Soalut.com gratis berkat dukungan kamu. Bantu kami tetap online.

Donasi sekarang

Soal UAS UT EKMA4414 Manajemen Strategik dan Kunci Jawaban

Soal UAS UT EKMA4414 Manajemen Strategik dan Kunci Jawaban
Soal UT EKMA4414 Manajemen Strategik

Menghadapi Ujian Akhir Semester (UAS) di Universitas Terbuka (UT) bukan sekadar rutinitas akademik biasa. Bagi banyak mahasiswa, fase ini justru menjadi momen paling menantang, terutama saat harus merangkum puluhan halaman modul menjadi pemahaman yang benar-benar matang dan siap diuji.

Inilah mengapa berlatih mengerjakan Soal UAS UT EKMA4414 Manajemen Strategik menjadi langkah yang sangat disarankan. Melalui latihan soal UT yang terarah, mahasiswa tidak hanya akrab dengan pola Soal Ujian UT, tetapi juga mampu mengukur sendiri seberapa jauh pemahaman mereka sebelum hari H tiba.

Artikel ini hadir sebagai bagian dari Bank Soal UT yang bisa kamu jadikan teman belajar. Di sini kamu akan menemukan gambaran materi, Kisi-kisi Soal UT, hingga tips praktis menghadapi ujian agar persiapanmu lebih terarah dan percaya diri.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UAS UT EKMA4414 Manajemen Strategik

1.

Manajemen strategik dapat didefinisikan sebagai serangkaian keputusan dan tindakan manajerial yang menentukan kinerja jangka panjang suatu organisasi. Unsur utama yang membedakan manajemen strategik dari manajemen operasional adalah…

  • A. Fokus pada pengelolaan sumber daya manusia secara teknis
  • B. Orientasi jangka pendek untuk memaksimalkan laba harian
  • C. Penekanan pada perumusan, implementasi, dan evaluasi strategi lintas fungsi
  • D. Pembatasan wewenang pada level manajer menengah
C. Penekanan pada perumusan, implementasi, dan evaluasi strategi lintas fungsi
2.

Dalam evolusi manajemen strategik, tahap perencanaan berbasis anggaran (budgetary planning) merupakan tahap awal yang ditandai oleh…

  • A. Penggunaan skenario dan analisis lingkungan eksternal secara intensif
  • B. Perencanaan yang berorientasi pada pengendalian keuangan tahunan
  • C. Penerapan analisis SWOT sebagai alat utama perumusan strategi
  • D. Integrasi seluruh unit bisnis dalam satu kerangka strategik terpadu
B. Perencanaan yang berorientasi pada pengendalian keuangan tahunan
3.

Mazhab desain (design school) dalam manajemen strategik memandang pembentukan strategi sebagai…

  • A. Proses emergent yang tumbuh dari tindakan sehari-hari organisasi
  • B. Hasil negosiasi politik antara koalisi internal perusahaan
  • C. Proses konsepsional yang menghasilkan kesesuaian antara kekuatan internal dan peluang eksternal
  • D. Proses kalkulasi formal berbasis data kuantitatif dan proyeksi keuangan
C. Proses konsepsional yang menghasilkan kesesuaian antara kekuatan internal dan peluang eksternal
4.

Komponen visi dalam manajemen strategik berfungsi untuk…

  • A. Menjabarkan target laba dan pangsa pasar dalam periode tertentu
  • B. Memberikan gambaran ideal tentang kondisi organisasi di masa depan yang diinginkan
  • C. Menetapkan prosedur operasional standar bagi seluruh karyawan
  • D. Mengidentifikasi kelemahan utama yang harus segera diperbaiki
B. Memberikan gambaran ideal tentang kondisi organisasi di masa depan yang diinginkan
5.

Analisis lingkungan bisnis makro bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang…

  • A. Berada di dalam kendali penuh manajemen puncak perusahaan
  • B. Berkaitan langsung dengan persaingan antar perusahaan dalam industri yang sama
  • C. Berada di luar kendali perusahaan namun mempengaruhi arah strategi secara signifikan
  • D. Hanya relevan bagi perusahaan multinasional yang beroperasi di berbagai negara
C. Berada di luar kendali perusahaan namun mempengaruhi arah strategi secara signifikan
6.

