Bayangkan sedang asyik baca Modul 4 tentang pertumbuhan ekonomi sisi penawaran, eh tiba-tiba ingat besok ujian. Materinya banyak dan saling terkait, terutama antara teori lokasi di Modul 2 dengan analisis sewa lahan di Modul 3. Dua topik ini memang bikin pusing. latihan soal Universitas Terbuka di halaman ini bisa jadi jurus jitu buat bedain konsep-konsep inti di STPL4106 Ekonomi Wilayah dan Kota.
Modul 5 yang membahas mobilitas sumber daya antarwilayah sering muncul bareng Modul 6 soal aglomerasi. Banyak yang salah fokus padahal keduanya punya hubungan erat dalam pertumbuhan wilayah. Soal UT di sini sengaja kami susun dengan pola seperti itu. soal UAS UT Ekonomi Pembangunan ini membantu kamu melihat keterkaitan antarmodul secara langsung.
Soal Ujian UT di bawah ini mencakup inti dari masing-masing kegiatan belajar, mulai dari masalah perumahan perkotaan di Modul 7 hingga analisis kemiskinan di Modul 8. Setiap soal dilengkapi kunci jawaban dan pembahasan yang jelas. bank soal UAS UT ini memang kami rancang agar kamu bisa langsung paham di mana letak kesalahanmu.
Soal UT STPL4106 Ekonomi Wilayah dan Kota
Ilmu ekonomi mempelajari perilaku manusia dalam memenuhi kebutuhan yang tidak terbatas dengan sumber daya yang langka. Pernyataan ini merupakan definisi dari ilmu ekonomi menurut aliran…
Definisi ilmu ekonomi sebagai studi tentang alokasi sumber daya yang langka untuk memenuhi kebutuhan manusia yang tidak terbatas merupakan pandangan aliran modern.
Dalam kegiatan ekonomi, rumah tangga produsen berperan sebagai…
Rumah tangga produsen berperan menghasilkan barang dan jasa, berbeda dengan rumah tangga konsumen yang menyediakan faktor produksi.
Hukum permintaan menyatakan bahwa apabila harga suatu barang naik, maka jumlah barang yang diminta akan…
Hukum permintaan menyatakan hubungan negatif antara harga dan jumlah yang diminta, sehingga kenaikan harga menyebabkan penurunan jumlah permintaan.
Keseimbangan pasar terjadi pada saat…
Keseimbangan pasar tercapai ketika jumlah barang yang diminta konsumen sama dengan jumlah barang yang ditawarkan produsen pada harga tertentu.
Konsep ruang dalam ilmu ekonomi wilayah dan kota merujuk pada…
Ruang dalam konteks ekonomi wilayah dan kota adalah tempat berlangsungnya aktivitas ekonomi dan interaksi antar pelaku ekonomi dengan berbagai karakteristik.
Lokasi absolut suatu tempat ditentukan oleh…
Lokasi absolut mengacu pada posisi tetap di permukaan bumi yang dinyatakan dengan koordinat geografis seperti garis lintang dan garis bujur.
Pembagian wilayah formal didasarkan pada…
Wilayah formal didefinisikan berdasarkan keseragaman kriteria tertentu, misalnya wilayah agraris atau wilayah dengan budaya yang sama.
Dalam ilmu ekonomi wilayah dan kota, yang dimaksud dengan wilayah nodal adalah…
Wilayah nodal adalah wilayah yang memiliki pusat kegiatan (node) yang berfungsi sebagai pusat pertumbuhan dan daerah sekitarnya saling terikat secara fungsional.
Urgensi mempelajari ilmu ekonomi wilayah dan kota antara lain untuk…
Ilmu ekonomi wilayah dan kota penting untuk mengidentifikasi dan mengatasi ketimpangan pembangunan antarwilayah guna menciptakan pertumbuhan yang merata.
Ruang lingkup ilmu ekonomi wilayah dan kota mencakup analisis tentang…
Ruang lingkup ilmu ekonomi wilayah dan kota berfokus pada bagaimana sumber daya dialokasikan dan aktivitas ekonomi tersebar dalam ruang geografis.
