Aplikasi Gratis

Soalut.com

v1.3.0

Install sekali, akses kapan saja tanpa browser

Ribuan soal & modul lengkap di aplikasi

GET IT ON Google Play

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir! 💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung
Rp
Rp
Rp
Rp
Selalu Gratis
Ribuan soal UT gratis,
karena kamu peduli
Ikut Dukung Sekarang

Soal UAS UT STPL4106 Ekonomi Wilayah dan Kota Beserta Kunci Jawaban

Aplikasi Gratis

Soalut.com
★★★★★ 5.0
Gratis
GET IT ON Google Play
Soal UT STPL4106 Ekonomi Wilayah dan Kota
Soal UT STPL4106 Ekonomi Wilayah dan Kota

Bayangkan sedang asyik baca Modul 4 tentang pertumbuhan ekonomi sisi penawaran, eh tiba-tiba ingat besok ujian. Materinya banyak dan saling terkait, terutama antara teori lokasi di Modul 2 dengan analisis sewa lahan di Modul 3. Dua topik ini memang bikin pusing. latihan soal Universitas Terbuka di halaman ini bisa jadi jurus jitu buat bedain konsep-konsep inti di STPL4106 Ekonomi Wilayah dan Kota.

Modul 5 yang membahas mobilitas sumber daya antarwilayah sering muncul bareng Modul 6 soal aglomerasi. Banyak yang salah fokus padahal keduanya punya hubungan erat dalam pertumbuhan wilayah. Soal UT di sini sengaja kami susun dengan pola seperti itu. soal UAS UT Ekonomi Pembangunan ini membantu kamu melihat keterkaitan antarmodul secara langsung.

Soal Ujian UT di bawah ini mencakup inti dari masing-masing kegiatan belajar, mulai dari masalah perumahan perkotaan di Modul 7 hingga analisis kemiskinan di Modul 8. Setiap soal dilengkapi kunci jawaban dan pembahasan yang jelas. bank soal UAS UT ini memang kami rancang agar kamu bisa langsung paham di mana letak kesalahanmu.

Soal UT STPL4106 Ekonomi Wilayah dan Kota

1.

Ilmu ekonomi mempelajari perilaku manusia dalam memenuhi kebutuhan yang tidak terbatas dengan sumber daya yang langka. Pernyataan ini merupakan definisi dari ilmu ekonomi menurut aliran…

  • A. Klasik
  • B. Modern
  • C. Neoklasik
  • D. Sosialis
Jawaban: B
Definisi ilmu ekonomi sebagai studi tentang alokasi sumber daya yang langka untuk memenuhi kebutuhan manusia yang tidak terbatas merupakan pandangan aliran modern.
2.

Dalam kegiatan ekonomi, rumah tangga produsen berperan sebagai…

  • A. Penyedia faktor produksi
  • B. Konsumen barang dan jasa
  • C. Pengatur kebijakan ekonomi
  • D. Penghasil barang dan jasa
Jawaban: D
Rumah tangga produsen berperan menghasilkan barang dan jasa, berbeda dengan rumah tangga konsumen yang menyediakan faktor produksi.
3.

Hukum permintaan menyatakan bahwa apabila harga suatu barang naik, maka jumlah barang yang diminta akan…

  • A. Turun
  • B. Tetap
  • C. Tidak menentu
  • D. Naik
Jawaban: A
Hukum permintaan menyatakan hubungan negatif antara harga dan jumlah yang diminta, sehingga kenaikan harga menyebabkan penurunan jumlah permintaan.
4.

Keseimbangan pasar terjadi pada saat…

  • A. Jumlah permintaan lebih besar dari jumlah penawaran
  • B. Jumlah permintaan sama dengan jumlah penawaran
  • C. Jumlah permintaan lebih kecil dari jumlah penawaran
  • D. Harga barang sangat tinggi
Jawaban: B
Keseimbangan pasar tercapai ketika jumlah barang yang diminta konsumen sama dengan jumlah barang yang ditawarkan produsen pada harga tertentu.
5.

Konsep ruang dalam ilmu ekonomi wilayah dan kota merujuk pada…

  • A. Luas permukaan bumi yang ditempati
  • B. Jarak fisik antara satu lokasi dengan lokasi lain
  • C. Batas administratif suatu daerah
  • D. Tempat di mana aktivitas ekonomi berlangsung dan saling berinteraksi
Jawaban: D
Ruang dalam konteks ekonomi wilayah dan kota adalah tempat berlangsungnya aktivitas ekonomi dan interaksi antar pelaku ekonomi dengan berbagai karakteristik.
6.

Lokasi absolut suatu tempat ditentukan oleh…

  • A. Kondisi sosial ekonomi sekitarnya
  • B. Jarak dari pusat kota
  • C. Garis lintang dan garis bujur
  • D. Ketersediaan sumber daya alam
Jawaban: C
Lokasi absolut mengacu pada posisi tetap di permukaan bumi yang dinyatakan dengan koordinat geografis seperti garis lintang dan garis bujur.
7.

Pembagian wilayah formal didasarkan pada…

  • A. Interaksi fungsional antar daerah
  • B. Aliran barang dan jasa
  • C. Keseragaman karakteristik tertentu seperti iklim atau budaya
  • D. Jaringan transportasi
Jawaban: C
Wilayah formal didefinisikan berdasarkan keseragaman kriteria tertentu, misalnya wilayah agraris atau wilayah dengan budaya yang sama.
8.

Dalam ilmu ekonomi wilayah dan kota, yang dimaksud dengan wilayah nodal adalah…

  • A. Wilayah yang memiliki satu pusat pertumbuhan dan daerah sekitarnya yang terikat
  • B. Wilayah yang tidak memiliki pusat kegiatan
  • C. Wilayah dengan batas administratif yang jelas
  • D. Wilayah yang homogen secara ekonomi
Jawaban: A
Wilayah nodal adalah wilayah yang memiliki pusat kegiatan (node) yang berfungsi sebagai pusat pertumbuhan dan daerah sekitarnya saling terikat secara fungsional.
9.

Urgensi mempelajari ilmu ekonomi wilayah dan kota antara lain untuk…

  • A. Meningkatkan persaingan antar daerah
  • B. Mengurangi interaksi antarwilayah
  • C. Memperkuat dominasi pusat kota
  • D. Mengatasi masalah kesenjangan pembangunan antarwilayah
Jawaban: D
Ilmu ekonomi wilayah dan kota penting untuk mengidentifikasi dan mengatasi ketimpangan pembangunan antarwilayah guna menciptakan pertumbuhan yang merata.
10.

