Aplikasi Gratis

Soalut.com

v1.3.0

Install sekali, akses kapan saja tanpa browser

Ribuan soal & modul lengkap di aplikasi

GET IT ON Google Play

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir! 💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung
Rp
Rp
Rp
Rp
Selalu Gratis
Ribuan soal UT gratis,
karena kamu peduli
Ikut Dukung Sekarang

Soal UAS UT SPAR4207 Akuntansi Pariwisata dan Kunci Jawaban

Aplikasi Gratis

Soalut.com
★★★★★ 5.0
Gratis
GET IT ON Google Play
Soal UAS UT SPAR4207 Akuntansi Pariwisata
Soal UAS UT SPAR4207 Akuntansi Pariwisata

Udah belajar Modul 1 soal persamaan dasar akuntansi, tapi masih bingung nerapinnya di transaksi hotel? Itu pertanyaan pertama yang muncul pas mau latihan UAS SPAR4207 Akuntansi Pariwisata. Modul 2 tentang jurnal dan posting ke buku besar juga nggak kalah tricky. Apalagi kalau debit kreditnya ketuker.

Modul 7 soal harga pokok produk dan Modul 8 tentang break even point sering jadi combo mematikan di ujian akhir semester. Bukan cuma ngitung. Kamu harus paham alokasi biaya dulu. Di bank soal UT Pariwisata ini, kami susun biar logikanya kelihatan.

Semua soal di bawah sudah dilengkapi kunci jawaban plus pembahasan singkat. Bukan cuma contekan. Lebih ke peta biar kamu ngerti alur jawabnya. Kalau butuh latihan matkul lain, langsung cek soal UAS Universitas Terbuka di halaman ini.

Soal UT SPAR4207 Akuntansi Pariwisata

1.

Apa tujuan utama penyediaan informasi akuntansi bagi pengguna eksternal…

  • A. Menghitung pajak terutang badan usaha
  • B. Mengevaluasi efisiensi proses produksi
  • C. Menyusun anggaran operasional tahunan
  • D. Membantu pengambilan keputusan ekonomi
Jawaban: D
Menurut definisi akuntansi sebagai sistem informasi, tujuan utamanya adalah mengidentifikasi, mencatat, dan mengomunikasikan kejadian ekonomi untuk membantu pengguna dalam pengambilan keputusan ekonomi.
2.

Seorang investor meminta laporan yang menunjukkan nilai terkini seluruh aset hotel. Manakah prinsip akuntansi yang membatasi penyajian informasi tersebut…

  • A. Prinsip pengakuan pendapatan
  • B. Prinsip biaya historis
  • C. Prinsip pengungkapan penuh
  • D. Prinsip konsistensi
Jawaban: B
Prinsip biaya historis menetapkan bahwa aset dicatat berdasarkan harga perolehan aktual saat transaksi terjadi, bukan berdasarkan nilai wajar terkini. Inilah yang membatasi penyajian aset pada nilai pasarnya saat ini.
3.

Hotel Bahari menerima pembayaran sewa ruang pertemuan untuk event tiga bulan mendatang. Kapan pendapatan sewa tersebut seharusnya diakui berdasarkan prinsip pengakuan pendapatan…

  • A. Saat kas diterima dari pelanggan
  • B. Saat kontrak sewa ditandatangani
  • C. Saat faktur penagihan diterbitkan
  • D. Saat event ruang pertemuan berlangsung
Jawaban: D
Prinsip pengakuan pendapatan mensyaratkan pendapatan diakui ketika dihasilkan atau direalisasi, yaitu saat jasa telah disampaikan. Dalam kasus ini, pendapatan diakui ketika event berlangsung, bukan saat kas diterima.
4.

Manakah situasi yang menunjukkan penerapan prinsip biaya historis secara tepat…

  • A. Tanah dicatat sebesar harga perolehan saat pembelian awal
  • B. Tanah dicatat sebesar harga taksiran pasar terkini
  • C. Tanah dicatat sebesar nilai hasil appraisal terbaru
  • D. Tanah dicatat sebesar harga jual yang ditawarkan pembeli potensial
Jawaban: A
Sesuai prinsip biaya historis, aset dicatat sebesar harga perolehan aktual saat transaksi terjadi. Untuk tanah, harga yang dicatat adalah harga pembelian awalnya, bukan nilai pasar atau taksiran terkini.
5.

Mengapa akuntansi sering disebut sebagai bahasa bisnis…

  • A. Karena hanya digunakan oleh perusahaan besar
  • B. Karena seluruh transaksi dicatat dalam satu bahasa nasional
  • C. Karena menggunakan terminologi yang sama dengan manajemen operasional
  • D. Karena mengomunikasikan informasi keuangan kepada para pemangku kepentingan
Jawaban: D
Akuntansi disebut bahasa bisnis karena perannya sebagai sistem informasi yang mengomunikasikan kejadian ekonomi dan posisi keuangan entitas kepada pihak internal maupun eksternal dalam bentuk laporan yang terstandar.
6.

Sebuah hotel membeli perlengkapan secara kredit senilai Rp15.000.000. Bagaimana pengaruh transaksi ini terhadap persamaan dasar akuntansi…

  • A. Aset bertambah, ekuitas bertambah
  • B. Aset bertambah, liabilitas bertambah
  • C. Aset berkurang, liabilitas berkurang
  • D. Aset bertambah, aset lain berkurang
Jawaban: B
Persamaan dasar Aset = Liabilitas + Ekuitas. Pembelian perlengkapan secara kredit menambah aset berupa perlengkapan dan sekaligus menambah liabilitas berupa utang usaha.
7.

Pemilik menyetorkan kendaraan pribadi sebagai kendaraan operasional hotel. Elemen persamaan dasar akuntansi manakah yang terpengaruh…

  • A. Aset dan liabilitas
  • B. Liabilitas dan ekuitas
  • C. Aset dan ekuitas
  • D. Liabilitas dan pendapatan
Jawaban: C
Setoran kendaraan pribadi untuk operasional hotel merupakan investasi pemilik. Transaksi ini menambah aset berupa kendaraan dan menambah ekuitas pemilik.
8.

Dalam persamaan dasar akuntansi, manakah dari berikut ini yang menggambarkan klaim pihak luar atas aset perusahaan…

  • A. Aset
  • B. Pendapatan
  • C. Ekuitas
  • D. Liabilitas
Jawaban: D
Liabilitas adalah kewajiban entitas kepada pihak luar yang timbul dari transaksi masa lalu, yang berarti menggambarkan klaim kreditor atas aset perusahaan.
9.

Hotel Nusantara memiliki total aset Rp800.000.000 dan total liabilitas Rp350.000.000. Berapakah total ekuitas hotel tersebut…

  • A. Rp1.150.000.000
  • B. Rp450.000.000
  • C. Rp800.000.000
  • D. Rp350.000.000
Jawaban: B
Berdasarkan persamaan Aset = Liabilitas + Ekuitas, maka Ekuitas = Aset – Liabilitas = Rp800.000.000 – Rp350.000.000 = Rp450.000.000.
10.

Ketika hotel menerima pelunasan piutang dari tamu sebesar Rp5.000.000, bagaimana pengaruh transaksi ini terhadap total aset…

  • A. Total aset bertambah Rp5.000.000
  • B. Total aset berkurang Rp5.000.000
  • C. Total aset tidak berubah
  • D. Total aset bertambah Rp10.000.000
Jawaban: C
Penerimaan pelunasan piutang menambah kas dan mengurangi piutang usaha dengan jumlah yang sama. Karena kedua akun termasuk dalam aset, maka total aset tidak berubah.
11.

Laporan keuangan manakah yang menunjukkan kemampuan hotel dalam menghasilkan laba selama satu tahun operasi…

  • A. Laporan laba rugi
  • B. Neraca
  • C. Laporan arus kas
  • D. Laporan perubahan ekuitas
Jawaban: A
Laporan laba rugi menyajikan pendapatan dan beban selama satu periode tertentu untuk mengukur kinerja keuangan entitas, termasuk kemampuannya menghasilkan laba.
12.

Perbedaan utama antara neraca dan laporan laba rugi terletak pada…

  • A. Jenis akun yang disajikan
  • B. Pihak yang menyusun laporan
  • C. Dimensi waktu yang dilaporkan
  • D. Standar akuntansi yang digunakan
Jawaban: C
Neraca menyajikan posisi keuangan pada tanggal tertentu (titik waktu), sedangkan laporan laba rugi menyajikan kinerja keuangan selama periode tertentu (rentang waktu). Inilah perbedaan mendasar kedua laporan tersebut.
13.

Seorang manajer hotel ingin mengetahui sumber dan penggunaan kas dari aktivitas pendanaan selama periode berjalan. Laporan manakah yang harus dirujuk…

  • A. Laporan arus kas
  • B. Neraca
  • C. Laporan laba rugi
  • D. Laporan perubahan ekuitas
Jawaban: A
Laporan arus kas merangkum penerimaan dan pengeluaran kas yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. Bagian aktivitas pendanaan khusus menyajikan sumber dan penggunaan kas dari transaksi dengan pemilik dan kreditor.
14.

Laporan perubahan ekuitas menyajikan informasi tentang…

  • A. Posisi aset dan liabilitas pada tanggal tertentu
  • B. Penyebab kenaikan atau penurunan modal pemilik dalam satu periode
  • C. Penerimaan dan pengeluaran kas operasional
  • D. Perbandingan antara pendapatan dan beban selama satu periode
Jawaban: B
Laporan perubahan ekuitas menjelaskan penyebab perubahan modal pemilik selama satu periode, termasuk setoran tambahan, laba atau rugi bersih, dan penarikan oleh pemilik.
15.