Model PEST dalam analisis lingkungan makro mencakup dimensi Politik, Ekonomi, Sosial-Budaya, dan Teknologi. Manakah contoh faktor teknologi yang relevan untuk dianalisis?

  • A. Tingkat inflasi dan suku bunga perbankan nasional
  • B. Perubahan demografi dan gaya hidup konsumen milenial
  • C. Regulasi pemerintah tentang pajak impor bahan baku
  • D. Perkembangan kecerdasan buatan dan otomasi proses industri
D. Perkembangan kecerdasan buatan dan otomasi proses industri
7.

Prinsip dasar analisis lingkungan bisnis makro yang efektif mengharuskan analis untuk…

  • A. Membatasi perhatian hanya pada faktor ekonomi karena paling terukur
  • B. Memandang setiap faktor makro secara terisolasi agar tidak terjadi bias
  • C. Mempertimbangkan interaksi dan keterkaitan antar faktor secara holistik
  • D. Mengandalkan data historis minimal 10 tahun sebagai satu-satunya sumber
C. Mempertimbangkan interaksi dan keterkaitan antar faktor secara holistik
8.

Komponen analisis lingkungan bisnis makro yang berhubungan dengan distribusi pendapatan masyarakat, pertumbuhan kelas menengah, dan perubahan pola konsumsi termasuk dalam dimensi…

  • A. Politik dan hukum
  • B. Ekonomi makro
  • C. Sosial budaya dan demografi
  • D. Ekologi dan lingkungan alam
C. Sosial budaya dan demografi
9.

Model Lima Kekuatan Porter (Five Forces) digunakan untuk menganalisis…

  • A. Kekuatan finansial perusahaan dibandingkan pesaing langsung
  • B. Daya tarik dan intensitas persaingan dalam suatu industri
  • C. Kompetensi inti yang dimiliki perusahaan dalam rantai nilai
  • D. Keselarasan visi-misi perusahaan dengan ekspektasi pemegang saham
B. Daya tarik dan intensitas persaingan dalam suatu industri
10.

Konstruksi Skenario Model Royal Dutch/Shell merupakan pendekatan analisis lingkungan yang dirancang untuk…

  • A. Mengoptimalkan alokasi sumber daya berdasarkan proyeksi keuangan deterministik
  • B. Membangun gambaran alternatif masa depan guna mempersiapkan strategi yang lebih tangguh
  • C. Mengidentifikasi keunggulan kompetitif berdasarkan analisis rantai nilai internal
  • D. Menentukan posisi perusahaan dalam matriks BCG secara kuantitatif
B. Membangun gambaran alternatif masa depan guna mempersiapkan strategi yang lebih tangguh
11.

Dalam skenario perencanaan, “driving forces” (kekuatan pendorong) merujuk pada…

  • A. Kekuatan finansial yang mendorong pertumbuhan laba jangka pendek
  • B. Kompetensi sumber daya manusia yang mendorong inovasi internal
  • C. Faktor-faktor lingkungan yang akan membentuk dan mengubah masa depan industri
  • D. Strategi kompetitif pesaing yang mendorong respons reaktif perusahaan
C. Faktor-faktor lingkungan yang akan membentuk dan mengubah masa depan industri
12.

Pendekatan manajerial dalam mengidentifikasi kekuatan perusahaan berfokus pada…

  • A. Pengurangan biaya produksi melalui efisiensi proses operasional
  • B. Identifikasi sumber daya, kapabilitas, dan kompetensi yang memberikan keunggulan kompetitif
  • C. Perbandingan harga jual produk dengan kompetitor utama di pasar
  • D. Evaluasi kepuasan pelanggan melalui survei dan data penjualan terkini
B. Identifikasi sumber daya, kapabilitas, dan kompetensi yang memberikan keunggulan kompetitif
13.

