Aplikasi Gratis

Soalut.com

v1.3.0

Install sekali, akses kapan saja tanpa browser

Ribuan soal & modul lengkap di aplikasi

GET IT ON Google Play

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir! 💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung
Rp
Rp
Rp
Rp
Selalu Gratis
Ribuan soal UT gratis,
karena kamu peduli
Ikut Dukung Sekarang

Soal UAS UT STPL4219 Studio Perencanaan (Kota/Wilayah) dan Kunci Jawaban

Aplikasi Gratis

Soalut.com
★★★★★ 5.0
Gratis
GET IT ON Google Play
Soal UT STPL4219 Studio Perencanaan (KotaWilayah)
Soal UT STPL4219 Studio Perencanaan (KotaWilayah)

Bingung sendiri pas pertama baca modul 1 tentang arena perencanaan sama modul 5 soal isu strategis. Dua topik ini beda jauh tapi ternyata saling terkait erat di STPL4219 Studio Perencanaan (Kota/Wilayah). Apalagi pas masuk ke teknik survei di modul 3, langsung kerasa kompleksnya. Untung ada bank soal Universitas Terbuka yang ngelompokin soal per modul.

Modul 6 tentang daya dukung lingkungan sama modul 9 soal struktur pola ruang jadi bagian yang paling sering bikin garuk-garuk kepala. Bukan karena materinya berat, tapi karena harus paham konsep fisik dan spasial sekaligus. Coba deh fokus ke soal soal UT Perencanaan Wilayah dan Kota untuk dua modul itu dulu. Soal UAS UT di bawah ini mencakup semua KB, dari desain survei sampai pemanfaatan rencana di modul 12.

Halaman ini nyediain soal yang langsung ngena ke inti tiap modul, lengkap sama kunci jawaban dan pembahasan. Jadi kamu tinggal cocokin jawaban sendiri sambil baca alasan kenapa itu benar atau salah. Soal ujian UT di sini disusun biar belajar kamu lebih terarah, bukan sekadar nebak-nebak doang.

Soal UT STPL4219 Studio Perencanaan (Kota/Wilayah)

1.

Arena perencanaan didefinisikan sebagai ruang lingkup atau area di mana proses perencanaan berlangsung. Apa yang menjadi inti dari arena perencanaan dalam studi perencanaan wilayah dan kota?

  • A. Interaksi antara perencana dengan pihak yang terkena dampak rencana
  • B. Penetapan kebijakan pembangunan oleh pemerintah pusat
  • C. Analisis data statistik oleh akademisi
  • D. Penyusunan dokumen rencana oleh konsultan
Jawaban: A
Arena perencanaan berfokus pada interaksi, negosiasi, dan komunikasi antara perencana dengan para pemangku kepentingan, termasuk pihak yang terkena dampak rencana, sehingga jawaban A yang tepat.
2.

Dalam teori perencanaan, arena perencanaan dapat bersifat publik, privat, atau campuran. Contoh arena perencanaan publik dalam konteks wilayah adalah?

  • A. Pengembangan kawasan perumahan oleh pengembang swasta
  • B. Rapat musyawarah rencana pembangunan yang diadakan oleh pemerintah daerah
  • C. Diskusi forum warga di lingkungan RT
  • D. Penelitian pasar oleh perusahaan properti
Jawaban: B
Arena publik melibatkan lembaga pemerintah dan kepentingan umum, seperti rapat musrenbang yang difasilitasi pemerintah daerah, sehingga A tepat.
3.

Agenda perencanaan adalah isu-isu prioritas yang menjadi fokus dalam proses perencanaan. Faktor utama yang memengaruhi penetapan agenda perencanaan di tingkat lokal adalah?

  • A. Regulasi internasional yang mengikat
  • B. Keputusan sepihak dari kepala daerah
  • C. Tekanan dari kelompok kepentingan dan kondisi sosial ekonomi masyarakat
  • D. Pendapat mayoritas di media sosial
Jawaban: C
Agenda perencanaan dipengaruhi oleh interaksi antara pemangku kepentingan, termasuk tekanan kelompok kepentingan dan kondisi lokal, sedangkan pilihan lain terlalu sempit atau terlalu umum.
4.

Dalam penyusunan agenda perencanaan, tahap yang perlu dilakukan setelah identifikasi isu adalah?

  • A. Menyusun kerangka hukum
  • B. Menentukan metode pengumpulan data
  • C. Merumuskan visi dan misi
  • D. Memprioritaskan isu berdasarkan urgensi dan dampak
Jawaban: D
Setelah isu diidentifikasi, langkah logis berikutnya adalah memprioritaskannya agar sumber daya terfokus pada isu yang paling krusial, sehingga A benar.
5.

Sistem perencanaan di Indonesia mengacu pada Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Apa fungsi utama dari sistem perencanaan tersebut?

  • A. Mengintegrasikan perencanaan antar sektor dan antar daerah
  • B. Mengontrol seluruh aktivitas ekonomi masyarakat
  • C. Menjamin kepatuhan terhadap aturan internasional
  • D. Mempercepat proses pembangunan fisik saja
Jawaban: A
Sistem perencanaan nasional berfungsi untuk menyelaraskan perencanaan dari pusat hingga daerah dan antar sektor, sehingga A sesuai.
6.

Dalam sistem perencanaan spasial di Indonesia, dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) termasuk dalam kategori?

  • A. Rencana struktur dan pola ruang
  • B. Rencana pembangunan jangka pendek
  • C. Dokumen anggaran tahunan
  • D. Rencana operasional sektor
Jawaban: A
RTRW berisi rencana struktur ruang dan pola ruang wilayah, yang menjadi pedoman pemanfaatan ruang, sehingga A tepat.
7.

Corak perencanaan yang menekankan pada peran negara sebagai aktor utama dalam pengambilan keputusan dan implementasi rencana dikenal sebagai?

  • A. Perencanaan dari bawah
  • B. Perencanaan rasional
  • C. Perencanaan komprehensif
  • D. Perencanaan advokasi
Jawaban: C
Perencanaan komprehensif menempatkan negara sebagai pusat perencanaan dengan pendekatan top-down, berbeda dengan pilihan lain yang lebih partisipatif.
8.

Model perencanaan rasional dalam perencanaan wilayah mengikuti langkah-langkah sistematis. Urutan yang benar dalam model rasional adalah?

  • A. Identifikasi masalah, penentuan tujuan, pengembangan alternatif, evaluasi, implementasi
  • B. Pengembangan alternatif, identifikasi masalah, evaluasi, implementasi
  • C. Penentuan tujuan, implementasi, evaluasi masalah
  • D. Evaluasi, identifikasi masalah, pengembangan alternatif
Jawaban: A
Model rasional dimulai dengan identifikasi masalah, lalu tujuan, pengembangan alternatif, evaluasi, dan diakhiri implementasi, sehingga urutan A tepat.
9.