Laporan keuangan yang disusun dengan urutan pertama adalah laporan laba rugi. Mengapa urutan ini menjadi penting…

  • A. Karena laba bersih dari laporan laba rugi dibutuhkan untuk menyusun laporan perubahan ekuitas
  • B. Karena laporan laba rugi paling mudah disusun
  • C. Karena laporan laba rugi memiliki jumlah transaksi paling banyak
  • D. Karena standar akuntansi mengharuskan penyusunan alfabetis
Jawaban: A
Urutan penyusunan laporan keuangan bersifat sistematis. Laba bersih yang dihasilkan dari laporan laba rugi menjadi input penting dalam laporan perubahan ekuitas, sehingga laporan laba rugi harus diselesaikan terlebih dahulu.
16.

Mekanisme debit dan kredit yang benar untuk mencatat kenaikan akun beban adalah…

  • A. Sisi debit, karena beban mengurangi ekuitas
  • B. Sisi kredit, karena beban menambah liabilitas
  • C. Sisi debit, karena beban memiliki saldo normal kredit
  • D. Sisi kredit, karena beban dicatat saat terjadi pengeluaran kas
Jawaban: A
Beban bertambah di sisi debit dan memiliki saldo normal debit. Secara logika persamaan akuntansi, beban mengurangi ekuitas, dan karena ekuitas bertambah di kredit, maka beban dicatat dengan aturan berlawanan yaitu debit.
17.

Akun T digunakan untuk merepresentasikan sebuah akun dengan sisi kiri sebagai debit dan sisi kanan sebagai kredit. Jika akun pendapatan memiliki saldo normal kredit, maka penambahan pendapatan dicatat pada…

  • A. Sisi kiri akun T
  • B. Kedua sisi secara bersamaan
  • C. Sisi kanan akun T
  • D. Sisi kiri atau kanan tergantung jenis pendapatan
Jawaban: C
Akun dengan saldo normal kredit seperti pendapatan mengalami penambahan pada sisi kredit. Dalam akun T, sisi kredit adalah sisi kanan, sehingga penambahan pendapatan dicatat di sisi kanan.
18.

Ketika hotel menerima pelunasan piutang dari tamu, akun Kas didebit dan akun Piutang Usaha dikredit. Aturan ini konsisten dengan saldo normal masing-masing akun, yaitu…

  • A. Kas bersaldo normal kredit, Piutang Usaha bersaldo normal debit
  • B. Kas dan Piutang Usaha sama-sama bersaldo normal kredit
  • C. Kas dan Piutang Usaha sama-sama bersaldo normal debit
  • D. Kas bersaldo normal debit, Piutang Usaha bersaldo normal kredit
Jawaban: D
Kas merupakan aset yang memiliki saldo normal debit, sedangkan Piutang Usaha juga aset dengan saldo normal debit. Meskipun demikian, dalam transaksi penerimaan piutang, Kas didebit karena saldonya bertambah, dan Piutang Usaha dikredit karena saldonya berkurang, konsisten dengan aturan debit-kredit pada akun aset.
19.

Pendapatan sewa diterima di muka yang bertambah akan mempengaruhi sisi kredit akun tersebut. Mengapa akun ini dikredit saat bertambah…

  • A. Karena akun tersebut merupakan akun beban yang bersaldo normal debit
  • B. Karena akun tersebut merupakan akun ekuitas yang bersaldo normal kredit
  • C. Karena akun tersebut merupakan akun aset yang bersaldo normal debit
  • D. Karena akun tersebut merupakan akun liabilitas yang bersaldo normal kredit
Jawaban: D
Pendapatan sewa diterima di muka merupakan liabilitas (kewajiban memberi jasa di masa depan). Akun liabilitas memiliki saldo normal kredit sehingga setiap penambahan dicatat di sisi kredit.
20.

Restoran hotel membeli peralatan dapur secara kredit seharga Rp50.000.000. Pencatatan yang benar dalam mekanisme debit dan kredit adalah…

  • A. Debit Peralatan Dapur dan kredit Kas
  • B. Debit Peralatan Dapur dan kredit Utang Usaha
  • C. Debit Beban Peralatan dan kredit Utang Usaha
  • D. Debit Utang Usaha dan kredit Peralatan Dapur
Jawaban: B
Peralatan dapur merupakan aset yang bertambah, dicatat di sisi debit. Pembelian secara kredit menimbulkan liabilitas berupa Utang Usaha yang bertambah, dicatat di sisi kredit.
21.

Hotel Cempaka mencatat transaksi pembelian perlengkapan kamar secara tunai senilai Rp3.000.000. Dalam jurnal umum, fungsi utama pencatatan ini adalah…

  • A. Mengelompokkan seluruh transaksi sejenis ke dalam satu akun buku besar
  • B. Membuktikan keseimbangan saldo debit dan kredit seluruh akun
  • C. Menyediakan catatan kronologis lengkap dengan akun, jumlah, dan penjelasan transaksi
  • D. Menyusun laporan keuangan akhir periode secara langsung
Jawaban: C
Jurnal umum berfungsi sebagai catatan kronologis pertama yang mencatat setiap transaksi secara lengkap, mencantumkan akun yang terpengaruh, jumlah debit dan kredit, serta penjelasan singkat transaksi.
22.

Setelah mencatat penjualan jasa laundry hotel secara kredit di jurnal umum, langkah selanjutnya adalah memindahkan informasi tersebut ke buku besar. Proses ini dikenal sebagai…

  • A. Menjurnal
  • B. Posting
  • C. Meringkas
  • D. Mengklasifikasi
Jawaban: B
Posting adalah proses memindahkan informasi debit dan kredit dari jurnal ke masing-masing akun yang bersangkutan di buku besar. Ini berbeda dengan penjurnalan yang merupakan pencatatan awal di jurnal umum.
23.

Manajer keuangan meminta staf akuntansi untuk menunjukkan saldo akun Utang Usaha per akhir bulan. Informasi ini paling cepat diperoleh dari…

  • A. Jurnal umum
  • B. Buku besar
  • C. Neraca saldo
  • D. Laporan keuangan
Jawaban: B
Buku besar mengelompokkan dan meringkas seluruh transaksi per akun. Untuk mengetahui saldo suatu akun spesifik, buku besar menyediakan informasi tersebut secara langsung tanpa harus merangkum dari jurnal terlebih dahulu.
24.

Toni, seorang staf akuntansi hotel, mencatat transaksi penerimaan kas dari tamu ke jurnal umum, lalu memindahkan jumlahnya ke akun Kas di buku besar. Ia juga memindahkan jumlah yang sama ke akun Pendapatan Sewa Kamar. Kegiatan Toni menggambarkan hubungan antara…

  • A. Jurnal umum dan posting ke buku besar
  • B. Akun T dan persamaan dasar akuntansi
  • C. Penjurnalan dan penyusunan laporan keuangan
  • D. Neraca saldo dan laporan keuangan
Jawaban: A
Mencatat transaksi di jurnal umum kemudian memindahkannya ke akun-akun buku besar merupakan dua tahap berurutan dalam siklus akuntansi yang disebut menjurnal dan posting.
25.

Perbedaan mendasar antara jurnal umum dan buku besar terletak pada…

  • A. Jurnal umum menyajikan saldo akhir setiap akun, buku besar mencatat transaksi harian
  • B. Jurnal umum disusun akhir periode, buku besar disusun setiap hari
  • C. Jurnal umum hanya untuk transaksi tunai, buku besar mencakup transaksi kredit
  • D. Jurnal umum mencatat secara kronologis per transaksi, buku besar mengelompokkan berdasarkan akun
Jawaban: D
Jurnal umum berfungsi mencatat transaksi berdasarkan urutan waktu kejadian, sementara buku besar mengelompokkan dan meringkas seluruh transaksi berdasarkan nama akun untuk mengetahui saldo setiap akun secara individual.
26.

Neraca saldo disusun untuk menguji keseimbangan matematis pencatatan. Jika total debit lebih besar daripada total kredit, kemungkinan penyebabnya adalah…

  • A. Sebuah akun liabilitas dicatat di sisi debit
  • B. Pendapatan diterima di muka dicatat di sisi debit
  • C. Pembelian aset secara kredit hanya dicatat debitnya tanpa kredit
  • D. Penarikan prive dicatat di sisi kredit
Jawaban: C
Jika transaksi pembelian aset secara kredit hanya dicatat di sisi debit tanpa mencatat sisi kreditnya, total debit akan lebih besar karena sisi kredit tidak bertambah. Pencatatan harus seimbang antara debit dan kredit.
27.

Hotel Kartika menyusun neraca saldo dan menemukan total debit Rp350.000.000 serta total kredit Rp347.000.000. Tindakan yang tepat setelah menemukan selisih ini adalah…

  • A. Menelusuri setiap akun untuk menemukan kesalahan pencatatan sebelum melanjutkan proses
  • B. Melakukan koreksi dengan menambah akun beban sebesar selisihnya
  • C. Langsung menyusun laporan keuangan dengan selisih tersebut diabaikan
  • D. Menambahkan selisih tersebut ke ekuitas pemilik
Jawaban: A
Selisih antara total debit dan kredit menunjukkan adanya kesalahan pencatatan yang wajib ditemukan dan dikoreksi. Neraca saldo yang tidak seimbang tidak dapat dijadikan dasar penyusunan laporan keuangan sebelum kesalahan terlacak dan diperbaiki.
28.

