Soalut.com gratis berkat dukungan kamu. Bantu kami tetap online.

Donasi sekarang

Soal UAS UT SPKN4301 Kriminologi dan Kenakalan Remaja di Era Globalisasi Beserta Kunci Jawaban

Soal UAS UT SPKN4301 Kriminologi dan Kenakalan Remaja di Era Globalisasi Beserta Kunci Jawaban
Soal UT SPKN4301 Kriminologi dan Kenakalan Remaja di Era Globalisasi

Mata kuliah SPKN4301 Kriminologi dan Kenakalan Remaja di Era Globalisasi menjadi salah satu yang wajib dikuasai secara mendalam. Lebih dari sekadar nilai, mata kuliah ini membentuk cara pandang mahasiswa tentang kehidupan berbangsa, memupuk rasa cinta tanah air, dan mendorong pola pikir kritis yang integral.

Berlatih mengerjakan Soal UAS UT SPKN4301 Kriminologi dan Kenakalan Remaja di Era Globalisasi bukan hanya soal menghafal, melainkan melatih kepekaan terhadap pola soal. Bank Soal UT yang tersedia bisa menjadi teman belajar yang efektif untuk mengukur sejauh mana pemahaman kamu berkembang.

Soal Latihan UT ini hadir sebagai pendamping perjalanan belajar kamu menuju ujian. Dari gambaran materi hingga tips menghadapi Soal Ujian UT, semuanya akan kita bahas agar kamu bisa tampil percaya diri dan meraih hasil terbaik.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UAS UT SPKN4301 Kriminologi dan Kenakalan Remaja di Era Globalisasi

1.

Ontologi kriminologi membahas hakikat dasar dari…

  • A. Sistem hukum pidana nasional
  • B. Kejahatan sebagai fenomena sosial
  • C. Prosedur penangkapan pelaku kejahatan
  • D. Kebijakan rehabilitasi narapidana
B. Kejahatan sebagai fenomena sosial
2.

Teori yang menyatakan bahwa kejahatan merupakan hasil dari label yang diberikan masyarakat kepada individu disebut…

  • A. Teori Konflik
  • B. Teori Strain
  • C. Teori Kontrol Sosial
  • D. Teori Labeling
D. Teori Labeling
3.

Kriminologi sebagai ilmu pengetahuan bersifat multidisiplin karena…

  • A. Hanya menggunakan metode hukum dalam analisisnya
  • B. Melibatkan sosiologi, psikologi, biologi, dan ilmu lainnya
  • C. Terbatas pada kajian perilaku individu saja
  • D. Berfokus pada sistem peradilan pidana semata
B. Melibatkan sosiologi, psikologi, biologi, dan ilmu lainnya
4.

Macam kriminologi yang mempelajari sebab-sebab terjadinya kejahatan disebut…

  • A. Kriminologi Terapan
  • B. Kriminologi Klinis
  • C. Kriminologi Etiologis
  • D. Kriminologi Penal
C. Kriminologi Etiologis
5.

Salah satu ciri khas remaja nakal menurut kajian kriminologi adalah…

  • A. Memiliki prestasi akademik yang sangat tinggi
  • B. Sangat patuh terhadap norma sosial
  • C. Rendahnya kontrol diri dan kecenderungan impulsif
  • D. Aktif dalam kegiatan keagamaan
C. Rendahnya kontrol diri dan kecenderungan impulsif
6.

Faktor keluarga yang paling berpengaruh terhadap kenakalan remaja adalah…

  • A. Jumlah anggota keluarga yang besar
  • B. Pola asuh yang kurang tepat dan broken home
  • C. Tingkat pendidikan orang tua yang rendah
  • D. Lokasi tempat tinggal yang terpencil
B. Pola asuh yang kurang tepat dan broken home
7.

Bentuk kenakalan remaja yang tergolong tindak pidana antara lain adalah…

  • A. Membolos sekolah
  • B. Melawan omongan orang tua
  • C. Pencurian dan penganiayaan
  • D. Bergadang hingga larut malam
C. Pencurian dan penganiayaan
8.

Aspek sosial kenakalan remaja berkaitan erat dengan…

  • A. Faktor genetik dan biologis individu
  • B. Pengaruh teman sebaya dan lingkungan pergaulan
  • C. Kapasitas intelektual remaja
  • D. Tingkat hormon pertumbuhan
B. Pengaruh teman sebaya dan lingkungan pergaulan
9.

Masa remaja menurut psikologi perkembangan ditandai oleh…

  • A. Stabilitas emosi yang tinggi
  • B. Ketergantungan penuh kepada orang tua
  • C. Pencarian identitas diri dan krisis peran
  • D. Penurunan aktivitas sosial
C. Pencarian identitas diri dan krisis peran
10.