Ruang lingkup ilmu ekonomi wilayah dan kota mencakup analisis tentang…

  • A. Perilaku individu dalam pasar modal
  • B. Kebijakan moneter nasional
  • C. Teori perdagangan internasional
  • D. Alokasi sumber daya dan aktivitas ekonomi dalam ruang geografis
Jawaban: D
Ruang lingkup ilmu ekonomi wilayah dan kota berfokus pada bagaimana sumber daya dialokasikan dan aktivitas ekonomi tersebar dalam ruang geografis.
11.

Salah satu manfaat mempelajari ekonomi wilayah dan kota adalah membantu pemerintah dalam…

  • A. Menentukan harga barang ekspor
  • B. Mengendalikan inflasi nasional
  • C. Merencanakan tata ruang dan pembangunan daerah
  • D. Menetapkan suku bunga bank
Jawaban: C
Pengetahuan ekonomi wilayah dan kota digunakan untuk merencanakan tata ruang dan strategi pembangunan yang sesuai dengan potensi masing-masing daerah.
12.

Pendekatan ekonomi wilayah dan kota sangat relevan dalam kebijakan otonomi daerah karena…

  • A. Daerah dapat mengelola potensi ekonominya secara mandiri
  • B. Pemerintah pusat masih dominan dalam pengambilan keputusan
  • C. Setiap daerah memiliki karakteristik ekonomi yang seragam
  • D. Perdagangan antar daerah tidak diperlukan
Jawaban: A
Otonomi daerah memberi kewenangan kepada daerah untuk mengelola sumber daya dan potensi ekonominya, yang memerlukan pemahaman ekonomi wilayah dan kota.
13.

Teori lokasi Von Thünen terutama membahas tentang…

  • A. Lokasi industri manufaktur
  • B. Pola penggunaan lahan pertanian di sekitar pasar
  • C. Persaingan antar perusahaan dalam satu kawasan
  • D. Pemilihan lokasi pelayanan publik
Jawaban: B
Teori Von Thünen menjelaskan bagaimana jarak dari pasar mempengaruhi jenis penggunaan lahan pertanian, sehingga membentuk pola melingkar.
14.

Dalam teori lokasi Weber, faktor utama yang menentukan lokasi industri adalah…

  • A. Ketersediaan tenaga kerja terampil
  • B. Kebijakan pemerintah daerah
  • C. Biaya transportasi bahan baku dan produk jadi
  • D. Kedekatan dengan pasar konsumen
Jawaban: C
Teori Weber menekankan minimalisasi biaya transportasi, baik untuk bahan baku maupun produk jadi, sebagai penentu lokasi industri.
15.

Menurut teori lokasi Christaller, pusat-pusat pelayanan membentuk pola…

  • A. Heksagonal
  • B. Persegi
  • C. Segitiga
  • D. Lingkaran konsentris
Jawaban: A
Teori tempat sentral Christaller menyatakan bahwa pusat pelayanan tersebar dalam pola heksagonal untuk menjangkau area pasar secara efisien.
16.

Variabel penentu lokasi kegiatan ekonomi yang berkaitan dengan kemudahan akses terhadap bahan baku dan pasar disebut…

  • A. Faktor transportasi
  • B. Faktor aglomerasi
  • C. Faktor tenaga kerja
  • D. Faktor modal
Jawaban: A
Faktor transportasi menjadi penentu utama karena berkaitan dengan biaya dan kemudahan pergerakan bahan baku menuju pabrik dan produk ke pasar.
17.

Salah satu perkembangan teori lokasi adalah munculnya konsep ekonomi aglomerasi, yang berarti…

  • A. Penyebaran industri secara merata
  • B. Pemusatan kegiatan ekonomi di suatu kawasan
  • C. Pengurangan biaya produksi karena kebijakan pemerintah
  • D. Peningkatan mobilitas tenaga kerja
Jawaban: B
Aglomerasi ekonomi merujuk pada pemusatan kegiatan ekonomi di suatu lokasi yang memberikan keuntungan bersama seperti efisiensi dan inovasi.
18.

Teori lokasi yang dikemukakan oleh Johann Heinrich von Thunen pada awal abad ke-19 dikenal sebagai teori lokasi pertanian. Dalam teori tersebut, von Thunen menjelaskan bahwa pola penggunaan lahan di sekitar pasar bergantung pada faktor utama, yaitu…

  • A. biaya transportasi dan harga komoditas
  • B. biaya tenaga kerja dan upah minimum
  • C. ketersediaan air dan irigasi
  • D. kesuburan tanah dan iklim
Jawaban: A
Von Thunen menekankan bahwa jarak ke pasar dan biaya transportasi adalah faktor utama yang menentukan pola penggunaan lahan pertanian, dengan harga komoditas sebagai variabel penentu.
19.

Alfred Weber mengembangkan teori lokasi industri yang menyatakan bahwa lokasi optimal suatu pabrik ditentukan oleh biaya transportasi, biaya tenaga kerja, dan faktor aglomerasi. Weber menggunakan konsep isotim untuk menggambarkan…

  • A. garis yang menghubungkan titik dengan biaya transportasi sama
  • B. garis yang menghubungkan titik dengan biaya tenaga kerja sama
  • C. garis yang menghubungkan titik dengan keuntungan maksimal
  • D. garis yang menghubungkan titik dengan permintaan pasar tertinggi
Jawaban: A
Isotim adalah garis yang menunjukkan lokasi dengan biaya transportasi yang sama dari suatu sumber daya atau pasar, digunakan Weber untuk menganalisis lokasi industri.
20.

Teori lokasi sentral (central place theory) yang dikemukakan oleh Walter Christaller menjelaskan tentang hierarki pusat-pusat pelayanan. Christaller menggunakan konsep "threshold" yang berarti…

  • A. jarak maksimum yang ditempuh konsumen untuk membeli barang
  • B. luas wilayah yang dilayani oleh satu pusat perdagangan
  • C. jumlah penduduk minimum yang diperlukan untuk mendukung suatu pelayanan
  • D. biaya pembangunan infrastruktur di pusat kota
Jawaban: C
Threshold dalam teori Christaller adalah populasi minimum yang dibutuhkan agar suatu barang atau jasa dapat tersedia secara komersial di suatu lokasi.
21.

Variabel penentu dalam pemilihan lokasi kegiatan ekonomi yang berkaitan dengan kemudahan akses terhadap bahan baku, energi, dan pasar adalah faktor…

  • A. transportasi
  • B. modal
  • C. sumber daya alam
  • D. tenaga kerja
Jawaban: A
Faktor transportasi mencakup akses terhadap bahan baku, energi, dan pasar karena biaya dan infrastruktur transportasi mempengaruhi efisiensi distribusi.
22.

