💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

Soal UAS UT STPL4219 Studio Perencanaan (Kota/Wilayah) dan Kunci Jawaban

Soal UT STPL4219 Studio Perencanaan (KotaWilayah)
Soal UT STPL4219 Studio Perencanaan (KotaWilayah)

Keluhan seperti ini sering muncul saat kita belajar STPL4219 Studio Perencanaan Kota Wilayah. Di modul pertama, kita disodorkan konsep arena dan agenda perencanaan yang jadi dasar memahami apakah sebuah isu layak masuk rencana atau cuma wacana. Sebelum pusing merancang alternatif, coba kerjakan latihan soal UT ini untuk menguji pemahamanmu soal sistem perencanaan dan hierarki rencana. Soal UT ini nyerempet Modul 1 sampai Modul 3, jadi pas buat ngecek fondasi.

Modul 2 tentang corak perencanaan dan modul 9 soal struktur ruang ternyata jadi dua topik paling krusial di ujian, bukan cuma teori tapi juga aplikasi. Perpaduan antara proses perencanaan linier di KB 1 dan konsep pusat pelayanan di KB 9 sering bikin mahasiswa UT keliru. Mulailah dengan latihan soal Perencanaan Wilayah dan Kota yang sudah kami kelompokkan per kegiatan belajar.

Soal UAS UT di bawah ini membahas inti tiap KB mulai dari daya dukung lingkungan di Modul 6 hingga instrumen pengendalian pemanfaatan ruang di modul 12. Setiap butir soal dilengkapi kunci jawaban dan pembahasan yang menjelaskan alasan di balik pilihan benar. Jadi, kalau ada jawabanmu meleset, baca dulu pembahasannya sebelum lanjut ke nomor berikutnya.

Soal UT STPL4219 Studio Perencanaan (Kota/Wilayah)

1.

Arena perencanaan dalam konteks perencanaan wilayah dan kota merujuk pada…

  • A. Ruang interaksi aktor, ide, dan kepentingan dalam proses perencanaan
  • B. Lingkungan fisik geografis suatu wilayah
  • C. Dokumen hukum yang mengikat rencana pembangunan
  • D. Batas administrasi pemerintahan daerah
Jawaban: A
Arena perencanaan adalah ruang abstrak tempat berbagai aktor berinteraksi, bukan sekadar geografis atau administratif.
2.

Dalam sistem perencanaan nasional, rencana yang menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam menyusun rencana strategisnya adalah…

  • A. Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
  • B. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional
  • C. Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional
  • D. Rencana Kerja Pemerintah Daerah
Jawaban: C
RPJPN merupakan arah pembangunan nasional jangka panjang yang menjadi acuan bagi RPJMD dan rencana daerah lainnya.
3.

Corak perencanaan yang menekankan pada proses iteratif, umpan balik, dan belajar dari implementasi disebut perencanaan…

  • A. Komprehensif
  • B. Inkremental
  • C. Normatif
  • D. Transaktif
Jawaban: B
Perencanaan inkremental bersifat bertahap, responsif terhadap perubahan, dan belajar dari langkah sebelumnya.
4.

Tahap awal dalam proses perencanaan yang bertujuan untuk memahami kondisi eksisting dan identifikasi masalah adalah…

  • A. Perumusan alternatif kebijakan
  • B. Penetapan tujuan dan sasaran
  • C. Evaluasi dampak rencana
  • D. Survei dan pengumpulan data
Jawaban: D
Survei dan pengumpulan data merupakan langkah fundamental untuk memperoleh informasi dasar sebelum perencanaan lebih lanjut.
5.

Teknik survei yang paling tepat digunakan untuk menggali persepsi masyarakat tentang kualitas layanan publik adalah…

  • A. Kuesioner
  • B. Wawancara mendalam
  • C. Observasi langsung
  • D. Studi dokumentasi
Jawaban: A
Kuesioner efektif untuk mengumpulkan data kuantitatif dan opini dari responden dalam jumlah besar secara terstruktur.
6.