Permasalahan utama yang dihadapi remaja dalam masa perkembangannya adalah…

  • A. Tekanan akademik, pergaulan bebas, dan krisis identitas
  • B. Kelebihan waktu luang yang tidak terisi
  • C. Kurangnya akses terhadap teknologi
  • D. Minimnya fasilitas olahraga di sekolah
A. Tekanan akademik, pergaulan bebas, dan krisis identitas
11.

Ciri perkembangan kognitif remaja menurut Piaget berada pada tahap…

  • A. Sensorimotor
  • B. Praoperasional
  • C. Operasional Konkret
  • D. Operasional Formal
D. Operasional Formal
12.

Upaya pencegahan kenakalan remaja yang dilakukan pemerintah melalui jalur formal melibatkan…

  • A. Komunitas adat dan tokoh masyarakat
  • B. Lembaga keagamaan dan pesantren
  • C. Aparat penegak hukum dan lembaga peradilan
  • D. Organisasi kepemudaan independen
C. Aparat penegak hukum dan lembaga peradilan
13.

Pencegahan informal dalam menanggulangi kriminologi dilakukan melalui…

  • A. Penjatuhan sanksi pidana oleh pengadilan
  • B. Pembinaan oleh keluarga, sekolah, dan masyarakat
  • C. Program deradikalisasi oleh BNPT
  • D. Pengawasan CCTV di tempat umum
B. Pembinaan oleh keluarga, sekolah, dan masyarakat
14.

Kebijakan pemerintah dalam menanggulangi kriminalitas remaja yang bersifat preventif bertujuan untuk…

  • A. Menghukum pelaku kejahatan setimpal
  • B. Mencegah terjadinya kejahatan sebelum terjadi
  • C. Merehabilitasi pelaku yang sudah ditangkap
  • D. Mempercepat proses peradilan pidana anak
B. Mencegah terjadinya kejahatan sebelum terjadi
15.

Yang dimaksud kejahatan digital (cyber crime) adalah…

  • A. Kejahatan yang dilakukan menggunakan senjata api modern
  • B. Tindak pidana yang memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana atau sasaran
  • C. Pelanggaran lalu lintas yang direkam kamera elektronik
  • D. Penipuan yang dilakukan melalui surat konvensional
B. Tindak pidana yang memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana atau sasaran
16.

Karakteristik utama kejahatan digital yang membedakannya dari kejahatan konvensional adalah…

  • A. Pelakunya selalu merupakan sindikat terorganisir
  • B. Bersifat lintas batas wilayah dan sulit dilacak secara fisik
  • C. Hanya terjadi di negara maju
  • D. Korbannya selalu merupakan perusahaan besar
B. Bersifat lintas batas wilayah dan sulit dilacak secara fisik
17.

Perkembangan kejahatan digital di Indonesia dipicu oleh…

  • A. Menurunnya jumlah pengguna internet
  • B. Pesatnya penetrasi internet dan rendahnya literasi digital masyarakat
  • C. Berkurangnya patroli siber oleh kepolisian
  • D. Lemahnya sanksi pidana konvensional
B. Pesatnya penetrasi internet dan rendahnya literasi digital masyarakat
18.

Tinjauan yuridis terhadap kejahatan digital di Indonesia diatur dalam…

  • A. KUHP Pasal 362 tentang pencurian
  • B. UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
  • C. UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika
  • D. UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak
B. UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
19.

Komunitas hacker di Indonesia dapat dikategorikan menjadi…

  • A. Hacker baik dan hacker jahat saja
  • B. White hat, black hat, dan grey hat hacker
  • C. Hacker pemerintah dan hacker swasta
  • D. Hacker lokal dan hacker asing
B. White hat, black hat, dan grey hat hacker
20.

Contoh aktivitas yang dilakukan white hat hacker adalah…

  • A. Mencuri data pribadi pengguna untuk dijual
  • B. Menyebarkan virus ke sistem perbankan
  • C. Melakukan uji penetrasi sistem keamanan dengan izin pemilik
  • D. Meretas akun media sosial tokoh publik
C. Melakukan uji penetrasi sistem keamanan dengan izin pemilik
21.

Era globalisasi dalam konteks kriminologi diartikan sebagai…

  • A. Periode menurunnya angka kejahatan secara global
  • B. Masa berkembangnya konektivitas dunia yang turut memperluas jangkauan kejahatan
  • C. Zaman kemajuan teknologi yang menghapus kejahatan tradisional
  • D. Fase penyeragaman hukum pidana antarnegara
B. Masa berkembangnya konektivitas dunia yang turut memperluas jangkauan kejahatan
22.

