Soal UAS UT PAUD4208 Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus
Salah satu mata kuliah yang kerap menjadi perhatian adalah PAUD4208 Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus. Lebih dari sekadar mata kuliah wajib, PAUD4208 hadir sebagai jembatan antara teori pendidikan dan praktik nyata di lapangan.
Di sinilah peran Soal UAS UT PAUD4208 Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus menjadi sangat strategis. Berlatih dengan Bank Soal UT bukan hanya tentang menghafal jawaban, melainkan melatih kepekaan dalam membaca soal, memahami konteks pertanyaan, baik untuk format Ujian Tatap Muka (UTM), Ujian Online (UO), maupun Take Home Exam (THE).
Lewat kumpulan Kisi-kisi Soal UT yang tersedia, artikel ini hadir sebagai teman belajar yang menemani persiapan Anda. Tidak hanya gambaran materi, di sini Anda juga akan menemukan pendekatan praktis agar setiap sesi belajar terasa lebih terarah dan percaya diri menghadapi Soal Ujian UT.
Soal UAS UT PAUD4208 Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus
1.
Anak yang mengalami perkembangan nonnormatif adalah anak yang perkembangannya…
A. Sesuai dengan tahapan usia yang berlaku umum
B. Lebih cepat dari anak seusianya di semua aspek
C. Menyimpang dari pola perkembangan yang dianggap normal atau rata-rata
D. Mengalami keterlambatan hanya dalam aspek motorik
C. Menyimpang dari pola perkembangan yang dianggap normal atau rata-rata
2.
Faktor internal yang dapat memengaruhi perkembangan nonnormatif pada anak adalah…
A. Pola asuh orang tua yang tidak konsisten
B. Kondisi genetik dan biologis bawaan anak
C. Lingkungan sosial yang tidak mendukung
D. Kurangnya stimulasi dari guru di sekolah
B. Kondisi genetik dan biologis bawaan anak
3.
Penanganan anak dengan Cerebral Palsy bertujuan terutama untuk…
A. Menyembuhkan kerusakan pada otak secara permanen
B. Meningkatkan fungsi gerak dan kemampuan adaptasi sehari-hari
C. Menghilangkan semua gejala motorik yang dialami anak
D. Menormalkan kecepatan perkembangan kognitif anak
B. Meningkatkan fungsi gerak dan kemampuan adaptasi sehari-hari
4.
Anak yang rentan sakit dalam konteks gangguan fisik perlu mendapat perhatian khusus karena…
A. Sakitnya bersifat menular kepada teman-teman di kelas
B. Kondisi kesehatannya dapat menghambat proses belajar dan tumbuh kembang
C. Mereka selalu memerlukan sekolah khusus yang terpisah
D. Kemampuan akademiknya selalu di bawah rata-rata
B. Kondisi kesehatannya dapat menghambat proses belajar dan tumbuh kembang
5.
Gangguan pendengaran pada anak dapat diidentifikasi secara dini melalui…
A. Observasi respons anak terhadap rangsang suara di lingkungan sekitar
B. Pemeriksaan dokter gigi secara rutin
C. Tes kemampuan berbicara saat anak berusia 5 tahun
D. Penilaian kemampuan membaca permulaan
A. Observasi respons anak terhadap rangsang suara di lingkungan sekitar
6.
Anak dengan gangguan penglihatan berat memerlukan layanan pembelajaran yang mengutamakan…
A. Materi visual berbasis gambar berwarna cerah
B. Optimalisasi indera pendengaran dan perabaan sebagai media belajar
C. Penempatan di kelas dengan pencahayaan yang sangat terang
D. Pengurangan jam belajar secara signifikan
B. Optimalisasi indera pendengaran dan perabaan sebagai media belajar
7.
Salah satu karakteristik khas anak dengan gangguan autism spectrum disorder (ASD) adalah…
A. Kemampuan berbicara yang sangat baik namun tidak mampu menulis
B. Gangguan interaksi sosial dan komunikasi serta perilaku repetitif
C. Kecerdasan yang selalu berada di bawah rata-rata
D. Gangguan motorik kasar yang parah sejak lahir
B. Gangguan interaksi sosial dan komunikasi serta perilaku repetitif
8.