Salah satu manfaat mempelajari ekonomi wilayah dan kota adalah membantu pemerintah dalam…
Pengetahuan ekonomi wilayah dan kota digunakan untuk merencanakan tata ruang dan strategi pembangunan yang sesuai dengan potensi masing-masing daerah.
Pendekatan ekonomi wilayah dan kota sangat relevan dalam kebijakan otonomi daerah karena…
Otonomi daerah memberi kewenangan kepada daerah untuk mengelola sumber daya dan potensi ekonominya, yang memerlukan pemahaman ekonomi wilayah dan kota.
Teori lokasi Von Thünen terutama membahas tentang…
Teori Von Thünen menjelaskan bagaimana jarak dari pasar mempengaruhi jenis penggunaan lahan pertanian, sehingga membentuk pola melingkar.
Dalam teori lokasi Weber, faktor utama yang menentukan lokasi industri adalah…
Teori Weber menekankan minimalisasi biaya transportasi, baik untuk bahan baku maupun produk jadi, sebagai penentu lokasi industri.
Menurut teori lokasi Christaller, pusat-pusat pelayanan membentuk pola…
Teori tempat sentral Christaller menyatakan bahwa pusat pelayanan tersebar dalam pola heksagonal untuk menjangkau area pasar secara efisien.
Variabel penentu lokasi kegiatan ekonomi yang berkaitan dengan kemudahan akses terhadap bahan baku dan pasar disebut…
Faktor transportasi menjadi penentu utama karena berkaitan dengan biaya dan kemudahan pergerakan bahan baku menuju pabrik dan produk ke pasar.
Salah satu perkembangan teori lokasi adalah munculnya konsep ekonomi aglomerasi, yang berarti…
Aglomerasi ekonomi merujuk pada pemusatan kegiatan ekonomi di suatu lokasi yang memberikan keuntungan bersama seperti efisiensi dan inovasi.
Teori lokasi yang dikemukakan oleh Johann Heinrich von Thunen pada awal abad ke-19 dikenal sebagai teori lokasi pertanian. Dalam teori tersebut, von Thunen menjelaskan bahwa pola penggunaan lahan di sekitar pasar bergantung pada faktor utama, yaitu…
Von Thunen menekankan bahwa jarak ke pasar dan biaya transportasi adalah faktor utama yang menentukan pola penggunaan lahan pertanian, dengan harga komoditas sebagai variabel penentu.
Alfred Weber mengembangkan teori lokasi industri yang menyatakan bahwa lokasi optimal suatu pabrik ditentukan oleh biaya transportasi, biaya tenaga kerja, dan faktor aglomerasi. Weber menggunakan konsep isotim untuk menggambarkan…
Isotim adalah garis yang menunjukkan lokasi dengan biaya transportasi yang sama dari suatu sumber daya atau pasar, digunakan Weber untuk menganalisis lokasi industri.
Teori lokasi sentral (central place theory) yang dikemukakan oleh Walter Christaller menjelaskan tentang hierarki pusat-pusat pelayanan. Christaller menggunakan konsep "threshold" yang berarti…
Threshold dalam teori Christaller adalah populasi minimum yang dibutuhkan agar suatu barang atau jasa dapat tersedia secara komersial di suatu lokasi.
Variabel penentu dalam pemilihan lokasi kegiatan ekonomi yang berkaitan dengan kemudahan akses terhadap bahan baku, energi, dan pasar adalah faktor…
Faktor transportasi mencakup akses terhadap bahan baku, energi, dan pasar karena biaya dan infrastruktur transportasi mempengaruhi efisiensi distribusi.
Dalam memilih lokasi industri, ketersediaan tenaga kerja yang terampil dan murah sering menjadi pertimbangan utama. Faktor ini termasuk dalam variabel penentu lokasi yang disebut…
Faktor tenaga kerja meliputi kualitas, kuantitas, dan upah tenaga kerja yang mempengaruhi biaya produksi dan daya saing industri.
Kebijakan pemerintah seperti insentif pajak, kawasan industri, dan peraturan lingkungan dapat mempengaruhi keputusan lokasi suatu perusahaan. Variabel ini termasuk dalam kategori…
Faktor kelembagaan dan regulasi mencakup kebijakan pemerintah, insentif, hukum, dan peraturan yang mempengaruhi iklim investasi dan lokasi usaha.
