SATS4121 Metode Statistika I hadir sebagai salah satu mata kuliah yang menuntut lebih dari sekadar hafalan. Di balik deretan rumus dan tabel distribusi, tersimpan kemampuan berpikir kuantitatif yang kelak menjadi bekal berharga, bukan hanya untuk lulus ujian.
Maka, mengakrabi Soal UAS UT SATS4121 Metode Statistika I sejak jauh hari adalah langkah cerdas yang tidak bisa ditawar. Berlatih dengan soal latihan UT secara teratur membantu kamu mengenali pola berpikir yang diuji, sekaligus mengukur seberapa dalam pemahamanmu sebelum hari H tiba.
Lewat artikel ini, kami menghadirkan gambaran lengkap seputar materi ujian beserta tips persiapan yang praktis. Baik kamu yang akan menghadapi Ujian Tatap Muka (UTM), Ujian Online (UO), maupun Take Home Exam (THE).
Soal UAS UT SATS4121 Metode Statistika I
1.
Statistika deskriptif bertujuan untuk…
A. Menarik kesimpulan tentang populasi berdasarkan sampel
B. Menguji hipotesis tentang parameter populasi
C. Mengumpulkan, mengolah, dan menyajikan data agar mudah dipahami
D. Memprediksi nilai variabel di masa mendatang
C. Mengumpulkan, mengolah, dan menyajikan data agar mudah dipahami
2.
Skala pengukuran yang memiliki titik nol mutlak dan memungkinkan perbandingan rasio adalah…
A. Nominal
B. Ordinal
C. Interval
D. Rasio
D. Rasio
3.
Dalam distribusi frekuensi, modus kelas adalah…
A. Nilai tengah dari semua data
B. Kelas dengan frekuensi terbesar
C. Kelas yang membagi distribusi menjadi dua bagian sama besar
D. Kelas dengan nilai terkecil
B. Kelas dengan frekuensi terbesar
4.
Jika data: 4, 7, 7, 9, 10, maka median adalah…
A. 7
B. 8
C. 9
D. 7,4
A. 7
5.
Peluang suatu kejadian mustahil adalah…
A. 0,5
B. 1
C. Tidak terdefinisi
D. 0
D. 0
6.
Teorema Bayes digunakan untuk menghitung…
A. Nilai harapan suatu variabel acak
B. Peluang bersyarat dengan memperbarui informasi prior
C. Varians distribusi bersama
D. Korelasi antara dua variabel
B. Peluang bersyarat dengan memperbarui informasi prior
7.
Variabel acak diskrit adalah variabel yang…
A. Dapat mengambil semua nilai dalam suatu interval
B. Hanya dapat mengambil nilai-nilai yang dapat dihitung (countable)
C. Selalu berdistribusi normal
D. Tidak memiliki fungsi distribusi peluang
B. Hanya dapat mengambil nilai-nilai yang dapat dihitung (countable)
8.
Distribusi Binomial digunakan ketika…
A. Percobaan dilakukan tanpa pengembalian
B. Terdapat n percobaan independen dengan dua kemungkinan hasil dan peluang sukses tetap
C. Variabel mengikuti distribusi kontinu simetris
D. Jumlah kejadian dalam interval waktu tertentu diamati
B. Terdapat n percobaan independen dengan dua kemungkinan hasil dan peluang sukses tetap
9.
Nilai harapan (ekspektasi) dari variabel acak X dengan distribusi peluang P(X) dinyatakan sebagai…
A. E(X) = Σ X · P(X)
B. E(X) = Σ X² · P(X)
C. E(X) = √Var(X)
D. E(X) = max(X) – min(X)
A. E(X) = Σ X · P(X)
10.
Distribusi Normal ditandai oleh bentuk kurva yang…
A. Miring ke kanan
B. Miring ke kiri
C. Simetris berbentuk lonceng
D. Seragam dan datar
C. Simetris berbentuk lonceng
11.
Dalam Teorema Limit Pusat, distribusi rata-rata sampel mendekati distribusi normal jika…
A. Ukuran sampel n cukup besar (umumnya n ≥ 30)
B. Populasi berdistribusi normal
C. Sampel diambil dengan pengembalian
D. Varians populasi diketahui
A. Ukuran sampel n cukup besar (umumnya n ≥ 30)
12.
