💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung

Soal UAS UT FSSP4207 Akuntansi Perpajakan dan Kunci Jawaban

Aplikasi Resmi

Soalut.com — Soal Ujian UT

★★★★★ · Gratis · 9 MB · Android
Unduh
Soal UT FSSP4207 Akuntansi Perpajakan
Soal UT FSSP4207 Akuntansi Perpajakan

Mempersiapkan ujian akhir semester FSSP4207 Akuntansi Perpajakan membutuhkan pemahaman mendalam tentang regulasi perpajakan dan penerapannya dalam praktik akuntansi. Latihan soal secara rutin membantu mahasiswa menguasai konsep perhitungan pajak penghasilan, PPN, dan kewajiban pelaporan pajak perusahaan dengan lebih sistematis dan terstruktur.

Mengerjakan Soal UAS UT yang bervariasi akan meningkatkan kemampuan analisis dalam menyelesaikan kasus perpajakan kompleks. Platform soalut.com menyediakan berbagai referensi latihan yang dapat membantu mahasiswa memahami pola soal dan materi penting yang sering muncul dalam ujian mata kuliah ini secara komprehensif.

Koleksi Soal UT perpajakan memberikan kesempatan berlatih mengidentifikasi objek pajak, menghitung beban pajak, dan menyusun laporan pajak sesuai standar akuntansi. Soal Ujian UT yang dikerjakan berulang kali akan membangun kepercayaan diri dan kesiapan menghadapi berbagai tipe pertanyaan dalam ujian akhir semester nanti.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UT FSSP4207 Akuntansi Perpajakan

1.

Akuntansi pajak adalah akuntansi yang diterapkan sesuai dengan peraturan perpajakan. Apa tujuan utama dari akuntansi pajak?

  • A. Menyajikan laporan keuangan untuk kepentingan investor
  • B. Menghitung besarnya pajak terutang berdasarkan laba fiskal
  • C. Membuat laporan keuangan sesuai SAK
  • D. Menghitung laba rugi perusahaan untuk manajemen
Jawaban: B. Menghitung besarnya pajak terutang berdasarkan laba fiskal.
Tujuan utama akuntansi pajak adalah menghitung besarnya pajak terutang yang harus dibayar berdasarkan laba fiskal sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku.
2.

Perbedaan utama antara akuntansi komersial dengan akuntansi pajak terletak pada:

  • A. Sistem pencatatan yang digunakan
  • B. Peraturan yang menjadi dasar penyusunan
  • C. Mata uang yang digunakan dalam pencatatan
  • D. Periode akuntansi yang diterapkan
Jawaban: B. Peraturan yang menjadi dasar penyusunan.
Perbedaan utama adalah akuntansi komersial menggunakan SAK sebagai dasar, sedangkan akuntansi pajak menggunakan peraturan perpajakan (UU PPh dan aturan pelaksanaannya).
3.

Dalam pencatatan kas kecil, metode imprest fund system memiliki karakteristik:

  • A. Saldo kas kecil selalu berubah-ubah setiap transaksi
  • B. Pengisian kembali dilakukan setiap ada pengeluaran
  • C. Saldo kas kecil tetap dan pengisian kembali sebesar pengeluaran
  • D. Tidak perlu dilakukan pencatatan untuk setiap pengeluaran
Jawaban: C. Saldo kas kecil tetap dan pengisian kembali sebesar pengeluaran.
Metode imprest fund system (dana tetap) memiliki karakteristik saldo kas kecil yang tetap, dan pengisian kembali dilakukan sebesar jumlah yang telah dikeluarkan.
4.

Berdasarkan peraturan perpajakan, bunga bank yang diterima oleh wajib pajak badan akan dikenakan:

  • A. PPh Pasal 21
  • B. PPh Pasal 22
  • C. PPh Pasal 23 atau PPh Final
  • D. PPh Pasal 26
Jawaban: C. PPh Pasal 23 atau PPh Final.
Bunga bank yang diterima wajib pajak badan dapat dikenakan PPh Pasal 23 sebesar 15% atau PPh Final sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku.
5.