Suatu perusahaan memilih lokasi di dekat pelabuhan untuk memudahkan ekspor produk. Faktor utama yang mendasari keputusan tersebut adalah…
Akses ke pasar global melalui pelabuhan memudahkan distribusi ekspor, sehingga menjadi faktor penentu lokasi bagi perusahaan yang berorientasi ekspor.
Distribusi spasial aktivitas ekonomi yang terkonsentrasi di satu wilayah disebut dengan istilah…
Aglomerasi adalah konsentrasi spasial aktivitas ekonomi di satu wilayah, yang menghasilkan efisiensi dan keuntungan bersama.
Faktor yang paling mendorong terjadinya konsentrasi industri di suatu kawasan adalah…
Efek aglomerasi seperti berbagi infrastruktur, tenaga kerja terampil, dan pengetahuan mendorong perusahaan berkumpul di satu kawasan.
Dalam distribusi spasial, kegiatan ekonomi cenderung menyebar ke pinggiran kota karena…
Biaya lahan yang lebih rendah di pinggiran kota mendorong penyebaran kegiatan ekonomi seperti industri dan pergudangan ke luar pusat kota.
Berdasarkan teori lokasi optimum, suatu perusahaan akan memilih lokasi yang meminimalkan…
Teori lokasi optimum menyatakan bahwa lokasi ideal adalah yang meminimalkan biaya total produksi dan distribusi untuk memaksimalkan keuntungan.
Dalam menentukan lokasi optimum untuk kegiatan perdagangan, faktor yang paling penting adalah…
Jarak ke pemasok dan konsumen mempengaruhi biaya transportasi dan waktu, yang sangat penting bagi kelancaran kegiatan perdagangan.
Teori penggunaan lahan yang dikaitkan dengan jarak dari pusat kota menghasilkan pola konsentris, yaitu…
Model konsentris menunjukkan bahwa pusat kota memiliki harga lahan tertinggi dan digunakan untuk kegiatan komersial dan jasa yang mampu membayar sewa tinggi.
Lokasi optimum untuk suatu pabrik menurut teori Weber adalah titik di mana total biaya transportasi bahan baku dan produk jadi adalah…
Weber berpendapat bahwa lokasi optimum meminimalkan biaya transportasi dari sumber bahan baku ke pabrik dan dari pabrik ke pasar.
Konsep sewa lahan dalam model von Thunen menunjukkan bahwa lahan di dekat pasar akan digunakan untuk komoditas yang memiliki karakteristik…
Komoditas yang mudah rusak seperti sayuran dan buah-buahan memerlukan transportasi cepat, sehingga lahan dekat pasar digunakan untuk tanaman tersebut karena biaya transportasi tinggi.
Model penggunaan lahan menurut teori sewa lahan (bid-rent theory) menyatakan bahwa penggunaan lahan pertanian akan berada di luar kota karena…
Sewa lahan pertanian lebih rendah dibandingkan sewa untuk kegiatan perkotaan seperti komersial dan perumahan, sehingga pertanian terdorong ke pinggiran.
Dalam teori land rent, penggunaan lahan untuk rumah sakit dan kantor pemerintah cenderung berada di pusat kota karena…
Pusat kota memiliki aksesibilitas tinggi sehingga memudahkan akses masyarakat, menjadikannya lokasi ideal untuk fasilitas publik seperti rumah sakit dan kantor pemerintah.
Dalam teori sewa lahan, konsep yang menjelaskan bahwa sewa lahan tertinggi terjadi di lokasi yang paling dekat dengan pusat kota disebut sebagai…
Teori sewa lahan menyatakan bahwa sewa diferensial adalah sewa tertinggi yang terjadi di lokasi paling dekat dengan pusat kota karena aksesibilitas yang lebih baik.
Model penggunaan lahan yang dikembangkan oleh von Thünen menekankan bahwa pola penggunaan lahan di sekitar pasar ditentukan oleh…
Model von Thünen menyatakan bahwa pola penggunaan lahan di sekitar pasar ditentukan oleh biaya transportasi dan harga komoditas, di mana komoditas dengan biaya transportasi tinggi akan diproduksi lebih dekat ke pasar.