Interval kepercayaan 95% untuk rata-rata populasi berarti…
A. 95% data sampel berada dalam interval tersebut
B. Peluang rata-rata populasi berada di luar interval adalah 95%
C. Jika prosedur ini diulang berkali-kali, sekitar 95% interval yang terbentuk akan memuat rata-rata populasi
D. Rata-rata sampel sama dengan rata-rata populasi dengan peluang 95%
C. Jika prosedur ini diulang berkali-kali, sekitar 95% interval yang terbentuk akan memuat rata-rata populasi
13.
Hipotesis nol (H₀) dalam pengujian hipotesis adalah…
A. Hipotesis yang selalu diterima
B. Pernyataan awal yang diasumsikan benar dan akan diuji
C. Hipotesis alternatif yang ingin dibuktikan
D. Kesimpulan akhir penelitian
B. Pernyataan awal yang diasumsikan benar dan akan diuji
14.
Kesalahan Tipe I dalam pengujian hipotesis adalah…
A. Menerima H₀ yang benar
B. Menolak H₁ yang benar
C. Menolak H₀ yang sebenarnya benar
D. Menerima H₀ yang sebenarnya salah
C. Menolak H₀ yang sebenarnya benar
15.
Pada pengujian hipotesis dua populasi, uji yang tepat untuk membandingkan varians dua kelompok adalah…
A. Uji Z
B. Uji t
C. Uji F
D. Uji Chi-Kuadrat
C. Uji F
16.
Data yang diklasifikasikan berdasarkan kategori tanpa urutan tertentu menggunakan skala…
A. Rasio
B. Ordinal
C. Interval
D. Nominal
D. Nominal
17.
Notasi Σ dalam statistika digunakan untuk menyatakan…
A. Perkalian seluruh nilai data
B. Penjumlahan seluruh nilai data
C. Rata-rata populasi
D. Simpangan baku
B. Penjumlahan seluruh nilai data
18.
Histogram adalah penyajian data yang menggambarkan…
A. Hubungan antara dua variabel
B. Frekuensi kelas dalam distribusi frekuensi menggunakan batang
C. Nilai data yang disusun dari terkecil ke terbesar
D. Persentase tiap kategori dalam bentuk lingkaran
B. Frekuensi kelas dalam distribusi frekuensi menggunakan batang
19.
Ukuran penyebaran yang menyatakan akar kuadrat dari varians disebut…
A. Rentang (range)
B. Deviasi rata-rata
C. Simpangan baku (standar deviasi)
D. Koefisien variasi
C. Simpangan baku (standar deviasi)
20.
Dua kejadian A dan B dikatakan saling lepas (mutually exclusive) jika…
A. P(A ∩ B) = P(A) · P(B)
B. P(A ∩ B) = 0
C. P(A | B) = P(A)
D. P(A ∪ B) = 1
B. P(A ∩ B) = 0
21.
Rumus peluang bersyarat P(A|B) adalah…
A. P(A) + P(B)
B. P(A) · P(B)
C. P(A ∩ B) / P(B)
D. P(A ∪ B) – P(B)
C. P(A ∩ B) / P(B)
22.
Fungsi distribusi kumulatif F(x) untuk variabel acak diskrit didefinisikan sebagai…
A. F(x) = P(X = x)
B. F(x) = P(X > x)
C. F(x) = P(X ≤ x)
D. F(x) = 1 – P(X = x)
C. F(x) = P(X ≤ x)
23.
Distribusi Poisson cocok digunakan untuk memodelkan…
A. Jumlah sukses dalam n percobaan Bernoulli
B. Jumlah kejadian langka dalam suatu interval waktu atau ruang tertentu
C. Distribusi berat badan dalam populasi
D. Nilai rata-rata dari sampel besar
B. Jumlah kejadian langka dalam suatu interval waktu atau ruang tertentu
24.
Distribusi Hipergeometrik berbeda dari distribusi Binomial karena…
A. Percobaan dilakukan dengan pengembalian
B. Terdapat lebih dari dua kemungkinan hasil
C. Pengambilan dilakukan tanpa pengembalian dari populasi terbatas
D. Parameter p berubah-ubah setiap percobaan
C. Pengambilan dilakukan tanpa pengembalian dari populasi terbatas
25.