Jenis data yang termasuk dalam data sekunder untuk perencanaan wilayah adalah…

  • A. Data kependudukan dari Badan Pusat Statistik
  • B. Data hasil wawancara dengan tokoh masyarakat
  • C. Data hasil pengukuran lapangan oleh tim survei
  • D. Data hasil focus group discussion
Jawaban: A
Data sekunder adalah data yang telah dikumpulkan oleh pihak lain dan tersedia untuk publik, seperti data BPS.
7.

Muatan rencana yang bersifat fungsional, misalnya rencana pengembangan sistem transportasi, termasuk dalam kategori perencanaan…

  • A. Fisik/spasial
  • B. Ekonomi
  • C. Sektoral
  • D. Wilayah
Jawaban: C
Perencanaan sektoral fokus pada satu sektor tertentu seperti transportasi, pendidikan, atau kesehatan.
8.

Isu strategis dalam perencanaan wilayah didefinisikan sebagai…

  • A. Kondisi atau kecenderungan yang berdampak signifikan terhadap pencapaian tujuan pembangunan
  • B. Masalah operasional sehari-hari yang dihadapi pemerintah
  • C. Semua pendapat masyarakat yang dikumpulkan melalui musyawarah
  • D. Data statistik yang menunjukkan angka kemiskinan suatu daerah
Jawaban: A
Isu strategis bersifat fundamental dan berpengaruh besar terhadap arah dan keberhasilan pembangunan jangka panjang.
9.

Lingkup isu strategis dalam perencanaan wilayah mencakup dimensi…

  • A. Ekonomi, sosial, budaya, lingkungan, dan kelembagaan
  • B. Ekonomi, sosial, dan lingkungan saja
  • C. Fisik dan administrasi pemerintahan
  • D. Keamanan dan pertahanan nasional
Jawaban: A
Isu strategis bersifat multidimensi mencakup ekonomi, sosial, budaya, lingkungan, dan kelembagaan secara holistik.
10.

Tahapan pertama dalam perumusan isu strategis adalah…

  • A. Prioritasi isu
  • B. Identifikasi isu melalui scanning lingkungan
  • C. Analisis dampak isu
  • D. Penetapan kebijakan responsif
Jawaban: B
Langkah awal adalah mengidentifikasi isu-isu potensial melalui pemindaian lingkungan internal dan eksternal.
11.

Daya dukung lingkungan fisik/lahan diukur berdasarkan konsep…

  • A. Keanekaragaman hayati
  • B. Produktivitas primer netto
  • C. Biocapacity dan ecological footprint
  • D. Indeks kualitas udara
Jawaban: C
Daya dukung lahan umumnya diukur dengan membandingkan biocapacity (kapasitas hayati) dengan ecological footprint (jejak ekologis).
12.

Dalam analisis kesesuaian lahan, lahan yang sesuai untuk permukiman dengan kemiringan 0-8% dan tanah stabil termasuk kelas…

  • A. S2 (cukup sesuai)
  • B. S1 (sangat sesuai)
  • C. S3 (sesuai marjinal)
  • D. N (tidak sesuai)
Jawaban: B
Kelas S1 adalah lahan tanpa faktor pembatas yang berarti, sangat ideal untuk permukiman.
13.

Metode analisis potensi wilayah yang digunakan untuk mengidentifikasi sektor unggulan berdasarkan nilai Location Quotient (LQ) > 1 adalah…

  • A. Analisis Shift-Share
  • B. Analisis LQ
  • C. Analisis input-output
  • D. Analisis SWOT
Jawaban: B
LQ > 1 menunjukkan sektor tersebut merupakan sektor basis atau unggulan di wilayah tersebut.
14.

Interpretasi hasil analisis potensi dan masalah harus disajikan dalam bentuk yang…

  • A. Teknis dan sulit dipahami
  • B. Hanya berupa tabel data mentah
  • C. Sangat rinci tanpa prioritas
  • D. Komunikatif dan mendukung pengambilan keputusan
Jawaban: D
Interpretasi yang baik adalah yang mudah dipahami pemangku kepentingan dan langsung berguna untuk perencanaan.
15.

