Soal UAS UT TPEN4408 Evaluasi Hasil Belajar dan Kunci Jawaban

Soal UAS UT TPEN4408 Evaluasi Hasil Belajar dan Kunci Jawaban
Soal UAS UT TPEN4408 Evaluasi Hasil Belajar

Di antara sekian banyak mata kuliah yang ada, TPEN4408 Evaluasi Hasil Belajar punya tempat tersendiri. Mata kuliah ini mengajak mahasiswa untuk berpikir lebih jauh dari sekadar mengejar angka di lembar hasil studi.

Karena itulah, membiasakan diri mengerjakan Soal UAS UT TPEN4408 Evaluasi Hasil Belajar jauh sebelum hari H adalah keputusan yang cerdas. Bukan untuk menghafal jawaban, melainkan untuk melatih kepekaan terhadap pola soal.

Artikel ini bukan sekadar kumpulan tips belajar yang itu-itu saja. Di sini, kamu akan diajak menelusuri ruang lingkup materi secara lebih cerdas, memahami apa yang benar-benar perlu diprioritaskan, dan menyusun strategi belajar yang efisien.

Soal UAS UT TPEN4408 Evaluasi Hasil Belajar

1.

Evaluasi dalam pembelajaran berfungsi untuk memberikan informasi tentang sejauh mana tujuan pembelajaran telah tercapai. Pernyataan ini menunjukkan bahwa evaluasi berperan sebagai…

  • A. Alat seleksi peserta didik
  • B. Sarana motivasi belajar
  • C. Dasar pengambilan keputusan pendidikan
  • D. Instrumen penyusunan kurikulum
C. Dasar pengambilan keputusan pendidikan
2.

Perbedaan mendasar antara pengukuran dan evaluasi dalam konteks pembelajaran adalah…

  • A. Pengukuran bersifat kualitatif, evaluasi bersifat kuantitatif
  • B. Pengukuran menghasilkan angka/data, evaluasi memberikan penilaian/makna atas data tersebut
  • C. Pengukuran dilakukan oleh guru, evaluasi dilakukan oleh lembaga
  • D. Pengukuran mencakup aspek afektif, evaluasi hanya kognitif
B. Pengukuran menghasilkan angka/data, evaluasi memberikan penilaian/makna atas data tersebut
3.

Prinsip evaluasi yang menyatakan bahwa alat evaluasi harus mampu mengukur apa yang seharusnya diukur disebut prinsip…

  • A. Reliabilitas
  • B. Objektivitas
  • C. Validitas
  • D. Kepraktisan
C. Validitas
4.

Evaluasi yang dilaksanakan pada akhir satu unit pembelajaran untuk menentukan nilai dan keberhasilan belajar peserta didik disebut evaluasi…

  • A. Diagnostik
  • B. Formatif
  • C. Penempatan
  • D. Sumatif
D. Sumatif
5.

Berikut ini yang bukan merupakan fungsi evaluasi pembelajaran adalah…

  • A. Fungsi selektif
  • B. Fungsi diagnostik
  • C. Fungsi administratif keuangan
  • D. Fungsi penempatan
C. Fungsi administratif keuangan
6.

Kedudukan evaluasi dalam sistem pembelajaran bersifat integral, artinya…

  • A. Evaluasi hanya dilakukan setelah pembelajaran selesai
  • B. Evaluasi tidak dapat dipisahkan dari proses perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran
  • C. Evaluasi merupakan tanggung jawab kepala sekolah
  • D. Evaluasi dilakukan secara terpisah dari kegiatan belajar mengajar
B. Evaluasi tidak dapat dipisahkan dari proses perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran
7.

Tujuan evaluasi pembelajaran yang berkaitan dengan pengelompokan peserta didik berdasarkan kemampuannya disebut tujuan…

  • A. Diagnostik
  • B. Formatif
  • C. Placement (penempatan)
  • D. Sumatif
C. Placement (penempatan)
8.

Prinsip evaluasi yang menuntut agar hasil evaluasi tidak dipengaruhi oleh subjektivitas penilai disebut prinsip…

  • A. Validitas
  • B. Objektivitas
  • C. Reliabilitas
  • D. Komprehensif
B. Objektivitas
9.