Dalam model perencanaan transaktif, komunikasi antara perencana dan masyarakat bersifat?

  • A. Hanya melalui media massa tanpa pertemuan langsung
  • B. Sepihak dengan perencana sebagai pemberi arahan
  • C. Dua arah dengan dialog dan pertukaran pengetahuan
  • D. Terbatas pada kelompok elit masyarakat
Jawaban: C
Model transaktif menekankan dialog dua arah di mana perencana dan masyarakat saling belajar, bukan komunikasi satu arah.
10.

Perencanaan yang berfokus pada hasil dan target terukur dalam jangka waktu tertentu disebut?

  • A. Perencanaan indikatif
  • B. Perencanaan normatif
  • C. Perencanaan strategis
  • D. Perencanaan partisipatif
Jawaban: C
Perencanaan strategis menekankan pada tujuan, sasaran, dan target yang terukur, berbeda dengan perencanaan indikatif yang bersifat lebih fleksibel.
11.

Proses perencanaan terdiri dari beberapa tahapan yang saling terkait. Tahap yang menentukan arah dan tujuan dari rencana adalah?

  • A. Pengumpulan data
  • B. Perumusan visi dan misi
  • C. Analisis potensi dan masalah
  • D. Implementasi rencana
Jawaban: B
Visi dan misi memberikan arah strategis yang menjadi landasan seluruh tahap perencanaan selanjutnya, sehingga A tepat.
12.

Dalam tahap pengumpulan data pada proses perencanaan, data primer lebih diutamakan karena?

  • A. Data primer lebih murah dan cepat diperoleh
  • B. Data tersebut dikumpulkan langsung dari sumbernya sesuai kebutuhan perencanaan
  • C. Data primer sudah tersedia di instansi pemerintah
  • D. Data primer bersifat sekunder dari laporan lama
Jawaban: B
Data primer dikumpulkan secara langsung sehingga lebih relevan dengan konteks spesifik yang direncanakan, menjawab kebutuhan perencanaan.
13.

Salah satu prinsip dalam proses perencanaan adalah partisipasi masyarakat. Manfaat utama dari partisipasi masyarakat dalam perencanaan adalah?

  • A. Meningkatkan legitimasi dan akseptabilitas rencana
  • B. Mempercepat proses pengambilan keputusan
  • C. Mengurangi biaya perencanaan
  • D. Menghindari konflik kepentingan secara total
Jawaban: A
Partisipasi masyarakat membuat rencana lebih diterima dan didukung, meningkatkan legitimasi, meskipun tidak selalu mempercepat atau murah.
14.

Evaluasi dalam proses perencanaan dilakukan untuk?

  • A. Menggantikan seluruh tahap perencanaan
  • B. Menilai efektivitas dan efisiensi implementasi rencana
  • C. Menentukan keputusan akhir secara sepihak
  • D. Menyusun data baru dari awal
Jawaban: B
Evaluasi bertujuan mengukur sejauh mana rencana berjalan dan memberikan umpan balik untuk perbaikan, bukan untuk menggantikan tahap lain.
15.

Feedback atau umpan balik dalam proses perencanaan berfungsi sebagai?

  • A. Alat untuk menghentikan proyek secara permanen
  • B. Laporan akhir yang tidak dapat diubah
  • C. Dasar hukum untuk menolak perubahan
  • D. Mekanisme koreksi untuk memperbaiki rencana yang sedang berjalan
Jawaban: D
Umpan balik memungkinkan penyesuaian rencana berdasarkan hasil implementasi, sehingga rencana lebih adaptif dan efektif.
16.

Dalam perencanaan wilayah, aspek koordinasi antar sektor sangat penting untuk?

  • A. Mengabaikan masukan dari daerah
  • B. Memusatkan semua wewenang pada satu lembaga
  • C. Menghilangkan peran sektor swasta
  • D. Menghindari tumpang tindih kebijakan dan program
Jawaban: D
Koordinasi mencegah duplikasi dan konflik antar sektor, memastikan sinergi dalam pencapaian tujuan perencanaan.
17.

Tahap akhir dari proses perencanaan yang bersifat siklus adalah?

  • A. Penutupan akses informasi publik
  • B. Penetapan peraturan daerah tanpa revisi
  • C. Pembubaran tim perencana
  • D. Monitoring dan evaluasi untuk perbaikan rencana berikutnya
Jawaban: D
Proses perencanaan bersifat siklus, di mana monitoring dan evaluasi menjadi dasar untuk perencanaan selanjutnya, bukan akhir mutlak.
18.

Dalam proses perencanaan, tahap yang dilakukan setelah perumusan visi dan misi adalah…

  • A. Identifikasi masalah dan potensi
  • B. Implementasi rencana
  • C. Penyusunan alternatif rencana
  • D. Penentuan tujuan dan sasaran
Jawaban: D
Setelah visi dan misi ditetapkan, langkah berikutnya dalam proses perencanaan adalah menentukan tujuan dan sasaran yang lebih spesifik.
19.

Proses perencanaan yang bersifat partisipatif melibatkan pemangku kepentingan dalam tahap…

  • A. Hanya pada tahap pemantauan
  • B. Hanya pada tahap evaluasi
  • C. Pada seluruh tahap perencanaan
  • D. Hanya pada tahap pengambilan keputusan
Jawaban: C
Perencanaan partisipatif melibatkan pemangku kepentingan di seluruh tahap, dari identifikasi masalah hingga evaluasi.
20.

Output dari tahap analisis dalam proses perencanaan biasanya berupa…

  • A. Rencana aksi
  • B. Rumusan masalah dan potensi
  • C. Dokumen rencana akhir
  • D. Kebijakan publik
Jawaban: B
Tahap analisis menghasilkan rumusan masalah dan potensi yang menjadi dasar untuk langkah selanjutnya.
21.

Teknik survei yang digunakan untuk mengumpulkan data dari seluruh elemen populasi disebut…

  • A. Survei sensus
  • B. Survei sampel
  • C. Survei kuota
  • D. Survei acak
Jawaban: A
Survei sensus dilakukan dengan mengumpulkan data dari seluruh anggota populasi, bukan hanya sebagian.
22.

Dalam perencanaan wilayah dan kota, survei pendahuluan bertujuan untuk…

  • A. Menggantikan survei utama
  • B. Memperoleh gambaran awal wilayah studi
  • C. Mengumpulkan data kuantitatif
  • D. Menyusun rencana detail
Jawaban: B
Survei pendahuluan memberikan gambaran awal tentang kondisi wilayah sebelum survei utama dilakukan.
23.

