Aplikasi Gratis

Soalut.com

v1.3.0

Install sekali, akses kapan saja tanpa browser

Ribuan soal & modul lengkap di aplikasi

GET IT ON Google Play

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir! 💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung
Rp
Rp
Rp
Rp
Selalu Gratis
Ribuan soal UT gratis,
karena kamu peduli
Ikut Dukung Sekarang

Soal UAS UT STIK4471 Statistika Pengawasan Kualitas dan Kunci Jawaban

Aplikasi Gratis

Soalut.com
★★★★★ 5.0
Gratis
GET IT ON Google Play
Soal UT STIK4471 Statistika Pengawasan Kualitas
Soal UT STIK4471 Statistika Pengawasan Kualitas

Banyak mahasiswa UT yang salah paham kalau grafik p dan grafik c itu sama, padahal fungsinya beda jauh STIK4471 Statistika Pengawasan Kualitas. Modul 3 tentang Grafik Pengendali Atribut jadi salah satu yang paling sering muncul di Soal UAS UT, terutama bagian bagian tak sesuai dan ketaksesuaian. Keduanya butuh pendekatan hitung yang berbeda. soal Universitas Terbuka di halaman ini kami sesuaikan dengan pola soal yang biasanya bikin mahasiswa terkecoh.

Modul 5 soal Analisis Kemampuan Proses juga sering bikin pusing karena banyak yang lupa bedain antara capability dan performance. Bukan karena rumusnya susah, tapi karena interpretasi datanya butuh latihan. Coba cek kumpulan soal UT Statistika untuk lihat contoh kasus nyata dari pabrik. Soal dari Modul 8 tentang sampling penerimaan tunggal buat atribut juga patut kamu dalami.

Soal UT di bawah ini mencakup tiap KB dari Modul 1 tentang biaya kualitas sampai Modul 9 tentang rencana sampling standar MIL-STD-105E. Setiap soal dilengkapi kunci jawaban dan pembahasan, jadi kamu bisa langsung ngecek mana konsep yang masih salah. kumpulan soal UAS UT ini kami buat supaya kamu gak perlu nebak-nebak jawaban lagi.

Soal UT STIK4471 Statistika Pengawasan Kualitas

1.

Apa yang dimaksud dengan jaminan kualitas dalam konteks produktivitas?

  • A. Proses mengurangi biaya produksi
  • B. Metode untuk meningkatkan kecepatan produksi
  • C. Sistem untuk memastikan produk memenuhi standar yang ditetapkan
  • D. Teknik untuk mengurangi jumlah pekerja
Jawaban: C
Jaminan kualitas adalah sistem yang dirancang untuk memastikan produk atau layanan memenuhi standar kualitas yang telah ditentukan, sehingga mendukung produktivitas.
2.

Biaya kualitas yang terkait dengan kegagalan internal, seperti cacat produk sebelum dikirim, termasuk dalam kategori?

  • A. Biaya pencegahan
  • B. Biaya penilaian
  • C. Biaya kegagalan internal
  • D. Biaya kegagalan eksternal
Jawaban: C
Biaya kegagalan internal adalah biaya yang timbul akibat cacat yang ditemukan sebelum produk sampai ke pelanggan, seperti biaya perbaikan atau scrap.
3.

Hubungan antara jaminan kualitas dan produktivitas dapat digambarkan sebagai?

  • A. Jaminan kualitas meningkatkan produktivitas dengan mengurangi ulang kerja
  • B. Jaminan kualitas menurunkan produktivitas
  • C. Keduanya tidak saling terkait
  • D. Produktivitas meningkatkan biaya kualitas
Jawaban: A
Jaminan kualitas mengurangi cacat dan ulang kerja, sehingga proses produksi lebih efisien dan produktivitas meningkat.
4.

Biaya yang dikeluarkan untuk mencegah terjadinya cacat disebut?

  • A. Biaya pencegahan
  • B. Biaya penilaian
  • C. Biaya kegagalan
  • D. Biaya operasional
Jawaban: A
Biaya pencegahan adalah biaya yang dikeluarkan untuk mencegah cacat, seperti pelatihan dan perencanaan kualitas.
5.

Jika suatu perusahaan mengeluarkan biaya untuk inspeksi produk jadi, biaya tersebut termasuk dalam?

  • A. Biaya pencegahan
  • B. Biaya kegagalan internal
  • C. Biaya kegagalan eksternal
  • D. Biaya penilaian
Jawaban: D
Biaya penilaian mencakup biaya inspeksi dan pengujian untuk memastikan produk memenuhi standar.
6.

Dampak dari biaya kegagalan eksternal yang tinggi terhadap perusahaan adalah?

  • A. Menurunkan reputasi perusahaan
  • B. Meningkatkan kepercayaan pelanggan
  • C. Mengurangi biaya produksi
  • D. Mempercepat waktu pengiriman
Jawaban: A
Biaya kegagalan eksternal terkait dengan cacat yang sampai ke pelanggan, yang dapat merusak reputasi perusahaan.
7.

Metode jaminan kualitas yang berfokus pada pencegahan cacat melalui desain dan perencanaan disebut?

  • A. Jaminan kualitas off-line
  • B. Pengendalian kualitas
  • C. Jaminan kualitas on-line
  • D. Inspeksi akhir
Jawaban: A
Jaminan kualitas off-line adalah metode yang diterapkan pada tahap desain dan perencanaan untuk mencegah cacat sejak awal.
8.

Dalam metode jaminan kualitas, diagram sebab-akibat (Ishikawa) digunakan untuk?

  • A. Menentukan batas kendali
  • B. Menghitung rata-rata proses
  • C. Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas
  • D. Menguji hipotesis
Jawaban: C
Diagram sebab-akibat digunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisis penyebab potensial dari masalah kualitas.
9.

Salah satu alat jaminan kualitas yang digunakan untuk memprioritaskan masalah adalah?

  • A. Histogram
  • B. Lembar periksa
  • C. Diagram sebar
  • D. Diagram Pareto
Jawaban: D
Diagram Pareto membantu memprioritaskan masalah dengan mengurutkan frekuensi atau dampak dari berbagai faktor.
10.

Metode jaminan kualitas yang melibatkan pengukuran dan analisis variasi dalam proses disebut?