Seorang auditor internal memeriksa neraca saldo hotel dan mendapati total debit sama dengan total kredit. Meskipun demikian, ia tetap mencurigai adanya kesalahan. Kecurigaan ini beralasan karena…

  • A. Keseimbangan neraca saldo tidak menjamin seluruh transaksi telah dicatat dengan benar
  • B. Neraca saldo belum diaudit oleh pihak eksternal
  • C. Semua neraca saldo pasti mengandung kesalahan meskipun saldo seimbang
  • D. Neraca saldo hanya menguji transaksi tunai, bukan transaksi kredit
Jawaban: A
Keseimbangan debit dan kredit pada neraca saldo hanya membuktikan bahwa pencatatan dilakukan seimbang secara matematis. Kesalahan seperti mencatat di akun yang salah, mencatat jumlah yang salah namun seimbang, atau kehilangan transaksi sama sekali tidak akan terdeteksi dari keseimbangan tersebut.
29.

Tujuan penyusunan neraca saldo yang paling tepat sebelum menyusun laporan keuangan adalah…

  • A. Menentukan jumlah laba atau rugi periode berjalan
  • B. Memastikan total saldo debit dan kredit seimbang sebagai dasar laporan keuangan
  • C. Mengidentifikasi transaksi yang belum dicatat
  • D. Menghitung jumlah aset, liabilitas, dan ekuitas akhir periode
Jawaban: B
Neraca saldo berfungsi sebagai alat uji keseimbangan matematis seluruh akun setelah posting. Keseimbangan ini menjadi prasyarat sebelum data saldo akun digunakan untuk menyusun laporan keuangan.
30.

Neraca saldo Hotel Samudra menunjukkan saldo akun berikut: Kas Rp80.000.000, Piutang Rp25.000.000, Perlengkapan Rp12.000.000, Utang Usaha Rp40.000.000, dan Modal Pemilik Rp77.000.000. Berdasarkan data ini, berapakah total sisi debit neraca saldo…

  • A. Rp77.000.000
  • B. Rp157.000.000
  • C. Rp117.000.000
  • D. Rp194.000.000
Jawaban: C
Sisi debit mencakup akun aset: Kas (Rp80.000.000), Piutang (Rp25.000.000), dan Perlengkapan (Rp12.000.000). Totalnya adalah Rp80.000.000 + Rp25.000.000 + Rp12.000.000 = Rp117.000.000. Utang Usaha dan Modal Pemilik merupakan akun kredit.
31.

Pada akhir bulan Desember, Hotel Mentari telah memberikan jasa menginap senilai Rp15.000.000 namun belum menerima pembayaran. Mengapa transaksi ini memerlukan ayat jurnal penyesuaian…

  • A. Karena kas belum diterima sehingga tidak perlu dicatat di periode berjalan
  • B. Karena pendapatan harus diakui saat kas diterima sesuai prinsip akrual
  • C. Karena jasa baru akan diberikan pada periode berikutnya
  • D. Karena pendapatan telah dihasilkan dan harus diakui dalam periode yang sama meskipun kas belum diterima
Jawaban: D
Prinsip akrual mensyaratkan pendapatan diakui ketika dihasilkan, bukan ketika kas diterima. Jurnal penyesuaian diperlukan untuk mencatat pendapatan yang telah menjadi hak hotel meskipun kas belum diterima, agar laba periode berjalan akurat.
32.

Hotel Bahagia membayar premi asuransi untuk 12 bulan ke depan sebesar Rp24.000.000 pada 1 Oktober 2024. Pada 31 Desember 2024, berapakah beban asuransi yang harus diakui melalui jurnal penyesuaian…

  • A. Rp2.000.000
  • B. Rp18.000.000
  • C. Rp6.000.000
  • D. Rp24.000.000
Jawaban: C
Periode asuransi yang telah terpakai dari 1 Oktober hingga 31 Desember adalah 3 bulan. Beban asuransi yang harus diakui adalah 3/12 × Rp24.000.000 = Rp6.000.000. Sisanya sebesar Rp18.000.000 merupakan asuransi dibayar di muka yang akan menjadi beban periode berikutnya.
33.

Restoran hotel menerima pembayaran di muka untuk pesanan katering bulan depan sebesar Rp10.000.000. Pada akhir bulan berjalan, ayat jurnal penyesuaian yang tepat adalah…

  • A. Debit Pendapatan Diterima di Muka, kredit Pendapatan Katering
  • B. Debit Pendapatan Katering, kredit Kas
  • C. Debit Kas, kredit Pendapatan Katering
  • D. Debit Piutang Usaha, kredit Pendapatan Katering
Jawaban: A
Karena katering belum dilaksanakan, penerimaan di muka ini awalnya dicatat sebagai liabilitas (Pendapatan Diterima di Muka). Pada akhir periode, jika sebagian atau seluruh jasa telah diberikan, ayat jurnal penyesuaian mendebit Pendapatan Diterima di Muka dan mengkredit Pendapatan Katering untuk mengakui pendapatan yang telah dihasilkan.
34.

Hotel Angkasa mencatat gaji karyawan yang belum dibayar pada akhir periode sebesar Rp8.000.000. Dampak dari jurnal penyesuaian yang dibuat terhadap laporan keuangan adalah…

  • A. Liabilitas bertambah dan ekuitas berkurang
  • B. Aset bertambah dan liabilitas bertambah
  • C. Aset berkurang dan ekuitas berkurang
  • D. Liabilitas berkurang dan aset bertambah
Jawaban: A
Ayat jurnal penyesuaian untuk gaji yang belum dibayar mendebit Beban Gaji (menambah beban, mengurangi laba dan ekuitas) dan mengkredit Utang Gaji (menambah liabilitas). Dengan demikian, liabilitas bertambah sementara ekuitas berkurang.
35.

Hotel Selaras telah mencatat seluruh transaksi selama bulan Januari dan menyusun neraca saldo yang seimbang. Namun, pada akhir bulan, hotel ini telah menggunakan sebagian perlengkapan yang belum dicatat sebagai beban. Mengapa kondisi ini membuat perlunya ayat jurnal penyesuaian…

  • A. Karena neraca saldo yang seimbang menjamin semua akun telah menyajikan nilai yang benar
  • B. Karena basis akrual menuntut pengakuan beban pada periode manfaat dikonsumsi, bukan saat dibayar
  • C. Karena prinsip biaya historis mengharuskan penurunan nilai aset dicatat setiap akhir bulan
  • D. Karena laporan arus kas harus disesuaikan dengan perubahan aset non-kas
Jawaban: B
Basis akrual mengharuskan beban diakui pada periode saat manfaat ekonomi dikonsumsi. Meskipun neraca saldo seimbang, akun perlengkapan masih menyajikan nilai sebelum pemakaian, sehingga penyesuaian diperlukan agar beban perlengkapan diakui dan laba bersih terukur secara tepat.
36.

Hotel Cendrawasih membayar premi asuransi sebesar Rp36.000.000 pada 1 Maret 2024 untuk 12 bulan ke depan. Pada saat pembayaran, akun Asuransi Dibayar di Muka didebit. Jurnal penyesuaian per 31 Desember 2024 yang tepat adalah…

  • A. Debit Beban Asuransi Rp30.000.000, Kredit Asuransi Dibayar di Muka Rp30.000.000
  • B. Debit Beban Asuransi Rp6.000.000, Kredit Asuransi Dibayar di Muka Rp6.000.000
  • C. Debit Asuransi Dibayar di Muka Rp30.000.000, Kredit Beban Asuransi Rp30.000.000
  • D. Debit Beban Asuransi Rp36.000.000, Kredit Asuransi Dibayar di Muka Rp36.000.000
Jawaban: A
Dari 1 Maret hingga 31 Desember adalah 10 bulan, sehingga beban asuransi yang telah terpakai adalah 10/12 × Rp36.000.000 = Rp30.000.000. Ayat jurnal penyesuaian mendebit Beban Asuransi dan mengkredit Asuransi Dibayar di Muka sebesar jumlah tersebut untuk mengakui beban yang telah dikonsumsi.
37.

Hotel Kartika menerima pembayaran di muka sebesar Rp50.000.000 pada 1 Oktober 2024 untuk sewa ruang pertemuan selama 5 bulan ke depan. Saat menerima pembayaran, akun Pendapatan Sewa Diterima di Muka dikredit. Jurnal penyesuaian per 31 Desember 2024 yang tepat adalah…

  • A. Debit Pendapatan Sewa Diterima di Muka Rp30.000.000, Kredit Pendapatan Sewa Rp30.000.000
  • B. Debit Pendapatan Sewa Rp30.000.000, Kredit Pendapatan Sewa Diterima di Muka Rp30.000.000
  • C. Debit Pendapatan Sewa Diterima di Muka Rp50.000.000, Kredit Pendapatan Sewa Rp50.000.000
  • D. Debit Pendapatan Sewa Rp20.000.000, Kredit Pendapatan Sewa Diterima di Muka Rp20.000.000
Jawaban: A
Hingga 31 Desember, 3 bulan dari total 5 bulan telah berlalu, sehingga pendapatan yang telah direalisasi adalah 3/5 × Rp50.000.000 = Rp30.000.000. Ayat jurnal penyesuaian mendebit Pendapatan Sewa Diterima di Muka (mengurangi liabilitas) dan mengkredit Pendapatan Sewa (mengakui pendapatan).
38.