Konsep globalisasi dalam perspektif sosial merujuk pada…

  • A. Penyatuan mata uang seluruh negara di dunia
  • B. Integrasi ekonomi pasar bebas semata
  • C. Proses saling ketergantungan antar masyarakat, budaya, dan negara secara global
  • D. Pembentukan pemerintahan dunia yang terpusat
C. Proses saling ketergantungan antar masyarakat, budaya, dan negara secara global
23.

Dampak negatif globalisasi terhadap kenakalan remaja Indonesia antara lain adalah…

  • A. Meningkatnya minat baca generasi muda
  • B. Masuknya budaya asing yang bertentangan dengan nilai lokal
  • C. Bertambahnya lapangan kerja bagi remaja putus sekolah
  • D. Meningkatnya partisipasi remaja dalam politik
B. Masuknya budaya asing yang bertentangan dengan nilai lokal
24.

Perkembangan globalisasi di Indonesia ditandai oleh hal berikut, kecuali…

  • A. Meningkatnya penggunaan media sosial
  • B. Terbukanya investasi asing di berbagai sektor
  • C. Penguatan isolasi budaya lokal dari pengaruh luar
  • D. Meningkatnya mobilitas penduduk antarnegara
C. Penguatan isolasi budaya lokal dari pengaruh luar
25.

Kebijakan pemerintah Indonesia dalam menghadapi arus globalisasi di bidang budaya dilakukan melalui…

  • A. Menutup akses internet bagi generasi muda
  • B. Pelestarian dan penguatan nilai budaya lokal sebagai filter
  • C. Melarang penggunaan media sosial asing
  • D. Membatasi wisatawan mancanegara masuk ke Indonesia
B. Pelestarian dan penguatan nilai budaya lokal sebagai filter
26.

Peran pendidikan dalam mengurangi dampak negatif globalisasi adalah…

  • A. Mengajarkan siswa untuk menolak semua pengaruh asing
  • B. Membatasi kurikulum hanya pada mata pelajaran lokal
  • C. Membangun karakter kritis dan kemampuan filtrasi informasi pada peserta didik
  • D. Mengurangi jam pelajaran teknologi informasi
C. Membangun karakter kritis dan kemampuan filtrasi informasi pada peserta didik
27.

Upaya pemerintah dalam pencegahan arus globalisasi yang merusak moral remaja meliputi…

  • A. Pemblokiran semua situs internet asing
  • B. Regulasi konten digital, penegakan hukum siber, dan penguatan pendidikan karakter
  • C. Penghapusan program pertukaran pelajar internasional
  • D. Pembatasan impor produk teknologi
B. Regulasi konten digital, penegakan hukum siber, dan penguatan pendidikan karakter
28.

Penanganan masalah tindakan kriminal remaja di tingkat internasional mengacu pada instrumen…

  • A. Konvensi Wina tentang Hubungan Diplomatik
  • B. Konvensi PBB tentang Hak-Hak Anak (UNCRC)
  • C. Protokol Kyoto tentang Perubahan Iklim
  • D. Deklarasi Universal HAM Pasal 10
B. Konvensi PBB tentang Hak-Hak Anak (UNCRC)
29.

Perbedaan penanganan kenakalan remaja di berbagai negara di dunia umumnya dipengaruhi oleh…

  • A. Ukuran wilayah dan jumlah penduduk negara tersebut
  • B. Sistem hukum, budaya, dan tingkat pembangunan masing-masing negara
  • C. Bahasa resmi yang digunakan
  • D. Posisi geografis negara di peta dunia
B. Sistem hukum, budaya, dan tingkat pembangunan masing-masing negara
30.

Pendekatan restorative justice dalam penanganan kenakalan remaja menekankan…

  • A. Hukuman yang seberat-beratnya untuk menimbulkan efek jera
  • B. Pemulihan hubungan antara pelaku, korban, dan masyarakat
  • C. Penahanan pelaku dalam lembaga pemasyarakatan
  • D. Deportasi remaja bermasalah ke luar negeri
B. Pemulihan hubungan antara pelaku, korban, dan masyarakat
31.

Teori Anomie yang dikembangkan oleh Robert Merton menjelaskan kejahatan sebagai akibat dari…

  • A. Kelainan genetik yang diturunkan dari orang tua
  • B. Pengaruh media massa yang tidak tersaring
  • C. Kesenjangan antara tujuan budaya dan sarana yang tersedia
  • D. Kegagalan sistem pendidikan formal
C. Kesenjangan antara tujuan budaya dan sarana yang tersedia
32.

