Di antara sekian mata kuliah yang wajib ditempuh, EKMA4371 Manajemen Rantai Pasokan hadir dengan bobotnya tersendiri. Mata kuliah ini dirancang bukan hanya untuk mengejar angka di lembar nilai, tetapi untuk membangun cara berpikir sistematis tentang bagaimana aliran produk, informasi.
Di sinilah pentingnya berlatih dengan Soal UAS UT EKMA4371 Manajemen Rantai Pasokan. Mengerjakan bank soal UT bukan aktivitas pasif, merespons dalam tekanan waktu, persis seperti kondisi ujian sesungguhnya, baik itu Ujian Tatap Muka (UTM), Ujian Online (UO), maupun Take Home Exam (THE).
Artikel ini hadir sebagai teman persiapan Anda, lengkap dengan gambaran ruang lingkup materi, kisi-kisi soal UT, dan strategi belajar yang bisa langsung diterapkan. Tidak perlu belajar serampangan, dengan pendekatan yang tepat, setiap sesi latihan soal UT Anda bisa jauh lebih produktif dan terarah.
Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.
Soal UAS UT EKMA4371 Manajemen Rantai Pasokan
1.
Manajemen rantai pasokan (Supply Chain Management) secara umum didefinisikan sebagai…
A. Pengelolaan hubungan antara pemasok dan pelanggan secara langsung tanpa perantara
B. Koordinasi sistematis dari fungsi-fungsi bisnis tradisional dalam suatu perusahaan
C. Integrasi proses bisnis dari pengguna akhir hingga pemasok awal yang menyediakan produk, jasa, dan informasi
D. Sistem pencatatan aliran barang dari gudang ke konsumen akhir
C. Integrasi proses bisnis dari pengguna akhir hingga pemasok awal yang menyediakan produk, jasa, dan informasi
2.
Tujuan utama penerapan Supply Chain Management adalah…
A. Meningkatkan jumlah pemasok agar pilihan lebih banyak
B. Menciptakan nilai bagi pelanggan dan pemegang saham melalui efisiensi rantai pasokan
C. Memperpanjang siklus hidup produk di pasar
D. Mengurangi ketergantungan perusahaan terhadap teknologi informasi
B. Menciptakan nilai bagi pelanggan dan pemegang saham melalui efisiensi rantai pasokan
3.
Dalam rantai pasokan, yang dimaksud dengan “upstream” adalah…
A. Aliran produk dari produsen ke konsumen akhir
B. Aktivitas distribusi produk jadi ke pasar
C. Proses pengembalian barang dari pelanggan ke produsen
D. Hubungan perusahaan dengan pemasok dan pemasok dari pemasoknya
D. Hubungan perusahaan dengan pemasok dan pemasok dari pemasoknya
4.
Salah satu manfaat kinerja manajemen rantai pasokan yang baik adalah…
A. Meningkatnya biaya produksi akibat standar kualitas yang lebih tinggi
B. Berkurangnya kebutuhan tenaga kerja di semua lini
C. Berkurangnya biaya persediaan dan peningkatan tingkat layanan pelanggan
D. Menurunnya fleksibilitas perusahaan dalam merespons perubahan pasar
C. Berkurangnya biaya persediaan dan peningkatan tingkat layanan pelanggan
5.
Indikator kinerja rantai pasokan yang mengukur seberapa cepat perusahaan memenuhi pesanan pelanggan disebut…
A. Order Cycle Time
B. Inventory Turnover
C. Fill Rate
D. Cash-to-Cash Cycle Time
A. Order Cycle Time
6.
Distribusi dalam konteks manajemen rantai pasokan berperan sebagai…
A. Fungsi pengadaan bahan baku dari pemasok
B. Proses peramalan permintaan pasar untuk periode mendatang
C. Sistem pengendalian kualitas produk sebelum sampai ke pelanggan
D. Jembatan antara produksi dan konsumsi yang memastikan produk tersedia di tempat dan waktu yang tepat
D. Jembatan antara produksi dan konsumsi yang memastikan produk tersedia di tempat dan waktu yang tepat
7.
Saluran distribusi yang paling pendek dalam distribusi produk adalah…
A. Produsen → Agen → Pengecer → Konsumen
B. Produsen → Distributor → Pengecer → Konsumen
C. Produsen → Konsumen (langsung)
D. Produsen → Grosir → Pengecer → Konsumen
C. Produsen → Konsumen (langsung)
8.