Teori pertumbuhan ekonomi wilayah sisi penawaran menekankan pada faktor-faktor yang meningkatkan kapasitas produksi, seperti…
Teori pertumbuhan ekonomi sisi penawaran berfokus pada peningkatan kapasitas produksi melalui investasi modal, teknologi, dan sumber daya manusia.
Dalam konteks daya saing daerah, konsep keunggulan komparatif merujuk pada kemampuan suatu daerah untuk…
Keunggulan komparatif adalah kemampuan daerah menghasilkan barang dengan biaya lebih rendah dibanding daerah lain, sehingga lebih efisien dalam perdagangan.
Faktor yang paling memengaruhi daya saing daerah menurut teori Porter adalah…
Teori Porter menyebutkan daya saing daerah dipengaruhi oleh kondisi faktor, kondisi permintaan, industri terkait dan pendukung, serta strategi perusahaan.
Teori pertumbuhan ekonomi wilayah sisi permintaan berfokus pada…
Teori sisi permintaan menekankan pertumbuhan ekonomi didorong oleh peningkatan ekspor yang meningkatkan permintaan agregat.
Model basis ekspor dalam pertumbuhan ekonomi wilayah menyatakan bahwa pertumbuhan suatu daerah ditentukan oleh…
Model basis ekspor menyatakan pertumbuhan daerah terutama didorong oleh ekspor barang dan jasa yang membawa pendapatan dari luar daerah.
Salah satu kelemahan teori pertumbuhan ekonomi sisi permintaan adalah…
Sisi permintaan sering mengabaikan faktor penawaran seperti kapasitas produksi yang dapat membatasi pertumbuhan.
Dalam analisis permintaan agregat wilayah, komponen yang paling penting adalah…
Dalam konteks wilayah, ekspor neto menjadi komponen penting karena membawa pendapatan dari luar wilayah dan mendorong pertumbuhan.
Tabel input-output dalam analisis ekonomi wilayah digunakan untuk…
Tabel input-output menunjukkan hubungan saling ketergantungan antar sektor ekonomi melalui aliran input dan output.
Dalam tabel input-output, koefisien input langsung menunjukkan…
Koefisien input langsung adalah jumlah input dari sektor i yang diperlukan untuk memproduksi satu unit output sektor j.
Salah satu manfaat utama tabel input-output adalah…
Tabel input-output dapat mengidentifikasi sektor kunci yang memiliki keterkaitan tinggi dengan sektor lain.
Jika suatu daerah memiliki ekspor bersih positif, maka dalam analisis input-output hal ini menunjukkan…
Ekspor bersih positif berarti nilai ekspor lebih besar dari impor, menunjukkan surplus perdagangan.
Keterkaitan antardaerah dalam pergerakan barang dan jasa dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi karena…
Pergerakan barang dan jasa antardaerah memungkinkan spesialisasi yang meningkatkan efisiensi dan produktivitas.
Faktor utama yang mendorong mobilitas tenaga kerja antarwilayah adalah…
Perbedaan upah dan kesempatan kerja menjadi faktor utama yang mendorong tenaga kerja migrasi antarwilayah.
Dampak positif dari mobilitas tenaga kerja antarwilayah bagi daerah tujuan adalah…
Daerah tujuan mendapat manfaat dari masuknya tenaga kerja terampil yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi.
Keterkaitan antardaerah juga dapat terjadi melalui pergerakan modal. Salah satu bentuknya adalah…
Pergerakan modal antardaerah dapat berupa investasi langsung, seperti pembangunan pabrik di daerah lain oleh perusahaan dari daerah asal.
Konsep keterkaitan antardaerah dalam perekonomian wilayah dan kota menekankan bahwa pergerakan barang dan jasa antarwilayah dapat terjadi karena adanya perbedaan …
Pergerakan barang dan jasa antarwilayah pada dasarnya didorong oleh perbedaan potensi sumber daya alam dan spesialisasi produksi di masing-masing daerah, sehingga menciptakan saling ketergantungan.
Dalam analisis mobilitas tenaga kerja antarwilayah, faktor utama yang mendorong seorang pekerja untuk berpindah dari satu daerah ke daerah lain adalah …
Perbedaan upah riil dan kesempatan kerja menjadi pendorong utama mobilitas tenaga kerja karena pekerja cenderung mencari daerah dengan imbalan dan peluang kerja yang lebih tinggi.