  • A. Audit kualitas
  • B. Pengendalian proses statistik
  • C. Sampling penerimaan
  • D. Sertifikasi kualitas
Jawaban: B
Pengendalian proses statistik adalah metode yang menggunakan teknik statistik untuk memantau dan mengendalikan proses, termasuk pengukuran variasi.
11.

Siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act) dalam jaminan kualitas diterapkan untuk?

  • A. Mengurangi biaya produksi
  • B. Perbaikan berkelanjutan
  • C. Mendokumentasikan prosedur
  • D. Melatih karyawan
Jawaban: B
Siklus PDCA adalah kerangka kerja untuk perbaikan berkelanjutan dalam manajemen kualitas.
12.

Dalam jaminan kualitas, tujuan dari diagram alir (flowchart) adalah?

  • A. Menentukan akar penyebab masalah
  • B. Menganalisis hubungan dua variabel
  • C. Memvisualisasikan langkah-langkah dalam suatu proses
  • D. Mengumpulkan data inspeksi
Jawaban: C
Diagram alir digunakan untuk menggambarkan urutan langkah dalam suatu proses sehingga mudah dipahami dan dianalisis.
13.

Apa yang dimaksud dengan pengendalian proses statistik?

  • A. Teknik memeriksa produk akhir
  • B. Metode menggunakan statistik untuk memantau dan mengendalikan proses
  • C. Proses menghitung biaya kualist
  • D. Cara mengurangi variasi secara manual
Jawaban: B
Pengendalian proses statistik adalah penggunaan metode statistik untuk memantau proses dan menjaga kualitas produk.
14.

Tujuan utama dari pengendalian proses statistik adalah?

  • A. Menurunkan biaya produksi
  • B. Mengeliminasi semua variasi
  • C. Meningkatkan kecepatan produksi
  • D. Mendeteksi dan mengurangi variasi yang tidak wajar
Jawaban: D
Pengendalian proses statistik bertujuan untuk mendeteksi variasi karena penyebab khusus dan mengambil tindakan korektif.
15.

Variasi dalam proses yang disebabkan oleh faktor acak atau alami disebut?

  • A. Variasi umum
  • B. Variasi sebab khusus
  • C. Variasi sistematis
  • D. Variasi terkendali
Jawaban: A
Variasi umum adalah variasi alami yang melekat dalam proses dan tidak dapat dieliminasi tanpa mengubah proses.
16.

Batas kendali pada grafik pengendali biasanya ditetapkan pada?

  • A. Rata-rata plus minus satu simpangan baku
  • B. Rata-rata plus minus dua simpangan baku
  • C. Rata-rata plus minus empat simpangan baku
  • D. Rata-rata plus minus tiga simpangan baku
Jawaban: D
Batas kendali umumnya ditetapkan pada tiga simpangan baku dari rata-rata untuk membedakan variasi umum dan khusus.
17.

Jika suatu titik pada grafik pengendali berada di luar batas kendali, ini menunjukkan?

  • A. Proses dalam kendali
  • B. Adanya penyebab khusus yang perlu diselidiki
  • C. Variasi umum yang normal
  • D. Proses harus dihentikan segera
Jawaban: B
Titik di luar batas kendali mengindikasikan adanya penyebab khusus yang menyebabkan variasi tidak wajar dan perlu ditindaklanjuti.
18.

Dalam pengendalian proses statistik, apa tujuan utama dari penggunaan grafik pengendali?

  • A. Mengganti inspeksi manual dengan otomatis
  • B. Menghilangkan semua variasi dalam proses
  • C. Meningkatkan produktivitas tanpa memperhatikan kualitas
  • D. Mengidentifikasi penyebab khusus variasi
Jawaban: D
Tujuan utama grafik pengendali adalah mendeteksi penyebab khusus variasi yang memerlukan tindakan korektif.
19.

Jika suatu proses berada dalam kendali statistik, apa yang dapat disimpulkan tentang titik-titik pada grafik pengendali?

  • A. Semua titik berada di luar batas kendali
  • B. Titik-titik selalu berfluktuasi dalam batas spesifikasi
  • C. Titik-titik membentuk tren naik
  • D. Titik-titik tidak menunjukkan pola non-acak
Jawaban: D
Proses dalam kendali statistik berarti titik-titik tersebar acak tanpa pola non-acak dan dalam batas kendali.
20.

Batas kendali atas (UCL) pada grafik pengendali biasanya ditetapkan pada jarak berapa standar deviasi dari rata-rata?

  • A. 1 sigma
  • B. 2 sigma
  • C. 3 sigma
  • D. 4 sigma
Jawaban: C
Batas kendali umumnya ditetapkan pada 3 sigma dari rata-rata untuk menyeimbangkan risiko kesalahan tipe I dan II.
21.

Apa yang dimaksud dengan variasi penyebab umum dalam konteks grafik pengendali?

  • A. Variasi yang terjadi karena faktor acak dan melekat pada proses
  • B. Variasi yang tidak dapat diprediksi
  • C. Variasi yang disebabkan oleh kesalahan operator
  • D. Variasi yang mengindikasikan kecacatan produk
Jawaban: A
Variasi penyebab umum adalah variasi alami dari proses yang disebabkan oleh faktor acak dan tidak terkendali secara langsung.
22.

Jika suatu titik pada grafik pengendali jatuh di luar batas kendali, tindakan apa yang tepat?

  • A. Mengabaikan titik tersebut sebagai outlier
  • B. Menyelidiki penyebab khusus dan melakukan koreksi
  • C. Menyesuaikan batas kendali untuk mencakup titik
  • D. Mengubah spesifikasi produk
Jawaban: B
Titik di luar batas kendali menandakan penyebab khusus, sehingga perlu investigasi dan koreksi.
23.

Grafik pengendali jenis apa yang paling tepat digunakan untuk memantau proporsi item cacat dalam suatu sampel?

  • A. Grafik x̄
  • B. Grafik p
  • C. Grafik R
  • D. Grafik c
Jawaban: B
Grafik p digunakan untuk memantau proporsi item cacat dalam sampel dengan ukuran yang mungkin bervariasi.
24.

Pada grafik p, jika ukuran sampel bervariasi, bagaimana cara menghitung batas kendali?

