Aplikasi Gratis

Soalut.com

v1.3.0

Install sekali, akses kapan saja tanpa browser

Ribuan soal & modul lengkap di aplikasi

GET IT ON Google Play

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir! 💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung
Rp
Rp
Rp
Rp
Selalu Gratis
Ribuan soal UT gratis,
karena kamu peduli
Ikut Dukung Sekarang

Soal UAS UT STAG4328 Panduan Praktik Agripreneurship dan Kunci Jawaban

Aplikasi Gratis

Soalut.com
★★★★★ 5.0
Gratis
GET IT ON Google Play
Soal UT STAG4328 Panduan Praktik Agripreneurship
Soal UT STAG4328 Panduan Praktik Agripreneurship

Pulang kerja langsung buka modul, malah bingung antara design thinking di Modul 2 sama model bisnis sosial di Modul 4. Dua topik ini sering muncul berdampingan dan bikin pusing. Untung ada kumpulan soal Universitas Terbuka di halaman ini. Halaman ini khusus untuk STAG4328 Panduan Praktik Agripreneurship, jadi saya usahakan bahasnya praktis.

Modul 1 tentang pola pikir agripreneurship dan Modul 5 soal profil pelanggan jadi fondasi penting sebelum UAS. Kalau dua itu paham, urusan penetapan harga di Modul 7 jadi lebih terbayang. Coba kerjakan soal UT Statistika dulu buat bedah tiap KB. kumpulan soal UAS UT di bawah langsung mencontek materi yang sering bikin ragu.

Soal Ujian UT di bawah ini mencakup teori perubahan di Modul 8 dan tim pertanian di Modul 6. Setiap soal dilengkapi kunci jawaban dan pembahasan, jadi kamu bisa belajar sambil koreksi kesalahan sendiri. Langsung kerjakan, jangan dilewatkan dulu.

Soal UT STAG4328 Panduan Praktik Agripreneurship

1.

Salah satu ciri pola pikir kewirausahaan adalah kemampuan untuk melihat peluang di tengah keterbatasan. Pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan pola pikir tersebut adalah…

  • A. Mengandalkan bantuan pemerintah untuk memulai usaha
  • B. Menunggu kondisi ideal sebelum memulai bisnis
  • C. Meniru persis model bisnis orang lain
  • D. Memanfaatkan sumber daya yang ada untuk menciptakan nilai baru
Jawaban: D
Pola pikir kewirausahaan menekankan pada kreativitas dan inovasi dalam memanfaatkan sumber daya terbatas untuk menciptakan peluang, bukan menunggu atau meniru.
2.

Seorang wirausahawan agribisnis yang sukses biasanya memiliki karakteristik seperti berani mengambil risiko, ulet, dan optimis. Karakteristik ini termasuk dalam…

  • A. Kemampuan akuntansi
  • B. Keterampilan teknis agribisnis
  • C. Pengetahuan tentang pasar
  • D. Pola pikir kewirausahaan
Jawaban: D
Karakteristik seperti berani mengambil risiko, ulet, dan optimis adalah bagian dari pola pikir kewirausahaan yang menjadi landasan kesuksesan.
3.

Dalam konteks kewirausahaan, sikap 'tidak mudah menyerah' saat menghadapi kegagalan merupakan cerminan dari karakter…

  • A. Pantang menyerah
  • B. Kreatif
  • C. Berorientasi pada profit
  • D. Terbuka terhadap kritik
Jawaban: A
Karakter pantang menyerah membuat wirausahawan terus mencoba meski gagal, sebuah sifat penting dalam kewirausahaan.
4.

Salah satu pola pikir yang membedakan wirausahawan dengan pekerja biasa adalah kemampuan untuk…

  • A. Mematuhi perintah atasan
  • B. Menghindari risiko sepenuhnya
  • C. Bekerja sesuai jam kantor
  • D. Mengidentifikasi dan memanfaatkan peluang
Jawaban: D
Wirausahawan proaktif mencari peluang, berbeda dengan pekerja biasa yang lebih pasif menunggu perintah.
5.

Pola pikir wirausahawan sering disebut sebagai 'growth mindset', yaitu keyakinan bahwa…

  • A. Kemampuan seseorang bersifat tetap
  • B. Kesuksesan hanya ditentukan oleh bakat
  • C. Kemampuan dapat dikembangkan melalui usaha dan pembelajaran
  • D. Kegagalan adalah akhir dari segalanya
Jawaban: C
Growth mindset meyakini bahwa kemampuan bisa terus berkembang dengan belajar dan kerja keras, bukan sesuatu yang statis.
6.

Agripreneurship merupakan perpaduan antara kewirausahaan dan sektor pertanian. Definisi yang paling tepat untuk agripreneurship adalah…

  • A. Kegiatan berdagang hasil pertanian secara tradisional
  • B. Pemasaran produk pertanian ke luar negeri
  • C. Budidaya tanaman pangan dengan teknologi modern
  • D. Penerapan prinsip kewirausahaan dalam bisnis pertanian untuk menciptakan nilai tambah
Jawaban: D
Agripreneurship menggabungkan jiwa wirausaha dengan inovasi di bidang pertanian untuk menghasilkan nilai tambah.
7.

Contoh konkret dari agripreneurship adalah…

  • A. Pengusaha mengolah buah menjadi produk olahan inovatif dan memasarkannya secara digital
  • B. Petani menanam padi dengan cara tradisional
  • C. Nelayan menangkap ikan di laut
  • D. Buruh tani bekerja di ladang orang lain
Jawaban: A
Mengolah buah menjadi produk inovatif dan pemasaran digital menunjukkan penerapan kewirausahaan di sektor pertanian.
8.

Salah satu peran agripreneurship dalam pembangunan adalah…

  • A. Meningkatkan ketergantungan pada impor pangan
  • B. Mempertahankan metode pertanian kuno
  • C. Menciptakan lapangan kerja baru di sektor pertanian
  • D. Mengurangi variasi produk pertanian
Jawaban: C
Agripreneurship mendorong inovasi dan perluasan usaha, sehingga menciptakan lapangan kerja di sektor pertanian.
9.