Pendekatan Penilaian Acuan Norma (PAN) menginterpretasikan hasil belajar peserta didik dengan cara…

  • A. Membandingkan dengan standar kompetensi yang ditetapkan
  • B. Membandingkan dengan skor rata-rata kelompok
  • C. Mengukur ketuntasan belajar minimal
  • D. Menilai berdasarkan portofolio peserta didik
B. Membandingkan dengan skor rata-rata kelompok
10.

Penilaian Acuan Patokan (PAP) cocok digunakan ketika tujuan evaluasi adalah untuk…

  • A. Menentukan peringkat peserta didik dalam kelas
  • B. Membandingkan prestasi antar sekolah
  • C. Menentukan apakah peserta didik telah menguasai kompetensi tertentu
  • D. Menyeleksi peserta didik terbaik untuk beasiswa
C. Menentukan apakah peserta didik telah menguasai kompetensi tertentu
11.

Jenis evaluasi yang bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar peserta didik guna memberikan tindakan perbaikan yang tepat adalah evaluasi…

  • A. Sumatif
  • B. Diagnostik
  • C. Normatif
  • D. Penempatan
B. Diagnostik
12.

Evaluasi formatif paling tepat digunakan untuk keperluan…

  • A. Menentukan nilai akhir semester
  • B. Memantau kemajuan belajar dan memperbaiki proses pembelajaran
  • C. Mengukur perbandingan antar peserta didik
  • D. Menentukan kelulusan peserta didik
B. Memantau kemajuan belajar dan memperbaiki proses pembelajaran
13.

Dalam prosedur pengembangan evaluasi hasil belajar, langkah pertama yang harus dilakukan adalah…

  • A. Menyusun kisi-kisi soal
  • B. Menetapkan tujuan evaluasi
  • C. Menulis butir soal
  • D. Melakukan uji coba instrumen
B. Menetapkan tujuan evaluasi
14.

Kisi-kisi soal dalam pengembangan instrumen evaluasi berfungsi sebagai…

  • A. Pedoman pemeriksaan hasil ujian
  • B. Acuan penulisan butir soal agar sesuai tujuan
  • C. Daftar nilai peserta didik
  • D. Rubrik penskoran
B. Acuan penulisan butir soal agar sesuai tujuan
15.

Prinsip-prinsip evaluasi hasil belajar yang baik mencakup hal di bawah ini, KECUALI…

  • A. Menyeluruh (komprehensif)
  • B. Berkesinambungan
  • C. Mengutamakan aspek kognitif saja
  • D. Objektif
C. Mengutamakan aspek kognitif saja
16.

Soal tes bentuk uraian (essay) memiliki keunggulan dibandingkan soal objektif, yaitu…

  • A. Lebih mudah dan cepat dalam pemeriksaan
  • B. Mampu mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi seperti analisis dan sintesis
  • C. Menghindari faktor keberuntungan dalam menjawab
  • D. Lebih representatif mencakup seluruh materi
B. Mampu mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi seperti analisis dan sintesis
17.

Kelemahan utama soal tes bentuk uraian adalah…

  • A. Tidak dapat mengukur kemampuan analisis
  • B. Pemeriksaannya mudah dipengaruhi subjektivitas penilai
  • C. Peserta didik tidak dapat mengekspresikan pendapatnya
  • D. Tidak cocok untuk mengukur hasil belajar kognitif
B. Pemeriksaannya mudah dipengaruhi subjektivitas penilai
18.

Tes objektif bentuk pilihan ganda memiliki keunggulan, yaitu…

  • A. Dapat mengukur kreativitas peserta didik secara mendalam
  • B. Mudah membuat pengecoh yang berkualitas
  • C. Cakupan materi yang diukur relatif lebih luas
  • D. Tidak memerlukan analisis butir soal
C. Cakupan materi yang diukur relatif lebih luas
19.

Dalam penulisan soal pilihan ganda yang baik, pengecoh (distraktor) seharusnya…

  • A. Terlihat jelas berbeda dari jawaban benar
  • B. Bersifat homogen dan masuk akal bagi peserta didik yang belum menguasai materi
  • C. Mengandung kata-kata yang mengarah pada jawaban benar
  • D. Dibuat sesederhana mungkin agar tidak membingungkan
B. Bersifat homogen dan masuk akal bagi peserta didik yang belum menguasai materi
20.