Teknik survei yang mengandalkan pengamatan langsung oleh peneliti di lapangan adalah…

  • A. Survei wawancara
  • B. Survei dokumentasi
  • C. Survei angket
  • D. Survei observasi
Jawaban: D
Survei observasi dilakukan dengan mengamati langsung objek atau fenomena di lapangan.
24.

Keuntungan utama teknik survei menggunakan kuesioner adalah…

  • A. Biaya mahal
  • B. Data tidak terstruktur
  • C. Dapat menjangkau responden dalam jumlah besar
  • D. Memerlukan waktu lama
Jawaban: C
Kuesioner memungkinkan pengumpulan data dari banyak responden secara efisien dalam waktu relatif singkat.
25.

Data yang diperoleh dari hasil wawancara mendalam termasuk jenis data…

  • A. Data kualitatif
  • B. Data sekunder
  • C. Data kuantitatif
  • D. Data interval
Jawaban: A
Wawancara mendalam menghasilkan data kualitatif yang bersifat deskriptif dan mendalam.
26.

Pendekatan pengumpulan data yang memanfaatkan data yang sudah ada dari instansi terkait disebut…

  • A. Data sekunder
  • B. Data primer
  • C. Data ordinal
  • D. Data nominal
Jawaban: A
Data sekunder adalah data yang telah dikumpulkan oleh pihak lain dan dapat digunakan kembali.
27.

Data spasial yang menunjukkan persebaran penduduk termasuk dalam jenis data…

  • A. Data temporal
  • B. Data atribut
  • C. Data keruangan
  • D. Data numerik
Jawaban: C
Data keruangan atau spasial berkaitan dengan lokasi dan persebaran geografis.
28.

Langkah pertama dalam menyusun desain survei adalah…

  • A. Merumuskan tujuan survei
  • B. Menentukan sampel
  • C. Menyusun instrumen
  • D. Melaksanakan survei
Jawaban: A
Perumusan tujuan survei menjadi langkah awal yang menentukan arah desain survei.
29.

Dalam desain survei, populasi target didefinisikan sebagai…

  • A. Semua individu yang diwawancarai
  • B. Sampel yang dipilih secara acak
  • C. Keseluruhan objek yang menjadi sasaran penelitian
  • D. Data yang dikumpulkan
Jawaban: C
Populasi target adalah seluruh objek atau individu yang ingin digeneralisasikan hasil surveinya.
30.

Teknik sampling yang memastikan setiap anggota populasi memiliki peluang sama terpilih adalah…

  • A. Sampling kuota
  • B. Sampling acak sederhana
  • C. Sampling purposif
  • D. Sampling berstrata
Jawaban: B
Sampling acak sederhana memberikan peluang yang sama bagi setiap anggota populasi untuk terpilih.
31.

Validitas instrumen survei berkaitan dengan…

  • A. Konsistensi hasil pengukuran
  • B. Jumlah pertanyaan dalam instrumen
  • C. Kemudahan penggunaan instrumen
  • D. Ketepatan instrumen mengukur apa yang hendak diukur
Jawaban: D
Validitas instrumen menunjukkan sejauh mana instrumen tersebut mengukur konsep yang dimaksud.
32.

Perencanaan fungsional berfokus pada…

  • A. Fungsi-fungsi kegiatan tertentu seperti transportasi atau permukiman
  • B. Aspek fisik wilayah
  • C. Pembangunan ekonomi nasional
  • D. Struktur pemerintahan
Jawaban: A
Perencanaan fungsional menyoroti fungsi-fungsi spesifik seperti transportasi, permukiman, dan industri.
33.

Dalam perencanaan fungsional, rencana tata ruang wilayah termasuk dalam…

  • A. Rencana terpadu
  • B. Rencana sektoral
  • C. Rencana strategis
  • D. Rencana komprehensif
Jawaban: B
Rencana tata ruang wilayah merupakan contoh rencana sektoral yang berfokus pada aspek keruangan.
34.

Muatan rencana dalam perencanaan fungsional harus mencakup…

  • A. Hanya aspek sosial
  • B. Hanya aspek keuangan
  • C. Hanya aspek fisik
  • D. Visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, dan program
Jawaban: D
Muatan rencana fungsional meliputi visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, dan program untuk mencapai fungsi tertentu.
35.

Apa yang dimaksud dengan perencanaan fungsional dalam konteks perencanaan wilayah dan kota?

  • A. Perencanaan yang hanya berfokus pada fungsi ekonomi suatu wilayah
  • B. Perencanaan yang menekankan pada fungsi-fungsi spesifik seperti transportasi, permukiman, atau industri secara terintegrasi dalam rencana tata ruang
  • C. Perencanaan yang mengabaikan aspek sosial dan budaya
  • D. Perencanaan yang hanya melibatkan pemerintah pusat
Jawaban: B
Perencanaan fungsional adalah pendekatan yang menekankan pada fungsi-fungsi spesifik seperti transportasi, permukiman, atau industri yang diintegrasikan dalam rencana tata ruang untuk mencapai tujuan pembangunan wilayah dan kota.
36.

Salah satu tujuan utama dari perencanaan fungsional adalah untuk …

  • A. Mengurangi peran sektor swasta dalam pembangunan
  • B. Menciptakan keseragaman fisik wilayah
  • C. Menghilangkan konflik antar kepentingan
  • D. Memastikan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan fungsi-fungsi perkotaan dan kewilayahan
Jawaban: D
Tujuan utama perencanaan fungsional adalah memastikan efisiensi dan efektivitas dalam pelaksanaan fungsi-fungsi perkotaan dan kewilayahan, sehingga sumber daya dapat dimanfaatkan secara optimal.
37.

Muatan rencana dalam dokumen perencanaan wilayah dan kota biasanya mencakup …

  • A. Hanya aspek fisik bangunan
  • B. Data demografi tanpa analisis
  • C. Tujuan, kebijakan, strategi, struktur ruang, pola ruang, dan indikasi program
  • D. Anggaran tahunan pengembangan wilayah
Jawaban: C
Muatan rencana umumnya terdiri dari tujuan, kebijakan, strategi, rencana struktur ruang, rencana pola ruang, dan indikasi program utama yang akan dilaksanakan.
38.

Dalam muatan rencana, apa yang dimaksud dengan indikasi program?

  • A. Daftar nama program yang sudah pasti didanai
  • B. Program yang hanya fokus pada pembangunan infrastruktur
  • C. Program yang bersifat opsional dan tidak wajib dilaksanakan
  • D. Program utama yang diindikasikan untuk dilaksanakan dalam jangka waktu perencanaan sebagai panduan bagi pemangku kepentingan
Jawaban: D
Indikasi program adalah program utama yang diindikasikan dalam rencana untuk dilaksanakan dalam periode perencanaan, berfungsi sebagai panduan bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam merealisasikan rencana.
39.