Dalam akuntansi perpajakan, metode penghapusan piutang yang diperkenankan adalah:

  • A. Metode cadangan
  • B. Metode penghapusan langsung (direct write-off)
  • C. Metode allowance for doubtful accounts
  • D. Metode aging schedule
Jawaban: B. Metode penghapusan langsung (direct write-off).
Perpajakan hanya mengakui metode penghapusan langsung (direct write-off), dimana piutang baru dapat dibebankan sebagai biaya setelah benar-benar tidak tertagih dengan syarat tertentu.
6.

Biaya penyisihan piutang tak tertagih menurut ketentuan perpajakan adalah:

  • A. Dapat dikurangkan sebagai biaya fiskal
  • B. Tidak dapat dikurangkan sebagai biaya fiskal
  • C. Dapat dikurangkan dengan persetujuan DJP
  • D. Dapat dikurangkan untuk bank dan sewa guna usaha
Jawaban: D. Dapat dikurangkan untuk bank dan sewa guna usaha.
Biaya penyisihan piutang tak tertagih tidak dapat dikurangkan sebagai biaya fiskal, kecuali untuk usaha tertentu seperti bank, lembaga pembiayaan, dan sewa guna usaha dengan hak opsi.
7.

Sistem pencatatan persediaan yang mencatat setiap mutasi persediaan secara rinci disebut:

  • A. Sistem periodik
  • B. Sistem perpetual
  • C. Sistem FIFO
  • D. Sistem rata-rata
Jawaban: B. Sistem perpetual.
Sistem perpetual adalah sistem pencatatan yang mencatat setiap mutasi persediaan (pembelian dan penjualan) secara kontinyu dan rinci sehingga saldo persediaan selalu diketahui.
8.

Metode penilaian persediaan yang diperbolehkan menurut ketentuan perpajakan di Indonesia adalah:

  • A. FIFO dan LIFO
  • B. FIFO dan rata-rata
  • C. LIFO dan rata-rata
  • D. Hanya metode FIFO
Jawaban: B. FIFO dan rata-rata.
Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia, metode penilaian persediaan yang diperbolehkan adalah metode FIFO (First In First Out) dan metode rata-rata (average).
9.

Dalam akuntansi komersial, aktiva tetap berwujud dicatat sebesar:

  • A. Harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan
  • B. Harga pasar pada tanggal neraca
  • C. Nilai realisasi bersih
  • D. Nilai wajar pada saat pengakuan awal
Jawaban: A. Harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan.
Aktiva tetap berwujud dicatat dan disajikan sebesar harga perolehan (cost) dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan akumulasi penurunan nilai (jika ada).
10.

Metode penyusutan garis lurus (straight-line method) untuk aktiva tetap dengan harga perolehan Rp 100.000.000, nilai residu Rp 10.000.000, dan umur ekonomis 5 tahun akan menghasilkan beban penyusutan tahunan sebesar:

  • A. Rp 18.000.000
  • B. Rp 20.000.000
  • C. Rp 22.000.000
  • D. Rp 25.000.000
Jawaban: A. Rp 18.000.000.
Penyusutan garis lurus = (Harga Perolehan – Nilai Residu) / Umur Ekonomis = (100.000.000 – 10.000.000) / 5 = Rp 18.000.000 per tahun.
11.

Investasi jangka pendek adalah investasi yang mudah dicairkan dan dimaksudkan untuk dimiliki dalam jangka waktu:

  • A. Lebih dari 5 tahun
  • B. Lebih dari 1 tahun
  • C. Tidak lebih dari 1 tahun
  • D. Antara 1-3 tahun
Jawaban: C. Tidak lebih dari 1 tahun.
Investasi jangka pendek adalah investasi yang dapat segera dicairkan dan dimaksudkan untuk dimiliki dalam waktu tidak lebih dari 1 tahun atau satu siklus operasi normal perusahaan.
12.