Tes lisan memiliki keunggulan spesifik dibandingkan tes tertulis, yaitu…

  • A. Lebih mudah mendokumentasikan hasilnya
  • B. Tidak memerlukan persiapan khusus
  • C. Dapat menilai proses berpikir dan reaksi spontan peserta didik secara langsung
  • D. Lebih efisien untuk jumlah peserta yang banyak
C. Dapat menilai proses berpikir dan reaksi spontan peserta didik secara langsung
21.

Instrumen penilaian hasil belajar afektif yang menggunakan pernyataan dengan skala respons bertingkat adalah…

  • A. Tes uraian
  • B. Skala Likert
  • C. Tes objektif
  • D. Portofolio
B. Skala Likert
22.

Teknik observasi dalam penilaian afektif memerlukan instrumen berupa…

  • A. Soal esai terstruktur
  • B. Pedoman wawancara terstandar
  • C. Lembar observasi atau checklist perilaku
  • D. Rubrik penilaian kognitif
C. Lembar observasi atau checklist perilaku
23.

Wawancara sebagai teknik penilaian afektif memiliki keunggulan dibandingkan angket, yaitu…

  • A. Lebih hemat waktu dan biaya
  • B. Data yang diperoleh lebih dalam dan dapat dikonfirmasi langsung
  • C. Lebih mudah mengolah dan menganalisis hasilnya
  • D. Tidak memerlukan keahlian khusus dari penilai
B. Data yang diperoleh lebih dalam dan dapat dikonfirmasi langsung
24.

Komponen sikap yang berkaitan dengan kecenderungan untuk bertindak terhadap suatu objek disebut komponen…

  • A. Kognitif
  • B. Afektif
  • C. Konatif (behavioral)
  • D. Evaluatif
C. Konatif (behavioral)
25.

Teknik pemberian penghargaan (reward) dalam pembelajaran bertujuan untuk…

  • A. Menghukum peserta didik yang berprestasi rendah
  • B. Membandingkan peserta didik satu dengan lainnya
  • C. Memperkuat dan memotivasi perilaku positif peserta didik
  • D. Menentukan peringkat kelas akhir semester
C. Memperkuat dan memotivasi perilaku positif peserta didik
26.

Dalam evaluasi hasil belajar keterampilan, aspek yang dinilai meliputi…

  • A. Hanya pengetahuan prosedural
  • B. Proses pelaksanaan dan kualitas produk yang dihasilkan
  • C. Sikap dan nilai peserta didik saja
  • D. Kemampuan menghafal langkah-langkah kegiatan
B. Proses pelaksanaan dan kualitas produk yang dihasilkan
27.

Evaluasi keterampilan (psikomotorik) paling tepat dilakukan menggunakan teknik…

  • A. Tes tertulis pilihan ganda
  • B. Angket tertutup
  • C. Unjuk kerja (performance assessment)
  • D. Tes lisan
C. Unjuk kerja (performance assessment)
28.

Skala penilaian (rating scale) dalam evaluasi keterampilan digunakan untuk…

  • A. Mengukur pengetahuan faktual peserta didik
  • B. Mencatat ada atau tidaknya suatu perilaku
  • C. Memberikan tingkatan nilai pada setiap aspek keterampilan yang dinilai
  • D. Mengukur sikap peserta didik terhadap pelajaran
C. Memberikan tingkatan nilai pada setiap aspek keterampilan yang dinilai
29.

Prosedur evaluasi bidang keterampilan yang dilakukan dengan mengamati peserta didik saat melaksanakan tugas nyata disebut…

  • A. Evaluasi produk
  • B. Evaluasi portofolio
  • C. Evaluasi proses
  • D. Evaluasi diagnostik
C. Evaluasi proses
30.

Dalam pengembangan instrumen evaluasi keterampilan, rubrik penilaian diperlukan karena…

  • A. Mempermudah peserta didik memahami soal
  • B. Memberikan panduan yang jelas dan konsisten bagi penilai
  • C. Mengurangi jumlah aspek yang dinilai
  • D. Menggantikan lembar observasi
B. Memberikan panduan yang jelas dan konsisten bagi penilai
31.

Teknik penskoran pada tes objektif pilihan ganda dengan koreksi tebakan bertujuan untuk…

  • A. Meningkatkan nilai rata-rata kelas
  • B. Menghukum peserta didik yang tidak belajar
  • C. Mengurangi pengaruh faktor keberuntungan dalam menjawab
  • D. Menyamakan distribusi nilai antar kelas
C. Mengurangi pengaruh faktor keberuntungan dalam menjawab
32.