Salah satu komponen penting dalam muatan rencana pola ruang adalah …

  • A. Zonasi kawasan lindung dan kawasan budidaya
  • B. Jaringan transportasi
  • C. Sistem pusat pelayanan
  • D. Hierarki perkotaan
Jawaban: A
Pola ruang menggambarkan distribusi peruntukan ruang dalam wilayah, termasuk kawasan lindung dan kawasan budidaya, yang merupakan komponen utamanya.
40.

Muatan rencana struktur ruang dalam dokumen perencanaan wilayah dan kota berfokus pada …

  • A. Sistem pusat pelayanan dan jaringan prasarana
  • B. Jenis tanah dan topografi
  • C. Kepadatan penduduk saja
  • D. Potensi sumber daya alam
Jawaban: A
Struktur ruang mencakup sistem pusat pelayanan dan jaringan prasarana yang membentuk kerangka ruang wilayah untuk mendukung aktivitas masyarakat.
41.

Apa yang dimaksud dengan isu strategis dalam perencanaan?

  • A. Masalah biasa yang dihadapi dalam pembangunan
  • B. Kondisi atau kecenderungan yang berdampak signifikan terhadap pencapaian tujuan pembangunan dan memerlukan prioritas penanganan
  • C. Isu yang hanya relevan untuk skala nasional
  • D. Kebijakan yang tidak perlu diubah
Jawaban: B
Isu strategis adalah kondisi atau kecenderungan yang berdampak signifikan terhadap pencapaian tujuan pembangunan, memerlukan perhatian prioritas, dan harus ditangani secara khusus dalam perencanaan.
42.

Identifikasi isu strategis penting dilakukan dalam perencanaan untuk …

  • A. Menambah jumlah dokumen perencanaan
  • B. Mempercepat proses administratif
  • C. Mengurangi partisipasi masyarakat
  • D. Memastikan fokus sumber daya pada masalah yang paling kritis demi efektivitas pembangunan
Jawaban: D
Identifikasi isu strategis membantu memfokuskan sumber daya dan upaya pada masalah yang paling kritis, sehingga perencanaan lebih efektif dalam mencapai tujuan pembangunan.
43.

Salah satu ciri dari isu strategis adalah …

  • A. Bersifat jangka pendek dan dapat diselesaikan segera
  • B. Memiliki dampak luas dan berjangka panjang terhadap perkembangan wilayah
  • C. Hanya relevan untuk satu sektor saja
  • D. Tidak memerlukan koordinasi antar pemangku kepentingan
Jawaban: B
Isu strategis biasanya memiliki dampak luas dan berjangka panjang, sehingga membutuhkan penanganan lintas sektor dan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan.
44.

Contoh isu strategis yang umum dihadapi dalam perencanaan wilayah dan kota di Indonesia adalah …

  • A. Peningkatan jumlah taman kota di satu kelurahan
  • B. Perubahan iklim yang mempengaruhi ketahanan pangan dan risiko bencana
  • C. Pengadaan seragam dinas pegawai
  • D. Perbaikan trotoar di satu jalan protokol
Jawaban: B
Perubahan iklim merupakan isu strategis karena dampaknya luas meliputi ketahanan pangan, risiko bencana, dan aspek sosial ekonomi yang memerlukan perencanaan adaptif.
45.

Jenis isu strategis berdasarkan lingkupnya dapat dibedakan menjadi isu …

  • A. Pemerintah dan swasta
  • B. Sosial, ekonomi, dan lingkungan saja
  • C. Lokal, regional, nasional, dan global
  • D. Jangka pendek dan jangka panjang
Jawaban: C
Berdasarkan lingkupnya, isu strategis dapat dikategorikan menjadi isu lokal, regional, nasional, dan global yang masing-masing memiliki tingkat dampak dan prioritas penanganan berbeda.
46.

Isu strategis lingkungan dalam perencanaan wilayah dan kota mencakup hal-hal seperti …

  • A. Pembangunan pusat perbelanjaan
  • B. Peningkatan kapasitas fiskal daerah
  • C. Degradasi lahan, pencemaran air, dan hilangnya keanekaragaman hayati
  • D. Pengembangan industri kreatif
Jawaban: C
Isu strategis lingkungan meliputi degradasi lahan, pencemaran air, hilangnya keanekaragaman hayati, dan perubahan iklim yang memerlukan integrasi dalam perencanaan ruang.
47.

Tahapan pertama dalam perumusan isu strategis adalah …

  • A. Identifikasi dan inventarisasi isu dari berbagai sumber seperti data dan aspirasi pemangku kepentingan
  • B. Pemilihan alternatif kebijakan
  • C. Evaluasi pelaksanaan program
  • D. Penyusunan dokumen rencana
Jawaban: A
Tahapan awal perumusan isu strategis adalah identifikasi dan inventarisasi isu dari berbagai sumber seperti data sekunder, survei, dan partisipasi pemangku kepentingan.
48.

Pendekatan partisipatif dalam perumusan isu strategis bertujuan untuk …

  • A. Mempercepat proses perencanaan
  • B. Mengabaikan data teknis
  • C. Mengurangi biaya perencanaan
  • D. Menghimpun masukan dari berbagai pemangku kepentingan agar isu yang dirumuskan lebih akurat dan relevan
Jawaban: D
Pendekatan partisipatif melibatkan pemangku kepentingan untuk menghimpun masukan sehingga isu strategis yang dirumuskan mencerminkan kebutuhan dan prioritas bersama.
49.

Salah satu teknik analisis yang digunakan dalam perumusan isu strategis adalah analisis SWOT yang mencakup …

  • A. Kekuatan, Kelemahan, Peluang, dan Ancaman
  • B. Sumber daya, Wilayah, Organisasi, dan Tenaga kerja
  • C. Struktur, Waktu, Operasi, dan Target
  • D. Sistem, Wewenang, Otoritas, dan Tanggung jawab
Jawaban: A
Analisis SWOT adalah teknik yang digunakan untuk mengidentifikasi Kekuatan (Strengths), Kelemahan (Weaknesses), Peluang (Opportunities), dan Ancaman (Threats) dalam perumusan isu strategis.
50.

Setelah isu strategis dirumuskan, langkah selanjutnya dalam proses perencanaan adalah …

  • A. Menyusun tujuan, sasaran, dan strategi penanganan isu
  • B. Mengabaikan isu karena sudah diidentifikasi
  • C. Langsung melaksanakan program
  • D. Membubarkan tim perencanaan
Jawaban: A
Setelah isu strategis dirumuskan, perencana menyusun tujuan, sasaran, dan strategi yang spesifik untuk menangani isu tersebut dalam dokumen rencana.
51.