Karakteristik utama agripreneur yang membedakannya dari petani biasa adalah…

  • A. Memiliki kemampuan manajemen dan pemasaran selain budidaya
  • B. Hanya fokus pada produksi tanaman
  • C. Bergantung penuh pada subsidi pemerintah
  • D. Tidak mau menggunakan teknologi
Jawaban: A
Agripreneur tidak hanya memproduksi, tetapi juga mengelola dan memasarkan produk secara strategis.
10.

Faktor eksternal yang mempengaruhi agripreneurship antara lain adalah…

  • A. Kebijakan pemerintah di bidang pertanian
  • B. Kreativitas individu
  • C. Semangat pantang menyerah
  • D. Kemampuan manajerial
Jawaban: A
Kebijakan pemerintah merupakan faktor eksternal, sementara pilihan lainnya adalah faktor internal.
11.

Dalam pola pikir design thinking, langkah pertama yang harus dilakukan adalah…

  • A. Langsung membuat prototipe produk
  • B. Memahami kebutuhan dan masalah pengguna
  • C. Menentukan solusi terbaik
  • D. Menguji produk ke pasar
Jawaban: B
Design thinking dimulai dengan emphatize, yaitu memahami pengguna dan masalah mereka sebelum mencari solusi.
12.

Empati dalam design thinking berarti…

  • A. Membuat keputusan berdasarkan data statistik
  • B. Mengevaluasi kelemahan produk pesaing
  • C. Memahami perasaan, kebutuhan, dan perspektif pengguna
  • D. Mengoptimalkan biaya produksi
Jawaban: C
Empati adalah inti design thinking untuk menggali kebutuhan pengguna secara mendalam.
13.

Tahap 'ideate' dalam design thinking bertujuan untuk…

  • A. Menguji prototipe
  • B. Menghasilkan sebanyak mungkin ide solusi
  • C. Menentukan masalah utama
  • D. Membuat produk jadi
Jawaban: B
Ideate adalah sesi brainstorming untuk menghasilkan berbagai ide kreatif tanpa batasan.
14.

Dalam konteks agribisnis, penerapan design thinking membantu petani untuk…

  • A. Mengembangkan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen
  • B. Meniru produk petani lain
  • C. Menekan biaya produksi seminimal mungkin
  • D. Mengabaikan masukan pelanggan
Jawaban: A
Design thinking berorientasi pada pengguna, sehingga membantu petani menciptakan produk yang diinginkan pasar.
15.

Sikap yang diperlukan dalam pola pikir design thinking adalah…

  • A. Takut gagal
  • B. Terbuka terhadap umpan balik dan iterasi
  • C. Kaku terhadap perubahan
  • D. Menolak pendapat orang lain
Jawaban: B
Design thinking menekankan eksperimen dan perbaikan berkelanjutan berdasarkan umpan balik.
16.

Salah satu model design thinking yang terkenal adalah model dari Stanford d.school yang terdiri dari lima tahap. Tahap terakhir dalam model tersebut adalah…

  • A. Define
  • B. Prototype
  • C. Test
  • D. Empathize
Jawaban: C
Lima tahap Stanford d.school: Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test, dengan Test sebagai tahap akhir.
17.

Dalam model design thinking, tahap 'define' dilakukan setelah 'empathize' dan berfokus pada…

  • A. Mengumpulkan data pengguna
  • B. Merumuskan pernyataan masalah yang jelas
  • C. Membuat sketsa produk
  • D. Menjual produk ke konsumen
Jawaban: B
Define adalah tahap untuk mempersempit dan mendefinisikan masalah inti berdasarkan hasil empati.
18.

Dalam model design thinking, terdapat beberapa pendekatan yang berbeda. Manakah dari berikut ini yang BUKAN merupakan model design thinking yang umum dikenal?

  • A. Model Double Diamond
  • B. Model Stanford d.school
  • C. Model Porters Five Forces
  • D. Model IDEO Human-Centered Design
Jawaban: C
Porters Five Forces adalah model analisis industri, bukan model design thinking. Double Diamond, Stanford d.school, dan IDEO HCD adalah model design thinking.
19.

Model design thinking yang menekankan proses divergen dan konvergen dalam dua fase utama adalah model…

  • A. Double Diamond
  • B. Stanford d.school
  • C. IDEO Human-Centered Design
  • D. Lean Startup
Jawaban: A
Model Double Diamond terkenal dengan fase divergen untuk memperluas pemikiran dan konvergen untuk memfokuskan solusi dalam dua siklus.
20.

Pada model design thinking Stanford d.school, langkah pertama yang dilakukan adalah…

  • A. Define
  • B. Empathize
  • C. Prototype
  • D. Test
Jawaban: B
Proses Stanford d.school dimulai dengan Empathize, diikuti Define, Ideate, Prototype, dan Test.
21.

Tahap pertama dalam proses design thinking menurut Standford d.school adalah emphatize. Tujuan utama dari tahap ini adalah…

  • A. Menentukan solusi akhir
  • B. Memahami kebutuhan dan pengalaman pengguna secara mendalam
  • C. Membuat prototipe produk
  • D. Menguji ide dengan pasar
Jawaban: B
Tahap emphatize bertujuan untuk mengumpulkan wawasan tentang pengguna, kebutuhannya, dan konteksnya melalui observasi dan wawancara.
22.

Setelah tahap emphatize, langkah selanjutnya dalam proses design thinking Stanford d.school adalah…

  • A. Ideate
  • B. Test
  • C. Prototype
  • D. Define
Jawaban: D
Urutan proses Stanford d.school adalah Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test.
23.

Pada tahap ideate dalam proses design thinking, kegiatan utama yang dilakukan adalah…

  • A. Menghasilkan sebanyak mungkin ide untuk solusi
  • B. Menentukan target pasar
  • C. Membuat diagram bisnis
  • D. Menilai kelayakan finansial
Jawaban: A
Tahap ideate berfokus pada brainstorming dan menghasilkan ide-ide kreatif tanpa batasan untuk memecahkan masalah yang telah didefinisikan.
24.