Dividen yang diterima dari investasi saham pada perusahaan lain, menurut perpajakan akan:

  • A. Selalu dikenakan PPh Pasal 23
  • B. Dapat dikecualikan dari objek pajak dengan syarat tertentu
  • C. Dikenakan PPh Final 10%
  • D. Tidak pernah dikenakan pajak
Jawaban: B. Dapat dikecualikan dari objek pajak dengan syarat tertentu.
Dividen yang diterima dapat dikecualikan dari objek pajak dengan syarat tertentu, seperti dividen dari dalam negeri dengan kepemilikan minimal 25% dan syarat lainnya sesuai UU PPh.
13.

Kewajiban lancar adalah kewajiban yang diharapkan akan diselesaikan dalam waktu:

  • A. Lebih dari 12 bulan
  • B. Tidak lebih dari 12 bulan atau siklus operasi normal
  • C. Antara 1-5 tahun
  • D. Sesuai dengan kebijakan perusahaan
Jawaban: B. Tidak lebih dari 12 bulan atau siklus operasi normal.
Kewajiban lancar adalah kewajiban yang diharapkan akan dilunasi dalam jangka waktu tidak lebih dari 12 bulan atau dalam satu siklus operasi normal perusahaan.
14.

Yang termasuk dalam penghasilan yang bukan objek pajak adalah:

  • A. Gaji dan bonus karyawan
  • B. Bantuan atau sumbangan tertentu sesuai ketentuan
  • C. Keuntungan penjualan aktiva
  • D. Bunga deposito
Jawaban: B. Bantuan atau sumbangan tertentu sesuai ketentuan.
Bantuan atau sumbangan tertentu, seperti bantuan dari badan zakat yang sah, warisan, dan hibah dari keluarga sedarah dalam garis keturunan lurus satu derajat, merupakan penghasilan yang bukan objek pajak.
15.

PPh Pasal 21 adalah pajak atas penghasilan berupa:

  • A. Bunga, dividen, dan royalti
  • B. Gaji, upah, honorarium, dan imbalan sejenis
  • C. Sewa dan penghasilan lain sehubungan dengan penggunaan harta
  • D. Penghasilan dari usaha dan kegiatan
Jawaban: B. Gaji, upah, honorarium, dan imbalan sejenis.
PPh Pasal 21 adalah pajak atas penghasilan berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan, dan pembayaran lain dengan nama apapun sehubungan dengan pekerjaan atau jabatan, jasa, dan kegiatan.
16.

Harga Pokok Penjualan (HPP) pada perusahaan dagang dihitung dengan rumus:

  • A. Persediaan Awal + Pembelian Bersih + Persediaan Akhir
  • B. Persediaan Awal + Pembelian Bersih – Persediaan Akhir
  • C. Persediaan Akhir – Pembelian Bersih + Persediaan Awal
  • D. Pembelian Bersih – Persediaan Awal – Persediaan Akhir
Jawaban: B. Persediaan Awal + Pembelian Bersih – Persediaan Akhir.
HPP = Persediaan Awal + Pembelian Bersih – Persediaan Akhir. Rumus ini menunjukkan nilai barang yang terjual selama periode tertentu.
17.

Rekonsiliasi fiskal dilakukan untuk:

  • A. Menyesuaikan laba komersial menjadi laba fiskal
  • B. Membuat laporan keuangan yang lebih baik
  • C. Menghindari pembayaran pajak
  • D. Menyusun neraca saldo
Jawaban: A. Menyesuaikan laba komersial menjadi laba fiskal.
Rekonsiliasi fiskal adalah proses penyesuaian laba komersial (akuntansi) menjadi laba fiskal (menurut perpajakan) dengan melakukan koreksi fiskal positif dan negatif atas perbedaan pengakuan penghasilan dan biaya.
18.