Pada penskoran tes uraian, pemberian skor yang menggunakan panduan rinci tentang komponen jawaban yang harus ada disebut…

  • A. Holistic scoring
  • B. Analytical scoring
  • C. Norm-referenced scoring
  • D. Criterion-referenced scoring
B. Analytical scoring
33.

Pengolahan data hasil tes menggunakan PAP (Penilaian Acuan Patokan) berarti nilai peserta didik ditentukan berdasarkan…

  • A. Posisinya di antara peserta lain
  • B. Persentase penguasaan materi dari standar yang ditetapkan
  • C. Rata-rata nilai kelompok
  • D. Kurva distribusi normal
B. Persentase penguasaan materi dari standar yang ditetapkan
34.

Konversi skor mentah menjadi nilai standar dalam pengolahan data evaluasi bertujuan untuk…

  • A. Mengurangi jumlah peserta didik yang lulus
  • B. Mempersulit interpretasi hasil belajar
  • C. Memudahkan perbandingan dan interpretasi hasil antar kelas atau periode
  • D. Menyeragamkan nilai seluruh mata pelajaran
C. Memudahkan perbandingan dan interpretasi hasil antar kelas atau periode
35.

Dalam Penilaian Acuan Norma (PAN), nilai seorang peserta didik dikatakan baik apabila…

  • A. Mencapai KKM yang ditetapkan
  • B. Berada di atas rata-rata kelompoknya
  • C. Menjawab benar lebih dari 75% soal
  • D. Mendapatkan nilai sempurna
B. Berada di atas rata-rata kelompoknya
36.

Validitas isi (content validity) suatu instrumen evaluasi diukur dengan cara…

  • A. Menghitung koefisien korelasi antara skor item dan skor total
  • B. Membandingkan hasil tes dengan kriteria eksternal
  • C. Menelaah kesesuaian butir soal dengan tujuan pembelajaran yang ingin diukur
  • D. Melakukan uji coba berulang pada kelompok yang sama
C. Menelaah kesesuaian butir soal dengan tujuan pembelajaran yang ingin diukur
37.

Koefisien reliabilitas suatu tes berada pada rentang 0 sampai 1. Tes dikatakan memiliki reliabilitas tinggi apabila koefisiennya…

  • A. Mendekati 0
  • B. Sama dengan 0,5
  • C. Mendekati 1
  • D. Lebih dari 1
C. Mendekati 1
38.

Analisis kualitas tes secara keseluruhan mencakup aspek-aspek berikut, KECUALI…

  • A. Validitas
  • B. Reliabilitas
  • C. Popularitas soal di kalangan guru
  • D. Tingkat kesukaran
C. Popularitas soal di kalangan guru
39.

Tingkat kesukaran butir soal yang ideal dalam sebuah tes yang baik berkisar pada nilai indeks…

  • A. 0,00 – 0,20
  • B. 0,30 – 0,70
  • C. 0,80 – 0,90
  • D. 0,90 – 1,00
B. 0,30 – 0,70
40.

Daya pembeda butir soal yang positif dan tinggi menunjukkan bahwa…

  • A. Soal tersebut terlalu mudah bagi semua peserta
  • B. Soal tersebut tidak valid
  • C. Peserta didik berprestasi tinggi lebih banyak menjawab benar dibandingkan peserta didik berprestasi rendah
  • D. Soal tersebut harus digugurkan dari tes
C. Peserta didik berprestasi tinggi lebih banyak menjawab benar dibandingkan peserta didik berprestasi rendah
41.

Analisis pengecoh (distraktor) dalam analisis butir soal bertujuan untuk…

  • A. Menghitung jumlah peserta yang menjawab benar
  • B. Menentukan tingkat kesukaran soal
  • C. Mengetahui apakah setiap pilihan salah berfungsi menarik peserta yang belum menguasai materi
  • D. Mengukur reliabilitas instrumen
C. Mengetahui apakah setiap pilihan salah berfungsi menarik peserta yang belum menguasai materi
42.

Pengecoh dianggap tidak berfungsi apabila…

  • A. Dipilih oleh banyak peserta didik dari kelompok rendah
  • B. Tidak dipilih oleh siapapun atau justru lebih banyak dipilih kelompok tinggi
  • C. Memiliki kemiripan dengan jawaban benar
  • D. Berkorelasi positif dengan skor total
B. Tidak dipilih oleh siapapun atau justru lebih banyak dipilih kelompok tinggi
43.