Tahap prototype dalam proses design thinking bertujuan untuk…

  • A. Menyusun rencana bisnis
  • B. Menentukan harga jual
  • C. Membuat versi awal produk yang dapat diuji
  • D. Merekrut anggota tim
Jawaban: C
Prototype adalah representasi sederhana dari solusi yang memungkinkan untuk diuji dan mendapatkan umpan balik dari pengguna.
25.

Dalam praktik unit 1 ide bisnis berbasis design thinking, langkah awal yang paling tepat adalah…

  • A. Melakukan riset mendalam tentang masalah yang dihadapi konsumen di bidang agribisnis
  • B. Membuat laporan keuangan
  • C. Menentukan nama perusahaan
  • D. Membuat prototipe produk
Jawaban: A
Praktik yang baik dimulai dengan memahami masalah nyata konsumen melalui observasi dan wawancara, sebelum menentukan ide bisnis.
26.

Setelah melakukan riset dan menemukan masalah petani sayur yang kesulitan memasarkan hasil panen, langkah selanjutnya dalam praktik unit 1 adalah…

  • A. Menghitung modal awal
  • B. Membuat kemasan produk
  • C. Mendefinisikan masalah spesifik yang akan dipecahkan
  • D. Mendaftarkan usaha ke notaris
Jawaban: C
Setelah riset, kita perlu mendefinisikan masalah secara spesifik untuk menjadi fokus dalam mencari solusi melalui ideation.
27.

Pada praktik unit 1, ketika tim sudah memiliki banyak ide solusi untuk membantu petani, kegiatan yang dilakukan adalah…

  • A. Membuat kontrak kerja sama
  • B. Memilih ide yang paling inovatif dan layak untuk diuji
  • C. Menjual produk langsung ke pasar
  • D. Menyusun laporan tahunan
Jawaban: B
Setelah ideation, kita perlu memilih ide terbaik yang dapat diuji melalui prototype dan kemudian diuji ke pengguna.
28.

Salah satu alat yang digunakan dalam praktik unit 1 untuk memvisualisasikan ide bisnis adalah…

  • A. Neraca keuangan
  • B. Laporan laba rugi
  • C. Struktur organisasi
  • D. Business Model Canvas
Jawaban: D
Business Model Canvas sering digunakan dalam design thinking untuk memetakan elemen bisnis secara sederhana dan cepat.
29.

Komponen utama dalam model bisnis yang menjelaskan proposisi nilai bagi pelanggan adalah…

  • A. Kanal distribusi
  • B. Hubungan pelanggan
  • C. Blok nilai proposisi
  • D. Sumber pendapatan
Jawaban: C
Blok nilai proposisi dalam Business Model Canvas mendefinisikan produk atau jasa yang memberikan nilai kepada pelanggan sasaran.
30.

Dalam Business Model Canvas, komponen yang menggambarkan cara perusahaan menjangkau pelanggan adalah…

  • A. Aktivitas kunci
  • B. Kemitraan utama
  • C. Sumber daya utama
  • D. Kanal
Jawaban: D
Kanal atau channels adalah komponen yang menjelaskan bagaimana perusahaan berkomunikasi dan memberikan nilai kepada pelanggan.
31.

Sumber daya utama dalam model bisnis mencakup hal-hal berikut, kecuali…

  • A. Modal finansial
  • B. Tenaga kerja
  • C. Teknologi
  • D. Hubungan pelanggan
Jawaban: D
Hubungan pelanggan adalah komponen terpisah dalam Business Model Canvas yang berbeda dari sumber daya utama. Sumber daya utama meliputi fisik, intelektual, manusia, dan finansial.
32.

Dalam konteks agribisnis, penerapan Business Model Canvas pada peternakan ayam pedaging memerlukan identifikasi yang tepat terhadap…

  • A. Persaingan harga dari peternak lain
  • B. Kanal distribusi yang efektif untuk menjangkau pedagang pasar
  • C. Kebijakan impor pakan ternak
  • D. Fluktuasi nilai tukar mata uang
Jawaban: B
Kanal distribusi penting dalam agribisnis untuk memastikan produk segar sampai ke konsumen tepat waktu. Ini adalah bagian dari implementasi model bisnis.
33.

Salah satu tantangan dalam implementasi model bisnis di sektor agribisnis adalah…

  • A. Ketergantungan pada kondisi alam dan musim
  • B. Ketersediaan tenaga kerja yang terampil di bidang digital
  • C. Kebutuhan modal yang sangat rendah
  • D. Stabilitas harga yang tinggi
Jawaban: A
Sektor agribisnis sangat dipengaruhi oleh faktor alam seperti cuaca, musim, dan hama, yang memerlukan penyesuaian dalam model bisnis.
35.

Dalam implementasi model bisnis pada sektor agribisnis, pernyataan berikut ini yang paling tepat menggambarkan proposisi nilai (value proposition) adalah…

  • A. Keunggulan produk yang memberikan manfaat unik bagi pelanggan
  • B. Cara perusahaan menjual produk ke konsumen
  • C. Struktur biaya yang dikeluarkan dalam produksi
  • D. Jalur distribusi produk dari petani ke pasar
Jawaban: A
Proposisi nilai adalah keunggulan produk yang memberikan manfaat unik bagi pelanggan, sehingga menjadi alasan pelanggan memilih produk tersebut.
36.

Pada model bisnis agribisnis, komponen 'saluran' (channels) berperan penting dalam…

  • A. Menentukan harga jual produk
  • B. Menyampaikan proposisi nilai kepada pelanggan
  • C. Menjalin kemitraan dengan pemasok
  • D. Mengelola sumber daya manusia
Jawaban: B
Saluran berfungsi untuk menyampaikan proposisi nilai dari perusahaan kepada pelanggan, baik melalui distribusi, penjualan, maupun komunikasi.
37.