Dalam memilih lokasi industri, ketersediaan tenaga kerja yang terampil dan murah sering menjadi pertimbangan utama. Faktor ini termasuk dalam variabel penentu lokasi yang disebut…

  • A. faktor tenaga kerja
  • B. faktor sumber daya alam
  • C. faktor aglomerasi
  • D. faktor kebijakan pemerintah
Jawaban: A
Faktor tenaga kerja meliputi kualitas, kuantitas, dan upah tenaga kerja yang mempengaruhi biaya produksi dan daya saing industri.
23.

Kebijakan pemerintah seperti insentif pajak, kawasan industri, dan peraturan lingkungan dapat mempengaruhi keputusan lokasi suatu perusahaan. Variabel ini termasuk dalam kategori…

  • A. faktor ekonomi regional
  • B. faktor pasar
  • C. faktor infrastruktur
  • D. faktor kelembagaan dan regulasi
Jawaban: D
Faktor kelembagaan dan regulasi mencakup kebijakan pemerintah, insentif, hukum, dan peraturan yang mempengaruhi iklim investasi dan lokasi usaha.
24.

Suatu perusahaan memilih lokasi di dekat pelabuhan untuk memudahkan ekspor produk. Faktor utama yang mendasari keputusan tersebut adalah…

  • A. ketersediaan bahan baku lokal
  • B. akses ke pasar global
  • C. biaya tenaga kerja rendah
  • D. ketersediaan lahan murah
Jawaban: B
Akses ke pasar global melalui pelabuhan memudahkan distribusi ekspor, sehingga menjadi faktor penentu lokasi bagi perusahaan yang berorientasi ekspor.
25.

Distribusi spasial aktivitas ekonomi yang terkonsentrasi di satu wilayah disebut dengan istilah…

  • A. regionalisasi
  • B. dispersi
  • C. urbanisasi
  • D. aglomerasi
Jawaban: D
Aglomerasi adalah konsentrasi spasial aktivitas ekonomi di satu wilayah, yang menghasilkan efisiensi dan keuntungan bersama.
26.

Faktor yang paling mendorong terjadinya konsentrasi industri di suatu kawasan adalah…

  • A. tingginya upah tenaga kerja
  • B. keterbatasan infrastruktur
  • C. adanya efek aglomerasi
  • D. harga lahan yang sangat mahal
Jawaban: C
Efek aglomerasi seperti berbagi infrastruktur, tenaga kerja terampil, dan pengetahuan mendorong perusahaan berkumpul di satu kawasan.
27.

Dalam distribusi spasial, kegiatan ekonomi cenderung menyebar ke pinggiran kota karena…

  • A. biaya lahan lebih rendah
  • B. lebih dekat ke pusat pemerintahan
  • C. kualitas udara lebih baik
  • D. tingkat kejahatan lebih rendah
Jawaban: A
Biaya lahan yang lebih rendah di pinggiran kota mendorong penyebaran kegiatan ekonomi seperti industri dan pergudangan ke luar pusat kota.
28.

Berdasarkan teori lokasi optimum, suatu perusahaan akan memilih lokasi yang meminimalkan…

  • A. keuntungan
  • B. pendapatan
  • C. biaya total produksi dan distribusi
  • D. jumlah tenaga kerja
Jawaban: C
Teori lokasi optimum menyatakan bahwa lokasi ideal adalah yang meminimalkan biaya total produksi dan distribusi untuk memaksimalkan keuntungan.
29.

Dalam menentukan lokasi optimum untuk kegiatan perdagangan, faktor yang paling penting adalah…

  • A. tingkat pendidikan penduduk
  • B. jarak ke pemasok dan konsumen
  • C. jumlah pesaing terdekat
  • D. jenis tanah dan kondisi geologi
Jawaban: B
Jarak ke pemasok dan konsumen mempengaruhi biaya transportasi dan waktu, yang sangat penting bagi kelancaran kegiatan perdagangan.
30.

Teori penggunaan lahan yang dikaitkan dengan jarak dari pusat kota menghasilkan pola konsentris, yaitu…

  • A. semakin jauh dari pusat, harga lahan semakin naik
  • B. semakin dekat ke pusat, intensitas penggunaan lahan semakin rendah
  • C. penggunaan lahan tidak dipengaruhi jarak ke pusat kota
  • D. semakin dekat ke pusat, harga lahan semakin tinggi dan digunakan untuk kegiatan dengan daya saing tinggi
Jawaban: D
Model konsentris menunjukkan bahwa pusat kota memiliki harga lahan tertinggi dan digunakan untuk kegiatan komersial dan jasa yang mampu membayar sewa tinggi.
31.

Lokasi optimum untuk suatu pabrik menurut teori Weber adalah titik di mana total biaya transportasi bahan baku dan produk jadi adalah…

  • A. maksimal
  • B. tidak relevan
  • C. sama dengan keuntungan
  • D. minimum
Jawaban: D
Weber berpendapat bahwa lokasi optimum meminimalkan biaya transportasi dari sumber bahan baku ke pabrik dan dari pabrik ke pasar.
32.

Konsep sewa lahan dalam model von Thunen menunjukkan bahwa lahan di dekat pasar akan digunakan untuk komoditas yang memiliki karakteristik…

  • A. tahan lama dan biaya transportasi rendah
  • B. mudah rusak dan biaya transportasi tinggi
  • C. nilai jual rendah
  • D. produksi massal
Jawaban: B
Komoditas yang mudah rusak seperti sayuran dan buah-buahan memerlukan transportasi cepat, sehingga lahan dekat pasar digunakan untuk tanaman tersebut karena biaya transportasi tinggi.
33.

Model penggunaan lahan menurut teori sewa lahan (bid-rent theory) menyatakan bahwa penggunaan lahan pertanian akan berada di luar kota karena…

  • A. lahan pertanian membutuhkan banyak air
  • B. tingkat sewa pertanian lebih rendah sehingga tidak mampu bersaing dengan sewa perkotaan di pusat
  • C. petani lebih suka tinggal di desa
  • D. pemerintah melarang pertanian di kota
Jawaban: B
Sewa lahan pertanian lebih rendah dibandingkan sewa untuk kegiatan perkotaan seperti komersial dan perumahan, sehingga pertanian terdorong ke pinggiran.
34.

Dalam teori land rent, penggunaan lahan untuk rumah sakit dan kantor pemerintah cenderung berada di pusat kota karena…

  • A. membutuhkan lahan yang luas
  • B. biaya sewa murah
  • C. aksesibilitas tinggi dan pelayanan publik yang merata
  • D. jauh dari pemukiman
Jawaban: C
Pusat kota memiliki aksesibilitas tinggi sehingga memudahkan akses masyarakat, menjadikannya lokasi ideal untuk fasilitas publik seperti rumah sakit dan kantor pemerintah.
35.