Salah satu dampak negatif mobilitas tenaga kerja dari daerah perdesaan ke perkotaan adalah …
Mobilitas tenaga kerja dari desa ke kota sering menyebabkan brain drain, yaitu hilangnya tenaga kerja terampil dan berpendidikan dari daerah perdesaan, sehingga menghambat pembangunan daerah asal.
Teori migrasi Todaro menjelaskan bahwa keputusan seseorang untuk bermigrasi sangat dipengaruhi oleh …
Teori Todaro menekankan bahwa migrasi dipengaruhi oleh perbedaan upah riil yang diharapkan dengan mempertimbangkan probabilitas mendapatkan pekerjaan di perkotaan, bukan hanya upah nominal.
Mobilitas tenaga kerja antarwilayah dapat meningkatkan efisiensi ekonomi secara keseluruhan karena …
Mobilitas tenaga kerja memungkinkan alokasi sumber daya manusia yang lebih efisien karena pekerja pindah ke daerah atau sektor dengan produktivitas lebih tinggi, sehingga meningkatkan output total.
Dalam analisis mobilitas modal antarwilayah, modal cenderung mengalir dari daerah yang memiliki …
Modal biasanya bergerak dari daerah dengan tingkat bunga rendah (kelebihan modal) ke daerah dengan tingkat bunga tinggi (kekurangan modal) untuk memperoleh imbal hasil yang lebih besar.
Investasi langsung asing (FDI) ke suatu daerah dipengaruhi oleh faktor berikut, kecuali …
Tingkat bunga lokal yang sangat rendah justru dapat mengurangi daya tarik investasi karena imbal hasil yang ditawarkan rendah, sehingga bukan faktor pendorong FDI.
Hambatan mobilitas modal antarwilayah seringkali disebabkan oleh …
Informasi yang tidak sempurna menyebabkan investor tidak mengetahui peluang investasi di daerah lain, sehingga menghambat aliran modal antarwilayah.
Mobilitas modal portofolio (investasi dalam bentuk saham dan obligasi) lebih volatil dibandingkan investasi langsung karena …
Investasi portofolio bersifat lebih likuid dan mudah dipindahkan, sehingga alirannya sangat sensitif terhadap perubahan kondisi pasar dan lebih fluktuatif.
Konsep skala ekonomi (economies of scale) dalam konteks ekonomi wilayah dan kota mengacu pada …
Skala ekonomi adalah fenomena di mana biaya rata-rata per unit output menurun ketika volume produksi meningkat, sehingga mendorong konsentrasi produksi di suatu lokasi.
Pertumbuhan ekonomi wilayah dan kota dapat ditingkatkan melalui skala ekonomi yang terjadi akibat …
Skala ekonomi mendorong spesialisasi tenaga kerja dan penggunaan mesin berkapasitas besar, yang meningkatkan produktivitas dan efisiensi produksi, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi.
Faktor yang menyebabkan perusahaan memilih lokasi di daerah dengan skala ekonomi tinggi adalah …
Skala ekonomi tinggi biasanya terjadi di daerah aglomerasi, di mana biaya produksi rata-rata lebih rendah karena adanya infrastruktur bersama dan efisiensi kolektif.
Salah satu dampak negatif dari skala ekonomi yang terlalu besar dalam suatu wilayah adalah …
Konsentrasi aktivitas ekonomi yang berlebihan dapat menimbulkan eksternalitas negatif seperti kemacetan dan polusi, yang mengurangi kualitas hidup dan efisiensi.
Aglomerasi ekonomi mengacu pada …
Aglomerasi ekonomi adalah fenomena di mana berbagai aktivitas ekonomi terkonsentrasi di suatu lokasi, biasanya karena adanya manfaat dari kedekatan antar perusahaan.
Jenis aglomerasi yang terjadi ketika perusahaan dalam industri yang sama berkumpul di suatu lokasi disebut …
Aglomerasi lokalisasi mengacu pada konsentrasi perusahaan dari industri sejenis yang saling menguntungkan melalui berbagi tenaga kerja terampil dan pemasok khusus.