  • A. Menggunakan ukuran sampel maksimum
  • B. Menggunakan ukuran sampel minimum
  • C. Menggunakan ukuran sampel rata-rata
  • D. Batas kendali tetap konstan
Jawaban: C
Jika ukuran sampel bervariasi, batas kendali dihitung menggunakan ukuran sampel rata-rata untuk menyederhanakan.
25.

Rumus yang benar untuk menghitung garis tengah (CL) pada grafik p adalah:

  • A. CL = jumlah sampel / jumlah cacat
  • B. CL = jumlah cacat / jumlah sampel
  • C. CL = rata-rata jumlah cacat per unit
  • D. CL = proporsi cacat keseluruhan
Jawaban: B
Garis tengah grafik p adalah rata-rata proporsi cacat, dihitung dari total cacat dibagi total sampel.
26.

Dalam grafik p, jika proporsi cacat sampel lebih kecil dari LCL, apa interpretasinya?

  • A. Batas kendali salah dihitung
  • B. Proses menunjukkan perbaikan yang signifikan
  • C. Proses tidak stabil dan perlu diselidiki
  • D. Sampel tidak mewakili proses
Jawaban: C
Titik di bawah LCL juga menandakan penyebab khusus yang perlu diselidiki, meskipun terlihat baik.
27.

Apa perbedaan utama antara grafik p dan grafik np?

  • A. Grafik p lebih sensitif dibanding grafik np
  • B. Grafik p untuk variabel, grafik np untuk atribut
  • C. Grafik p memerlukan sampel konstan, grafik np tidak
  • D. Grafik p menggunakan proporsi, grafik np menggunakan jumlah cacat
Jawaban: D
Grafik p memantau proporsi cacat, sedangkan grafik np memantau jumlah cacat dengan ukuran sampel konstan.
28.

Dalam grafik c, apa yang dimaksud dengan 'c'?

  • A. Rata-rata ketaksesuaian per unit
  • B. Jumlah sampel
  • C. Proporsi cacat
  • D. Jumlah unit yang diperiksa
Jawaban: A
c adalah rata-rata jumlah ketaksesuaian per unit inspeksi dalam grafik c.
29.

Rumus untuk menghitung batas kendali atas (UCL) pada grafik c adalah:

  • A. UCL = c̄ + 2c̄
  • B. UCL = c̄ + 2√c̄
  • C. UCL = c̄ + 3c̄
  • D. UCL = c̄ + 3√c̄
Jawaban: D
UCL pada grafik c dihitung dari rata-rata c̄ ditambah 3 kali akar c̄, karena distribusi Poisson.
30.

Jika dalam suatu inspeksi ditemukan rata-rata ketaksesuaian 4 per unit, berapa batas kendali bawah (LCL) untuk grafik c?

  • A. 4 + 3√4 = 10
  • B. 4 – 3√4 = -2, sehingga LCL = -2
  • C. 4 – 3√4 = -2, sehingga LCL = 0
  • D. 4 – 2√4 = 0
Jawaban: C
LCL dihitung dari c̄ – 3√c̄, hasilnya negatif, sehingga LCL ditetapkan 0 karena tidak mungkin negatif.
31.

Grafik c paling tepat digunakan ketika:

  • A. Setiap unit hanya diklasifikasikan cacat atau tidak
  • B. Setiap unit dapat memiliki lebih dari satu ketaksesuaian
  • C. Ukuran sampel bervariasi
  • D. Data bersifat kontinu
Jawaban: B
Grafik c cocok untuk data hitung di mana setiap unit bisa memiliki beberapa ketaksesuaian.
32.

Dalam grafik pengendali x̄ dan R, batas kendali untuk grafik R dihitung menggunakan:

  • A. Faktor D3 dan D4
  • B. Faktor A2
  • C. Faktor B3 dan B4
  • D. Faktor C4
Jawaban: A
Batas kendali grafik R menggunakan faktor D3 dan D4 untuk LCL dan UCL.
33.

Apa yang dimaksud dengan 'bobot' atau 'weight' dalam konteks grafik CUSUM?

  • A. Besarnya pergeseran yang ingin dideteksi
  • B. Jumlah sampel dalam subgrup
  • C. Pembobotan data berdasarkan waktu
  • D. Jumlah titik yang diplot
Jawaban: A
Bobot dalam CUSUM merujuk pada besarnya pergeseran yang ingin dideteksi secara sensitif.
35.

Dalam grafik pengendali c, apabila nilai c rata-rata adalah 4, maka batas kendali atas (BKA) untuk grafik c adalah…

  • A. 4 + 3akar(4)
  • B. 4 + 3akar(4)
  • C. 4 – 3akar(4)
  • D. 4
Jawaban: B
BKA grafik c adalah c rata-rata ditambah 3 kali akar dari c rata-rata, yaitu 4 + 3akar(4).
36.

Pada grafik pengendali x̄ dan R, jika rata-rata sampel adalah 10 dan rentang rata-rata adalah 2, maka batas kendali atas (BKA) untuk grafik x̄ dengan ukuran sampel n=5 adalah… (diketahui A2=0,577)

  • A. 10 + 0,577 x 2/akar(5)
  • B. 10 – 0,577 x 2
  • C. 10 + 0,577 x 2
  • D. 10
Jawaban: C
BKA untuk grafik x̄ adalah x̄ rata-rata ditambah A2 dikali R rata-rata, yaitu 10 + 0,577 x 2.
37.

Dalam pembuatan grafik R, jika rata-rata rentang sampel adalah 5 dan ukuran sampel n=4, maka batas kendali bawah (BKB) untuk grafik R adalah… (diketahui D3=0, D4=2,282)

  • A. 5 x 0,577
  • B. 5 x 2,282
  • C. 5
  • D. 5 x 0
Jawaban: D
BKB untuk grafik R adalah R rata-rata dikali D3, yaitu 5 x 0 = 0.
38.

Jika data sampel menunjukkan rata-rata x̄ = 12,5 dan rentang rata-rata R = 3,2, maka batas kendali atas (BKA) untuk grafik x̄ dengan n=5 adalah… (A2=0,577)

  • A. 12,5
  • B. 12,5 – 0,577 x 3,2
  • C. 12,5 + 3,2/akar(5)
  • D. 12,5 + 0,577 x 3,2
Jawaban: D
BKA x̄ = x̄ rata-rata + A2 x R = 12,5 + 0,577 x 3,2.
39.