Model bisnis sosial berbeda dengan model bisnis komersial karena tujuan utamanya adalah…

  • A. Memaksimalkan keuntungan pemegang saham
  • B. Memperluas jaringan distribusi global
  • C. Menguasai pangsa pasar terbesar
  • D. Menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan
Jawaban: D
Model bisnis sosial berfokus pada penciptaan dampak sosial yang berkelanjutan, bukan semata-mata pada keuntungan finansial.
38.

Dalam model bisnis sosial, sumber pendanaan yang paling sesuai dengan misi sosial adalah…

  • A. Hibah dari lembaga filantropi
  • B. Investasi dari venture capital
  • C. Pinjaman bank komersial dengan bunga tinggi
  • D. Penjualan saham di bursa efek
Jawaban: A
Hibah dari lembaga filantropi tidak memerlukan pengembalian finansial, sehingga mendukung misi sosial tanpa tekanan keuntungan.
39.

Salah satu karakteristik utama model bisnis sosial adalah adanya 'kesinambungan keuangan' yang berarti…

  • A. Pendapatan dapat menutup biaya operasional dalam jangka panjang
  • B. Perusahaan harus selalu untung besar setiap tahun
  • C. Modal berasal dari donasi tanpa batas
  • D. Keuntungan dibagikan kepada investor
Jawaban: A
Kesinambungan keuangan berarti pendapatan dari kegiatan bisnis dapat menutup biaya operasional sehingga model bisnis dapat bertahan tanpa ketergantungan pada donasi terus-menerus.
40.

Pernyataan berikut yang paling tepat mengenai pengukuran dampak dalam model bisnis sosial adalah…

  • A. Dampak diukur hanya dari jumlah produk yang terjual
  • B. Dampak diabaikan selama perusahaan tetap beroperasi
  • C. Keuntungan finansial menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan
  • D. Indikator dampak berfokus pada perubahan sosial atau lingkungan
Jawaban: D
Dalam model bisnis sosial, dampak diukur melalui indikator perubahan sosial atau lingkungan yang dihasilkan dari kegiatan bisnis.
41.

Implementasi model bisnis sosial pada sektor agribisnis dapat dilakukan melalui program…

  • A. Petani menggunakan teknologi canggih untuk meningkatkan hasil panen
  • B. Petani menjual hasil panen langsung ke pasar tradisional
  • C. Perusahaan agribisnis membuka toko ritel di perkotaan
  • D. Petani bermitra dengan perusahaan untuk mengelola limbah pertanian menjadi pupuk organik dan menjualnya dengan harga terjangkau
Jawaban: D
Program kemitraan yang mengolah limbah menjadi pupuk organik dengan harga terjangkau menciptakan nilai sosial dan lingkungan, sesuai prinsip model bisnis sosial.
42.

Dalam model bisnis sosial di agribisnis, peran 'pemangku kepentingan' (stakeholders) yang paling krusial adalah…

  • A. Petani sebagai produsen utama
  • B. Pemerintah sebagai regulator
  • C. Masyarakat lokal sebagai penerima manfaat
  • D. Investor sebagai penyedia modal
Jawaban: C
Masyarakat lokal sebagai penerima manfaat merupakan pihak yang menjadi fokus utama dari dampak sosial yang ingin diciptakan.
43.

Salah satu tantangan dalam menerapkan model bisnis sosial di sektor agribisnis adalah…

  • A. Mempertahankan misi sosial sembari mencapai keberlanjutan finansial
  • B. Ketersediaan teknologi yang murah
  • C. Permintaan pasar yang sangat tinggi
  • D. Kemudahan akses ke sumber daya alam
Jawaban: A
Tantangan utama adalah menjaga keseimbangan antara misi sosial dan kebutuhan finansial agar bisnis tetap berkelanjutan.
44.

Pada Praktik Unit 2 Pengembangan Model Bisnis, langkah pertama yang harus dilakukan dalam menyusun model bisnis adalah…

  • A. Menentukan strategi pemasaran
  • B. Mengidentifikasi masalah atau kebutuhan yang akan diselesaikan
  • C. Membuat proyeksi keuangan
  • D. Merekrut anggota tim
Jawaban: B
Langkah awal adalah mengidentifikasi masalah atau kebutuhan yang menjadi dasar pengembangan model bisnis.
45.

Dalam pengembangan model bisnis, alat (tool) yang digunakan untuk memvisualisasikan elemen-elemen bisnis secara terstruktur adalah…

  • A. PESTEL Analysis
  • B. SWOT Analysis
  • C. Business Model Canvas
  • D. Porter's Five Forces
Jawaban: C
Business Model Canvas adalah alat yang memvisualisasikan sembilan elemen model bisnis secara terstruktur.
46.

Pada sesi praktik Unit 2, mahasiswa diminta untuk menguji asumsi model bisnis dengan cara…

  • A. Membuat rencana bisnis rinci
  • B. Menghitung semua biaya produksi
  • C. Melakukan wawancara dengan calon pelanggan
  • D. Mendesain kemasan produk
Jawaban: C
Wawancara dengan calon pelanggan dilakukan untuk menguji asumsi tentang kebutuhan dan preferensi pasar.
47.

Dalam praktik pengembangan model bisnis, 'prototipe' model bisnis yang dibuat mahasiswa berfungsi untuk…

  • A. Menjadi produk akhir yang siap dijual
  • B. Menggambarkan secara sederhana bagaimana bisnis akan beroperasi dan memberikan nilai
  • C. Menentukan harga jual produk
  • D. Menggantikan rencana bisnis formal
Jawaban: B
Prototipe model bisnis adalah gambaran sederhana tentang cara bisnis beroperasi dan memberikan nilai kepada pelanggan.
48.

Konsep pengembangan produk dalam agribisnis menekankan bahwa produk harus dikembangkan berdasarkan…

  • A. Keinginan produsen untuk memaksimalkan keuntungan
  • B. Ketersediaan bahan baku termurah
  • C. Teknologi terbaru yang ada
  • D. Kebutuhan dan keinginan konsumen
Jawaban: D
Pengembangan produk berorientasi pada kebutuhan dan keinginan konsumen agar produk diterima pasar.
49.