Dalam kriminologi, pendekatan positivis memandang kejahatan sebagai…

  • A. Pilihan rasional yang dibuat pelaku secara sadar
  • B. Hasil konstruksi sosial oleh kelompok berkuasa
  • C. Gejala yang dapat dijelaskan secara ilmiah melalui faktor biologis dan sosial
  • D. Ekspresi kebebasan individu yang disalahartikan
C. Gejala yang dapat dijelaskan secara ilmiah melalui faktor biologis dan sosial
33.

Salah satu indikator bahwa seorang remaja mengalami krisis identitas menurut Erik Erikson adalah…

  • A. Mampu menetapkan tujuan hidup jangka panjang
  • B. Kebingungan peran dan ketidakmampuan membuat komitmen
  • C. Kemandirian penuh dari kelompok sebaya
  • D. Prestasi akademik yang menurun drastis
B. Kebingungan peran dan ketidakmampuan membuat komitmen
34.

Faktor ekonomi yang mendorong kenakalan remaja di perkotaan antara lain adalah…

  • A. Melimpahnya fasilitas rekreasi gratis
  • B. Kemiskinan dan kesenjangan sosial yang tajam
  • C. Tingginya biaya transportasi umum
  • D. Padatnya jadwal sekolah
B. Kemiskinan dan kesenjangan sosial yang tajam
35.

Peran teman sebaya (peer group) dalam kenakalan remaja bersifat…

  • A. Selalu negatif dan mendorong perilaku kriminal
  • B. Netral dan tidak berpengaruh pada perilaku remaja
  • C. Tergantung pada nilai dan norma yang berlaku dalam kelompok tersebut
  • D. Selalu positif karena meningkatkan solidaritas
C. Tergantung pada nilai dan norma yang berlaku dalam kelompok tersebut
36.

Phishing dalam kejahatan digital merupakan teknik yang digunakan untuk…

  • A. Menyebarkan konten pornografi secara massal
  • B. Membobol sistem keamanan server pemerintah
  • C. Menipu korban agar menyerahkan data pribadi atau kredensial akun
  • D. Mengunduh film secara ilegal
C. Menipu korban agar menyerahkan data pribadi atau kredensial akun
37.

Regulasi UU ITE di Indonesia sering menuai kritik karena…

  • A. Tidak mengatur sama sekali tentang kejahatan siber
  • B. Hukumannya terlalu ringan sehingga tidak efektif
  • C. Pasal-pasal karet yang berpotensi mengkriminalisasi kebebasan berekspresi
  • D. Hanya berlaku untuk warga negara asing
C. Pasal-pasal karet yang berpotensi mengkriminalisasi kebebasan berekspresi
38.

Upaya pemerintah Indonesia dalam menanggulangi kejahatan digital dilakukan melalui lembaga…

  • A. Komnas HAM dan Ombudsman
  • B. BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara) dan Direktorat Siber Polri
  • C. KPK dan BPK
  • D. PPATK dan OJK saja
B. BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara) dan Direktorat Siber Polri
39.

Konsep “kejahatan tanpa korban” (victimless crime) dalam kriminologi mengacu pada…

  • A. Kejahatan yang pelakunya tidak tertangkap
  • B. Tindakan yang dianggap melanggar hukum namun tidak merugikan pihak lain secara langsung
  • C. Kejahatan yang dilakukan secara diam-diam tanpa saksi
  • D. Tindak pidana yang korbannya menolak melapor
B. Tindakan yang dianggap melanggar hukum namun tidak merugikan pihak lain secara langsung
40.

Dalam teori kontrol sosial, remaja tidak melakukan kenakalan karena…

  • A. Takut tertangkap aparat kepolisian
  • B. Tidak memiliki kemampuan fisik untuk melakukannya
  • C. Adanya ikatan sosial yang kuat dengan keluarga, sekolah, dan norma masyarakat
  • D. Lingkungan tempat tinggal yang selalu diawasi CCTV
C. Adanya ikatan sosial yang kuat dengan keluarga, sekolah, dan norma masyarakat
41.

Radikalisme berbasis digital yang menyasar remaja merupakan contoh kejahatan digital yang tergolong dalam…

  • A. Kejahatan kerah putih
  • B. Kejahatan terorganisir lintas negara
  • C. Kejahatan konvensional yang didigitalisasi
  • D. Kejahatan terhadap ideologi dan keamanan negara
D. Kejahatan terhadap ideologi dan keamanan negara
42.