Akuntansi pajak adalah sistem akuntansi yang disusun berdasarkan ketentuan perpajakan dan digunakan untuk menghitung pajak terutang. Apa tujuan utama dari akuntansi pajak?

  • A. Menyusun laporan keuangan untuk investor
  • B. Menghitung pajak terutang sesuai ketentuan perpajakan
  • C. Mengaudit laporan keuangan perusahaan
  • D. Menyusun anggaran perusahaan untuk tahun berikutnya
Jawaban: B. Menghitung pajak terutang sesuai ketentuan perpajakan.
Tujuan utama akuntansi pajak adalah menghitung pajak terutang berdasarkan ketentuan perpajakan yang berlaku, sehingga perusahaan dapat memenuhi kewajiban perpajakannya dengan benar.
19.

Perbedaan mendasar antara akuntansi pajak dengan akuntansi komersial terletak pada:

  • A. Tujuan penyusunan laporan keuangan
  • B. Metode pencatatan transaksi
  • C. Standar akuntansi yang digunakan
  • D. Format laporan keuangan
Jawaban: A. Tujuan penyusunan laporan keuangan.
Akuntansi komersial bertujuan untuk penyajian informasi keuangan kepada stakeholder, sedangkan akuntansi pajak bertujuan untuk menghitung kewajiban pajak sesuai ketentuan perpajakan.
20.

Dalam pencatatan kas kecil, terdapat dua metode yang umum digunakan. Metode yang mencatat setiap pengeluaran kas kecil pada saat terjadinya adalah:

  • A. Metode imprest fund system
  • B. Metode fluctuating fund system
  • C. Metode periodik
  • D. Metode perpetual
Jawaban: B. Metode fluctuating fund system.
Metode fluctuating fund system mencatat setiap pengeluaran kas kecil saat terjadi, sehingga saldo kas kecil berfluktuasi. Berbeda dengan imprest fund yang hanya mencatat saat pengisian kembali.
21.

Bunga bank yang diterima perusahaan dikenakan pajak penghasilan. Menurut ketentuan perpajakan, bunga bank merupakan objek pajak yang dipotong PPh Pasal:

  • A. PPh Pasal 21
  • B. PPh Pasal 22
  • C. PPh Pasal 23
  • D. PPh Pasal 4 ayat (2)
Jawaban: D. PPh Pasal 4 ayat (2).
Bunga deposito dan tabungan serta diskonto Sertifikat Bank Indonesia dikenakan PPh Pasal 4 ayat (2) yang bersifat final.
22.

Dalam akuntansi piutang, metode penghapusan piutang yang langsung menghapus piutang yang tidak dapat ditagih tanpa membentuk cadangan adalah:

  • A. Metode allowance
  • B. Metode penyisihan
  • C. Metode direct write off
  • D. Metode persentase penjualan
Jawaban: C. Metode direct write off.
Metode direct write off (penghapusan langsung) menghapus piutang tak tertagih langsung ke beban tanpa membentuk cadangan terlebih dahulu.
23.

Menurut ketentuan perpajakan, biaya penyisihan piutang tak tertagih:

  • A. Dapat dikurangkan sebagai biaya untuk semua perusahaan
  • B. Tidak dapat dikurangkan sebagai biaya, kecuali untuk usaha tertentu
  • C. Hanya dapat dikurangkan 50% dari jumlah penyisihan
  • D. Dapat dikurangkan setelah mendapat persetujuan DJP
Jawaban: B. Tidak dapat dikurangkan sebagai biaya, kecuali untuk usaha tertentu.
Berdasarkan UU PPh, pembentukan cadangan piutang tak tertagih tidak diperkenankan sebagai biaya fiskal, kecuali untuk usaha bank, lembaga pembiayaan, dan usaha tertentu yang diatur dalam PMK.
24.