Dalam teori sewa lahan, konsep yang menjelaskan bahwa sewa lahan tertinggi terjadi di lokasi yang paling dekat dengan pusat kota disebut sebagai…

  • A. Sewa absolut
  • B. Sewa lokasi
  • C. Sewa diferensial
  • D. Sewa marjinal
Jawaban: C
Teori sewa lahan menyatakan bahwa sewa diferensial adalah sewa tertinggi yang terjadi di lokasi paling dekat dengan pusat kota karena aksesibilitas yang lebih baik.
36.

Model penggunaan lahan yang dikembangkan oleh von Thünen menekankan bahwa pola penggunaan lahan di sekitar pasar ditentukan oleh…

  • A. Ketersediaan tenaga kerja dan modal
  • B. Biaya transportasi dan harga komoditas
  • C. Kebijakan pemerintah dan infrastruktur
  • D. Kepadatan penduduk dan teknologi
Jawaban: B
Model von Thünen menyatakan bahwa pola penggunaan lahan di sekitar pasar ditentukan oleh biaya transportasi dan harga komoditas, di mana komoditas dengan biaya transportasi tinggi akan diproduksi lebih dekat ke pasar.
37.

Teori pertumbuhan ekonomi wilayah sisi penawaran menekankan pada faktor-faktor yang meningkatkan kapasitas produksi, seperti…

  • A. Permintaan konsumen dan ekspor
  • B. Investasi modal dan teknologi
  • C. Kebijakan fiskal dan moneter
  • D. Distribusi pendapatan dan kemiskinan
Jawaban: B
Teori pertumbuhan ekonomi sisi penawaran berfokus pada peningkatan kapasitas produksi melalui investasi modal, teknologi, dan sumber daya manusia.
38.

Dalam konteks daya saing daerah, konsep keunggulan komparatif merujuk pada kemampuan suatu daerah untuk…

  • A. Menghasilkan barang dengan biaya lebih rendah dibanding daerah lain
  • B. Memiliki teknologi paling canggih di semua sektor
  • C. Mengimpor barang langka dari luar daerah
  • D. Menarik investasi asing sebanyak mungkin
Jawaban: A
Keunggulan komparatif adalah kemampuan daerah menghasilkan barang dengan biaya lebih rendah dibanding daerah lain, sehingga lebih efisien dalam perdagangan.
39.

Faktor yang paling memengaruhi daya saing daerah menurut teori Porter adalah…

  • A. Tingkat upah tenaga kerja yang rendah
  • B. Jumlah penduduk dan luas wilayah
  • C. Ketersediaan sumber daya alam saja
  • D. Kondisi faktor, permintaan, industri terkait, dan strategi perusahaan
Jawaban: D
Teori Porter menyebutkan daya saing daerah dipengaruhi oleh kondisi faktor, kondisi permintaan, industri terkait dan pendukung, serta strategi perusahaan.
40.

Teori pertumbuhan ekonomi wilayah sisi permintaan berfokus pada…

  • A. Peningkatan konsumsi dan investasi lokal
  • B. Pengembangan infrastruktur publik
  • C. Peningkatan ekspor sebagai motor pertumbuhan
  • D. Reformasi kebijakan pajak
Jawaban: C
Teori sisi permintaan menekankan pertumbuhan ekonomi didorong oleh peningkatan ekspor yang meningkatkan permintaan agregat.
41.

Model basis ekspor dalam pertumbuhan ekonomi wilayah menyatakan bahwa pertumbuhan suatu daerah ditentukan oleh…

  • A. Volume ekspor barang dan jasa ke luar daerah
  • B. Jumlah penduduk dan angkatan kerja
  • C. Tingkat tabungan dan investasi
  • D. Kebijakan pemerintah pusat
Jawaban: A
Model basis ekspor menyatakan pertumbuhan daerah terutama didorong oleh ekspor barang dan jasa yang membawa pendapatan dari luar daerah.
42.

Salah satu kelemahan teori pertumbuhan ekonomi sisi permintaan adalah…

  • A. Mengabaikan peran inovasi teknologi
  • B. Terlalu fokus pada keseimbangan internal
  • C. Tidak mempertimbangkan faktor penawaran
  • D. Mengandalkan data impor yang tidak akurat
Jawaban: C
Sisi permintaan sering mengabaikan faktor penawaran seperti kapasitas produksi yang dapat membatasi pertumbuhan.
43.

Dalam analisis permintaan agregat wilayah, komponen yang paling penting adalah…

  • A. Ekspor neto
  • B. Konsumsi rumah tangga
  • C. Investasi pemerintah
  • D. Belanja negara
Jawaban: A
Dalam konteks wilayah, ekspor neto menjadi komponen penting karena membawa pendapatan dari luar wilayah dan mendorong pertumbuhan.
44.

Tabel input-output dalam analisis ekonomi wilayah digunakan untuk…

  • A. Menunjukkan keterkaitan antar sektor ekonomi
  • B. Menghitung pendapatan per kapita
  • C. Mengukur tingkat pengangguran
  • D. Memprediksi inflasi
Jawaban: A
Tabel input-output menunjukkan hubungan saling ketergantungan antar sektor ekonomi melalui aliran input dan output.
45.

Dalam tabel input-output, koefisien input langsung menunjukkan…

  • A. Jumlah output yang dihasilkan oleh suatu sektor
  • B. Total nilai tambah suatu sektor
  • C. Input dari sektor i yang dibutuhkan untuk menghasilkan satu unit output sektor j
  • D. Ekspor bersih suatu sektor
Jawaban: C
Koefisien input langsung adalah jumlah input dari sektor i yang diperlukan untuk memproduksi satu unit output sektor j.
46.

Salah satu manfaat utama tabel input-output adalah…

  • A. Menghitung laju inflasi
  • B. Mengidentifikasi sektor kunci dalam perekonomian
  • C. Mengukur kepadatan penduduk
  • D. Menentukan kebijakan moneter
Jawaban: B
Tabel input-output dapat mengidentifikasi sektor kunci yang memiliki keterkaitan tinggi dengan sektor lain.
47.

Jika suatu daerah memiliki ekspor bersih positif, maka dalam analisis input-output hal ini menunjukkan…

  • A. Daerah tersebut mengalami defisit perdagangan
  • B. Daerah tersebut memiliki permintaan internal tinggi
  • C. Daerah tersebut bergantung pada impor
  • D. Daerah tersebut surplus perdagangan dengan luar daerah
Jawaban: D
Ekspor bersih positif berarti nilai ekspor lebih besar dari impor, menunjukkan surplus perdagangan.
48.