Pendekatan perumusan isu strategis yang menekankan pada analisis data dan fakta lapangan disebut pendekatan …

  • A. Intuitif
  • B. Partisipatif
  • C. Teknis-rasional
  • D. Politik
Jawaban: C
Pendekatan teknis-rasional dalam perumusan isu strategis menggunakan data kuantitatif dan kualitatif serta analisis sistematis untuk mengidentifikasi isu prioritas.
52.

Tahap awal dalam perumusan isu strategis perencanaan wilayah dan kota adalah melakukan identifikasi. Apa langkah pertama dalam identifikasi tersebut?

  • A. Menyusun prioritas isu
  • B. Merumuskan alternatif pemecahan masalah
  • C. Menetapkan tujuan perencanaan
  • D. Mengumpulkan data dan informasi tentang kondisi wilayah
Jawaban: D
Langkah pertama dalam perumusan isu strategis adalah mengumpulkan data dan informasi yang relevan untuk memahami kondisi wilayah secara mendalam.
53.

Konsep daya dukung lingkungan mengacu pada kemampuan lingkungan untuk mendukung kehidupan. Manakah pernyataan yang paling tepat tentang konsep ini?

  • A. Daya dukung hanya terkait dengan jumlah penduduk suatu wilayah
  • B. Daya dukung hanya berlaku untuk sumber daya air
  • C. Daya dukung bersifat tetap dan tidak berubah seiring waktu
  • D. Daya dukung adalah batas maksimum penggunaan sumber daya tanpa merusak lingkungan
Jawaban: D
Daya dukung lingkungan didefinisikan sebagai kemampuan lingkungan untuk mendukung aktivitas manusia dan makhluk hidup lain tanpa menimbulkan kerusakan permanen.
54.

Dalam analisis daya dukung, faktor apa yang paling sering digunakan untuk mengukur daya dukung lahan?

  • A. Produktivitas lahan per satuan luas
  • B. Luas wilayah
  • C. Ketersediaan sumber daya alam
  • D. Kepadatan penduduk
Jawaban: A
Produktivitas lahan per satuan luas sering digunakan sebagai indikator utama untuk menilai daya dukung lahan, karena menggambarkan kapasitas lahan dalam menyediakan hasil.
55.

Mengapa daya dukung lingkungan perlu dipertimbangkan dalam perencanaan wilayah dan kota?

  • A. Agar perencanaan dapat mengabaikan aspek lingkungan
  • B. Untuk meningkatkan eksploitasi sumber daya secara maksimal
  • C. Hanya untuk memenuhi persyaratan administratif
  • D. Untuk memastikan penggunaan lahan tidak melebihi batas kemampuan lingkungan
Jawaban: D
Daya dukung lingkungan menjadi acuan penting agar aktivitas pembangunan tidak melampaui kapasitas lingkungan, sehingga keberlanjutan dapat terjaga.
56.

Daya dukung lingkungan fisik/lahan terutama dinilai berdasarkan aspek apa?

  • A. Kualitas udara
  • B. Keanekaragaman hayati
  • C. Karakteristik tanah dan topografi
  • D. Kepadatan populasi manusia
Jawaban: C
Daya dukung lingkungan fisik/lahan lebih banyak dinilai dari karakteristik tanah, kemiringan lereng, dan topografi karena mempengaruhi kesesuaian lahan untuk penggunaan tertentu.
57.

Salah satu indikator daya dukung lingkungan fisik adalah lahan kritis. Apa yang dimaksud dengan lahan kritis?

  • A. Lahan yang sangat subur
  • B. Lahan yang mudah diakses untuk pembangunan
  • C. Lahan yang mengalami degradasi sehingga produktivitasnya menurun drastis
  • D. Lahan yang memiliki cadangan mineral tinggi
Jawaban: C
Lahan kritis merujuk pada lahan yang telah mengalami kerusakan fisik, kimia, atau biologis sehingga fungsinya menurun secara signifikan.
58.

Dalam evaluasi daya dukung lahan, faktor kemiringan lereng sangat penting. Mengapa demikian?

  • A. Kemiringan lereng menentukan tingkat erosi tanah dan potensi longsor
  • B. Kemiringan lereng tidak mempengaruhi erosi
  • C. Kemiringan lereng hanya relevan untuk pertanian
  • D. Kemiringan lereng tidak terkait dengan daya dukung
Jawaban: A
Kemiringan lereng mempengaruhi erosi tanah dan stabilitas lahan, sehingga menjadi faktor kunci dalam menentukan daya dukung lahan.
59.

Analisis kesesuaian lahan bertujuan untuk apa?

  • A. Menentukan harga jual lahan
  • B. Mencocokkan jenis penggunaan lahan dengan karakteristik fisik lahan
  • C. Menghitung jumlah penduduk yang dapat ditampung
  • D. Mengidentifikasi kepemilikan lahan
Jawaban: B
Kesesuaian lahan adalah proses mencocokkan potensi lahan dengan kebutuhan penggunaan tertentu agar optimal dan berkelanjutan.
60.

Klasifikasi kesesuaian lahan sering menggunakan kelas S1, S2, S3, dan N. Apa arti kelas N?

  • A. Tidak sesuai
  • B. Cukup sesuai
  • C. Sesuai marginal
  • D. Sangat sesuai
Jawaban: A
Kelas N menunjukkan lahan tidak sesuai untuk penggunaan tertentu karena memiliki faktor penghambat yang berat.
61.

Faktor apa yang menjadi pembatas utama dalam kesesuaian lahan untuk pertanian di daerah tropis?

  • A. Ketinggian tempat
  • B. Aksesibilitas jalan
  • C. Jarak ke pasar
  • D. Ketersediaan air dan drainase
Jawaban: D
Ketersediaan air dan drainase sangat krusial di daerah tropis karena mempengaruhi pertumbuhan tanaman dan risiko banjir.
62.

Potensi dalam perencanaan wilayah dan kota didefinisikan sebagai apa?

  • A. Tantangan yang dihadapi masyarakat
  • B. Kekurangan yang perlu diperbaiki
  • C. Semua sumber daya yang dimiliki suatu wilayah
  • D. Hambatan dalam pembangunan
Jawaban: C
Potensi merujuk pada segala sumber daya yang ada di wilayah, baik alam, manusia, maupun buatan, yang dapat dikembangkan.
63.

Masalah dalam perencanaan wilayah sering kali disebabkan oleh ketidaksesuaian antara potensi dan realitas. Manakah contoh masalah yang paling tepat?