Salah satu bentuk perlindungan hukum bagi anak yang berhadapan dengan hukum di Indonesia diatur dalam…

  • A. UU No. 8 Tahun 1981 tentang KUHAP
  • B. UU No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak
  • C. PP No. 99 Tahun 2012 tentang Remisi
  • D. UU No. 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan
B. UU No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak
43.

Diversi dalam sistem peradilan pidana anak bertujuan untuk…

  • A. Mempercepat proses persidangan anak
  • B. Mengalihkan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan formal ke jalur non-formal
  • C. Memperketat pengawasan anak di lembaga pemasyarakatan
  • D. Memberikan hukuman alternatif berupa denda finansial
B. Mengalihkan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan formal ke jalur non-formal
44.

Pendekatan kriminologi kritis memandang kejahatan sebagai…

  • A. Penyakit sosial yang dapat disembuhkan melalui terapi
  • B. Hasil dari ketidakseimbangan kekuasaan dan struktur sosial yang tidak adil
  • C. Perilaku bawaan yang berakar pada faktor genetik
  • D. Ekspresi normal dari perkembangan psikologis individu
B. Hasil dari ketidakseimbangan kekuasaan dan struktur sosial yang tidak adil
45.

Perkembangan globalisasi yang paling berpengaruh terhadap pola kejahatan di Indonesia adalah…

  • A. Peningkatan jumlah wisatawan mancanegara
  • B. Liberalisasi perdagangan barang dan jasa
  • C. Revolusi teknologi informasi dan komunikasi yang memperluas modus operandi kejahatan
  • D. Meningkatnya jumlah TKI yang bekerja di luar negeri
C. Revolusi teknologi informasi dan komunikasi yang memperluas modus operandi kejahatan
46.

Bullying siber (cyber bullying) yang dilakukan remaja tergolong dalam bentuk…

  • A. Kenakalan ringan yang tidak perlu ditangani secara hukum
  • B. Kejahatan digital yang dapat merusak kesehatan mental korban
  • C. Ekspresi normal pergaulan remaja masa kini
  • D. Tindakan yang sepenuhnya dilindungi oleh kebebasan berpendapat
B. Kejahatan digital yang dapat merusak kesehatan mental korban
47.

Dalam menangani kenakalan remaja, pendekatan yang mengutamakan pemulihan dan bukan pembalasan disebut…

  • A. Pendekatan Retributif
  • B. Pendekatan Deterrence
  • C. Pendekatan Inkapasitasi
  • D. Pendekatan Restoratif
D. Pendekatan Restoratif
48.

Tindakan kriminal remaja di dunia yang paling banyak dilaporkan secara global adalah…

  • A. Kejahatan terkait narkoba, pencurian, dan kekerasan antarpribadi
  • B. Kejahatan lingkungan hidup dan perambahan hutan
  • C. Pelanggaran hak kekayaan intelektual
  • D. Pembajakan kapal laut di perairan internasional
A. Kejahatan terkait narkoba, pencurian, dan kekerasan antarpribadi
49.

Lembaga yang berwenang memberikan pembinaan bagi anak yang berkonflik dengan hukum di Indonesia adalah…

  • A. Rumah Sakit Jiwa Nasional
  • B. Kepolisian Resor setempat
  • C. Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA)
  • D. Dinas Sosial Kabupaten/Kota
C. Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA)
50.

Kesimpulan utama yang dapat diambil dari kajian kriminologi dan kenakalan remaja di era globalisasi adalah…

  • A. Globalisasi hanya memberi dampak positif bagi perkembangan remaja Indonesia
  • B. Kenakalan remaja merupakan masalah tunggal yang cukup ditangani oleh aparat hukum
  • C. Penanganan kenakalan remaja memerlukan pendekatan holistik yang melibatkan keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat
  • D. Teknologi digital tidak memiliki kaitan signifikan dengan pola kejahatan remaja modern
C. Penanganan kenakalan remaja memerlukan pendekatan holistik yang melibatkan keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat

Mengerjakan Soal UAS UT SPKN4301 Kriminologi dan Kenakalan Remaja di Era Globalisasi secara rutin terbukti mampu mempertajam pemahaman sekaligus melatih kecepatan berpikir. Kisi-kisi Soal UT yang kamu pelajari akan terasa jauh lebih bermakna saat dipadukan dengan latihan soal yang konsisten setiap harinya.

Setiap langkah belajar yang kamu ambil hari ini adalah investasi nyata untuk masa depan. Percayai prosesnya, jaga konsistensinya, dan hadapi Soal UAS UT dengan keyakinan penuh bahwa usahamu akan membuahkan hasil yang membanggakan.

Bagikan:

error: Content is protected !!