Dalam sistem pencatatan persediaan, metode yang mencatat setiap perubahan persediaan secara rinci dan terus menerus adalah:

  • A. Metode periodik
  • B. Metode perpetual
  • C. Metode FIFO
  • D. Metode rata-rata tertimbang
Jawaban: B. Metode perpetual.
Sistem perpetual mencatat setiap transaksi persediaan (pembelian dan penjualan) secara terus menerus dan detail, sehingga saldo persediaan selalu dapat diketahui setiap saat.
25.

Metode penilaian persediaan yang diperkenankan menurut ketentuan perpajakan di Indonesia adalah:

  • A. FIFO, LIFO, dan Average
  • B. FIFO dan Average
  • C. LIFO dan Average
  • D. Hanya metode FIFO
Jawaban: B. FIFO dan Average.
Menurut ketentuan perpajakan Indonesia, metode penilaian persediaan yang diperbolehkan adalah metode FIFO (First In First Out) dan metode Average (rata-rata), sedangkan LIFO tidak diperkenankan.
26.

Aktiva tetap berwujud dalam akuntansi adalah:

  • A. Harta yang dimiliki perusahaan untuk dijual kembali
  • B. Harta yang memiliki bentuk fisik dan digunakan dalam operasional perusahaan
  • C. Harta yang tidak memiliki wujud fisik
  • D. Harta yang dimiliki kurang dari satu tahun
Jawaban: B. Harta yang memiliki bentuk fisik dan digunakan dalam operasional perusahaan.
Aktiva tetap berwujud adalah aset yang memiliki bentuk fisik, digunakan dalam kegiatan operasional perusahaan, dan memiliki masa manfaat lebih dari satu tahun.
27.

Perbedaan utama antara metode penyusutan komersial dan fiskal terletak pada:

  • A. Hanya metode yang digunakan berbeda
  • B. Masa manfaat, metode, dan nilai residu yang ditentukan
  • C. Tidak ada perbedaan antara keduanya
  • D. Hanya nilai perolehan yang berbeda
Jawaban: B. Masa manfaat, metode, dan nilai residu yang ditentukan.
Penyusutan komersial mengikuti standar akuntansi dengan estimasi masa manfaat dan nilai residu perusahaan, sedangkan fiskal mengikuti ketentuan perpajakan dengan masa manfaat yang telah ditetapkan dan umumnya tanpa nilai residu.
28.

Investasi jangka pendek adalah investasi yang:

  • A. Dapat segera dicairkan dan dimaksudkan untuk dimiliki selama lebih dari 12 bulan
  • B. Dapat segera dicairkan dan dimaksudkan untuk dimiliki tidak lebih dari 12 bulan
  • C. Tidak dapat dicairkan dalam waktu kurang dari 5 tahun
  • D. Hanya berupa saham yang diperdagangkan di bursa
Jawaban: B. Dapat segera dicairkan dan dimaksudkan untuk dimiliki tidak lebih dari 12 bulan.
Investasi jangka pendek adalah investasi yang dapat segera dicairkan dan dimaksudkan untuk dimiliki dalam jangka waktu tidak lebih dari 12 bulan atau satu tahun.
29.

Dividen yang diterima dari investasi saham pada perusahaan lain, perlakuan perpajakannya adalah:

  • A. Selalu merupakan objek pajak
  • B. Bukan objek pajak jika memenuhi syarat tertentu
  • C. Dikenakan PPh Pasal 23
  • D. Tidak pernah dikenakan pajak
Jawaban: B. Bukan objek pajak jika memenuhi syarat tertentu.
Dividen yang diterima wajib pajak badan dalam negeri dapat dikecualikan sebagai objek pajak jika memenuhi syarat seperti kepemilikan minimal 25% dan investasi di Indonesia, sesuai ketentuan UU PPh.
30.