Grafik pengendali x̄ dan R digunakan untuk memantau…

  • A. hanya variabilitas proses
  • B. hanya harga rata-rata proses
  • C. harga rata-rata dan variabilitas proses
  • D. proporsi cacat
Jawaban: C
Grafik x̄ memantau rata-rata proses dan grafik R memantau variabilitas proses.
40.

Jika ukuran sampel n=10 dan rentang sampel untuk 20 sampel adalah 4,5 maka batas kendali bawah (BKB) untuk grafik R dengan n=10 adalah… (D3=0,223, D4=1,777)

  • A. 4,5 x 0,223
  • B. 4,5 x 1,777
  • C. 4,5
  • D. 4,5 x 0,577
Jawaban: A
BKB R = R rata-rata x D3 = 4,5 x 0,223.
41.

Dalam grafik pengendali x̄ dan R, apabila titik pada grafik x̄ berada di luar batas kendali, maka langkah pertama yang tepat adalah…

  • A. mengabaikan data tersebut
  • B. mengganti sampel baru
  • C. menyesuaikan batas kendali
  • D. menyelidiki penyebab khusus
Jawaban: D
Titik di luar batas kendali menandakan adanya penyebab khusus yang perlu diselidiki.
42.

Untuk grafik pengendali lainnya untuk variabel, grafik yang digunakan untuk memantau variabilitas proses ketika ukuran sampel kecil adalah…

  • A. grafik s
  • B. grafik x̄ dan R
  • C. grafik p
  • D. grafik c
Jawaban: A
Grafik s digunakan untuk variabilitas proses dengan ukuran sampel kecil atau menengah.
43.

Grafik pengendali x̄ dan s lebih tepat digunakan dibanding grafik x̄ dan R jika…

  • A. ukuran sampel kecil (n<5)
  • B. ukuran sampel besar (n>10)
  • C. data berupa atribut
  • D. proses stabil
Jawaban: B
Grafik x̄ dan s lebih efisien untuk ukuran sampel besar karena estimasi variabilitas lebih akurat.
44.

Jika rata-rata sampel x̄ = 15,2 dan simpangan baku sampel s = 0,8, maka batas kendali bawah (BKB) untuk grafik s dengan n=5 adalah… (B3=0, B4=2,089)

  • A. 15,2
  • B. 0,8 x 2,089
  • C. 0,8 x 0
  • D. 0,8
Jawaban: C
BKB grafik s = s rata-rata x B3 = 0,8 x 0 = 0.
45.

Grafik pengendali moving range (MR) digunakan ketika…

  • A. ukuran sampel besar
  • B. data bersifat atribut
  • C. data diambil secara individual
  • D. hanya ada satu sampel
Jawaban: C
Grafik MR digunakan untuk memantau variabilitas dengan data individual atau sampel tunggal.
46.

Dalam grafik pengendali x̄ dan s, jika s rata-rata = 1,5, maka batas kendali atas (BKA) untuk grafik s dengan n=5 adalah… (B3=0, B4=2,089)

  • A. 1,5 x 2,089
  • B. 1,5 x 0
  • C. 1,5
  • D. 1,5 x 0,577
Jawaban: A
BKA s = s rata-rata x B4 = 1,5 x 2,089.
47.

Analisis sistem pengukuran (MSA) bertujuan untuk…

  • A. mengukur ukuran sampel
  • B. mengevaluasi variasi dari sistem pengukuran
  • C. menentukan biaya kualitas
  • D. mengontrol proses produksi
Jawaban: B
MSA mengevaluasi variasi yang berasal dari alat ukur, operator, dan faktor lain.
48.

Studi repeatability dalam MSA mengukur variasi yang disebabkan oleh…

  • A. operator yang berbeda
  • B. alat ukur yang sama pada kondisi yang sama
  • C. sampel yang berbeda
  • D. lingkungan berubah
Jawaban: B
Repeatability mengukur variasi saat alat ukur yang sama digunakan berulang pada kondisi sama.
49.

Studi reproducibility dalam MSA mengukur variasi yang disebabkan oleh…

  • A. operator yang berbeda
  • B. alat ukur yang sama
  • C. sampel yang sama
  • D. waktu pengukuran
Jawaban: A
Reproducibility mengukur variasi antar operator yang menggunakan alat ukur yang sama.
50.

Gage R&R adalah metode dalam MSA untuk mengukur…

  • A. repeatability dan reproducibility
  • B. kemampuan proses
  • C. biaya kualitas
  • D. kontrol atribut
Jawaban: A
Gage R&R mengukur komponen repeatability dan reproducibility dari variasi pengukuran.
51.

Analisis kemampuan proses (capability analysis) bertujuan untuk…

  • A. mengevaluasi operator
  • B. membuat grafik pengendali
  • C. menghitung biaya produksi
  • D. menentukan apakah proses mampu memenuhi spesifikasi
Jawaban: D
Kemampuan proses menilai apakah proses dapat menghasilkan produk dalam batas spesifikasi.
52.

Dalam analisis kemampuan proses, indeks Cp mengukur apa?

  • A. Jumlah sampel yang diperlukan untuk inspeksi
  • B. Tingkat kerusakan produk dalam suatu lot
  • C. Rata-rata proses terhadap target spesifikasi
  • D. Perbandingan antara penyebaran proses dengan spesifikasi yang ditetapkan
Jawaban: D
Indeks Cp mengukur potensi kemampuan proses dengan membandingkan lebar toleransi spesifikasi terhadap variabilitas proses.
53.

Jika nilai Cpk lebih kecil dari 1, apa interpretasinya?

  • A. Proses sangat baik dan memenuhi spesifikasi
  • B. Proses tidak mampu memenuhi spesifikasi secara konsisten
  • C. Proses memiliki variabilitas yang sangat kecil
  • D. Tidak ada hubungan dengan spesifikasi
Jawaban: B
Cpk < 1 menunjukkan bahwa proses tidak mampu menghasilkan produk yang seluruhnya sesuai spesifikasi karena variasi terlalu besar atau pusat proses bergeser.
54.

Rumus untuk menghitung indeks Cp adalah?