Keterkaitan antardaerah dalam pergerakan barang dan jasa dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi karena…

  • A. Menghilangkan perbedaan harga antar daerah
  • B. Mengurangi ketergantungan pada perdagangan luar negeri
  • C. Memperkuat kebijakan proteksionisme
  • D. Meningkatkan spesialisasi dan efisiensi produksi
Jawaban: D
Pergerakan barang dan jasa antardaerah memungkinkan spesialisasi yang meningkatkan efisiensi dan produktivitas.
49.

Faktor utama yang mendorong mobilitas tenaga kerja antarwilayah adalah…

  • A. Perbedaan upah dan kesempatan kerja
  • B. Ketersediaan perumahan yang murah
  • C. Kebijakan pemerintah yang seragam
  • D. Kepadatan penduduk yang rendah
Jawaban: A
Perbedaan upah dan kesempatan kerja menjadi faktor utama yang mendorong tenaga kerja migrasi antarwilayah.
50.

Dampak positif dari mobilitas tenaga kerja antarwilayah bagi daerah tujuan adalah…

  • A. Mengurangi tekanan upah di daerah asal
  • B. Mengurangi investasi asing
  • C. Menurunkan permintaan barang lokal
  • D. Meningkatkan ketersediaan tenaga kerja terampil
Jawaban: D
Daerah tujuan mendapat manfaat dari masuknya tenaga kerja terampil yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi.
51.

Keterkaitan antardaerah juga dapat terjadi melalui pergerakan modal. Salah satu bentuknya adalah…

  • A. Migrasi tenaga kerja antar provinsi
  • B. Investasi langsung dari satu daerah ke daerah lain
  • C. Perdagangan barang konsumsi antar kota
  • D. Transfer teknologi melalui media sosial
Jawaban: B
Pergerakan modal antardaerah dapat berupa investasi langsung, seperti pembangunan pabrik di daerah lain oleh perusahaan dari daerah asal.
52.

Konsep keterkaitan antardaerah dalam perekonomian wilayah dan kota menekankan bahwa pergerakan barang dan jasa antarwilayah dapat terjadi karena adanya perbedaan …

  • A. struktur pemerintahan dan kebijakan fiskal daerah
  • B. jumlah penduduk dan tingkat urbanisasi
  • C. potensi sumber daya dan spesialisasi produksi
  • D. penggunaan teknologi dan sistem transportasi
Jawaban: C
Pergerakan barang dan jasa antarwilayah pada dasarnya didorong oleh perbedaan potensi sumber daya alam dan spesialisasi produksi di masing-masing daerah, sehingga menciptakan saling ketergantungan.
53.

Dalam analisis mobilitas tenaga kerja antarwilayah, faktor utama yang mendorong seorang pekerja untuk berpindah dari satu daerah ke daerah lain adalah …

  • A. perbedaan upah riil dan kesempatan kerja antar daerah
  • B. tingkat pendidikan yang lebih rendah di daerah asal
  • C. ketersediaan fasilitas kesehatan yang lebih baik di daerah tujuan
  • D. kebijakan pemerintah yang membatasi perpindahan penduduk
Jawaban: A
Perbedaan upah riil dan kesempatan kerja menjadi pendorong utama mobilitas tenaga kerja karena pekerja cenderung mencari daerah dengan imbalan dan peluang kerja yang lebih tinggi.
54.

Salah satu dampak negatif mobilitas tenaga kerja dari daerah perdesaan ke perkotaan adalah …

  • A. peningkatan investasi di daerah asal
  • B. berkurangnya pengangguran di daerah tujuan
  • C. meratanya distribusi pendapatan nasional
  • D. terjadinya brain drain di daerah perdesaan
Jawaban: D
Mobilitas tenaga kerja dari desa ke kota sering menyebabkan brain drain, yaitu hilangnya tenaga kerja terampil dan berpendidikan dari daerah perdesaan, sehingga menghambat pembangunan daerah asal.
55.

Teori migrasi Todaro menjelaskan bahwa keputusan seseorang untuk bermigrasi sangat dipengaruhi oleh …

  • A. perbedaan upah riil yang disesuaikan dengan probabilitas mendapatkan pekerjaan
  • B. perbedaan upah nominal yang diharapkan di perkotaan
  • C. jarak fisik antara daerah asal dan tujuan
  • D. tingkat inflasi yang rendah di daerah tujuan
Jawaban: A
Teori Todaro menekankan bahwa migrasi dipengaruhi oleh perbedaan upah riil yang diharapkan dengan mempertimbangkan probabilitas mendapatkan pekerjaan di perkotaan, bukan hanya upah nominal.
56.

Mobilitas tenaga kerja antarwilayah dapat meningkatkan efisiensi ekonomi secara keseluruhan karena …

  • A. menurunkan biaya produksi di semua daerah
  • B. meningkatkan jumlah tenaga kerja di sektor pertanian
  • C. mengurangi kesenjangan upah antarsektor secara instan
  • D. menyebabkan tenaga kerja mengalir ke sektor yang produktivitasnya lebih tinggi
Jawaban: D
Mobilitas tenaga kerja memungkinkan alokasi sumber daya manusia yang lebih efisien karena pekerja pindah ke daerah atau sektor dengan produktivitas lebih tinggi, sehingga meningkatkan output total.
57.

Dalam analisis mobilitas modal antarwilayah, modal cenderung mengalir dari daerah yang memiliki …

  • A. tingkat bunga tinggi ke daerah dengan tingkat bunga rendah
  • B. risiko investasi tinggi ke daerah dengan risiko rendah
  • C. tingkat bunga rendah ke daerah dengan tingkat bunga tinggi
  • D. pertumbuhan ekonomi lambat ke daerah yang cepat
Jawaban: C
Modal biasanya bergerak dari daerah dengan tingkat bunga rendah (kelebihan modal) ke daerah dengan tingkat bunga tinggi (kekurangan modal) untuk memperoleh imbal hasil yang lebih besar.
58.

Investasi langsung asing (FDI) ke suatu daerah dipengaruhi oleh faktor berikut, kecuali …

  • A. tingkat bunga lokal yang sangat rendah
  • B. ketersediaan infrastruktur yang memadai
  • C. stabilitas politik dan keamanan daerah
  • D. kebijakan fiskal yang tidak konsisten
Jawaban: A
Tingkat bunga lokal yang sangat rendah justru dapat mengurangi daya tarik investasi karena imbal hasil yang ditawarkan rendah, sehingga bukan faktor pendorong FDI.
59.

Hambatan mobilitas modal antarwilayah seringkali disebabkan oleh …

  • A. perbedaan selera konsumen antar daerah
  • B. kebijakan pemerintah yang seragam di semua daerah
  • C. tingkat inflasi yang sama antarwilayah
  • D. adanya informasi yang tidak sempurna tentang peluang investasi
Jawaban: D
Informasi yang tidak sempurna menyebabkan investor tidak mengetahui peluang investasi di daerah lain, sehingga menghambat aliran modal antarwilayah.
60.