Penanganan anak dengan gangguan autism yang paling dianjurkan adalah pendekatan yang bersifat…
A. Medis semata dengan pemberian obat penenang
B. Isolasi total dari lingkungan sosial
C. Terpadu, melibatkan terapi perilaku, komunikasi, dan dukungan keluarga
D. Hanya mengutamakan keterampilan akademik
C. Terpadu, melibatkan terapi perilaku, komunikasi, dan dukungan keluarga
9.
Karakteristik anak dengan gangguan autisme yang membedakannya dari gangguan perkembangan lain adalah…
A. Adanya gangguan berjalan dan koordinasi motorik halus
B. Kesulitan bermain imajinatif dan mempertahankan kontak mata
C. Kemampuan mengingat angka yang sangat buruk
D. Sering menangis tanpa sebab yang jelas
B. Kesulitan bermain imajinatif dan mempertahankan kontak mata
10.
Anak penyandang ADD (Attention Deficit Disorder) berbeda dengan ADHD karena…
A. ADD tidak memerlukan penanganan khusus
B. ADD disertai dengan gangguan penglihatan
C. ADD tidak menunjukkan gejala hiperaktivitas yang menonjol
D. ADD hanya terjadi pada anak perempuan
C. ADD tidak menunjukkan gejala hiperaktivitas yang menonjol
11.
Anak penyandang ODD (Oppositional Defiant Disorder) umumnya menunjukkan perilaku…
A. Menarik diri dari lingkungan sosial secara ekstrem
B. Sering menantang otoritas, mudah marah, dan sering berargumen dengan orang dewasa
C. Tidak mampu berkomunikasi secara verbal
D. Mengulang-ulang gerakan tubuh tanpa tujuan
B. Sering menantang otoritas, mudah marah, dan sering berargumen dengan orang dewasa
12.
Anak penyandang Intellectual Disability (ID) diidentifikasi berdasarkan…
A. Rendahnya fungsi intelektual dan keterbatasan perilaku adaptif
B. Gangguan emosi yang berat sejak usia dini
C. Ketidakmampuan berbicara sama sekali
D. Adanya cacat fisik yang terlihat secara kasat mata
A. Rendahnya fungsi intelektual dan keterbatasan perilaku adaptif
13.
Down Syndrome (DS) terjadi akibat…
A. Kekurangan gizi ibu selama trimester pertama kehamilan
B. Adanya salinan ekstra kromosom 21 (trisomi 21)
C. Infeksi virus yang menyerang otak bayi saat lahir
D. Kerusakan saraf akibat trauma kelahiran
B. Adanya salinan ekstra kromosom 21 (trisomi 21)
14.
Anak dengan gangguan bahasa ekspresif mengalami kesulitan terutama dalam…
A. Memahami instruksi lisan yang diberikan orang dewasa
B. Mengungkapkan pikiran dan perasaan melalui bahasa lisan
C. Membedakan bunyi-bunyi yang berbeda dalam kata
D. Membaca teks tertulis secara mandiri
B. Mengungkapkan pikiran dan perasaan melalui bahasa lisan
15.
Gagap (stuttering) pada anak merupakan gangguan dalam aspek…
A. Pemahaman bahasa reseptif
B. Kemampuan menulis kata dan kalimat
C. Kelancaran dan ritme produksi ucapan
D. Pengenalan simbol dan huruf abjad
C. Kelancaran dan ritme produksi ucapan
16.
Gangguan kecemasan pada anak ditandai dengan…
A. Perilaku agresif yang muncul tiba-tiba tanpa provokasi
B. Rasa takut berlebihan yang tidak sebanding dengan situasi nyata dan mengganggu fungsi sehari-hari
C. Ketidakmampuan memahami peraturan sosial di sekolah
D. Penurunan kemampuan motorik halus secara bertahap
B. Rasa takut berlebihan yang tidak sebanding dengan situasi nyata dan mengganggu fungsi sehari-hari
17.