Dalam pengembangan produk agribisnis, tahap 'pengujian konsep' (concept testing) dilakukan untuk…

  • A. Menguji kemasan produk
  • B. Menghitung biaya produksi
  • C. Mengetahui reaksi konsumen terhadap ide produk sebelum dikembangkan
  • D. Menentukan saluran distribusi
Jawaban: C
Pengujian konsep bertujuan untuk mengukur reaksi dan minat konsumen terhadap ide produk sebelum biaya pengembangan lebih lanjut dikeluarkan.
50.

Salah satu faktor keberhasilan pengembangan produk agribisnis adalah 'diferensiasi', yang berarti…

  • A. Produk memiliki harga termurah di pasar
  • B. Produk memiliki keunikan yang membedakannya dari pesaing
  • C. Produk dijual di banyak tempat
  • D. Produk diproduksi dalam jumlah besar
Jawaban: B
Diferensiasi menciptakan keunikan produk yang membuat konsumen memilihnya dibandingkan produk pesaing.
51.

Dalam profil pelanggan (customer profile), 'pekerjaan yang perlu diselesaikan' (jobs to be done) mengacu pada…

  • A. Tugas atau masalah yang ingin diselesaikan pelanggan dalam kehidupan sehari-hari
  • B. Pekerjaan yang dilakukan pelanggan di kantor
  • C. Kegiatan promosi yang dilakukan perusahaan
  • D. Proses produksi yang dijalankan petani
Jawaban: A
'Jobs to be done' adalah tugas atau masalah yang ingin diselesaikan pelanggan, yang menjadi dasar penciptaan nilai produk.
52.

Dalam konsep pengembangan produk agribisnis, tahapan awal yang harus dilakukan dalam menciptakan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar adalah…

  • A. Melakukan produksi massal
  • B. Mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan konsumen
  • C. Menentukan harga jual
  • D. Mendesain kemasan produk
Jawaban: B
Langkah awal pengembangan produk adalah memahami kebutuhan konsumen untuk menciptakan produk yang tepat.
53.

Salah satu aspek penting dalam profil pelanggan (customer profile) adalah pain, yang merujuk pada…

  • A. Keuntungan yang diinginkan pelanggan
  • B. Masalah, frustrasi, atau risiko yang dialami pelanggan
  • C. Tugas yang harus diselesaikan pelanggan
  • D. Hubungan emosional pelanggan dengan produk
Jawaban: B
Pain menggambarkan masalah atau frustrasi yang dihadapi pelanggan, yang menjadi dasar untuk menawarkan solusi.
54.

Dalam customer profile, istilah 'gains' mengacu pada…

  • A. Keuntungan finansial yang diperoleh perusahaan
  • B. Tugas rutin pelanggan sehari-hari
  • C. Biaya yang harus dikeluarkan pelanggan
  • D. Hasil atau manfaat yang diinginkan pelanggan
Jawaban: D
Gains adalah manfaat atau hasil positif yang diharapkan pelanggan dari suatu produk atau layanan.
55.

Customer jobs dalam profil pelanggan meliputi tiga jenis, yaitu functional jobs, social jobs, dan…

  • A. Emotional jobs
  • B. Personal jobs
  • C. Economic jobs
  • D. Technical jobs
Jawaban: B
Personal jobs adalah salah satu jenis customer jobs selain functional dan social jobs, mencakup tugas yang berkaitan dengan diri sendiri.
56.

Dalam pembuatan customer profile, data yang dikumpulkan sebaiknya berasal dari…

  • A. Opini manajer perusahaan
  • B. Kebijakan pemerintah
  • C. Laporan keuangan perusahaan
  • D. Hasil riset dan wawancara dengan pelanggan
Jawaban: D
Data yang valid untuk customer profile diperoleh langsung dari riset dan interaksi dengan pelanggan.
57.

Value map dalam model bisnis berfungsi untuk…

  • A. Menggambarkan bagaimana produk menciptakan nilai bagi pelanggan
  • B. Menentukan lokasi usaha
  • C. Menganalisis pesaing bisnis
  • D. Menghitung biaya produksi
Jawaban: A
Value map adalah alat untuk memetakan nilai yang ditawarkan produk kepada pelanggan.
58.

Dalam value map, 'pain relievers' adalah…

  • A. Fitur produk yang tidak berguna
  • B. Keuntungan yang diperoleh perusahaan
  • C. Cara produk mengurangi risiko atau masalah pelanggan
  • D. Strategi pemasaran produk
Jawaban: C
Pain relievers menjelaskan bagaimana produk meredakan masalah atau frustrasi pelanggan.
59.

'Gain creators' dalam value map merujuk pada…

  • A. Cara produk memberikan manfaat atau hasil positif bagi pelanggan
  • B. Cara produk menghasilkan keuntungan bagi perusahaan
  • C. Langkah-langkah produksi
  • D. Analisis biaya produk
Jawaban: A
Gain creators menggambarkan bagaimana produk menciptakan manfaat yang diinginkan pelanggan.
60.

Produk, layanan, dan fitur dalam value map disebut sebagai…

  • A. Customer segment
  • B. Revenue stream
  • C. Value proposition
  • D. Key resource
Jawaban: C
Value proposition adalah rangkaian produk dan layanan yang menawarkan nilai kepada pelanggan.
61.

Dalam team building, tahap forming ditandai dengan…

  • A. Konflik dan persaingan antar anggota
  • B. Pembentukan norma dan aturan tim
  • C. Pencapaian kinerja tinggi
  • D. Perkenalan anggota dan orientasi awal
Jawaban: D
Forming adalah tahap pertama di mana anggota tim saling berkenalan dan memahami tujuan tim.
62.

Salah satu manfaat team building dalam agripreneurship adalah…

  • A. Meningkatkan persaingan internal
  • B. Mengurangi jumlah anggota tim
  • C. Memperkuat kolaborasi dan komunikasi tim
  • D. Mempercepat produksi tanpa perencanaan
Jawaban: C
Team building bertujuan meningkatkan kerja sama dan komunikasi efektif dalam tim.
63.