Dalam metode preskriptif, pengembangan alternatif konsep rencana didasarkan pada…

  • A. Preferensi pribadi perencana
  • B. Keputusan sepihak pemerintah daerah
  • C. Contoh rencana dari negara lain tanpa adaptasi
  • D. Hasil analisis kondisi eksisting dan isu strategis
Jawaban: D
Alternatif konsep rencana harus lahir dari analisis objektif terhadap kondisi nyata dan isu yang teridentifikasi.
16.

Komponen utama struktur ruang wilayah adalah…

  • A. Penggunaan lahan pertanian dan non-pertanian
  • B. Kawasan lindung dan kawasan budi daya
  • C. Pusat-pusat permukiman dan jaringan prasarana
  • D. Wilayah administrasi desa dan kota
Jawaban: C
Struktur ruang terdiri atas pusat kegiatan (permukiman) dan sistem jaringan (prasarana) yang menghubungkannya.
17.

Instrumen pengendalian pemanfaatan ruang yang bersifat preventif adalah…

  • A. Sanksi administratif
  • B. Ganti rugi lahan
  • C. Penyegelan bangunan
  • D. Izin pemanfaatan ruang
Jawaban: D
Izin pemanfaatan ruang berfungsi sebagai alat kontrol sebelum kegiatan dilaksanakan, bersifat preventif.
18.

Dalam konteks perencanaan wilayah dan kota, arena perencanaan merujuk pada…

  • A. konteks atau lingkungan tempat interaksi para pemangku kepentingan terjadi
  • B. ruang publik untuk diskusi warga
  • C. tempat fisik di mana perencana bekerja
  • D. panggung politik untuk kampanye pembangunan
Jawaban: A
Arena perencanaan didefinisikan sebagai konteks atau lingkungan tempat interaksi para pemangku kepentingan berlangsung
19.

Agenda perencanaan pada dasarnya adalah…

  • A. daftar belanja proyek pemerintah
  • B. jadwal rapat perencanaan
  • C. urutan prioritas isu yang akan ditangani dalam proses perencanaan
  • D. kumpulan undang-undang tata ruang
Jawaban: C
Agenda perencanaan berisi prioritas isu yang dipilih untuk ditangani dalam proses perencanaan
20.

Sistem perencanaan yang menekankan pada keterpaduan antara sektor, wilayah, dan waktu dikenal sebagai sistem perencanaan…

  • A. parsial
  • B. sektoral
  • C. sentralistik
  • D. terpadu
Jawaban: D
Sistem perencanaan terpadu menekankan keterpaduan antar sektor, wilayah, dan waktu dalam proses perencanaan
21.

Model perencanaan yang bersifat rasional komprehensif memiliki corak…

  • A. inkremental dan bertahap
  • B. partisipatif dan bottom-up
  • C. menyeluruh dan sistematis dari awal hingga akhir
  • D. reaktif terhadap krisis
Jawaban: C
Model rasional komprehensif bercorak menyeluruh dan sistematis dalam setiap tahap perencanaan
22.

Langkah pertama dalam proses perencanaan umumnya adalah…

  • A. pemilihan alternatif
  • B. identifikasi masalah dan tujuan
  • C. implementasi rencana
  • D. evaluasi hasil
Jawaban: B
Proses perencanaan diawali dengan identifikasi masalah dan perumusan tujuan sebelum langkah lainnya
23.

Teknik survei yang paling tepat untuk menggali persepsi mendalam masyarakat tentang suatu isu perencanaan adalah…

  • A. survei kuisioner massal
  • B. observasi partisipatif
  • C. wawancara mendalam
  • D. foto udara
Jawaban: C
Wawancara mendalam mampu menggali persepsi dan pendalaman isu secara rinci dari responden
24.

Data yang bersifat numerik dan dapat diukur secara langsung disebut…

  • A. data kuantitatif
  • B. data ordinal
  • C. data kualitatif
  • D. data nominal
Jawaban: A
Data kuantitatif adalah data numerik yang dapat diukur dan dianalisis secara statistik
25.

Dalam menyusun desain survei, hal pertama yang harus ditentukan adalah…

  • A. tujuan dan rumusan masalah survei
  • B. jadwal pelaksanaan
  • C. teknik analisis data
  • D. anggaran biaya
Jawaban: A
Desain survei dimulai dengan penetapan tujuan dan rumusan masalah yang jelas sebagai panduan
26.