Separation Anxiety Disorder pada anak ditandai dengan…
A. Ketakutan ekstrem terhadap hewan atau benda tertentu
B. Ketakutan berlebihan akan perpisahan dari figur lekat, seperti orang tua
C. Penolakan total untuk berbicara di lingkungan manapun
D. Kebiasaan menyendiri dan menghindari semua aktivitas fisik
B. Ketakutan berlebihan akan perpisahan dari figur lekat, seperti orang tua
18.
Fobia pada anak merupakan jenis gangguan kecemasan yang ditandai dengan…
A. Ketakutan irasional dan menetap terhadap objek atau situasi tertentu
B. Perilaku berulang yang tidak dapat dihentikan
C. Gangguan tidur yang disertai mimpi buruk setiap malam
D. Ketidakmampuan mengenali wajah orang-orang terdekat
A. Ketakutan irasional dan menetap terhadap objek atau situasi tertentu
19.
Anak dengan masalah tidur kronis berisiko mengalami dampak berupa…
A. Peningkatan berat badan secara drastis
B. Gangguan konsentrasi, mudah rewel, dan keterlambatan perkembangan
C. Penurunan nafsu makan secara permanen
D. Gangguan pendengaran akibat kelelahan
B. Gangguan konsentrasi, mudah rewel, dan keterlambatan perkembangan
20.
Masalah pembuangan (eliminasi) yang tidak pada tempatnya pada anak termasuk kategori…
A. Gangguan bahasa
B. Gangguan panca indera
C. Gangguan rutinitas harian
D. Gangguan fisik bawaan
C. Gangguan rutinitas harian
21.
Gangguan attachment (kelekatan) pada anak terjadi akibat…
A. Tingkat kecerdasan anak yang berada di bawah rata-rata
B. Kurangnya atau terputusnya hubungan emosional yang aman dengan pengasuh utama
C. Paparan terlalu lama terhadap media elektronik
D. Gangguan nutrisi pada periode pra-natal
B. Kurangnya atau terputusnya hubungan emosional yang aman dengan pengasuh utama
22.
Penanganan gangguan attachment yang efektif berfokus pada…
A. Menempatkan anak di panti asuhan dengan pengasuh berganti
B. Pemberian obat-obatan untuk menstabilkan emosi anak
C. Membangun kembali hubungan yang aman dan konsisten antara anak dan pengasuh
D. Menghindari interaksi fisik agar anak tidak terlalu tergantung
C. Membangun kembali hubungan yang aman dan konsisten antara anak dan pengasuh
23.
Yang dimaksud dengan maltreatment pada anak mencakup…
A. Hanya kekerasan fisik yang meninggalkan bekas luka
B. Segala bentuk perlakuan salah, termasuk kekerasan fisik, emosional, seksual, dan penelantaran
C. Hanya penelantaran kebutuhan gizi anak
D. Pemberian hukuman yang tidak sesuai usia
B. Segala bentuk perlakuan salah, termasuk kekerasan fisik, emosional, seksual, dan penelantaran
24.
Karakteristik perkembangan anak penyintas kekerasan yang perlu diperhatikan adalah…
A. Perkembangan fisik yang selalu lebih cepat dari teman seusia
B. Kemampuan akademik yang meningkat drastis sebagai bentuk kompensasi
C. Gangguan kepercayaan diri, penarikan diri sosial, dan gejala trauma
D. Tidak ada perubahan perilaku yang signifikan
C. Gangguan kepercayaan diri, penarikan diri sosial, dan gejala trauma
25.
Pendekatan kerja sama dalam penanganan anak nonnormatif menekankan pentingnya…
A. Menyerahkan seluruh tanggung jawab kepada tenaga medis
B. Kolaborasi antara orang tua, guru, ahli, dan lembaga terkait
C. Memisahkan anak dari lingkungan keluarga selama proses terapi
D. Hanya memberikan penanganan di dalam kelas reguler
B. Kolaborasi antara orang tua, guru, ahli, dan lembaga terkait
26.