Kewajiban lancar adalah kewajiban yang diharapkan akan dilunasi dalam jangka waktu:

  • A. Lebih dari satu tahun
  • B. Tidak lebih dari satu tahun atau siklus operasi normal
  • C. Antara 2 sampai 5 tahun
  • D. Lebih dari 5 tahun
Jawaban: B. Tidak lebih dari satu tahun atau siklus operasi normal.
Kewajiban lancar (current liabilities) adalah kewajiban yang diharapkan akan diselesaikan dalam jangka waktu tidak lebih dari satu tahun atau dalam siklus operasi normal perusahaan.
31.

Penghasilan yang termasuk dalam objek pajak penghasilan adalah:

  • A. Warisan yang belum terbagi
  • B. Gaji, honorarium, dan bonus
  • C. Bantuan atau sumbangan untuk bencana alam
  • D. Zakat yang diterima badan amil zakat
Jawaban: B. Gaji, honorarium, dan bonus.
Gaji, honorarium, dan bonus merupakan penghasilan yang menjadi objek PPh Pasal 21. Sedangkan pilihan lain merupakan penghasilan yang dikecualikan sebagai objek pajak.
32.

PPh Pasal 22 adalah pajak penghasilan yang dipungut oleh:

  • A. Pemberi kerja atas penghasilan karyawan
  • B. Bendahara pemerintah dan badan tertentu atas pembelian barang
  • C. Pemotong pajak atas jasa dan sewa
  • D. Bank atas bunga deposito
Jawaban: B. Bendahara pemerintah dan badan tertentu atas pembelian barang.
PPh Pasal 22 dipungut oleh bendahara pemerintah, badan-badan tertentu, dan wajib pajak badan tertentu atas pembelian barang dan kegiatan di bidang impor atau kegiatan usaha di bidang lain.
33.

Harga Pokok Penjualan (HPP) dalam perusahaan dagang dihitung dengan rumus:

  • A. Persediaan awal + Pembelian bersih + Persediaan akhir
  • B. Persediaan awal + Pembelian bersih – Persediaan akhir
  • C. Pembelian – Persediaan akhir
  • D. Persediaan awal – Pembelian bersih + Persediaan akhir
Jawaban: B. Persediaan awal + Pembelian bersih – Persediaan akhir.
HPP dihitung dengan rumus: Persediaan awal + Pembelian bersih – Persediaan akhir. Rumus ini menunjukkan nilai persediaan yang telah dijual selama periode tertentu.
34.

Rekonsiliasi fiskal diperlukan karena:

  • A. Tidak ada perbedaan antara laporan komersial dan fiskal
  • B. Adanya perbedaan pengakuan penghasilan dan biaya antara akuntansi komersial dan perpajakan
  • C. Perusahaan harus membuat dua laporan keuangan yang berbeda
  • D. Merupakan kewajiban audit eksternal
Jawaban: B. Adanya perbedaan pengakuan penghasilan dan biaya antara akuntansi komersial dan perpajakan.
Rekonsiliasi fiskal diperlukan untuk menyesuaikan laba komersial menjadi laba fiskal karena adanya perbedaan perlakuan pengakuan penghasilan dan biaya antara standar akuntansi komersial dengan ketentuan perpajakan.
35.

Apa yang dimaksud dengan akuntansi pajak?

  • A. Akuntansi yang digunakan untuk mencatat transaksi penjualan
  • B. Akuntansi yang menetapkan besarnya pajak terutang berdasarkan laporan keuangan
  • C. Akuntansi yang hanya digunakan untuk perusahaan besar
  • D. Akuntansi yang tidak berhubungan dengan perpajakan
Jawaban: B. Akuntansi yang menetapkan besarnya pajak terutang berdasarkan laporan keuangan.
Akuntansi pajak adalah akuntansi yang digunakan untuk menetapkan besarnya pajak terutang berdasarkan laporan keuangan yang disusun sesuai dengan ketentuan perpajakan.
36.

