pains, dan gains pelanggan sebagai dasar untuk menciptakan proposisi nilai yang tepat.
28.

Peta nilai (value map) membantu agripreneur untuk…

  • A. Menentukan lokasi usaha
  • B. Membuat laporan keuangan
  • C. Menyelaraskan produk dengan kebutuhan pelanggan melalui pain relievers dan gain creators
  • D. Memilih supplier termurah
Jawaban: C
Value map merinci bagaimana produk dapat mengurangi kesulitan (pain relievers) dan menciptakan keuntungan (gain creators) bagi pelanggan.
29.

Dalam membangun tim pertanian, prinsip team building yang paling mendasar adalah…

  • A. Setiap anggota memiliki tugas yang sama
  • B. Anggota tim bekerja secara terpisah
  • C. Pemimpin menentukan semua keputusan
  • D. Adanya tujuan bersama, saling percaya, dan komunikasi efektif
Jawaban: D
Team building yang kuat dibangun di atas visi bersama, kepercayaan antarang gota, dan komunikasi terbuka untuk mencapai tujuan bisnis.
30.

Karakteristik utama dari agile team dalam bisnis pertanian adalah…

  • A. Strukturnya kaku dan hierarkis
  • B. Perencanaan setahun sekali tanpa perubahan
  • C. Mampu beradaptasi cepat terhadap perubahan pasar dan umpan balik
  • D. Menunggu instruksi dari atasan
Jawaban: C
Agile team bersifat fleksibel, responsif, dan mampu melakukan iterasi cepat berdasarkan perubahan kondisi atau masukan pelanggan.
31.

Metode penetapan harga yang didasarkan pada persepsi nilai pelanggan disebut…

  • A. Cost-plus pricing
  • B. Markup pricing
  • C. Competitor-based pricing
  • D. Value-based pricing
Jawaban: D
Value-based pricing menetapkan harga berdasarkan seberapa besar nilai yang dirasakan pelanggan terhadap produk, bukan semata pada biaya produksi.
32.

Sumber pendanaan usaha agribisnis yang berasal dari investor yang menyuntikkan dana dengan imbalan kepemilikan saham disebut…

  • A. Venture capital
  • B. Pinjaman bank
  • C. Equity crowdfunding
  • D. Hibah
Jawaban: A
Venture capital adalah investasi dari perusahaan modal ventura ke startup dengan potensi tumbuh tinggi, sebagai imbalan kepemilikan saham.
33.

Teori perubahan (theory of change) dalam pengembangan organisasi berfungsi untuk…

  • A. Memetakan hubungan antara aktivitas, hasil, dan dampak jangka panjang
  • B. Membuat neraca keuangan
  • C. Menghitung laba rugi
  • D. Mendaftarkan merek dagang
Jawaban: A
Theory of change menjelaskan bagaimana serangkaian kegiatan akan menghasilkan output, outcome, dan dampak yang diinginkan secara logis.
34.

Dalam ekosistem bisnis pertanian masa depan, peran design thinking adalah untuk…

  • A. Menggantikan teknologi terbaru
  • B. Menjamin harga panen stabil
  • C. Menghapus peran petani kecil
  • D. Mendesain solusi inovatif yang berpusat pada manusia di tengah kompleksitas rantai nilai
Jawaban: D
Design thinking membantu menciptakan inovasi yang relevan dengan kebutuhan manusia dan adaptif terhadap dinamika ekosistem agribisnis masa depan.
35.

Sikap mental yang paling mendasar bagi seorang wirausaha di bidang pertanian adalah…

  • A. Fokus pada keuntungan semata
  • B. Mengikuti tren pasar tanpa analisis
  • C. Berpikir kreatif, inovatif, dan berani mengambil risiko
  • D. Menunggu bantuan dari pemerintah
Jawaban: C
Pola pikir dan karakter kewirausahaan menekankan kreativitas, inovasi, dan keberanian mengambil risiko sebagai fondasi utama.
36.