Luas total di bawah kurva distribusi normal standar adalah…
A. 0
B. 0,5
C. 2
D. 1
D. 1
26.
Pendekatan normal untuk distribusi Binomial valid jika…
A. n · p ≥ 5 dan n · (1–p) ≥ 5
B. n ≥ 10
C. p = 0,5
D. n · p < 5
A. n · p ≥ 5 dan n · (1–p) ≥ 5
27.
Distribusi Eksponensial sering digunakan untuk memodelkan…
A. Distribusi nilai rata-rata sampel
B. Waktu tunggu antar kejadian dalam proses Poisson
C. Proporsi keberhasilan dalam percobaan binomial
D. Distribusi data kategorik
B. Waktu tunggu antar kejadian dalam proses Poisson
28.
Distribusi sampling dari rata-rata sampel memiliki rata-rata sebesar…
A. σ/√n
B. μ/n
C. μ (sama dengan rata-rata populasi)
D. σ²/n
C. μ (sama dengan rata-rata populasi)
29.
Galat baku (standard error) dari rata-rata sampel adalah…
A. σ²
B. σ/√n
C. s · n
D. μ/σ
B. σ/√n
30.
Pendugaan titik (point estimation) memberikan…
A. Sebuah interval yang memuat parameter populasi
B. Satu nilai tunggal sebagai taksiran parameter populasi
C. Tingkat kepercayaan estimasi
D. Rentang nilai kemungkinan parameter
B. Satu nilai tunggal sebagai taksiran parameter populasi
31.
Penduga yang tidak bias (unbiased estimator) untuk varians populasi σ² menggunakan penyebut…
A. n
B. n + 1
C. n – 1
D. n – 2
C. n – 1
32.
Semakin besar ukuran sampel n, lebar interval kepercayaan untuk rata-rata akan…
A. Semakin lebar
B. Tetap sama
C. Semakin sempit
D. Tidak dapat diprediksi
C. Semakin sempit
33.
Pada pengujian hipotesis satu populasi untuk rata-rata dengan σ diketahui, statistik uji yang digunakan adalah…
A. Statistik t
B. Statistik F
C. Statistik Z
D. Statistik Chi-Kuadrat
C. Statistik Z
34.
Nilai p-value dalam pengujian hipotesis merupakan…
A. Peluang H₀ benar
B. Peluang mendapatkan statistik uji seekstrem atau lebih ekstrem dari yang diamati, jika H₀ benar
C. Tingkat signifikansi yang ditetapkan peneliti
D. Kekuatan uji (power of the test)
B. Peluang mendapatkan statistik uji seekstrem atau lebih ekstrem dari yang diamati, jika H₀ benar
35.
Jika p-value < α, maka keputusan yang diambil adalah…
A. Gagal menolak H₀
B. Menolak H₁
C. Menolak H₀
D. Menambah ukuran sampel
C. Menolak H₀
36.
Pada pengujian hipotesis dua populasi, uji t untuk dua sampel independen mensyaratkan…
A. Varians kedua populasi harus sama (atau diuji terlebih dahulu)
B. Kedua sampel diambil dari populasi yang sama
C. Ukuran sampel kedua kelompok harus identik
D. Data harus berskala nominal
A. Varians kedua populasi harus sama (atau diuji terlebih dahulu)
37.
Koefisien variasi (KV) berguna untuk…
A. Mengukur kemiringan distribusi data
B. Membandingkan variabilitas relatif antara dua kelompok data dengan satuan berbeda
C. Menghitung peluang kejadian gabungan
D. Menentukan median dari data berkelompok
B. Membandingkan variabilitas relatif antara dua kelompok data dengan satuan berbeda
38.
Dalam penyajian data, ogive adalah grafik yang menggambarkan…
A. Hubungan antara dua variabel kuantitatif
B. Distribusi frekuensi kumulatif
C. Frekuensi relatif tiap kelas dalam bentuk batang
D. Rata-rata bergerak dari suatu deret waktu
B. Distribusi frekuensi kumulatif
39.
Ukuran pemusatan yang paling tepat untuk data berskala nominal adalah…
A. Median
B. Rata-rata
C. Modus
D. Kuartil
C. Modus
40.
Dua kejadian A dan B dikatakan independen jika…
A. P(A ∩ B) = 0
B. P(A | B) = P(A)
C. P(A ∪ B) = 1
D. P(A) = P(B)
B. P(A | B) = P(A)
41.