  • A. (Batas Spesifikasi Atas – Batas Spesifikasi Bawah) / (6 x Simpangan Baku)
  • B. (Rata-rata Proses – Target) / Simpangan Baku
  • C. Jumlah Unit Cacat / Jumlah Total Unit
  • D. Simpangan Baku / Rata-rata Proses
Jawaban: A
Cp adalah rasio antara rentang spesifikasi dengan 6 kali simpangan baku proses, yang menggambarkan potensi kemampuan proses.
55.

Jika batas spesifikasi suatu produk adalah 50 ± 5 dan simpangan baku proses adalah 2, berapa nilai Cp?

  • A. 1,00
  • B. 0,83
  • C. 0,67
  • D. 1,25
Jawaban: B
Rentang spesifikasi = 55 – 45 = 10. Cp = 10 / (6 x 2) = 10/12 = 0,83.
56.

Apa tujuan utama grafik CUSUM dalam pemantauan proses?

  • A. Mendeteksi perubahan kecil dalam rata-rata proses secara akumulatif
  • B. Membandingkan variabilitas antara dua sampel
  • C. Menghitung jumlah unit cacat dalam suatu periode
  • D. Menentukan batas spesifikasi produk
Jawaban: A
Grafik CUSUM mengakumulasi penyimpangan dari target untuk mendeteksi perubahan kecil yang mungkin tidak terlihat pada grafik pengendali biasa.
57.

Pada grafik CUSUM, jika nilai kumulatif melebihi nilai H, apa yang terjadi?

  • A. Proses dianggap stabil dan terkendali
  • B. Proses dianggap tidak terkendali dan perlu investigasi
  • C. Tidak ada tindakan yang diperlukan
  • D. Batas spesifikasi diperlebar
Jawaban: B
Nilai H adalah batas keputusan. Jika CUSUM melebihi H, itu menandakan pergeseran proses yang signifikan sehingga perlu investigasi.
58.

Parameter k pada grafik CUSUM biasanya ditentukan sebagai?

  • A. Jumlah sampel dalam subgroup
  • B. Sama dengan batas spesifikasi
  • C. Setengah dari pergeseran yang ingin dideteksi
  • D. Rata-rata bergerak dari data
Jawaban: C
Nilai k adalah allowance atau slack yang diatur setengah dari pergeseran yang ingin dideteksi untuk mengoptimalkan sensitivitas grafik CUSUM.
59.

Apa kelebihan grafik CUSUM dibandingkan grafik pengendali Shewhart?

  • A. Tidak memerlukan data historis
  • B. Lebih mudah diinterpretasikan oleh operator
  • C. Lebih sensitif terhadap perubahan kecil dalam proses
  • D. Hanya dapat digunakan untuk data atribut
Jawaban: C
Grafik CUSUM menggunakan informasi akumulatif sehingga lebih sensitif mendeteksi perubahan kecil, sementara Shewhart lebih baik untuk perubahan besar.
60.

Jika rata-rata proses bergeser sebesar 1 sigma, grafik CUSUM dengan parameter k=0,5 dan H=5 akan mendeteksi pergeseran dalam waktu?

  • A. Sama dengan grafik Shewhart
  • B. Lebih cepat dibandingkan dengan grafik Shewhart
  • C. Lebih lambat dari grafik Shewhart
  • D. Tidak dapat mendeteksi pergeseran tersebut
Jawaban: B
Grafik CUSUM dirancang untuk mendeteksi pergeseran kecil lebih cepat daripada grafik Shewhart karena menggunakan akumulasi penyimpangan.
61.

Apa yang dimaksud dengan grafik pengendali rata-rata bergerak?

  • A. Grafik yang memplot data asli tanpa transformasi
  • B. Grafik yang menggunakan median dari setiap subgroup
  • C. Grafik yang menampilkan jumlah kumulatif cacat
  • D. Grafik yang menghitung rata-rata dari data terbaru dengan bobot yang menurun secara eksponensial
Jawaban: D
Grafik rata-rata bergerak (moving average) menggunakan rata-rata dari sejumlah data terbaru dengan bobot yang menurun, sering disebut EWMA.
62.

Dalam grafik rata-rata bergerak tertimbang eksponensial (EWMA), parameter λ (lambda) mengontrol?

  • A. Batas spesifikasi produk
  • B. Jumlah data dalam moving average
  • C. Bobot yang diberikan pada data terbaru
  • D. Ukuran sampel yang digunakan
Jawaban: C
Nilai λ (0 < λ ≤ 1) menentukan bobot data terbaru, semakin besar λ semakin responsif terhadap perubahan terkini.
63.

Keuntungan utama grafik EWMA adalah?

  • A. Dapat digunakan untuk data non-numerik
  • B. Hanya memerlukan satu titik data
  • C. Tidak memerlukan perhitungan varians
  • D. Mampu mendeteksi perubahan kecil dengan cepat
Jawaban: D
EWMA sensitif terhadap perubahan kecil karena pembobotan eksponensial, sehingga cocok untuk mendeteksi pergeseran bertahap.
64.

Jika λ=0,2 pada grafik EWMA, berapa bobot data dua periode sebelumnya?

  • A. 0,8
  • B. 0,2
  • C. 0,16
  • D. 0,64
Jawaban: C
Bobot data periode ke-i adalah λ(1-λ)^(i-1). Untuk i=2, bobot = 0,2 x (0,8) = 0,16.
65.

Grafik rata-rata bergerak sederhana (SMA) menggunakan jumlah titik data (n) tertentu. Apa pengaruh nilai n yang besar?

  • A. Tidak ada pengaruh pada responsivitas
  • B. Grafik menjadi lebih sensitif terhadap perubahan
  • C. Batas pengendali menjadi lebih lebar
  • D. Grafik menjadi lebih halus tetapi kurang responsif
Jawaban: D
Semakin besar n, rata-rata bergerak semakin halus karena variasi jangka pendek diratakan, tetapi respons terhadap perubahan menjadi lebih lambat.
66.

Apa yang dimaksud dengan grafik pengendali terubah (adaptive control chart)?

  • A. Grafik yang parameternya dapat disesuaikan berdasarkan data terkini
  • B. Grafik yang hanya digunakan untuk data atribut
  • C. Grafik yang tidak memiliki batas pengendali
  • D. Grafik yang memplot data dalam urutan waktu
Jawaban: A
Grafik pengendali terubah memungkinkan penyesuaian parameter seperti ukuran sampel atau frekuensi sampling secara adaptif berdasarkan hasil observasi sebelumnya.
67.