Agripreneurship berbeda dengan kewirausahaan umum karena secara spesifik berfokus pada…

  • A. Bidang jasa dan perdagangan
  • B. Sektor agribisnis dari hulu ke hilir
  • C. Industri manufaktur skala besar
  • D. Usaha berbasis teknologi digital
Jawaban: B
Agripreneurship adalah kewirausahaan yang diterapkan pada sektor agribisnis, mencakup rantai nilai dari produksi hingga pemasaran.
37.

Dalam design thinking, langkah pertama yang harus dilakukan untuk memahami masalah pengguna adalah…

  • A. Membuat prototipe
  • B. Melakukan empati
  • C. Mendefinisikan masalah
  • D. Menguji solusi
Jawaban: B
Tahapan design thinking diawali dengan empathy untuk memahami kebutuhan dan masalah pengguna secara mendalam.
38.

Model design thinking yang terdiri dari lima tahap: Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test adalah model dari…

  • A. Google Design Sprint
  • B. IDEO
  • C. Design Council
  • D. Stanford d.school
Jawaban: D
Model lima tahap ini dikembangkan oleh Stanford d.school dan banyak digunakan dalam proses inovasi.
39.

Tujuan akhir dari proses design thinking dalam pengembangan ide bisnis agribisnis adalah…

  • A. Menciptakan solusi yang berpusat pada manusia dan layak secara bisnis
  • B. Menghasilkan produk dengan biaya termurah
  • C. Mengalahkan semua kompetitor
  • D. Memperoleh dana investasi sebesar-besarnya
Jawaban: A
Design thinking bertujuan menciptakan solusi inovatif yang sesuai kebutuhan pengguna dan berkelanjutan secara bisnis.
40.

Elemen utama dalam model bisnis yang menjelaskan bagaimana perusahaan menghasilkan pendapatan adalah…

  • A. Arus pendapatan
  • B. Sumber daya utama
  • C. Struktur biaya
  • D. Proposisi nilai
Jawaban: A
Arus pendapatan atau revenue streams menggambarkan cara perusahaan memperoleh uang dari setiap segmen pelanggan.
41.

Dalam implementasi model bisnis pada sektor agribisnis, proposisi nilai harus…

  • A. Sama untuk semua pelanggan
  • B. Fokus hanya pada harga murah
  • C. Menjawab kebutuhan spesifik petani atau konsumen akhir
  • D. Tidak perlu mempertimbangkan musim panen
Jawaban: C
Proposisi nilai yang tepat harus relevan dengan masalah dan kebutuhan spesifik pelanggan di sektor agribisnis.
42.

Ciri utama dari model bisnis sosial adalah…

  • A. Tujuan utama memaksimalkan laba pemegang saham
  • B. Berfokus pada penjualan produk mewah
  • C. Mengutamakan dampak sosial di samping keberlanjutan finansial
  • D. Tidak memerlukan pendanaan
Jawaban: C
Bisnis sosial mengutamakan pencapaian misi sosial sambil tetap menjaga kelangsungan finansial organisasi.
43.

Salah satu contoh implementasi model bisnis sosial pada sektor agribisnis adalah…

  • A. Perusahaan pupuk kimia besar
  • B. Koperasi petani yang membagikan keuntungan untuk pendidikan anak petani
  • C. Toko ritel modern di kota
  • D. Petani yang menjual hasil panen ke tengkulak
Jawaban: B
Koperasi petani dengan misi sosial seperti pendidikan anak petani merupakan contoh nyata bisnis sosial di agribisnis.
44.

Dalam pengembangan produk agribisnis, customer profile digunakan untuk…

  • A. Menentukan harga jual tertinggi
  • B. Membuat kemasan yang paling mahal
  • C. Memahami siapa pelanggan, kebutuhan, dan masalah mereka
  • D. Memilih saluran distribusi tunggal
Jawaban: C
Customer profile membantu mengidentifikasi karakteristik, kebutuhan, dan pain points pelanggan secara mendetail.
45.