Perbedaan utama antara akuntansi pajak dengan akuntansi komersial terletak pada:

  • A. Metode pencatatan transaksi
  • B. Tujuan penyusunan laporan keuangan
  • C. Format laporan keuangan
  • D. Sistem pembukuan yang digunakan
Jawaban: B. Tujuan penyusunan laporan keuangan.
Akuntansi pajak bertujuan untuk menghitung pajak terutang sesuai peraturan perpajakan, sedangkan akuntansi komersial bertujuan untuk memberikan informasi keuangan kepada stakeholders.
37.

Metode pencatatan kas kecil yang mengharuskan pencatatan setiap pengeluaran kas kecil adalah:

  • A. Metode imprest
  • B. Metode fluktuasi
  • C. Metode perpetual
  • D. Metode periodik
Jawaban: B. Metode fluktuasi.
Metode fluktuasi mengharuskan pencatatan setiap transaksi kas kecil sehingga saldo kas kecil berfluktuasi, berbeda dengan metode imprest yang tetap.
38.

Bunga bank yang diterima oleh wajib pajak badan akan dikenakan:

  • A. PPh Pasal 21
  • B. PPh Pasal 22
  • C. PPh Pasal 23
  • D. PPh Pasal 26
Jawaban: C. PPh Pasal 23.
Bunga bank yang diterima oleh wajib pajak badan dikenakan PPh Pasal 23 sebagai objek pemotongan pajak penghasilan atas bunga.
39.

Menurut ketentuan perpajakan, biaya penyisihan piutang tidak tertagih:

  • A. Dapat dikurangkan dari penghasilan bruto
  • B. Tidak dapat dikurangkan dari penghasilan bruto
  • C. Dapat dikurangkan sebesar 50%
  • D. Hanya berlaku untuk bank dan lembaga keuangan tertentu
Jawaban: D. Hanya berlaku untuk bank dan lembaga keuangan tertentu.
Biaya penyisihan piutang tidak tertagih hanya dapat dikurangkan untuk bank dan lembaga keuangan tertentu yang diatur dalam ketentuan perpajakan.
40.

Metode penghapusan piutang yang langsung mengurangi piutang tanpa melalui akun penyisihan adalah:

  • A. Metode penyisihan (allowance method)
  • B. Metode penghapusan langsung (direct write-off method)
  • C. Metode cadangan
  • D. Metode aging schedule
Jawaban: B. Metode penghapusan langsung (direct write-off method).
Metode penghapusan langsung (direct write-off method) langsung mengurangi akun piutang dan mencatat beban pada saat piutang dianggap tidak tertagih.
41.

Metode penilaian persediaan yang diperbolehkan menurut ketentuan perpajakan di Indonesia adalah:

  • A. FIFO dan LIFO
  • B. FIFO dan Average
  • C. LIFO dan Average
  • D. Hanya FIFO
Jawaban: B. FIFO dan Average.
Menurut ketentuan perpajakan Indonesia, metode penilaian persediaan yang diperbolehkan adalah FIFO (First In First Out) dan metode rata-rata (Average).
42.

Sistem pencatatan persediaan yang mencatat setiap transaksi keluar masuk barang adalah:

  • A. Sistem periodik
  • B. Sistem perpetual
  • C. Sistem campuran
  • D. Sistem fisik
Jawaban: B. Sistem perpetual.
Sistem perpetual mencatat setiap transaksi persediaan secara terus menerus sehingga saldo persediaan selalu diketahui setiap saat.
43.

Metode penyusutan yang diperbolehkan dalam perpajakan untuk aktiva tetap berwujud adalah:

  • A. Metode saldo menurun dan garis lurus
  • B. Metode saldo menurun ganda dan jumlah angka tahun
  • C. Metode unit produksi dan garis lurus
  • D. Hanya metode garis lurus
Jawaban: A. Metode saldo menurun dan garis lurus.
Ketentuan perpajakan Indonesia memperbolehkan metode penyusutan garis lurus dan metode saldo menurun untuk aktiva tetap berwujud.
44.