Pemanfaatan hasil evaluasi untuk memperbaiki program pembelajaran yang sedang atau akan berlangsung termasuk fungsi…

  • A. Sumatif
  • B. Akreditasi
  • C. Formatif
  • D. Sertifikasi
C. Formatif
44.

Hasil evaluasi pembelajaran dapat dimanfaatkan oleh guru untuk keperluan berikut, KECUALI…

  • A. Memperbaiki strategi mengajar
  • B. Memberikan umpan balik kepada peserta didik
  • C. Menentukan kebijakan kenaikan gaji guru
  • D. Merancang program remedial atau pengayaan
C. Menentukan kebijakan kenaikan gaji guru
45.

Program remedial diberikan kepada peserta didik yang…

  • A. Sudah melampaui KKM dan perlu materi lanjutan
  • B. Belum mencapai KKM dan memerlukan bantuan belajar tambahan
  • C. Memiliki gaya belajar berbeda dari peserta lain
  • D. Menunjukkan bakat istimewa di bidang tertentu
B. Belum mencapai KKM dan memerlukan bantuan belajar tambahan
46.

Refleksi pelaksanaan evaluasi dilakukan oleh guru dengan tujuan…

  • A. Memberikan nilai ulang kepada peserta didik
  • B. Mengkaji kembali keefektifan proses dan instrumen evaluasi untuk perbaikan ke depan
  • C. Melaporkan hasil evaluasi kepada orang tua
  • D. Membandingkan nilai antarkelas
B. Mengkaji kembali keefektifan proses dan instrumen evaluasi untuk perbaikan ke depan
47.

Laporan hasil belajar peserta didik kepada orang tua/wali merupakan salah satu bentuk pemanfaatan evaluasi dalam fungsi…

  • A. Diagnostik
  • B. Penempatan
  • C. Komunikasi dan akuntabilitas
  • D. Seleksi
C. Komunikasi dan akuntabilitas
48.

Teknik nontes dalam penilaian hasil belajar afektif mencakup semua berikut ini, KECUALI…

  • A. Observasi
  • B. Wawancara
  • C. Soal uraian bebas
  • D. Skala sikap
C. Soal uraian bebas
49.

Pernyataan yang paling tepat tentang hubungan antara validitas dan reliabilitas instrumen evaluasi adalah…

  • A. Instrumen yang reliabel pasti valid
  • B. Instrumen yang valid pasti reliabel
  • C. Reliabilitas adalah syarat perlu tetapi tidak cukup bagi validitas
  • D. Validitas dan reliabilitas tidak memiliki hubungan satu sama lain
C. Reliabilitas adalah syarat perlu tetapi tidak cukup bagi validitas
50.

Seorang guru menyimpulkan bahwa soal nomor 5 perlu diganti karena hampir semua peserta didik, baik yang pintar maupun yang lemah, menjawab salah. Hal ini menunjukkan soal tersebut bermasalah pada aspek…

  • A. Daya pembeda terlalu tinggi
  • B. Tingkat kesukaran terlalu tinggi (soal terlalu sulit)
  • C. Pengecoh tidak berfungsi
  • D. Reliabilitas rendah
B. Tingkat kesukaran terlalu tinggi (soal terlalu sulit)

Tidak ada jalan pintas menuju pemahaman yang sesungguhnya. Namun, berlatih menggunakan Soal UAS UT TPEN4408 Evaluasi Hasil Belajar secara konsisten adalah cara paling efisien untuk mempersingkat jarakmu menuju kesiapan ujian yang optimal.

Apapun format ujian yang kamu hadapi, entah itu Ujian Tatap Muka (UTM), Ujian Online (UO), maupun Take Home Exam (THE), fondasi terkuat tetaplah pemahaman yang solid. Soal latihan UT, kisi-kisi soal UT, hingga bank soal UT hanyalah alat bantu.

Perjalanan belajarmu sampai di titik ini bukan hal yang kecil. Setiap halaman modul yang kamu baca, setiap soal ujian UT yang kamu coba jawab, dan setiap malam yang kamu korbankan adalah bukti nyata dari komitmenmu.

Bagikan:

error: Content is protected !!