Value map dalam konteks produk agribisnis berfungsi untuk…

  • A. Memetakan bagaimana produk dapat mengatasi masalah pelanggan
  • B. Menunjukkan lokasi geografis pasar
  • C. Menghitung jumlah pesaing
  • D. Merencanakan promosi di media sosial
Jawaban: A
Value map menggambarkan bagaimana produk atau layanan memberikan solusi untuk customer pains dan gains.
46.

Aspek terpenting dalam membangun tim pada bisnis pertanian adalah…

  • A. Setiap anggota memiliki kemampuan yang sama
  • B. Kepemimpinan yang kaku dan otoriter
  • C. Jumlah anggota tim sebanyak mungkin
  • D. Kerja sama dan pembagian peran yang jelas sesuai kompetensi
Jawaban: D
Team building yang efektif memerlukan kolaborasi dan peran yang jelas agar setiap anggota dapat berkontribusi optimal.
47.

Salah satu fungsi penetapan target dalam merancang keuangan organisasi adalah…

  • A. Membatasi pengeluaran sebanyak mungkin
  • B. Menjadi tolok ukur pencapaian kinerja usaha
  • C. Menghindari pembukuan
  • D. Menentukan gaji pemilik secara sepihak
Jawaban: B
Penetapan target membantu mengukur apakah usaha berjalan sesuai rencana dan menjadi dasar evaluasi kinerja.
48.

Teori perubahan dalam pengembangan organisasi yang berdampak digunakan untuk…

  • A. Memetakan langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapai dampak sosial yang diinginkan
  • B. Menjelaskan bagaimana suatu organisasi berubah menjadi perusahaan publik
  • C. Menganalisis harga saham
  • D. Mengganti seluruh struktur organisasi secara mendadak
Jawaban: A
Teori perubahan membantu organisasi merencanakan dan mengukur dampak sosial secara sistematis.
49.

Dalam pengembangan ekosistem bisnis masa depan, kolaborasi antar pemangku kepentingan bersifat…

  • A. Opsional dan tidak terlalu penting
  • B. Hanya dengan pesaing
  • C. Cukup dilakukan satu kali
  • D. Penting untuk menciptakan sinergi dan inovasi berkelanjutan
Jawaban: D
Ekosistem bisnis yang kuat membutuhkan kolaborasi berkelanjutan untuk mendorong inovasi dan pertumbuhan bersama.
50.

Tahapan awal dalam model bisnis masa depan yang berbasis design thinking adalah…

  • A. Membangun pabrik besar
  • B. Menggandakan modal dari investor
  • C. Menjual produk sebanyak mungkin
  • D. Memvalidasi asumsi melalui eksperimen kecil
Jawaban: D
Pendekatan design thinking menekankan validasi asumsi sejak dini melalui eksperimen untuk mengurangi risiko kegagalan.

Modul 01 sampai 04 sering bikin mahasiswa UT keliru soal beda agripreneurship biasa dengan bisnis sosial. Apalagi pas harus bikin model bisnis sosial di Modul 4, banyak yang masih nyampurin profit terus. Padahal pola pikirnya beda dari awal. Coba cek lagi pemahaman kamu di modul itu sebelum UAS.

Bagian design thinking dan model bisnis memang jadi andalan di STAG4328 Panduan Praktik Agripreneurship, apalagi kalau keluar sebagai soal uraian di UTM. Soal UAS UT biasanya minta kamu ngaitin produk agribisnis dengan profil pelanggan, jadi latihan peta nilai di Modul 5 itu krusial. Ada banyak soal UAS Universitas Terbuka lain di sini kalau kamu mau bandingin pola soal. Kalau udah paham value map dan customer profile, sisanya tinggal hitung-hitungan biaya.

Bagikan

error: Content is protected !!