Restoran Hotel Nusantara menggunakan gas elpiji untuk operasional dapur. Pada akhir Desember 2024, tagihan gas untuk bulan tersebut senilai Rp4.500.000 belum dibayar dan belum dicatat. Dampak jika jurnal penyesuaian tidak dibuat terhadap laporan keuangan adalah…

  • A. Liabilitas terlalu rendah dan beban terlalu rendah
  • B. Liabilitas terlalu tinggi dan beban terlalu rendah
  • C. Aset terlalu rendah dan beban terlalu tinggi
  • D. Liabilitas terlalu rendah dan ekuitas terlalu tinggi
Jawaban: D
Beban gas yang belum dicatat menyebabkan beban periode tersebut terlalu rendah, sehingga laba bersih dan ekuitas terlalu tinggi. Di sisi lain, utang yang tidak dicatat membuat liabilitas terlalu rendah. Opsi D paling tepat menggambarkan dampak ganda ini: liabilitas terlalu rendah dan ekuitas terlalu tinggi.
39.

Setelah membuat jurnal penyesuaian, Hotel Samudra menyusun neraca saldo disesuaikan. Salah satu akun yang muncul adalah Akumulasi Depresiasi Peralatan sebesar Rp25.000.000. Akun yang saldonya telah disesuaikan ini termasuk dalam kelompok…

  • A. Aset lancar
  • B. Aset tetap kontra
  • C. Beban operasional
  • D. Liabilitas jangka panjang
Jawaban: B
Akumulasi Depresiasi Peralatan adalah akun kontra-aset tetap yang mengurangi nilai buku Peralatan. Akun ini muncul setelah jurnal penyesuaian depresiasi dibuat dan termasuk dalam kelompok aset tetap kontra, bukan beban operasional meskipun sumber pencatatannya berasal dari beban depresiasi.
40.

Hotel Bahari membayar gaji karyawan setiap tanggal 5 bulan berikutnya. Pada 31 Desember 2024, gaji untuk periode 26-31 Desember 2024 sebesar Rp12.000.000 belum dibayar dan belum dicatat. Jurnal penyesuaian yang harus dibuat adalah…

  • A. Debit Beban Gaji Rp12.000.000, Kredit Utang Gaji Rp12.000.000
  • B. Debit Utang Gaji Rp12.000.000, Kredit Beban Gaji Rp12.000.000
  • C. Debit Beban Gaji Rp12.000.000, Kredit Kas Rp12.000.000
  • D. Debit Utang Gaji Rp12.000.000, Kredit Kas Rp12.000.000
Jawaban: A
Gaji yang sudah menjadi beban periode berjalan namun belum dibayar merupakan beban akrual. Jurnal penyesuaian yang tepat adalah mendebit Beban Gaji (mengakui beban) dan mengkredit Utang Gaji (mengakui kewajiban). Pembayaran akan dilakukan pada tanggal 5 Januari tahun berikutnya melalui jurnal yang berbeda.
41.

Pada akhir periode, seorang staf akuntansi Hotel Mentari menyusun kertas kerja. Setelah memasukkan neraca saldo, ia mencatat penyesuaian untuk beban perlengkapan yang terpakai. Dalam kertas kerja, jumlah beban perlengkapan tersebut akan muncul di…

  • A. Kolom neraca saldo saja
  • B. Kolom penyesuaian dan kolom laba rugi
  • C. Kolom penyesuaian dan kolom neraca
  • D. Kolom neraca saldo dan kolom laba rugi
Jawaban: B
Beban perlengkapan yang terpakai pertama kali dicatat di kolom penyesuaian sebagai debit Beban Perlengkapan dan kredit Perlengkapan. Selanjutnya, saldo Beban Perlengkapan setelah penyesuaian dipindahkan ke kolom laba rugi karena merupakan akun nominal yang akan ditandingkan dengan pendapatan.
42.

Hotel Wijaya memiliki saldo akun Pendapatan Sewa Diterima di Muka sebesar Rp18.000.000 pada neraca saldo. Pada akhir periode, diketahui bahwa 40 persen dari jumlah tersebut telah menjadi pendapatan. Dalam kertas kerja, jumlah yang muncul di kolom neraca untuk akun ini setelah penyesuaian adalah…

  • A. Rp18.000.000
  • B. Rp10.800.000
  • C. Rp7.200.000
  • D. Rp0
Jawaban: B
Pendapatan yang telah direalisasi adalah 40% × Rp18.000.000 = Rp7.200.000, dicatat sebagai kredit di kolom penyesuaian pada baris Pendapatan Sewa dan debit pada baris Pendapatan Sewa Diterima di Muka. Sisa liabilitas yang belum direalisasi adalah Rp18.000.000 − Rp7.200.000 = Rp10.800.000, yang muncul di kolom neraca sebagai saldo kredit.
43.

Dalam kertas kerja Hotel Purnama, akun Beban Depresiasi Peralatan setelah penyesuaian muncul dengan saldo debit Rp15.000.000. Akun ini akan dipindahkan ke…

  • A. Kolom neraca sisi debit
  • B. Kolom neraca sisi kredit
  • C. Kolom laba rugi sisi debit
  • D. Kolom laba rugi sisi kredit
Jawaban: C
Beban Depresiasi Peralatan adalah akun nominal yang termasuk dalam kelompok beban operasional. Dalam kertas kerja, seluruh akun beban yang telah disesuaikan dipindahkan ke kolom laba rugi sisi debit karena mengurangi laba. Kolom neraca hanya menampung akun riil seperti aset, liabilitas, dan ekuitas.
44.

Seorang manajer hotel meminta laporan posisi keuangan terbaru. Setelah kertas kerja selesai disusun, akun-akun manakah yang saldo disesuaikannya dipindahkan ke kolom neraca…

  • A. Pendapatan sewa, beban gaji, dan beban listrik
  • B. Kas, piutang usaha, dan prive pemilik
  • C. Kas, utang usaha, dan modal pemilik
  • D. Pendapatan kamar, beban depresiasi, dan perlengkapan
Jawaban: C
Kolom neraca pada kertas kerja menampung akun-akun riil, yaitu aset (Kas), liabilitas (Utang Usaha), dan ekuitas (Modal Pemilik). Pendapatan dan beban adalah akun nominal yang dipindahkan ke kolom laba rugi, sedangkan prive adalah akun ekuitas penarik yang juga masuk kolom neraca.
45.

Hotel Cempaka menyelesaikan kertas kerja dan menemukan bahwa total kolom laba rugi sisi debit adalah Rp350.000.000 dan sisi kredit adalah Rp410.000.000. Berdasarkan data ini, informasi yang dapat disimpulkan adalah…

  • A. Hotel mengalami rugi bersih sebesar Rp60.000.000
  • B. Hotel memperoleh laba bersih sebesar Rp60.000.000
  • C. Total aset hotel bertambah sebesar Rp60.000.000
  • D. Total liabilitas hotel berkurang sebesar Rp60.000.000
Jawaban: B
Dalam kolom laba rugi kertas kerja, sisi kredit mewakili pendapatan dan sisi debit mewakili beban. Jika total kredit (pendapatan) Rp410.000.000 lebih besar daripada total debit (beban) Rp350.000.000, selisih Rp60.000.000 menunjukkan laba bersih yang akan dipindahkan ke kolom neraca sisi kredit sebagai penambah ekuitas.
46.

Tujuan utama pembuatan jurnal penutup pada akhir periode akuntansi adalah untuk…

  • A. Mencatat transaksi yang belum tercatat selama periode berjalan
  • B. Menyesuaikan saldo akun riil menjadi nol agar siap untuk periode berikutnya
  • C. Memindahkan saldo akun nominal ke akun Ikhtisar Laba Rugi atau Laba Ditahan
  • D. Menyusun laporan keuangan berdasarkan neraca saldo disesuaikan
Jawaban: C
Jurnal penutup berfungsi menolkan saldo akun nominal (pendapatan dan beban) dengan memindahkannya ke akun Ikhtisar Laba Rugi atau langsung ke Laba Ditahan. Dengan demikian, akun-akun tersebut siap digunakan untuk mencatat transaksi periode berikutnya. Jurnal penutup tidak menyesuaikan atau mencatat transaksi yang terlewat.
47.

Hotel Segara memiliki saldo akun Pendapatan Kamar sebesar Rp250.000.000 (kredit) sebelum penutupan. Ayat jurnal penutup yang tepat untuk akun ini adalah…

  • A. Debit Pendapatan Kamar Rp250.000.000, Kredit Ikhtisar Laba Rugi Rp250.000.000
  • B. Debit Ikhtisar Laba Rugi Rp250.000.000, Kredit Pendapatan Kamar Rp250.000.000
  • C. Debit Kas Rp250.000.000, Kredit Pendapatan Kamar Rp250.000.000
  • D. Debit Pendapatan Kamar Rp250.000.000, Kredit Modal Pemilik Rp250.000.000
Jawaban: A
Akun pendapatan memiliki saldo normal kredit. Untuk menutupnya, akun Pendapatan Kamar didebit sebesar saldonya dan lawannya dikredit ke Ikhtisar Laba Rugi. Ini akan menolkan akun pendapatan dan memindahkan nilainya ke akun penampung sementara untuk perhitungan laba bersih.
48.

Setelah jurnal penutup dibuat dan diposting, staf akuntansi Hotel Bahana menyusun neraca saldo setelah penutupan. Akun yang tidak akan muncul dalam neraca saldo setelah penutupan adalah…

  • A. Kas
  • B. Utang Usaha
  • C. Beban Gaji
  • D. Modal Pemilik
Jawaban: C
Beban Gaji adalah akun nominal yang telah ditutup melalui jurnal penutup sehingga saldonya menjadi nol. Neraca saldo setelah penutupan hanya memuat akun-akun riil permanen seperti aset (Kas), liabilitas (Utang Usaha), dan ekuitas (Modal Pemilik). Akun nominal dan prive tidak muncul karena telah dinolkan.
49.