Kelemahan perusahaan dalam analisis internal manajemen strategik didefinisikan sebagai…

  • A. Faktor eksternal yang menghambat pertumbuhan pasar secara keseluruhan
  • B. Strategi pesaing yang secara langsung merusak posisi kompetitif perusahaan
  • C. Keterbatasan atau defisiensi internal yang mengurangi kemampuan perusahaan bersaing
  • D. Regulasi pemerintah yang membatasi ekspansi bisnis ke pasar baru
C. Keterbatasan atau defisiensi internal yang mengurangi kemampuan perusahaan bersaing
14.

Analisis Keunikan Kepemimpinan dalam konteks kekuatan perusahaan bertujuan untuk mengidentifikasi…

  • A. Gaya kepemimpinan otoriter yang paling efektif dalam kondisi krisis
  • B. Karakteristik dan kompetensi kepemimpinan yang sulit ditiru oleh pesaing
  • C. Jumlah pemimpin yang dibutuhkan dalam struktur organisasi matriks
  • D. Program pelatihan kepemimpinan yang perlu diadopsi dari perusahaan asing
B. Karakteristik dan kompetensi kepemimpinan yang sulit ditiru oleh pesaing
15.

Pendekatan Resource-Based View (RBV) dalam analisis kekuatan perusahaan menekankan bahwa keunggulan kompetitif berkelanjutan bersumber dari…

  • A. Kemampuan perusahaan menetapkan harga paling rendah di industri
  • B. Jaringan distribusi yang paling luas di pasar domestik
  • C. Sumber daya yang bernilai, langka, tidak dapat ditiru, dan tidak tergantikan
  • D. Investasi terbesar dalam iklan dan promosi dibandingkan kompetitor
C. Sumber daya yang bernilai, langka, tidak dapat ditiru, dan tidak tergantikan
16.

Analisis TOWS Klasik dikembangkan sebagai perluasan dari SWOT dengan fokus pada…

  • A. Penilaian bobot dan rating setiap faktor internal dan eksternal secara numerik
  • B. Pencocokan (matching) antara kekuatan-peluang, kekuatan-ancaman, kelemahan-peluang, dan kelemahan-ancaman
  • C. Identifikasi faktor paling kritis melalui pemungutan suara tim manajemen
  • D. Pemetaan posisi produk dalam siklus hidup produk secara visual
B. Pencocokan (matching) antara kekuatan-peluang, kekuatan-ancaman, kelemahan-peluang, dan kelemahan-ancaman
17.

Strategi SO (Strengths-Opportunities) dalam matriks TOWS merupakan strategi yang bersifat…

  • A. Defensif untuk bertahan dari ancaman menggunakan kekuatan yang dimiliki
  • B. Agresif untuk memanfaatkan peluang eksternal dengan kekuatan internal
  • C. Konservatif untuk mengurangi kelemahan sambil menghindari ancaman
  • D. Diversifikasi untuk memasuki industri baru yang tidak terkait
B. Agresif untuk memanfaatkan peluang eksternal dengan kekuatan internal
18.

Matriks SWOT Empat Kuadran membagi strategi menjadi empat sel utama. Sel yang paling sesuai bagi perusahaan dengan banyak kelemahan internal namun menghadapi peluang eksternal besar adalah…

  • A. Sel SO – Strategi Agresif
  • B. Sel ST – Strategi Kompetitif
  • C. Sel WO – Strategi Turnaround
  • D. Sel WT – Strategi Defensif
C. Sel WO – Strategi Turnaround
19.

Perbedaan mendasar antara analisis SWOT tradisional dan analisis TOWS adalah…

  • A. TOWS hanya digunakan untuk perusahaan multinasional sedangkan SWOT untuk UKM
  • B. TOWS berorientasi pada formulasi strategi berbasis kombinasi faktor, sementara SWOT lebih pada identifikasi faktor
  • C. SWOT menggunakan data kuantitatif sedangkan TOWS menggunakan data kualitatif
  • D. TOWS dikembangkan lebih awal dan kemudian disederhanakan menjadi SWOT
B. TOWS berorientasi pada formulasi strategi berbasis kombinasi faktor, sementara SWOT lebih pada identifikasi faktor
20.