Faktor utama yang mempengaruhi keberhasilan team building adalah…

  • A. Kejelasan peran dan tujuan bersama
  • B. Kepemimpinan otoriter
  • C. Anggota tim yang homogen
  • D. Persaingan antar departemen
Jawaban: A
Kejelasan peran dan tujuan membantu tim bekerja efisien dan efektif.
64.

Dalam tim agripreneurship, konflik antar anggota sebaiknya diselesaikan dengan…

  • A. Mengabaikan masalah
  • B. Menyerahkan pada atasan
  • C. Memecat anggota yang bermasalah
  • D. Mediasi dan komunikasi terbuka
Jawaban: D
Mediasi dan komunikasi terbuka adalah cara konstruktif untuk menyelesaikan konflik tim.
65.

Leadership agile dalam tim agripreneurship menekankan pada…

  • A. Fleksibilitas dan adaptasi terhadap perubahan
  • B. Kepatuhan pada hierarki
  • C. Perencanaan kaku jangka panjang
  • D. Kontrol ketat dari pemimpin
Jawaban: A
Agile leadership berfokus pada kemampuan beradaptasi dan responsif terhadap perubahan.
66.

Salah satu prinsip agile team adalah…

  • A. Dokumentasi yang lengkap
  • B. Iterasi dan umpan balik terus-menerus
  • C. Hirarki yang jelas
  • D. Proses linear tanpa perubahan
Jawaban: B
Prinsip agile mencakup iterasi dan umpan balik untuk perbaikan berkelanjutan.
67.

Dalam agile leadership, pemimpin berperan sebagai…

  • A. Pengawas ketat
  • B. Pengambil keputusan tunggal
  • C. Fasilitator yang mendukung tim
  • D. Eksekutor perintah
Jawaban: C
Pemimpin agile berfungsi sebagai fasilitator yang memberdayakan tim untuk mandiri.
68.

Penerapan agile team dalam agripreneurship membantu…

  • A. Merespon perubahan pasar dengan cepat
  • B. Menghindari perubahan pasar
  • C. Memperpanjang siklus produksi
  • D. Mengurangi inovasi
Jawaban: A
Agile team memungkinkan adaptasi cepat terhadap dinamika pasar pertanian.
69.

Apa yang dimaksud dengan biaya tetap dalam analisis biaya agribisnis?

  • A. Biaya yang berubah sebanding dengan volume produksi
  • B. Biaya yang hanya muncul sekali dalam siklus produksi
  • C. Biaya yang tidak berubah meskipun volume produksi berubah
  • D. Biaya yang tergantung pada harga pasar bahan baku
Jawaban: C
Biaya tetap adalah biaya yang jumlahnya tetap dalam periode tertentu dan tidak dipengaruhi oleh perubahan volume produksi.
70.

Dalam penetapan harga jual produk agribisnis, jika biaya total per unit adalah Rp10.000 dan keuntungan yang diinginkan 30% dari biaya, maka harga jual per unit adalah …

  • A. Rp10.000
  • B. Rp13.000
  • C. Rp12.000
  • D. Rp15.000
Jawaban: B
Harga jual = biaya total per unit + (30% x biaya total per unit) = Rp10.000 + Rp3.000 = Rp13.000.
71.

Biaya variabel dalam usaha agribisnis, seperti pupuk dan bibit, memiliki karakteristik berikut, kecuali …

  • A. Berubah sesuai jumlah produksi
  • B. Tidak terkait langsung dengan aktivitas produksi
  • C. Tetap sama per unit pada rentang produksi normal
  • D. Tidak ada saat produksi nol
Jawaban: B
Biaya variabel terkait langsung dengan aktivitas produksi dan berubah sesuai volume.
72.

Metode penetapan harga berbasis biaya yang menambahkan persentase mark-up pada biaya total disebut …

  • A. Pricing based on value
  • B. Competitive pricing
  • C. Cost-plus pricing
  • D. Demand-based pricing
Jawaban: C
Cost-plus pricing menghitung harga jual dengan menambahkan mark-up pada biaya total produksi.
73.

Target penjualan dalam penetapan target agribisnis sebaiknya didasarkan pada …

  • A. Angka ideal tanpa mempertimbangkan kapasitas
  • B. Hasil analisis pasar dan kapasitas produksi
  • C. Target pemilik bisnis semata
  • D. Angka tahun lalu tanpa penyesuaian
Jawaban: B
Target penjualan yang realistis mempertimbangkan kondisi pasar dan kemampuan produksi.
74.

Rumus yang tepat untuk menghitung Break Even Point (BEP) dalam unit adalah …

  • A. Biaya Tetap / (Harga Jual per Unit – Biaya Variabel per Unit)
  • B. Biaya Tetap / Harga Jual per Unit
  • C. Biaya Variabel / Harga Jual per Unit
  • D. (Biaya Tetap + Biaya Variabel) / Harga Jual per Unit
Jawaban: A
BEP unit = biaya tetap dibagi selisih harga jual per unit dengan biaya variabel per unit.
75.

Jika biaya tetap usaha agribisnis adalah Rp50.000.000, biaya variabel per unit Rp2.000, dan harga jual per unit Rp7.000, maka BEP dalam unit adalah …

  • A. 10.000 unit
  • B. 25.000 unit
  • C. 12.500 unit
  • D. 20.000 unit
Jawaban: A
BEP = 50.000.000 / (7.000 – 2.000) = 50.000.000 / 5.000 = 10.000 unit.
76.

Target laba bersih tahunan dapat ditetapkan dengan mengurangi target pendapatan dengan …

  • A. Biaya variabel saja
  • B. Biaya tetap saja
  • C. Semua biaya operasional termasuk pajak
  • D. Investasi awal
Jawaban: C
Laba bersih adalah pendapatan dikurangi semua biaya operasional, termasuk pajak.
77.