Perencanaan fungsional dalam konteks perencanaan wilayah dan kota berfokus pada…

  • A. pengaturan bentuk fisik kota
  • B. pengembangan kawasan industri
  • C. desain arsitektur bangunan
  • D. penyediaan fungsi dan pelayanan tertentu untuk masyarakat
Jawaban: D
Perencanaan fungsional menekankan pada penyediaan fungsi dan pelayanan guna memenuhi kebutuhan masyarakat
27.

Muatan rencana dalam dokumen perencanaan fungsional paling sedikit harus mencakup…

  • A. visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, dan program
  • B. gambar tiga dimensi bangunan
  • C. anggaran rinci proyek
  • D. daftar nama perencana
Jawaban: A
Muatan rencana minimal berisi visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, dan program yang akan dilaksanakan
28.

Isu strategis dalam perencanaan bersifat…

  • A. jangka pendek dan operasional
  • B. mendasar, berdampak luas, dan memerlukan prioritas penanganan
  • C. netral dan tidak mempengaruhi keputusan
  • D. hanya bersifat lokal tanpa kaitan regional
Jawaban: B
Isu strategis bersifat mendasar, berdampak luas, dan harus diprioritaskan dalam proses perencanaan
29.

Tahapan awal dalam perumusan isu strategis adalah…

  • A. pemilihan alternatif kebijakan
  • B. identifikasi dan inventarisasi isu
  • C. implementasi program
  • D. evaluasi dampak
Jawaban: B
Perumusan isu strategis dimulai dengan identifikasi dan inventarisasi isu yang ada di wilayah perencanaan
30.

Daya dukung lingkungan fisik/lahan mengacu pada…

  • A. kapasitas lahan untuk mendukung aktivitas manusia tanpa menimbulkan kerusakan
  • B. kemampuan lahan untuk menghasilkan keuntungan ekonomi
  • C. luas lahan yang tersedia untuk pembangunan
  • D. tingkat kesuburan tanah pertanian
Jawaban: A
Daya dukung lingkungan fisik adalah kapasitas lahan mendukung aktivitas manusia secara berkelanjutan tanpa kerusakan lingkungan
31.

Analisis kesesuaian lahan bertujuan untuk…

  • A. menentukan harga jual tanah
  • B. memetakan penggunaan lahan eksisting
  • C. menghitung jumlah penduduk
  • D. menilai apakah lahan cocok untuk peruntukan tertentu
Jawaban: D
Analisis kesesuaian lahan menilai kecocokan lahan untuk peruntukan tertentu seperti permukiman atau pertanian
32.

Metode analisis potensi dan masalah yang menggunakan matriks perbandingan berpasangan adalah…

  • A. analisis SWOT
  • B. analisis regresi
  • C. analisis AHP
  • D. analisis biaya manfaat
Jawaban: C
AHP menggunakan matriks perbandingan berpasangan untuk menentukan prioritas potensi dan masalah
33.

Interpretasi hasil analisis potensi dan masalah harus dilakukan secara…

  • A. subjektif sesuai keinginan perencana
  • B. terpisah tanpa kaitan dengan tujuan
  • C. acak tanpa urutan prioritas
  • D. kontekstual dan terintegrasi dengan tujuan perencanaan
Jawaban: D
Interpretasi harus kontekstual dan terintegrasi dengan tujuan perencanaan agar menghasilkan rekomendasi yang tepat
34.

Instrumen pengendalian pemanfaatan ruang yang bersifat perizinan adalah…

  • A. insentif dan disinsentif
  • B. izin mendirikan bangunan
  • C. sanksi administratif
  • D. pengenaan pajak progresif
Jawaban: B
Izin mendirikan bangunan merupakan instrumen perizinan pengendalian pemanfaatan ruang yang umum diterapkan
35.