Dalam matriks TOWS, strategi WT (Weaknesses-Threats) digunakan ketika perusahaan…

  • A. Memiliki banyak kekuatan dan menghadapi ancaman eksternal yang besar
  • B. Berada dalam posisi ideal dengan kekuatan besar dan peluang melimpah
  • C. Memiliki kelemahan internal sekaligus menghadapi ancaman eksternal yang serius
  • D. Memiliki kelemahan namun peluang eksternal sangat besar dan menarik
C. Memiliki kelemahan internal sekaligus menghadapi ancaman eksternal yang serius
21.

Matriks Pertumbuhan-Pangsa Pasar (BCG Matrix) mengklasifikasikan unit bisnis berdasarkan dua dimensi yaitu…

  • A. Tingkat profitabilitas dan tingkat risiko investasi unit bisnis
  • B. Pertumbuhan pasar industri dan pangsa pasar relatif terhadap pesaing terbesar
  • C. Kekuatan sumber daya manusia dan kapasitas produksi yang dimiliki
  • D. Tingkat kepuasan pelanggan dan loyalitas merek dalam segmen tertentu
B. Pertumbuhan pasar industri dan pangsa pasar relatif terhadap pesaing terbesar
22.

Unit bisnis yang berada di kuadran “Cash Cow” dalam matriks BCG memiliki karakteristik…

  • A. Pertumbuhan pasar tinggi dan pangsa pasar tinggi, membutuhkan investasi besar
  • B. Pertumbuhan pasar rendah dan pangsa pasar tinggi, menghasilkan arus kas besar
  • C. Pertumbuhan pasar tinggi dan pangsa pasar rendah, penuh ketidakpastian
  • D. Pertumbuhan pasar rendah dan pangsa pasar rendah, kandidat untuk dilepas
B. Pertumbuhan pasar rendah dan pangsa pasar tinggi, menghasilkan arus kas besar
23.

Strategi yang paling tepat diterapkan terhadap unit bisnis “Dog” dalam matriks BCG adalah…

  • A. Investasi besar-besaran untuk merebut pangsa pasar dari kompetitor
  • B. Mempertahankan posisi dan menuai arus kas sebesar mungkin
  • C. Divestasi atau likuidasi karena prospek pertumbuhan dan posisi kompetitif yang lemah
  • D. Mengembangkan produk baru untuk mengubah kategori menjadi bintang
C. Divestasi atau likuidasi karena prospek pertumbuhan dan posisi kompetitif yang lemah
24.

Kelemahan utama Matriks BCG sebagai alat analisis portofolio adalah…

  • A. Terlalu kompleks dan sulit dipahami oleh manajemen puncak
  • B. Hanya dapat diterapkan pada perusahaan dengan satu unit bisnis
  • C. Mengabaikan faktor-faktor kompetitif selain pangsa pasar dan pertumbuhan
  • D. Membutuhkan data keuangan yang tidak tersedia secara publik
C. Mengabaikan faktor-faktor kompetitif selain pangsa pasar dan pertumbuhan
25.

Matriks Daya Tarik Industri (GE/McKinsey Matrix) dikembangkan untuk mengatasi keterbatasan matriks BCG dengan menambahkan dimensi…

  • A. Tingkat risiko negara dan faktor geopolitik internasional
  • B. Kekuatan kompetitif bisnis (business strength) sebagai sumbu kedua yang lebih komprehensif
  • C. Proyeksi laba bersih per unit bisnis selama 5 tahun ke depan
  • D. Jumlah karyawan dan kapasitas produksi sebagai indikator skala bisnis
B. Kekuatan kompetitif bisnis (business strength) sebagai sumbu kedua yang lebih komprehensif
26.