Cross-docking dalam sistem distribusi produk adalah strategi di mana…
A. Produk disimpan di gudang dalam jangka panjang sebelum didistribusikan
B. Produk langsung dipindahkan dari kendaraan masuk ke kendaraan keluar tanpa penyimpanan
C. Produk dikirim balik ke produsen untuk dikemas ulang
D. Pengecer mengambil langsung produk dari pabrik tanpa perantara
B. Produk langsung dipindahkan dari kendaraan masuk ke kendaraan keluar tanpa penyimpanan
9.
Third-Party Logistics (3PL) dalam jaringan logistik mengacu pada…
A. Perusahaan yang memiliki tiga cabang distribusi
B. Sistem pengiriman menggunakan tiga moda transportasi berbeda
C. Kemitraan antara tiga perusahaan dalam satu rantai pasokan
D. Penyerahan fungsi logistik kepada pihak ketiga yang spesialis di bidang tersebut
D. Penyerahan fungsi logistik kepada pihak ketiga yang spesialis di bidang tersebut
10.
Jaringan logistik yang efektif harus mempertimbangkan faktor berikut, KECUALI…
A. Lokasi fasilitas gudang dan pusat distribusi
B. Preferensi warna kemasan produk
C. Mode transportasi yang digunakan
D. Biaya transportasi dan penyimpanan
B. Preferensi warna kemasan produk
11.
Peramalan permintaan (demand forecasting) dalam rantai pasokan sangat penting karena…
A. Menjadi dasar perencanaan produksi, persediaan, dan distribusi
B. Membantu perusahaan menentukan harga jual produk secara akurat
C. Menggantikan riset pasar dalam pengembangan produk baru
D. Memungkinkan perusahaan mengabaikan fluktuasi musiman
A. Menjadi dasar perencanaan produksi, persediaan, dan distribusi
12.
Metode peramalan yang menggunakan data historis penjualan masa lalu untuk memprediksi permintaan masa depan disebut metode…
A. Kualitatif
B. Delphi
C. Kausal
D. Deret Waktu (Time Series)
D. Deret Waktu (Time Series)
13.
Bullwhip Effect dalam rantai pasokan adalah fenomena di mana…
A. Permintaan konsumen akhir meningkat secara drastis akibat promosi
B. Variasi kecil pada permintaan konsumen menyebabkan fluktuasi besar pada pesanan di hulu rantai pasokan
C. Pemasok memperketat persyaratan pemesanan kepada produsen
D. Produk mengalami penurunan kualitas saat melewati beberapa lapisan distribusi
B. Variasi kecil pada permintaan konsumen menyebabkan fluktuasi besar pada pesanan di hulu rantai pasokan
14.
Moving Average dalam metode peramalan dihitung dengan cara…
A. Mengalikan data penjualan dengan koefisien regresi
B. Merata-ratakan data permintaan dari sejumlah periode tertentu secara bergulir
C. Menjumlahkan seluruh data historis dibagi jumlah tahun operasi
D. Menghitung selisih antara permintaan tertinggi dan terendah
B. Merata-ratakan data permintaan dari sejumlah periode tertentu secara bergulir
15.
Mean Absolute Deviation (MAD) digunakan dalam peramalan permintaan untuk mengukur…
A. Tren pertumbuhan permintaan jangka panjang
B. Rata-rata nilai permintaan dalam satu periode
C. Tingkat akurasi atau kesalahan metode peramalan
D. Standar deviasi permintaan musiman
C. Tingkat akurasi atau kesalahan metode peramalan
16.
Persediaan (inventory) dalam rantai pasokan berfungsi sebagai…
A. Penyangga (buffer) yang menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan
B. Indikator utama profitabilitas perusahaan manufaktur
C. Aset tetap yang dicatat dalam laporan keuangan
D. Strategi penetapan harga untuk produk musiman
A. Penyangga (buffer) yang menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan
17.
Economic Order Quantity (EOQ) adalah model persediaan yang bertujuan untuk…
A. Memaksimalkan jumlah persediaan pengaman
B. Menentukan jadwal pengiriman yang optimal dari pemasok
C. Menemukan jumlah pemesanan yang meminimalkan total biaya persediaan
D. Menghitung nilai persediaan berdasarkan metode FIFO
C. Menemukan jumlah pemesanan yang meminimalkan total biaya persediaan
18.
Safety stock (persediaan pengaman) diadakan oleh perusahaan dengan tujuan…
A. Mengoptimalkan penggunaan ruang gudang
B. Mengurangi biaya pemesanan ulang secara berkala
C. Meningkatkan daya tawar terhadap pemasok
D. Mengantisipasi ketidakpastian permintaan dan waktu pengiriman (lead time)
D. Mengantisipasi ketidakpastian permintaan dan waktu pengiriman (lead time)
19.