Sumber pendanaan eksternal yang paling umum untuk usaha agribisnis skala kecil adalah …

  • A. Kredit usaha rakyat (KUR) dari bank pemerintah
  • B. Pinjaman bank komersial
  • C. Modal sendiri dari pemilik
  • D. Investasi dari venture capital
Jawaban: A
KUR adalah program kredit pemerintah yang mudah diakses usaha kecil, termasuk agribisnis.
78.

Keunggulan utama crowdfunding sebagai sumber pendanaan agribisnis adalah …

  • A. Bunga rendah dan jangka panjang
  • B. Tidak perlu melaporkan keuangan
  • C. Dana langsung cair tanpa proses
  • D. Akses ke banyak investor kecil tanpa jaminan aset
Jawaban: D
Crowdfunding memungkinkan penggalangan dana dari banyak individu tanpa perlu agunan.
79.

Sumber pendanaan internal untuk usaha agribisnis berasal dari …

  • A. Pinjaman bank
  • B. Hibah pemerintah
  • C. Laba ditahan perusahaan
  • D. Investasi modal ventura
Jawaban: C
Laba ditahan adalah keuntungan yang tidak dibagikan dan digunakan untuk modal internal.
80.

Apa risiko utama penggunaan pinjaman bank sebagai sumber pendanaan agribisnis?

  • A. Bunga tetap rendah
  • B. Tidak perlu jaminan
  • C. Proses mudah dan cepat
  • D. Kewajiban membayar bunga dan pokok secara teratur, apapun kondisi usaha
Jawaban: D
Pinjaman bank memiliki kewajiban pembayaran tetap yang dapat memberatkan jika usaha turun.
81.

Dalam laporan arus kas, aktivitas operasional meliputi …

  • A. Penjualan produk dan pembayaran biaya produksi
  • B. Pembelian mesin
  • C. Pinjaman dari bank
  • D. Investasi pada saham
Jawaban: A
Arus kas operasional terkait dengan transaksi bisnis utama seperti penjualan dan biaya produksi.
82.

Rasio keuangan yang mengukur kemampuan perusahaan membayar utang jangka pendek disebut …

  • A. Rasio profitabilitas
  • B. Rasio solvabilitas
  • C. Rasio aktivitas
  • D. Rasio likuiditas
Jawaban: D
Rasio likuiditas, seperti current ratio, mengukur kemampuan membayar kewajiban jangka pendek.
83.

Jika sebuah usaha agribisnis memiliki total aset Rp200.000.000 dan total utang Rp80.000.000, maka rasio utang terhadap aset adalah …

  • A. 0,2
  • B. 0,8
  • C. 0,6
  • D. 0,4
Jawaban: D
Rasio utang terhadap aset = total utang / total aset = 80.000.000 / 200.000.000 = 0,4.
84.

Pengelolaan keuangan yang baik dalam agribisnis mencakup, kecuali …

  • A. Pencatatan transaksi harian
  • B. Mengabaikan fluktuasi musiman pasar
  • C. Penyusunan anggaran tahunan
  • D. Analisis laporan keuangan secara periodik
Jawaban: B
Pengelolaan keuangan harus mempertimbangkan fluktuasi musiman agar perencanaan lebih akurat.
85.

Teori perubahan dalam konteks organisasi berfungsi sebagai alat untuk…

  • A. meningkatkan keuntungan jangka pendek organisasi
  • B. menjelaskan bagaimana dan mengapa perubahan yang diinginkan dapat terjadi
  • C. menggantikan seluruh proses manajemen organisasi
  • D. memastikan tidak ada risiko dalam perubahan organisasi
Jawaban: B
Teori perubahan adalah kerangka yang menjelaskan hubungan antara tindakan dan hasil yang diinginkan, sehingga membantu organisasi merencanakan perubahan secara sistematis.
86.

Komponen utama dalam teori perubahan meliputi…

  • A. visi, misi, dan tujuan jangka panjang
  • B. struktur organisasi dan hierarki manajemen
  • C. masukan, kegiatan, keluaran, hasil, dan dampak
  • D. anggaran, sumber daya, dan jadwal kegiatan
Jawaban: C
Teori perubahan biasanya terdiri dari input, aktivitas, output, outcome, dan impact yang menggambarkan jalur perubahan.
87.

Manfaat utama penerapan teori perubahan dalam organisasi adalah…

  • A. mengurangi jumlah karyawan yang dibutuhkan
  • B. memberikan peta jalan yang jelas untuk mencapai dampak yang diinginkan
  • C. membantu organisasi fokus pada tujuan jangka pendek
  • D. mempercepat proses produksi tanpa evaluasi
Jawaban: B
Teori perubahan membantu organisasi merencanakan langkah-langkah yang terukur untuk mencapai perubahan yang diharapkan secara sistematis.
88.

Dalam teori perubahan, istilah outcome merujuk pada…

  • A. perubahan spesifik yang terjadi akibat program
  • B. aktivitas harian yang dilakukan tim
  • C. sumber daya yang digunakan dalam program
  • D. uang yang dikeluarkan untuk program
Jawaban: A
Outcome adalah hasil atau perubahan yang terjadi pada target sasaran sebagai dampak dari kegiatan yang dilakukan.
89.

Pengembangan organisasi yang berdampak dengan teori perubahan memerlukan…

  • A. identifikasi asumsi kritis yang mendasari strategi perubahan
  • B. fokus hanya pada peningkatan penjualan
  • C. penghapusan semua evaluasi untuk efisiensi
  • D. penggunaan satu metode tunggal tanpa adaptasi
Jawaban: A
Mengidentifikasi asumsi kritis membantu organisasi menguji validitas strategi dan menyesuaikan pendekatan sesuai konteks.
90.

Langkah pertama dalam mengembangkan organisasi berdampak menggunakan teori perubahan adalah…

  • A. menentukan anggaran yang tersedia
  • B. merekrut anggota tim sebanyak mungkin
  • C. membeli peralatan yang diperlukan
  • D. mendefinisikan dampak jangka panjang yang ingin dicapai
Jawaban: D
Langkah awal adalah menetapkan visi dampak yang jelas sebagai dasar perencanaan strategi dan kegiatan.
91.