Dalam Matriks GE/McKinsey, unit bisnis yang berada di sel “Invest/Grow” (daya tarik industri tinggi dan kekuatan bisnis tinggi) sebaiknya…

  • A. Diprioritaskan untuk divestasi karena berisiko tinggi
  • B. Dialokasikan investasi minimal untuk mempertahankan posisi
  • C. Mendapatkan investasi prioritas untuk memaksimalkan pertumbuhan
  • D. Dijadikan sumber arus kas untuk mendanai unit bisnis lainnya
C. Mendapatkan investasi prioritas untuk memaksimalkan pertumbuhan
27.

Faktor-faktor yang membentuk “daya tarik industri” dalam Matriks GE/McKinsey mencakup…

  • A. Kompetensi inti manajemen dan kualitas sumber daya manusia internal
  • B. Ukuran pasar, pertumbuhan pasar, profitabilitas industri, dan intensitas persaingan
  • C. Pangsa pasar absolut dan relatif perusahaan terhadap pesaing utama
  • D. Efisiensi operasional dan kemampuan inovasi produk perusahaan
B. Ukuran pasar, pertumbuhan pasar, profitabilitas industri, dan intensitas persaingan
28.

Visi perusahaan yang efektif menurut perspektif manajemen strategik harus memiliki karakteristik…

  • A. Singkat, umum, dan mudah diubah sesuai perubahan kondisi pasar setiap tahun
  • B. Sangat rinci dengan target angka spesifik untuk setiap departemen
  • C. Inspiratif, menantang, berorientasi jangka panjang, dan dapat memandu arah organisasi
  • D. Bersifat rahasia dan hanya diketahui oleh manajemen puncak saja
C. Inspiratif, menantang, berorientasi jangka panjang, dan dapat memandu arah organisasi
29.

Perbedaan antara visi dan misi dalam konteks manajemen strategik adalah…

  • A. Visi bersifat jangka pendek sedangkan misi bersifat jangka panjang
  • B. Visi menggambarkan tujuan masa depan yang ingin dicapai, sedangkan misi menjelaskan alasan keberadaan dan tujuan saat ini organisasi
  • C. Visi diterapkan di level operasional sedangkan misi hanya untuk level strategis
  • D. Visi dan misi adalah konsep yang identik dan dapat digunakan secara bergantian
B. Visi menggambarkan tujuan masa depan yang ingin dicapai, sedangkan misi menjelaskan alasan keberadaan dan tujuan saat ini organisasi
30.

Misi klasik (traditional mission) sebuah organisasi pada umumnya mencakup unsur-unsur berikut, KECUALI…

  • A. Identitas pelanggan yang dilayani dan pasar yang dituju
  • B. Produk atau jasa utama yang ditawarkan organisasi
  • C. Proyeksi pertumbuhan laba dan dividen untuk pemegang saham
  • D. Nilai-nilai dan filosofi yang menjadi landasan organisasi
C. Proyeksi pertumbuhan laba dan dividen untuk pemegang saham
31.

Intervensi strategis korporat merujuk pada tindakan manajemen puncak yang bertujuan untuk…

  • A. Mengatur jadwal operasional harian seluruh unit bisnis
  • B. Membentuk, mengarahkan, dan memperbaiki arah strategis perusahaan secara keseluruhan
  • C. Mengevaluasi kinerja manajer tingkat menengah berdasarkan KPI bulanan
  • D. Menetapkan anggaran belanja iklan dan promosi setiap unit bisnis
B. Membentuk, mengarahkan, dan memperbaiki arah strategis perusahaan secara keseluruhan
32.

Konsep “konfigurasi strategis” dalam intervensi strategis korporat mengacu pada…

  • A. Tata letak fisik kantor pusat dan cabang perusahaan
  • B. Sistem teknologi informasi yang digunakan untuk koordinasi antar divisi
  • C. Pola konsisten dari keputusan dan tindakan strategis yang membentuk identitas kompetitif perusahaan
  • D. Jumlah dan variasi produk yang ditawarkan dalam portofolio bisnis
C. Pola konsisten dari keputusan dan tindakan strategis yang membentuk identitas kompetitif perusahaan
33.