  • A. Peningkatan pendapatan per kapita
  • B. Pembangunan infrastruktur yang memadai
  • C. Lahan subur digunakan untuk permukiman padat
  • D. Ketersediaan tenaga kerja terampil
Jawaban: C
Penggunaan lahan subur untuk permukiman menunjukkan ketidaksesuaian antara potensi lahan pertanian dengan realitas penggunaan.
64.

Analisis potensi dan masalah dalam perencanaan dilakukan pada tahap apa?

  • A. Tahap awal inventarisasi data
  • B. Tahap akhir evaluasi
  • C. Tahap implementasi rencana
  • D. Tahap monitoring dan evaluasi
Jawaban: A
Analisis potensi dan masalah dilakukan pada tahap awal untuk memahami kondisi wilayah sebagai dasar penyusunan rencana.
65.

Salah satu metode analisis potensi adalah analisis lokasi. Pendekatan ini digunakan untuk menilai apa?

  • A. Kualitas sumber daya manusia
  • B. Keunggulan lokasi geografis suatu wilayah
  • C. Jumlah investor asing
  • D. Tingkat pendidikan masyarakat
Jawaban: B
Analisis lokasi menilai keunggulan lokasi geografis seperti aksesibilitas dan sumber daya alam yang menjadi potensi wilayah.
66.

Metode analisis masalah sering menggunakan diagram tulang ikan (fishbone). Apa fungsi utama diagram ini?

  • A. Menggambarkan struktur organisasi
  • B. Menunjukkan hubungan sebab akibat dari suatu masalah
  • C. Memetakan rute transportasi
  • D. Menghitung biaya proyek
Jawaban: B
Diagram tulang ikan digunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisis penyebab utama dan sub-penyebab dari suatu masalah.
67.

Interpretasi hasil analisis potensi dan masalah harus dilakukan secara hati-hati. Apa langkah pertama dalam interpretasi?

  • A. Memvalidasi data dengan fakta lapangan
  • B. Menyusun rekomendasi kebijakan
  • C. Membandingkan dengan wilayah lain
  • D. Membuat grafik dan tabel
Jawaban: A
Validasi data dengan fakta lapangan memastikan analisis yang dihasilkan akurat dan sesuai kondisi nyata.
68.

Setelah interpretasi hasil analisis, output yang diharapkan adalah rumusan isu strategis. Mengapa hal ini penting?

  • A. Untuk memenuhi persyaratan administrasi
  • B. Agar perencanaan fokus pada masalah prioritas dan potensi utama
  • C. Hanya sebagai dokumentasi
  • D. Untuk menggantikan analisis lebih lanjut
Jawaban: B
Isu strategis membantu perencana memusatkan sumber daya pada masalah paling mendesak dan potensi yang paling menjanjikan.
69.

Dalam interpretasi hasil analisis potensi dan masalah, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengidentifikasi temuan utama. Apa yang dimaksud dengan temuan utama?

  • A. Semua data yang terkumpul tanpa proses seleksi
  • B. Fakta atau data yang paling menonjol dan relevan dengan tujuan analisis
  • C. Kesimpulan akhir dari analisis yang dilakukan
  • D. Rekomendasi kebijakan untuk mengatasi masalah
Jawaban: B
Temuan utama adalah fakta atau data yang paling menonjol dan relevan dengan tujuan analisis, sehingga menjadi dasar untuk langkah interpretasi selanjutnya
70.

Ketika menginterpretasikan hasil analisis potensi, seorang perencana perlu membandingkan hasil dengan standar yang berlaku. Fungsi perbandingan ini adalah untuk menentukan apakah suatu potensi termasuk tinggi, sedang, atau rendah. Teknik ini dikenal sebagai

  • A. Analisis deskriptif
  • B. Analisis korelasional
  • C. Analisis komparatif
  • D. Analisis skala
Jawaban: C
Analisis komparatif adalah teknik membandingkan hasil analisis dengan standar atau tolok ukur untuk menentukan klasifikasi potensi
71.

Dalam pengembangan alternatif konsep rencana, faktor utama yang harus dipertimbangkan adalah visi dan misi pembangunan daerah. Mengapa visi dan misi menjadi penting?

  • A. Karena menjadi acuan arah pengembangan alternatif yang akan dirumuskan
  • B. Karena hanya sebagai dokumen formal tanpa pengaruh
  • C. Karena menentukan jumlah alternatif yang harus dibuat
  • D. Karena menggantikan data teknis lapangan
Jawaban: A
Visi dan misi pembangunan daerah menjadi acuan arah dalam merumuskan alternatif konsep rencana agar selaras dengan tujuan pembangunan
72.

Metode skenario sering digunakan dalam pengembangan alternatif konsep rencana. Ciri utama dari metode skenario adalah

  • A. Menggunakan satu asumsi tetap untuk semua alternatif
  • B. Menyusun beberapa kemungkinan masa depan berdasarkan asumsi berbeda
  • C. Hanya fokus pada kondisi saat ini
  • D. Mengabaikan faktor ketidakpastian
Jawaban: B
Metode skenario menyusun beberapa kemungkinan masa depan dengan asumsi yang berbeda, sehingga menghasilkan alternatif yang variatif
73.

Dalam menyusun alternatif konsep rencana, analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi

  • A. Biaya dan manfaat dari setiap alternatif
  • B. Kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang relevan
  • C. Urutan prioritas alternatif
  • D. Dampak lingkungan jangka panjang
Jawaban: B
Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman sebagai dasar pengembangan alternatif
74.

Pemilihan alternatif konsep rencana dilakukan dengan menggunakan kriteria tertentu. Salah satu kriteria umum adalah efektivitas biaya. Apa yang dimaksud dengan efektivitas biaya?

  • A. Perbandingan antara manfaat yang diperoleh dengan biaya yang dikeluarkan
  • B. Biaya yang paling rendah meskipun manfaatnya kecil
  • C. Total biaya yang dikeluarkan tanpa melihat manfaat
  • D. Biaya yang sama untuk semua alternatif
Jawaban: A
Efektivitas biaya adalah perbandingan antara manfaat yang diperoleh dengan biaya yang dikeluarkan, sehingga alternatif dipilih berdasarkan nilai manfaat per unit biaya
75.

Dalam pemilihan alternatif, teknik pembobotan sering digunakan untuk memberikan nilai pada setiap alternatif. Langkah pertama dalam teknik pembobotan adalah

  • A. Menjumlahkan semua nilai tanpa bobot
  • B. Memilih alternatif secara acak
  • C. Menentukan bobot untuk setiap kriteria berdasarkan kepentingannya
  • D. Mengabaikan kriteria yang tidak mendukung
Jawaban: C
Langkah pertama dalam teknik pembobotan adalah menentukan bobot untuk setiap kriteria yang mencerminkan tingkat kepentingannya
76.