Arena perencanaan yang melibatkan interaksi antara berbagai aktor dengan kepentingan berbeda untuk mencapai kesepakatan bersama disebut sebagai arena…

  • A. Politis
  • B. Teknis
  • C. Komersial
  • D. Administratif
Jawaban: A
Arena politis merupakan arena yang melibatkan negosiasi dan interaksi antarpemangku kepentingan untuk mencapai konsensus dalam perencanaan.
36.

Dalam sistem perencanaan Indonesia, urutan dokumen rencana dari tingkat nasional hingga daerah yang benar adalah…

  • A. RPJPD, RPJMD, RPJMN
  • B. RPJMN, RPJPN, RPJMD
  • C. RPJPN, RPJPD, RPJMD
  • D. RPJPN, RPJMN, RPJMD
Jawaban: D
Sistem perencanaan nasional dimulai dari RPJPN, kemudian dijabarkan ke RPJMN, dan selanjutnya ke RPJMD tingkat daerah.
37.

Model perencanaan yang menekankan pada proses pembelajaran dan penyesuaian terus-menerus disebut sebagai model perencanaan…

  • A. Komprehensif
  • B. Transaktif
  • C. Inkremental
  • D. Rationalis
Jawaban: B
Model transaktif menekankan partisipasi dan proses belajar bersama antara perencana dan masyarakat.
38.

Teknik survei yang paling tepat digunakan untuk menggali informasi mendalam tentang persepsi masyarakat terhadap rencana tata ruang adalah…

  • A. Wawancara mendalam
  • B. Observasi partisipatif
  • C. Kuesioner tertutup
  • D. Survei sekunder
Jawaban: A
Wawancara mendalam memungkinkan perencana mengeksplorasi persepsi dan opini masyarakat secara rinci.
39.

Data yang bersumber dari instansi resmi pemerintah dan sudah dipublikasikan termasuk dalam jenis data…

  • A. Primer
  • B. Sekunder
  • C. Kuantitatif
  • D. Nominal
Jawaban: B
Data sekunder adalah data yang telah dikumpulkan oleh pihak lain dan tersedia dalam bentuk dokumen publik.
40.

Perencanaan fungsional dalam konteks wilayah perkotaan biasanya berfokus pada…

  • A. Pengendalian jumlah penduduk
  • B. Penyediaan prasarana dan sarana dasar
  • C. Peningkatan PAD semata
  • D. Penetapan batas administrasi desa
Jawaban: B
Perencanaan fungsional menekankan pada pemenuhan fungsi dasar kota seperti penyediaan air bersih, jalan, dan fasilitas umum.
41.

Isu strategis dalam perencanaan wilayah dan kota dirumuskan berdasarkan…

  • A. Obyek wisata lokal
  • B. Jumlah pegawai negeri sipil
  • C. Anggaran pembangunan tahun sebelumnya
  • D. Analisis dampak dan tren masa depan
Jawaban: D
Isu strategis dirumuskan dengan menganalisis permasalahan saat ini dan proyeksi ke depan yang berdampak signifikan terhadap wilayah.
42.

Salah satu metode perumusan isu strategis yang membandingkan kondisi internal dan eksternal adalah…

  • A. Brainstorming
  • B. Analisis biaya manfaat
  • C. Analisis SWOT
  • D. Regresi linier
Jawaban: C
Analisis SWOT membandingkan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman untuk merumuskan isu strategis.
43.

Konsep daya dukung lingkungan fisik/lahan mengacu pada…

  • A. Jumlah investor yang mau menanamkan modal
  • B. Luas area terbangun maksimal
  • C. Kemampuan lahan mendukung aktivitas tanpa kerusakan
  • D. Tingkat keindahan pemandangan alam
Jawaban: C
Daya dukung lahan adalah kemampuan lingkungan untuk mendukung aktivitas manusia secara berkelanjutan tanpa menimbulkan degradasi.
44.

Kesesuaian lahan untuk permukiman dapat ditentukan dengan menganalisis…

  • A. Kemiringan lereng dan jenis tanah
  • B. Kepadatan penduduk saat ini
  • C. Jumlah kendaraan bermotor
  • D. Tarif listrik per kwh
Jawaban: A
Kemiringan lereng dan jenis tanah merupakan parameter fisik yang menentukan kesesuaian lahan untuk bangunan permukiman.
45.