Strategi pertumbuhan perusahaan dapat dilakukan melalui pertumbuhan organik dan non-organik. Yang dimaksud pertumbuhan organik adalah…

  • A. Akuisisi perusahaan lain untuk memperluas kapasitas dan pasar secara cepat
  • B. Merger dengan kompetitor untuk mencapai skala ekonomis yang lebih besar
  • C. Pertumbuhan yang dihasilkan dari pengembangan internal tanpa akuisisi eksternal
  • D. Pembentukan joint venture dengan mitra asing untuk memasuki pasar baru
C. Pertumbuhan yang dihasilkan dari pengembangan internal tanpa akuisisi eksternal
34.

Strategi diversifikasi terkait (related diversification) memiliki keunggulan dibandingkan diversifikasi tidak terkait karena…

  • A. Memungkinkan perusahaan menghindari semua risiko kompetitif di industri asal
  • B. Lebih mudah diimplementasikan karena tidak memerlukan kompetensi baru
  • C. Memungkinkan pemanfaatan sinergi dari kompetensi inti dan sumber daya yang ada
  • D. Memberikan laba lebih tinggi karena pasar baru selalu lebih menguntungkan
C. Memungkinkan pemanfaatan sinergi dari kompetensi inti dan sumber daya yang ada
35.

Dalam strategi penyehatan perusahaan (turnaround strategy), langkah pertama yang umumnya dilakukan adalah…

  • A. Meluncurkan produk baru untuk meningkatkan pendapatan secara instan
  • B. Mengganti seluruh manajemen puncak dengan eksekutif dari luar perusahaan
  • C. Melakukan diagnosis mendalam untuk mengidentifikasi akar penyebab penurunan kinerja
  • D. Meningkatkan anggaran pemasaran secara drastis untuk merebut kembali pangsa pasar
C. Melakukan diagnosis mendalam untuk mengidentifikasi akar penyebab penurunan kinerja
36.

Divestasi sebagai strategi dalam manajemen strategik dilakukan ketika…

  • A. Perusahaan ingin mengembangkan lini produk baru yang tidak terkait
  • B. Unit bisnis tidak lagi sesuai dengan portofolio inti atau terus merugi tanpa prospek perbaikan
  • C. Perusahaan ingin meningkatkan ukuran dan kompleksitas struktur organisasinya
  • D. Manajemen ingin menunjukkan pertumbuhan aset kepada pemegang saham
B. Unit bisnis tidak lagi sesuai dengan portofolio inti atau terus merugi tanpa prospek perbaikan
37.

Keunggulan biaya (cost leadership) sebagai strategi generik Porter mengharuskan perusahaan untuk…

  • A. Menawarkan produk dengan fitur dan kualitas paling tinggi di kelasnya
  • B. Fokus melayani segmen niche dengan layanan yang sangat personal dan eksklusif
  • C. Menjadi produsen dengan biaya produksi terendah dalam industri untuk berbagai segmen
  • D. Membangun merek premium yang membenarkan penetapan harga di atas rata-rata industri
C. Menjadi produsen dengan biaya produksi terendah dalam industri untuk berbagai segmen
38.

Strategi diferensiasi dalam kerangka strategi generik Porter memberikan keunggulan kompetitif melalui…

  • A. Penetapan harga di bawah pesaing untuk memenangkan perang harga
  • B. Penciptaan atribut produk atau layanan unik yang dihargai pelanggan dan sulit ditiru
  • C. Pengurangan biaya overhead melalui otomasi dan digitalisasi proses bisnis
  • D. Fokus eksklusif pada segmen pasar paling besar secara volume
B. Penciptaan atribut produk atau layanan unik yang dihargai pelanggan dan sulit ditiru
39.

Analisis statis keunggulan biaya dan diferensiasi berfokus pada…

  • A. Proyeksi keunggulan kompetitif selama 10-20 tahun ke depan berdasarkan simulasi
  • B. Penilaian posisi kompetitif perusahaan pada satu titik waktu tertentu
  • C. Perubahan posisi kompetitif sepanjang waktu akibat inovasi dan pergeseran industri
  • D. Perbandingan keunggulan biaya dengan perusahaan di luar industri yang sama
B. Penilaian posisi kompetitif perusahaan pada satu titik waktu tertentu
40.