Struktur ruang dalam perencanaan wilayah dan kota berkaitan dengan susunan pusat-pusat kegiatan. Pusat kegiatan primer biasanya memiliki fungsi sebagai

  • A. Pelayanan skala lokal dalam satu kecamatan
  • B. Area permukiman padat penduduk
  • C. Pusat pertumbuhan yang melayani wilayah lebih luas
  • D. Kawasan industri yang terisolasi
Jawaban: C
Pusat kegiatan primer berfungsi sebagai pusat pertumbuhan yang melayani wilayah lebih luas dibandingkan pusat sekunder
77.

Hierarki pusat pelayanan dalam struktur ruang ditentukan oleh jangkauan dan jenis pelayanan. Contoh pusat pelayanan skala regional adalah

  • A. Bandara internasional
  • B. Puskesmas kelurahan
  • C. Pasar desa
  • D. Taman kota
Jawaban: A
Bandara internasional memiliki jangkauan dan jenis pelayanan skala regional, sehingga menjadi pusat pelayanan yang mendukung struktur ruang
78.

Konsep struktur ruang yang efisien biasanya mengikuti pola jaringan transportasi yang terintegrasi. Manfaat utama dari pola ini adalah

  • A. Mengabaikan aksesibilitas daerah pinggiran
  • B. Meningkatkan kemacetan lalu lintas
  • C. Memusatkan kegiatan di satu titik
  • D. Mengurangi biaya transportasi dan waktu tempuh
Jawaban: D
Pola jaringan transportasi terintegrasi mengurangi biaya dan waktu tempuh, sehingga meningkatkan efisiensi struktur ruang
79.

Pola ruang dalam perencanaan wilayah dan kota mengatur distribusi fungsi kawasan. Kawasan lindung merupakan bagian dari pola ruang yang bertujuan untuk

  • A. Melestarikan fungsi lingkungan hidup
  • B. Mendukung kegiatan ekonomi intensif
  • C. Menyediakan lahan permukiman baru
  • D. Mengembangkan pusat perbelanjaan
Jawaban: A
Kawasan lindung berfungsi melestarikan lingkungan hidup seperti hutan, resapan air, dan habitat alami
80.

Zonasi pola ruang perkotaan biasanya membedakan antara kawasan permukiman, perdagangan, dan industri. Dasar utama zonasi ini adalah

  • A. Ketersediaan air bersih
  • B. Nilai estetika bangunan
  • C. Preferensi masyarakat setempat
  • D. Kesesuaian fungsi lahan dan dampak lingkungan
Jawaban: D
Zonasi didasarkan pada kesesuaian fungsi lahan dan dampak lingkungan untuk menghindari konflik antar fungsi
81.

Kawasan budidaya dalam pola ruang adalah area yang diperuntukkan bagi kegiatan pembangunan. Contoh kawasan budidaya adalah

  • A. Cagar alam
  • B. Suaka margasatwa
  • C. Kawasan industri
  • D. Hutan lindung
Jawaban: C
Kawasan industri merupakan area untuk kegiatan budidaya, sedangkan cagar alam dan hutan lindung termasuk kawasan lindung
82.

Penilaian sarana wilayah dan kota meliputi evaluasi terhadap fasilitas pendidikan. Salah satu indikator penilaian yang relevan adalah

  • A. Jumlah taman kota
  • B. Rasio jumlah sekolah terhadap jumlah penduduk usia sekolah
  • C. Luas area parkir
  • D. Jumlah lampu jalan
Jawaban: B
Rasio jumlah sekolah terhadap penduduk usia sekolah mengukur kecukupan sarana pendidikan di suatu wilayah
83.

Dalam perencanaan sarana wilayah dan kota, standar minimum pelayanan digunakan untuk menentukan

  • A. Jenis material konstruksi
  • B. Warna bangunan sarana
  • C. Tinggi gedung sarana
  • D. Jumlah sarana yang diperlukan berdasarkan populasi
Jawaban: D
Standar minimum pelayanan membantu menentukan jumlah sarana yang diperlukan berdasarkan jumlah populasi untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat
85.

Dalam penilaian sarana wilayah dan kota, indikator yang digunakan untuk mengukur ketersediaan sarana pendidikan adalah rasio antara jumlah sekolah dengan jumlah penduduk usia sekolah. Apa istilah yang tepat untuk rasio tersebut?

  • A. Rasio guru-murid
  • B. Rasio sekolah-penduduk
  • C. Rasio murid-sekolah
  • D. Rasio partisipasi sekolah
Jawaban: B
Rasio sekolah-penduduk merupakan indikator yang mengukur ketersediaan sarana pendidikan dengan membandingkan jumlah sekolah terhadap jumlah penduduk usia sekolah.
86.

Dalam perencanaan sarana wilayah dan kota, analisis kebutuhan sarana kesehatan dilakukan dengan mempertimbangkan standar pelayanan minimal. Jika suatu kecamatan memiliki 50.000 jiwa dan standar kebutuhan puskesmas adalah 1 puskesmas per 30.000 jiwa, berapa kebutuhan puskesmas di kecamatan tersebut?

  • A. 1 puskesmas
  • B. 2 puskesmas
  • C. 3 puskesmas
  • D. 4 puskesmas
Jawaban: B
Kebutuhan puskesmas dihitung dengan membagi jumlah penduduk dengan standar kebutuhan, yaitu 50.000/30.000 = 1,67, sehingga dibulatkan menjadi 2 puskesmas.
87.

Dalam perencanaan sarana perdagangan dan jasa, faktor yang paling mempengaruhi penentuan lokasi pasar tradisional adalah…

  • A. Kepadatan penduduk rendah
  • B. Jarak dari pusat kota
  • C. Aksesibilitas dan potensi ekonomi lokal
  • D. Luas lahan yang tersedia
Jawaban: C
Aksesibilitas dan potensi ekonomi lokal menjadi faktor utama dalam penentuan lokasi pasar tradisional karena pasar harus mudah dijangkau dan memiliki basis konsumen yang cukup.
88.

Perencanaan sarana olahraga di suatu kota harus mempertimbangkan hierarki pelayanan. Untuk melayani skala kota, jenis sarana olahraga yang tepat adalah…

  • A. Stadion di tingkat kota
  • B. Gedung olahraga serbaguna di setiap kelurahan
  • C. Lapangan voli di setiap RT
  • D. Taman bermain di setiap RW
Jawaban: A
Sarana olahraga skala kota dirancang untuk melayani seluruh penduduk kota, sehingga stadion menjadi pilihan yang tepat karena kapasitasnya besar dan fungsinya strategis.
89.