Metode Just-In-Time (JIT) dalam manajemen persediaan bertujuan untuk…
A. Menyimpan persediaan dalam jumlah besar agar tidak kehabisan stok
B. Meminimalkan persediaan dengan menerima bahan baku tepat saat dibutuhkan produksi
C. Mempercepat siklus produksi dengan menambah shift kerja
D. Menggunakan teknologi RFID untuk melacak pergerakan stok
B. Meminimalkan persediaan dengan menerima bahan baku tepat saat dibutuhkan produksi
20.
Reorder Point (ROP) dalam sistem persediaan dihitung berdasarkan…
A. Selisih antara permintaan maksimum dan minimum per bulan
B. Rata-rata permintaan dikalikan lead time ditambah safety stock
C. Total biaya pemesanan dibagi jumlah unit yang dipesan
D. Kapasitas gudang dikurangi persediaan yang sedang dalam perjalanan
B. Rata-rata permintaan dikalikan lead time ditambah safety stock
21.
Strategi rantai pasokan yang berfokus pada efisiensi biaya dan cocok untuk produk dengan permintaan stabil disebut…
A. Agile Supply Chain
B. Responsive Supply Chain
C. Lean Supply Chain
D. Hybrid Supply Chain
C. Lean Supply Chain
22.
Strategi rantai pasokan yang tepat untuk produk dengan permintaan tidak pasti dan siklus hidup pendek adalah…
A. Lean Supply Chain
B. Agile Supply Chain
C. Efficient Supply Chain
D. Integrated Supply Chain
B. Agile Supply Chain
23.
CPFR (Collaborative Planning, Forecasting and Replenishment) adalah pendekatan yang…
A. Memisahkan fungsi perencanaan antara pemasok dan pengecer
B. Menggunakan kecerdasan buatan untuk menggantikan perencanaan manual
C. Mengintegrasikan perencanaan dan peramalan antara mitra dagang untuk meningkatkan efisiensi rantai pasokan
D. Menyerahkan seluruh fungsi pengisian stok kepada distributor tunggal
C. Mengintegrasikan perencanaan dan peramalan antara mitra dagang untuk meningkatkan efisiensi rantai pasokan
24.
Vendor Managed Inventory (VMI) adalah model kolaborasi di mana…
A. Pelanggan mengelola dan mengisi sendiri persediaan di gudang pemasok
B. Pemerintah mengelola persediaan bahan strategis untuk industri nasional
C. Distributor menetapkan sendiri harga dan jadwal pengiriman produk
D. Pemasok bertanggung jawab memantau dan mengisi ulang persediaan di lokasi pelanggan
D. Pemasok bertanggung jawab memantau dan mengisi ulang persediaan di lokasi pelanggan
25.
Dalam CPFR, tahap pertama yang harus dilakukan oleh mitra dagang adalah…
A. Membuat peramalan permintaan bersama
B. Menyepakati rencana bisnis bersama (joint business plan)
C. Melakukan evaluasi kinerja rantai pasokan
D. Menentukan metode pengiriman yang akan digunakan
B. Menyepakati rencana bisnis bersama (joint business plan)
A. Menghindari semua gangguan dengan perencanaan yang sempurna
B. Memaksimalkan keuntungan dalam kondisi pasar yang stabil
C. Pulih dengan cepat dari gangguan dan beradaptasi terhadap perubahan lingkungan
D. Memindahkan operasi ke negara dengan biaya tenaga kerja lebih rendah
C. Pulih dengan cepat dari gangguan dan beradaptasi terhadap perubahan lingkungan
31.
Supply Chain Disruption adalah kondisi di mana…
A. Permintaan pelanggan meningkat secara tak terduga melampaui kapasitas produksi
B. Aliran normal produk, informasi, atau keuangan dalam rantai pasokan terganggu secara signifikan
C. Pemasok menaikkan harga bahan baku secara sepihak
D. Perusahaan memutuskan untuk mengubah strategi distribusinya
B. Aliran normal produk, informasi, atau keuangan dalam rantai pasokan terganggu secara signifikan
32.
Faktor internal yang dapat menyebabkan supply chain disruption adalah…
A. Perubahan kebijakan perdagangan internasional
B. Wabah penyakit yang mempengaruhi tenaga kerja secara luas
C. Fluktuasi nilai tukar mata uang asing
D. Kegagalan sistem informasi atau peralatan produksi di dalam perusahaan
D. Kegagalan sistem informasi atau peralatan produksi di dalam perusahaan
33.