Sekolah inklusi adalah model pendidikan yang…
A. Hanya diperuntukkan bagi anak berbakat dan cerdas istimewa
B. Menempatkan semua anak berkebutuhan khusus di kelas terpisah
C. Mengintegrasikan anak berkebutuhan khusus ke dalam kelas reguler dengan dukungan yang sesuai
D. Menggabungkan kurikulum vokasi dan akademik secara penuh
C. Mengintegrasikan anak berkebutuhan khusus ke dalam kelas reguler dengan dukungan yang sesuai
27.
Identifikasi dini anak dengan perkembangan nonnormatif penting dilakukan karena…
A. Memudahkan guru memberi nilai yang lebih rendah secara administratif
B. Intervensi lebih awal meningkatkan peluang perkembangan optimal
C. Orang tua perlu segera memindahkan anak ke SLB
D. Diagnosis dini menentukan sekolah yang harus dituju
B. Intervensi lebih awal meningkatkan peluang perkembangan optimal
28.
Model/bentuk kerja sama dalam penanganan anak nonnormatif yang melibatkan orang tua secara aktif disebut…
A. Model eksklusif berbasis klinik
B. Model partnership atau kemitraan keluarga-sekolah-profesional
C. Model delegasi penuh kepada tenaga ahli
D. Model isolasi terapeutik
B. Model partnership atau kemitraan keluarga-sekolah-profesional
29.
Anak dengan gangguan fisik seperti Cerebral Palsy paling sering mengalami hambatan dalam aspek…
A. Penglihatan dan pendengaran secara bersamaan
B. Kontrol gerakan dan koordinasi otot akibat kerusakan otak
C. Perkembangan bahasa reseptif secara eksklusif
D. Pemrosesan informasi visual-spasial
B. Kontrol gerakan dan koordinasi otot akibat kerusakan otak
30.
Anak dengan gangguan perilaku ODD berbeda dari anak yang sekadar “nakal” karena…
A. Anak ODD tidak pernah menunjukkan rasa menyesal
B. Perilaku oposisi pada ODD bersifat menetap, parah, dan mengganggu fungsi di berbagai konteks
C. Anak nakal selalu memiliki latar belakang keluarga bermasalah
D. ODD hanya didiagnosis pada anak usia sekolah dasar ke atas
B. Perilaku oposisi pada ODD bersifat menetap, parah, dan mengganggu fungsi di berbagai konteks
31.
Faktor risiko eksternal yang berkontribusi pada perkembangan nonnormatif anak antara lain adalah…
A. Mutasi genetik spontan yang tidak dapat dicegah
B. Kondisi prematuritas saat lahir
C. Kemiskinan, kekerasan dalam keluarga, dan kurangnya stimulasi lingkungan
D. Jenis kelamin anak laki-laki
C. Kemiskinan, kekerasan dalam keluarga, dan kurangnya stimulasi lingkungan
32.
Layanan pendidikan bagi anak dengan gangguan penglihatan total menggunakan sistem baca tulis…
A. Arial Bold dengan ukuran 36pt
B. Braille
C. Huruf kapital besar
D. Font berwarna kontras tinggi
B. Braille
33.
Anak dengan Down Syndrome umumnya menunjukkan ciri fisik khas, salah satunya adalah…
A. Tubuh sangat tinggi dan kurus
B. Wajah simetris sempurna dengan rahang menonjol
C. Lipatan epikantus pada sudut mata dan tonus otot yang rendah
D. Pertumbuhan gigi yang sangat cepat
C. Lipatan epikantus pada sudut mata dan tonus otot yang rendah
34.
Penanganan anak dengan masalah makan melibatkan pendekatan yang mempertimbangkan…
A. Hanya faktor gizi dan komposisi makanan
B. Aspek medis, perilaku, sensori, dan dinamika keluarga
C. Pemberian suplemen vitamin secara rutin tanpa intervensi lain
D. Jadwal makan yang sangat ketat tanpa fleksibilitas
B. Aspek medis, perilaku, sensori, dan dinamika keluarga
35.