Mobilitas modal portofolio (investasi dalam bentuk saham dan obligasi) lebih volatil dibandingkan investasi langsung karena …

  • A. diatur ketat oleh pemerintah daerah
  • B. memiliki risiko yang lebih rendah
  • C. terkait erat dengan sektor riil ekonomi
  • D. lebih mudah dicairkan dan dipindahkan antar daerah
Jawaban: D
Investasi portofolio bersifat lebih likuid dan mudah dipindahkan, sehingga alirannya sangat sensitif terhadap perubahan kondisi pasar dan lebih fluktuatif.
61.

Konsep skala ekonomi (economies of scale) dalam konteks ekonomi wilayah dan kota mengacu pada …

  • A. penurunan biaya produksi rata-rata seiring peningkatan output perusahaan
  • B. peningkatan biaya produksi karena perluasan wilayah usaha
  • C. batasan produksi yang disebabkan oleh keterbatasan sumber daya
  • D. efisiensi yang menurun karena semakin banyaknya pesaing
Jawaban: A
Skala ekonomi adalah fenomena di mana biaya rata-rata per unit output menurun ketika volume produksi meningkat, sehingga mendorong konsentrasi produksi di suatu lokasi.
62.

Pertumbuhan ekonomi wilayah dan kota dapat ditingkatkan melalui skala ekonomi yang terjadi akibat …

  • A. spesialisasi tenaga kerja dan penggunaan mesin berkapasitas besar
  • B. persaingan ketat antar perusahaan kecil
  • C. pembatasan impor barang dari daerah lain
  • D. peningkatan jumlah UMKM secara merata
Jawaban: A
Skala ekonomi mendorong spesialisasi tenaga kerja dan penggunaan mesin berkapasitas besar, yang meningkatkan produktivitas dan efisiensi produksi, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi.
63.

Faktor yang menyebabkan perusahaan memilih lokasi di daerah dengan skala ekonomi tinggi adalah …

  • A. upah tenaga kerja yang murah
  • B. kemudahan memperoleh bahan baku lokal
  • C. biaya produksi lebih rendah akibat aglomerasi
  • D. pajak daerah yang tinggi
Jawaban: C
Skala ekonomi tinggi biasanya terjadi di daerah aglomerasi, di mana biaya produksi rata-rata lebih rendah karena adanya infrastruktur bersama dan efisiensi kolektif.
64.

Salah satu dampak negatif dari skala ekonomi yang terlalu besar dalam suatu wilayah adalah …

  • A. peningkatan inovasi teknologi
  • B. terjadinya kemacetan lalu lintas dan polusi
  • C. penurunan harga barang secara signifikan
  • D. peningkatan investasi asing
Jawaban: B
Konsentrasi aktivitas ekonomi yang berlebihan dapat menimbulkan eksternalitas negatif seperti kemacetan dan polusi, yang mengurangi kualitas hidup dan efisiensi.
65.

Aglomerasi ekonomi mengacu pada …

  • A. penyebaran aktivitas ekonomi secara merata antarwilayah
  • B. pembatasan produksi di daerah perkotaan
  • C. konsentrasi spasial aktivitas ekonomi di suatu lokasi tertentu
  • D. penurunan interaksi antarperusahaan dalam satu kawasan
Jawaban: C
Aglomerasi ekonomi adalah fenomena di mana berbagai aktivitas ekonomi terkonsentrasi di suatu lokasi, biasanya karena adanya manfaat dari kedekatan antar perusahaan.
66.

Jenis aglomerasi yang terjadi ketika perusahaan dalam industri yang sama berkumpul di suatu lokasi disebut …

  • A. aglomerasi urbanisasi
  • B. aglomerasi lokalisasi
  • C. aglomerasi diversifikasi
  • D. aglomerasi jaringan
Jawaban: B
Aglomerasi lokalisasi mengacu pada konsentrasi perusahaan dari industri sejenis yang saling menguntungkan melalui berbagi tenaga kerja terampil dan pemasok khusus.
67.

Faktor mikro yang mendorong terjadinya aglomerasi ekonomi adalah …

  • A. kebijakan pemerintah yang sentralistik
  • B. adanya pasar tenaga kerja bersama (labor pooling)
  • C. perbedaan iklim antarwilayah
  • D. tingkat suku bunga yang seragam
Jawaban: B
Pasar tenaga kerja bersama memungkinkan perusahaan mendapatkan pekerja dengan keterampilan spesifik dengan lebih mudah, sehingga menjadi faktor mikro pendorong aglomerasi.
68.

Dalam aspek mikro aglomerasi, spillover pengetahuan (knowledge spillover) terjadi ketika …

  • A. perusahaan merahasiakan inovasi dari pesaing
  • B. ide dan teknologi menyebar antarpelaku ekonomi yang berdekatan
  • C. pemerintah membatasi pertukaran informasi
  • D. perusahaan hanya berfokus pada produksi massal
Jawaban: B
Spillover pengetahuan adalah manfaat aglomerasi di mana interaksi antarpelaku ekonomi yang berdekatan memfasilitasi penyebaran ide dan teknologi, mendorong inovasi.
69.

Dalam konteks aglomerasi ekonomi, economies of scale internal terjadi ketika…

  • A. biaya produksi per unit menurun karena perusahaan memperluas skala produksinya
  • B. perusahaan dapat memanfaatkan tenaga kerja spesialis dari luar
  • C. biaya transportasi antarperusahaan dalam satu kawasan menjadi lebih murah
  • D. adanya spillover pengetahuan antar perusahaan yang berlokasi berdekatan
Jawaban: A
Economies of scale internal adalah penurunan biaya rata-rata jangka panjang akibat peningkatan skala produksi di dalam satu perusahaan.
70.

Faktor utama yang mendorong terjadinya aglomerasi ekonomi dari sisi permintaan adalah…

  • A. ketersediaan sumber daya alam yang melimpah
  • B. kemudahan akses terhadap pasar yang besar
  • C. kebijakan insentif pajak dari pemerintah daerah
  • D. ketersediaan infrastruktur transportasi yang memadai
Jawaban: B
Dari sisi permintaan, aglomerasi didorong oleh kedekatan dengan pasar yang besar untuk mengurangi biaya penjualan dan distribusi.
71.