Salah satu keunggulan grafik pengendali terubah adalah?

  • A. Mengurangi biaya inspeksi tanpa mengorbankan sensitivitas
  • B. Menambah jumlah sampel secara konstan
  • C. Membuat batas pengendali tetap
  • D. Hanya cocok untuk proses yang sangat stabil
Jawaban: A
Grafik adaptif dapat mengurangi frekuensi atau ukuran sampel saat proses stabil, sehingga menghemat biaya tanpa kehilangan kemampuan deteksi.
68.

Dalam grafik pengendali terubah, parameter yang sering diubah adalah?

  • A. Ukuran sampel dan interval sampling
  • B. Batas spesifikasi produk
  • C. Jenis data yang digunakan
  • D. Rumus rata-rata proses
Jawaban: A
Pada grafik terubah, ukuran sampel dan interval pengambilan sampel dapat disesuaikan berdasarkan performa proses untuk efisiensi.
69.

Dalam grafik pengendali terubah (adaptive control chart), parameter yang dapat diubah secara adaptif adalah:

  • A. Jumlah sampel, jarak sampling, dan batas kendali
  • B. Hanya jumlah sampel
  • C. Hanya jarak sampling
  • D. Hanya batas kendali
Jawaban: A
Grafik pengendali terubah memungkinkan penyesuaian parameter secara adaptif untuk meningkatkan sensitivitas.
70.

Keuntungan utama grafik pengendali terubah dibandingkan grafik pengendali tradisional adalah:

  • A. Lebih sederhana dalam perhitungan
  • B. Batas kendali tetap konstan
  • C. Tidak memerlukan data historis
  • D. Lebih sensitif terhadap perubahan kecil pada proses
Jawaban: D
Grafik pengendali terubah lebih adaptif sehingga mampu mendeteksi perubahan kecil secara lebih sensitif.
71.

Pada grafik pengendali T^2 Hotelling untuk proses multivariat, statistik yang dihitung adalah:

  • A. Jarak kuadrat Mahalanobis antara vektor rata-rata sampel dan vektor target
  • B. Rata-rata sampel dikurangi rata-rata proses
  • C. Simpangan baku gabungan
  • D. Korelasi antar variabel
Jawaban: A
Statistik T^2 Hotelling dihitung sebagai n kali jarak kuadrat Mahalanobis antara rata-rata sampel dan target.
72.

Jika grafik T^2 Hotelling menunjukkan titik di luar batas kendali, langkah selanjutnya yang tepat adalah:

  • A. Mengabaikan titik tersebut
  • B. Memperlebar batas kendali
  • C. Mengurangi jumlah sampel
  • D. Menyelidiki variabel penyebab dengan melihat kontribusi masing-masing variabel
Jawaban: D
Titik di luar batas kendali memerlukan penyelidikan lebih lanjut dengan analisis kontribusi variabel untuk identifikasi penyebab.
73.

Matriks yang digunakan dalam grafik pengendali generalized variance adalah:

  • A. Matriks kovarian sampel
  • B. Matriks korelasi
  • C. Matriks rata-rata
  • D. Matriks identitas
Jawaban: A
Generalized variance dihitung dari determinan matriks kovarian sampel untuk mengukur dispersi multivariat.
74.

Batas kendali atas untuk grafik generalized variance dengan ukuran sampel n dan jumlah variabel p adalah:

  • A. Rata-rata S ditambah 3 kali simpangan baku S
  • B. Rata-rata S dikurangi 3 kali simpangan baku S
  • C. Nilai chi-kuadrat dengan derajat bebas p
  • D. Nilai F dengan derajat bebas tertentu
Jawaban: A
Batas kendali atas untuk grafik generalized variance biasanya ditetapkan sebagai rata-rata ditambah tiga kali simpangan baku.
75.

Interpretasi dari generalized variance yang semakin besar pada grafik pengendali menunjukkan:

  • A. Proses semakin stabil
  • B. Hubungan antar variabel semakin kuat
  • C. Variabilitas proses multivariat meningkat
  • D. Tidak ada perubahan
Jawaban: C
Generalized variance yang meningkat mengindikasikan peningkatan variabilitas keseluruhan dalam proses multivariat.
76.

Jika grafik T^2 Hotelling dan generalized variance digunakan bersama-sama, fungsi masing-masing adalah:

  • A. Keduanya mengukur rata-rata proses
  • B. T^2 untuk rata-rata, generalized variance untuk variabilitas
  • C. T^2 untuk variabilitas, generalized variance untuk rata-rata
  • D. Keduanya mengukur variabilitas
Jawaban: B
T^2 Hotelling memantau vektor rata-rata, sementara generalized variance memantau matriks kovarian atau variabilitas.
77.

Grafik MEWMA (Multivariate Exponentially Weighted Moving Average) lebih sensitif daripada grafik T^2 Hotelling dalam mendeteksi:

  • A. Pergeseran besar pada rata-rata proses
  • B. Pergeseran kecil hingga sedang pada rata-rata proses
  • C. Perubahan variabilitas saja
  • D. Hanya outlier pada data
Jawaban: B
MEWMA dirancang untuk mendeteksi pergeseran kecil hingga sedang karena memberikan bobot lebih pada data terbaru.
78.

Parameter pembobot (lambda) pada grafik MEWMA biasanya dipilih dalam rentang:

  • A. 0 < lambda <= 1
  • B. lambda > 1
  • C. lambda = 0,5 selalu
  • D. 0 < lambda <= 1, dengan nilai kecil untuk pergeseran kecil
Jawaban: D
Lambda kecil (misal 0,1) membuat grafik lebih sensitif terhadap pergeseran kecil, sedangkan lambda besar mendekati T^2.
79.

Pada analisis kemampuan proses multivariat, indeks Cp multivariat dihitung dengan mempertimbangkan:

  • A. Rata-rata setiap variabel
  • B. Wilayah spesifikasi dan wilayah proses
  • C. Korelasi antar variabel
  • D. Jumlah sampel
Jawaban: B
Indeks Cp multivariat membandingkan luas wilayah spesifikasi dengan luas wilayah proses untuk menilai kemampuan proses.
80.