Hotel Nirmala mencatat akun Beban Listrik sebesar Rp20.000.000, Beban Air Rp8.000.000, dan Beban Telepon Rp5.000.000 selama periode berjalan. Setelah jurnal penutup dibuat, saldo akun Ikhtisar Laba Rugi akan…

  • A. Bertambah sebesar Rp33.000.000 di sisi debit
  • B. Berkurang sebesar Rp33.000.000 di sisi kredit
  • C. Bertambah sebesar Rp33.000.000 di sisi kredit
  • D. Tidak terpengaruh karena akun Ikhtisar Laba Rugi adalah akun riil
Jawaban: A
Jurnal penutup untuk beban mendebit Ikhtisar Laba Rugi sebesar total beban (Rp20.000.000 + Rp8.000.000 + Rp5.000.000 = Rp33.000.000) dan mengkredit masing-masing akun beban. Dengan demikian, saldo Ikhtisar Laba Rugi bertambah di sisi debit sebesar total beban yang ditutup.
50.

Perbedaan utama antara neraca saldo biasa dan neraca saldo setelah penutupan terletak pada…

  • A. Neraca saldo biasa hanya memuat akun riil, sedangkan neraca saldo setelah penutupan memuat seluruh akun
  • B. Neraca saldo biasa disusun setelah penyesuaian, sedangkan neraca saldo setelah penutupan disusun sebelum penyesuaian
  • C. Neraca saldo biasa memuat akun nominal dan akun riil, sedangkan neraca saldo setelah penutupan hanya memuat akun riil
  • D. Neraca saldo biasa digunakan untuk menyusun laporan keuangan, sedangkan neraca saldo setelah penutupan tidak digunakan
Jawaban: C
Neraca saldo biasa (sebelum penyesuaian atau setelah penyesuaian) masih memuat saldo akun nominal seperti pendapatan dan beban. Setelah jurnal penutup, saldo akun-akun tersebut menjadi nol sehingga neraca saldo setelah penutupan hanya menampilkan akun-akun riil permanen, yaitu aset, liabilitas, dan ekuitas.
51.

Hotel Nusantara membeli perlengkapan mandi, handuk, dan linen untuk dijual kembali kepada tamu tanpa mengubah bentuknya. Aktivitas ini menunjukkan bahwa hotel tersebut menjalankan fungsi sebagai…

  • A. Perusahaan jasa murni
  • B. Perusahaan manufaktur
  • C. Perusahaan dagang
  • D. Perusahaan ekstraktif
Jawaban: C
Perusahaan dagang membeli barang jadi dan menjualnya kembali tanpa mengubah bentuk fisiknya. Ketika hotel membeli perlengkapan seperti handuk dan linen untuk dijual langsung kepada tamu, hotel tersebut menjalankan aktivitas perdagangan di samping aktivitas jasa utamanya, sehingga berperan sebagai perusahaan dagang untuk transaksi tersebut.
52.

Hotel Jaya Abadi membeli sabun, kopi sachet, dan sandal kamar dalam jumlah besar dari pemasok untuk dijual kembali kepada tamu. Aktivitas ini paling tepat diklasifikasikan sebagai operasi…

  • A. perusahaan jasa karena hotel menyediakan akomodasi
  • B. perusahaan manufaktur karena hotel memproduksi perlengkapan tamu
  • C. perusahaan dagang karena barang dibeli untuk dijual kembali tanpa diubah bentuk
  • D. perusahaan campuran karena hotel menjual jasa dan barang
Jawaban: C
Perusahaan dagang membeli barang jadi dan menjualnya kembali tanpa mengubah bentuk fisik, persis seperti yang dilakukan hotel dalam transaksi tersebut.
53.

Restoran Hotel Surya membeli sirup, gelas plastik, dan es batu. Manakah dari item berikut yang termasuk persediaan barang dagang…

  • A. semua item yang dibeli karena digunakan untuk operasional restoran
  • B. hanya sirup karena akan dijual kembali sebagai bagian dari minuman kepada pelanggan
  • C. gelas plastik dan es batu karena habis dipakai dalam satu kali transaksi
  • D. tidak ada yang termasuk karena restoran adalah bagian dari perusahaan jasa
Jawaban: B
Persediaan barang dagang adalah barang yang dibeli untuk dijual kembali tanpa diubah bentuk. Sirup yang akan dijual kembali sebagai bagian dari minuman masuk kategori ini, sedangkan gelas plastik dan es batu adalah perlengkapan operasional.
54.

Dalam sistem persediaan perpetual, ketika Hotel Kartika membeli 50 paket amenitas kamar secara kredit, pencatatan yang terjadi adalah…

  • A. mendebit Persediaan Barang Dagang dan mengkredit Utang Usaha
  • B. mendebit Pembelian dan mengkredit Utang Usaha
  • C. mendebit Beban Perlengkapan dan mengkredit Utang Usaha
  • D. mendebit Persediaan Barang Dagang dan mengkredit Kas
Jawaban: A
Sistem perpetual mencatat mutasi persediaan secara langsung saat pembelian terjadi dengan mendebit akun Persediaan Barang Dagang, bukan akun Pembelian.
55.

Hotel Cendana menyajikan menu makan malam dan menjual selai buatan sendiri kepada tamu. Selai yang dijual dalam kemasan botol tanpa disajikan sebagai bagian dari hidangan termasuk dalam kategori…

  • A. biaya overhead restoran karena diproduksi sendiri
  • B. beban operasional karena nilainya tidak material
  • C. persediaan bahan baku karena dibuat sendiri oleh hotel
  • D. persediaan barang dagang karena dijual dalam bentuk jadi
Jawaban: D
Selai yang dijual tanpa diolah lebih lanjut ke tamu merupakan barang jadi yang dibeli atau diproduksi untuk dijual kembali, sehingga diklasifikasikan sebagai persediaan barang dagang.
56.

Toko suvenir Hotel Bahari mencatat penjualan kaos dan gantungan kunci selama bulan Desember 2024 sebesar Rp45.000.000. Terdapat retur penjualan Rp3.000.000 dan potongan penjualan Rp2.000.000. Berapakah penjualan bersih toko suvenir tersebut…

  • A. Rp42.000.000
  • B. Rp40.000.000
  • C. Rp43.000.000
  • D. Rp45.000.000
Jawaban: B
Penjualan bersih = penjualan kotor – retur penjualan – potongan penjualan = Rp45.000.000 – Rp3.000.000 – Rp2.000.000 = Rp40.000.000.
57.

Restoran Hotel Nirmala memiliki penjualan bersih Rp120.000.000 dan harga pokok penjualan Rp78.000.000. Laba kotor restoran tersebut adalah…

  • A. Rp120.000.000
  • B. Rp78.000.000
  • C. Rp42.000.000
  • D. Rp198.000.000
Jawaban: C
Laba kotor dihitung dari penjualan bersih dikurangi harga pokok penjualan. Jadi, Rp120.000.000 – Rp78.000.000 = Rp42.000.000.
58.

Hotel Dinar memperoleh laba kotor dari departemen kamar sebesar Rp350.000.000. Gaji staf administrasi dan pemasaran hotel menghabiskan Rp85.000.000, sementara penyusutan gedung kantor sebesar Rp25.000.000. Beban-beban ini diklasifikasikan sebagai…

  • A. harga pokok penjualan karena terkait operasional hotel
  • B. pengurang pendapatan karena mengurangi laba kotor
  • C. beban lain-lain karena bersifat tidak langsung
  • D. beban operasi karena mendukung fungsi administrasi dan penjualan
Jawaban: D
Gaji staf administrasi dan pemasaran serta penyusutan gedung kantor merupakan beban yang timbul dari kegiatan penunjang penjualan dan administrasi, sehingga diklasifikasikan sebagai beban operasi.
59.

Manakah urutan penyajian yang tepat dalam laporan laba rugi perusahaan dagang pada industri perhotelan…

  • A. pendapatan kamar, laba kotor, beban operasi, laba bersih
  • B. penjualan bersih, beban operasi, laba kotor, laba bersih
  • C. penjualan bersih, laba kotor, beban operasi, laba bersih
  • D. pendapatan kamar, beban operasi, laba kotor, laba bersih
Jawaban: C
Urutan yang tepat dalam laporan laba rugi perusahaan dagang adalah penjualan bersih, laba kotor, beban operasi, lalu laba bersih.
60.

Toko roti milik Hotel Mentari membeli tepung, mentega, dan gula untuk memproduksi roti yang dijual kepada tamu. Biaya bahan-bahan tersebut diklasifikasikan sebagai…

  • A. biaya variabel karena totalnya berubah sesuai volume produksi roti
  • B. biaya tetap karena harus selalu tersedia
  • C. biaya tidak langsung karena sulit ditelusuri per unit roti
  • D. biaya overhead karena merupakan bahan pendukung
Jawaban: A
Biaya bahan seperti tepung, mentega, dan gula berubah totalnya sebanding dengan volume produksi roti sehingga diklasifikasikan sebagai biaya variabel.
61.