Analisis dinamis (dynamic analysis) keunggulan kompetitif mempertimbangkan…

  • A. Hanya faktor internal yang dapat dikendalikan manajemen dalam jangka pendek
  • B. Kondisi pasar yang statis sebagai dasar pengambilan keputusan strategis
  • C. Bagaimana keunggulan kompetitif dapat dipertahankan, diperbaharui, dan dikembangkan seiring perubahan lingkungan
  • D. Perbandingan harga produk dengan kompetitor pada periode kuartal tertentu
C. Bagaimana keunggulan kompetitif dapat dipertahankan, diperbaharui, dan dikembangkan seiring perubahan lingkungan
41.

Konsep “stuck in the middle” menurut Porter terjadi ketika perusahaan…

  • A. Berhasil mengintegrasikan strategi keunggulan biaya dan diferensiasi secara sempurna
  • B. Tidak berhasil mengimplementasikan salah satu strategi generik secara konsisten dan tegas
  • C. Terlalu fokus pada segmen pasar sempit sehingga kehilangan peluang di pasar massal
  • D. Menggunakan terlalu banyak strategi operasional secara bersamaan di satu unit bisnis
B. Tidak berhasil mengimplementasikan salah satu strategi generik secara konsisten dan tegas
42.

Keunggulan biaya yang berkelanjutan (sustainable cost advantage) dapat dicapai melalui…

  • A. Penurunan kualitas produk secara berkala untuk menekan biaya bahan baku
  • B. Inovasi proses berkelanjutan, skala ekonomi, dan kurva pengalaman yang terus dikembangkan
  • C. Penetapan harga jual di bawah biaya variabel untuk menekan pesaing keluar pasar
  • D. Mengandalkan subsidi pemerintah sebagai sumber keunggulan biaya utama
B. Inovasi proses berkelanjutan, skala ekonomi, dan kurva pengalaman yang terus dikembangkan
43.

Evolusi manajemen strategik dari perencanaan jangka panjang menuju manajemen strategik ditandai oleh perubahan…

  • A. Dari fokus pada produksi menuju fokus pada distribusi dan logistik
  • B. Dari perencanaan berbasis ekstrapolasi tren menuju analisis lingkungan dan formulasi strategi yang responsif
  • C. Dari dominasi manajer keuangan menuju dominasi manajer pemasaran dalam pengambilan keputusan
  • D. Dari struktur organisasi fungsional menuju struktur divisional semata
B. Dari perencanaan berbasis ekstrapolasi tren menuju analisis lingkungan dan formulasi strategi yang responsif
44.

Dalam analisis industri menggunakan model Lima Kekuatan Porter, “ancaman produk substitusi” terjadi ketika…

  • A. Pesaing langsung menurunkan harga produk yang identik di pasar yang sama
  • B. Produk dari industri berbeda dapat memenuhi kebutuhan yang sama bagi pelanggan
  • C. Pemasok memutuskan untuk memvertikal-integrasikan ke hilir bisnis
  • D. Pelanggan utama memutuskan untuk beralih ke pesaing yang menawarkan diskon lebih besar
B. Produk dari industri berbeda dapat memenuhi kebutuhan yang sama bagi pelanggan
45.

Hambatan masuk (barriers to entry) yang tinggi dalam suatu industri memberikan manfaat bagi perusahaan yang sudah ada (incumbent) karena…

  • A. Mewajibkan perusahaan untuk terus berinovasi agar tidak tertinggal dari pendatang baru
  • B. Melindungi posisi kompetitif dari ancaman persaingan pemain baru yang potensial
  • C. Memaksa perusahaan untuk menurunkan harga agar konsumen tidak beralih
  • D. Mendorong perusahaan melakukan merger dan akuisisi secara agresif
B. Melindungi posisi kompetitif dari ancaman persaingan pemain baru yang potensial
46.