Jika X ~ N(μ, σ²), maka variabel terstandardisasi Z = (X – μ)/σ berdistribusi…
A. Normal dengan rata-rata μ dan varians σ²
B. t dengan derajat bebas n–1
C. Normal standar dengan rata-rata 0 dan varians 1
D. Seragam antara 0 dan 1
C. Normal standar dengan rata-rata 0 dan varians 1
42.
Distribusi t (Student) digunakan untuk menduga rata-rata populasi ketika…
A. Varians populasi diketahui dan n besar
B. Varians populasi tidak diketahui dan ukuran sampel kecil
C. Data berskala nominal
D. Terdapat lebih dari dua populasi yang dibandingkan
B. Varians populasi tidak diketahui dan ukuran sampel kecil
43.
Dalam pengujian hipotesis untuk proporsi populasi, statistik uji menggunakan distribusi…
A. t
B. F
C. Chi-Kuadrat
D. Z
D. Z
44.
Rentang (range) sebagai ukuran penyebaran memiliki kelemahan utama yaitu…
A. Sulit dihitung untuk data berkelompok
B. Tidak mempertimbangkan semua nilai data, hanya nilai minimum dan maksimum
C. Tidak dapat digunakan untuk data kuantitatif
D. Selalu bernilai lebih besar dari varians
B. Tidak mempertimbangkan semua nilai data, hanya nilai minimum dan maksimum
45.
Pada distribusi peluang bersama dua variabel acak X dan Y, distribusi marjinal X diperoleh dengan…
A. Mengalikan P(X, Y) dengan P(Y)
B. Menjumlahkan P(X, Y) atas semua nilai Y
C. Membagi P(X, Y) dengan P(X)
D. Mencari akar dari P(X, Y)
B. Menjumlahkan P(X, Y) atas semua nilai Y
46.
Skala interval berbeda dari skala rasio karena…
A. Skala interval tidak memiliki urutan antar kategori
B. Skala interval tidak memiliki titik nol yang bermakna secara absolut
C. Skala interval tidak dapat digunakan untuk data kuantitatif
D. Skala interval hanya berlaku untuk data kategorik
B. Skala interval tidak memiliki titik nol yang bermakna secara absolut
47.
Dalam konsep peluang klasik (Laplace), peluang kejadian A dihitung sebagai…
A. Frekuensi relatif kejadian A dalam banyak percobaan
B. Jumlah kejadian A dibagi total kejadian yang mungkin, dengan asumsi tiap kejadian equally likely
C. Derajat keyakinan seseorang terhadap terjadinya A
D. Hasil kali peluang kejadian-kejadian pembentuk A
B. Jumlah kejadian A dibagi total kejadian yang mungkin, dengan asumsi tiap kejadian equally likely
48.
Pada pengujian hipotesis dua sisi (two-tailed test), daerah penolakan H₀ berada di…
A. Ekor kanan saja
B. Ekor kiri saja
C. Tengah distribusi
D. Kedua ekor distribusi (kiri dan kanan)
D. Kedua ekor distribusi (kiri dan kanan)
49.
Pendugaan selang (interval estimation) untuk proporsi populasi p menggunakan rumus…
A. p̂ ± Z_{α/2} · √(p̂(1–p̂)/n)
B. p̂ ± t_{α/2} · s/√n
C. p̂ ± Z_{α/2} · σ/n
D. p̂ ± Z_{α/2} · s²/n
A. p̂ ± Z_{α/2} · √(p̂(1–p̂)/n)
50.
Ukuran pemusatan yang tidak terpengaruh oleh nilai ekstrem (outlier) adalah…
A. Rata-rata hitung
B. Varians
C. Median
D. Simpangan baku
C. Median
Satu hal yang membedakan mahasiswa yang siap dengan yang sekadar hadir adalah kebiasaan berlatih soal ujian UT secara konsisten. Mengerjakan Soal UAS UT SATS4121 Metode Statistika I berulang kali bukan aktivitas monoton.
Pada akhirnya, semua kisi-kisi soal UT, semua malam yang kamu habiskan memelototi rumus, dan semua soal ujian UT yang kamu taklukkan satu per satu adalah bukti bahwa kamu serius. Nilai yang baik hanyalah salah satu hasilnya.