Hakikat gangguan attachment dikategorikan berdasarkan pola…
A. Tingkat kecerdasan dan kemampuan verbal anak
B. Kualitas dan konsistensi respons pengasuh terhadap kebutuhan anak
C. Jumlah saudara kandung yang dimiliki anak
D. Urutan kelahiran dalam keluarga
B. Kualitas dan konsistensi respons pengasuh terhadap kebutuhan anak
36.
Tujuan utama program intervensi dini bagi anak dengan Intellectual Disability adalah…
A. Menyamakan kemampuan mereka dengan anak tanpa hambatan
B. Memaksimalkan potensi yang dimiliki dan meningkatkan kemandirian
C. Mempersiapkan anak masuk sekolah reguler tanpa dukungan tambahan
D. Menghilangkan seluruh hambatan intelektual melalui terapi kognitif
B. Memaksimalkan potensi yang dimiliki dan meningkatkan kemandirian
37.
Gangguan panca indera yang paling sering dikombinasikan dengan hambatan komunikasi pada anak adalah…
A. Gangguan penciuman
B. Gangguan pendengaran
C. Gangguan perasa/pengecap
D. Gangguan keseimbangan vestibular
B. Gangguan pendengaran
38.
Salah satu indikator anak mengalami fobia spesifik adalah…
A. Menghindari objek atau situasi tertentu meskipun tidak berbahaya secara nyata
B. Menunjukkan agresi fisik kepada teman sebaya
C. Tidak mampu duduk diam lebih dari 5 menit
D. Sering berbicara sendiri tanpa tujuan komunikasi
A. Menghindari objek atau situasi tertentu meskipun tidak berbahaya secara nyata
39.
Penanganan kekerasan pada anak (maltreatment) di sekolah melibatkan peran guru sebagai…
A. Satu-satunya pihak yang bertanggung jawab menangani trauma anak
B. Penegak hukum yang melakukan investigasi secara mandiri
C. Pihak yang melaporkan, memberikan rasa aman, dan berkoordinasi dengan pihak terkait
D. Pengambil keputusan tunggal tentang penempatan anak
C. Pihak yang melaporkan, memberikan rasa aman, dan berkoordinasi dengan pihak terkait
40.
Anak dengan gangguan bahasa ekspresif yang parah paling tepat ditangani melalui…
A. Pemberian tugas menulis yang intensif setiap hari
B. Terapi wicara dan bahasa yang dilakukan oleh speech-language pathologist
C. Hukuman jika tidak mau berbicara di kelas
D. Penempatan di kelas akselerasi
B. Terapi wicara dan bahasa yang dilakukan oleh speech-language pathologist
41.
Perbedaan antara ADD dan ADHD yang paling mendasar terletak pada…
A. Usia onset kemunculan gejala
B. Jenis kelamin yang terdampak
C. Ada atau tidaknya komponen hiperaktivitas-impulsivitas
D. Tingkat keparahan gangguan akademik yang ditimbulkan
C. Ada atau tidaknya komponen hiperaktivitas-impulsivitas
42.
Dalam pendekatan sekolah inklusi, peran guru pendidikan khusus (GPK) adalah…
A. Mengajar anak berkebutuhan khusus secara eksklusif di ruang terpisah
B. Berkolaborasi dengan guru kelas reguler untuk merancang dan melaksanakan akomodasi pembelajaran
C. Menggantikan peran orang tua dalam pengasuhan anak di sekolah
D. Menentukan diagnosis klinis anak berkebutuhan khusus
B. Berkolaborasi dengan guru kelas reguler untuk merancang dan melaksanakan akomodasi pembelajaran
43.
Anak dengan gangguan emosi yang mengalami kecemasan di sekolah sebaiknya mendapatkan…
A. Hukuman agar belajar mengatasi rasa takutnya sendiri
B. Lingkungan belajar yang aman, dapat diprediksi, dan dukungan emosional dari guru
C. Pemindahan ke sekolah baru agar dapat memulai dari awal
D. Pengabaian agar tidak menjadi terlalu bergantung kepada orang lain
B. Lingkungan belajar yang aman, dapat diprediksi, dan dukungan emosional dari guru
44.