Dalam penilaian prasarana wilayah dan kota, kondisi jalan yang rusak berat di suatu kawasan akan berdampak pada…

  • A. Meningkatnya nilai properti
  • B. Meningkatnya investasi
  • C. Menurunnya mobilitas penduduk
  • D. Berkurangnya polusi udara
Jawaban: C
Jalan rusak berat menghambat kelancaran transportasi, sehingga mobilitas penduduk untuk bergerak dan mengakses layanan menjadi menurun.
90.

Indikator yang digunakan untuk menilai ketersediaan prasarana air bersih di suatu wilayah adalah…

  • A. Jumlah sumur bor per rumah tangga
  • B. Jumlah perusahaan air minum
  • C. Volume air sungai per bulan
  • D. Persentase rumah tangga dengan akses air minum layak
Jawaban: D
Persentase rumah tangga dengan akses air minum layak merupakan indikator umum untuk menilai ketersediaan prasarana air bersih sesuai standar nasional.
91.

Dalam penilaian prasarana drainase, masalah genangan air di permukiman sering terjadi karena…

  • A. Kepadatan penduduk rendah
  • B. Curah hujan yang tinggi
  • C. Sistem drainase yang tidak memadai
  • D. Tanah yang subur
Jawaban: C
Genangan air terutama disebabkan oleh sistem drainase yang tidak memadai, seperti saluran yang tersumbat atau kapasitas yang kurang, bukan hanya faktor alami.
92.

Perencanaan prasarana transportasi di perkotaan bertujuan untuk…

  • A. Meningkatkan kemacetan
  • B. Memperluas lahan parkir
  • C. Mengurangi jumlah kendaraan
  • D. Mengoptimalkan pergerakan orang dan barang
Jawaban: D
Tujuan utama perencanaan prasarana transportasi adalah mengoptimalkan pergerakan orang dan barang secara efisien, aman, dan berkelanjutan.
93.

Dalam perencanaan prasarana persampahan, hal yang perlu dipertimbangkan adalah…

  • A. Luas wilayah
  • B. Jumlah taman kota
  • C. Tingkat konsumsi rumah tangga
  • D. Jumlah sekolah
Jawaban: C
Tingkat konsumsi rumah tangga mempengaruhi volume sampah yang dihasilkan, sehingga menjadi pertimbangan penting dalam perencanaan prasarana persampahan.
94.

Perencanaan prasarana jaringan listrik harus mempertimbangkan proyeksi kebutuhan daya listrik di masa depan. Metode yang tepat untuk menghitung proyeksi tersebut adalah…

  • A. Metode rata-rata sederhana
  • B. Metode wawancara mendalam
  • C. Metode survei acak
  • D. Metode ekstrapolasi tren historis
Jawaban: D
Metode ekstrapolasi tren historis memungkinkan perkiraan kebutuhan listrik berdasarkan data konsumsi masa lalu, yang umum digunakan dalam perencanaan prasarana.
95.

Mekanisme pemanfaatan rencana tata ruang dilaksanakan melalui…

  • A. Izin mendirikan bangunan
  • B. Surat tanah
  • C. Kartu penduduk
  • D. Akta jual beli
Jawaban: A
Izin mendirikan bangunan (IMB) merupakan instrumen pemanfaatan rencana tata ruang yang mengatur penggunaan lahan sesuai rencana.
96.

Pengendalian pemanfaatan ruang bertujuan untuk…

  • A. Mempercepat pembangunan
  • B. Menjamin kesesuaian dengan rencana tata ruang
  • C. Meningkatkan harga tanah
  • D. Mengurangi jumlah penduduk
Jawaban: B
Pengendalian pemanfaatan ruang memastikan bahwa setiap kegiatan pembangunan sesuai dengan rencana tata ruang yang telah ditetapkan.
97.

Dalam mekanisme pemanfaatan rencana, sanksi administratif dapat diberikan kepada pelanggar izin pemanfaatan ruang. Sanksi tersebut berupa…

  • A. Pencabutan izin mendirikan bangunan
  • B. Pembongkaran bangunan
  • C. Denda pidana
  • D. Kurungan penjara
Jawaban: A
Sanksi administratif seperti pencabutan IMB atau teguran tertulis dapat diberikan kepada pelanggar izin pemanfaatan ruang, sedangkan denda pidana dan kurungan penjara termasuk sanksi pidana.
98.

Instrumen pengendalian rencana yang memberikan insentif bagi pemilik lahan untuk mempertahankan ruang terbuka hijau adalah…

  • A. Izin lokasi
  • B. Sanksi
  • C. Pajak bumi dan bangunan
  • D. Transfer of Development Rights
Jawaban: D
Transfer of Development Rights memberikan insentif berupa hak membangun di lokasi lain bagi pemilik lahan yang mempertahankan ruang terbuka hijau.
99.

Instrumen pemanfaatan rencana berupa peta zonasi digunakan untuk…

  • A. Menentukan harga tanah
  • B. Menunjukkan peruntukan lahan di setiap zona
  • C. Menghitung pajak
  • D. Mengukur kepadatan penduduk
Jawaban: B
Peta zonasi memberikan informasi tentang peruntukan lahan di setiap zona, seperti zona perumahan, perdagangan, atau industri, yang menjadi dasar pemanfaatan ruang.
100.

Salah satu instrumen pengendalian rencana yang bersifat preventif adalah…

  • A. Izin mendirikan bangunan
  • B. Denda
  • C. Pembongkaran bangunan
  • D. Penutupan usaha
Jawaban: A
Izin mendirikan bangunan bersifat preventif karena mencegah pelanggaran sebelum pembangunan terjadi, berbeda dengan sanksi yang bersifat represif.

Tiba-tiba sadar kalau perencanaan fungsional dan isu strategis itu beda tipis tapi krusial pas diaplikasikan. Dari modul 1 sampai modul 12, ada satu benang merah yang perlu kamu tangkap: semua teknik survei dan analisis potensi bermuara pada rencana struktur dan pola ruang yang realistis. Kamu harus paham bahwa daya dukung lingkungan dan kesesuaian lahan itu bukan cuma teori, ini yang biasanya bikin perencana terjebak angka di papan tulis.

Di Soal UAS UT nanti, format UTM biasanya menyasar teknik analisis di Modul 7, sementara UO lebih sering menguji penerapan instrumen pemanfaatan rencana di modul akhir. STPL4219 Studio Perencanaan (Kota/Wilayah) ini unik karena dia menggabungkan nalar spasial dengan logika kebijakan yang kadang berlawanan. Kalau kamu sudah bisa membedakan mana bagian yang harus dihitung dengan kalkulator dan mana yang cukup pakai akal sehat seputar muatan rencana, UAS-nya akan terasa lebih ringan. Semoga pola berpikirnya tetap jernih meski modulnya sudah kelewat banyak, ada prediksi soal UAS UT lain yang bisa kamu coba.

Bagikan

error: Content is protected !!