Penyusutan aktiva tidak berwujud dalam perpajakan disebut:

  • A. Depresiasi
  • B. Amortisasi
  • C. Deplesi
  • D. Akumulasi
Jawaban: B. Amortisasi.
Penyusutan untuk aktiva tidak berwujud (intangible assets) disebut amortisasi, sedangkan depresiasi untuk aktiva berwujud.
45.

Investasi jangka pendek dalam saham yang diperdagangkan di bursa efek dicatat dengan metode:

  • A. Metode biaya
  • B. Metode ekuitas
  • C. Metode nilai wajar
  • D. Metode konsolidasi
Jawaban: C. Metode nilai wajar.
Investasi jangka pendek dalam saham yang diperdagangkan di bursa efek dicatat dengan metode nilai wajar (fair value method).
46.

Investasi jangka panjang dengan kepemilikan saham di atas 20% tetapi tidak lebih dari 50% menggunakan metode:

  • A. Metode biaya
  • B. Metode ekuitas
  • C. Metode nilai wajar
  • D. Metode konsolidasi
Jawaban: B. Metode ekuitas.
Investasi dengan kepemilikan 20-50% dianggap memiliki pengaruh signifikan sehingga menggunakan metode ekuitas (equity method).
47.

Kewajiban yang harus dilunasi dalam waktu kurang dari satu tahun disebut:

  • A. Kewajiban jangka panjang
  • B. Kewajiban lancar
  • C. Ekuitas
  • D. Modal
Jawaban: B. Kewajiban lancar.
Kewajiban lancar (current liabilities) adalah kewajiban yang harus dilunasi dalam waktu kurang dari satu tahun atau satu siklus operasi normal.
48.

Yang termasuk penghasilan yang bukan objek pajak adalah:

  • A. Gaji karyawan
  • B. Dividen yang diterima PT dari PT lain
  • C. Bunga deposito
  • D. Sewa gedung
Jawaban: B. Dividen yang diterima PT dari PT lain.
Dividen yang diterima PT dari PT lain dengan syarat tertentu merupakan penghasilan yang bukan objek pajak sesuai ketentuan PPh.
49.

PPh Pasal 21 adalah pajak penghasilan atas:

  • A. Penghasilan dari penjualan barang
  • B. Penghasilan sehubungan dengan pekerjaan, jasa, dan kegiatan
  • C. Penghasilan dari sewa
  • D. Penghasilan dari bunga
Jawaban: B. Penghasilan sehubungan dengan pekerjaan, jasa, dan kegiatan.
PPh Pasal 21 adalah pajak atas penghasilan berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan dan pembayaran lain sehubungan dengan pekerjaan, jasa, dan kegiatan.
50.

Proses penyesuaian laporan keuangan komersial menjadi laporan keuangan fiskal disebut:

  • A. Audit
  • B. Review
  • C. Rekonsiliasi fiskal
  • D. Konsolidasi
Jawaban: C. Rekonsiliasi fiskal.
Rekonsiliasi fiskal adalah proses penyesuaian laba rugi komersial menjadi laba rugi fiskal untuk menghitung pajak terutang sesuai ketentuan perpajakan.

Latihan soal secara konsisten akan meningkatkan pemahaman Anda terhadap konsep perpajakan dan akuntansi. Baik menghadapi format UTM maupun UO, kesiapan mental dan penguasaan materi menjadi kunci sukses. Manfaatkan setiap Soal Ujian UT sebagai simulasi untuk mengukur kemampuan dan memperbaiki kelemahan sebelum hari ujian tiba.

Kesuksesan dalam ujian membutuhkan dedikasi dan persiapan matang. Tetap semangat berlatih dan jangan ragu untuk mengulang materi yang belum dikuasai. Dengan persiapan optimal melalui latihan soal yang komprehensif, Anda akan lebih percaya diri menghadapi ujian FSSP4207 Akuntansi Perpajakan. Ingat, usaha keras Anda tidak akan mengkhianati hasil yang dicapai.

Bagikan

error: Content is protected !!