Analisis rantai nilai (value chain analysis) yang dikembangkan Porter bertujuan untuk…

  • A. Memetakan aliran keuangan antar divisi dalam struktur holding company
  • B. Mengevaluasi kepuasan pelanggan di setiap titik interaksi dengan perusahaan
  • C. Mengidentifikasi aktivitas-aktivitas yang menciptakan nilai dan sumber keunggulan kompetitif
  • D. Menghitung total biaya produksi dari bahan baku hingga produk jadi
C. Mengidentifikasi aktivitas-aktivitas yang menciptakan nilai dan sumber keunggulan kompetitif
47.

Misi kontemporer (contemporary mission) berbeda dari misi klasik karena lebih menekankan pada…

  • A. Profit sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan organisasi jangka panjang
  • B. Nilai bagi pemegang saham sebagai pemangku kepentingan utama
  • C. Tanggung jawab kepada berbagai pemangku kepentingan termasuk karyawan, pelanggan, masyarakat, dan lingkungan
  • D. Ekspansi internasional sebagai prioritas utama pengembangan bisnis
C. Tanggung jawab kepada berbagai pemangku kepentingan termasuk karyawan, pelanggan, masyarakat, dan lingkungan
48.

Strategi fokus (focus strategy) dalam kerangka Porter cocok diterapkan oleh perusahaan yang…

  • A. Memiliki sumber daya besar untuk bersaing di seluruh segmen pasar secara bersamaan
  • B. Ingin menjadi pemimpin biaya di semua segmen industri secara serentak
  • C. Memilih segmen pasar yang sempit namun dapat dilayani lebih baik daripada pesaing yang lebih luas
  • D. Berambisi mendominasi pasar global dengan produk standar tunggal
C. Memilih segmen pasar yang sempit namun dapat dilayani lebih baik daripada pesaing yang lebih luas
49.

Mazhab perencanaan (planning school) dalam manajemen strategik memandang pembentukan strategi sebagai…

  • A. Proses intuitif yang bergantung sepenuhnya pada intuisi pemimpin visioner
  • B. Proses formal dan sistematis yang dijalankan melalui prosedur terstruktur dan analitis
  • C. Hasil spontan dari interaksi antara individu-individu kreatif dalam organisasi
  • D. Proses negosiasi antar pemangku kepentingan internal yang berlangsung secara alami
B. Proses formal dan sistematis yang dijalankan melalui prosedur terstruktur dan analitis
50.

Implementasi strategi yang berhasil memerlukan keselarasan antara strategi yang diformulasikan dengan…

  • A. Ekspektasi investor jangka pendek dan harga saham perusahaan di bursa efek
  • B. Jumlah produk baru yang diluncurkan setiap tahun fiskal berjalan
  • C. Struktur organisasi, sistem manajemen, budaya perusahaan, dan kapabilitas sumber daya
  • D. Standar industri internasional yang ditetapkan oleh lembaga sertifikasi global
C. Struktur organisasi, sistem manajemen, budaya perusahaan, dan kapabilitas sumber daya

Mengerjakan Soal Latihan UT untuk mata kuliah EKMA4414 Manajemen Strategik secara rutin bukan sekadar kebiasaan belajar, melainkan sebuah investasi pemahaman. Semakin sering kamu berlatih, semakin kamu mengenali alur berpikir yang diharapkan dalam setiap pertanyaan ujian.

Perlu kamu ketahui, format ujian di UT tersedia dalam beberapa bentuk, yaitu Ujian Tatap Muka (UTM), Ujian Online (UO), dan Take Home Exam (THE). Masing-masing memiliki karakteristik tersendiri, sehingga penting untuk menyesuaikan strategi belajar dengan format ujian yang akan kamu ikuti.

Gunakan Soal UAS UT dan ringkasan konsep dari setiap modul sebagai fondasi belajarmu. Pahami keterkaitan antar materi dalam Manajemen Strategik, bukan hanya menghafalnya, karena pemahaman mendalamlah yang akan membedakan jawabanmu di hari ujian.

Bagikan:

error: Content is protected !!