Faktor mikro yang mendorong terjadinya aglomerasi ekonomi adalah …
Pasar tenaga kerja bersama memungkinkan perusahaan mendapatkan pekerja dengan keterampilan spesifik dengan lebih mudah, sehingga menjadi faktor mikro pendorong aglomerasi.
Dalam aspek mikro aglomerasi, spillover pengetahuan (knowledge spillover) terjadi ketika …
Spillover pengetahuan adalah manfaat aglomerasi di mana interaksi antarpelaku ekonomi yang berdekatan memfasilitasi penyebaran ide dan teknologi, mendorong inovasi.
Dalam konteks aglomerasi ekonomi, economies of scale internal terjadi ketika…
Economies of scale internal adalah penurunan biaya rata-rata jangka panjang akibat peningkatan skala produksi di dalam satu perusahaan.
Faktor utama yang mendorong terjadinya aglomerasi ekonomi dari sisi permintaan adalah…
Dari sisi permintaan, aglomerasi didorong oleh kedekatan dengan pasar yang besar untuk mengurangi biaya penjualan dan distribusi.
Aspek mikro yang mendorong perusahaan memilih lokasi di pusat aglomerasi adalah…
Aglomerasi menurunkan biaya pencarian (search cost) karena input dan tenaga kerja terkonsentrasi di satu area.
Dalam teori lokasi, aglomerasi dapat menyebabkan terbentuknya…
Aglomerasi sering menghasilkan pusat pertumbuhan di mana kegiatan ekonomi terkonsentrasi dan mendorong perkembangan wilayah sekitarnya.
Urbanisasi yang tidak terkendali di negara berkembang seringkali menimbulkan…
Urbanisasi berlebihan menyebabkan masalah seperti kemacetan dan permukiman kumuh akibat keterbatasan infrastruktur.
Salah satu dampak negatif urbanisasi terhadap daerah asal (rural) adalah…
Urbanisasi menyebabkan migrasi tenaga kerja terdidik dari desa ke kota, sehingga daerah asal kehilangan sumber daya manusia berkualitas.
Faktor pendorong urbanisasi dari sisi daerah tujuan (pull factor) adalah…
Pull factor utama urbanisasi adalah peluang kerja dan upah yang lebih tinggi di perkotaan.
Masalah permukiman kumuh (slum) di perkotaan erat kaitannya dengan…
Permukiman kumuh muncul karena ketidaktersediaan perumahan formal yang terjangkau bagi penduduk berpendapatan rendah.
Dalam analisis penyediaan perumahan perkotaan, segregasi sosial dapat menyebabkan…
Segregasi sosial memisahkan kelompok berdasarkan status ekonomi, sehingga kelompok miskin cenderung terisolasi di daerah kantong.
Kebijakan yang dapat mengurangi segregasi sosial di perkotaan adalah…
Perumahan campuran dengan berbagai tingkat pendapatan dapat mendorong integrasi sosial dan mengurangi segregasi.
Salah satu penyebab utama kriminalitas di daerah perkotaan adalah…
Kesenjangan ekonomi yang besar menimbulkan frustrasi dan mendorong tindakan kriminal sebagai cara cepat mendapatkan keuntungan.
Pembangunan daerah perkotaan yang baik dapat menurunkan angka kriminalitas melalui…
Pengawasan partisipatif oleh masyarakat dapat meningkatkan rasa aman dan mencegah kejahatan di lingkungan perkotaan.
Hubungan antara kriminalitas dan tata ruang kota menunjukkan bahwa…
Kawasan kumuh yang padat dan minim pengawasan sering menjadi lokasi maraknya aktivitas kriminal.
Ketimpangan antarwilayah diukur dengan indikator seperti…
Indeks Gini dan rasio PDRB per kapita adalah alat umum untuk mengukur ketimpangan pendapatan antarwilayah.
Teori polarisasi ekonomi menjelaskan bahwa ketimpangan antarwilayah terjadi karena…
Teori polarisasi menyatakan bahwa daerah maju menarik modal dan tenaga kerja dari daerah tertinggal, memperlebar ketimpangan.