Hakikat perkembangan nonnormatif mencakup pengertian bahwa penyimpangan perkembangan…
A. Selalu bersumber dari kesalahan pola asuh orang tua
B. Hanya terjadi pada anak dengan latar belakang ekonomi rendah
C. Dapat terjadi pada siapa saja dan dipengaruhi oleh banyak faktor kompleks
D. Merupakan kondisi yang pasti dapat disembuhkan sepenuhnya
C. Dapat terjadi pada siapa saja dan dipengaruhi oleh banyak faktor kompleks
45.
Anak dengan gangguan panca indera yang membutuhkan alat bantu dengar sebaiknya…
A. Duduk di barisan paling belakang agar tidak mengganggu teman lain
B. Mendapat tempat duduk di depan dan guru berbicara dengan jelas menghadap ke arah anak
C. Belajar secara eksklusif melalui media tertulis tanpa komunikasi lisan
D. Dibebaskan dari seluruh kegiatan diskusi kelompok
B. Mendapat tempat duduk di depan dan guru berbicara dengan jelas menghadap ke arah anak
46.
Penelantaran (neglect) sebagai bentuk maltreatment dapat berdampak pada anak berupa…
A. Peningkatan kreativitas sebagai mekanisme adaptasi
B. Gangguan perkembangan kognitif, emosi, dan sosial yang serius
C. Hiperaktivitas dan semangat belajar yang tinggi
D. Percepatan kematangan emosi dibandingkan teman sebaya
B. Gangguan perkembangan kognitif, emosi, dan sosial yang serius
47.
Anak dengan gangguan belajar (Learning Disability) mengalami kesulitan yang disebabkan oleh…
A. Malas dan kurangnya motivasi belajar
B. Tingkat kecerdasan yang jauh di bawah rata-rata
C. Gangguan pemrosesan informasi tertentu di otak, bukan karena kecerdasan rendah
D. Kurangnya perhatian orang tua terhadap pendidikan anak
C. Gangguan pemrosesan informasi tertentu di otak, bukan karena kecerdasan rendah
48.
Prinsip utama penanganan anak berkebutuhan khusus yang harus selalu dijunjung tinggi adalah…
A. Keseragaman metode untuk semua jenis gangguan
B. Penghormatan terhadap martabat, potensi, dan hak setiap anak
C. Percepatan waktu terapi agar segera seperti anak normal
D. Minimalisasi keterlibatan keluarga dalam proses penanganan
B. Penghormatan terhadap martabat, potensi, dan hak setiap anak
49.
Anak yang mengalami masalah tidur kronis akan berdampak negatif pada perkembangan karena…
A. Tidur tidak berhubungan dengan perkembangan otak anak
B. Tidur yang cukup dan berkualitas sangat penting untuk konsolidasi memori dan regulasi emosi
C. Masalah tidur hanya berdampak pada tinggi badan anak
D. Anak usia dini tidak memerlukan waktu tidur yang panjang
B. Tidur yang cukup dan berkualitas sangat penting untuk konsolidasi memori dan regulasi emosi
50.
Tujuan akhir dari semua bentuk penanganan anak berkebutuhan khusus adalah…
A. Menjadikan anak identik dengan perkembangan anak tanpa hambatan
B. Memaksimalkan potensi anak agar dapat berpartisipasi penuh dalam kehidupan bermasyarakat
C. Mengurangi beban biaya penanganan bagi keluarga
D. Memastikan anak menempuh pendidikan di sekolah luar biasa
B. Memaksimalkan potensi anak agar dapat berpartisipasi penuh dalam kehidupan bermasyarakat
Konsistensi dalam berlatih Soal UAS UT PAUD4208 Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus bukan hanya mempertajam ingatan, tetapi juga membangun ritme berpikir yang lebih tenang dan sistematis saat menghadapi ujian sesungguhnya.
Perjalanan mempersiapkan Soal Ujian UT memang membutuhkan kesabaran, namun setiap langkah kecil yang Anda ambil hari ini adalah investasi nyata untuk masa depan. Nilai yang baik bukan satu-satunya tujuan, yang lebih penting adalah bagaimana proses ini membentuk Anda menjadi pendidik yang lebih peka.