Strategi diversifikasi pemasok diterapkan perusahaan untuk…
A. Mendapatkan harga terbaik melalui negosiasi dengan banyak pihak
B. Meningkatkan kualitas produk dengan membandingkan standar pemasok berbeda
C. Mengurangi ketergantungan pada satu sumber pasokan sehingga risiko gangguan lebih kecil
D. Memperluas jangkauan pasar dengan menggunakan jaringan pemasok yang lebih luas
C. Mengurangi ketergantungan pada satu sumber pasokan sehingga risiko gangguan lebih kecil
34.
Dampak jangka pendek dari supply chain disruption yang paling langsung dirasakan pelanggan adalah…
A. Penurunan nilai saham perusahaan
B. Kehabisan stok produk (stockout) di titik penjualan
C. Meningkatnya biaya overhead perusahaan
D. Turunnya moral karyawan bagian produksi
B. Kehabisan stok produk (stockout) di titik penjualan
35.
Strategi “postponement” dalam rantai pasokan berarti…
A. Menunda pengiriman produk hingga kondisi pasar membaik
B. Menunda pembayaran kepada pemasok untuk menjaga arus kas
C. Memundurkan jadwal peluncuran produk baru ke pasar
D. Menunda diferensiasi produk selambat mungkin dalam proses produksi untuk mempertahankan fleksibilitas
D. Menunda diferensiasi produk selambat mungkin dalam proses produksi untuk mempertahankan fleksibilitas
36.
Tingkat ketersediaan produk yang optimal dalam rantai pasokan berarti…
A. Selalu menjaga stok pada level maksimum untuk menghindari kehabisan
B. Menyeimbangkan antara biaya penyimpanan persediaan dan risiko kehabisan stok
C. Memastikan tidak ada produk yang tersisa di gudang pada akhir periode
D. Memproduksi hanya berdasarkan pesanan yang sudah diterima
B. Menyeimbangkan antara biaya penyimpanan persediaan dan risiko kehabisan stok
37.
Service Level dalam konteks ketersediaan produk optimal didefinisikan sebagai…
A. Kecepatan respons layanan pelanggan terhadap keluhan
B. Standar kualitas minimum yang ditetapkan untuk produk jadi
C. Probabilitas bahwa permintaan pelanggan dapat terpenuhi dari stok yang tersedia
D. Jumlah outlet yang mampu melayani pelanggan dalam satu wilayah
C. Probabilitas bahwa permintaan pelanggan dapat terpenuhi dari stok yang tersedia
38.
Biaya kekurangan stok (stockout cost) mencakup…
A. Biaya penyimpanan produk di gudang cold storage
B. Biaya asuransi persediaan yang tidak terjual
C. Kehilangan penjualan, penurunan loyalitas pelanggan, dan biaya pemesanan darurat
D. Biaya depresiasi peralatan gudang
C. Kehilangan penjualan, penurunan loyalitas pelanggan, dan biaya pemesanan darurat
39.
Newsvendor Model (model penjual koran) digunakan untuk menentukan…
A. Frekuensi optimal pemesanan ulang barang dalam sistem persediaan berkelanjutan
B. Jumlah optimal pemesanan produk yang mudah rusak atau memiliki satu periode penjualan
C. Strategi penetapan harga produk musiman di pasar kompetitif
D. Jadwal pengiriman yang optimal antara pemasok dan pengecer
B. Jumlah optimal pemesanan produk yang mudah rusak atau memiliki satu periode penjualan
40.
Dalam menentukan tingkat ketersediaan produk optimal, perusahaan harus mempertimbangkan trade-off antara…
A. Kecepatan produksi dan kualitas bahan baku
B. Biaya penyimpanan persediaan (holding cost) dan biaya kekurangan stok (stockout cost)
C. Jumlah pemasok dan jumlah pelanggan
D. Biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik
B. Biaya penyimpanan persediaan (holding cost) dan biaya kekurangan stok (stockout cost)
41.
Peran teknologi informasi dalam rantai pasokan modern adalah…
A. Menggantikan sepenuhnya peran manajer dalam pengambilan keputusan
B. Memfasilitasi pertukaran informasi real-time dan meningkatkan visibilitas di seluruh rantai pasokan
C. Mengurangi kebutuhan koordinasi antar departemen dalam perusahaan
D. Membatasi akses informasi hanya pada tingkat manajemen puncak
B. Memfasilitasi pertukaran informasi real-time dan meningkatkan visibilitas di seluruh rantai pasokan
42.