Teknik analisis yang digunakan untuk mengidentifikasi potensi dan masalah secara partisipatif dalam perencanaan adalah…

  • A. Analisis jalur
  • B. Analisis jaringan kerja
  • C. Forum Group Discussion (FGD)
  • D. Analisis regresi berganda
Jawaban: C
FGD merupakan teknik partisipatif yang melibatkan diskusi kelompok untuk menggali potensi dan masalah dari sudut pandang pemangku kepentingan.
46.

Interpretasi hasil analisis potensi dan masalah sebaiknya dilakukan dengan cara…

  • A. Menyajikan data mentah tanpa kesimpulan
  • B. Menyimpan hasil hanya untuk kalangan akademisi
  • C. Menyerahkan semua data kepada pejabat daerah
  • D. Merangkum temuan kunci dalam narasi yang mudah dipahami
Jawaban: D
Interpretasi yang baik menyajikan temuan kunci secara naratif dan komunikatif agar mudah dijadikan dasar pengambilan keputusan.
47.

Dalam pengembangan alternatif konsep rencana, langkah pertama yang harus dilakukan adalah…

  • A. Menentukan proyek prioritas
  • B. Merumuskan tujuan dan sasaran rencana
  • C. Menyusun anggaran rinci
  • D. Memilih pemenang tender
Jawaban: B
Perumusan tujuan dan sasaran merupakan langkah awal yang mengarahkan proses pengembangan alternatif konsep rencana.
48.

Struktur ruang wilayah perkotaan ditandai dengan adanya pusat-pusat pelayanan yang membentuk…

  • A. Zona industri terisolasi
  • B. Wilayah perbatasan antarnegara
  • C. Lahan kosong tak terpakai
  • D. Jaringan hierarki fungsional
Jawaban: D
Struktur ruang perkotaan terdiri dari pusat-pusat pelayanan yang tersusun secara hierarkis dan saling terhubung membentuk jaringan fungsional.
49.

Perencanaan prasarana wilayah seperti jaringan jalan harus mempertimbangkan…

  • A. Konektivitas antarpusat kegiatan
  • B. Harga mobil paling murah
  • C. Warna cat trotoar terbaru
  • D. Jumlah petugas parkir
Jawaban: A
Konektivitas antarpusat kegiatan menjadi pertimbangan utama dalam perencanaan prasarana jalan untuk mendukung mobilitas dan aksesibilitas.
50.

Instrumen pengendalian pemanfaatan ruang yang berisi ketentuan tentang koefisien dasar bangunan (KDB) dan koefisien lantai bangunan (KLB) adalah…

  • A. Rencana tata ruang
  • B. Izin lokasi
  • C. Peraturan zonasi
  • D. Surat persetujuan prinsip
Jawaban: C
Peraturan zonasi memuat aturan teknis seperti KDB, KLB, dan garis sempadan bangunan yang berfungsi mengendalikan pemanfaatan ruang.

Pola soal yang paling menjebak di Studio Perencanaan Kota Wilayah biasanya meminta kamu menghubungkan konsep dayadukung lingkungan dengan rencana pola ruang di Modul 09. Paduan antara daya dukung lahan di Modul 06 dan kesesuaian lahan di Modul 07 itu jarang diingat detail oleh mahasiswa. Padahal di UAS, soal UO kerap menyuruh kamu mengevaluasi peruntukan lahan berdasarkan hasil survei. Kalau masih ragu, coba cocokkan lagi analisis potensi masalah dari Modul 03 dengan data survei yang kamu punya.

Di STPL4219 Studio Perencanaan Kota Wilayah, soal UTM biasanya menguji pemahaman dasar tentang proses perencanaan di Modul 01 dan Modul 02. Soal UAS UT juga sering membahas instrumen pemanfaatan dan pengendalian rencana dari Modul 12. Ada banyak soal ujian UT lain di sini kalau kamu mau cari pola soal serupa untuk latihan tambahan. Saya sendiri dulu harus bolak-balik lihat modul 07 tiap kali ketemu soal analisis potensi wilayah.

Bagikan

error: Content is protected !!