Salah satu dampak negatif dari ketimpangan antarwilayah yang parah adalah…
Ketimpangan yang tajam dapat memicu kecemburuan sosial dan gerakan separatisme di daerah yang merasa terpinggirkan.
Indeks Williamson digunakan untuk mengukur…
Indeks Williamson adalah alat ukur ketimpangan antarwilayah yang membandingkan PDRB per kapita antar daerah.
Menurut teori ketimpangan antarwilayah, salah satu faktor penyebab ketimpangan adalah…
Perbedaan sumber daya alam antarwilayah menyebabkan ketimpangan karena daerah kaya SDA tumbuh lebih cepat.
Kemiskinan absolut didefinisikan sebagai kondisi…
Kemiskinan absolut mengacu pada ketidakmampuan seseorang memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan dan sandang.
Indikator yang umum digunakan untuk mengukur kemiskinan adalah…
Garis Kemiskinan adalah batas pendapatan minimum yang digunakan untuk mengidentifikasi penduduk miskin.
Dimensi kemiskinan menurut pandangan Amartya Sen mencakup…
Amartya Sen mendefinisikan kemiskinan sebagai keterbatasan kapabilitas, bukan sekadar rendahnya pendapatan.
Salah satu dimensi kemiskinan adalah kerentanan, yang berarti…
Kerentanan mengacu pada risiko seseorang jatuh miskin karena guncangan ekonomi atau alam.
Kemiskinan struktural disebabkan oleh…
Kemiskinan struktural berasal dari ketidakadilan sistem sosial, seperti akses terbatas pada sumber daya.
Peran pemerintah dalam pembangunan wilayah dan kota yang paling mendasar adalah…
Pemerintah bertugas menyediakan barang publik seperti infrastruktur yang tidak disediakan pasar.
Kegagalan pasar seperti eksternalitas negatif dapat diatasi pemerintah melalui…
Regulasi pemerintah, seperti pajak atau larangan, dapat mengoreksi eksternalitas negatif misalnya polusi.
Intervensi pemerintah dalam pembangunan wilayah bertujuan untuk…
Pemerintah intervensi untuk mengurangi ketimpangan antarwilayah melalui alokasi dana dan pembangunan.
Kelembagaan pembangunan wilayah dan kota yang berfungsi sebagai koordinator adalah…
Bappeda berperan merencanakan dan mengoordinasikan pembangunan antar sektor di wilayah dan kota.
Salah satu prinsip kelembagaan pembangunan yang efektif adalah…
Partisipasi masyarakat memastikan pembangunan sesuai kebutuhan lokal dan meningkatkan akuntabilitas.
Kelembagaan pembangunan yang lemah dapat menyebabkan…
Kelembagaan lemah menghambat koordinasi sehingga alokasi sumber daya menjadi tidak efisien.
Dalam perspektif spasial, tata kelola pemerintah yang baik memerlukan…
Koordinasi lintas daerah penting karena masalah spasial seperti polusi tidak mengenal batas administratif.
Desentralisasi dalam tata kelola spasial bertujuan untuk…
Desentralisasi memberi kewenangan daerah sehingga keputusan pembangunan lebih cepat dan sesuai konteks lokal.
Kolaborasi antarwilayah dalam tata kelola spasial penting untuk mengatasi…
Masalah seperti banjir atau transportasi antarwilayah memerlukan kolaborasi karena dampaknya lintas daerah.
Coba deh cek lagi jawaban soal nomor 5 tentang sewa lahan di Modul 3. Sering banget yang salah paham antara sewa dengan harga jual properti. Di UAS nanti, model penggunaan lahan selalu muncul dalam soal yang butuh logika spasial. Biasanya yang bikin jebakan itu soal lokasi optimum.
Di STPL4106 Ekonomi Wilayah dan Kota, teori lokasi di Modul 2 jadi fondasi yang wajib kamu kuasai, apalagi kaitannya dengan distribusi spasial. Soal UT tipe UO sering kasus kota yang mengalami aglomerasi atau kemacetan, jadi coba latihan pakai tabel input-output di Modul 4. Masih ada latihan UAS UT lain buat matkul ini kalau kamu mau perbanyak latihan. Jangan lupa istirahat, biar otaknya segar waktu ujian nanti.