Dalam konteks agripreneurship, teori perubahan membantu organisasi untuk…

  • A. mengabaikan kebutuhan petani kecil
  • B. memusatkan kekuasaan pada satu individu
  • C. menurunkan kualitas produk demi keuntungan
  • D. menghubungkan kegiatan pertanian dengan dampak sosial yang diinginkan
Jawaban: D
Teori perubahan memungkinkan agripreneur merancang intervensi yang relevan untuk mencapai perubahan sosial dan ekonomi di sektor pertanian.
92.

Salah satu indikator keberhasilan pengembangan organisasi berdampak adalah…

  • A. tercapainya perubahan positif pada kelompok sasaran
  • B. jumlah uang yang terkumpul dari donatur
  • C. tingkat kepuasan pemilik organisasi
  • D. banyaknya produk yang gagal dipasarkan
Jawaban: A
Keberhasilan diukur dari dampak nyata yang dirasakan oleh penerima manfaat sesuai tujuan organisasi.
93.

Ekosistem bisnis dalam konteks masa depan merujuk pada…

  • A. lingkungan alam tempat usaha beroperasi
  • B. sistem keuangan yang digunakan perusahaan
  • C. jaringan interaksi antara berbagai pemangku kepentingan yang saling mendukung
  • D. teknologi tunggal yang mendominasi pasar
Jawaban: C
Ekosistem bisnis melibatkan kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, komunitas, dan lainnya untuk menciptakan nilai bersama.
94.

Faktor utama yang mendorong pengembangan ekosistem bisnis di masa depan adalah…

  • A. persaingan ketat antar individu
  • B. perubahan teknologi dan kebutuhan konsumen
  • C. kebijakan yang membatasi inovasi
  • D. isolasi pasar lokal
Jawaban: B
Kemajuan teknologi dan pergeseran preferensi konsumen memaksa bisnis untuk beradaptasi dan berkolaborasi dalam ekosistem yang dinamis.
95.

Peran design thinking dalam pengembangan ekosistem bisnis masa depan adalah…

  • A. membantu memahami kebutuhan pemangku kepentingan dan menciptakan solusi inovatif
  • B. memastikan produk tetap sama tanpa perubahan
  • C. menggantikan peran pemasaran tradisional
  • D. mengurangi interaksi dengan pelanggan
Jawaban: A
Design thinking berfokus pada empati dan iterasi untuk menghasilkan solusi yang relevan dengan kebutuhan ekosistem.
96.

Salah satu ciri ekosistem bisnis yang berkelanjutan adalah…

  • A. ketergantungan pada satu sumber daya
  • B. pengabaian dampak lingkungan
  • C. persaingan tanpa kerja sama
  • D. adanya sinergi antar anggota ekosistem
Jawaban: D
Sinergi menciptakan nilai tambah bagi semua pihak dan memperkuat ketahanan ekosistem dalam jangka panjang.
97.

Tahapan pertama dalam model bisnis masa depan biasanya dimulai dengan…

  • A. evaluasi keuangan
  • B. penjualan massal produk
  • C. identifikasi masalah atau peluang di pasar
  • D. rekrutmen karyawan
Jawaban: C
Model bisnis masa depan dimulai dengan pemahaman mendalam tentang masalah pelanggan atau celah pasar yang dapat diisi.
98.

Dalam model bisnis masa depan, proposisi nilai yang kuat harus…

  • A. sama untuk semua segmen pelanggan
  • B. disesuaikan dengan kebutuhan spesifik target pasar
  • C. hanya berfokus pada harga murah
  • D. mengabaikan tren terkini
Jawaban: B
Proposisi nilai yang relevan mempertimbangkan keunikan kebutuhan setiap segmen untuk menciptakan daya tarik kompetitif.
99.

Salah satu strategi dalam tahapan model bisnis masa depan adalah…

  • A. menghindari penggunaan teknologi digital
  • B. mengurangi komunikasi dengan konsumen
  • C. mempertahankan metode produksi tradisional tanpa perubahan
  • D. membangun kemitraan strategis dengan pihak lain
Jawaban: D
Kemitraan strategis memperluas jangkauan, sumber daya, dan inovasi yang diperlukan untuk bersaing di masa depan.
100.

Fokus utama model bisnis masa depan dalam agripreneurship adalah…

  • A. produksi massal dengan biaya serendah mungkin
  • B. penjualan langsung tanpa analisis pasar
  • C. integrasi teknologi dan keberlanjutan untuk memenuhi kebutuhan konsumen
  • D. penggunaan lahan sebanyak mungkin
Jawaban: C
Model bisnis masa depan menekankan keseimbangan antara inovasi teknologi, kelestarian lingkungan, dan kepuasan konsumen di sektor agribisnis.

Modul design thinking sering bikin kebingungan terbanyak di matkul ini. Banyak yang lancar bikin value map tapi lupa menghubungkan customer profile dengan aspek agribisnis nyata di lapangan. Padahal jembatan itulah yang harus dipahami. Kalau jawabanmu masih terasa abstrak, coba sesuaikan latihan ini dengan kondisi usaha pertanian yang benar-benar kamu temui, karena di UAS pertanyaan semacam itu pasti muncul dalam berbagai format ujian UT. Ada banyak soal UAS Universitas Terbuka lain kalau kamu mau ganti suasana belajar.

Soal UAS UT untuk STAG4328 Panduan Praktik Agripreneurship biasanya mencampur konsep teori dari Modul 1 sampai Modul 4 dengan penerapan praktis di bagian akhir. Jangan heran kalau tiba-tiba ada pertanyaan tentang model bisnis sosial yang meminta contoh tim nyata dari sektor agribisnis. Pola itu yang sering jadi momok buat mahasiswa, terutama karena harus berpikir cepat dalam waktu terbatas. Kalau masih ada bagian yang kurang yakin, ulangi lagi latihan di modul paling awal.

Bagikan

error: Content is protected !!