Electronic Data Interchange (EDI) dalam rantai pasokan berfungsi untuk…
A. Menyimpan data pelanggan dalam format digital terenkripsi
B. Menganalisis data penjualan untuk keperluan peramalan permintaan
C. Memungkinkan pertukaran dokumen bisnis standar secara elektronik antar mitra dagang
D. Mengelola database produk dalam sistem ERP perusahaan
C. Memungkinkan pertukaran dokumen bisnis standar secara elektronik antar mitra dagang
43.
Enterprise Resource Planning (ERP) dalam konteks rantai pasokan berperan sebagai…
A. Platform media sosial untuk komunikasi antar karyawan
B. Sistem terintegrasi yang menghubungkan berbagai fungsi bisnis dalam satu platform data terpadu
C. Software khusus untuk mengelola hubungan dengan pelanggan
D. Alat untuk merancang tata letak gudang secara virtual
B. Sistem terintegrasi yang menghubungkan berbagai fungsi bisnis dalam satu platform data terpadu
44.
Proses makro rantai pasokan terdiri dari tiga kategori utama, yaitu…
A. Perencanaan, Pelaksanaan, dan Pengendalian
B. CRM, ISCM (Internal Supply Chain Management), dan SRM
C. Produksi, Distribusi, dan Konsumsi
D. Pengadaan, Manufaktur, dan Penjualan
B. CRM, ISCM (Internal Supply Chain Management), dan SRM
45.
Supplier Relationship Management (SRM) dalam proses makro rantai pasokan berfokus pada…
A. Pengelolaan hubungan dengan pelanggan akhir untuk meningkatkan loyalitas
B. Koordinasi aliran produk dari gudang ke titik penjualan
C. Pengelolaan interaksi perusahaan dengan pemasok mulai dari sumber bahan baku hingga penerimaan di pabrik
D. Pengaturan sistem informasi internal perusahaan
C. Pengelolaan interaksi perusahaan dengan pemasok mulai dari sumber bahan baku hingga penerimaan di pabrik
46.
Reverse logistics dalam rantai pasokan mengacu pada…
A. Proses pengiriman produk dari produsen ke konsumen menggunakan jalur alternatif
B. Strategi distribusi yang menggunakan rute terbalik untuk menghemat biaya
C. Sistem pembayaran mundur dari konsumen langsung ke produsen
D. Aliran produk atau bahan dari titik konsumsi kembali ke titik asal untuk pemulihan nilai atau pembuangan
D. Aliran produk atau bahan dari titik konsumsi kembali ke titik asal untuk pemulihan nilai atau pembuangan
47.
Salah satu tantangan utama dalam implementasi Supply Chain Management secara global adalah…
A. Kemudahan akses terhadap teknologi informasi di negara berkembang
B. Perbedaan regulasi, budaya, dan infrastruktur di berbagai negara
C. Standardisasi kualitas produk di seluruh pasar
D. Meningkatnya permintaan konsumen terhadap produk lokal
B. Perbedaan regulasi, budaya, dan infrastruktur di berbagai negara
48.
Key Performance Indicator (KPI) yang mengukur efektivitas pengelolaan persediaan dalam rantai pasokan adalah…
A. Net Promoter Score (NPS)
B. Customer Acquisition Cost
C. Inventory Turnover Ratio
D. Return on Equity (ROE)
C. Inventory Turnover Ratio
49.
Teknologi RFID (Radio Frequency Identification) dalam manajemen rantai pasokan digunakan untuk…
A. Melakukan pembayaran elektronik kepada pemasok secara otomatis
B. Melacak dan mengidentifikasi produk secara real-time tanpa kontak fisik di seluruh rantai pasokan
C. Menganalisis data permintaan historis untuk keperluan peramalan
D. Mengoptimalkan tata letak rak di dalam gudang distribusi
B. Melacak dan mengidentifikasi produk secara real-time tanpa kontak fisik di seluruh rantai pasokan
50.
Pendekatan terpadu dalam manajemen rantai pasokan yang menyelaraskan strategi, operasi, dan teknologi disebut…
A. Supply Chain Optimization
B. Total Quality Management
C. Business Process Reengineering
D. Integrated Supply Chain Management
D. Integrated Supply Chain Management
Konsistensi dalam mengerjakan soal latihan UT untuk EKMA4371 Manajemen Rantai Pasokan bukan hanya mempertajam pemahaman, tetapi juga melatih refleks berpikir Anda agar lebih cepat dan tepat saat berhadapan dengan soal ujian UT yang sesungguhnya.
Perjalanan belajar yang sudah Anda tempuh hingga titik ini adalah bukti nyata dari komitmen yang tidak main-main. Setiap sesi belajar, setiap soal latihan UT yang Anda kerjakan, dan setiap modul yang Anda telaah adalah investasi yang hasilnya tidak berhenti di nilai akhir.