Hotel Grand Asia membayar gaji resepsionis dan petugas kebersihan setiap bulan dengan jumlah yang sama terlepas dari tingkat hunian kamar. Biaya gaji kedua jenis karyawan tersebut termasuk…

  • A. biaya variabel karena terkait dengan operasional hotel
  • B. biaya tetap karena totalnya tidak bergantung pada jumlah tamu
  • C. biaya langsung karena melekat pada pelayanan tamu
  • D. biaya overhead karena tidak terkait langsung dengan pendapatan
Jawaban: B
Gaji resepsionis dan petugas kebersihan tidak berubah totalnya meskipun tingkat hunian fluktuatif sehingga termasuk biaya tetap.
62.

Manajemen Hotel Seroja ingin mengetahui biaya yang secara spesifik dapat ditelusuri ke Departemen Makanan dan Minuman. Manakah dari biaya berikut yang termasuk biaya langsung departemen tersebut…

  • A. upah juru masak dan pramusaji
  • B. gaji manajer umum hotel
  • C. penyusutan gedung hotel secara keseluruhan
  • D. biaya listrik koridor lobby hotel
Jawaban: A
Upah juru masak dan pramusaji dapat ditelusuri secara spesifik ke Departemen Makanan dan Minuman sehingga merupakan biaya langsung departemen tersebut.
63.

Ketika tingkat hunian Hotel Permata naik dari 60 persen menjadi 80 persen, biaya laundry dan perlengkapan mandi meningkat secara proporsional. Pola ini menunjukkan bahwa biaya tersebut tergolong…

  • A. biaya tetap karena masih dalam rentang kapasitas normal
  • B. biaya campuran karena memiliki elemen tetap dan variabel
  • C. biaya overhead karena dialokasikan dari departemen pendukung
  • D. biaya variabel karena totalnya berubah sebanding dengan volume hunian
Jawaban: D
Biaya laundry dan perlengkapan mandi yang meningkat proporsional seiring kenaikan tingkat hunian menunjukkan karakteristik biaya variabel.
64.

Hotel Widya menganggarkan listrik sebesar Rp75.000.000 untuk satu tahun. Biaya ini tidak dapat ditelusuri langsung ke departemen kamar atau restoran secara spesifik sehingga harus didistribusikan. Proses ini disebut…

  • A. pembebanan biaya langsung
  • B. alokasi biaya
  • C. klasifikasi biaya
  • D. pengendalian biaya
Jawaban: B
Biaya listrik yang tidak dapat ditelusuri langsung ke departemen tertentu dan harus didistribusikan memerlukan proses alokasi biaya.
65.

Restoran Hotel Nirmala memiliki lahan yang dapat disewakan kepada pihak luar dengan potensi pendapatan Rp60.000.000 per tahun, tetapi manajemen memutuskan menggunakannya sebagai perluasan restoran. Dalam analisis keputusan, potensi Rp60.000.000 tersebut merupakan…

  • A. biaya kesempatan karena merupakan manfaat yang hilang dari alternatif terbaik
  • B. biaya relevan karena mempengaruhi keputusan
  • C. biaya diferensial karena berbeda antar alternatif
  • D. biaya tenggelam karena sudah dikeluarkan untuk membeli lahan
Jawaban: A
Potensi pendapatan sewa lahan yang hilang karena manajemen memilih menggunakannya untuk perluasan restoran merupakan biaya kesempatan.
66.

Hotel Palem mempertimbangkan dua pilihan: mengoperasikan restoran sendiri dengan total biaya Rp250.000.000 atau menyewakannya ke pihak luar dengan komisi Rp180.000.000. Selisih Rp70.000.000 antara kedua alternatif tersebut disebut…

  • A. biaya relevan
  • B. biaya kesempatan
  • C. biaya diferensial
  • D. biaya marjinal
Jawaban: C
Selisih total biaya antara dua alternatif keputusan, yaitu mengoperasikan restoran sendiri atau menyewakannya, disebut biaya diferensial.
67.

Spa Hotel Merapi menggunakan bahan habis pakai senilai Rp85.000.000 untuk memberikan layanan pijat dan perawatan tubuh kepada tamu selama tahun 2024. Biaya bahan tersebut dalam perhitungan harga pokok penjualan jasa tergolong sebagai…

  • A. biaya bahan baku langsung yang dikonsumsi dalam memberikan layanan
  • B. biaya overhead karena merupakan biaya pendukung
  • C. biaya tenaga kerja langsung karena diberikan oleh terapis
  • D. biaya administrasi karena terkait operasional hotel
Jawaban: A
Bahan habis pakai yang dikonsumsi langsung dalam memberikan layanan pijat dan perawatan tubuh tergolong sebagai biaya bahan baku langsung.
68.

Hotel Cempaka menghitung biaya penyediaan satu kamar yang berhasil disewakan meliputi biaya laundry linen, amenities, dan komisi agen perjalanan. Akumulasi biaya ini dikenal sebagai…

  • A. harga jual kamar per malam
  • B. biaya overhead departemen kamar
  • C. biaya tetap hunian hotel
  • D. biaya kamar terjual
Jawaban: D
Akumulasi biaya laundry, amenities, dan komisi agen yang timbul dari penyediaan kamar yang disewakan dikenal sebagai biaya kamar terjual.
69.

Manajemen Hotel Pesona mempertimbangkan untuk menutup restoran yang merugi. Dalam analisis, biaya sewa gedung yang tetap harus dibayar meskipun restoran ditutup dikategorikan sebagai biaya yang tidak memengaruhi keputusan. Klasifikasi biaya yang tepat adalah…

  • A. Biaya relevan
  • B. Biaya diferensial
  • C. Biaya kesempatan
  • D. Biaya tenggelam
Jawaban: D
Biaya tenggelam adalah biaya yang sudah terjadi atau tidak dapat dihindari terlepas dari alternatif keputusan yang dipilih, sehingga tidak relevan untuk pengambilan keputusan.
70.

Hotel Surya memiliki lahan parkir yang jika disewakan ke pihak luar menghasilkan pendapatan Rp 120.000.000 per tahun. Lahan tersebut saat ini digunakan sebagai area pertamanan hotel yang memberikan manfaat estetika. Dalam analisis biaya, Rp 120.000.000 tersebut merupakan…

  • A. Biaya langsung
  • B. Biaya tidak langsung
  • C. Biaya kesempatan
  • D. Biaya diferensial
Jawaban: C
Biaya kesempatan adalah manfaat yang hilang dari alternatif terbaik yang dikorbankan ketika memilih suatu pilihan. Pendapatan sewa yang hilang mencerminkan biaya kesempatan penggunaan lahan.
71.

Hotel Maharani menghitung biaya yang melekat pada penyediaan satu paket wisata snorkeling, termasuk biaya pemandu, peralatan, dan asuransi. Konsep yang tepat untuk menggambarkan akumulasi biaya ini adalah…

  • A. Harga pokok produk
  • B. Biaya overhead
  • C. Biaya periode
  • D. Biaya administrasi
Jawaban: A
Harga pokok produk mencakup seluruh biaya yang melekat langsung pada produk atau jasa, meliputi bahan baku langsung, tenaga kerja langsung, dan overhead yang dialokasikan.
72.

Spa Hotel Asri mempekerjakan terapis pijat dan membayar upah berdasarkan jumlah tamu yang dilayani. Dalam struktur biaya, upah terapis pijat ini diklasifikasikan sebagai…

  • A. Biaya overhead
  • B. Biaya bahan baku langsung
  • C. Biaya pemasaran
  • D. Biaya tenaga kerja langsung
Jawaban: D
Biaya tenaga kerja langsung adalah upah karyawan yang secara langsung terlibat dalam penyampaian jasa, dapat ditelusuri secara spesifik ke objek biaya.
73.

Hotel Cendrawasih memiliki departemen kamar, restoran, dan spa. Biaya gaji manajer umum yang mengawasi ketiga departemen harus dialokasikan ke masing-masing departemen. Proses alokasi yang tepat menggunakan basis…

  • A. Biaya langsung
  • B. Biaya variabel
  • C. Pemakaian fasilitas atau layanan
  • D. Biaya relevan
Jawaban: C
Alokasi biaya tidak langsung ke departemen penghasil pendapatan sebaiknya menggunakan basis alokasi yang mencerminkan konsumsi sumber daya, seperti pemakaian fasilitas atau persentase pendapatan.
74.

Hotel Kosmopolitan menghitung total biaya operasional yang langsung timbul dari penyediaan kamar yang berhasil disewakan, termasuk amenities, biaya kebersihan kamar, dan komisi online travel agent. Total ini dikenal sebagai…

  • A. Biaya overhead hotel
  • B. Biaya kamar terjual
  • C. Biaya administrasi
  • D. Biaya periode
Jawaban: B
Biaya kamar terjual adalah akumulasi biaya operasional langsung yang timbul dari penyediaan kamar yang berhasil disewakan, termasuk perlengkapan tamu dan komisi.
75.

Hotel Nirmala mengalokasikan biaya listrik ke Departemen Kamar sebesar 60% dan Departemen Restoran sebesar 40% berdasarkan jam penggunaan. Aktivitas ini merupakan contoh…

  • A. Alokasi biaya departemen
  • B. Penentuan harga jual
  • C. Perhitungan biaya variabel
  • D. Pengendalian biaya tetap
Jawaban: A
Alokasi biaya departemen mendistribusikan biaya tidak langsung ke departemen penghasil pendapatan menggunakan basis alokasi yang relevan, seperti pemakaian fasilitas.
76.

Bar Hotel Lentera mencatat biaya minuman yang digunakan untuk membuat koktail dan biaya bartender sebagai bagian dari…

  • A. Harga pokok penjualan jasa
  • B. Biaya overhead
  • C. Biaya pemasaran
  • D. Biaya administrasi
Jawaban: A
Harga pokok penjualan jasa mencakup biaya langsung yang dikonsumsi dalam memberikan layanan, termasuk bahan baku minuman dan tenaga kerja langsung penyaji.
77.