Aspek mikro yang mendorong perusahaan memilih lokasi di pusat aglomerasi adalah…

  • A. persaingan harga yang lebih tinggi
  • B. tingkat upah tenaga kerja yang lebih rendah
  • C. penurunan biaya pencarian input dan tenaga kerja
  • D. biaya sewa lahan yang lebih murah
Jawaban: C
Aglomerasi menurunkan biaya pencarian (search cost) karena input dan tenaga kerja terkonsentrasi di satu area.
72.

Dalam teori lokasi, aglomerasi dapat menyebabkan terbentuknya…

  • A. poligon Thunen
  • B. efek spread dan backwash
  • C. pusat pertumbuhan (growth pole)
  • D. kurva indiferen spasial
Jawaban: C
Aglomerasi sering menghasilkan pusat pertumbuhan di mana kegiatan ekonomi terkonsentrasi dan mendorong perkembangan wilayah sekitarnya.
73.

Urbanisasi yang tidak terkendali di negara berkembang seringkali menimbulkan…

  • A. peningkatan produktivitas pertanian
  • B. pertumbuhan ekonomi yang merata
  • C. kemacetan lalu lintas dan permukiman kumuh
  • D. penurunan angka kriminalitas
Jawaban: C
Urbanisasi berlebihan menyebabkan masalah seperti kemacetan dan permukiman kumuh akibat keterbatasan infrastruktur.
74.

Salah satu dampak negatif urbanisasi terhadap daerah asal (rural) adalah…

  • A. peningkatan investasi di desa
  • B. terjadinya brain drain atau hilangnya tenaga kerja terdidik
  • C. pertumbuhan sektor informal yang pesat
  • D. meningkatnya pendapatan per kapita desa
Jawaban: B
Urbanisasi menyebabkan migrasi tenaga kerja terdidik dari desa ke kota, sehingga daerah asal kehilangan sumber daya manusia berkualitas.
75.

Faktor pendorong urbanisasi dari sisi daerah tujuan (pull factor) adalah…

  • A. terbatasnya lahan pertanian di desa
  • B. tingkat upah yang lebih tinggi di kota
  • C. bencana alam di pedesaan
  • D. menurunnya harga hasil pertanian
Jawaban: B
Pull factor utama urbanisasi adalah peluang kerja dan upah yang lebih tinggi di perkotaan.
76.

Masalah permukiman kumuh (slum) di perkotaan erat kaitannya dengan…

  • A. ketersediaan perumahan formal yang terjangkau
  • B. tingginya tingkat kriminalitas
  • C. kebijakan segregasi sosial
  • D. lemahnya penegakan hukum pertanahan
Jawaban: A
Permukiman kumuh muncul karena ketidaktersediaan perumahan formal yang terjangkau bagi penduduk berpendapatan rendah.
77.

Dalam analisis penyediaan perumahan perkotaan, segregasi sosial dapat menyebabkan…

  • A. peningkatan interaksi antarkelompok sosial
  • B. pemerataan akses terhadap fasilitas umum
  • C. terbentuknya daerah kantong miskin yang terisolasi
  • D. penurunan harga rumah di pusat kota
Jawaban: C
Segregasi sosial memisahkan kelompok berdasarkan status ekonomi, sehingga kelompok miskin cenderung terisolasi di daerah kantong.
78.

Kebijakan yang dapat mengurangi segregasi sosial di perkotaan adalah…

  • A. pembangunan perumahan eksklusif di pinggiran kota
  • B. program perumahan campuran (mixed-income housing)
  • C. pemberian subsidi hanya untuk rumah mewah
  • D. pembatasan migrasi penduduk ke kota
Jawaban: B
Perumahan campuran dengan berbagai tingkat pendapatan dapat mendorong integrasi sosial dan mengurangi segregasi.
79.

Salah satu penyebab utama kriminalitas di daerah perkotaan adalah…

  • A. tingginya tingkat pendidikan masyarakat
  • B. kesenjangan ekonomi yang lebar
  • C. banyaknya ruang terbuka hijau
  • D. rendahnya kepadatan penduduk
Jawaban: B
Kesenjangan ekonomi yang besar menimbulkan frustrasi dan mendorong tindakan kriminal sebagai cara cepat mendapatkan keuntungan.
80.

Pembangunan daerah perkotaan yang baik dapat menurunkan angka kriminalitas melalui…

  • A. pengawasan partisipatif dari masyarakat
  • B. pembangunan gedung pencakar langit
  • C. penghapusan semua sektor informal
  • D. pemusatan pusat perbelanjaan di satu titik
Jawaban: A
Pengawasan partisipatif oleh masyarakat dapat meningkatkan rasa aman dan mencegah kejahatan di lingkungan perkotaan.
81.

Hubungan antara kriminalitas dan tata ruang kota menunjukkan bahwa…

  • A. semakin terang pencahayaan jalan, semakin tinggi kriminalitas
  • B. daerah dengan kepadatan tinggi cenderung memiliki angka kejahatan lebih rendah
  • C. kawasan kumuh seringkali menjadi pusat aktivitas kriminal
  • D. kriminalitas tidak dipengaruhi oleh desain perkotaan
Jawaban: C
Kawasan kumuh yang padat dan minim pengawasan sering menjadi lokasi maraknya aktivitas kriminal.
82.

Ketimpangan antarwilayah diukur dengan indikator seperti…

  • A. Indeks Gini atau rasio PDRB per kapita antar daerah
  • B. tingkat inflasi nasional
  • C. jumlah penduduk total
  • D. luas wilayah masing-masing daerah
Jawaban: A
Indeks Gini dan rasio PDRB per kapita adalah alat umum untuk mengukur ketimpangan pendapatan antarwilayah.
83.

Teori polarisasi ekonomi menjelaskan bahwa ketimpangan antarwilayah terjadi karena…

  • A. pemerataan investasi di semua daerah
  • B. arus modal dan tenaga kerja terkonsentrasi ke daerah maju
  • C. kebijakan desentralisasi yang sempurna
  • D. perdagangan antardaerah yang seimbang
Jawaban: B
Teori polarisasi menyatakan bahwa daerah maju menarik modal dan tenaga kerja dari daerah tertinggal, memperlebar ketimpangan.
84.

Salah satu dampak negatif dari ketimpangan antarwilayah yang parah adalah…

  • A. peningkatan stabilitas sosial politik
  • B. migrasi massal ke daerah tertinggal
  • C. potensi konflik sosial dan separatisme daerah
  • D. pemerataan pembangunan infrastruktur
Jawaban: C
Ketimpangan yang tajam dapat memicu kecemburuan sosial dan gerakan separatisme di daerah yang merasa terpinggirkan.
85.

Indeks Williamson digunakan untuk mengukur…

  • A. tingkat kemiskinan absolut
  • B. ketimpangan antarwilayah
  • C. mobilitas modal
  • D. daya saing daerah
Jawaban: B
Indeks Williamson adalah alat ukur ketimpangan antarwilayah yang membandingkan PDRB per kapita antar daerah.
86.