Jika indeks Cpk multivariat lebih kecil dari 1, maka:

  • A. Proses mampu memenuhi spesifikasi
  • B. Tidak ada kesimpulan
  • C. Proses tidak mampu memenuhi spesifikasi
  • D. Spesifikasi terlalu longgar
Jawaban: C
Cpk < 1 menunjukkan bahwa proses tidak mampu memenuhi batas spesifikasi yang ditetapkan.
81.

Dalam sampling penerimaan tunggal untuk atribut, keputusan penerimaan lot didasarkan pada:

  • A. Rata-rata sampel
  • B. Proporsi item cacat dalam populasi
  • C. Jumlah item cacat dalam sampel dibandingkan dengan angka penerimaan
  • D. Biaya sampling
Jawaban: C
Pada sampling tunggal, lot diterima jika jumlah cacat dalam sampel tidak melebihi angka penerimaan yang telah ditentukan.
82.

Risiko produsen (alpha) dalam sampling penerimaan adalah:

  • A. Probabilitas lot cacat
  • B. Probabilitas menerima lot yang buruk
  • C. Probabilitas mengambil sampel yang salah
  • D. Probabilitas menolak lot yang baik
Jawaban: D
Risiko produsen adalah kemungkinan menolak lot yang sebenarnya memenuhi standar kualitas.
83.

Risiko konsumen (beta) dalam sampling penerimaan adalah:

  • A. Probabilitas menolak lot yang baik
  • B. Probabilitas menerima lot yang buruk
  • C. Probabilitas mengambil sampel yang salah
  • D. Probabilitas lot baik
Jawaban: B
Risiko konsumen adalah kemungkinan menerima lot yang sebenarnya tidak memenuhi standar kualitas.
84.

Jika ukuran sampel diperbesar dalam sampling penerimaan tunggal, maka:

  • A. Tidak ada perubahan
  • B. Kurva OC menjadi lebih landai
  • C. Kurva OC menjadi lebih curam
  • D. Risiko produsen menjadi lebih besar
Jawaban: C
Ukuran sampel yang lebih besar meningkatkan ketajaman kurva OC, sehingga membedakan lot baik dan buruk lebih jelas.
85.

Dalam sampling penerimaan tunggal untuk atribut, suatu lot berukuran 2000 diperiksa dengan rencana sampling n=50 dan c=2. Jika ditemukan 3 unit cacat dalam sampel, keputusan yang tepat adalah…

  • A. Menerima lot karena jumlah cacat kurang dari 5
  • B. Menolak lot karena jumlah cacat melebihi c=2
  • C. Melakukan inspeksi 100% pada lot
  • D. Mengambil sampel tambahan
Jawaban: B
Dalam sampling tunggal, jika jumlah cacat dalam sampel (d=3) lebih besar dari angka penerimaan c=2, maka lot ditolak.
86.

Sampling penerimaan ganda untuk atribut melibatkan dua tahap pengambilan sampel. Keuntungan utama dari metode ini dibandingkan sampling tunggal adalah…

  • A. Biaya inspeksi selalu lebih rendah
  • B. Tidak memerlukan angka penerimaan
  • C. Lebih efisien secara psikologis dan dapat mengurangi rata-rata jumlah inspeksi
  • D. Dapat digunakan untuk lot berukuran kecil
Jawaban: C
Sampling ganda memberikan kesempatan kedua untuk menerima lot, sehingga rata-rata jumlah inspeksi (Average Sample Number) bisa lebih rendah dan secara psikologis lebih diterima.
87.

Dalam rencana sampling ganda, parameter pertama biasanya dinyatakan sebagai n1, c1, r1 dan n2, c2, r2. Jika pada sampel pertama ditemukan cacat antara c1 dan r1 (c1 < d1 < r1), maka tindakan yang diambil adalah…

  • A. Menolak lot segera
  • B. Menerima lot segera
  • C. Mengambil sampel kedua dengan ukuran n2
  • D. Melakukan inspeksi 100%
Jawaban: C
Jika jumlah cacat sampel pertama berada di antara angka penerimaan (c1) dan angka penolakan (r1), maka hasil belum menentukan sehingga perlu sampel kedua (n2).
88.

Suatu rencana sampling ganda ditetapkan sebagai berikut: n1=50, c1=1, r1=4; n2=50, c2=4, r2=5. Jika pada sampel pertama ditemukan 2 cacat, maka…

  • A. Lot diterima karena 2 < r1
  • B. Lot ditolak karena 2 > c1
  • C. Diperlukan sampel kedua karena c1 < 2 < r1
  • D. Lot diterima karena 2 < 4
Jawaban: C
Dengan d1=2, angka tersebut berada di antara c1=1 dan r1=4, sehingga keputusan ditangguhkan dan sampel kedua harus diambil.
89.

Dalam sampling ganda, jika pada sampel pertama ditemukan 0 cacat (d1=0) dan pada sampel kedua ditemukan 2 cacat (d2=2), dengan parameter n1=50, c1=1, r1=4; n2=50, c2=4, r2=5, maka keputusan akhir adalah…

  • A. Menerima lot karena total cacat (0+2)=2 kurang dari 4
  • B. Menolak lot karena total cacat (0+2)=2 lebih dari 0
  • C. Memerlukan sampel ketiga
  • D. Menolak lot karena d2=2 melebihi c1
Jawaban: A
Total cacat d1+d2=2, dan angka penerimaan kumulatif c2=4. Karena 2 <= 4, lot diterima.
90.

Rencana sampling Dodge-Romig terutama dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap kualitas lot dengan…

  • A. Average Outgoing Quality Limit (AOQL) dan Lot Tolerance Percent Defective (LTPD)
  • B. Hanya menggunakan ukuran sampel tetap
  • C. Menggunakan grafik pengendali p
  • D. Mengandalkan inspeksi 100%
Jawaban: A
Rencana Dodge-Romig didasarkan pada AOQL dan LTPD untuk meminimalkan rata-rata jumlah inspeksi total sambil memberikan perlindungan kualitas tertentu.
91.

Standar MIL-STD-105E digunakan untuk sampling penerimaan atribut. Dalam standar ini, tingkat inspeksi yang paling umum digunakan dalam kondisi normal adalah…

  • A. Tingkat I
  • B. Tingkat II
  • C. Tingkat III
  • D. Tingkat S-1
Jawaban: B
MIL-STD-105E menetapkan Tingkat II sebagai tingkat inspeksi normal yang paling umum digunakan, kecuali ada alasan khusus untuk memilih tingkat lain.
92.