Hotel Arimbi menyajikan data berikut: pendapatan kamar Rp 500.000.000, biaya variabel Rp 200.000.000, dan biaya tetap Rp 180.000.000. Margin kontribusi hotel tersebut adalah…

  • A. Rp 120.000.000
  • B. Rp 300.000.000
  • C. Rp 320.000.000
  • D. Rp 500.000.000
Jawaban: B
Margin kontribusi dihitung dari pendapatan dikurangi total biaya variabel: Rp 500.000.000 – Rp 200.000.000 = Rp 300.000.000. Biaya tetap tidak diperhitungkan dalam margin kontribusi.
78.

Hubungan antara biaya, volume aktivitas, dan laba dianalisis untuk memprediksi dampak perubahan tingkat hunian terhadap profit hotel. Analisis ini dikenal sebagai…

  • A. Analisis varians
  • B. Analisis biaya volume laba
  • C. Analisis alokasi biaya
  • D. Analisis diferensial
Jawaban: B
Analisis biaya volume laba (CVP) mengkaji hubungan antara biaya, volume aktivitas, dan laba untuk menguji dampak perubahan variabel-variabel tersebut terhadap profit.
79.

Hotel Mitra mencatat total penjualan Rp 800.000.000, biaya variabel Rp 480.000.000, dan biaya tetap Rp 200.000.000. Rasio margin kontribusi hotel tersebut adalah…

  • A. 25%
  • B. 60%
  • C. 40%
  • D. 75%
Jawaban: C
Rasio margin kontribusi = (penjualan – biaya variabel) / penjualan = (Rp 800.000.000 – Rp 480.000.000) / Rp 800.000.000 = Rp 320.000.000 / Rp 800.000.000 = 40%.
80.

Hotel Samudra memiliki komposisi biaya tetap yang sangat tinggi karena investasi gedung dan peralatan yang mahal. Kondisi ini menyebabkan perubahan kecil pada pendapatan berdampak besar pada laba. Karakteristik ini disebut…

  • A. Margin kontribusi tinggi
  • B. Titik impas rendah
  • C. Biaya variabel dominan
  • D. Leverage operasi tinggi
Jawaban: D
Leverage operasi mengukur sensitivitas laba terhadap perubahan penjualan. Semakin tinggi proporsi biaya tetap, semakin besar dampak perubahan penjualan terhadap laba.
81.

Restoran Hotel Dinar menyajikan data per porsi: harga jual Rp 85.000, biaya variabel Rp 51.000, dan margin kontribusi Rp 34.000. Jika biaya tetap restoran Rp 17.000.000 per bulan, jumlah porsi yang harus dijual untuk mencapai titik impas adalah…

  • A. 500 porsi
  • B. 334 porsi
  • C. 200 porsi
  • D. 1.000 porsi
Jawaban: A
BEP dalam unit = biaya tetap / margin kontribusi per unit = Rp 17.000.000 / Rp 34.000 = 500 porsi.
82.

Hotel Anugerah memiliki biaya tetap tahunan Rp 900.000.000, pendapatan kamar Rp 2.400.000.000, dan biaya variabel Rp 960.000.000. Manajemen ingin mengetahui seberapa sensitif laba terhadap fluktuasi pendapatan akibat porsi biaya tetap yang dominan. Ukuran yang tepat untuk mengevaluasi hal ini adalah…

  • A. leverage operasi
  • B. rasio margin kontribusi
  • C. margin kontribusi per unit
  • D. margin of safety
Jawaban: A
Leverage operasi mengukur kepekaan laba terhadap perubahan volume penjualan yang ditimbulkan oleh besarnya komposisi biaya tetap dalam struktur biaya perusahaan. Hotel dengan biaya tetap tinggi akan mengalami perubahan laba yang lebih besar saat pendapatan berfluktuasi.
83.

Titik impas tercapai ketika total pendapatan setara dengan total biaya sehingga perusahaan tidak mengalami laba maupun rugi. Kondisi ini terjadi pada saat…

  • A. pendapatan penjualan sama dengan biaya variabel total
  • B. margin kontribusi total sama dengan biaya tetap total
  • C. laba kotor sama dengan beban operasi
  • D. margin kontribusi per unit sama dengan harga jual per unit
Jawaban: B
Pada titik impas, laba bersih sama dengan nol sehingga total pendapatan dikurangi total biaya variabel (margin kontribusi total) harus tepat sama dengan total biaya tetap. Saat margin kontribusi total menyamai biaya tetap total, seluruh biaya tertutupi tanpa menyisakan laba.
84.

Restoran Hotel Mentari memiliki biaya tetap bulanan Rp 30.000.000. Harga jual rata-rata per porsi adalah Rp 75.000 dan biaya variabel per porsi Rp 45.000. Jumlah porsi yang harus dijual untuk mencapai target laba bulanan Rp 15.000.000 adalah…

  • A. 1.500 porsi
  • B. 1.000 porsi
  • C. 2.000 porsi
  • D. 500 porsi
Jawaban: A
Target penjualan dalam unit dihitung dengan rumus (Biaya Tetap + Target Laba) / (Harga Jual per Unit – Biaya Variabel per Unit). Margin kontribusi per porsi adalah Rp 75.000 – Rp 45.000 = Rp 30.000. Total yang harus ditutup adalah Rp 30.000.000 + Rp 15.000.000 = Rp 45.000.000. Maka unit yang diperlukan adalah Rp 45.000.000 / Rp 30.000 = 1.500 porsi.
85.

Hotel Bukit Asri menargetkan laba bulanan Rp 50.000.000. Biaya tetap bulanan Rp 120.000.000 dan rasio margin kontribusi 40 persen. Nilai penjualan yang harus dicapai hotel untuk merealisasikan target laba tersebut adalah…

  • A. Rp 425.000.000
  • B. Rp 350.000.000
  • C. Rp 300.000.000
  • D. Rp 475.000.000
Jawaban: A
Penjualan untuk target laba dihitung dari (biaya tetap + target laba) ÷ rasio margin kontribusi. Dengan biaya tetap Rp 120.000.000 dan target laba Rp 50.000.000, total yang harus ditutup adalah Rp 170.000.000. Dibagi 40 persen menghasilkan Rp 425.000.000.
86.

Hotel Lestari memiliki biaya tetap tahunan Rp 500.000.000. Pendapatan kamar per malam rata-rata Rp 800.000 dengan biaya variabel per malam Rp 300.000. Manajemen ingin mengetahui jumlah malam kamar yang harus terjual agar hotel tidak mengalami kerugian. Jumlah tersebut adalah…

  • A. 625 malam
  • B. 800 malam
  • C. 1.000 malam
  • D. 1.667 malam
Jawaban: C
Margin kontribusi per malam kamar adalah Rp 800.000 – Rp 300.000 = Rp 500.000. BEP dalam unit adalah Rp 500.000.000 ÷ Rp 500.000 = 1.000 malam kamar.
87.

Spa Hotel Nirwana menjual paket perawatan dengan margin kontribusi Rp 120.000 per paket. Biaya tetap bulanan spa tersebut Rp 24.000.000. Jika manajemen menaikkan target laba bulanan dari Rp 6.000.000 menjadi Rp 12.000.000, tambahan paket yang harus dijual per bulan adalah…

  • A. 25 paket
  • B. 100 paket
  • C. 50 paket
  • D. 150 paket
Jawaban: C
Paket untuk target laba awal = (Rp 24.000.000 + Rp 6.000.000) ÷ Rp 120.000 = 250 paket. Paket untuk target laba baru = (Rp 24.000.000 + Rp 12.000.000) ÷ Rp 120.000 = 300 paket. Selisihnya adalah 50 paket.
88.

Rencana keuangan kuantitatif formal yang menggambarkan target pendapatan, biaya, dan alokasi sumber daya untuk periode mendatang dalam industri perhotelan disebut…

  • A. laporan keuangan
  • B. anggaran
  • C. neraca saldo
  • D. kertas kerja
Jawaban: B
Anggaran merupakan rencana keuangan formal yang disusun secara kuantitatif untuk periode tertentu, mencakup proyeksi pendapatan, biaya, dan sumber daya sebagai dasar perencanaan serta pengendalian operasional.
89.

Hotel Cempaka tengah menyusun rencana keuangan tahunan yang mencakup seluruh aspek operasional, mulai dari pendapatan kamar, makanan dan minuman, hingga biaya administrasi. Rencana komprehensif yang mengintegrasikan seluruh anggaran departemen ini disebut…

  • A. anggaran operasional
  • B. anggaran modal
  • C. anggaran kas
  • D. anggaran induk
Jawaban: D
Anggaran induk merupakan rencana keuangan komprehensif yang mengintegrasikan seluruh anggaran operasional dan keuangan perusahaan selama periode anggaran. Anggaran ini menyatukan proyeksi dari semua departemen menjadi satu rencana utuh.
90.

Setelah anggaran tahunan Hotel Samudra disetujui, manajemen memantau realisasi bulanan dan menemukan bahwa biaya listrik aktual jauh melampaui jumlah yang dianggarkan. Kegiatan menganalisis penyimpangan ini dan merumuskan tindakan perbaikan merupakan bagian dari…

  • A. penyusunan anggaran
  • B. analisis varians belaka
  • C. penganggaran partisipatif
  • D. pengendalian anggaran
Jawaban: D
Pengendalian anggaran mencakup kegiatan memonitor pelaksanaan terhadap rencana anggaran, menganalisis selisih atau penyimpangan yang terjadi, serta menetapkan tindakan korektif agar tujuan tetap tercapai. Pemantauan biaya listrik dan tindak lanjut atas selisihnya adalah wujud pengendalian.
91.