Menurut teori ketimpangan antarwilayah, salah satu faktor penyebab ketimpangan adalah…

  • A. pemerataan investasi
  • B. kebijakan fiskal seragam
  • C. perbedaan sumber daya alam
  • D. mobilitas tenaga kerja sempurna
Jawaban: C
Perbedaan sumber daya alam antarwilayah menyebabkan ketimpangan karena daerah kaya SDA tumbuh lebih cepat.
87.

Kemiskinan absolut didefinisikan sebagai kondisi…

  • A. ketidakmampuan memenuhi kebutuhan dasar minimum
  • B. ketimpangan pendapatan relatif
  • C. kurangnya akses pendidikan
  • D. rendahnya partisipasi politik
Jawaban: A
Kemiskinan absolut mengacu pada ketidakmampuan seseorang memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan dan sandang.
88.

Indikator yang umum digunakan untuk mengukur kemiskinan adalah…

  • A. Indeks Gini
  • B. Indeks Williamson
  • C. Garis Kemiskinan
  • D. PDRB per kapita
Jawaban: C
Garis Kemiskinan adalah batas pendapatan minimum yang digunakan untuk mengidentifikasi penduduk miskin.
89.

Dimensi kemiskinan menurut pandangan Amartya Sen mencakup…

  • A. hanya kekurangan pendapatan
  • B. keterbatasan kapabilitas
  • C. kurangnya aset fisik
  • D. rendahnya konsumsi
Jawaban: B
Amartya Sen mendefinisikan kemiskinan sebagai keterbatasan kapabilitas, bukan sekadar rendahnya pendapatan.
90.

Salah satu dimensi kemiskinan adalah kerentanan, yang berarti…

  • A. risiko jatuh miskin akibat guncangan
  • B. ketidakmampuan bersuara
  • C. ketidakberdayaan hukum
  • D. isolasi geografis
Jawaban: A
Kerentanan mengacu pada risiko seseorang jatuh miskin karena guncangan ekonomi atau alam.
91.

Kemiskinan struktural disebabkan oleh…

  • A. kemalasan individu
  • B. keterbatasan fisik
  • C. sistem sosial yang tidak adil
  • D. bencana alam temporer
Jawaban: C
Kemiskinan struktural berasal dari ketidakadilan sistem sosial, seperti akses terbatas pada sumber daya.
92.

Peran pemerintah dalam pembangunan wilayah dan kota yang paling mendasar adalah…

  • A. menyediakan barang publik
  • B. mengatur harga pasar
  • C. memiliki semua perusahaan
  • D. menentukan lokasi industri
Jawaban: A
Pemerintah bertugas menyediakan barang publik seperti infrastruktur yang tidak disediakan pasar.
93.

Kegagalan pasar seperti eksternalitas negatif dapat diatasi pemerintah melalui…

  • A. subsidi
  • B. regulasi
  • C. privatisasi
  • D. deregulasi
Jawaban: B
Regulasi pemerintah, seperti pajak atau larangan, dapat mengoreksi eksternalitas negatif misalnya polusi.
94.

Intervensi pemerintah dalam pembangunan wilayah bertujuan untuk…

  • A. meningkatkan efisiensi pasar semata
  • B. mengurangi disparitas regional
  • C. memaksimalkan laba BUMN
  • D. menarik investor asing
Jawaban: B
Pemerintah intervensi untuk mengurangi ketimpangan antarwilayah melalui alokasi dana dan pembangunan.
95.

Kelembagaan pembangunan wilayah dan kota yang berfungsi sebagai koordinator adalah…

  • A. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
  • B. Dinas Pendidikan
  • C. Kamar Dagang
  • D. Lembaga Swadaya Masyarakat
Jawaban: A
Bappeda berperan merencanakan dan mengoordinasikan pembangunan antar sektor di wilayah dan kota.
96.

Salah satu prinsip kelembagaan pembangunan yang efektif adalah…

  • A. sentralisasi kewenangan
  • B. partisipasi masyarakat
  • C. dominasi sektor swasta
  • D. birokrasi kaku
Jawaban: B
Partisipasi masyarakat memastikan pembangunan sesuai kebutuhan lokal dan meningkatkan akuntabilitas.
97.

Kelembagaan pembangunan yang lemah dapat menyebabkan…

  • A. pertumbuhan ekonomi cepat
  • B. pemerataan pendapatan
  • C. inefisiensi alokasi sumber daya
  • D. peningkatan investasi
Jawaban: C
Kelembagaan lemah menghambat koordinasi sehingga alokasi sumber daya menjadi tidak efisien.
98.

Dalam perspektif spasial, tata kelola pemerintah yang baik memerlukan…

  • A. pengabaian batas administratif
  • B. koordinasi lintas daerah
  • C. sentralisasi penuh
  • D. penghapusan otonomi daerah
Jawaban: B
Koordinasi lintas daerah penting karena masalah spasial seperti polusi tidak mengenal batas administratif.
99.

Desentralisasi dalam tata kelola spasial bertujuan untuk…

  • A. mempercepat pengambilan keputusan lokal
  • B. memusatkan kekuasaan di pusat
  • C. mengurangi partisipasi publik
  • D. menyeragamkan kebijakan nasional
Jawaban: A
Desentralisasi memberi kewenangan daerah sehingga keputusan pembangunan lebih cepat dan sesuai konteks lokal.
100.

Kolaborasi antarwilayah dalam tata kelola spasial penting untuk mengatasi…

  • A. masalah yang melintasi batas daerah
  • B. persaingan investasi
  • C. isolasi budaya
  • D. monopoli perdagangan
Jawaban: A
Masalah seperti banjir atau transportasi antarwilayah memerlukan kolaborasi karena dampaknya lintas daerah.

Coba deh cek lagi jawaban soal nomor 5 tentang sewa lahan di Modul 3. Sering banget yang salah paham antara sewa dengan harga jual properti. Di UAS nanti, model penggunaan lahan selalu muncul dalam soal yang butuh logika spasial. Biasanya yang bikin jebakan itu soal lokasi optimum.

Di STPL4106 Ekonomi Wilayah dan Kota, teori lokasi di Modul 2 jadi fondasi yang wajib kamu kuasai, apalagi kaitannya dengan distribusi spasial. Soal UT tipe UO sering kasus kota yang mengalami aglomerasi atau kemacetan, jadi coba latihan pakai tabel input-output di Modul 4. Masih ada latihan UAS UT lain buat matkul ini kalau kamu mau perbanyak latihan. Jangan lupa istirahat, biar otaknya segar waktu ujian nanti.

Bagikan

error: Content is protected !!