Dalam MIL-STD-105E, jika riwayat kualitas pemasok konsisten baik, inspeksi dapat diperketat atau diperlonggar. Peralihan dari inspeksi normal ke inspeksi diperketat terjadi jika…

  • A. Dari 5 lot berturut-turut, 2 lot ditolak
  • B. Dari 5 lot berturut-turut, 3 lot ditolak
  • C. Dari 10 lot berturut-turut, 2 lot ditolak
  • D. Dari 10 lot berturut-turut, 5 lot diterima
Jawaban: A
Aturan MIL-STD-105E: peralihan ke inspeksi diperketat jika dari 5 lot berturut-turut, 2 lot ditolak.
93.

Rencana sampling Dodge-Romig sering menggunakan konsep AOQL. AOQL adalah…

  • A. Rata-rata kualitas keluar terburuk yang mungkin terjadi setelah lot-lot yang ditolak diperbaiki
  • B. Tingkat cacat maksimum yang diizinkan dalam sampel
  • C. Jumlah sampel minimum yang diperlukan
  • D. Probabilitas menerima lot buruk
Jawaban: A
AOQL adalah batas atas rata-rata persen cacat setelah lot yang ditolak menjalani inspeksi 100% dan diperbaiki.
94.

Dalam Dodge-Romig, tabel rencana sampling disusun berdasarkan dua parameter. Parameter yang menunjukkan tingkat cacat yang dapat ditoleransi dalam lot adalah…

  • A. Ukuran sampel n
  • B. AOQL
  • C. LTPD
  • D. Angka penerimaan c
Jawaban: C
LTPD (Lot Tolerance Percent Defective) adalah tingkat cacat maksimum yang masih dapat ditoleransi dalam suatu lot dengan probabilitas penolakan tertentu.
95.

Sampling penerimaan variabel menggunakan ukuran variabel kontinu. Kelebihan utama sampling variabel dibandingkan sampling atribut adalah…

  • A. Tidak memerlukan asumsi distribusi
  • B. Ukuran sampel yang lebih kecil untuk tingkat perlindungan yang sama
  • C. Lebih mudah dihitung tanpa tabel
  • D. Dapat digunakan untuk produk non-homogen
Jawaban: B
Sampling variabel menggunakan informasi dari data kontinu, sehingga untuk tingkat perlindungan yang sama (misalnya AQL dan LTPD), ukuran sampel yang dibutuhkan lebih kecil dibanding sampling atribut.
96.

Standar MIL-STD-414 digunakan untuk sampling penerimaan variabel. Metode dalam standar ini yang menggunakan nilai rata-rata dan simpangan baku untuk menentukan penerimaan adalah metode…

  • A. Metode s (simpangan baku)
  • B. Metode R (range)
  • C. Metode np
  • D. Metode c
Jawaban: A
MIL-STD-414 menyediakan dua metode: metode s (menggunakan simpangan baku sampel) dan metode R (menggunakan range sampel) untuk estimasi variabilitas.
97.

Dalam MIL-STD-414, jika spesifikasi memiliki batas atas dan bawah, maka indeks kemampuan proses yang sering digunakan adalah…

  • A. Cp
  • B. Cpk
  • C. Z
  • D. Cpm
Jawaban: B
Cpk mengukur kemampuan proses dengan mempertimbangkan kedekatan rata-rata proses terhadap batas spesifikasi terdekat, sehingga cocok untuk spesifikasi dua sisi.
98.

Suatu produk memiliki spesifikasi kekuatan tarik minimal 50 MPa. Dalam sampling variabel dengan standar MIL-STD-414, jika rata-rata sampel adalah 55 MPa dan simpangan baku sampel 2 MPa, maka statistik Q (untuk batas bawah) adalah…

  • A. (55-50)/2 = 2.5
  • B. (50-55)/2 = -2.5
  • C. (55-0)/2 = 27.5
  • D. (50-0)/2 = 25
Jawaban: A
Statistik Q untuk batas bawah dihitung sebagai (rata-rata sampel – spesifikasi bawah)/simpangan baku sampel = (55-50)/2 = 2.5.
99.

Dalam standar MIL-STD-414, jika nilai Q yang diperoleh lebih besar dari konstanta penerimaan k, maka keputusan yang diambil adalah…

  • A. Menolak lot
  • B. Menerima lot
  • C. Melakukan inspeksi 100%
  • D. Mengambil sampel tambahan
Jawaban: B
Jika Q >= k, maka rata-rata proses cukup jauh dari batas spesifikasi sehingga lot diterima. Jika Q < k, lot ditolak.
100.

Perbedaan utama antara sampling penerimaan variabel (MIL-STD-414) dan sampling atribut (MIL-STD-105E) adalah…

  • A. Sampling variabel tidak memerlukan spesifikasi
  • B. Sampling variabel mengukur karakteristik kualitas secara kontinu, sedangkan atribut hanya mengklasifikasikan cacat/tidak cacat
  • C. Sampling atribut selalu menggunakan ukuran sampel lebih kecil
  • D. Sampling variabel hanya bisa digunakan untuk produk elektronik
Jawaban: B
Sampling variabel menggunakan data kontinu (misal panjang, berat) sehingga lebih informatif, sedangkan sampling atribut hanya menghitung jumlah cacat tanpa detail seberapa menyimpang.

Grafik p dan c di Modul 3 itu jebakan kalau kamu lupa bedain antara proporsi cacat dan jumlah cacat. Banyak yang nyangkut di grafik variabel Modul 4 juga karena harus hafal rumus range dan rata-rata secara bersamaan. Modul 6 soal CUSUM biasanya jadi penentu. Coba mulai kerjakan latihan UAS UT yang spesifik hitung batas kendali biar tanganmu terbiasa.

STIK4471 Statistika Pengawasan Kualitas bagian sampling penerimaan di Modul 8 dan 9 sering muncul sebagai soal UO yang butuh interpretasi tabel standar. Kalau kamu masih ragu bedain rencana tunggal dan ganda, ulangi lagi Kegiatan Belajar 1 Modul 8. UAS nanti pasti ada satu soal yang nguji pemahaman kemampuan proses multivariat juga.

Bagikan

error: Content is protected !!