Tahapan menyeluruh yang dimulai dari penyusunan, pengajuan, persetujuan, hingga implementasi anggaran sebagai alat perencanaan sekaligus pengendalian dikenal sebagai…

  • A. penganggaran
  • B. pengendalian internal
  • C. evaluasi kinerja
  • D. alokasi biaya
Jawaban: A
Penganggaran adalah proses menyeluruh penyusunan dan persetujuan anggaran yang berfungsi sebagai alat perencanaan serta pengendalian manajemen. Proses ini meliputi seluruh tahapan dari formulasi hingga implementasi anggaran.
92.

Mengapa anggaran berperan ganda sebagai alat perencanaan sekaligus alat pengendalian dalam industri perhotelan…

  • A. karena anggaran hanya memproyeksikan pendapatan
  • B. karena anggaran hanya disusun oleh departemen keuangan
  • C. karena anggaran menggantikan laporan keuangan
  • D. karena anggaran menetapkan target sekaligus menjadi tolok ukur evaluasi realisasi
Jawaban: D
Anggaran berfungsi sebagai rencana karena menetapkan target kuantitatif yang ingin dicapai, sekaligus sebagai alat pengendalian karena menjadi tolok ukur untuk membandingkan capaian aktual sehingga penyimpangan dapat dideteksi dan dikoreksi.
93.

Hotel Purnama menyusun proyeksi pendapatan untuk departemen kamar, restoran, spa, dan layanan binatu selama tahun 2025. Dokumen yang memuat proyeksi seluruh departemen penghasil pendapatan tersebut adalah…

  • A. anggaran operasional hotel
  • B. laporan laba rugi proforma
  • C. neraca proyeksi
  • D. anggaran tenaga kerja
Jawaban: A
Anggaran operasional hotel mencakup proyeksi pendapatan dari seluruh departemen penghasil pendapatan seperti kamar, makanan dan minuman, spa, dan departemen pendukung lainnya, beserta biaya operasi yang terkait.
94.

Pada akhir kuartal pertama, Hotel Bahana membandingkan pendapatan kamar aktual sebesar Rp 520.000.000 dengan anggaran Rp 500.000.000. Selisih Rp 20.000.000 yang terjadi disebut…

  • A. laba kotor
  • B. varians pendapatan
  • C. margin kontribusi
  • D. pendapatan diterima di muka
Jawaban: B
Varians pendapatan adalah selisih antara pendapatan aktual dan pendapatan yang dianggarkan. Selisih ini bisa disebabkan oleh perubahan harga jual atau perubahan volume hunian, dan menjadi dasar analisis kinerja.
95.

Hotel Kencana menetapkan anggaran harga jual rata-rata kamar Rp 700.000 per malam dengan volume hunian 800 malam. Realisasi menunjukkan harga jual aktual Rp 680.000 dan volume hunian 850 malam. Analisis yang memisahkan penyebab varians menjadi faktor harga dan faktor volume adalah inti dari…

  • A. alokasi biaya
  • B. penyusunan anggaran fleksibel
  • C. analisis varians
  • D. pengendalian kualitas
Jawaban: C
Analisis varians adalah perbandingan sistematis antara hasil aktual dan anggaran untuk mengidentifikasi penyebab penyimpangan. Dalam kasus ini, varians dapat dipisah menjadi varians harga dan varians volume agar manajemen tahu sumber selisihnya.
96.

Hotel Wijaya Kusuma telah menyetujui anggaran tahunan dan memulai pelaksanaannya pada Januari 2025. Setiap transaksi dicatat dan dilaporkan secara periodik untuk diperbandingkan dengan rencana anggaran. Proses pencatatan dan pelaporan aktual ini merupakan bagian dari…

  • A. penganggaran partisipatif
  • B. penyusunan anggaran induk
  • C. analisis selisih
  • D. realisasi anggaran
Jawaban: D
Realisasi anggaran adalah tahap pelaksanaan aktivitas yang disertai pencatatan hasil aktual untuk kemudian diperbandingkan dengan rencana yang tertuang dalam anggaran. Data aktual ini menjadi dasar evaluasi kinerja.
97.

Hotel Cendana membandingkan anggaran statis yang disusun pada awal tahun dengan realisasi. Manajer keuangan menyadari bahwa anggaran awal tidak memperhitungkan kenaikan harga bahan baku yang terjadi di tengah tahun. Untuk analisis yang lebih adil, hotel sebaiknya menggunakan anggaran yang disesuaikan dengan tingkat aktivitas aktual, yang disebut…

  • A. anggaran induk
  • B. anggaran fleksibel
  • C. anggaran modal
  • D. anggaran penjualan
Jawaban: B
Anggaran fleksibel disusun dengan menyesuaikan proyeksi biaya berdasarkan tingkat aktivitas aktual yang terjadi, bukan berdasarkan volume yang ditetapkan di awal tahun. Pendekatan ini memberikan perbandingan yang lebih adil saat kondisi operasi berubah.
98.

Hotel Seroja menganggarkan biaya tetap tahunan sebesar Rp600.000.000 dan rasio margin kontribusi 40% dari total pendapatan. Jika manajemen menargetkan laba bersih setelah pajak sebesar Rp180.000.000 dengan tarif pajak 25%, berapakah target pendapatan yang harus dicapai…

  • A. Rp1.950.000.000
  • B. Rp2.000.000.000
  • C. Rp2.100.000.000
  • D. Rp2.250.000.000
Jawaban: C
Laba sebelum pajak dihitung dengan membagi target laba bersih setelah pajak dengan (1 – tarif pajak), yaitu Rp180.000.000 / (1 – 0,25) = Rp240.000.000. Target pendapatan dihitung menggunakan rumus: (Biaya Tetap + Target Laba Sebelum Pajak) / Rasio Margin Kontribusi, sehingga (Rp600.000.000 + Rp240.000.000) / 40% = Rp2.100.000.000.
99.

Manajemen Hotel Sahara mempertimbangkan untuk mengganti sistem pemesanan manual dengan sistem digital yang memerlukan investasi awal Rp80.000.000 dan biaya pemeliharaan tahunan Rp12.000.000. Sistem ini diproyeksikan menghemat biaya tenaga kerja sebesar Rp35.000.000 per tahun. Dalam analisis biaya diferensial untuk pengambilan keputusan, bagaimana perlakuan terhadap biaya penyusutan gedung hotel yang sudah ada sebesar Rp100.000.000 per tahun…

  • A. Dimasukkan sebagai biaya relevan karena gedung tetap digunakan untuk operasional hotel secara keseluruhan
  • B. Diabaikan karena merupakan biaya tertanam yang tidak berbeda antar alternatif keputusan penggantian sistem
  • C. Dialokasikan secara proporsional sebagai biaya pendukung sistem baru karena gedung menaungi operasional sistem
  • D. Dikapitalisasi sebagai bagian dari investasi awal sistem digital untuk mencerminkan total biaya proyek
Jawaban: B
Dalam analisis biaya diferensial untuk pengambilan keputusan, hanya biaya yang berbeda di antara alternatif yang dianggap relevan. Biaya penyusutan gedung hotel merupakan biaya tertanam yang akan tetap terjadi tanpa memandang apakah hotel menggunakan sistem manual atau digital. Karena jumlahnya tidak berubah akibat keputusan tersebut, biaya ini bersifat tidak relevan dan harus diabaikan dalam analisis.
100.

Hotel Lestari memiliki tiga departemen utama: Kamar, Restoran, dan Spa. Biaya depresiasi gedung hotel yang tidak dapat ditelusuri langsung ke salah satu departemen diklasifikasikan sebagai…

  • A. Biaya langsung masing-masing departemen
  • B. Biaya variabel berdasarkan luas ruangan
  • C. Biaya bersama yang harus dialokasikan
  • D. Biaya periode yang langsung dibebankan ke laba rugi
Jawaban: C
Biaya depresiasi gedung hotel yang digunakan bersama oleh beberapa departemen dan tidak dapat ditelusuri secara langsung ke satu departemen tertentu merupakan contoh biaya bersama (common cost). Biaya ini harus dialokasikan ke masing-masing departemen yang memanfaatkannya menggunakan dasar alokasi yang wajar, seperti luas area yang digunakan. Biaya ini bukan biaya langsung karena tidak dapat diidentifikasi secara spesifik pada satu departemen, bukan biaya variabel karena tidak berubah seiring volume aktivitas dalam jangka pendek, dan bukan biaya periode karena terkait dengan aset yang memberikan manfaat lintas departemen.

Analisis biaya di UAS suka jadi batu sandungan. Kelihatannya rumit, padahal cuma soal klasifikasi. BEP sering muncul dengan soal cerita panjang. Jangan panik dulu. Baca kasusnya pelan-pelan. Salah hitung alokasi biaya bisa bikin seluruh jawaban meleset.

SPAR4207 Akuntansi Pariwisata itu campuran UTM dan UO yang saling mengisi. Jurnal penyesuaian muncul dari UTM, lalu UO minta analisis dampaknya ke laporan keuangan. Modul 7 tentang harga pokok juga rawan jebakan. Udah lancar di sini? Coba cek soal UT SPAR4311 Perencanaan Pariwisata kalau mau ganti suasana.

Bagikan

error: Content is protected !!